<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Unidha &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/unidha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jun 2022 12:02:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Unidha &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Raih Medali Emas di Sea Games, Mahasiswa Unidha Terima Penghargaan</title>
		<link>https://memontum.com/raih-medali-emas-di-sea-games-mahasiswa-unidha-terima-penghargaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2022 12:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Medali]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sea Games]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Kota Malang, ternyata menjadi salah satu atlet Sea Games ke 31 di Vietnam. Bahkan bersama Tim Nasional Cabang Olah Raga Bola Voli Indoor Putra, telah mendapatkan medali emas dan membawa harum nama Indonesia. Adalah Fahreza Rakha Abhinaya, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Unidha, asal Lawang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Kota Malang, ternyata menjadi salah satu atlet Sea Games ke 31 di Vietnam. Bahkan bersama Tim Nasional Cabang Olah Raga Bola Voli Indoor Putra, telah mendapatkan medali emas dan membawa harum nama Indonesia.</p>



<p>Adalah Fahreza Rakha Abhinaya, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Unidha, asal Lawang, Kabupaten Malang, yang menorehkan prestasi membanggakan itu. Atas prestasi yang telah diraih, Fahreza Rakha mendapat penghargaan dari Unidha.</p>



<p>Pemberian penghargaan tersebut langsung diserahkan di Kampus Unidha, Rabu (15/06/2022) tadi. Selain memberikan penghargaan kepada Rakha, Unidha juga memberikan penghargaan kepada 5 mahasiswa berprestasi lainnya.</p>



<p>Diantaranya Harsanita Nilammukaroma, mahasiswa program Studi Agribisnis sebagai pemenang poster terbaik se-Jawa Timur pada FESTAWIJAYA 8 yang diselenggarakan oleh UKM Komunitas Teater Universitas Brawijaya, Oilivia Natania, mahasiswa program studi Agribisnis sebagai aktris terbaik 3 se-Jawa Timur pada FESTAWIJAYA 8 yang diselenggarakan oleh UKM Komunitas Teater Universitas Brawijaya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>UKM Tater Kelap Kelip Universitas Wisnuwardhana, sebagai Pemenang Teater Terbaik 2 se-Jawa Timur pada FESTAWIJAYA 8 yang diselenggarakan oleh UKM Komunitas Teater Universitas Brawijaya, Risna Aliyatul Ula, mahasiswa program Studi Pendidikan Matematika sebagai peraih juara 3 pada Lomba Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (LIKMI) tingkat nasional tahun 2022 yang diadakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta, Ainur Rohmah, mahasiswa program Studi Psikologi sebagai SDGs Speaker dalam Asia Pacific Youth SDGs Summit and World Speak Up Competition.</p>



<p>&#8220;Ini yang jelas menambah kinerja kemahasiswaan kami dari prestasi yang diraih oleh membuat kepercayaan kami semakin bertambah. Apalagi ini juga berkaitan dengan indeks prestasi kemahasiswaan. Yang jelas kami mendukung mahasiswa kami untuk semakin berprestasi,&#8221; kata Kepala Biro Adminitrasi Akademik Dan Kemahasiswaan Unidha, Firina Lukita Ningtyas.</p>



<p>Wakil Rektor III Universitas Wisnu Wardhana Malang, Sigit Budi Santoso, berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berprestasi. &#8220;Dengan adanya penghargaan mahasiswa berpestrasi ini, bisa memotivasi mahasiswa yang lain untuk berlomba-lomba meningkatkan prestasinya,&#8221; ujar Sigit. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unidha &#8220;Liburkan&#8221; Mahasiswanya,   17 &#8211; 28 Maret 2020 Perkuliahan Gunakan Sistem Daring</title>
		<link>https://memontum.com/unidha-liburkan-mahasiswanya-17-28-maret-2020-perkuliahan-gunakan-sistem-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2020 14:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108732</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Antisipasi penyebaran Virus Corona/Covid-19, terhitung 17 Maret hingga 28 Maret 2020, Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang bakal &#8220;Meliburkan&#8221; mahasiswanya. Tentunya selama kurun waktu 14 hari tersebut, mahasiswa masih tetap mendapatkan perkuliahan dan bimbingan, namun sistemnya saja yang berbeda. Kegiatan perkuliahan dan pembimbingan/asistensi diatur pelaksanaanya melalui sistem daring dan pemberian tugas secara online. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Antisipasi penyebaran Virus Corona/Covid-19, terhitung 17 Maret hingga 28 Maret 2020, Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang bakal &#8220;Meliburkan&#8221; mahasiswanya. Tentunya selama kurun waktu 14 hari tersebut, mahasiswa masih tetap mendapatkan perkuliahan dan bimbingan, namun sistemnya saja yang berbeda.</p>
<p>Kegiatan perkuliahan dan pembimbingan/asistensi diatur pelaksanaanya melalui sistem daring dan pemberian tugas secara online. Sedangkan segala bentuk ujian dilakukan penundaan. Selama 14 hari ini perkuliahan akan dilaksanakan dengan online, baik melalui Edlink, SPADA, Edmodo, Zoom, Google Class Room dan juga melalui WhatsApp (WA) Group.</p>
<p>Rektor Unidha Prof Dr Suko Wiyono SH MH melalui Warek 1 Dr Ni Wayan Suarniati SPd SH M Pd, pada Senin (16/3/2020) pukul 14.00, mengatakan bahwa mulai 17 Maret hingg 28 Maret 2020, pihaknya tidak meliburkan mahasiswanya, namun mahasiswa masih tetap melakukan pembelajaran melalui online.</p>
<p>&#8220;Ini dilakukan untuk membatasi penyebaran Virus Corona. Perkuliahan tetap berjalan, mahasiswa yetap mengikuti pembelajaran, namun tidak di kampus. Sistemnya melalui online. Ada Edlink, sistem yang terintegrasi dengan Siakat (sistem informasi akademik), Edmudo (Progam yang bisa diakses di computer), Zoom (tatap muka teleconfern), serta google class room serta ada juga di grup WA. Sebahian besar mata kuliah ada grup WA dosen dan mahasiswa,&#8221; ujar Ni Wayan.</p>
<p>Selama masa yang ditentukan tersebut, mahasiswa diusahakan tidak hadir di kampus, kecuali sifatnya yang mendesak. Kegiatan layanan administrasi tetap berjalan seperti biasa, namun denganmembatasi kontak secara langsung.</p>
<p>&#8220;Kegiatan mengumpulkan massa baik di kampus maupun di luar kampus sebaiknya di tunda atau dibatalkan sampai kondisi memungkinkan. Perjalanan dinas pegawai ditunda atau dibatalkan. Mulai besok sebaiknya tidak ada interaksi diluar, jangan berada di tempat-tempat keramaian, jika sakit segera datangi tempat kesehatan. Mahasiswa juga kami imbau supaya tidak pulang kampung,&#8221; Ni Wayan.</p>
<p>Terkait ujian Skripsi, seminar, rapat ditunda hingga ada informasi kondisi sudah kondusif. Sedangkan KKN masih akan dibahas.lebih lanjut apakah ada jadwal ulang atau tidak. Selalu jaga kesehatan dan kebersihan. Mari berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Ni Wayan. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unidha Gelar Seminar Internasional, Tingkatkan Pengetahun Sejarah, Ajak Dosen Jaga NKRI</title>
		<link>https://memontum.com/unidha-gelar-seminar-internasional-tingkatkan-pengetahun-sejarah-ajak-dosen-jaga-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2019 08:06:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97730-unidha-gelar-seminar-internasional-tingkatkan-pengetahun-sejarah-ajak-dosen-jaga-nkri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 100 dosen dari seluruh Indonesia dan mancanegara, Sabtu (12/10/2019) pagi berkumpul di Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang. Mereka datang untuk mengikuti diskusi dan seminar Internasional di Unidha. Hadir dalam seminar ini sebagai pembicara yakni Mr Peter Brian Ramsay Carey, Fellow Emeritus Trinity College Oxford, Adjunct Profesol FIB Universitas Indonesia, Mr Max [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 100 dosen dari seluruh Indonesia dan mancanegara, Sabtu (12/10/2019) pagi berkumpul di Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang. Mereka datang untuk mengikuti diskusi dan seminar Internasional di Unidha.</p>
<p>Hadir dalam seminar ini sebagai pembicara yakni Mr Peter Brian Ramsay Carey, Fellow Emeritus Trinity College Oxford, Adjunct Profesol FIB Universitas Indonesia, Mr Max Lane, visiting Snior Fellow Institute of Southeast Asia Studies-Yosuf ishak Institute, Nasional University Singapure dan Prof Dr Widodo, dosen Fakultas Hukum Unidha.</p>
<p>Salah satunya mengupas sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Menginggat dan memahami kembali kembali sejarah untuk selalu menjaga kutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).</p>
<p>Indonesia memiliki keragaman etnis, suku, budaya, bahasa dan agama. Ada 16.056 pulau, memiliki 2,01 juta km daratan, 3,25 juta km lautan, zona ekonomi eklusif 2,55 juta km, 34 propinsi dibagi menjadi 519 kabupaten / kota. Dengan kenyataan beragamnya Indonesia maka dapat dibayangkan bergamnya pendapat, keyakinan, pandangan dan kepentingan masing-masing warga Indonesia termasuk dalam beragama. Dengan keberagaman yang sangat besar ini, harua dikelola dengan baik supaya tidak terjadi adanya gesekan yang menimbullan perpecahan.</p>
<p>Wakil Rektor I Unida, Dr Suharto, MPd, mengatakan bahwa seminar internasional ini diselenggarakan supaya bangsa Indonesia semakin melek terhadap sejarah bangsa.</p>
<p>&#8221; Kita hadirkan juga orang asing yang melihat sejarah Indonesia lebih objektif. Mr Pieter menceritakan secara detail sejarah perjuangan Pangeran Dipenogoro. Kita berharap supaya bangsa ini menginggat kembali dan semakin melek terhadap sejarah. Presiden pertama kita, Bung Karno pernah mengatakan bahwa kita tidak boleh meninggalkan sejarah supaya kedepannya Indonesia tetap utuh,&#8221; ujar Suharto.</p>
<p>Keberagaman Indonesia harus selalu diperihara supaya keutuhan NKRI terjaga.</p>
<p>&#8221; Keragaman Indonesia adalah anugrah. Namun keragaman harus selalu dikelola dengan baik. Sebab jika terjadi kesalahan pengelolaan maka akan jadi permasalahan bangsa. Seperti yang kita ketahui bahwa kesatuan dan persatuan itu sangat penting. Mengetahui dan menguatkan pengetahuan sejarah adalah salah satu cara menjaga keutuhan bangsa,&#8221; ujar Suharto.</p>
<p>Seminar ini sengaja menghadirkan para dosen seluruh Indonesia dengan harapan bisa mengimbas di lembaga pendidikannya masing-masing untuk selalu bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.</p>
<p>&#8221; Dengan mengetahui lebih dalam sejarah maka akan menumbuhkan cinta dan dan semangat nasionalisme. Mengetahui betapa gigihnya pejuang-pejuang bangsa untuk menjaga Negera Indonesia,&#8221; ujar Suharto. <strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1400 Maba Unidha Malang Ikuti PPLK</title>
		<link>https://memontum.com/1400-maba-unidha-malang-ikuti-pplk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 01:27:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PPLK]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92242-1400-maba-unidha-malang-ikuti-pplk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 1.400 mahasiswa baru (Maba) Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang ikuti Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK). Dari 1.400 maba tersebut, diantaranya ada sebanyak 900 maba dalam program reguler dan 500 sisanya pada program ekstensi. Menurut Wakil Rektor I Unidha Malang, DR. Suharto, S.Pd., MM, mengatakan, dari penerimaan maba tahun ajaran baru ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 1.400 mahasiswa baru (Maba) Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang ikuti Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK). Dari 1.400 maba tersebut, diantaranya ada sebanyak 900 maba dalam program reguler dan 500 sisanya pada program ekstensi.</p>
<p>Menurut Wakil Rektor I Unidha Malang, DR. Suharto, S.Pd., MM, mengatakan, dari penerimaan maba tahun ajaran baru ini, bidang prodi yang masih paling banyak diminati ialah dari Fakultas Ekonomi (FE). Karena itu kedepan, perlu ada penyebaran peminatnya. Sehingga bisa merata ke fakultas &#8211; fakultas lainya.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa baru tahun ini, masuk reguler dan jurusan ektensi. Jumlah Maba tahun ini 1.400. 900 jurusan Reguler dan 500 jutusan Ektensi.</p>
<p>Sejumlah 39 diantaranya dari Papua,&#8221; ujarnya kepada awak media.</p>
<p>Suharto menuturkan, saat ini pihaknya ingin lebih mengenalkan pertanian kepada mahasiswanya. Mengingat, peminat Fakultas Pertanian yang masih minim dan belum bisa seperti jurusan lainya.</p>
<p>&#8220;Saat ini banyak mahasiswa yang ingin instant. Pertanian dikonotasikan dengan pekerjaan di persawahan bahkan berlumpur. Karena itu, Fakultas Pertanian perlu didongkrak terus,&#8221; tuturnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-92243" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_2509-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK) Universitas Wisnu Wardhana tahun akademik (2019 / 2020) berlangsung selama 7 hari. Beberapa materi terkait Pengenalan Lingkungan Kampus, dikemas dengan tema Generasi Millenial yang berkarakter di era Revolusi Indonesia 4.0.</p>
<p>&#8220;Salah satu materinya, ya tentang etika di kampus. Selain titu materi wawasan kebangsaan biasanya akan disampaikan pemateri dari Polres Malang Kota serta dan Kodim. PPLK akan dilaksanakan selama 7 hari ,&#8221; pungkas Suharto.</p>
<p>Selain itu, ia juga mengatakan, bahwa pihak kampus juga telah memberikan pemahaman dan sosialisi kepada panitia untuk sebisa mungkin menghindari perpeloncoan.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Potensi Desa, 400 Mahasiswa Unidha Ikuti KKN</title>
		<link>https://memontum.com/kembangkan-potensi-desa-400-mahasiswa-unidha-ikuti-kkn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2019 07:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88582-kembangkan-potensi-desa-400-mahasiswa-unidha-ikuti-kkn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Wisnuwardhana Kota Malang mengirimkan sekitar 400 mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam KKN yang akan dilaksanakan sejak tanggal 8 Juli hingga 8 Agustus 2019 ini, para peserta dibagi menjadi 7 kelompok, dan akan ditempatkan di dua desa, yakni di Desa Pandansari Kecamatan Jabung dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Wisnuwardhana Kota Malang mengirimkan sekitar 400 mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN).</p>
<p>Dalam KKN yang akan dilaksanakan sejak tanggal 8 Juli hingga 8 Agustus 2019 ini, para peserta dibagi menjadi 7 kelompok, dan akan ditempatkan di dua desa, yakni di Desa Pandansari Kecamatan Jabung dan Desa Maguan Kecamatan Ngajum.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88587" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0022-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saat ditemui awak media pada Sabtu (20/7/2019) malam, Sekretaris Lembaga Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Wisnuwardhana, Muhammad Baidawi mengatakan, para peserta KKN melakukan pemetaan potensi desa. Selain itu, peserta juga diminta untuk aktif dalam kegiatan sosial bermasyarakat selama mengikuti KKN.</p>
<p>&#8220;Kelompok 1 dan 2 ada di Jabung dan sisanya ada 5 kelompok kami tempatkan di Maguwan. Jadi selain belajar membaur kepada masyarakat, para peserta kan juga memberian ilmu sesuai prodi yanh ditekuninya masing-masing. Ada pendidikan, hukum dan juga teknik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk di kecamatan jabung, ia mengatakan, salah satu yang difokuskan dalam KKN tersebut adalah melakukan pemetaan potensi desa. Salah satunya adalah melimpahnya Singkong dan Kopi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88586" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0025-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Jadi nanti mahasiswa KKN disana akan berinovasi, bagaimana meningkatkan nilai jual singkong yang ada di Jabung. Terutama dari segi pengolahan. Entah jadi keripik, kue atau es krim. Sehingga nanti nilai jualnya tidak murah lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ia juga mengatakan, potensi lain yang dimiliki Kecamatan Jabung adalah wisata, seperti Coban Jahe. Menurutnya, di sekitar lokasi wisata Coban Jahe bisa dimanfaatkan warga dengan berjualan dan menjajakan hasil inovasi dari potensi yang ada di Jabung.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88585" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0036-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0036-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0036-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sehingga nanti masyarakat bisa turut berkontribusi dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari program tersebut,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, ia mengatakan, pihaknya juga akan mengadakan festival lomba potensi desa. Dimana nanti, masyarakat akan diberi ruang dan kesempatan untuk berkarya mengembangkan potensi apa yang dapat dikembangkan di Kecamatan Jabung.</p>
<p>&#8220;Harapannya ke depan, masyarakat bisa paham, potensi apa yang bisa mereka kembangkan di desanya,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88584" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0030-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Nantinya, ia menyebut, dari hasil pemetaan potensi yang dilakukan di desa tersebut, pengembangan selanjutnya akan dilakukan dibawah naungan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).</p>
<p>&#8220;Jadi nanti Bumdes yang akan melakukan pengelolaanya dan pemasarannya akan dibantu oleh Bumdes. Saat ini sedang proses, dan itu tidak cukup jika hanya satu bulan. Jadi nanti akan ada program-program lanjutan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain melakukan inovasi pengembangan potensi desa, peserta KKN juga diminta untuk aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat. Salah satunya adalah melakukan renovasi pada salah satu Taman Kanak-Kanak yang ada di Kecamatan Jabung.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88583" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190720-WA0020-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tapi renovasi nya, kami hanya melakukan pengecatan saja. Jadi perbaikan yang dilakukan mahasiswa tidak pada konstruksi bangunannya, melainkan pada cat nya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Untuk itu, ia juga mengatakan, dari kegiatan KKN tersebut diharapkan masyarakat bisa paham tentang potensi yang dapat dikembangkan di desanya. Terlebih juga memancing Kelompok Sadar Wisata di desa setempat untuk mau dan pro aktif dalam mengembangkan potensi desa.<strong> (gim/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unidha Ajak Siswa SMA se-Malang Raya Ikut Pemilu 2019</title>
		<link>https://memontum.com/unidha-ajak-siswa-sma-se-malang-raya-ikut-pemilu-2019</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2019 13:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25465-fraksi-golkar-desak-pansus-jatilengger-gelar-paripurna</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemilih pemula merupakan pemilih yang baru pertama kali akan melakukan penggunaan hak pilihnya. Pemilih pemula terdiri dari masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih, yaitu WNI genap berusia 17 tahun atau lebih, baik sudah menikah atau pernah nikah. Potensi pemilih pemula pada Pemilu 2019 sekitar 7 juta dari total Daftar Pemilih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemilih pemula merupakan pemilih yang baru pertama kali akan melakukan penggunaan hak pilihnya. Pemilih pemula terdiri dari masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih, yaitu WNI genap berusia 17 tahun atau lebih, baik sudah menikah atau pernah nikah.</p>
<p>Potensi pemilih pemula pada Pemilu 2019 sekitar 7 juta dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 192,828 juta jiwa. Bahkan jika dikategorikan pemilih milenial usia 17-35 tahun, bisa mencapai 55 persen DPT.</p>
<p><div id="attachment_79393" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-79393" decoding="async" class="size-full wp-image-79393" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Para siswa-siswi SMA/SMK/MA menyimak pemaparan narasumber. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4172-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-79393" class="wp-caption-text"><strong>Para siswa-siswi SMA/SMK/MA menyimak pemaparan narasumber. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>Pengetahuan dasar terkait prinsip-prinsip dasar demokrasi dan pemilu merupakan modal awal yang harus diketahui oleh para pemilih pemula. Agar mereka memiliki pemahaman yang benar tentang demokrasi dan pemilu.</p>
<p>“Dengan memahami, mengetahui, baik itu azas, prinsip, hukum, tata pelaksanaan, diharapkan mereka mau ikut berpartisipasi sebagai wujud tanggung jawab sebagai WNI,” beber Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Wisnuwardhana (Unidha), Dr. Imam Ropii, SH., MH., saat menjadi salah satu narasumber seminar terkait pemilih pemula.</p>
<p>Seminar bertajuk ‘Pemilih Pemula : Peran generasi milenial dalam mensukseskan Pemilu 2019, di Aula gedung F lantai 2 Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang, Sabtu (23/2/2019) ini, diikuti oleh 300 siswa SMA/SMK/MA di Kota Malang dan Kabupaten Malang.</p>
<p>Dengan menghadirkan narasumber, di antaranya Santoko, S.Pdl. (Ketua KPUD Kabupaten Malang), Dra. Ema Sumiarti, M.Si. (Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu), Heri Mulyono, SIP, MT. (Sekretaris Bangkesbangpol Kota Malang), dan Dr. Imam Ropii, SH., MH. (Dosen Pascasarjana Unidha).</p>
<p>Bagi para peserta yang hadir, lanjut Imam, diharapkan bisa memberikan virus positif untuk mengajak teman-temannya turut memilih sebagai bagian dari hak asasi WNI. “Penting bagi para pemilih pemula ini dalam pencerahan, pemahaman, dan informasi Pemilu 2019, bahwa mereka telah memenuhi syarat administratif untuk bisa memilih. Jangan sampai golput, dan menyesal 5 tahun,” tandas Imam.</p>
<p>Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unidha, Dr. Bambang Winarno, SH, MSi, mengatakan para generasi milenial yang rata-rata adalah siswa SMA maupun mahasiswa, merupakan swing voters, dimana umumnya masih bingung akan memilih siapa. Berbeda dengan generasi tua, yang sudah jelas pilihannya mau dilabuhkan kepada siapa.</p>
<p>“Kaum milenial ini masih belum punya pilihan yang pasti. Mereka tahu hanya dari media sosial yang justru hoax dan menyesatkan. Sementara orang tua dan generasi tua lainnya, sudah pasti bisa menentukan siapa yang akan mereka pilih. Ada debat atau tidak, mereka akan memilih siapa. Diharapkan orang tua ini bisa mengedukasi informasi yang benar kepada anak-anaknya. Sehingga mereka tidak golput atau salah pilih,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Rektor Unidha, Prof. Dr. Suko Wiyono, SH., MH., mengatakan, memilih atau tidak memilih (golput) sebagai bagian dari hak warga negara.</p>
<p>&#8220;Memilih atau tidak, itu hak mereka. Memang Pemilu tidak mencari yang sempurna, tapi mencari yang terbaik dibandingkan yang lainnya. Terutama pemilih pemula, bisa berpartisipasi pertama kalinya dalam sejarah hidupnya. Jika tidak digunakan, akan menyesal lima tahun,&#8221; sebut pria yang juga menjabat Ketua Senat UM ini.</p>
<p>Ketua APTISI Jatim ini berharap, kaum milenial memiliki wawasan yang sangat luas, dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Nantinya, APTISI akan menggandeng Provinsi Jatim melalui Bakorwil, untuk menghimbau civitas akademika terlibat aktif dalam Pemilu 2019.</p>
<p>“Saya harapkan kaum milenial tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang tidak masuk akal. Pilihan bisa beda, tapi kita semua di sini satu, yakni Bhinneka Tunggal Ika, artinya tetap jaga persatuan bangsa,&#8221; tandas Suko.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25465</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unidha Bekali Dosen Strategi Penulisan Jurnal Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/unidha-bekali-dosen-strategi-penulisan-jurnal-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 18:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembekalan]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39662</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Guna memudahkan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional, civitas akademik mulai dosen hingga guru besar diwajibkan membuat karya penulisan ilmiah jurnal internasional, yang terindeks scopus. Namun dalam pelaksanaannya, secara teknis penulisan tersebut dianggap masih sulit. Untuk itu, Universitas Wisnuwardhana (Unidha) menggelar Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional bertemakan &#8216;Writing Strategy to International Publishing&#8217;, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Guna memudahkan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional, civitas akademik mulai dosen hingga guru besar diwajibkan membuat karya penulisan ilmiah jurnal internasional, yang terindeks scopus. Namun dalam pelaksanaannya, secara teknis penulisan tersebut dianggap masih sulit.</p>
<p>Untuk itu, Universitas Wisnuwardhana (Unidha) menggelar Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional bertemakan &#8216;Writing Strategy to International Publishing&#8217;, di Gedung F2 lantai Unidha Malang, Kamis (26/4/2018). Tak hanya dosen Unidha, namun juga para dosen PTS anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).</p>
<p><div id="attachment_39665" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/39662-unidha-bekali-dosen-strategi-penulisan-jurnal-internasional/img_20180426_160259-copy" rel="attachment wp-att-39665"><img aria-describedby="caption-attachment-39665" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180426_160259-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor Unidha diapit para pemateri. (rhd)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-39665" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180426_160259-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180426_160259-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180426_160259-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180426_160259-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-39665" class="wp-caption-text"><em><strong>Rektor Unidha diapit para pemateri. (rhd)</strong></em></p></div></p>
<p>&#8220;Menristekdikti kaget karya ilmiah Indonesia kalah dengan negara tetangga, padahal disini (Indonesia) dosen lebih banyak. Melalui workshop seperti diharapkan dapat memotivasi para dosen dan guru besar dalam membuat jurnal penelitian terindeks scopus maupun internasional. Nantinya, dengan pemaparan dari pemateri, para dosen bisa jadi penulis handal dan jadi guru besar,&#8221; jelas Rektor Unidha, Prof. Dr. H. Suko Wiyono SH, MH.</p>
<p>Hadir sebagai pemateri, yaitu Prof. Dr. Mohd Rizal Palil, Assoc. (Universiti Kebangsaan Malaysia), dan Dr. Puji Handayati, SE, MM, Ak, CA, C, MA, (Universitas Negeri Malang). Dr. Puji Handayati, S.E., M.M., AK., CA, C.,MA. mengatakan dalam workshop kali harus ada output dalam bentuk draf. Dimana draf dari artikel tersebut harus siap untuk dipublikasikan. &#8220;Karena internasional, mau tak mau ya harus berbahasa Inggris. Dan ini ternyata menjadi kendala dari temen-temen dosen. Mereka merasa kesulitan,&#8221; jelas Puji. </p>
<p>Dosen Akuntansi UM ini berharap melalui workshop ini, para peserta bisa saling sharing dan bertukar pikiran. Sehingga dapat ditemukan solusi yang mampu mendorong para dosen mewujudkan jurnal penelitian internasional. &#8220;Ini lho akhirnya kita bisa. Bahwa jurnal kita bisa tembus international,&#8221; harapnya.</p>
<p>Senada dengan Prof. Dr. Mohd Rizal Palil, Assoc, menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mencari literasi penelitian agar mempermudah proses penelitian. Diantaranya mengetahui siapa penulisnya, berapa banyak review literasi, dan  kesimpulan. </p>
<p>Selain itu, Rizal memberikan semangat bahwa penelitian itu adalah jalan besar menuju kesuksesan. &#8220;Penelitian ditolak dan revisi berkali-kali itu hal yang wajar. Justru dari situ, kita akan belajar banyak hal agar kita termotivasi untuk membuat penelitian berikutnya. Lakukan step by step dengan sabar,&#8221; pungkas Rizal. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unidha Ajak PTS Lindungi Kekayaan Intelektual Civitas Akademik</title>
		<link>https://memontum.com/unidha-ajak-pts-lindungi-kekayaan-intelektual-civitas-akademik-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2018 05:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Unidha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97074-unidha-ajak-pts-lindungi-kekayaan-intelektual-civitas-akademik-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;-Selama ini, banyak karya inovatif dan ragam budaya Indonesia yang diklaim oleh negara lain. Sebab karya-karya tersebut tidak dilindungi oleh pemerintah Indonesia, dimana regulasi peraturan untuk pendaftaran Karya Intelektual (KI) dianggap terlalu ribet dan lama hingga tahunan. Contohnya batik, sempat diklaim oleh Malaysia. Tak ayal, beberapa kejadian tersebut membangunkan Indonesia dari keterlenaan. &#8220;Kekayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Selama ini, banyak karya inovatif dan ragam budaya Indonesia yang diklaim oleh negara lain. Sebab karya-karya tersebut tidak dilindungi oleh pemerintah Indonesia, dimana regulasi peraturan untuk pendaftaran Karya Intelektual (KI) dianggap terlalu ribet dan lama hingga tahunan. Contohnya batik, sempat diklaim oleh Malaysia. Tak ayal, beberapa kejadian tersebut membangunkan Indonesia dari keterlenaan.</p>
<p>&#8220;Kekayaan Intelektual (KI) memiliki peran sangat penting, agar tidak diklaim pihak lain, terutama negara lainnya. Seperti batik, reog, lagu nusantara, dan lainnya. Terutama budaya inovatif dan inventif. Dimana Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) saling terkait dan bisa saling dikembangkan, sehingga tidak bisa dilepaskan dari KI,&#8221; jelas Dr Molan Tarigan SH MH, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Kemenkumham, saat menyampaikan materi dalam Seminar Nasional bertajuk &#8220;Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual Peneliti dan Pelaku Usaha&#8221; di Gedung F-2 Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang, Sabtu (17/2/2018).</p>
<p><div id="attachment_27116" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.memontum.com/27113-bersama-bupati-malang-danramil-16-sumawe-tutup-turnamen-hammas-cup-2018/img_5248-copy" rel="attachment wp-att-27116"><img aria-describedby="caption-attachment-27116" decoding="async" class="size-full wp-image-27116" src="https://i0.wp.com/www.memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_5248-copy.jpg?resize=700%2C467" alt="Penandatanganan MoU antara Unidha dan Kemenkumham RI. (rhd)" width="700" height="467" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_5248-copy.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_5248-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_5248-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_5248-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-27116" class="wp-caption-text">Penandatanganan MoU antara Unidha dan Kemenkumham RI. (rhd)</p></div></p>
<p>Molan menambahkan, beberapa upaya tersebut dilakukan dengan menggerakkan sektor strategis, salah satunya pembangunan ekonomi kreatif berbasis industri kreatif. &#8220;Sistem KI bertujuan membentuk inovasi berkembang lebih baik, sebagai katalisator utama yang didukung infrastruktur yang baik. KI tidak bisa dilepaskan dari SDM, sebagaimana Nawacita, yaitu meningkatkan kualitas SDM sebagai pengakuan dan peningkatan finansial. Dan kami bersyukur, kerja keras kami telah membuahkan hasil, Indonesia sebagai negara KI terbaik dalam 10 besar KI terbaik di dunia. Namun semua itu harus terus berproses,&#8221; urai Morlan.</p>
<p>Dampak sosialisasi melalui teknologi online, pendaftaran KI meningkat hingga 700 persen. &#8220;Sosialisasi pemahaman teknis terus dilakukan, salah satunya melibatkan Unidha agar mengakomodasi Perguruan Tinggi lainnya untuk segera mendaftarkan HKI nya. Sebab dari masukan yang ada, para pendaftar dari Perguruan Tinggi belum terlalu banyak. Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual dan pelaku usaha di perguruan tinggi baru 2 PTS, yaitu Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM),&#8221; jelas Morlan.</p>
<p>Hal senada diungkapkan Rektor Unidha Prof Dr Sukowiyono SH, MHum, selama ini Perguruan Tinggi menganggap bahwa KI bisa diurus melalui Kemenristekdikti, padahal secara hukum bisa diurus langsung ke Kemenkumham. &#8220;Memang PT di bawah Kemenristekdikti, namun KI dapat diurus langsung ke Kemenkumham untuk memiliki kekuatan hukum. Untuk itu, kami mengajak PT lain, terutama PTS di bawah APTISI, agar segera mendaftarkan KI nya. Jika perlu jalin MoU dengan Kemenkumham agar karya dosen dan mahasiswa dapat terlindungi secara hukum. Karena saat ini hanya ada 2 PTS, yaitu Unidha dan UMM. Bisa jadi PTN belum ada,&#8221; jelas Sukowiyono, sekaligus Ketua APTISI wilayah VII Jawa Timur, usai menandatangani MoU dengan Kemenkumham RI.</p>
<p>Kegiatan yang diinisiasi oleh Sentra KI Unidha Malang dan APTISI VII Wilayah VII Malang, selain seminar nasional yang menghadirkan beberapa pemateri lain, seperti Dr Fathlurahman SH MM (Direktur Merek dan Indikasi Geografis Kemenkumham RI), dan<br />
Dr HM Alfian Minard MP (Kapus Penelitian dan Pengabdian bidang sains, teknologi, industri &amp; HKI UM, dan Investor, Pemegang 4 hak paten), sekaligus Launching Sentra KI Unidha Malang.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini diselenggarakan sebagai peluncuran Sentra KI Unidha dan penandatanganan MoU antara Unidha dan Kemenkumham RI. Sebenarnya Sentra KI Unidha telah memiliki SK sejak 2016, namun baru dilaunching kali ini sembari memperkuat internal. Namun kami telah melakukan pembinaan kepada 10 dosen Unidha tentang KI karya bukunya. Rencananya, selain munculnya eksistensi Unidha dalam Tri Dharma PT, kami akan mengajak PT lainnya dan para pelaku usaha agar segera mendaftarkan KI nya,&#8221; ungkap Ketua Sentra KI Unidha Febri Christianity SH MHum.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti 122 dosen dan pelaku usaha. Tak hanya dari PTS Jatim, namun juga PTS dari luar pulau. Dalam kesempatan tersebut, 5 dosen Unidha menerima bukti surat pencatatan KI dari Kemenkumham RI,  yang diserahkan oleh Dr Molan Tarigan SH MH, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Kemenkumham. (rhd/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97074</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
