<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>upt damkar kota malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/upt-damkar-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jun 2022 09:03:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>upt damkar kota malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kalapas Kelas 1 Malang Komitmen Wujudkan Zero Halinar</title>
		<link>https://memontum.com/kalapas-kelas-1-malang-komitmen-wujudkan-zero-halinar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2022 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kalapas Kelas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtib]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[upt damkar kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Direktur Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Direktorat Kemenkumham RI, Abdul Aris, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Malang. Kedatangannya, disambut langsung oleh Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari dengan didampingi oleh jajaran struktural Lapas Kelas I Malang, Kamis (23/06/2022) tadi. Kunjungan ini dilakukan, untuk melaksanakan kegiatan penguatan teknis pemasyarakatan. Dengan mengusung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Direktur Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Direktorat Kemenkumham RI, Abdul Aris, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Malang. Kedatangannya, disambut langsung oleh Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari dengan didampingi oleh jajaran struktural Lapas Kelas I Malang, Kamis (23/06/2022) tadi.</p>



<p>Kunjungan ini dilakukan, untuk melaksanakan kegiatan penguatan teknis pemasyarakatan. Dengan mengusung tema &#8216;Peningkatan Kinerja Bidang Kamtib dan Pencegahan Penanggulangan Halinar&#8217;.</p>



<p>Supervisi, Monitoring dan Evaluasi Bidang Keamanan dan Ketertiban di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Lingkup Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, dimana salah satunya adalah Lapas Kelas I Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Kegiatan ini diawali dengan pengarahan penguatan integritas oleh Dir Kamtib bertempat di ruang pertemuan Hall Depan Museum Pendjara Lowokwaroe Lapas Kelas I Malang, yang ikuti oleh jajaran struktural dan petugas lainnya.</p>



<p>Direktur Keamanan dan Ketertiban, Abdul Aris, dalam kesempatan itu memberikan instruksi untuk meminimalisir gangguan Kamtib agar tidak ada hal-hal negatif di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, Dir Kamtib juga menceritakan beberapa kasus yang terjadi di dalam Lapas atau Rutan, dimana faktor penyebabnya berasal dari pegawai atau pejabat pengamanan itu sendiri.</p>



<p>Dirinya berharap, agar Bidang Kamtib Lapas Malang dan KPLP segera merubah mindset, bukan hanya memikirkan keamanan blok kamar hunian tetapi juga memikirkan kondisi lingkungan. Ada tiga poin utama yang di tekankan Ditjen Pemasyarakatan dalam menangani gangguan keamanan dan ketertiban.</p>



<p>“Yakni, jalin sinergitas dengan APH, pencegahan Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) sejak dini dan pemberantasan Halinar,” ucap Abdul Aris.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa pejabat pengamanan juga dituntut untuk bisa merangkul WBP dengan tidak melakukan tindakan diskriminatif. Kegiatan sendiri, kemudian dilanjutkan dengan Dir Kamtib, yang berkeliling dengan didampingi oleh Kalapas Kelas I Malang, memantau aktifitas yang berjalan di Lapas Kelas I Malang. Diantaranya mulai dari memantau kamera pengawas (CCTV), mengecek kesiapan Satopspatnal dan Rupam, dilanjutkan meninjau Bimker, Area Lahan ketahanan pangan dan Blok–blok hunian di Lapas Kelas I Malang.</p>



<p>Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, menambahkan bahwa pihaknya aka  terus berkomitmen untuk mewujudkan zero Halinar di lingkungan Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim. “Segala bentuk penyalahgunaan Narkoba akan saya berantas dan akan saya tindak tegas, komitmen zero Halinar ! di Lapas Kelas I Malang,&#8221; tegas Heri Azhari. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Tersambar Petir, Rumah Kontrakan Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-tersambar-petir-rumah-kontrakkan-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 13:24:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[upt damkar kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128571</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah kontrakan di Jl. Peltu Sujono Gang Dahlia No. 12A RT 10 /RW 05 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (29/11/2020) pukul 15.00, mendadak terbakar. Rumah yang ditempati oleh Rekah (29) sopir Grab, asal Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini mendadak terbakar saat hujan deras melanda Kota Malang dan sekitarnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah kontrakan di Jl. Peltu Sujono Gang Dahlia No. 12A RT 10 /RW 05 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (29/11/2020) pukul 15.00, mendadak terbakar.</p>
<p>Rumah yang ditempati oleh Rekah (29) sopir Grab, asal Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini mendadak terbakar saat hujan deras melanda Kota Malang dan sekitarnya.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa Rekah baru sebulan ini mengontrak rumah di lokasi kejadian. Sekitar pukul 14.00, Rumah dalam kondisi sepi karena Rekah dan keluarganya sedang keluar rumah.</p>
<p>Hujan lebat melanda Kota Malang dan sekitarnya. Sekitar pukul 15.00, terdengar suara petir mengelegar dan diduga menyambar rumah kontrakan tersebut hingga mengakibatkan korsleting listrik. Sebab setelah suara petir tersebut rumah Rekah terbakar.</p>
<p><div id="attachment_128573" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/lokasi.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-128573" decoding="async" class="size-full wp-image-128573" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/lokasi.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Lokasi Kejadian." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/lokasi.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/lokasi.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/lokasi.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/lokasi.jpg?resize=400%2C212&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-128573" class="wp-caption-text">Lokasi Kejadian.</p></div></p>
<p>Kejadian itu membuat kaget warga sekitar hingga mendatangi lokasi kejadian melakukan pemadaman dengan air seadanya. Karena api terus berkobar, kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun dan PMK Kota Malang.</p>
<p>Sebanyak 3 mobil Damkar dengan 15 personil datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan setelah 20 menit dilakukan pemadaman dengan menghabiskan 8000 liter air. Kerugian sendiri diperkirakan mencapai Rp 15 juta.</p>
<p>Kapolsek Sukun Kompol Suyoto SH MH, saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kebakaran tersebut.</p>
<p>&#8220;Sampai dengan api berhasil dipadamkan korban Rekah belum bisa dihubungi karena sedang bepergian. Kebakaran yang terjadi dimungkinkan karena musibah tersambar petir dan korsleting arus listrik,&#8221; ujar Kompol Suyoto. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128571</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mobil BMW Terbakar di Jl Bendungan Bening</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-bmw-terbakar-di-jl-bendungan-bening</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 13:13:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[upt damkar kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128568</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mobil BMW X5 Nopol B 1288 WLR milik Yogiswara Tantalana Prajinapsi (28) warga Jl Bendungan Bening, RtT03/RW 07, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (29/11/2020) pukul 09.20, terbakar. Mobil teraebut mendadak terbakar saat hendak digunakan keluar rumah. Saat Yogi sedang memanaskan mesin, langsung saja mobilnya terbakar. Informasi Memontum.com bahwa sebelum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mobil BMW X5 Nopol B 1288 WLR milik Yogiswara Tantalana Prajinapsi (28) warga Jl Bendungan Bening, RtT03/RW 07, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (29/11/2020) pukul 09.20, terbakar.</p>
<p>Mobil teraebut mendadak terbakar saat hendak digunakan keluar rumah. Saat Yogi sedang memanaskan mesin, langsung saja mobilnya terbakar.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian Yogi berniat keluar rumah dengan menggunakan mobilnya. Dia kemudian memanaskan mesin namun tiba-tiba muncul api membakar dashboard mobilnya.</p>
<p>Karena api semakin membesar, kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke petugas PMK Kota Malang. Tak berselang lama petugas Damkar Kota Malang tiba di lokasi. Sebanyak dua mobil Damkar dengan 12 personel datang ke lokasi.</p>
<p>&#8220;Jarak tempuh kita 5 km hingga cepat mendatangi lokasi. Kondisi yang terbakar di area dashboard mobil. Dugaan awal, kabel AC mobil korsleting listrik. Karena mayoritas material dashboard terbuat dari plastik, api langsung cepat membesar. Proses pemadaman membutuhkan waktu 15 menit,&#8221; ujar Teguh Budi Wibowo, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.</p>
<p>Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada salah satu warga yakni Khoirun (25), alami luka robek pada bagian jari tangan terkena pecahan kaca mobil. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128568</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pandemi Covid-19 Turunkan Kasus Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/pandemi-covid-19-turunkan-kasus-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 10:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kebakaran turun]]></category>
		<category><![CDATA[upt damkar kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejadian kebakaran di Kota Malang Tahun 2020, mengalami penurunan cukup signifikan. Hal tersebut, disampaikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Jumat (23/10) siang, kepada memontum.com. Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dimiliki hingga akhir September 2020, tercatat ada 47 kasus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejadian kebakaran di Kota Malang Tahun 2020, mengalami penurunan cukup signifikan. Hal tersebut, disampaikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Jumat (23/10) siang, kepada memontum.com.</p>
<p>Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dimiliki hingga akhir September 2020, tercatat ada 47 kasus kebakaran yang terjadi di Kota Malang. Sedangkan, pada bulan sama yakni September Tahun 2019, tercatat sekitar 90 kasus atau sekitar dua kali lipatnya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, pandemi ini di satu sisi juga berdampak pada menurunnya tingkat kebakaran,&#8221; ujar Teguh.</p>
<p>Menurunkan angka kebakaran, ungkap Teguh, dimungkinkan karena banyaknya himbauan pelarangan keluar rumah, selama masa pandemi. Sehingga, banyak masyarakat yang beraktifitas di dalam rumah. Sehingga, siaga ketika terjadi apa-apa.</p>
<p>&#8220;Ada yang work from home atau libur sementara dari pihak kantornya. Itu membuat mereka lebih peka terhadap kondisi rumah. Seperti kompor, listrik dan lain-lain. Jadi, sebelum api membesar, sudah bisa teratasi atau diantisipasi sendiri,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ditambahkan, dari sejumlah kasus kebakaran, rata-rata didominasi karena konsleting listrik. Hal itu, disebabkan karena adanya masyarakat yang tidak menggunakan standart pemasangan listrik PLN dengan benar.</p>
<p>Pemasangan kabel dan steker harus sesuai dengan standart yang dianjurkan PLN. Itu bisa membuat konsleting listrik, karena kekuatan peralatan tidak sesuai dengan anjuran PLN.  <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Karena Api Lilin, Rumah Warga Gadang Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-karena-api-lilin-rumah-warga-gadang-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 13:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kelurahan gadang]]></category>
		<category><![CDATA[upt damkar kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah milik Budi di Perum Sakinah Kav 3, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (18/10/2020) sekitar pukul 03.50 terbakar. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke petugas PMK Kota Malang. Api yang diduga berasal dari nyala lilin ini dengan cepat membakar ruang berukuran 3&#215;2 meter yang berada di halaman dalam rumah. Api [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah milik Budi di Perum Sakinah Kav 3, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (18/10/2020) sekitar pukul 03.50 terbakar. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke petugas PMK Kota Malang.</p>
<p>Api yang diduga berasal dari nyala lilin ini dengan cepat membakar ruang berukuran 3&#215;2 meter yang berada di halaman dalam rumah. Api segera berhasil dipadamkan petugas PMK Kota Malang, namun akibat dari kebakaran ini diperkirakan Budi mengalami kerugian puluhan juta rupiah.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian terjadi, sempat ada pemadaman listrik hingga Budi menyalakan lilin di atas meja. &#8220;Informasi yang kami petoleh bahwa sempat terjadi pemadaman listrik hingga korban menyalakan lilin,&#8221; ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo.</p>
<p>Sekitar pukul 03.50, Budi terbangun dan melihat kepulan asap tebal di rumahnya. Dia pun kemudian membangunkan keluarganya untuk keluar rumah. Dengan kondisi panik, Budi meminta tolong warga sekitar. Warga banyak yang berdatangan ke lokasi mencoba memadamkannya dengan air seadanya.</p>
<p>Namun api semakin membesar hingga kejadian ini dilaporkan ke PMK Kota Malang. &#8220;Laporan masuk pukul 04.51. Sebanyak 3 unit mobil pemadam dengan 12 personel,&#8221; ujar Teguh. Petugas segera mencari titik-titik kobaran api hingga segera berhasil melakukan pemadaman.</p>
<p>Teguh Budi Wibowo mengimbau masyarakat supaya berhati-hati saat menyalakan lilin. Pastikan diletakkan di tempat aman jauh dari bahan yang mudah terbakar. &#8220;Jauhkan dari bahan mudah terbakar. Seperti kardus dan bahan-bahan mudah terbakar lainnya. Untuk lebih aman gunakanlah emergency lamp,&#8221; ujar Teguh.<strong> (gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125954</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
