<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>adiwiyata &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/adiwiyata/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 15:46:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>adiwiyata &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kepedulian Kolektif, Pemkab Lumajang Gelar Sedekah Udara 770 dan Sekolah Adiwiyata</title>
		<link>https://memontum.com/kepedulian-kolektif-pemkab-lumajang-gelar-sedekah-udara-770-dan-sekolah-adiwiyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228896</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sedekah Udara 770 dalam rangka Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 dimaknai sebagai ajakan moral untuk membangun kepedulian kolektif terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, saat aksi penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Lumajang, Jumat (19/12/2025) tadi. Menurut Hertutik, sedekah udara bukan sekadar kegiatan seremonial, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sedekah Udara 770 dalam rangka Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 dimaknai sebagai ajakan moral untuk membangun kepedulian kolektif terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, saat aksi penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Lumajang, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Hertutik, sedekah udara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata menggerakkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Penanaman pohon di kawasan pusat kota sendiri, dinilai strategis karena berdampak langsung terhadap kualitas udara sekaligus meningkatkan kenyamanan ruang publik.</p>



<p>“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap kualitas udara. Harapannya, pohon-pohon yang ditanam hari ini akan memberi manfaat jangka panjang bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Lumajang kepada 13 sekolah menjadi penegasan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilepaskan dari peran dunia pendidikan. Sekolah diposisikan sebagai ruang strategis dalam menanamkan kesadaran ekologis dan membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam memon itu memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah penerima penghargaan yang dinilai konsisten menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan. “Sekolah Adiwiyata memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan lingkungan yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan perilaku yang bertanggung jawab terhadap alam di masa depan,” kata Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Melengkapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Ari Murcono, menegaskan bahwa capaian Sekolah Adiwiyata merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari pendidik, peserta didik, hingga lingkungan sekitar. Menurutnya, Program Adiwiyata tidak hanya berorientasi pada kebersihan dan penghijauan sekolah, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter peserta didik.</p>



<p>“Sekolah menjadi agen perubahan. Nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan melalui Adiwiyata akan membentuk karakter peserta didik yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>



<p>Ari juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang untuk terus mendorong sekolah-sekolah mengikuti Program Adiwiyata melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi lintas sektor. Melalui Sedekah Udara 770 dan penguatan Program Adiwiyata, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan arah pembangunan yang menempatkan kelestarian lingkungan dan pendidikan karakter sebagai fondasi utama mewujudkan Lumajang yang sehat, lestari dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228896</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Lembaga Kampung Lestari dan Sekolah Adiwiyata, Wali Kota Malang Ingatkan Kesadaran Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-lembaga-kampung-lestari-dan-sekolah-adiwiyata-wali-kota-malang-ingatkan-kesadaran-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[lestari]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228810</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyerahkan penghargaan kepada Lembaga Kampung Lestari, sekolah Adiwiyata, serta perwakilan lingkungan yang dinilai berprestasi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Rabu (17/12/2025) tadi. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat didampingi Plh Kepala DLH Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyerahkan penghargaan kepada Lembaga Kampung Lestari, sekolah Adiwiyata, serta perwakilan lingkungan yang dinilai berprestasi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Rabu (17/12/2025) tadi. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat didampingi Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menyampaikan, bahwa pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah masing-masing. “Ini untuk memberikan semangat kepada mereka yang sudah berjuang dengan kesadaran tinggi melakukan hal-hal terbaik dalam penyelamatan lingkungan. Kesadaran lingkungan ini sangat penting karena akan membuat wilayah menjadi lebih nyaman untuk ditinggali,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan sejalan dengan visi dan program prioritas Pemerintah Kota Malang, yakni Ngalam Seger dan Ngalam Rijik. Program tersebut, menekankan pentingnya kebersihan, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta pengelolaan sampah yang baik sebagai upaya menciptakan kota yang sehat dan nyaman.</p>



<p>“Kami tidak muluk-muluk. Target kami sederhana, bagaimana RTH tersedia dengan baik, lingkungan bersih dan masyarakat sadar akan kewajibannya agar tidak terjadi banjir. Karena masih kita temui sampah dibuang tidak pada tempatnya,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan bahwa penghargaan lingkungan hidup tahun ini diberikan kepada sekitar 50 peserta dari berbagai kategori. Penghargaan tersebut berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga Kementerian Lingkungan Hidup.</p>



<p>&#8220;Untuk tingkat nasional ada enam penerima, tingkat provinsi tiga dan sisanya tingkat kota. Besaran penghargaan bervariasi, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 15 juta,&#8221; ungkap Raymond.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta upaya penghijauan seperti penanaman tanaman buah dan tanaman pelindung. Proses penilaian melibatkan tim independen yang terdiri dari akademisi ITN dan UB, pemerhati lingkungan, kader lingkungan, serta OPD terkait.</p>



<p>&#8220;Harapannya dengan diberikan penghargaan ini dapat menjadi motivasi berkelanjutan bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup secara kolektif,&#8221; imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Serahkan Piagam Penghargaan Adiwiyata untuk Sekolah Pelestari Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-serahkan-piagam-penghargaan-adiwiyata-untuk-sekolah-pelestari-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pelestari]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[piagam]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, Pemkot Probolinggo melalui DLH Kota Probolinggo menggelar acara Pengumuman dan Penyerahan Piagam Penghargaan Adiwiyata Kota Probolinggo tahun 2025, di Aula Bestari Dinas Lingkungan Hidup di Jalan Anggrek lingkar Utara, Jumat (07/11/2025) tadi. Acara tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, Pemkot Probolinggo melalui DLH Kota Probolinggo menggelar acara Pengumuman dan Penyerahan Piagam Penghargaan Adiwiyata Kota Probolinggo tahun 2025, di Aula Bestari Dinas Lingkungan Hidup di Jalan Anggrek lingkar Utara, Jumat (07/11/2025) tadi.</p>



<p>Acara tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi, Wawan Soegiantono, dan Kepala DLH, Retno Wandansari. Turut hadir pula, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, anggota Tim Pembina dan Penilai Adiwiyata, serta perwakilan 29 sekolah peserta seleksi calon sekolah Adiwiyata tahun 2025.</p>



<p>Kepala DLH, Retno Wandansari, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup. “Program Adiwiyata menjadi wahana edukasi yang menginspirasi sekolah-sekolah di Indonesia untuk berperan aktif melestarikan lingkungan hidup secara terencana, komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>



<p>Sebanyak 16 sekolah terpilih menerima Piagam Penghargaan Adiwiyata, setelah dinilai memenuhi kriteria dengan nilai minimal 70 dari hasil penilaian juri DLH sejak Oktober 2025. Penyerahan penghargaan sendiri, dilakukan langsung oleh Wali Kota Aminuddin. Sementara para penerima penghargaan, juga mendapatkan piagam dan komposter POC sebagai simbol dukungan terhadap pengelolaan sampah dan limbah organik di lingkungan sekolah.</p>



<p>Adapun sekolah penerima penghargaan tersebut, antara lain SDN Kareng Lor 2, SDN Pohsangit Kidul 1, SDN Mayangan 1, SDN Kademangan 4, MI Kahasri, SDN Pilang 1, SD Syalom Education Center, SDN Kademangan 2, SDN Triwung Lor 1, SDN Kebonsari Kulon 6, SDN Ketapang 1, SD IT Permata, SDN Sumber Wetan 1, SDN Jrebeng Lor 7 dan SDN Triwung Lor 2 dan SDN Ketapang 3.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menegaskan pentingnya peran sekolah dalam mencetak generasi yang sadar lingkungan. Menurutnya, sekolah menjadi Adiwiyata bukan hanya soal penghargaan, tapi bagaimana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sadar sampah dan peduli lingkungan.</p>



<p>“Ini adalah bagian dari langkah menuju Indonesia Emas, dengan membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berwawasan lingkungan. Dari lomba ini lah semangat itu tumbuh. Harapan saya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya di seluruh sekolah di Kota Probolinggo,” tegasnya.</p>



<p>Rasa bangga dirasakan Kepala Sekolah SDN Pilang I, Iren, saat menerima penghargaan. Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.</p>



<p>“Saya merasa sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan Adiwiyata ini. Ke depan kami akan terus memperkuat Program Peduli Lingkungan di sekolah. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau dan sehat,” ujarnya.</p>



<p>Melalui penghargaan Adiwiyata 2025 ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap seluruh sekolah dapat bertransformasi menjadi sekolah berwawasan lingkungan, sebagai langkah nyata menuju Kota Probolinggo Bersolek. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMPN 2 Pasirian Ikuti Proses Verifikasi Lapang Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur</title>
		<link>https://memontum.com/smpn-2-pasirian-ikuti-proses-verifikasi-lapang-sekolah-adiwiyata-tingkat-provinsi-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[lapang]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar bentuk penghargaan, tapi wadah penting membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Perlu diketahui, bahwa SMPN 2 Pasirian telah resmi mengikuti proses verifikasi lapangan (Verlap) Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur secara daring, pada Kamis (19/06/2025) kemarin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar bentuk penghargaan, tapi wadah penting membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Perlu diketahui, bahwa SMPN 2 Pasirian telah resmi mengikuti proses verifikasi lapangan (Verlap) Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur secara daring, pada Kamis (19/06/2025) kemarin.</p>



<p>Tentunya, ini menjadi langkah penting dalam upaya sekolah mewujudkan pendidikan ramah lingkungan yang terintegrasi dalam budaya belajar, manajemen sekolah, hingga aksi nyata siswa. Didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Tim Verifikator dari DLH Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan implementasi kegiatan lingkungan di sekolah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proses ini, menjadi bagian penting dari penilaian kelayakan predikat Adiwiyata Provinsi, yang tidak hanya menilai administrasi, tetapi juga komitmen dan keberlanjutan gerakan lingkungan hidup. “Apa yang dilakukan SMPN 2 Pasirian, adalah investasi masa depan. Kami ingin sekolah-sekolah di Lumajang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga tumbuh dengan kesadaran ekologis yang kuat,” kata Rozaq, Jumat (20/06/2025) tadi.</p>



<p>Dalam verifikasi daring tersebut, pihak sekolah mempresentasikan berbagai praktik baik seperti pengelolaan sampah, konservasi air, ruang hijau, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. Inovasi siswa juga menjadi sorotan, termasuk dalam kegiatan daur ulang, kebun sekolah dan edukasi lingkungan berbasis proyek.</p>



<p>DLH Kabupaten Lumajang memastikan, akan terus mendampingi dan mendorong sekolah-sekolah lain mengikuti jejak SMPN 2 Pasirian sebagai pelopor pendidikan hijau di daerah. “Kami bangga, karena ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan kolektif menuju Lumajang yang lestari dan berdaya,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Membanggakan, Empat Sekolah di Kabupaten Lumajang Raih Status Sekolah Adiwiyata 2024</title>
		<link>https://memontum.com/membanggakan-empat-sekolah-di-kabupaten-lumajang-raih-status-sekolah-adiwiyata-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[membanggakan,]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Empat sekolah di Kabupaten Lumajang berhasil meraih status Sekolah Adiwiyata Tingkat Jawa Timur 2024. Sejumlah sekolah itu, yakni SMAN 1 Pasirian, SMAN 1 Kunir, SMPN 1 Candipuro dan SMPN 2 Yosowilangun. Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini, diserahkan dalam acara Sosialisasi dan Penyerahan Penghargaan Proklim (Program Kampung Iklim) Kategori Utama Sertifikat Nasional dan Sekolah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Empat sekolah di Kabupaten Lumajang berhasil meraih status Sekolah Adiwiyata Tingkat Jawa Timur 2024. Sejumlah sekolah itu, yakni SMAN 1 Pasirian, SMAN 1 Kunir, SMPN 1 Candipuro dan SMPN 2 Yosowilangun.</p>



<p>Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini, diserahkan dalam acara Sosialisasi dan Penyerahan Penghargaan Proklim (Program Kampung Iklim) Kategori Utama Sertifikat Nasional dan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur, di Gedung Graha Wisata Surabaya, Selasa (10/09/2024) tadi.</p>



<p>Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini, diberikan kepada sekolah yang menerapkan pola kehidupan berwawasan lingkungan hidup dan berkelanjutan. &#8220;Penetapan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya mereka dalam menerapkan prinsip-prinsip pendidikan lingkungan hidup secara konsisten dan inovatif,&#8221; kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, melalui penghargaan Sekolah Adiwiyata, semakin banyak sekolah yang termotivasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap kepedulian lingkungan. &#8220;Sekolah Adiwiyata bertujuan menyadarkan warga sekolah akan lingkungan sehingga dapat turut bertanggung jawab dalam penyelamatan lingkungan. Kami pemerintah daerah akan terus mendorong upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan hidup,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Diketahui, proses seleksi untuk menjadi Sekolah Adiwiyata mencakup penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk pengelolaan lingkungan sekolah, kurikulum berbasis lingkungan dan partisipasi siswa serta masyarakat dalam kegiatan lingkungan. Keempat sekolah ini dinilai memenuhi kriteria tersebut dengan sangat baik.</p>



<p>Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Jempin Marbun, mengapresiasi seluruh Sekolah Adiwiyata. Menurutnya, hasil yang sudah diperoleh merupakan upaya nyata untuk memberikan kontribusi terhadap lingkungan melalui sekolah.</p>



<p>&#8220;Ini bagian dari upaya kita untuk mengedukasi masyarakat melalui lingkungan sekolahm. Ini tidak serta merta tapi butuh proses untuk kebiasaan peduli lingkungan ini menjadi sebuah budaya yang melekat,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214005</post-id>	</item>
		<item>
		<title>65 Tenaga Pendidik Kota Batu Gelar Studi Tiru Sekolah Adiwiyata 2023 di Jawa Tengah</title>
		<link>https://memontum.com/65-tenaga-pendidik-kota-batu-gelar-studi-tiru-sekolah-adiwiyata-2023-di-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190760</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 65 tenaga pendidik yang terdiri dari kepala sekolah, koordinator Adiwiyata serta tim pembina gerakan dan berbudaya lingkungan hidup ditambah tim penilai Sekolah Adiwiyata dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Batu, mengikuti &#8216;Studi Tiru Sekolah Adiwiyata 2023&#8217; yang berlangsung selama tiga hari. Pelaksanaan itu, dimulai dari 13 hingga 15 Juni 2023 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 65 tenaga pendidik yang terdiri dari kepala sekolah, koordinator Adiwiyata serta tim pembina gerakan dan berbudaya lingkungan hidup ditambah tim penilai Sekolah Adiwiyata dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Batu, mengikuti &#8216;Studi Tiru Sekolah Adiwiyata 2023&#8217; yang berlangsung selama tiga hari. Pelaksanaan itu, dimulai dari 13 hingga 15 Juni 2023 di Jawa Tengah dan diberangkatkan langsung oleh Pj Wali <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a>, Aries Agung Paewai dari halaman Balai Kota Among Tani, Senin (13/06/2023) tadi.</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota Aries, bahwa sekolah Adiwiyata adalah jenis sekolah yang mengutamakan kepedulian dan berbudaya terhadap lingkungan. Di sini, program yang dimiliki mulai dari menciptakan tempat belajar yang baik, ikut membantu melestarikan lingkungan hingga bertanggung jawab untuk menyelamatkan lingkungan hidup.</p>



<p>&#8220;Hari ini, saya memberangkatkan 65 tenaga pendidik diantaranya kepala sekolah dan pengawas untuk melakukan studi tiru sekolah Adiwiyata di Kabupaten Tegal dan Sukoharjo, Jawa Tengah,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kegiatan ini, tambahnya, merupakan upaya untuk mengamati dan belajar dari sekolah-sekolah Adiwiyata di Jawa Tengah, yang telah sukses dalam menerapkan program Adiwiyata.</p>



<p>&#8220;Studi tiru ini akan dilakukan di tiga sekolah Adiwiyata di Jawa Tengah, yang telah berhasil meraih predikat Adiwiyata, baik dari jenjang internasional, nasional maupun mandiri. Yaitu ASEAN ECO SCHOOL yang diraih oleh SMK Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal, Sekolah Adiwiyata Mandiri SMP Negeri 1 Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo dan Sekolah Adiwiyata Nasional (SD Tarakanita Solo Baru Kabupaten Sukoharjo. Ketiga sekolah ini dianggap sebagai model yang dapat dijadikan inspirasi oleh pihak sekolah adiwiyata di Kota Batu,&#8221; urainya.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, dari 154 sekolah di Kota Batu, baru ada 38 sekolah atau 24,6 persen yang memiliki predikat Sekolah Adiwiyata. Dari sini, perlu ditingkatkan terutama yang memiliki predikat nasional harus naik level menjadi mandiri. Sedangkan, yang berada di tingkat provinsi meningkat meraih tingkat nasional.</p>



<p>&#8220;Melalui studi tiru ini, saya berharap, para peserta bisa mendapatkan inspirasi dan wawasan baru yang akan membantu mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan Sekolah Adiwiyata di Kota Batu,&#8221; tegasnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Situbondo Serahkan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-serahkan-piagam-penghargaan-sekolah-adiwiyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karna]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Karna Suswandi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk Juara I, II, III dan IV, untuk Sekolah Adiwiyata tingkat SD dan SMP, di Pendopo Aryo Situbondo, Selasa (13/12/2022) tadi. Adapun sekolah yang mendapat penghargaan, diantaranya SMPN 2 Asembagus, sebagai juara Nasional Sekolah Adiwiyata tahun 2021, SDN 2 Talkandang sebagai Juara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk Juara I, II, III dan IV, untuk Sekolah Adiwiyata tingkat SD dan SMP, di Pendopo Aryo Situbondo, Selasa (13/12/2022) tadi. Adapun sekolah yang mendapat penghargaan, diantaranya SMPN 2 Asembagus, sebagai juara Nasional Sekolah Adiwiyata tahun 2021, SDN 2 Talkandang sebagai Juara I Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten, SMPN 2 Arjasa sebagai Juara II Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten dan SMPN 1 Kendit sebagai Juara III Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten serta MIN 3 Situbondo sebagai Juara IV Sekolah Adiwiyata kabupaten tahun 2022.</p>



<p>Bupati Karna Suswandi dalam sambutannya mengucapkan, selamat kepada para pemenang Sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2021. &#8220;Saya ucapkan selamat atas raihan prestasi Sekolah Adiwiyata tersebut. Semoga ke depan, prestasi ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk mengikuti Adiwiyata,” ujarnya.</p>



<p>Para juara Sekolah Adiwiyata tahun ini, sambung Bupati Situbondo, akan mewakili Situbondo untuk mengikuti lomba serupa di tingkat provinsi. &#8220;Selamat atas prestasi ini. Dan siap-siap untuk mengikuti lomba di tingkat provinsi maupun nasional,” kata bupati yang akrab di panggil Bung Karna ini.</p>



<p>Dirinya berharap, Sekolah Adiwiyata memiliki lebih banyak kepedulian terhadap keasrian di lingkungan sekolahnya. “Agar sekolah lainnya bisa mengimplementasikan menjadi Sekolah Adiwiyata. Saya juga berharap seluruh unsur OPD bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata secara merata di Kabupaten Situbondo,” kata Bupati Karna.</p>



<p>Seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kemenag Situbondo dan OPD lainnya, untuk terus bersinergi dalam mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan. “Ini perlu kolaborasi seluruh OPD dalam rangka mewujudkan seluruh sekolah di Kabupaten Situbondo ramah lingkungan,” ujar Bupati Karna.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Di lain pihak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto, mengatakan ada banyak kriteria yang menjadi penilaian penentuan Sekolah Adiwiyata. Diantaranya murid, guru dan kepala sekolah harus kompak tentang pentingnya lingkungan asri di sekolahnya masing-masing.</p>



<p>“Indikator yang menjadi penilaian Sekolah Adiwiyata ini, tata kelola sekolah berbasis lingkungan, kerja sama dengan warga sekolah, kerja sama dengan pihak desa dan kecamatan serta sekolah mau meningkatkan budaya buang sampah pada tempatnya. Dan memanfaatkan limbah sampah bisa menjadi benda berdaya guna,” kata Kepala DLH.</p>



<p>Sedangkan tim penilai, kata Akhmad Yulianto, terdiri dari beberapa instansi terkait dan LSM yang bergerak pada lingkungan. “Dengan adanya penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten ini, diharapkan bisa memotivasi sekolah lain untuk ikut berpartisipasi dalam mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata,” tuturnya.</p>



<p>Penilaian Sekolah Adiwiyata ini, imbuh Akhmad Yulianto, selain memberikan apresiasi juga mengajarkan murid-murid agar lebih peduli terhadap lingkungan sekolah maupun lingkungan yang ada di sekitar rumahnya masing-masing.</p>



<p>“Piagam penghargaan yang diserahkan Bupati Situbondo tersebut untuk mengapresiasi Sekolah-sekolah Adiwiyata. Sehingga, nantinya mereka lebih memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Akhmad Yulianto.</p>



<p>Penyerahan Piagam Sekolah Adiwiyata yang berlangsung di pendapa Arya Situbondo ini disaksikan oleh Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, Sekda Situbondo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Situbondo, Tim Penilai Sekolah Adiwiyata tahun 2022, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Kepala Kementerian Agama Situbondo dan tamu undangan lain. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MAN 1 Kota Probolinggo Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/man-1-kota-probolinggo-raih-penghargaan-sekolah-adiwiyata-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2022 16:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[MAN 1 Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Adiwiyata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Setelah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat SD dan SMP, pada Desember lalu, giliran MAN 1 Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2021, Rabu (26/01/2022). Bertempat di rumah dinas wali kota, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah, drg Ninik Ira Wibawati, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setyorini Sayekti, sejumlah kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Setelah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat SD dan SMP, pada Desember lalu, giliran MAN 1 Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2021, Rabu (26/01/2022). Bertempat di rumah dinas wali kota, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah, drg Ninik Ira Wibawati, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setyorini Sayekti, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta tim pembina Adiwiyata Kota Probolinggo.</p>



<p>Selain penghargaan sekolah Adiwiyata, Pemerintah Kota Probolinggo juga mendapatkan Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Kategori Utama melalui Kelurahan Jrebeng Kidul dan Ketapang. Kedua penghargaan tersebut, merupakan salah satu program besutan Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan. Proklim sendiri&nbsp; diberikan kepada kelurahan atau desa yang aktif melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara terintegrasi. Sehingga, dapat memberikan kontribusi terhadap upaya Pegendalian Perubahan Iklim.</p>



<p>Sekda Ninik mengatakan, bahwa penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena untuk mencapai sekolah adiwiyata kategori mandiri cukup susah, melalui tahapan-tahapan yang panjang dan butuh 3 kali pengajuan untuk MAN 1 mendapat predikat tersebut.</p>



<p>“Harapan saya, supaya sekolah-sekolah lain dapat mereplikasi program ini. Sehingga, dapat mendukung Kota Probolinggo untuk mendapatkan lingkungan yang lebih sehat, lebih bersih dan bagus, udara lebih segar dengan minimal polusi. Begitu juga dengan kelurahan-kelurahan yang lain, semoga lebih banyak kelurahan yang ikut program ini. Yang paling penting pemberdayaan dan peran serta warga sekolah dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Selaras dengan Sekda Ninik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rachmadeta Antariksa, mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan penghargaan ini tidak mudah, maka perlu usaha lagi untuk mempertahankannya.</p>



<p>“Acara ini bukan semata pemberian penghargaan tapi komitmen semua pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya. Karena apabila komitmennya kurang, lingkungan kurang terawat, maka penghargaan ini bisa dicabut. Selama pandemi, penilaian tetap dilakukan oleh tim penilai melalui aplikasi zoom. Jadi setiap tahun pasti ada penilaian untuk ini,” jelas Deta, panggilan akrabnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Probolinggo, Siti Fatimah, menyampaikan bahwa penghargaan ini didapat atas kerjasama dan totalitas siswa, guru, komite, dan stakeholder serta kelurga besar MAN 1. &#8220;Kami juga melakukan pembinaan dengan DLH dan tim pembina Adiwiyata. Selain itu, budaya hidup bersih dan sehat diimplementasikan langsung kepada siswa. Contoh nyata di sekolah yaitu kami mengarahkan siswa untuk membuang sampah di tempatnya, mengelola sampah dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), kami juga ada kebun sendiri untuk Toga, tanaman hias, tanaman lindung yang juga bisa dimanfaatkan untuk praktek pembelajaran penelitian dan produksi sendiri. Kami juga menggelar bakti sosial ke masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, jadi ini merupakan kompleksitas dari kesemuanya,&#8221; papar Siti Fatimah. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162451</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamkan Peduli Lingkungan Sejak Dini, Kepala Disdikbud Bondowoso Minta Seluruh Sekolah Optimalkan Lomba Adiwiyata</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-peduli-lingkungan-sejak-dini-kepala-disdikbud-bondowoso-minta-seluruh-sekolah-optimalkan-lomba-adiwiyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2021 10:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160948</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Untuk menanamkan kesadaran warga sejak dini terhadap lingkungan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, H Sugiono Eksantoso, meminta agar seluruh sekolah di bawah Disdikbud, bisa turut mengikuti lomba Adiwiyata. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh anak didik bisa terbiasa dalam peduli terhadap lingkungan. “Tahun depan, seluruh sekolah di bawah binaan Disdikbud, bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Untuk menanamkan kesadaran warga sejak dini terhadap lingkungan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, H Sugiono Eksantoso, meminta agar seluruh sekolah di bawah Disdikbud, bisa turut mengikuti lomba Adiwiyata. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh anak didik bisa terbiasa dalam peduli terhadap lingkungan.</p>



<p>“Tahun depan, seluruh sekolah di bawah binaan Disdikbud, bisa wajib ikut lomba Adiwiyata. Mulai dari PAUD, SD hingga SMP. Sehingga, generasi muda Bondowoso, akan kian peduli terhadap lingkungan,” kata Sugiono, Rabu (29/12/2021).</p>



<p>Dengan langkah ini, tambahnya, maka generasi penerus bangsa ini akan peduli terhadap lingkungan. Dengan begitu, maka lingkungan akan menjadi sehat dan akan menyebabkan seluruh penghuninya ikut sehat.</p>



<p>&#8220;Dan insyaallah, Bondowoso akan terselamatkan dari bencana,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Masih menurut Kadisdikbud, dalam lomba Adiwiyata tahun 2021, ada sebanyak enam lembaga pendidikan di bawah naungan Disdikbud, yang mendapat sertifikat dari Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin. Ada pun raihan itu, diberikan kepada satu SMP dan lima SD.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk mendapatkan sertifikat, SD dan SMP yang mendaftar ikut lomba, terlebih dahulu oleh tim yang dikomandani Dinas Linkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) dilakukan verifikasi. Untuk sekolah yang peduli lingkungan atau menerapkan prinsip adiwiyata, akan mendapatkan sertifikat khusus dari bupati. Karenanya, dalam menjaga lingkungan, diharapkan pesertanya bukan hanya SD dan SMP, tapi juga mulai dari PAUD.</p>



<p>&#8220;Sertifikat khusus tersebut bernama sertifikat Adiwiyata. Sekolah yang mendapat sertifikat tersebut, berarti lembaga yang peduli terhadap lingkungan,” jelasnya kepada Memontum.com. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160948</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
