<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Anak-anak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/anak-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2025 12:40:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Anak-anak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Temukan Lima Kasus Campak Serang Anak-Anak</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-temukan-lima-kasus-campak-serang-anak-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[serang,]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225855</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat adanya lima kasus campak di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Kasus tersebut terdeteksi di Kelurahan Bumiayu dan Kelurahan Arjowinangun, pada awal September lalu. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa langkah penanganan langsung dilakukan. Salah satunya dengan imunisasi kejar, untuk melengkapi vaksin yang belum lengkap pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat adanya lima kasus campak di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Kasus tersebut terdeteksi di Kelurahan Bumiayu dan Kelurahan Arjowinangun, pada awal September lalu.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa langkah penanganan langsung dilakukan. Salah satunya dengan imunisasi kejar, untuk melengkapi vaksin yang belum lengkap pada anak-anak di sekitar lokasi kasus.</p>



<p>“Yang kena campak ini kita deteksi vaksinnya bolong di mana, kemudian langsung dilakukan vaksinasi. Jadi di Bumiayu dan Arjowinangun kita kumpulkan keluarga, tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama melengkapi imunisasi,&#8221; kata Husnul, Rabu (10/09/2025) tadi.</p>



<p>Selain itu, Dinkes juga merencanakan untuk dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI), yakni vaksinasi campak serentak bagi anak usia 1 hingga 2 tahun. Namun, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kasus campak di Kota Malang hanya lima orang. Sedangkan provinsi memprioritaskan daerah dengan kasus lebih besar, misalnya Pamekasan yang hampir mencapai seribu kasus. Jadi ORI masih menunggu persetujuan, tapi di titik yang ada kasusnya tetap kita lakukan vaksinasi serentak,” jelasnya.</p>



<p>Husnul menambahkan, berdasarkan hasil penelusuran, penularan campak di Kota Malang berawal dari satu keluarga yang tinggal di Bumiayu dan Arjowinangun. Faktor daya tahan tubuh dan mobilitas anak-anak disebut sebagai penyebab utama penyebaran.</p>



<p>“Campak menular lewat saluran pernapasan akibat virus. Selain itu, juga bisa melalui benda-benda yang terkontaminasi. Karena itu, edukasi dan imunisasi kejar jadi langkah utama pencegahan,” ujarnya.</p>



<p>Dari lima kasus yang ditemukan di Kota Malang, seluruhnya dialami anak-anak berusia 3 hingga 5 tahun. Hingga kini, total kasus campak di Kota Malang pada 2025 masih tetap lima dan belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).</p>



<p>&#8220;Yang menentukan KLB dari provinsi. Kalau yang di Pamekasan itu kan ada seribu kasus, sudah masuk KLB kemarin dan dikunjungi Menteri Kesehatan,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal bersama Bupati Kediri, Anak-anak hingga Ojol Padati Pendopo Panjalu Jayati</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-bersama-bupati-kediri-anak-anak-hingga-ojol-padati-pendopo-panjalu-jayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221126</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa.</p>



<p>Yang menarik, diantara elemen yang hadir, tidak hanya dari masyarakat umum tertentu. Namun, baik dari kalangan pelajar, pelaku seni, wartawan, penyandang disabilitas serta masyarakat umum lain hingga driver ojek online (Ojol) turut mengikuti halal bihalal. Bahkan, mereka menyempatkan hadir di tengah-tengah waktu luang menarik penumpang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, masyarakat sangat antusias mengikuti acara halal bihalal ini. Salah satunya, tentu untuk dapat bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Baru pertama kali ini (ikut, red). Sangat senang sekali bisa datang ke halal bihalal ini. Kebetulan dapat informasi acara ini dari teman-teman yang dishare ke groub,&#8221; kata salah satu driver ojek online, Anang Triarto.</p>



<p>Di momen itu, Anang saat itu datang bersama temannya Setiono, yang sama-sama dari Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dirinya menyebut, pemerintahan Mas Dhito di Kabupaten Kediri melalui program pembangunannya selama ini terlihat sangat memperhatikan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, Mas Dhito mau menerima dan mendengar usulan yang disampaikan warga. Hal inilah, yang dinilai menjadikan masyarakat Kediri sangat antusias untuk bisa mengikuti acara halal bihalal yang digelar orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kediri itu. &#8220;Semoga Kabupaten Kediri bisa semakin maju dan berkembang lagi dan berbudaya,&#8221; katanya.</p>



<p>Lain halnya dengan Anang, ada Sobirin warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten yang merupakan anggota perkumpulan Disabilitas Kediri Tangguh (Dikta) Kabupaten Kediri. Bersama puluhan penyandang disabilitas lain, dia mengaku setiap tahun rutin hadir di acara halal bihalal yang diadakan di Pendopo Panjalu Jayati.</p>



<p>&#8220;Teman-teman disabilitas sangat antusias sekali, karena lewat halal bihalal ini kami kembali bisa silaturahmi langsung dengan Mas Dhito,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam pemerintahan Mas Dhito, Sobirin dan penyandang disabilitas lain sangat merasakan perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Bahkan seperti dirinya yang menggeluti kerajinan dari bambu, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha.</p>



<p>Mas Dhito menyampaikan bahwa melalui acara halal bihalal itu, pihaknya mewakili Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat bilamana dalam kepemimpinan masih ada kekurangan. Melalui momen itu, Mas Dhito mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa saling memaafkan dan guyub rukun dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, kita harus saling memaafkan dan saling bergandengan tangan untuk membangun kabupaten ini,&#8221; ujar Mas Dhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perayaan Natal di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Kota Malang Hadirkan Drama Anak-Anak</title>
		<link>https://memontum.com/perayaan-natal-di-gereja-katedral-santa-perawan-maria-kota-malang-hadirkan-drama-anak-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[katedral]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perayaan Natal 2024 di Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, berlangsung dengan khidmat dan antusiasme jamaah, Rabu (25/12/2024) tadi. Panitia Natal Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, Heribertus Heru, mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perayaan Natal 2024 di Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, berlangsung dengan khidmat dan antusiasme jamaah, Rabu (25/12/2024) tadi.</p>



<p>Panitia Natal Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, Heribertus Heru, mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni, menghadirkan drama Natal yang diperankan anak-anak, sehingga menambah suasana semarak.</p>



<p>&#8220;Rangkaiannya tadi ada hal yang berbeda, tahun ini ada bagain drama natal yang diperankan anak-anak dari gereja ini. Tadi didukung oleh 25 anak dalam pelaksanaanya dan baru tahun ini itu dilakukan,&#8221; kata Heru.</p>



<p>Untuk Misa Natal sendiri, menurutnya telah dimulai sejak kemarin, Selasa (24/12/2024) dengan dua jadwal, yakni pukul 18.00 WIB dan 21.00 WIB. Untuk di hari ini dalam perayaan Natal, gereja mengadakan lima misa, masing-masing pukul 05.30 WIB, 07.30 WIB yang dikhususkan untuk anak-anak, 10.00 WIB khusus Lansia, 16.30 WIB dan 18.30 WIB.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Antusiasme umat sungguh luar biasa. Kemarin, meskipun cuaca kurang bersahabat, yang hadir tetap banyak, mencapai 2000 hingga 2500 orang. Hari ini pun jumlahnya sekitar 1.000 umat, meski kapasitas gereja hanya 700 kursi, dengan tambahan kursi yang kami siapkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pendamping Rasul Cilik, Monica Adventina Deby Setiadi, mengatakan bahwa dalam drama tersebut menceritakan kelahiran Yesus Kristus, sesuai bacaan Injil yang dibacakan oleh Romo. Dengan melibatkan 25 anak dari kelompok Rasul Cilik (kelas 4 SD hingga SMP) dan Serikat Kepausan Anak/Remaja Misioner (Sekami A, usia TK hingga kelas 3 SD).</p>



<p>&#8220;Drama ini baru diadakan tahun ini untuk memberikan suasana baru agar tidak monoton. Latihannya hanya lima kali, tetapi anak-anak berhasil tampil maksimal. Ini juga tidak hanya menyampaikan pesan religius, tetapi juga menghadirkan momen lucu yang spontan, misalnya, pemeran domba yang bergerak lucu atau gembala yang menari. Itu semua ide dari anak-anak sendiri,&#8221; ucap Monica.</p>



<p>Melalui drama tersebut, ada pesan tersendiri yang disampaikan yakni kelahiran Yesus membawa sukacita bagi semua makhluk hidup. Termasuk, hewan-hewan seperti domba yang turut digambarkan dalam cerita. &#8220;Untuk di tahun depan, kami berencana menghadirkan sesuatu yang baru lagi untuk semakin menyemarakkan perayaan Natal,&#8221; imbuh Monica. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes P2KB Lumajang Fokuskan Kesehatan Anak-Anak dengan Ikuti Program BIAS</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-p2kb-lumajang-fokuskan-kesehatan-anak-anak-dengan-ikuti-program-bias</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[fokuskan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, menegaskan pentingnya imunisasi dalam menjaga kesehatan anak-anak di Kabupaten Lumajang. Disampaikannya, bahwa kesehatan anak-anak di Lumajang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang digelar pada November ini. Imunisasi difteri, tetanus, serta vaksinasi HPV diprioritaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, menegaskan pentingnya imunisasi dalam menjaga kesehatan anak-anak di Kabupaten Lumajang. Disampaikannya, bahwa kesehatan anak-anak di Lumajang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang digelar pada November ini. Imunisasi difteri, tetanus, serta vaksinasi HPV diprioritaskan untuk mencegah penyebaran penyakit berbahaya di kalangan anak-anak usia sekolah.</p>



<p>&#8220;Imunisasi adalah hak setiap anak dan langkah preventif yang sangat penting agar mereka terlindungi dari penyakit-penyakit yang dapat membahayakan kesehatan mereka. Melalui imunisasi, kita dapat mencegah penyakit seperti difteri, tetanus, dan kanker serviks yang dapat menimpa anak-anak di masa depan,&#8221; ujarnya di sela kegiatan, Rabu (06/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa imunisasi difteri dan tetanus akan diberikan kepada siswa Kelas 1, 2, 5 dan 6 di seluruh sekolah, sementara vaksinasi HPV diberikan kepada siswa perempuan di usia yang tepat. “Program BIAS ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi dari risiko penyakit menular yang bisa berdampak besar bagi kesehatan masyarakat,” harapnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Rosyidah juga menerangkan bahwa Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang terus mendorong orang tua dan guru untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Anak Nasional, Pemkot Malang Beri Penghargaan untuk Anak-anak Berprestasi</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-anak-nasional-pemkot-malang-beri-penghargaan-untuk-anak-anak-berprestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212308</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40, di Gedung Malang Creative Center (MCC), Sabtu (27/07/2024) tadi. Pelaksanaan yang dihadiri langsung Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, salah satunya diisi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40, di Gedung Malang Creative Center (MCC), Sabtu (27/07/2024) tadi. Pelaksanaan yang dihadiri langsung Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, salah satunya diisi dengan pemberian sejumlah penghargaan kepada para anak-anak berprestasi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menekankan mengenai pentingnya peringatan HAN sebagai momen penting untuk melindungi dan mendukung para anak-anak. Apalagi, Kota Malang telah mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tiga kali berturut-turut, dengan predikat Nindya.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini juga dalam rangka mengapresiasi pemerhati anak dan juga anak-anak yang berprestasi. Jadi, memang acara ini dibuat oleh anak-anak dan untuk anak-anak,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyebutkan, bahwa Pemkot Malang terus melakukan berbagai upaya stimulan untuk meningkatkan prestasi anak-anak di Kota Malang. Seperti, dengan memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan kepada para anak, kemudian juga dengan memberikan keterampilan tambahan.</p>



<p>“Kami juga memberikan sosialisasi kepada para anak-anak, dengan harapan supaya mereka bisa lebih berkualitas,” tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Pj Wali Kota Wahyu juga menekankan agar anak-anak di Kota Malang, nantinya dapat terus meningkatkan prestasi. Sebab, dengan adanya raihan prestasi yang baik, tentu dapat memberikan motivasi kepada yang lainnya.&nbsp;</p>



<p>“Tingkatkan terus prestasinya dan jadikan sesuatu yang baik ini menjadi hal yang baik untuk bisa dibagi dengan sesama. Karena dengan prestasi bisa mengajak atau memotivasi anak-anak lain untuk meraih prestasinya,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Halal Bihalal di Pendopo Panjalu Jayati, Mas Dhito Ajak Anak-anak Berinteraksi</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-halal-bihalal-di-pendopo-panjalu-jayati-mas-dhito-ajak-anak-anak-berinteraksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[berinteraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, menggelar halal bihalal bersama jajaran pegawai di Pemerintah Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan bertajuk Nglencer Ning Pendopo itu, dihadiri ribuan pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan, dalam moment itu beberapa pegawai terlihat membawa anak-anak. Bersama Ketua TP PKK, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, menggelar halal bihalal bersama jajaran pegawai di Pemerintah Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan bertajuk Nglencer Ning Pendopo itu, dihadiri ribuan pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>



<p>Bahkan, dalam moment itu beberapa pegawai terlihat membawa anak-anak. Bersama Ketua TP PKK, Eriani Annisa Hanindhito dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, Mas Dhito dan Mbak Dewi menyalami satu persatu pegawai yang datang.</p>



<p>Sebagai kepala daerah, Mas Dhito tidak hanya dekat dengan rakyat, melainkan termasuk kepada jajaran pegawai di pemerintahannya. Tidak sedikit, pegawai yang mengajak foto selfie dalam moment halal bihalal itu.</p>



<p>Mas Dhito pun juga terlihat aktif mengajak komunikasi anak-anak yang ikut serta orang tuanya. Kepada anak-anak itu, tidak lupa Mas Dhito juga memberikan uang Lebaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Halo, namanya siapa,&#8221; tanya Mas Dhito, kepada anak-anak yang ikut orang tuanya di acara Nglencer Ning Pendopo, Senin (29/04/2024) siang.</p>



<p>Meski harus lama mengantre untuk bisa bersalaman dengan bupati, anak-anak mengaku senang ikut orang tuanya di acara yang berlangsung siang sampai sore itu. &#8220;Senang, tadi juga ditanya kelas berapa,&#8221; ucap Ilham, salah satu anak yang mengaku masih duduk di Kelas 1 SD.</p>



<p>Melalui acara halal bihalal itu, Mas Dhito menyampaikan permintaan maaf kepada para pegawai bilamana terdapat kesalahan dalam kepemimpinannya. &#8220;Budaya saling memaafkan ini memang harus selalu kita jaga,&#8221; ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Pihaknya dalam kesempatan itu mengaku berterimakasih kepada para pegawai, yang selama ini telah bekerja keras untuk percepatan pembangunan di Bumi Panjalu. Selain kepada para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Kediri, seperti halnya pada tahun sebelumnya, Mas Dhito menyatakan akan menggelar halal bihalal bersama masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kita nanti akan agendakan bersama masyarakat, ini jadwalnya masih kita atur,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sumber Ngesong Kota Batu Jadi Favorit Baru Anak-anak Bermain dan Mandi Air secara Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/sumber-ngesong-kota-batu-jadi-favorit-baru-anak-anak-bermain-dan-mandi-air-secara-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ngesong]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mata air Sumber Ngesong yang berada di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi favorit baru untuk anak-anak bermain air. Keunikan Sumber Ngesong, selain letaknya yang tidak jauh dari Kota Batu atau bisa ditempuh dengan perjalanan menggunakan angkutan kota arah Taman Rekreasi Selecta, lokasi ini bisa dinikmati secara gratis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Mata air Sumber Ngesong yang berada di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi favorit baru untuk anak-anak bermain air. Keunikan Sumber Ngesong, selain letaknya yang tidak jauh dari Kota Batu atau bisa ditempuh dengan perjalanan menggunakan angkutan kota arah Taman Rekreasi Selecta, lokasi ini bisa dinikmati secara gratis.</p>



<p>Sumber air ini, posisinya berada di tengah tebing. Sementara sumber air di lokasi ini, banyak bermunculan di antara bebatuan. Sedangkan di bagian bawah sumber ini, terdapat aliran sungai. Sehingga, jika dilihat seperti tampak bangunan rooftop dan bisa melihat pemandangan dengan udara yang sejuk.</p>



<p>Salah satu pengunjung Sumber Ngesong, Muslikin (40) warga Desa Beji, mengatakan bahwa dirinya sering bersama keluarga mengunjungi sumber itu. &#8220;Ya, kalau saya seminggu sekali datang ke sini. Karena, di sini aman. Anak saya bisa bebas bermain. Juga airnya sangat bersih,&#8221; terangnya di Sumber Ngesong, Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (10/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kejernihan air dan udara segar di Sumber Ngesong, paparnya, menjadikan kawasan ini sangat menjadi favorit anak-anak. Bahkan, anak-anak bisa bebas berandam tanpa khawatir flu atau pilek.</p>



<p>&#8220;Anak saya, selama bermain air di sumber ini tidak pernah batuk atau flu. Dan, di sini juga kami sering mengajak anak-anak tetangga hingga saudara,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Salah satu warga RT03 RW04 Dusun Kungkuk, Tumidi, mengatakan bahwa selama ini warga sekitar selalu melakukan kerja bakti di area sumber air. Tujuannya, agar kawasan selalu bersih dan bisa dimanfaatkan oleh semua warga.</p>



<p>“Selama ini tidak ada kendala terkait sumber air. Justru, warga telah mempunyai kolam ikan demi menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya mengaku, warga Dusun Kungkuk mendapatkan sumber air yang melimpah. Karenanya, akan selalu menjaga kawasan tetap bersih dan indah. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Simak Pentingnya Pemberian ASI untuk Anak Bawah Tiga Tahun, Ini Kata Pakar</title>
		<link>https://memontum.com/simak-pentingnya-pemberian-asi-untuk-anak-bawah-tiga-tahun-ini-kata-pakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Susu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ahli Gizi Puskesmas Arjuno, Kota Malang, Hani Febrianti, beberkan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi para anak bawah tiga tahun (Batita). Sebab, hal itu sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya anak, termasuk dalam mencegah terjadinya stunting. Menurut Hani, pemberian ASI itu sangat penting dan banyak keunggulan yang didapat. Seperti, bisa menjaga antibody anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ahli Gizi Puskesmas Arjuno, Kota Malang, Hani Febrianti, beberkan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi para anak bawah tiga tahun (Batita). Sebab, hal itu sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya anak, termasuk dalam mencegah terjadinya stunting.</p>



<p>Menurut Hani, pemberian ASI itu sangat penting dan banyak keunggulan yang didapat. Seperti, bisa menjaga antibody anak dari berbagai penyakit, kemudian lebih murah, bersih, steril dan sehat.</p>



<p>“Bayi yang diberikan ASI ini lebih sehat dan minim terkena penyakit, terutama diare. Karena adanya kolostrum yang diperoleh dari ASI, untuk perbaikan asupan gizi,” ucap Hani, saat sosialisasi terkait pentingnya pemberian ASI, Jumat (27/01/2023).</p>



<p>Tentunya, ASI juga dapat mencegah Batita dari terjadinya stunting. Karena, asupan gizi yang diterima tercukupi. Itu tentunya juga mempengaruhi pada berat badan (BB) anak, yang tercatat dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).</p>



<p>“Dengan diberikan ASI tentu kualitasnya itu bagus dan bayi akan sehat. Ini akan berpengaruh juga pada BB anak. Insyaallah BB mengikuti minimal di dalam buku KIA. Pasti grafiknya akan bagus,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut pihaknya juga memberikan pesan, agar para ibu menyusui, bisa lebih maksimal dalam memberikan ASI pada anak. Kemudian, bisa lebih menjaga kesehatan dan menjaga kebersihan. Karena hal tersebut saling terkait, dalam menjaga tumbuh kembangnya anak.</p>



<p>“Asupan yang diberikan pada anak, itu harus sesuai kebutuhan. Kemudian infeksi atau kesakitan dihindari, kalau bisa sehat. Kemudian penggunaan air bersih. Apakah airnya itu dimasak atau berwarna, bau, dan sebagainya. Itu harus tetap diwaspadai,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Operation Balai Pusat Latihan Perhotelan (BPLP) Brawijaya Malang, Mira Suhartanti, mengatakan jika dengan memberikan ASI yang bagus pada anak, tentu ke depannya juga akan menciptakan generasi yang cerdas dan berkualitas. Sehingga, edukasi terkait dengan ASI kepada para ibu menyusui sangat penting untuk dilakukan.</p>



<p>“Jadi ibu muda yang mengASIhi bisa lebih teredukasi, bagaimana cara menyusui anak yang baik. Kemudian, pola makanan dan gizi yang baik untuk dikonsumsi selama menyusui itu bagaimana,” imbuh Mira.</p>



<p>Sebagai informasi, BPLP sendiri merupakan sebuah lembaga pelatihan, yang bukan hanya memberikan pelatihan saja. Melainkan, juga akan memberikan pengetahuan baru atau edukasi yang penting dan dibutuhkan oleh masyarakat luas. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182095</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sembilan Pelaku Pengeroyokan di Desa Sukorejo Trenggalek Dibekuk Petugas, Empat Diantaranya Masih Anak-anak</title>
		<link>https://memontum.com/sembilan-pelaku-pengeroyokan-di-desa-sukorejo-trenggalek-dibekuk-petugas-empat-diantaranya-masih-anak-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2021 15:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sukorejo]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sembilan orang remaja diduga pelaku pengeroyokan berhasil dibekuk Satreskrim Polres Trenggalek. Sejumlah tersangka tersebut, diduga terlibat aksi kekerasan yang berlangsung pada Sabtu (04/12/2021) di Jalan Raya Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiyasi Wiyatputera, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres, menjelaskan bahwa sembilan orang yang berhasil diamankan adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sembilan orang remaja diduga pelaku pengeroyokan berhasil dibekuk Satreskrim Polres Trenggalek. Sejumlah tersangka tersebut, diduga terlibat aksi kekerasan yang berlangsung pada Sabtu (04/12/2021) di Jalan Raya Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiyasi Wiyatputera, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres, menjelaskan bahwa sembilan orang yang berhasil diamankan adalah terduga tindak pidana kekerasan terhadap seorang korban berinisial ZA. Kesembilan orang itu, diantaranya berinisial AFT (21), MYT (18), AIS (20) RN (19) dan BW (18). Kemudian ada 4 orang lainnya dilakukan diversi karena masih dibawah umur.</p>



<p>&#8220;Dari 5 remaja yang ditahan, 4 diantaranya merupakan warga Kecamatan Gandusari. Dan 1 lainnya warga Kecamatan Kampak,&#8221; terang Kapolres, Selasa (07/12/2021) sore.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Kapolres juga menerangkan, bahwa kejadian tersebut berawal dari selisih paham hingga kemudian terjadi penganiayaan secara bersama-sama. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka. &#8220;Jajaran Satreskrim Polres Trenggalek kemudian turun tangan dan kurang dari 1X24 jam, seluruh pelaku bisa diamankan,&#8221; tambah Kapolres.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, turut ditunjukkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas. Diantaranya, batu, beberapa batang kayu, kaos dan celana, sepeda motor, pecahan lampu sein motor, tas, helm dan sabit.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, kesembilan pemuda masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan. &#8220;Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-1e KUHPidana Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,&#8221; paparnya <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159821</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
