<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bangunan runtuh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bangunan-runtuh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Apr 2022 11:57:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bangunan runtuh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Enam Rumah di Muharto Kota Malang Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/enam-rumah-di-muharto-kota-malang-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 11:57:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Enam rumah di kawasan Jalan Muharto Gang 5B RT 05 RW 06 Kota Malang, Selasa (05/04/2022) siang, mengalami ambrol. Ketua RT05, M Cholil, mengatakan bahwa sejak dua minggu lalu sudah muncul retakan di sejumlah rumah. Diduga, keretakan rumah itu diakibatkan hujan deras yang kerap kali terjadi. “Dua hari terakhir retaknya makin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Enam rumah di kawasan Jalan Muharto Gang 5B RT 05 RW 06 Kota Malang, Selasa (05/04/2022) siang, mengalami ambrol. Ketua RT05, M Cholil, mengatakan bahwa sejak dua minggu lalu sudah muncul retakan di sejumlah rumah. Diduga, keretakan rumah itu diakibatkan hujan deras yang kerap kali terjadi.</p>



<p>“Dua hari terakhir retaknya makin lebar. Pagi tadi, firasat warga semakin nggak enak. Di lokasi yang retakannya melebar, sempat kita kurangi gentengnya untuk mengurangi beban. Tetapi ternyata percuma,” kata Cholil, Selasa (05/04/2022) tadi.</p>



<p>Enam rumah yang terletak di bantaran sungai Brantas, itu ambrol dalam dua waktu yang berbeda. Pertama pada sekitar pukul 10.00 dan kedua sekitar pukul 11.30.</p>



<p>“Jadi sekitar pukul 10.00, tiga rumah warga yang ada disamping rumah itu ambrol bersamaan. Kemudian sekitar pukul 11.30, rumah saya bersama dua rumah lain ikutan ambrol. Jadi total ada 6 rumah ambrol,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>

<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sebelum kejadian tersebut, terangnya, pada pagi hari warga sudah mengamankan barang-barang yang ada di dalam rumah. Sehingga, saat rumah ambrol, barang milik warga tetap terselamatkan.</p>



<p>“Jadi 6 KK ini selamat semua, karena pada pagi hari tadi sudah mengeluarkan perabotannya semua,” tambahnya.</p>



<p>Perlu diketahui, longsor tersebut ternyata bukan kali pertama terjadi. Beberapa tahun lalu, sempat terjadi di kawasan tersebut. Lalu, tahun 2021 pihaknya sudah melakukan pengajuan kepada Balai Besar Surabaya terkait plengsengan Sungai Brantas.</p>



<p>“Tapi Balai Besar tidak ada respon sampai saat ini. Sebenarnya, kita mengajukan ke Balai Besar hingga Provinsi Jawa Timur, karena di Musrenbang tingkat kota itu tidak ada anggaran untuk plengsengan,” terangnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tembok Pagar TPA Ambruk, Ini Alasan PPK DLH Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/tembok-pagar-tpa-ambruk-ini-alasan-ppk-dlh-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 14:01:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan runtuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2088-tembok-pagar-tpa-ambruk-ini-alasan-ppk-dlh-jombang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8212; Sepanjang 57 meter pagar tembok Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang yang berada di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Jombang Jawa Timur ambruk. Belum diketahui secara pasti penyebab ambruknya bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan oleh CV. Karya Raya, dan diawasi oleh CV. Anrifah Enginering tersebut. Namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8212; Sepanjang 57 meter pagar tembok Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang yang berada di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Jombang Jawa Timur ambruk.</p>
<p>Belum diketahui secara pasti penyebab ambruknya bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan oleh CV. Karya Raya, dan diawasi oleh CV. Anrifah Enginering tersebut. Namun pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari DLH Jombang, yakni Ulum, mengaku bahwa penyebab ambruknya pagar tembok tersebut bukanlah karena masalah kontruksi.</p>
<p>“Gak mungkin rusak sepanjang itu, jika penyebabnya ada kendala di kontruksi bangunan, karena setiap 12 meter ada dilatasi (re : sebuah sambungan atau garis pada sebuah bangunan yang karena sesuatu hal memiliki sistim struktur berbeda),” kata Ulum  saat dikonfirmasi melalui sambungan aplikasi WhatsApp (WA), Rabu 25 Oktober 2017.</p>
<p>Saat ditanya apakah penyebab ambruknya bangunan pagar tembok, yang didanai oleh Anggaran Program Belanja Daerah (APBD), sebesar 276 juta tersebut. Pihaknya mengatakan jika penyebab ambruk bangunan tersebut, dikarenakan factor human eror.” Diduga karena pengrusakan oleh oknum mas, dan oleh pihak rekanan sudah dilaporkan ke Polisi,” ujar Ulum.</p>
<p>Namun saat ditanya dilaporkan ke pihak Polres atau Polsek, dan adakah bukti surat laporan polisi, pihaknya menuturkan, bahwa pekerjaan tersebut masih dalam tahap pengerjaan oleh rekanan dan belum diserahkan ke Dinas.” Yang lapor rekanan dan yang bawa surat LP nya ya pihak rekanan,” ungkap Ulum.</p>
<p>Ketika disinggung tentang langkah apa yang akan diambil oleh Dinas, khususnya oleh PPK yang menangani masalah pengadaan pekerjaan pembangunan tembok pagar tersebut, pihaknya mengatakan sudah melakukan rapat dengan pihak rekanan.” Hasilnya rekanan harus memperbaiki pagar yang ambruk, dan harus selesai sesuai dengan jadwal sesuai kontrak. Dan waktu itu dinas juga merekomendasi pada rekanan untuk melapor ke Polisi,” tegasnya.</p>
<p>Akan tetapi saat pihak PPK diminta untuk menunjukkan bukti surat laporan polisi (LP), atas kejadian ambruknya tembok pagar TPA yang masih dalam proses pembangunan tersebut, pihak PPK tetap tidak bisa menunjukkan dan berdalih bahwa surat bukti pelaporan tersebut ada pada pihak rekanan.</p>
<p>Sementara itu Hambali yang merupakan pemilik CV. Karya Raya, saat dihubungi melalui sambungan telephon seluler, yang terdengar adalah “ nomer yang anda hubungi sedang diluar jangkauan.” <strong>(ela/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2088</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atap dan Tembok Bekas Depot Makan Ria Ambruk</title>
		<link>https://memontum.com/atap-dan-tembok-bekas-depot-makan-ria-ambruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2017 08:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/307-atap-dan-tembok-bekas-depot-makan-ria-ambruk</guid>

					<description><![CDATA[# 5 Pekerja Selamat, 4 Tertimpa Runtuhan, Tulang Patah Memontum Situbondo &#8211; Naas menimpa 4 pekerja bangunan Atap dan Tembok Bekas Depot Makan Ria di jalan madura Situbondo yang sedang direnovasi bangunannya tiba-tiba ambruk, Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 10.15 WIB. Keterangan yang berhasil dihimpun Memontum, Satu pekerja yang sedang berada di bawah atap tembok setinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># 5 Pekerja Selamat, 4 Tertimpa Runtuhan, Tulang Patah</strong></h2>
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Naas menimpa 4 pekerja bangunan Atap dan Tembok Bekas Depot Makan Ria di jalan madura Situbondo yang sedang direnovasi bangunannya tiba-tiba ambruk, Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 10.15 WIB.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun Memontum, Satu pekerja yang sedang berada di bawah atap tembok setinggi empat meter itu mengalami patah tulang dibagian kaki kanan dan Luka-luka seketika karena tertimpa reruntuhan. Sedangkan Tiga pekerja lainnya dalam kondisi luka berat. Para korban luka saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Abdoer Rahem Situbondo.</p>
<p> <em>4 Pekerja saat mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUD Abdoer Rahem Situbondo<strong> (im)</strong></em></p>
<p>Atap dan Tembok yang ambruk terlihat tembok bagian luar yang sedang direnovasi bangunannya sebagai bagian dari perluasan areal yang rencananya untuk Klinik dan Laboratorium yang terletak di seputaran jalan madura,Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo tersebut.</p>
<p>Diduga karena tiupan angin kencang di lokasi, sehingga sisi barat tembok luar yang sudah kayu atapnya rapuh dan masih basah serta besi slop kurang bagus kualitasnya itu tiba-tiba ambruk. Dari tembok sepanjang 10 meter, 20 meter runtuh rata dengan tanah.</p>
<p> <em>5 orang pekerja yang selamat saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Panji. <strong>(im)</strong></em></p>
<p>Kejadian yang berlangsung cepat itu mengagetkan para pekerja yang sedang bekerja di bawahnya. Dari sekitar 9 orang pekerja, 4 orang diantara mengalami naas. Satu orang patah tulang di bagian kaki kanannya, tiga orang lainnya mengalami luka berat.</p>
<p>Arifin (40) salah satu pekerja yang selamat saat diwawancarai Memontum mengatakan, kejadian ambruknya atap dan bangunan tersebut berawal dari terdengar suara brakk dari depan bangunan yang masih direnovasi.</p>
<p>&#8220;Kemudian saya melihat warga sekitar dan para pengendara pada berkerumun dan berteriak minta tolong lalu saya bergegas membantu mengangkat kayu reruntuhan atap dan tembok yang menimbun 4 pekerja yaitu Yudi,sahri,dedi,Nur yang saat itu lagi merintih kesakitan minta tolong,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Ditambahkan Arifin, 5 lekerja yang memasang keramik lantai di bagian dalam bangunan semuanya selamat diantaranya saya (Arifin&#8211;red), Dimas, Viko, Mus, Kus Semua para pekerja berasal dari Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Kapolsek Panji AKP Hariyono, melalui Bripka Agus M kepada wartawan Memontum di lokasi mengatakan saat ini belum bisa dipastikan penyebab ambruknya atap dan tembok bangunan tersebut.</p>
<p>Dia beserta jajarannya masih memeriksa pihak kontraktor pelaksana, mandor lapangan serta para pekerja yang selamat dan juga pemilik yang bernama Amrullah dari Sidoarjo. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">307</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
