<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Barongsai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/barongsai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Feb 2022 11:23:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Barongsai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Barongsai Road To Tenant Hibur Pengunjung Matos</title>
		<link>https://memontum.com/barongsai-road-to-tenant-hibur-pengunjung-matos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2022 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Matos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Peringatan Tahun Baru Imlek 2022 tampak meriah di Malang Town Square (Matos). Para pengunjung dihibur oleh pertunjukan 5 barongsai dalam rangkaian Barongsai Road To Tenant, Selasa (01/02/2022). Pertunjukan Barongsai dimulai sejak pukul 11.00 hingga berakhir pada pukul 14.35. Marketing Communication Manager Matos, Sasmitha Rahayu, mengatakan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek 2022 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peringatan Tahun Baru Imlek 2022 tampak meriah di Malang Town Square (Matos). Para pengunjung dihibur oleh pertunjukan 5 barongsai dalam rangkaian Barongsai Road To Tenant, Selasa (01/02/2022). Pertunjukan Barongsai dimulai sejak pukul 11.00 hingga berakhir pada pukul 14.35.</p>



<p>Marketing Communication Manager Matos, Sasmitha Rahayu, mengatakan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek 2022 di Matos berlangsung cukup sederhana jika dibandingkan dengan perayaan sebelum pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Tahun ini kita buat acara minimize. Kita tetap adakan Barongsai Road To Tenant. Namun, acaranya kita persingkat dan properti juga tidak selengkap tahun-tahun sebelumnya,&#8221; kata Sasmitha Rahayu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Penampilan Barongsai di Matos, atraksinya terlihat sangat menarik dengan atribut dominan warna merah dan kuning. Para pengunjung yang melihat atraksi Barongsai juga terlihat sangat terhibur. &#8220;Tiap lantai kita Road Show ke Tenant. Antusiasme pengunjung luar biasa, bahkan banyak yang memberikan angpau,&#8221; imbuh Sasmitha.</p>



<p>Ia juga memastikan penerapan protokol lesehatan Covid-19 berjalan dengan sangat ketat. Bahwa setiap pengunjung dicek suhu tubuhnya, wajib mengenakan masker, mencuci tangan, hand sanitizer dan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 dengan aplikasi PeduliLindungi. &#8220;Semoga bisa menghibur masyarakat di tengah pandemi Covid-19,&#8221; ujarnya. <strong>(Cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perhotelan Tetap Adakan Blessing Ceremony Sambut Imlek dengan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/perhotelan-tetap-adakan-blessing-ceremony-sambut-imlek-dengan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal itu terlihat dari Harris Hotel &#38; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.</p>



<p>Hal itu terlihat dari Harris Hotel &amp; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone Forum Restaurant Malang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dimasa pandemi ini kita tetap lakukan Blessing Ceremony. Namun yang berbeda adalah protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini,&#8221; ujar Asst Marketing &amp; Brand Manager Harris, Gledy Webyansyah, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Upacara yang dilakukan di area hotel itu, dilakukan bersama dengan Klenteng Eng An Kiong sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Untuk Blessing Ceremony itu sendiri, dilakukan dengan beberapa barongsai yang mengelilingi di seluruh area hotel untuk membersihkan dari hawa yang negative.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca Juga :<a href="https://memontum.com/134454-disporapar-malang-siapkan-becak-sebagai-transportasi-wisata-untuk-mendukung-terminal-wisata-madyupuro#ixzz6mDxEjhEO" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Disporapar Malang Siapkan Becak Sebagai Transportasi Wisata Untuk Mendukung Terminal Wisata Madyupuro</a></strong></p>



<p>&#8220;Selain itu, pastinya juga tetap menjaga kesenian tradisional dari Cina yang memiliki sebuah makna dan cerita,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Disisi lain, Sie Liongsay Kelenteng Eng An Kiong, Brilliant Matriwiria, juga mengungkapkan persiapan sebelum upacara. &#8220;Persiapannya banyak,&nbsp; mulai dari peralatan barongsai yang baru, latihan, dan yang terpenting tidak lupa sembahyang kepada Tuhan dan Dewa di Kelenteng sebelum berangkat acara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkan, di tahun Shio Kerbau ini mempunyai karakter pekerja keras tangguh dan rajin. &#8220;Harapan baik untuk Harris Malang agar semakin sempurna dalam segala aspek.</p>



<p>Apalagi dengan akan di tambahkannya restaurant baru,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Barongsai, Budaya Leluhur Tionghoa yang Tak Lekang Oleh Zaman</title>
		<link>https://memontum.com/barongsai-budaya-leluhur-tionghoa-yang-tak-lekang-oleh-zaman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2019 13:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/76820-barongsai-budaya-leluhur-tionghoa-yang-tak-lekang-oleh-zaman</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tiga ekor barongsai dengan diiringi tabuhan khas kesenian pecinan melenggak-lenggok menyusuri gang-gang sempit, di kawasan Kampung Tambak Bayan, Surabaya. Dengan atraktif ketiga barongsai itu mengunjungi kediaman rumah warga sekitar untuk sekedar memintai angpau. Tampak warga cukup antusias, ada rona bahagia ketika ikon khas China ini menghampiri rumahnya. Anak-anak yang berseliweran kesana kemari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Tiga ekor barongsai dengan diiringi tabuhan khas kesenian pecinan melenggak-lenggok menyusuri gang-gang sempit, di kawasan Kampung Tambak Bayan, Surabaya. Dengan atraktif ketiga barongsai itu mengunjungi kediaman rumah warga sekitar untuk sekedar memintai angpau. Tampak warga cukup antusias, ada rona bahagia ketika ikon khas China ini menghampiri rumahnya.</p>
<p>Anak-anak yang berseliweran kesana kemari menambah kesan harmonis di tahun barunya warga keturunan etnis Tionghoa tersebut. Sesekali bocah-bocah itupun mengasihkan seuntai amplop merah untuk mereka berikan kepada sang barongsai.</p>
<p><div id="attachment_76864" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-76864" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9789-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="BUDAYA LELUHUR : Tiga Ekor Barongsai dengan di iringi tabuhan khas kesenian pencinan mengunjungi rumah warga dengan menyusuri gang-gang sempit di kawasan Kampung Tambak Bayan Surabaya hanya untuk meminta ampao pada Hari Raya Imlek 2570, Selasa (5/2)" width="500" height="300" class="size-full wp-image-76864" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9789-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9789-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9789-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-76864" class="wp-caption-text"><strong>BUDAYA LELUHUR : Tiga Ekor Barongsai dengan di iringi tabuhan khas kesenian pencinan mengunjungi rumah warga dengan menyusuri gang-gang sempit di kawasan Kampung Tambak Bayan Surabaya hanya untuk meminta ampao pada Hari Raya Imlek 2570, Selasa (5/2) (Memo X/rofido)</strong></p></div></p>
<p>Usai berkeliling di gang-gang kampung, tiga barongsai itu juga mengunjungi Yayasan Darma Mulia yang tak jauh dari pemukiman warga. “Tiap tahun ya seperti ini karena ini tradisi kami yang harus tetap dijaga,” ungkap Lim Kem Hao koordinator acara, di sela-sela pertunjukan, Selasa (5/2).</p>
<p>Pria yang lekat dipanggil Cak Gepeng ini mengaku jika tradisi ini bermula pada tahun 2013 silam. Menurut pengamatannya, tiap tahun warga sangat antusias untuk menyaksikan pertunjukkan ini.</p>
<p>Meski Kampung Pecinan Tambak Bayan ini dihuni mayoritas warga keturunan Tionghoa, tak jarang pula beberapa warga etnis lokal seperti Jawa dan Madura membaur menjadi satu untuk merayakan Tahun Baru Imlek.</p>
<p>“Saya lihat bukan hanya keturunan China saja yang gemar menyaksikan. Tapi banyak juga kok warga pribumi yang hadir menonton ini,” akunya</p>
<p>Sementara itu, usai rumahnya didatangi oleh ketiga barongsai, Wijaya selaku warga sekitar bangga sekaligus senang karena bisa memberikan angpau. Karena menurutnya hal itu adalah sebuah tradisi dari leluhur yang harus tetap dilestarikan.</p>
<p>“Senang kalau ada barongsai bisa ngasih angpau. Karena sedari dulu inilah tradisi kami. Semoga warga Indonesia keturunan Tionghoa tak lupa demgan tradisi mereka semdiri,” tutupnya. <strong>(sur/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76820</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
