Kota Malang

Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah

Diterbitkan

-

KUNJUNGAN: Wakil Menteri Agama RI, Romo R Muhammad Syafi'i, saat berkunjung ke MAN 2 Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu madrasah unggulan di Indonesia. Tidak hanya konsisten menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) selama 10 tahun berturut-turut, madrasah ini juga dipercaya Kementerian Agama (Kemenag) RI sebagai percontohan nasional dalam penguatan tata kelola komite madrasah.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, mengatakan budaya berprestasi terus ditanamkan kepada setiap peserta didik baru melalui Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Dalam kegiatan yang digelar pekan lalu itu, ratusan siswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan madrasah, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai budaya akademik, pembentukan karakter, serta tradisi berprestasi yang telah menjadi identitas MAN 2 Kota Malang.

“Melalui seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA, peserta didik dapat mengeksplorasi potensi, mengenal budaya madrasah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat berprestasi. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap kegiatan dengan antusias, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Samsudin, Senin (20/07/2026) tadi.

Budaya tersebut bukan sekadar slogan. Selama satu dekade terakhir, MAN 2 Kota Malang mampu mempertahankan prestasinya di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Konsistensi itu bahkan mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Agama RI, Romo R. Muhammad Syafi’i, saat berkunjung ke MAN 2 Kota Malang beberapa waktu lalu.

Advertisement

Tentu, capaian tersebut membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga ilmu pengetahuan. “Keberhasilan MAN 2 Kota Malang dalam meraih prestasi di Olimpiade Sains Nasional membuktikan bahwa murid madrasah mampu menguasai ilmu pengetahuan secara luar biasa. Ini menjadi bagian dari redefinisi pendidikan Islam di Indonesia,” ucapnya.

Baca juga :

Ditambahkan Samsudin, bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru pembimbing, tenaga kependidikan, hingga komite madrasah. Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, MAN 2 Kota Malang juga kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional. Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI menetapkan MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu percontohan nasional dalam penguatan tata kelola komite madrasah.

“Hal tersebut ditandai dengan keikutsertaan madrasah dalam Koordinasi Teknis Penguatan Peran dan Tata Kelola Komite Madrasah yang digelar di Jakarta. Sebanyak 33 peserta hadir secara luring, termasuk perwakilan MAN 2 Kota Malang,” ucapnya.

Salah satu praktik yang mendapat perhatian yakni pengelolaan keuangan komite yang dilakukan secara terbuka, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan. Seluruh program komite juga diselaraskan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) sehingga mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.

Advertisement

“Komite MAN 2 Kota Malang tidak hanya memberikan dukungan terhadap program madrasah, tetapi juga mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh pengelolaan anggaran disinergikan dengan RKAM sehingga setiap program berjalan efektif, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Samsudin.

Dirinya berharap, pengakuan dari Kementerian Agama tersebut menjadi motivasi bagi MAN 2 Kota Malang untuk terus menjaga budaya prestasi sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan. Dengan bekal karakter yang ditanamkan sejak MATAMUDA, prestasi akademik yang konsisten di tingkat nasional, serta sistem pengelolaan yang profesional, MAN 2 Kota Malang optimistis terus melahirkan generasi unggul yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas