<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>beli &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/beli/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Aug 2023 09:41:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>beli &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dongkrak Ekonomi Lokal Trenggalek, Mas Ipin Keluarkan Edaran untuk ASN Agar Beli Beras Petani</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-ekonomi-lokal-trenggalek-mas-ipin-keluarkan-edaran-untuk-asn-agar-beli-beras-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[agar]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[edaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ipin]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengeluarkan surat edaran untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Keripik Tempe, agar membeli beras dari petani lokal. Hal tersebut disampaikan bupati, dalam kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari. Dalam kesempatan itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan alasannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengeluarkan surat edaran untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Keripik Tempe, agar membeli beras dari petani lokal. Hal tersebut disampaikan bupati, dalam kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan alasannya mengeluarkan edaran bagi ASN agar membeli beras dari petani lokal Trenggalek. &#8220;Tujuannya, karena ingin menggerakkan ekonomi lokal Trenggalek. Dengan membeli beras petani lokal, maka akan tercipta pasar untuk beras beras lokal Trenggalek. Tinggal para petani bagaimana cara menekan ongkos produksi, sehingga mereka tidak merugi,&#8221; kata Mas Ipin, Rabu (02/08/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin, kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida, bisa disikapi petani dengan membuat pupuk pestisida sendiri. Makanya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak seluruh Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek untuk melakukan Studi banding dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Gandusari.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Percuma kalau menggunakan pupuk kimia, bila hasilnya tetap seperti itu-itu saja. Bahkan, membuat tanah semakin keras. Dengan membuat pupuk sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar, diharapkan ongkos produksi benar-benar bisa ditekan. Murah karena bahan bakunya berasal dari limbah yang ada di sekitar kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Beras sendiri, sambungnya, merupakan salah satu kebutuhan pokok. Sehingga harganya tidak mungkin mahal. Bila harganya mahal, tentunya pemerintah akan melakukan upaya-upaya tertentu untuk menekan harga beras ini.</p>



<p>Apalagi kenaikan harga beras akan berpengaruh pada inflasi, maka turunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. &#8220;Ini teman teman Gapoktan saling belajar dengan paguyuban. Jadi, syarat belajar bagaimana caranya menghasilkan beras yang kualitasnya baik,&#8221; kata suami Novita Hardiny.</p>



<p>Pada dasarnya selain sosialisasi, ujarnya, Pemkab juga sudah membuat surat edaran kepada ASN itu membeli beras dari petani lokal. Sebenarnya edaran ini semata-mata dalam rangka menggerakkan ekonomi lokal.</p>



<p>&#8220;Pak Presiden sendiri saja pingin TKDN, produk-produk dalam negeri itu diserap lebih, apalagi ini di level petani. Kita tahu siapa yang menjamin petani terkait pemasarannya. Mereka kalau tidak kena ijon, harganya juga murah. &#8220;Jadi yang harus melindungi pertama kali, ya kita sebagai abdi negara. Kita yang selama ini digaji oleh rakyat juga harus peduli kepada rakyat dengan membeli beras petani lokal kita,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Datangi Festival Tabut 2023 Bengkulu dan Beli Jajanan Gulali</title>
		<link>https://memontum.com/presiden-jokowi-datangi-festival-tabut-2023-bengkulu-dan-beli-jajanan-gulali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gulali]]></category>
		<category><![CDATA[jajanan]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tabut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193816</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Festival Tabut 2023 yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka Bengkulu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Rabu (19/07/2023) malam. Presiden tiba di Festival Tabut 2023, sekitar pukul 19.15. Dengan mengenakan kaus berwarna coklat lengan panjang, Presiden Jokowi disambut antusiasme masyarakat yang hadir di sana. Presiden pun tampak melambaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Bengkulu </strong>&#8211; Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Festival Tabut 2023 yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka Bengkulu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Rabu (19/07/2023) malam. Presiden tiba di Festival Tabut 2023, sekitar pukul 19.15.</p>



<p>Dengan mengenakan kaus berwarna coklat lengan panjang, Presiden Jokowi disambut antusiasme masyarakat yang hadir di sana. Presiden pun tampak melambaikan tangan untuk menyapa para pengunjung sambil berjalan kaki untuk berkeliling di area festival.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketika berkeliling, Presiden Jokowi tampak berhenti saat melewati penjual gulali dan membeli sebanyak lima gulali. &#8220;Satu-satu, ini saya dua,” kata Presiden Jokowi sambil bergurau seraya membagikannya kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.</p>



<p>Presiden pun juga mengeluarkan tiga lembar uang pecahan Rp 50 ribu, kepada penjual tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih, Pak,” kata penjual gugali tersebut bahagia.</p>



<p>Selain berkeliling menikmati suasana festival, Presiden Jokowi juga beberapa kali berswafoto bersama masyarakat yang hadir meramaikan acara tersebut. Sekira satu jam berada di sana, Presiden Jokowi meninggalkan area festival untuk kembali ke hotel tempatnya bermalam. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193816</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadisdikbud Kota Malang Ingatkan Wali Murid Agar Tak Beli Seragam di Sekolah Jika Memberatkan</title>
		<link>https://memontum.com/kadisdikbud-kota-malang-ingatkan-wali-murid-agar-tak-beli-seragam-di-sekolah-jika-memberatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[agar]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jika]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[memberatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Murid]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[seragam]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang tahun ajaran baru, wali murid biasanya perlu melakukan sejumlah persiapan. Seperti salah satunya, menyiapkan seragam baru. Hanya saja, tingginya harga seragam di sekolah, terkadang menuai keluhan wali murid. Seperti, keharusan membeli dua jenis seragam dengan harga Rp 500 ribu. Menanggapi masalah tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang tahun ajaran baru, wali murid biasanya perlu melakukan sejumlah persiapan. Seperti salah satunya, menyiapkan seragam baru.</p>



<p>Hanya saja, tingginya harga seragam di sekolah, terkadang menuai keluhan wali murid. Seperti, keharusan membeli dua jenis seragam dengan harga Rp 500 ribu.</p>



<p>Menanggapi masalah tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menghimbauan agar tidak memaksa membeli seragam sekolah melalui koperasi sekolah. Pihaknya memberikan kebebasan kepada wali murid, dalam memilih sumber pembelian seragam.</p>



<p>&#8220;Untuk seragam, biasanya tersedia di koperasi sekolah. Namun, jika ingin membeli di sekolah atau bahkan di pasar, semua boleh. Yang penting, seragam tidak akan menyulitkan, karena pasti tersedia di pasaran,&#8221; kata Suwarjana, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Suwarjana juga menyampaikan keraguan terhadap harga seragam sebesar Rp 500 ribu. Menurutnya, dengan hanya dua jenis seragam (olah raga dan batik, red), harga tersebut tidak masuk akal.</p>



<p>&#8220;Jika hanya terdiri dari dua jenis seragam (olah raga dan batik), tidak mungkin harganya mencapai Rp 500 ribu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Suwarjana juga menekankan, bahwa siswa baru yang belum menggunakan seragam baru, agar tidak menjadi masalah. Karena, tidak ada ketentuan yang mengharuskan siswa menggunakan seragam baru dalam waktu tertentu.</p>



<p>&#8220;Artinya, jika siswa belum menggunakan seragam baru, itu tidak masalah. Misalnya, siswa SMP dapat menggunakan seragam SMP hingga mereka mendapatkannya. Tidak ada ketentuan yang menyatakan bahwa seragam SMP harus digunakan dalam waktu satu bulan, hal itu tidak berlaku,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul Katar Kurungrejo Nganjuk, Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Waspada dalam Jual Beli Online</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-katar-kurungrejo-nganjuk-kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-waspada-dalam-jual-beli-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jual]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kurungrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193272</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online. Untuk memberikan bekal pemahaman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online.</p>



<p>Untuk memberikan bekal pemahaman, serta agar tidak menjadi korban penipuan saat bertransaksi secara online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan karang taruna (Katar) desa setempat, akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Hati-hati dalam Jual Beli Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen sekaligus digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti, pengurus Relawan TIK Tulungagung, Ary Sunaryo dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarNganjuk1507. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, agar tidak menjadi korban penipuan online saat bertransaksi, pengguna digital perlu waspada dan berhati-hati. Ada beberapa cara menghindari penipuan online, apabila hendak menggunakan layanan jual beli di toko online.</p>



<p>”Yakni: perhatikan harga, pastikan foto barang yang dibeli adalah asli, sebaiknya cash on delivery (COD), manfaatkan jasa pihak ketiga, dan menyimpan nomor resi,” rinci Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Dengan memperhatikan harga barang yang dijual, lanjut Kemenkominfo, kita akan terhindar dari penipuan. Selain itu, sebaiknya juga jangan mudah tergiur dengan harga murah yang dibanderol oleh pembeli. ”Selalu waspada apabila harga yang ditawarkan terlampau murah dibanding harga pada umumnya. Bisa jadi itu termasuk modus penipuan,” tegasnya.</p>



<p>Trik lain yang banyak dilakukan oleh penjual, ialah ketidaksesuaian antara foto yang dipajang dengan barang yang dikirim. Untuk itu, sebelum terjadi kesepakatan dengan penjual, sebaiknya minta dikirim foto terbaru dari barang yang akan dibeli.</p>



<p>”Agar lebih meyakinkan, mintalah foto lebih dari satu untuk memastikan bahwa barang tersebut benar-benar ada di tangan penjual tersebut,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, penggunaan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan apabila tidak memungkinkan terjadinya COD. Jasa pihak ketiga ini merupakan jasa rekening bersama atau biasa disebut ’rekber’. Rekber digunakan oleh penjual dan pembeli untuk menghindari terjadinya penipuan.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tarik Pembeli Hewan Kurban, Penjual di Kota Malang Beri Promo Beli Satu Gratis Satu</title>
		<link>https://memontum.com/tarik-pembeli-hewan-kurban-penjual-di-kota-malang-beri-promo-beli-satu-gratis-satu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<category><![CDATA[promo]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tarik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan lebaran Idul Adha 1444 Hijiriah, banyak ditemui sejumlah penjual hewan kurban di Kota Malang. Seperti salah satunya, yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Salah satu marketing penjual hewan kurban, Anas, menyampaikan jika pihaknya menjual hewan kurban dengan menawarkan sebuah promo yang menggiurkan. Yaitu, beli satu hewan gratis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan lebaran Idul Adha 1444 Hijiriah, banyak ditemui sejumlah penjual hewan kurban di Kota Malang. Seperti salah satunya, yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang.</p>



<p>Salah satu marketing penjual hewan kurban, Anas, menyampaikan jika pihaknya menjual hewan kurban dengan menawarkan sebuah promo yang menggiurkan. Yaitu, beli satu hewan gratis satu. Promo tersebut diberikan, pasalnya lapak miliknya baru saja dibuka pada Sabtu (24/06/2023) ini.</p>



<p>“Khusus hari ini, karena baru pertama buka dan kita ada promo beli satu gratis satu. Untuk harganya sendiri, mulai dari sekitar Rp 3 jutaan. Besok sudah tidak tersedia promo, karena promonya khusus hari ini,” kata Anas.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa jika kambing yang dijualkan pun beragam. Mulai dari kambing jantan, kambing jawa dan kambing betina. Perhari ini pun, pihaknya menyediakan sebanyak 150 ekor kambing yang dijual.</p>



<p>“Jadi kalau beli kambing jantan atau kambing jawa, nanti bonusnya kambing betina. Walaupun betina, harga jualnya mulai dari sekitar Rp 1,8 jutaan dan kalau beli yang kambing jantan, itu dengan harga sekitar Rp 3 jutaan,” tambahnya.</p>



<p>Jika di tahun sebelumya mampu menjual sebanyak 3 ribu ekor kambing, maka pihaknya berharap di tahun ini bisa mencapai 5 ribu ekor. Tentunya, dengan kualitas sama yaitu kambing yang dijual sudah melalui proses pemeriksaan yang dilakukan oleh dinas terkait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sudah melalui pemeriksaan dan juga bekerja sama dengan dinas terkait. Kemarin juga ada pelatihan penyembelihan hewan kurban yang benar. Insyaallah, di kita untuk syarat kesehatan dan sebagainya sudah terpenuhi,” ucapnya.</p>



<p>Berbeda halnya dengan salah satu penjual hewan kurban yang berada di Jalan Karyawiguna, Kelurahan Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Malang. Pemilik lapak, Hardian Sahputra, mengaku jika di tahun ini ada penurunan pembelian hewan kurban. Terutama, untuk hewan kambing.</p>



<p>“Kalau tahun kemarin, itu banyak orang yang lebih cari hewan kambing, dari pada sapi. Karena saat itu, ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Untuk saat ini, peminat kambingnya lebih sedikit dan untuk harga kambing sekarang lebih naik,” jelas Hardian.</p>



<p>Dari 60 ekor kambing yang dijual, ujarnya, masih terjual satu ekor. Namun, pihaknya tidak menyerah untuk berjualan. Sebab, dirinya yakini jika H-3 hari sebelum pelaksaan Idul Adha, akan banyak yang membeli.</p>



<p>“Saya baru buka lapak itu mulai Kamis (22/06/2023) kemarin dan sampai hari ini masih terjual satu. Memang kalau kalau kambing, biasanya tiga hari sebelum Idul Adha itu baru pada beli. Kalau masih awal-awal, itu biasanya orang-orang cuma lihat terus tanya harganya dulu,” lanjut Hardian.</p>



<p>Untuk hewan kurban di lapak milik Hardian, ada berbagai macam jenis dan juga telah dilakukan pemeriksaan. Harga yang dijualkan, pun juga bermacam-macam, yaitu mulai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191743</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
