<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bidik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bidik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jun 2023 09:52:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bidik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tekan Risiko Stunting di Kota Malang, Dinsos P3AP2KB Bidik FKUB hingga Lurah</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-risiko-stunting-di-kota-malang-dinsos-p3ap2kb-bidik-fkub-hingga-lurah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bidik]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[FKUB]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[P3AP2KB]]></category>
		<category><![CDATA[risiko]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192057</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang mencatat bahwa saat ini ada sebanyak 3.048 bayi yang berisiko stunting di Kota Malang. Karenanya, upaya antisipasi dan beberapa langkah sosialisasi akan terus dilakukan. Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan jika ada beberapa sebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang mencatat bahwa saat ini ada sebanyak 3.048 bayi yang berisiko stunting di Kota Malang. Karenanya, upaya antisipasi dan beberapa langkah sosialisasi akan terus dilakukan.</p>



<p>Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan jika ada beberapa sebab bayi mengalami risiko stunting. Seperti, pola asuh pada bayi, kemudian kesehatan dari bayi dan pernikahan usia dini.</p>



<p>“Misalnya karena orang tuanya kerja, akhirnya sang bayi dititipkan. Lalu mengenai kesehatan bayi, itu bisa dipicu karena hamil di bawah usia 19 tahun. Kalau dari sisi kesehatan maupun dari sisi kejiwaan, tentunya dari orang tua belum siap,” ujar Donny, Rabu (28/06/2023) tadi.</p>



<p>Dari beberapa sisi itu, ujar Donny, pihaknya akan bekerjasama atau kolaborasi dengan dinas atau Kantor Urusan Agama (KUA). Dimana, pihaknya akan mendata masyarakat sebelum melangsungkan pernikahan, untuk memberikan sosialisasi dan pembinaan akan kesehatan ibu dan anak.</p>



<p>“Kami kesulitan terkait dengan pranikah terhadap calon pengantin yang beragama non muslim. Itu karena, mereka melakukan pemberkatan di tempat ibadah. Ini yang nantinya akan kita cari solusi dan pendekatan. Seperti, dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk bisa masuk ke situ,” jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, tingkat kehadiran pada bulan timbang, pun juga termasuk bisa menjadi bagian risiko stunting. Di Kota Malang sendiri, saat ini kehadirannya bulan timbang masih 75 persen. Padahal dalam aturan Permenkes, bulan timbang harus 85 persen.</p>



<p>“Karena angka tersebut, nanti akan signifikan membantu jumlah kehadiran. Sehingga, kalau jumlah kehadiran bayi itu ada banyak, kita harapkan yang datang ke posyandu itu sehat. Sehingga, prosentasenya bisa menurunkan jumlah risiko stunting,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga meminta keterlibatan dari berbagai pihak, terutama lurah dan camat yang ada di Kota Malang. Caranya, untuk bersama-sama memerangi masalah stunting yang ada. Diharapkan, angka-angka stunting di Kota Malang bisa turun dengan maksimal.</p>



<p>“Kami juga melakukan koordinasi dengan pak lurah dan pak camat, supaya masyarakat yang punya Balita juga bisa menimbangkan bayinya di Posyandu terdekat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192057</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Jatim Cabang Batu Bidik Pengembangan ke Pasar Induk Among Tani</title>
		<link>https://memontum.com/bank-jatim-cabang-batu-bidik-pengembangan-ke-pasar-induk-among-tani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bidik]]></category>
		<category><![CDATA[cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI). Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI).</p>



<p>Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Sehingga, ketika kapanpun Pasar Induk itu dibuka, maka Bank Jatim sudah siap operasional.</p>



<p>&#8220;Proses ini sudah dilakukan. Sehingga, Bank Jatim tinggal menunggu proses dari Pasar Induk,&#8221; terangnya, Selasa (27/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk tempat operasional, paparnya, sebenarnya sudah disediakan. Hanya saja, titik lokasi yang dimaksud masih belum dilihat, karena masih menunggu proses perizinann dari Bank Jatim Pusat dan BI.</p>



<p>&#8220;Titik atau tempat untuk operasional sudah ada. Tetapi, itu belum kami lihat. Kami masih izin dahulu dengan Bank Jatim Pusat serta BI,&#8221; ujar Kartika.</p>



<p>Untuk teknis pelaksanaan operasional, tambahnya, nantinya juga berproses dan melihat transaksi keuangan yang ada. Artinya, ada syarat wajib usaha di pasar. Salah satu contoh, potensi perputaran uang hingga seperti arisan simpanan di bank.</p>



<p>&#8220;Intinya semua harus lewat prosedur. Perbankkan sendiri nantinya juga akan membidik pembiayaan usaha,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192007</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
