<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Buku &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/buku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Jul 2023 13:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Buku &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Revitalisasi, Pedagang Pasar Buku Wilis Bersiap Tempati Lahan Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-revitalisasi-pedagang-pasar-buku-wilis-bersiap-tempati-lahan-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tempati]]></category>
		<category><![CDATA[Wilis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192511</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Buku Wilis mulai melakukan penataan. Salah satunya, yakni membuat lahan relokasi untuk pedagang di parkiran halaman depan Pasar Buku Wilis. Hal ini dilakukan, untuk lahan relokasi pedagang tatkala revitalisasi dilakukan. Salah satu pedagang, Sunardi, menyampaikan jika proses pengerjaan lahan relokasi pedagang tersebut terbagi menjadi dua tahap. Sementara dirinya, masuk di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Buku Wilis mulai melakukan penataan. Salah satunya, yakni membuat lahan relokasi untuk pedagang di parkiran halaman depan Pasar Buku Wilis. Hal ini dilakukan, untuk lahan relokasi pedagang tatkala revitalisasi dilakukan.</p>



<p>Salah satu pedagang, Sunardi, menyampaikan jika proses pengerjaan lahan relokasi pedagang tersebut terbagi menjadi dua tahap. Sementara dirinya, masuk di gelombang pertama penempatan lahan relokasi.</p>



<p>“Dari 36 lapak relokasi, itu sudah terbangun 18 lapak. Jadi, dalam tahap relokasi ini dibagi setengah-setengah,” kata Sunardi, di Pasar Wilis, Rabu (05/07/2023) tadi sore.</p>



<p>Karena masuk di gelombang pertama, papar Sunardi, dirinya pun harus pasrah. Itu karena, sekarang sudah masuk tahun ajaran baru untuk pendidikan, dimana merupakan waktu yang tepat untuk memanen pembeli.</p>



<p>“Sebenarnya usai pandemi, kami berharap tidak ada lagi masalah yang muncul. Tapi ternyata, ada pembangunan. Jadi ya sudah, jalani dahulu saja,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pihaknya juga mengatakan, jika lapak lahan relokasi yang akan ditempatinya berukuran sekitar 1,5 meter x 2 meter. Ukuran tersebut, tentunya lebih kecil dibandingkan ukuran lapaknya yang sekarang 2 x 3 meter. Meski begitu, dirinya tidak terlalu mempermasalahkan dan berharap bisa meraup rezeki dengan lancar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau nanti tidak cukup, ya buku-buku saya yang tidak cukup, itu nanti akan saya bawa pulang saja. Semoga ajaran baru ini, bisa lancar seperti sebelum pandemi dahulu,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Senada dengan itu, pedagang lainnya, Andri, berharap agar Pasar Buku Wilis nantinya menjadi lebih ramai dan mendapatkan kunjungan yang lebih banyak, seusai dilakukan revitalisasi. Apalagi, diakuinya bahwa kondisi pembeli belum sepenuhnya pulih.</p>



<p>“Dampak dari pandemi Covid-19 masih terasa. Sehingga, jumlah pembeli yang datang ke pasar masih terbatas. Saya berharap, situasi ini dapat membaik dan pasar dapat kembali menjadi ramai seperti sebelumnya. Terlebih, juga untuk mengatasi masalah kebocoran, karena hal tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan pengunjung,” kata Andri.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pengunjung, Heri Bambang, mengaku bahwa kondisi Pasar Wilis saat ini sudah cukup nyaman. Apalagi, jika nantinya dilakukan revitalisasi. Harapannya, tentu lebih bagus dan nyaman serta membawa dampak positif untuk pedagang.</p>



<p>&#8220;Yang penting tempatnya nyaman dan pelayanannya baik. Di sini juga bisa ditawar, jadi juga lebih nyaman. Lalu pedagang-pedagang juga relatif baik dan ramah. Itu sebenarnya yang membuat saya suka ke sini, walaupun jauh,&#8221; ujar Heri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192511</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jungkir Balik Kekuasaan Lalake Tambah Literasi Sosok Kaum Lelaki Madura</title>
		<link>https://memontum.com/jungkir-balik-kekuasaan-lalake-tambah-literasi-sosok-kaum-lelaki-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 09:04:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Pamekasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Buku berjudul &#8216;Jungkir Balik Kekuasaan Lalake (Laki-laki&#8217; dilaunching sang penulisnya Novie Chamelia dan Joe Mawar, Selasa (08/11/2022) tadi. Launching buku karya perempuan asal Kabupaten Sumenep-Madura, dilakukan di Pendopo Budaya Wakil Bupati Pamekasan. Penulis buku, Joe Mawar, menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan karya yang membahas sosok laki-laki yang ada di Pulau Madura. Karena, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Buku berjudul &#8216;Jungkir Balik Kekuasaan Lalake (Laki-laki&#8217; dilaunching sang penulisnya Novie Chamelia dan Joe Mawar, Selasa (08/11/2022) tadi. Launching buku karya perempuan asal Kabupaten Sumenep-Madura, dilakukan di Pendopo Budaya Wakil Bupati Pamekasan.</p>



<p>Penulis buku, Joe Mawar, menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan karya yang membahas sosok laki-laki yang ada di Pulau Madura. Karena, jarang sekali literatur buku yang membahas banyak mengenai kaum laki-laki di Madura.</p>



<p>&#8220;Secara garis besar, buku ini membahas tentang laki-laki yang ada di Pulau Madura. Bukan untuk mengkritik ya, tetapi lebih kepada untuk memahaminya. Karena zaman sekarang, lebih banyak tulisan tentang perempuan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Joe Mawar juga mejelaskan, bahwa seharusnya buku tersebut di launching dua tahun yang lalu. Akan tetapi, karena belum rampung total dan masih ada kendala, hingga akhirnya dilaunching pada tahun ini.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dalam buku ini, saya hanya menulis delapan judul. 4 essai dan 4 cerita pendek. Semoga banyak yang membacanya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, Prama Jaya, mengapresiasi atas terbitnya buku tersebut. Tidak hanya itu, pihaknya mendorong pemuda untuk menjadi penulis, agar Kabupaten Pamekasan menjadi kabupaten literasi.</p>



<p>&#8220;Pertama, tentu saja saya apresiasi sebesar-besarnya kepada pengarang buku ini. Selain itu, komentar saya sungguh mengapresiasi atas karya yang hari ini dilaunching. Saya selalu mendorong, tujuannya supaya Pamekasan menjadi kabupaten literasi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Prama Jaya menambahkan, bahwa tingkat literasi di negara kita sangat rendah. &#8220;Namun, hari ini bisa membuktikan bahwa dengan hadirnya literasi yang holistik. Apalagi, tema buku tersebut unik dan menarik untuk dibaca,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178037</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
