<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bulan Ramadhan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bulan-ramadhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Mar 2023 11:46:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bulan Ramadhan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Bulan Ramadan, Wisata Petik Apel di Kota Batu Mulai Sepi</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-bulan-ramadan-wisata-petik-apel-di-kota-batu-mulai-sepi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Mar 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184870</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mendekati Bulan Ramadan pekan depan, wisata petik apel di area lahan pertanian Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mulai sepi pengunjung. Jika di hari-hari biasa saat weekend, atau kondisi usai pandemi mulai ramai hingga dikunjungi 10 sampai 15 rombongan wisatawan, kini kondisinya mulai berubah. Salah satu Pramuwisata Petik Apel, Rifa&#8217;i (49) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mendekati Bulan Ramadan pekan depan, wisata petik apel di area lahan pertanian Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mulai sepi pengunjung. Jika di hari-hari biasa saat weekend, atau kondisi usai pandemi mulai ramai hingga dikunjungi 10 sampai 15 rombongan wisatawan, kini kondisinya mulai berubah.</p>



<p>Salah satu Pramuwisata Petik Apel, Rifa&#8217;i (49) warga Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mengatakan bahwa akhir-akhir ini memang petik apel sedang lesu. Ini disebabkan, minggu depan sudah masuk di Bulan Ramadan.</p>



<p>&#8220;Kalau dilihat perkembangan, sekarang sudah mulai sepi untuk wisata petik apel. Karena, minggu depan sudah puasa,&#8221; terang Rifa&#8217;i, saat ditemui di stan informasi petik apelnya, di Jalan Raya Tulungrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (12/03/2023) tadi.</p>



<p>Kondisi sepi ini, tambahnya, tidak ubahnya seperti saat pandemi Covid-19, yang lalu. Namun, ketika pandemi tersebut berangsur-angsur membaik, wisata pun mulai ramai. Saat weekend, di satu lahan petik apel bisa dikunjungi 10 sampai 15 rombongan wisatawan dari luar Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Akhir minggu atau weekend, satu lahan biasanya didatangi 10 sampai 15 rombongan. Bahkan, bisa lebih,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkan Rifa&#8217;i, bahwa selama ini harga wisata petik apel tetap standar. Kalau perkilonya, apel yang dibawa pulang oleh pengunjung harganya Rp 30 ribu. Sedangkan, untuk tiket masuknya Rp 25 ribu. Dimana, untuk tiket masuk itu pengunjung makan apel sepuasnya di lokasi petik apel</p>



<p>&#8220;Harapan kami, pertanian apel di Kota Batu ini semakin bagus. Mulai dari jenis apel Manalagi, Rembeauty serta Anna&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pamekasan Gelar Pilkades Serentak 2022 di Bulan Ramadhan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-pamekasan-gelar-pilkades-serentak-2022-di-bulan-ramadhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 15:42:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<category><![CDATA[pilkades serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161625</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan akan menggelar Pilkades serentak, pada bulan Ramadhan. Tepatnya, 23 April 2022 atau 22 Ramadhan 1443 Hijriyah. Pilkades serentak sendiri, akan melibatkan 74 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Sementara untuk tahapan Pilkades serentak, akan dimulai dari 29 Januari 2022. Tahapan dimaksud, meliputi verifikasi berkas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan akan menggelar Pilkades serentak, pada bulan Ramadhan. Tepatnya, 23 April 2022 atau 22 Ramadhan 1443 Hijriyah. Pilkades serentak sendiri, akan melibatkan 74 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.</p>



<p>Sementara untuk tahapan Pilkades serentak, akan dimulai dari 29 Januari 2022. Tahapan dimaksud, meliputi verifikasi berkas bakal calon kepala desa.</p>



<p>Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan, Totok Hartono, menjelaskan bahwa tahapan Pilkades ini masih membutuhkan peraturan bupati (Perbup). Saat ini, Perbup tersebut sedang dalam pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak untuk selanjutnya dijadikan pedoman agar pelaksanaan Pilkades berjalan dengan aman dan kondusif.</p>



<p>“Tahapan yang sempat tertunda akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi. Tentunya, diperiksa berkas-berkasnya terlebih dahulu, tahapannya (pemeriksaan berkas-berkas) akan dimulai 29 Januari,” paparnya.</p>



<p>Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Pamekasan itu menjelaskan, dari 74 desa yang telah dinyatakan lengkap administrasi, akan dilakukan pemeriksaan berkas. Utamanya, pemeriksaan berkas pendaftar bakal calon kades. Dari sejumlah desa yang siap menggelar Pilkades serentak, terdapat satu desa yang perlu dibuka pendaftaran ulang. Itu karena, kandidat kades yang mendaftar hanya satu orang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>“Ada satu desa yang harus dibuka pendaftaran kembali, yaitu di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan. Itu karena, pendaftarnya hanya satu orang,” paparnya.</p>



<p>Pria berkecamata itu menambahkan, pelaksanaan Pilkades pada 23 April, akan bertepatan dengan bulan Ramadhan. Pemkab Pamekasan berharap, pelaksanaan berjalan sebagaimana mestinya, tanpa harus mengganggu adanya pelaksanaan puasa.</p>



<p>&#8220;Pada 23 April itu, ibadah puasa tetap dipertahankan. Jangan menjadi alasan, hari pemungutan suara untuk tidak menjalankan puasa,” ujarnya.</p>



<p>Totok menjelaskan, Pemkab Pamekasan telah menggarkan Rp 14,5 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak. Anggaran sebesar itu, juga akan digunakan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>“Anggaran sudah dipertimbangkan terhadap protokol Covid-19, dengan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 555 dan dengan total anggaran Rp 14,5 miliar,” paparnya. <strong>(srd/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161625</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Bulan Ramadhan, Satgas Covid-19 Bondowoso Gelar Rakor</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-bulan-ramadhan-satgas-covid-19-bondowoso-gelar-rakor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2021 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya, Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Kamis (02/04) malam. Guna merencanakan pengendalian Covid-19 menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya idul fitri 1442 Hijriah. Fokus utama rakor tersebut merencanakan revisi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 107 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan hukum protokol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya, Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Kamis (02/04) malam. Guna merencanakan pengendalian Covid-19 menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya idul fitri 1442 Hijriah.</p>



<p>Fokus utama rakor tersebut merencanakan revisi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 107 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan hukum protokol kesehatan dalam pengendalian Covid-19 yang diikuti oleh seluruh perwakilan Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evakuasi-jenazah-korban-jatuh-di-jurang-gunung-saeng-bondowoso-berhasil">Evakuasi Jenazah Korban Jatuh di Jurang Gunung Saeng Bondowoso Berhasil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rumah-sakit-tipe-c-dua-lantai-bakal-berdiri-di-bondowoso">Rumah Sakit Tipe C Dua Lantai Bakal Berdiri di Bondowoso</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/webinar-literasi-digital-di-bondowoso-kemenkominfo-bahas-dasar-keamanan-akun-media-sosial">Webinar Literasi Digital di Bondowoso, Kemenkominfo Bahas Dasar Keamanan Akun Media Sosial</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pj-bupati-bondowoso-tinjau-penyaluran-bantuan-pupuk-npk-di-kelurahan-curahdami">Pj Bupati Bondowoso Tinjau Penyaluran Bantuan Pupuk NPK di Kelurahan Curahdami</a></li>
</ul>


<p>Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, melalui Plt. Kalaksa BPBD, Adi Sunaryadi, mengatakan Perbup Nomor 107 Tahun 2020 harus direvisi untuk lebih melonggarkan berbagai macam kegiatan masyarakat agar pemulihan ekonomi jelang Ramadhan dan Hari Raya berjalan maksimal. Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan status penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso rendah. Tercatat, mayoritas Kecamatan sudah kategori zona hijau, hanya tinggal empat Kecamatan yang masih berstatus zona kuning.</p>



<p>“Rencana revisi Perbup Nomor 107 Tahun 2020. Untuk menanggapi aspirasi masyarakat agar ekonomi ada pemulihan sehingga kita longgarkan,” kata Adi Sunaryadi.</p>



<p>Menurutnya, ada beberapa pasal penting yang harus segera direvisi. Diantaranya seperti kegiatan eksebisi (pameran, peragaan), olahraga, seni budaya, termasuk penataan dan aturan bagi PKL dadakan yang pasti muncul saat Ramadhan. Selain itu, aturan menerima tamu 50 persen dari kapasitas lokasi pada acara resepsi pernikahan juga akan dilonggarakan menjadi 75 persen.</p>



<p>“Ada beberapa pasal yang harus direvisi. Misal pernikahan menjadi 75 persen, misal olahraga pertandingannya oke, tapi penontonnya harus online, sehingga kegiatan tetap berjalan,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai tidak lanjut dari Rakor yang dilakukan, dalam minggu ini Satgas Covid-19 akan membuat kajian revisi Perbup. Sehingga minggu depan revisi tersebut bisa rampung. “Kita kan kumpulkan Satgas dan bagian hukum untuk perubahan Perbup Nomor 107 Tahun 2020 ini. Sebelum Ramadhan diharapkan sudah tuntas,” harapnya. <strong>(dul/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bulan Ramadhan, Sejumlah Tuna Netra di Trenggalek Mengaji Alquran Braille</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-ramadhan-sejumlah-tuna-netra-di-trenggalek-mengaji-alquran-braille</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2018 06:24:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejumlah Tuna Netra di Trenggalek Mengaji Alquran Braille]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=43451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8212;-Memiliki kebutuhan khusus tak menghalangi para penyandang disabilitas di SMA Luar Biasa Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek untuk tetap beribadah di bulan suci ramadhan tahun ini. Pasalnya, guna mengisi waktu serta meningkatkan amalan di bulan puasa, sejumlah penyandang tuna netralitas melakukan tadarus Alquran braille. Meski hanya mengandalkan indera peraba, namun para sisa SLB ini tampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8212;-</strong>Memiliki kebutuhan khusus tak menghalangi para penyandang disabilitas di SMA Luar Biasa Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek untuk tetap beribadah di bulan suci ramadhan tahun ini. Pasalnya, guna mengisi waktu serta meningkatkan amalan di bulan puasa, sejumlah penyandang tuna netralitas melakukan tadarus Alquran braille. Meski hanya mengandalkan indera peraba, namun para sisa SLB ini tampak tekun dalam membaca Alquran braille.</p>
<p>Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Sekolah SMA LB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek menerangkan, bahwa kegiatan mengaji Alquran braille ini dilakukan rutin setiap bulan suci ramadhan. &#8220;Kegiatan mengaji Alquran braille ini rutin dilaksanakan setiap bulan suci ramadhan. Dengan begitu, siswa bisa mengisi waktu sekaligus meningkatkan amalan di bulan suci ramadhan,&#8221; ucap Pardinono saat ditemui, Senin (4/6/2018).</p>
<p>Ia mengatakan, jika semangat para penyandang tuna netra di sekolah tersebut tidak perlu diragukan lagi. Ketekunan dan kefasihan dalam membaca Alquran braille, dapat dikatakan sama dengan orang &#8211; orang pada umumnya.</p>
<p>Hal tersebut tentu saja membuktikan bahwa, keterbatasan fisik tak mengurangi semangat untuk menjalankan ibadah khususnya di bulan ramadhan.</p>
<p>&#8220;Semangat belajar yang ada didalam diri masing &#8211; masing siswa tuna netra dalam mengaji Alquran braille sangat luar biasa. Mereka mampu membaca setiap ayat &#8211; ayat suci Alquran dengan benar dan lancar, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Masih terang Pardi sapaan akrabnya, sedikitnya ada 8 siswa tuna netra SMA LB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek yang ikut dalam kegiatan mengaji Alquran jenis braille ini.</p>
<p>Selain diajarkan cara membaca Alquran braille, siswa penyandang tuna netra ini juga diajarkan mengenai ilmu tajwid. Dengan begitu, siswa diharapkan mampu membaca Alquran dengan baik dan benar, sesuai lafad serta maknanya.</p>
<p>Terpisah, salah satu siswa tuna netra mengatakan jika pada mulanya ia sempat merasa kesulitan dalam membaca Alquran braille dengan benar.</p>
<p>&#8220;Awalnya merasa kesulitan, akan tetapi terus belajar dan belajar didampingi dengan guru pembimbing akhirnya bisa mengaji dengan baik dan lancar, &#8221; tutur Arif Budi Setiawan.</p>
<p>Program mengaji atau tadarus Alquran braille di bulan suci ramadhan oleh sejumlah penyandang disabilitas ini, rutin dilaksanakan setiap bulan ramadhan. Kegiatan ini dilakukan guna memberikan ilmu keagamaan kepada siswa SLB, dan mampu meningkatkan ibadah di bulan puasa. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43451</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
