<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cemorokandang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cemorokandang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jul 2024 06:25:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Cemorokandang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Rencanakan Tambah Dua Hippam di Cemorokandang dan Mulyorejo</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-rencanakan-tambah-dua-hippam-di-cemorokandang-dan-mulyorejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Cemorokandang]]></category>
		<category><![CDATA[HIPPAM]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mulyorejo]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211406</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pemukiman dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, di tahun 2024 ini berencana akan menambah dua Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam). Yakni, di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang dan Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pemukiman dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, di tahun 2024 ini berencana akan menambah dua Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam). Yakni, di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang dan Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa penambahan Hippam itu dilakukan karena banyaknya permintaan yang masuk dari masyarakat. Namun, karena terkendala anggaran, maka hanya bisa menambah dua Hippam saja di tahun 2024 ini.</p>



<p>“Kalau yang masuk ke kami untuk permohonan pembangunan Hippam baru itu ada sekitar tujuh sampai delapan pengajuan. Di tahun 2024 ini baru kita realisasikan dua dulu karena memang ada keterbatasan anggaran,” kata Dandung, Kamis (04/07/2024) tadi.</p>



<p>Sebelumnya, di Kota Malang sendiri sudah memiliki sebanyak 48 Hippam. Jika ditambah dengan dua Hippam tersebut, maka seluruhnya ada 50 Hippam. Itu tersebar di 25 kelurahan yang ada di Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dua Hippam ini sudah mulai berjalan pengadaannya di tahun 2024 ini. Untuk se Kota Malang jumlah Hippam ada 48 di 25 kelurahan. Satu Hippam itu bisa melayani ratusan jaringan. Tapi juga tergantung kapasitas, kedalaman dan debit air,” katanya.</p>



<p>Dandung juga mengakui bahwa pembangunan Hippam tersebut juga atas peran serta masyarakat. Sebab, dalam hal ini masyarakat dengan rela untuk menyediakan lahan.</p>



<p>“Kami juga berterimakasih kepada masyarakat karena ini kan memang untuk kebutuhan mereka. Dalam hal ini masyarakat juga telah menyumbangkan lahannya untuk Hippam ini,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir, Dandung juga menyampaikan bahwa dalam pemanfaatan pelayanan Hippam ini tidak menghitung laba atau untung. Karena menurutnya investasi tersebut adalah untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dan sudah sesuai dengan regulasi.</p>



<p>“Jadi pemerintah menyediakan infrastrukturnya, pengelolaannya oleh masyarakat. Memang ada yang bayar, tapi itu iuran sebenarnya. Gotong royong agar listriknya tudak macet, airnya tidak mampet dan untuk pemeliharaan terhadap pipa-pipa itu,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Ngombe bersama Masyarakat Cemorokandang, Pj Wali Kota Wahyu Serap Langsung Aspirasi</title>
		<link>https://memontum.com/program-ngombe-bersama-masyarakat-cemorokandang-pj-wali-kota-wahyu-serap-langsung-aspirasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Cemorokandang]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206567</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Enam warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyampaikan langsung unek-unek atau aspirasinya kepada jajaran Pemerintah Kota Malang, dalam program Ngobrol Bareng Mbois Ilakes (Ngombe), Selasa (20/02/2024) tadi. Beberapa aspirasi yang disampaikan, mulai dari persoalan pengadaan lahan makam, pengelolaan sampah, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Pedagang Kaki Lima (PKL), Usaha Mikro Kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Enam warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyampaikan langsung unek-unek atau aspirasinya kepada jajaran Pemerintah Kota Malang, dalam program Ngobrol Bareng Mbois Ilakes (Ngombe), Selasa (20/02/2024) tadi. Beberapa aspirasi yang disampaikan, mulai dari persoalan pengadaan lahan makam, pengelolaan sampah, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Pedagang Kaki Lima (PKL), Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM), Drainase hingga persoalan pupuk.</p>



<p>Menanggapi sejumlah aspirasi itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa semua aspirasi, keluhan dan permintaan dari masyarakat tersebut akan ditindaklanjuti. Namun, dari beberapa aspirasi itu juga sudah banyak yang telah dilakukan oleh Pemkot Malang.</p>



<p>“Di beberapa kali Program Ngombe yang sudah dilakukan ini, memang selalu ada pertanyaan yang agak mirip ataupun sama dengan sebelumnya. Sebenarnya itu sudah kita lakukan, namun dengan adanya Ngombe ini akhirnya menjadi kian jelas. Sehingga, tidak ada miskomunikasi,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Seperti persoalan drainase yang kerap kali menjadi keluhan, ujarnya, itu sudah diperintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP). &#8220;Tahun 2024 ini drainase sudah teralokasikan. Mudah-mudahan ini nanti bisa segera. Di samping itu, Kepala Dinas pengampu dalam hal ini DPUPRPKP tentu akan saya cermati, pantau dan evaluasi sudah atau belum,&#8221; terang Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Pj Wali Kota juga menuturkan untuk pegiat UMKM di Kelurahan Cemorokandang, bahwa tiap hari Kamis Pemkot Malang selalu menerapkan program Kemis Mbois. Di mana, para ASN dan Non ASN selalu mengenakan pakaian produk UMKM Kota Malang.</p>



<p>“Makanya tiap Kemis Mbois, di sosial medianya Pemkot Malang selalu ada tampilan dari ASN Kota Malang yang mengenakan pakaian produk UMKM. Itu tidak harus batik yang penting UMKM. Ini juga memberikan dampak yang luar biasa pada UMKM lainnya,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir program, Wahyu mengatakan bahwa program Ngombe digelar di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Malang, guna agar lebih dekat dengan masyarakat dan tidak ada batasan atau sekat. Sehingga, segala keluhan dapat disampaikan dengan baik.</p>



<p>“Program Ngombe ini digelar di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, itu memang saya ingin langsung dekat dengan masyarakat. Supaya mereka dalam menyampaikan aspirasi dan keluhannya tidak perlu jauh-jauh datang ke Balai Kota, tentu disini lebih menghemat waktu dan transport mereka,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Ketakutan Usai Viral, Pembobol Kotak Amal Cemorokandang Kota Malang Menyerahkan Diri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-ketakutan-usai-viral-pembobol-kotak-amal-cemorokandang-kota-malang-menyerahkan-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2022 16:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cemorokandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[pembobol]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167269</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku pembobol kotak amal Musala Miftakhul Hudha di Jalan Raya Cemorokandang RT 8/ RW 4, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya menyerahkan diri, Jumat (08/04/2022) tadi. Pelaku yang mengaku bernama M Fariz (18), warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, inimenyerahkan diri ke Ketua RT setempat. Bahkan hingga Jumat sore, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku pembobol kotak amal Musala Miftakhul Hudha di Jalan Raya Cemorokandang RT 8/ RW 4, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya menyerahkan diri, Jumat (08/04/2022) tadi.</p>



<p>Pelaku yang mengaku bernama M Fariz (18), warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, inimenyerahkan diri ke Ketua RT setempat. Bahkan hingga Jumat sore, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kedungkandang.</p>



<p>&#8220;Tadi pelaku menyerahkan diri ke rumah saya. Pelaku ini mengaku nekat melakukan aksinya karena desakan kebutuhan hidup. Apalagi, pelaku ini hidup seorang diri dan kos di Jalan Karya Timur, Kecamatan Blimbing, Kota Malang,&#8221; ujar Ketua RT08 RW04, Kelurahan Cemorokandang, Pujianto.</p>



<p>Karena kasus pencurian ini sebelumnya sudah dilaporkan ke Polsek Kedungkandang, Faris pun harus tetap diserahkan ke polisi. Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi melalui Kanit Reskrim Polsek Kedungkandang Ipda Syamsudin, mengatakan saat ini pelaku masih diperiksa Mapolsek Kedungkandang. &#8220;Untuk pelaku, sudah kami amankan di Mapolsek Kedungkandang untuk dilakukan pemeriksaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pembobolan dua kotak amal di Musala Miftakhul Hudha di Jalan Raya Cemorokandang, RT 8/RW 4, Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, viral di media sosial Facebook. Yakni video rekaman CCTV berdurasi 1 menit 43 detik dan 1 menit 23 detik. Dalam video tersebut memperlihatkan pelaku melakukan aksinya. Wajah pelaku bahkan terlihat jelas tanpa memakai masker.</p>



<p>&#8220;Kotak amal diketahui telah dibobol maling pada Kamis (07/04/2022), saat warga melaksanakan Salat Subuh. Saat itu dua kotak amal telah telah terbuka,&#8221; ujar Ketua RT setempat, Pujianto, Jumat (08/04/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Pujianto dan takmir musala segera melakukan pengecekan pada kamera CCTV hinga diketahui bahwa ada seorang laki-laki melakukan aksinya melakukan pencurian pada Rabu (06/04/2022) sekitar 11.07. Pelaku beraksi seorang diri dan telah mempersiapkan peralatan untuk membobol kotak amal.</p>



<p>&#8220;Pelaku datang mengendarai motor Honda Astrea Grand. Pelaku masuk ke musala dan mengeluarkan obeng. Dia kemudian membobol bagian bawah kotak amal pertama. Selanjutnya pelaku membobol kotak amal kedua di saf perempuan. Kalau di kotak amal kedua, pelaku membobol bagian lobang uang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diperkirakan pelaku berhasil mencuri uang sekitar Rp 200 ribu. Uang itu tampak langsung dimasukan ke dalam tas rangsel. &#8220;Pelaku kemudian menata kotak amal kembali. Perkiraan pelaku masih berumur 25 tahun hingga 30 tahun,&#8221; ujar nya lagi.</p>



<p>Awalnya wajah pelaku terlihat kamera CCTV, namun setelah mengetahui ada kamera dia bergegas memakai masker warna hitam. Nampaknya pelaku sudah niat melakukan aksi pncurian. Dikarenakan selain sudah mempersiapkan obeng, Napol motornya juga tidak dipasang. &#8220;Sudah saya laporkan ke Polsek Kedungkandang, berikut dengan bukti rekaman kamera CCTV musala,&#8221; ujar Pujianto.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Sudah kami terima laporannya. Saat ini, kami masih mendalami dan melakukan penyelidikan,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167269</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
