<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Darurat Banjir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/darurat-banjir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Nov 2022 10:36:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Darurat Banjir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Trenggalek Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga Akhir Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-lokasi-banjir-bupati-trenggalek-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana-hingga-akhir-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Banjir dan tanah longsor susulan yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis (03/11/2022) malam, berdampak pada sejumlah infrastruktur rusak parah. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, pun kontan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak, Jumat (04/11/2022) tadi. Salah satunya, seperti yang terpantau di Kecamatan Watulimo. &#8220;Dampak terparah di Watulimo dan Munjungan (dua kecamatan, red). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Banjir dan tanah longsor susulan yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis (03/11/2022) malam, berdampak pada sejumlah infrastruktur rusak parah. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, pun kontan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak, Jumat (04/11/2022) tadi. Salah satunya, seperti yang terpantau di Kecamatan Watulimo.</p>



<p>&#8220;Dampak terparah di Watulimo dan Munjungan (dua kecamatan, red). Tetapi di Munjungan, sedikit lebih terisolir karena ada jalan antara Kampak dan Munjungan, tertutup oleh matrial longsor,&#8221; kata Mas Ipin-panggilan akrab Bupati Trenggalek.</p>



<p>Akibat kejadian itu, tambahnya, akses menuju Munjungan hanya bisa dicapai atau dilalui dari Kecamatan Panggul. Karenanya, pihaknya kini masih berupaya untuk membuka kembali akses ke Munjungan, dari dua titik yang tertutup matrial longsor.</p>



<p>Di titik longsor yang menutup jalur Kampak-Munjungan, ujarnya, proses pembersihan masih terus dikerjakan. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN), untuk solusi akses Watulimo-Munjungan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Mas Ipin juga menyebut, terbukanya konektivitas menuju daerah-daerah yang terdampak bencana menjadi prioritas utama. Hal itu dilakukan, untuk menjamin ketersediaan logistik, bantuan dan pergerakan alat berat serta relawan bisa berjalan dengan mudah.</p>



<p>Untuk prioritas lain, imbuhnya, yakni terpenuhinya pasokan kebutuhan warga terdampak banjir. Melalui Dinas Sosial, akan menyiapkan berbagai kebutuhan berupa makanan pokok, baju kering, kebutuhan wanita dan bayi dan beberapa lainnya.</p>



<p>Dengan terjadinya bencana di Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin pun menetapkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Trenggalek, akan berlangsung hingga akhir tahun 2022. Status tersebut ditetapkan sejak banjir parah melanda wilayah Trenggalek kota dan sekitarnya, pada Oktober lalu. Karena kejadian malam tadi, penetapan status tersebut pun diperpanjang, mengingat prediksi bahwa cuaca ekstrem masih akan terjadi di Kabupaten Trenggalek, hingga akhir tahun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trenggalek Kembali Terendam Banjir, Bupati Arifin Sampaikan Status Tanggap Darurat Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/trenggalek-kembali-terendam-banjir-bupati-arifin-sampaikan-status-tanggap-darurat-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Intensitas curah hujan tinggi sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, di kawasan Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan sejumlah titik banjir. Bahkan, tidak sedikit pula rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter. Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan status tanggap bencana di daerahnya. &#8220;Saya Bupati dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Intensitas curah hujan tinggi sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, di kawasan Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan sejumlah titik banjir. Bahkan, tidak sedikit pula rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter.</p>



<p>Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan status tanggap bencana di daerahnya. &#8220;Saya Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, menyampaikan status tanggap darurat bencana. Melihat kondisi banjir yang terjadi di beberapa titik strategis, seperti di jalur nasional dan pusat pelayanan kesehatan dalam hal ini RSUD dr Soedomo Trenggalek, yang kondisinya saat ini lumpuh total,&#8221; ungkapnya, Selasa (18/10/2022) siang.</p>



<p>Bagi warga masyarakat yang terdampak bencana dan masih bisa datang ke posko bencana, tambahnya, diharapkan langsung menuju halaman Kantor Kecamatan Trenggalek untuk mendapatkan bantuan medis (obat-obatan/layanan kesehatan), maupun logistik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Saat ini, pihaknya masih melakukan evakuasi dan meminta bantuan kabupaten tetangga, untuk meminjamkan perahu karet serta relawan agar bisa bergabung dengan tim di daerah. &#8220;Selanjutnya, kami mengimbau bagi masyarakat yang tidak terdampak banjir, untuk seyogyanya memberikan bantuan baik makanan maupun pakaian yang masih bisa dipakai,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>



<p>Bantuan tersebut, sambungnya, bisa disalurkan di posko utama yang terpusat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, agar nantinya bisa segera disalurkan kepada warga terdampak banjir.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini Bendungan Tugu sudah menampung sedikit 2/3 kubik. Jika hujan tidak reda dalam 3-5 jam mendatang, maka dikhawatirkan air akan meluber. Oleh karenanya, Mas Ipin- sapaan akrab, berharap agar semua masyarakat Trenggalek berdoa demi keselamatan ditengah bencana yang melanda saat ini.</p>



<p>&#8220;Fokus evakuasi saat ini yaitu warga yang berada di Kelurahan Kelutan dan Tamanan. Jadi kita akan fokus melakukan evakuasi bagi masyarakat utamanya lansia, anak-anak, ibu hamil dan orang sakit,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relokasi Warga di Rawan Banjir Masih Wacana, Pemkot Malang Bangun Drainase Blueprint untuk Atasi Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/relokasi-warga-di-rawan-banjir-masih-wacana-pemkot-malang-bangun-drainase-blueprint-untuk-atasi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 05:19:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Blueprint]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[rawan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[siaga banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya meminimalisir penyebab terjadinya banjir. Selain melalui Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan bahwa pihaknya kuatkan zero tolerance terhadap bangunan yang menghambat saluran aliran air. Meski begitu, hingga kini belum ada rencana untuk merelokasi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya meminimalisir penyebab terjadinya banjir. Selain melalui Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan bahwa pihaknya kuatkan zero tolerance terhadap bangunan yang menghambat saluran aliran air. Meski begitu, hingga kini belum ada rencana untuk merelokasi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir.</p>



<p>&#8220;Karena melibatkan banyak orang, relokasi masih wacana,&#8221; tegas Wali Kota Sutiaji, Senin (15/11/2021).</p>



<p>Oleh sebab itu, pihaknya saat ini tengah mencari solusi lain. Yakni, berupa pembangunan drainase blueprint. &#8220;Yang dilakukan Pemkot, kita lagi bangun drainase blueprint. Sistem di sini yang dipakai adalah irigasi. Kalau irigasi kan bentuk alirannya dari besar ke kecil,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tak hanya itu, dengan mengetahui data eksisting drainase di Kota Malang, pihaknya menelusuri dari hulu ke hilir dimana letak penyebab banjir. &#8220;Sehingga ini harapannya bisa mengurangi volume air dan bisa tidak banjir. Terlebih ketika jacking di Tidar bisa difungsikan, akan mengurangi banjir di daerah Klaseman, Tidar, dan Galunggung,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Beberapa titik banjir lainnya, diakui Sutiaji, sebenarnya sudah ada solusi. Seperti di Jalan Bareng Raya yang rencananya dilakukan penyudetan dengan biaya Rp 20 miliar, namun anggaran tersebut harus direfocusing.</p>



<p>&#8220;Kemudian di Jalan Kedawung itu kami sudah minta kepala dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dengan Pemerintah Provinsi. Nanti dibelokkan, kita buat besar dari Ringin Asri sampai ke Sungai Brantas, sehingga bisa mengurangi mulai Suhat, Lowokwaru, sampai Kedawung. Detail Engineering Design (DED) sudah, kurang lebih kemarin anggarannya Rp 128 miliar, tapi dari Pemprov,&#8221; bebernya.</p>



<p>Namun, untuk sektor Sawojajar, pihaknya masih mencari solusi berkaitan dengan penataan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). &#8220;Kita kan hanya bisa menginventarisir beberapa wilayah seperti itu. Apa yang bisa dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kerjasama dengan DPUPRPKP untuk penanganan sementara. Staff dari BPBD juga ada yanga menjadi satgas di beberapa titik,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di samping itu, untuk penyelesaian plengsengan, Sutiaji menyatakan bahwa itu bukan otoritas Pemkot Malang, melainkan BBWS Brantas. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Tetapkan Pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali</title>
		<link>https://memontum.com/presiden-jokowi-tetapkan-pemberlakuan-ppkm-darurat-di-pulau-jawa-dan-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2021 16:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Jawa dan Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146891</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta – Presiden, Joko Widodo, mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Saat menyampaikan keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (01/07). Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa PPKM Darurat ini akan diberlakukan khusus di Pulau Jawa dan Bali. &#8220;Setelah mendapatkan banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> – Presiden, Joko Widodo, mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Saat menyampaikan keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (01/07).</p>



<p>Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa PPKM Darurat ini akan diberlakukan khusus di Pulau Jawa dan Bali. &#8220;Setelah mendapatkan banyak masukan dari para menteri, para ahli kesehatan, dan juga para kepala daerah, saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,&#8221; ujar Presiden sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/menko-zulhas-tinjau-pelaksanaan-kdkmp-candirenggo-kabupaten-malang">Menko Zulhas Tinjau Pelaksanaan KDKMP Candirenggo Kabupaten Malang</a></li>
</ul>


<p>Menurut Presiden Jokowi, langkah tegas tersebut diambil pemerintah dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di Tanah Air yang berkembang sangat cepat. Presiden juga menyebut varian baru Covid-19 yang juga menjadi persoalan serius, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di sejumlah negara.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyatakan telah menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk menjelaskan kepada publik mengenai pengaturan PPKM Darurat tersebut.</p>



<p>&#8220;PPKM Darurat ini akan meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku,&#8221; ujar Presiden.</p>



<p>Kepala Negara meminta masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi pengaturan PPKM Darurat ini, agar penyebaran Covid-19 di Tanah Air dapat segera diatasi.</p>



<p>&#8220;Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi penyebaran Covid. Seluruh aparat negara, TNI-Polri, maupun aparatur sipil negara, dokter, dan tenaga kesehatan harus bahu-membahu bekerja sebaik-baiknya untuk menangani wabah ini,&#8221; ucap Presiden.</p>



<p>Presiden Jokowi meyakini, bahwa penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat segera ditekan dengan kerja sama yang baik dari seluruh rakyat Indonesia. Ia pun meminta, agar masyarakat tetap tenang dan waspada serta mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19. &#8220;Dengan kerja sama yang baik dari kita semua dan atas rida Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, saya yakin kita bisa menekan penyebaran Covid-19 dan memulihkan kehidupan masyarakat secara cepat,&#8221; tutur Presiden. <strong>(hms/neg/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146891</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Banjir Akibat Hujan Deras, Pakar Drainase Ini Singgung Penyebab dan Solusinya</title>
		<link>https://memontum.com/tanggapi-banjir-akibat-hujan-deras-pakar-drainase-ini-singgung-penyebab-dan-solusinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2018 13:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=67862</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banjir akibat hujan deras sekitar 2 jam yang terjadi di beberapa titik di kawasan Kota Malang, Senin (10/12/2018) sore, mengakibatkan lalu lintas macet, beberapa titik terendam air, material terbawa arus, hingga kerugian materi lainnya. Selain terjadi di kawasan langganan banjir, titik baru dan dianggap parah seperti menimpa Rumah Makan Ringin Asri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banjir akibat hujan deras sekitar 2 jam yang terjadi di beberapa titik di kawasan Kota Malang, Senin (10/12/2018) sore, mengakibatkan lalu lintas macet, beberapa titik terendam air, material terbawa arus, hingga kerugian materi lainnya. Selain terjadi di kawasan langganan banjir, titik baru dan dianggap parah seperti menimpa Rumah Makan Ringin Asri. Selain merendam kendaraan pengunjung yang terparkir, rumah makan milik Hariadi ini mengalami kerusakan hingga beberapa barang tersapu arus.</p>
<p>Sebagian besar masyarakat berpendapat, pelebaran jalan di kawasan Sukarno Hatta hingga Borobudur dituding menjadi penyebabnya. Pasalnya, saluran air sungai yang ada sebelumnya, kini berubah dijadikan drainase, ditutup, dan diubah fungsi menjadi trotoar. Bahkan beberapa menjadi akses parkir dan keluar masuk kawasan pertokoan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, pakar drainase Dr. Ir. Kustamar, MT, mengatakan, derasnya hujan dengan durasi yang cukup lama sekitar 2 jam yang terjadi sore itu, dianggap wajar mengakibatkan banjir. Sebab luapan air hujan yang mengalir di jalanan tak tertampung dalam saluran air. &#8220;Dengan curah hujan dan waktu sekian, berarti sistem drainase memang tak siap dengan kondisi demikian. Karena mungkin saat itu konsentrasi pembangunannya pada pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan. Memang perlu ada penanganan dan solusi,&#8221; tanggap Kustamar.</p>
<p>Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I ITN ini menambahkan, dengan kejadian tersebut, sudah waktunya sistem drainase perlu mendapatkan perhatian. Saat saluran air sungai ditutup dan berubah fungsi, harus ada penggantinya atau ditambah saluran airnya. &#8220;Kemungkinan ukuran saluran utamanya tidak didesain untuk menerima kondisi seperti itu. Saran saya, harus ada evaluasi, khususnya pada saluran utama. Coba cek dan lihat master plan saluran utamanya, sudah sesuai detail apa belum, atau apa ada kesalahan saat proses pembangunannya? Kalau ada kesalahan, berarti fungsi pengawasan tidak jalan,&#8221; terang Kus, sapaan akrabnya.</p>
<p><strong>Baca: </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22229-kota-malang-darurat-banjir" rel="noopener" target="_blank">Kota Malang Darurat Banjir</a></p>
<p>Menurutnya, dinas terkait juga harus mengecek di lapangan, apakah ada hambatan dalam saluran utama, terutama pada titik-titik tertentu yang terjadi banjir. &#8220;Coba dilihat apakah ada hambatan, sampah yang menumpuk dan menutup saluran. Resiko penutupan saluran dan berubah fungsi, memang harus sering ada kontrol, terutama terkait sampah,&#8221; jelas Kustamar.</p>
<p>Disinggung sudut elevasi dengan genangan air banjir, Kustamar menjelaskan kontur di kota Malang tidak ada masalah. &#8220;Sebab parameter elevasi, cukup hujan biasa air akan menggenang. Namun yang terjadi saat ini, banjir terjadi ketika hujan deras dimana saluran air tak mampu menampung,&#8221; tandasnya. <strong>(rhd)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Darurat Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-darurat-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2018 13:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/67805-kota-malang-darurat-banjir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan deras yang terjadi di Kota Malang pada Senin (10/12/2018) siang, mengakibatkan banjir dan pojon tumbang di bererapa lokasi. Akibat hujan deras, sungai-sungai dan selokan meluap hingga membanjiri jalan dan ke rumah warga. Dari pantauan Memontum, ada beberapa titik banjir, diantaranya di Jl Soekarno-Hatta, Jl Bukil Sari, Jl Borobudur, Jl S [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan deras yang terjadi di Kota Malang pada Senin (10/12/2018) siang, mengakibatkan banjir dan pojon tumbang di bererapa lokasi. Akibat hujan deras, sungai-sungai dan selokan meluap hingga membanjiri jalan dan ke rumah warga. </p>
<p>Dari pantauan Memontum, ada beberapa titik banjir, diantaranya di Jl Soekarno-Hatta, Jl Bukil Sari, Jl Borobudur, Jl S Parman, Jl Gotong Royong dan beberapa titik banjir lainnya. Sedangkan pohon tumbang terjadi di Fly Over Jl A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>
<p><div id="attachment_67806" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0230-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-67806" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0230-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Banjir di Jl S Parman. (gie)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-67806" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0230-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0230-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0230-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-67806" class="wp-caption-text"><strong>Banjir di Jl S Parman. (gie)</strong></p></div></p>
<p>Saat Memontum melintas di Jl Karya Timur, sekitar pukul 15.00, air sungai tampak meluap ke jalan hingga membuat beberapa motor yang nekat melintas, mengalami kerusakan. Karena tidak memungkinkan untuk dilewati, Memontum mengambil jalan memutar ke arah Jl Tenaga. Saat melaju ke selatan di Jl S Parman, terpaksa harus berhenti di depan Carrefour. </p>
<p>Hal itu dikarenakan Jl S Parman sebelah selatan Carrefour baik utara maupun barat digenangi banjir yang cukup tinggi. Namun terparah jalan yang berada di sisi barat. Beberapa mobil dan motor yang memaksa melintas banyak yang didorong karena mesinnya mati. </p>
<p>&#8221; Saya memilih tidak melintas. Kuatir mesinnya mati. Ini banyak pengendara motor yang mendorong motornya karena mesinnya mati kena hujan,&#8221; ujar Shinta, pengguna kendaraan bermotor di Jl S Parman.  Kemacetan panjang terjadi, pengemudi kendaraan yang melaju dari arah selatan Jl.S.Parman sama sekali tidak bis bergerak.</p>
<p>Banjir juga terjadi di Jl Soakerno-Hatta. Halaman depan Restoran Ringin Asri berubah menjadi seperti danau akibat air sungai yang meluap. DI Jl Bukir Sari sebuah mobil terperok dan nyatis hanyut di Sungai. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67805</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
