<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Diguyur Hujan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diguyur-hujan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2023 12:27:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Diguyur Hujan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diguyur Hujan Deras, Rumah Warga Dawuhan Situbondo Ambruk</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-deras-rumah-warga-dawuhan-situbondo-ambruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo, membuat rumah milik Hermin Saffana (68), warga Lingkungan Parse, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Sabtu (21/01/2023) malam, ambruk. Beruntung, nasib naas yang menimpa rumah berukuran panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 6 meter, tidak mengakibatkan korban jiwa. Meskipun, beberapa perabot rumah rusak parah, akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo, membuat rumah milik Hermin Saffana (68), warga Lingkungan Parse, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Sabtu (21/01/2023) malam, ambruk. Beruntung, nasib naas yang menimpa rumah berukuran panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 6 meter, tidak mengakibatkan korban jiwa. Meskipun, beberapa perabot rumah rusak parah, akibat tertimpa kayu.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Hermin bersama seorang anaknya terlelap dalam tidur. Tidak lama kemudian, keduanya terbangun karena mendengar suara mencurigakan dan benda jatuh. Kejadian itu, sontak membuat keduanya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tidak berselang lama, rumah miliknya pun ambruk. Puluhan warga yang mendengar kejadian itu, kontan mendatangi lokasi dan bahu-membahu membersihkan puing-puing reruntuhan material rumah.</p>



<p>“Saya kaget, karena saat tidur bersama anak saya, itu mendengar suara seperti benda jatuh. Sehingga, saya bangun dan langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Hermin kepada Memontum.com, Minggu (22/01/2023) tadi.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan bahwa ambruknya bangunan rumah milik nenek Hermin, diduga akibat sebagian kayu bangunan mulai rapuh. “Sehingga saat hujan deras, kayu bangunan rumahnya yang keropos tidak kuat menahan beban. Akibatnya, ya roboh,” kata Sruwi Hartanto. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan, Plengsengan Kampung Jerugan Situbondo Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-plengsengan-kampung-jerugan-situbondo-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 12:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol, Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut. Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol,</p>



<p>Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut.</p>



<p>Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan deras yang melanda desa setempat, sejak malam hari. Sehingga, tanah menjadi gembur hingga menyebabkan plengsengan menjadi ambruk.</p>



<p>“Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00. Memang hujan deras mengguyur Kecamatan Mlandingan, sejak malam hari. Jadi, tanah di sekitar plengsengan menjadi gembur,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Puriyono mengungkapkan, plengsengan yang ambruk itu berukuran panjang 10 meter dan tinggi 7 meter. “Kondisi plengsengan mengalami kerusakan dengan katagori berat,” bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut, Puriyono menyampaikan, mengetahui kejadian itu, warga setempat bergotong royong membersihkan material yang menutup jalan. “Dengan peralatan seadanya mereka bahu membahu membersihkan tanah dan batu yang menutupi badan jalan. Sehingga akses jalan bisa dilalui kendaraan,” bebernya.</p>



<p>Puriyono menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. “Untung kerugian masih dalam penghitungan pihak terkait,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168139</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan Deras, Tebing Pal 10 Bondowoso Longsor ke Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-deras-tebing-pal-10-bondowoso-longsor-ke-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 12:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tebing Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164892</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Itensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bondowoso, atau tepatnya di Pal 10 Desa Jambewungu, Kecamatan Wringin, mengakibatkan kemacetan. Hal itu dipicu, karena tebing sisi kanan jalan, mengalami longsor dan pohon tumbang. Kepala Pelaksaba (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan, menjelaskan bahwa dalam kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Karena saat terjadi tanah longsor, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Itensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bondowoso, atau tepatnya di Pal 10 Desa Jambewungu, Kecamatan Wringin, mengakibatkan kemacetan. Hal itu dipicu, karena tebing sisi kanan jalan, mengalami longsor dan pohon tumbang.</p>



<p>Kepala Pelaksaba (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan, menjelaskan bahwa dalam kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Karena saat terjadi tanah longsor, jalur kendaraan dalam posisi tidak padat.</p>



<p>&#8220;Akibat longsor dan pohon tumbang, membuat akses jalan dari Bondowoso menuju Besuki dan sebaliknya, macet. Alhamdulillah, tidak ada korban,” kata mantan Sekretaris Diskoprindag, Kamis (03/03/2022).</p>



<p>Setelah mendapat laporan longsor, lanjutnya, BPBD langsung mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim bahu-membahu dengan TNI-Polri dan warga, untuk bergotong royong membersihkan material yang ada di badan jalan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, dengan kesigapan TRC, TNI, Polri dan masyarakat, dalam waktu tidak lama, seluruh material terevakuasi. Sehingga, arus lalu lintas dari Bondowoso menuju Besuki, bisa normal kembali.</p>



<p>Pihaknya menghimbau, kepada masyarakat pengguna jalan, agar di musim penghujan seperti saat ini, lebih meningkatkan kewaspadaan. Terutama, jika melintasi kawasan yang curam dengan sisi kanan kiri tebing yang mudah longsor.</p>



<p>Dalam seminggu terakhir ini, di Bumi Ki Ronggo sering diguyur hujan disertai angin kencang pada malam hari. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan Semalaman, Pos Satpam Perum Bumi Mondoroko Raya Singosari Longsor dan Timbun Seorang Satpam</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-semalaman-pos-satpam-perum-bumi-mondoroko-raya-singosari-longsor-dan-timbun-seorang-satpam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2021 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160594</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Intensitas hujan tinggi yang terjadi selama sehari semalam, mengakibatkan tanah longsor di Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Desa Watugede, Kabupaten Malang, Selasa (21/12/2021). Imbas dari longsor tersebut, terdapat satu orang yang harus dilarikan ke UGD Prima Husada, karena mengalami luka berat lantaran tertimbun tanah longsor. Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Desa Watugede, Yudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Intensitas hujan tinggi yang terjadi selama sehari semalam, mengakibatkan tanah longsor di Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Desa Watugede, Kabupaten Malang, Selasa (21/12/2021). Imbas dari longsor tersebut, terdapat satu orang yang harus dilarikan ke UGD Prima Husada, karena mengalami luka berat lantaran tertimbun tanah longsor.</p>



<p>Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Desa Watugede, Yudi Purwono, menyampaikan jika longsor yang terjadi disebabkan adanya intensitas hujan yang terjadi sejak Senin (20/12/2021), kemarin. Hal tersebut, mengakibatkan debit air Sungai Kalimati mengalami peningkatan hingga menggerus tepi sungai.</p>



<p>&#8220;Saat itu, korban Rudianto (58) tengah stadby di dalam Pos Satpam. Sementara rekannya, Pak Edy sedang melakukan patroli keliling komplek,&#8221; kata Yudi Purwono kepada Memontum.com, Selasa (21/12/2021) siang.</p>



<p>Yudi menambahkan, setelah Edy melakukan patroli, dirinya pun bermaksud kembali. Namun tidak berselang lama, terdengar suara retakan pada bangunan pos yang didalamnya terdapat Rudianto. Namun, saat itu Rudianto belum sempat keluar dari pos, hingga ambrolnya pos satpam akibat longsor secara tiba-tiba.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saat itu Edy yang melihat kejadian, langsung secara spontan meminta pertolongan warga sekitar. Dan saat itu juga, sempat terdengar teriakan korban yang meminta pertolongan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sedangkan imbas dari longsornya pos satpam tersebut, membuat korban mengalami luka-luka hingga bagian dagu dan tulang punggung yang mengalami retak. &#8220;Selang beberapa waktu kejadian, akhirnya korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Prima Husada oleh beberapa pihak terkait,&#8221; tambah Yudi.</p>



<p>Kesra Desa Watugede tersebut juga menghimbau, agar warga yang melintas dijembatan agar tetap berhati-hati. &#8220;Karena dikhawatirkan, bisa terjadi longsor susulan. Kemudian untuk proses pembenahan, sudah komunikasi dengan pihak pengembang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Akibat musibah itu, hingga tadi masih dilakukan proses evakuasi dan pembersihan puing-puing oleh beberapa pihak terkait. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160594</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan 2 Jam, 10 Titik di Kota Malang Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-2-jam-10-titik-di-kota-malang-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 08:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan 2 Jam]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan lebat mengguyur Kota Malang, Selasa (19/10/2021) siang. Akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 hingga 2 jam lebih itu, membuat beberapa titik di kawasan kota, menjadi banjir. Berdasarkan pantauan wartawan memontum.com, setidaknya ada 10 titik di Kota Malang, yang terendam banjir. Diantaranya, seperti di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan lebat mengguyur Kota Malang, Selasa (19/10/2021) siang. Akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 hingga 2 jam lebih itu, membuat beberapa titik di kawasan kota, menjadi banjir.</p>



<p>Berdasarkan pantauan wartawan<strong> </strong><span style="text-decoration: underline"><strong>memontum.com</strong></span><strong>,</strong> setidaknya ada 10 titik di Kota Malang, yang terendam banjir. Diantaranya, seperti di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan IR Rais, Jalan Danau Toba, Jalan Ciliwung, Jalan Kedawung, Jalan Borobudur, Jalan Galunggung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Bantaran hingga Jalan Raya Dieng.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, mengatakan bahwa mayoritas banjir yang melanda hingga setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Diguyur Hujan 2 Jam, 10 Titik di Kota Malang Banjir" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/N_kjxqZJaAk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Banjir terjadi di banyak titik. Dari laporan yang kami terima, tingginya se mata kaki hingga betis orang dewasa,&#8221; terangnya ketika dihubungi lewat sambungan telefon.<br>Lokasi yang terlihat lumayan parah, terlihat di kawasan sepanjang Jalan Ciliwung, Jalan Letjen Sutoyo dan sekitar Jalan Kedawung. Di titik tersebut, kendaraan hingga terhenti dan tidak bisa berjalan.</p>



<p>&#8220;Di daerah tersebut sebagian besar jalan tergenang luapan air dari gorong-gorong akibat hujan,&#8221; sambungnya. Banyaknya lokasi banjir yang muncul siang ini, diakui Diah, membuat Satgas DPUPRPKP melakukan pantauan keliling. &#8220;Iya ini teman-teman Satgas berkeliling. Memang banyak yang terpantau banjir di kawasan yang memang menjadi langganan banjir,&#8221; terangnya.</p>



<p>Menurut keterangan Diah, kondisi gorong-gorong atau saluran drainase menjadi penyebab terjadinya banjir. Dimana, kondisi drainase di kawasan tersebut sempit dan kerap tersumbat sampah sampah.</p>



<p>&#8220;Biasanya, ini akan surut cepat. Tapi di beberapa lokasi, teman teman Satgas akan bersihkan gorong-gorongnya,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mulai Diguyur Hujan, Ini Titik Rawan Banjir Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mulai-diguyur-hujan-ini-titik-rawan-banjir-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2021 09:06:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[rawan banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang akhir-akhir ini sering diguyur hujan hampir setiap hari. Warga Kota Malang nampaknya perlu waspada terlebih yang tinggal di area rawan banjir. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pun terus berupaya mengantisipasi banjir yang menghantui beberapa wilayah langganan. &#8220;Saat ini sudah mulai musim hujan. Untuk mengantisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang akhir-akhir ini sering diguyur hujan hampir setiap hari. Warga Kota Malang nampaknya perlu waspada terlebih yang tinggal di area rawan banjir. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pun terus berupaya mengantisipasi banjir yang menghantui beberapa wilayah langganan.</p>



<p>&#8220;Saat ini sudah mulai musim hujan. Untuk mengantisipasi kejadian banjir ya kita akan terus kerja,&#8221; ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (17/09).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Ia menegaskan, untuk penanganan dan antisipasi banjir tidak bisa hanya bekerja secara tentatif.</p>



<p>&#8220;Kerja kita tidak tentatif tapi reguler,&#8221; tegas orang nomor satu di Kota Malang itu.</p>



<p>Terlebih peran Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) sangat dibutuhkan.</p>



<p>&#8220;Yang namanya GASS itu terus dilakukan dan terus berjalan,&#8221; ujar Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, menjelaskan bahwa ada 10 titik rawan banjir baru.</p>



<p>&#8220;Titik rawan banjir sewaktu lelang kinerja ada 26 di tahun 2020. Insyaallah sudah tuntas. Saat ini muncul 10 titik baru yang akan kita selesaikan di tahun 2021,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kesepuluh titik tersebut antara lain di Jalan Danau Kerinci, Jalan Mayjen Sungkono Gang 6, Jalan KH Malik Dalam, Jalan Pekalongan Dalam, Kelurahan Bareng Rw 7 dan Rw 8, Pasar Besi, area Pasar Gadang, Jalan Kedawung, Jalan Akordion, serta Jalan Taman Siswa.</p>



<p>&#8220;Dari 10 titik itu sebagian sudah dikerjakan, ada 6 titik kalau tidak salah,&#8221; sambung Diah.</p>



<p>Meski begitu pihaknya menegaskan tidak ada jaminan Kota Malang bebas banjir atau genangan saat musim hujan.</p>



<p>&#8220;Selama warga masih buang sampah sembarangan, terutama di badan air, ya tidak ada jaminan bebas genangan dan banjir. Perlu ada kesadaran juga di masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap wilayah sekitarnya penting, mengingat di sejumlah titik banjir beberapa waktu lalu penyelesaiannya cukup sulit.</p>



<p>&#8220;Seperti dulu di daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyebabkan banjir sampai Jalan Kedawung, itu penanganan harus khusus. Karena tidak bisa satu titik saja dan wajib tersistem. Selain itu rencana pembangunan drainase sepanjang Jalan Seokarno Hatta juga batal dilakukan. Tidak ada anggarannya di Pemerintah Provinsi,&#8221; urainya.</p>



<p>Sehingga, sejalan dengan apa yang disampaikan Wali Kota Sutiaji, untuk saat ini antisipasi yang bisa dilakukan adalah terus bekerja dan mengandalkan GASS.</p>



<p>&#8220;Selain menyelesaikan titik-titik rawan banjir, sementara teman-teman satgas kan selalu keliling. Ya saat ini andalannya teman-teman satgas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ditanya mengenai prediksi titik tambahan, wanita yang juga menjabat sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Malang tersebut menjawab sambil tertawa. &#8220;Prediksi tidak ada , setiap hari berdoa jangan sampai nambah,&#8221; tutup Diah. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153707</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
