<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dilengkapi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dilengkapi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 May 2024 12:09:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dilengkapi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Jember Resmikan Masjid Hibah Pribadi yang Dilengkapi Fasilitas Rumah Al Qur&#8217;an</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-resmikan-masjid-hibah-pribadi-yang-dilengkapi-fasilitas-rumah-al-quran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan pemanfaatan Masjid Al Bahmudah di Jalan Letjen Sutoyo, Kebonsari, Kabupaten Jember, Kamis (16/05/2024) tadi. Keberadaan masjid ini, merupakan hibah pribadi dari Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid untuk masyarakat sekitar. Dalam peresmian masjid ini juga turut hadir keluarga besar dari Al-Habib Abdullah. Sementara dalam masjid ini, juga terdapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan pemanfaatan Masjid Al Bahmudah di Jalan Letjen Sutoyo, Kebonsari, Kabupaten Jember, Kamis (16/05/2024) tadi. Keberadaan masjid ini, merupakan hibah pribadi dari Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid untuk masyarakat sekitar. Dalam peresmian masjid ini juga turut hadir keluarga besar dari Al-Habib Abdullah.</p>



<p>Sementara dalam masjid ini, juga terdapat fasilitas Rumah Al Qur’an atau tempat belajar Al Qur’an. Pengurus Masjid Al Bahmudah, juga menyediakan guru yang berkompeten untuk mengajari membaca Al-Qur’an hingga menghafal.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Jember memang sudah banyak masjid. Namun, penduduk kita juga besar, yaitu mencapai 2,4 juta jiwa. Dan di sini, saya bahagia bahwa di masjid ini juga tersedia Rumah Al Qur’an,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy juga menyadari, bahwa tidak semua lancar membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, dirinya merekomendasikan untuk belajar di Masjid Al Bahmudah ini.</p>



<p>“Jangan malu untuk belajar Al-Qur’an. Meski sudah usia tidak lagi muda, namun belajarlah dengan sungguh-sungguh dan diniatkan ibadah Lilla hi ta’ala,” paparnya.</p>



<p>Selanjutnya, Bupati Hendy juga mendoakan keluarga Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Hamid, senantiasa diberikan rezeki yang berlimpah atas hibah masjid tersebut. “Insyaallah menjadi amal jariyah sekeluarga. Pahalanya mengalir terus kepada beliau dan keluarganya,” ungkap Bupati Hendy. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warung Lesehan Yogyakarta Hadir di Kepanjen dengan Super Besar dan Dilengkapi Kolam Ikan Koi</title>
		<link>https://memontum.com/warung-lesehan-yogyakarta-hadir-di-kepanjen-dengan-super-besar-dan-dilengkapi-kolam-ikan-koi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[lesehan]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Warung Lesehan Yogyakarta kembangkan sayap. Setelah sukses membuka dua cabang di Kota Malang, kali ini pengembangan operasional warung lesehan nan apik ini merambah ke Cabang Jalibar Kepanjen, Kabupaten Malang, sebagai cabang ke tiga. Warung lesehan yang merupakan rumah makan keluarga dan berdiri sejak tahun 2000, resmi beroperasi sejak Sabtu (24/02/2024) tadi. Yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Warung Lesehan Yogyakarta kembangkan sayap. Setelah sukses membuka dua cabang di Kota Malang, kali ini pengembangan operasional warung lesehan nan apik ini merambah ke Cabang Jalibar Kepanjen, Kabupaten Malang, sebagai cabang ke tiga.</p>



<p>Warung lesehan yang merupakan rumah makan keluarga dan berdiri sejak tahun 2000, resmi beroperasi sejak Sabtu (24/02/2024) tadi. Yang menarik, kehadirannya sekarang lebih luas dan lebih nyaman. Bahkan, dengan memanfaatkan luas area sekitar 6500 meter persegi, warung lesehan ini memiliki kapasitas hingga 1200 orang. Tak ayal, warung lesehan ini menjadi rumah makan keluarga terbesar di Kepanjen.</p>



<p>Yang tidak kalah menarik dari rumah makan ini, selain menghadirkan menu makanan tradisional, juga menghadirkan kolam ikan KOI terbesar di Kepanjen dengan luas sekitar 1000 meter persegi. Sehingga, bisa menikmati menu makanan sambil berwisata.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk fasilitas sendiri, Warung Lesehan Yogyakarta menghadirkan tiga hall yang bisa dijujug. Diantaranya, seperti ruang VIP full AC dengan kapasitas 200 orang. Kemudian juga ada hall utama kapasitas 500 orang, tiga ruang meeting room dengan kapasitas peruangannya 15 hingg 20 orang, hall semi outdoor kapasitas 100 orang dan hall semi outdoor serta VIP room dilengkapi dengan set karaoke, LED TV dan sound. Termasuk, juga tersedia musala.</p>



<p>Owner Warung Lesehan Yogyakarta Kepanjen, Albertus Yonathan, mengatakan bahwa pembukaan cabang ke tiga ini sebagai bentuk suport terhadap pengembangan kawasan Ibu Kota Kepanjen. Mengingat, potensi yang ada di Ibu Kota Kabupaten Malang ini, sangatlah besar.</p>



<p>&#8220;Kita ingin jadi pioner untuk kota (ibu kota, red) yang memiliki potensi sangat besar. Kita juga ingin membantu mengoptimalkan yang ada di Kepanjen. Karenanya, Warung Lesehan Yogyakarta hadir di Jalibar Kepanjen,&#8221; kata Albertus, seusai melakukan grand opening yang turut dihadiri Owner Warung Lesehan Yogyakarta Grup, Hengky Halim, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, mitra kerja hingga Muspika.</p>



<p>Masih menurut Albertus, bahwa warung lesehan yang dihadirkan memakai konsep makanan tradisional yang bertemakan alam. Karenanya, untuk menu makanan masih sama. Walaupun, dalam waktu dekat juga akan ada menu khusus.</p>



<p>&#8220;Untuk menu andalan, itu masih tetap sama yaitu ayam goreng kremes. Namun, dalam penyajiannya ini sangat berbeda. Karena, ayam ini sebelumnya juga kita ungkep dan kuahnya juga kita pakai. Jadi, lebih crunchy,&#8221; paparnya.</p>



<p>Disampaikan Albertus, dalam pengembangan Warung Lesehan Yogyakarta, tidak hanya menjangkau masyarakat yang hendak menggelar acara. Namun, juga wisatawan yang hendak berkunjung ke Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Selain ruangan yang luas, kami juga menyediakan paket dan prasmanan. Sementara harga yang tawarkan, mulai sekitar Rp 25 ribu, seperti untuk nasi ayam. Bahkan, ada juga yang under dari harga itu. Apalagi, sekarang juga ada diskon 20 persen,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, dalam sambutannya sangat mengapresiasi kehadiran Warung Lesehan Yogyakarta di Jalibar. Mengingat, Kepanjen tidak hanya kecamatan, tetapi juga Ibu Kota Kabupaten Malang. Dengan keberadaannya ini, tentu saja diharapkan mampu menjangkau wisatawan yang hendak menikmati wisata ke kawasan pantai di Malang Selatan.</p>



<p>&#8220;Kepanjen merupakan kawasan ibu kota Kabupaten Malang. Karenanya, tingkat investasi di sini akan terus naik seiring dengan banyaknya investor yang masuk. Sehingga, kami sebagai pemerintah kabupaten, sangat mensuport keberadaan warung lesehan ini. Semoga ini memberikan berkah, apalagi juga bisa menjembatani wisatawan yang hendak berwisata,&#8221; tegasnya.<strong> (sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Tahap II Pasar Wates Kediri Dilengkapi Ornamen Budaya, Art dan Edukasi serta Smart CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-tahap-ii-pasar-wates-kediri-dilengkapi-ornamen-budaya-art-dan-edukasi-serta-smart-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Sep 2023 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ornamen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, yang mengusung konsep wisata telah dimulai. Selain desain yang berbeda dengan pasar lain, atau sebagai ruang publik, juga nantinya akan dilengkapi smart CCTV untuk mendukung sistem keamanan pasar. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa dari 17 pasar yang ada di Kabupaten Kediri, Pasar Wates [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, yang mengusung konsep wisata telah dimulai. Selain desain yang berbeda dengan pasar lain, atau sebagai ruang publik, juga nantinya akan dilengkapi smart CCTV untuk mendukung sistem keamanan pasar.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa dari 17 pasar yang ada di Kabupaten Kediri, Pasar Wates mulai desain sampai perencanaan berbeda dengan pasar lain.</p>



<p>&#8220;Untuk desain berbeda, itu karena ada ornamen-ornamen dengan sentuhan budaya, art dan edukasi. Untuk sistem keamanan, kita lengkapi smart cctv,&#8221; katanya, Sabtu (02/09/2023) sore.</p>



<p>Pemasangan smart CCTV di pasar tradisional, ujarnya, ini baru pertama kali diterapkan di Kabupaten Kediri. Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, ini selain pekerjaan finishing berkaitan dengan tematik sebagai pasar wisata, termasuk pekerjaaan penambahan satu bangunan los dan sarana prasarana pendukung.</p>



<p>Menurut Tutik, waktu pekerjaan proyek revitalisasi Tahap II ini 165 hari atau 24 pekan mulai 5 Juli sampai 16 Desember 2023 dengan nilai kontrak Rp 7.352.080.000. &#8220;Progres pekerjaan perhari ini, itu sudah masuk minggu ke-8 di angka 4,469 persen dan mengalami deviasi percepatan pekerjaan 28,8 persen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pada pekerjaan penambahan bangunan los, ujarnya, telah sampai pada tahapan pemasangan rangka baja atas untuk selanjutnya dipasang gording dan atap. Dengan penambahan los ini, diharapkan dapat menampung semua pedagang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagaimana ditekankan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, pekerjaan proyek di Kabupaten Kediri diharapkan tepat mutu dan waktu. Berkaca pada proyek revitalisasi Pasar Wates Tahap I, menurut Tutik, pihaknya ekstra hati-hati dan lebih ketat dalam pengendalian.</p>



<p>&#8220;Setiap tahapan apapun selalu dikonsultasikan ke kami dan diverifikasi teman-teman yang ahli teknis untuk dilakukan uji kebenaran. Termasuk, material juga,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Tutik menghimbau, nantinya begitu revitalisasi Pasar Wates selesai, pedagang dan warga sekitar tidak diperkenankan untuk berjualan di depan pasar. Termasuk, daerah lain yang dilarang sebagai lokasi berdagang.</p>



<p>&#8220;Sebagaimana arahan Mas Bup, kita juga harus memikirkan perekonomian masyarakat. Salah satu solusinya, mungkin mengembangkan bekas TPPS untuk kuliner, jajanan parkir dan sebagainya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam pertemuan dengan Dinas Perdagangan sebelumnya mengingatkan dengan desain dan konsep yang diusung nantinya kawasan luar pasar harus steril dari PKL. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apel Kota Batu Berharap Sarana Prasarana TPS3R Dilengkapi Pemkot Guna Dukung TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/apel-kota-batu-berharap-sarana-prasarana-tps3r-dilengkapi-pemkot-guna-dukung-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[guna]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[prasarana]]></category>
		<category><![CDATA[sarana]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194799</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Asosiasi Kepala Desa dan Lurah (Apel) Kota Batu berharap Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang ada di 19 desa dan empat kelurahan, bisa dilengkapi sarana prasarananya. Ini diminta, sebagai upaya untuk membantu pengelolaan sampah selain di TPA Tlekung. Ketua Apel Kota Batu, Wiweko, mengatakan bahwa pihaknya mulai diminta pengaktifan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Asosiasi Kepala Desa dan Lurah (Apel) Kota Batu berharap Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang ada di 19 desa dan empat kelurahan, bisa dilengkapi sarana prasarananya. Ini diminta, sebagai upaya untuk membantu pengelolaan sampah selain di TPA Tlekung.</p>



<p>Ketua Apel Kota Batu, Wiweko, mengatakan bahwa pihaknya mulai diminta pengaktifan TPS3R dikarenakan adanya permasalahan TPA Tlekung. Namun begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) juga harus bertanggungjawab dengan sarana prasarananya.</p>



<p>&#8220;Kami berharap Pemkot melengkapi sarana prasarana di TPS3R yang ada di setiap desa. Diantaranya, yaitu peralatan mesinnya,&#8221; terangnya di Kantor Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan/Kita Batu, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Untuk mesin peralatan yang dibutuhkan sebagai sarana prasarana ini, tambahnya, antara lain mesin pencacah sampah, mesin press dan mesin pembakaran. Kesepakatan perlengkapan sarana prasarana untuk TPS3R ini, adalah dari hasil koordinasi bersama 19 desa dan empat kelurahan.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa TPS3R yang sudah ada itu untuk mengelola sampah warga lokal. Tetapi, untuk sampah perusahaan menjadi tanggung jawab Pemkot Batu. &#8220;Saat rapat koordinasi Apel kemarin memang dari kelurahan belum hadir. Dan, masing-masing desa siap membantu mengelola sampah. Tetapi, yang sempat menjadi pertanyaan adalah sarana prasarana,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mengenai pengajuan mesin pengolahan sampah di TPS3R, jelas Wiweko, saat awal dulu peresmian TPS3R, sudah pernah mengajukannya. Namun sampai saat ini belum juga terealisasi. Padahal, berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup ada 15 desa yang sudah dibangun TPS3R, tetapi, hanya lima desa yang&nbsp; aktif.</p>



<p>&#8220;Menyelesaikan permasalahan sampah itu tidak gampang. Dalam waktu satu bulan itu belumlah cukup. Paling tidak dari beberapa tahapan hilangkan bau sampah dulu. Semua desa di Kota Batu, siap membantu pengolahan sampah. Tapi lengkapi sarana prasarana TPS3R. Dari kejadian ini mengingatkan bahwa Pemkot Batu banyak janji soal penanganan sampah,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194799</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
