<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jun 2023 09:38:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinkes Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pramuka Kwarcab Kota Malang Siap Bantu Pemkot Atasi Penurunan Angka Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/pramuka-kwarcab-kota-malang-siap-bantu-pemkot-atasi-penurunan-angka-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ketua kwarcab]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kwarcab]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190701</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selain terlibat dan membantu dalam kegiatan penyeberangan jalan di Kawasan Kayutangan Heritage selama rekayasa lalu lintas dan Operasi Ketupat Semeru 2023, kini anggota pramuka kwarcab Kota Malang, juga akan membantu Pemerintah Kota Malang dalam penekanan kasus stunting. Ketua Kwarcab Kota Malang, Heri Sunarka, menyampaikan jika pihaknya akan berkolaborasi bersama dengan dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Selain terlibat dan membantu dalam kegiatan penyeberangan jalan di Kawasan Kayutangan Heritage selama rekayasa lalu lintas dan Operasi Ketupat Semeru 2023, kini anggota pramuka kwarcab Kota Malang, juga akan membantu Pemerintah Kota Malang dalam penekanan kasus stunting.</p>



<p>Ketua Kwarcab Kota Malang, Heri Sunarka, menyampaikan jika pihaknya akan berkolaborasi bersama dengan dinas terkait, yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang. &#8220;Peran pramuka nanti akan ada di sana. Jadi, nanti akan kita komunikasikan bersama. Bentuknya seperti apa, nanti dari teman-teman akan turun lapangan. Nanti akan kita masifkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penurunan stunting,” jelas Heri, saat di Balai Kota Malang, Senin (12/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Heri juga menjelaskan, jika di bawah naungan Dinkes ada sebuah organisasi Satuan Karya Saka Bhakti Husada. Sedangkan di bawah naungan BKKBN yaitu Saka Kencana. Dimana keduanya, dinilai memiliki peran penting dalam penurunan stunting.</p>



<p>“Selain dua itu, kemudian juga akan dibantu dari unsur ambalan, tingkat SMA/SMK dan rancana dari tingkat Perguruan Tinggi. Bisa dibayangkan, jika gerakan ini kita masifkan bersama-sama, maka harapan pak wali zero stunting itu bisa dicapai Kota Malang, maka peran pramuka harus hadir disana,” ucapnya.</p>



<p>Kemudian, imbuhnya, saat disinggung mengenai jumlah personel yang akan dikerahkan, pihaknya mengatakan jika berapa pun yang dibutuhkan oleh Pemkot akan disupport. Dalam hal ini, juga akan dilakukan kampanye stunting, di Posyandu-posyandu yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Jadi pramuka tidak akan berhenti dalam berbakti. Biarlah kami berbakti dalam senyap dan sepi, tidak perlu publikasi besar-besaran, yang penting ada hasilnya,” imbuh Heri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190701</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seriusi Pencegahan Penyakit Kanker Serviks, Dinkes Kota Malang Lakukan Sosialiasi</title>
		<link>https://memontum.com/seriusi-pencegahan-penyakit-kanker-serviks-dinkes-kota-malang-lakukan-sosialiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jun 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[serviks]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, menseriusi upaya pemberantasan dalam pencegahan kanker serviks pada wanita. Yaitu, dengan dilakukannya sosialisasi melalui vaksinasi human papillomavirus (HPV). Meskipun, saat ini tengah menunggu distribusi vaksin tersebut. Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan jika pihaknya gencar dalam menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi di sekolah Kota Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, menseriusi upaya pemberantasan dalam pencegahan kanker serviks pada wanita. Yaitu, dengan dilakukannya sosialisasi melalui vaksinasi human papillomavirus (HPV). Meskipun, saat ini tengah menunggu distribusi vaksin tersebut.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan jika pihaknya gencar dalam menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi di sekolah Kota Malang. Sebab dengan adanya penyuluhan, para siswi akan diberikan pemahaman yang lebih baik, mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, terutama dalam menjelang dan sesudah menstruasi.</p>



<p>“Jadi di sekolah-sekolah yang ada di Kota Malang ini kami berikan sosialiasi untuk kesehatan reproduksi, terkait bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk menjaga reproduksinya, saat dia menjelang dan sesudah haid. Jadi kami akan melanjutkan program sosialisasi ini dan pemberian vaksin HPV secepat mungkin begitu vaksin telah tersedia,&#8221; ujar Husnul, Jumat (02/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika sejak tahun 2021, Kota Malang telah menjadi pilot project dalam program vaksinasi HPV. Itu telah berhasil menjangkau lebih dari 500 siswi dari kelas 4 dan 5 di sekolah dasar, dengan usia 9 hingga 13 tahun.</p>



<p>“Karena ini program nasional dan sesuai dengan petunjuk dari Kemenkes, ini diperuntukkan untuk usia 9 sampai 13 tahun. Tahun 2021 kita menyasar kelas 4 dan kelas 5, dan mendapat 500 sasaran. Di tahun ini, ada sekitar 9.585 siswi dari kelas 5 dan 6 SD yang masuk dalam daftar calon penerima vaksin HPV,” jelasnya.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai kolaborasi dengan pihak ketiga, pihaknya menyampaikan jika masih akan menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai distribusi vaksin, serta jumlah dosis yang akan didapatkan oleh Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kami masih menunggu petunjuknya seperti apa, kemudian kita dapat berapa dosis, baru nanti kita bisa memetakan kira-kira bisa tidak, di 16 Puskesmas Kota Malang, atau nanti perlu bantuan dengan pos-pos vaksin yang sudah ada itu. Tapi kami belum mendapatkan distribusi vaksinnya,” imbuh Husnul.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kondisi Kesehatan CJH Kota Malang Bagus, Kadinkes Ingatkan Antisipasi Dehidrasi</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kondisi-kesehatan-cjh-kota-malang-bagus-kadinkes-ingatkan-antisipasi-dehidrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[CJH]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Manasik Haji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan kesiapan kesehatan dari para calon jamaah haji Kota Malang. Mulai dari suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19. Hal tersebut, dikatakan oleh Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. Menurut Husnul, dalam melaksanakan ibadah haji, para calon jamaah itu harus dalam kondisi yang mampu (istitoah). Sehingga, kesiapan-kesiapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan kesiapan kesehatan dari para calon jamaah haji Kota Malang. Mulai dari suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19. Hal tersebut, dikatakan oleh Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif.</p>



<p>Menurut Husnul, dalam melaksanakan ibadah haji, para calon jamaah itu harus dalam kondisi yang mampu (istitoah). Sehingga, kesiapan-kesiapan itu perlu dilakukan, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.</p>



<p>“Suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19, itu kriterianya masuk di dua kriteria. Pertama dalam kondisi yang mampu (istitoah) dan yang kedua adalah kondisi yang mampu (istitoah) dengan pendampingan. Jadi, tidak ada calon jamaah haji yang tidak memenuhi syarat untuk berangkat,” ujar Husnul, Kamis (01/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, pihaknya juga memberikan imbauan kepada para calon jamaah haji, agar selalu membawa obat-obatan yang dibutuhkan dan sesuai dengan rekomendasi dari para dokter. Selain itu, menurutnya juga harus selalu menjaga cairan dalam tubuh.</p>



<p>“Karena dehidrasi di Arab Saudi itu belum tentu karena panas. Karena kelembaban pun, juga bisa menimbulkan dehidrasi sekalipun di Madinah kemarin ini suhunya sudah mencapai 41-42 derajat. Sehingga, usahakan jangan kurang untuk minum dan jangan sampai menunggu haus untuk minum,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, keberangkatan para calon jamaah haji Kota Malang, ditetapkan pada Minggu (18/06/2023) mendatang. Dimana, ada sebanyak 1.104 jamaah, yang akan ditempatkan dalam tiga kloter.</p>



<p>“Alhamdulillah, nanti kita berangkat dengan tiga kloter, di 76, 77, 78, dan masuk di gelombang ke dua. Kemarin kita sudah manasik terakhir dari Kankemenag untuk para calon jamaah tambahan itu ada sekitar 93 orang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat untuk Tetap Disiplin Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-untuk-tetap-disiplin-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Apr 2023 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187379</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Potensi angka Covid-19 masih menjadi kekhawatiran. Meskipun, secara grafik sudah mengalami penurunan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan (Prokes). Terlebih untuk pemakaian masker, diharapkan selalu dilakukan saat bertemu dengan orang banyak. Apalagi, saat kegiatan bersilaturahmi dan libur lebaran 2023, seperti saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Potensi angka Covid-19 masih menjadi kekhawatiran. Meskipun, secara grafik sudah mengalami penurunan.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan (Prokes). Terlebih untuk pemakaian masker, diharapkan selalu dilakukan saat bertemu dengan orang banyak. Apalagi, saat kegiatan bersilaturahmi dan libur lebaran 2023, seperti saat ini.</p>



<p>“Diharapkan Prokes selalu dikedepankan atau diketatkan. Paling tidak adalah minimal memakai masker pada saat di kerumunan,” kata dr Husnul, Senin (24/04/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, pihaknya juga terus mengingatkan kepada masyarakat, untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 segera di fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat. Apabila masyarakat merasa tidak enak badan atau sakit, juga diimbau untuk tetap berada di rumah.</p>



<p>“Kalau kondisi badan tidak baik, lebih baik jangan keluar atau tinggal di rumah saja,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk data terakhir kasus aktif Covid-19 di Kota Malang, pada Senin (24/04/2023) tadi, ada sebanyak 55 kasus. Itu, berdasarkan data dari infocovid19.jatimprov.go.id. Jumlah kasus yang ada terbilang rendah dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai angka ratusan kasus dalam sehari. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187379</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Cuaca Tak Menentu, Dinkes Kota Malang Sarankan Pakai Alat Pelindung saat Keluar Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/kondisi-cuaca-tak-menentu-dinkes-kota-malang-sarankan-pakai-alat-pelindung-saat-keluar-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180892</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir tidak menentu, membuat beberapa orang harus selalu waspada. Sebab, siang hari cuaca terkadang panas, namun tidak lama tiba-tiba mengalami hujan dan angin kencang. Begitu pun, saat malam hari. Mensikapi perubahan cuaca itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, meminta warga agar saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir tidak menentu, membuat beberapa orang harus selalu waspada. Sebab, siang hari cuaca terkadang panas, namun tidak lama tiba-tiba mengalami hujan dan angin kencang. Begitu pun, saat malam hari.</p>



<p>Mensikapi perubahan cuaca itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, meminta warga agar saat keluar rumah, harus tetap menggunakan alat pelindung. Terutama, seperti masker. Sebab, dengan cuaca yang tidak menentu dan angin kencang, tentu berakibat polusi.</p>



<p>“Kalau cuaca dengan angin kencang, tentunya ada banyak debu. Sehingga, ancamannya yang paling banyak adalah penyakit di saluran pernafasan. Karena itu, alat pelindung masker yang utama,” jelas dr Husnul Muarif, saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (02/01/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, tanbahnya, untuk para pengendara motor yang keluar rumah, tentunya juga harus tetap berhati-hati dan menutup kaca helm. Sebab, dengan cuaca angin yang berpotensi debu, sangat mengganggu penglihatan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>“Selain penyakit yang menyerang alat pernafasan, itu juga menyerang di indera penglihatan, mata. Seperti iritasi mata yang menyebabkan mata merah,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, fasilitas di Kota Malang sendiri saat ini juga sudah banyak yang bisa untuk digunakan Universal Health Coverage (UHC). Sehingga, kepesertaan masyarakat dalam BPJS juga bisa dimanfaatkan.</p>



<p>“Masyarakat kita sudah (UHC), manfaatkan kepesertaan BPJS itu bukan hanya pada saat sakit saja. Misalnya, untuk konsultasi ketika tidak enak badan. Apalagi, di musim-musim ekstrem seperti ini. Jadi, tinggal datang saja ke Faskes sesuai dengan kepesertaannya, cek di sana dan pokoknya jangan menunggu sampai sakit,” urainya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Catat Tingkat Kematian Covid-19 Terus Bertambah</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-catat-tingkat-kematian-covid-19-terus-bertambah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kematian covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178789</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang, mencatat tingkat kematian akibat Covid-19 di November ini, mengalami peningkatan. Yakni, sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. “Empat orang yang meninggal, satu probable (diyakini sebagai suspek), satu terkonfirmasi (Covid). Untuk yang dua masih menunggu hasil. Tapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang, mencatat tingkat kematian akibat Covid-19 di November ini, mengalami peningkatan. Yakni, sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif.</p>



<p>“Empat orang yang meninggal, satu probable (diyakini sebagai suspek), satu terkonfirmasi (Covid). Untuk yang dua masih menunggu hasil. Tapi semua dimakamkan dengan protokol Covid-19,” jelas Husnul, saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022) tadi.</p>



<p>Dikatakan Husnul, banyak faktor yang menjadi penyebab kematian akibat Covid-19 tersebut. Salah satunya yakni komorbid, itu menjadi penyebab ruang penanganan Instalasi Gawat Darurat (IGD) penuh. “Memang satu karena komorbid, itu semua masuk ya di IGD, sehingga penanganan disitu yang mengakibatkan parah,” katanya.</p>



<p>Dijelaskan Husnul, secara umum tingkat pemakaian tempat tidur ada sekitar 19,9 persen, di mana 15,41 persen di dominasi oleh warga dari luar Kota Malang. Sementara sisanya diisi oleh warga Kota Malang. “Seluruh pasien yang dirawat itu tersebar, ada di RSSA, Rumah Sakit Lavalette, Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang dan Rumah Sakit Panti Waluya,” lanjutnya.</p>



<p>Dengan adanya penambahan kasus kematian tersebut, Husnul mengimbau agar masyarakat lebih meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Terlebih, dalam waktu dekat juga ada libur Nataru dan tahun baru. Selain itu, menurutnya vaksinasi juga harus terus ditingkatkan.</p>



<p>“Dua strategi itu sebenarnya sudah cukup. Jadi lebih kepada bagaimana kita mendisiplinkan masyarakat dan mereka yang belum melakukan vaksinasi lengkap,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178789</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumlah Kematian Covid-19 Bertambah, Dinkes Kota Malang Imbau Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-kematian-covid-19-bertambah-dinkes-kota-malang-imbau-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 12:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[kematian covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Malang, akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, tercatat mencapai 137 kasus per 21 November 2022. Melihat tren tersebut, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). “Dua pekan ini peningkatan fluktuatif. Jadi kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Malang, akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, tercatat mencapai 137 kasus per 21 November 2022. Melihat tren tersebut, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).</p>



<p>“Dua pekan ini peningkatan fluktuatif. Jadi kami imbau tetap disiplin Prokes. Vaksin juga terus kita jalankan di sentra dan klinik,” ucap Husnul, Selasa (22/11/2022) saat dikonfirmasi.</p>



<p>Kenaikan kasus tersebut juga tebukti dari peningkatan keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate) yang ada di salah satu rumah sakit rujukan di Kota Malang, yakni RSUD Saiful Anwar (RSSA). Dari belasan hingga menjadi puluhan pasien.</p>



<p>“Memang ada peningkatan dibanding Minggu lalu yang hanya belasan. Setidaknya dari 43 tempat yang tersedia, sudah terisi 26 pasien Covid-19,” kata Direktur Utama (Dirut) RSSA Malang, dr Kohar Hari Santoso.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut, dijelaskan jika pasien Covid-19 yang dirawat di RSSA Malang itu memiliki komorbid, mulai dari kelainan pernafasan, hipertensi, hingga neurologis. Sehingga, pihaknya selalu berkoordinasi dengan salah satu laboratorium di Jakarta terkait dengan varian Covid-19 baru.</p>



<p>Terpisah, untuk pemakaman menggunakan prokes Covid-19 di bulan November ini juga mengalami kenaikan, itu melebihi jumlah pemakaman di bulan Oktober 2022 lalu. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang, Subardi. “Per hari ini, Selasa (22/11/2022), jumlah pemakaman Prokes Covid-19 di Kota Malang sudah 15 pemakaman. Pada bulan Oktober sebelumnya, ada 11 pemakaman,” kata Subardi.</p>



<p>Dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di beberapa hari ini, tentunya membuat tim pemakaman Prokes mulai kembali bekerja lebih ekstra. Terlebih, untuk petugas pelaksana UPT Pemakaman di Kota Malang terdapat sekitar 8 personel saja. “Mulai akhir-akhir ini, jumlah pemakan mengalami peningkatan. Sehingga, petugas kami juga mulai bekerja ekstra lagi. Saya juga minta petugas terus standby,” imbuh Subardi. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelajar di Kecamatan Blimbing dan Sukun Dominasi 600 Kasus DBD di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pelajar-di-kecamatan-blimbing-dan-sukun-dominasi-600-kasus-dbd-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2022 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177913</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Belum genap setahun, kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan. Yaitu, ada sekitar 600 kasus per Oktober 2022. Hal itu, diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. Meski mengalami peningkatan, namun angka itu lebih rendah dibanding tahun lalu. Karena, pada data terakhir yang dicatat oleh Dinkes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Belum genap setahun, kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan. Yaitu, ada sekitar 600 kasus per Oktober 2022. Hal itu, diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif.</p>



<p>Meski mengalami peningkatan, namun angka itu lebih rendah dibanding tahun lalu. Karena, pada data terakhir yang dicatat oleh Dinkes pada bulan Agustus 2022, penyakit DBD tersebut ada di angka 400 kasus.</p>



<p>“Kalau dihitung sampai bulan Desember 2021, itu lebih banyak tahun lalu. Sampai Oktober kemarin ada hampir 600 kasus DBD,” jelas Husnul, saat ditemui di Gedung MCC, Sabtu (05/11/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, usia rentan terkena penyakit DBD tersebut ada di usia anak sekolah. Yakni, antara 7 tahun hingga 20 tahun. Angka itu, tersebar di dua kecamatan di Kota Malang, yakni Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Sukun.</p>



<p>“Bedanya nggak terlalu banyak, hampir merata. Pertama Kecamatan Blimbing, kemudian Kecamatan Sukun. Bedanya antara 10 sampai 20 orang aja,” katanya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Upaya fogging untuk pencegahan kasus tersebut, juga sudah dilakukan oleh Dinkes Kota Malang. Menurutnya, begitu ada kasus DBD, Dinkes melakukan penyelidikan epidemiologi atau upaya untuk melihat kasus yang terjadi pada rumah tersebut.</p>



<p>“Kita lihat lokusnya dulu di rumah itu, kemudian bergeser kepada 10 rumah di depan, belakang, kanan dan kirinya untuk dilihat langkah bebas jentiknya. Mana kala angka bebas jentiknya itu kurang dari 95 persen, maka itu salah satu indikasi untuk dilakukan fogging,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya mengimbau agar masyarakat tetap menjaga perilaku 3M (menguras, menutup, dan mengubur). Karena perindukan nyamuk aedes aegypti, berasal dari genangan air. Namun, selain itu pada gantungan baju atau tempat lainnya juga harus dibersihkan.</p>



<p>“Selain cuaca yang menjadi faktor utama, masyarakat harus tetap menjaga kebersihannya. Terutama pada genangan air yang jadi perindukan nyamuk. Gantungan baju atau tempat lain itu juga harus dibersihkan dengan pemberantasan sarang nyamuk,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Aktif Covid-19 Kota Malang Meningkat, Varian Baru Belum Terdeteksi</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-aktif-covid-19-kota-malang-meningkat-varian-baru-belum-terdeteksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kasus aktif Covid-19 di Kota Malang per 2 November 2022, kini mencapai angka 131 atau dengan pertambahan 20 kasus dari hari sebelumnya. Hal itu, berdasarkan dari data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan penambahan tersebut disebabkan karena tingkat mobilitas masyarakat saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kasus aktif Covid-19 di Kota Malang per 2 November 2022, kini mencapai angka 131 atau dengan pertambahan 20 kasus dari hari sebelumnya. Hal itu, berdasarkan dari data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan penambahan tersebut disebabkan karena tingkat mobilitas masyarakat saat ini meningkat. Karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan aktivitasnya.&nbsp;</p>



<p>“Kasus meningkat bisa dari skrining perjalanan dari luar kota dan sering melakukan kontak di luar. Maka, masyarakat diharap tetap harus menerapkan Prokes,” ujar Husnul, saat dikonfirmasi, Kamis (03/11/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, mengenai subvarian baru Omicron XBB yang masuk di Indonesia, kini di Kota Malang sendiri masih belum ditemukan kasus tersebut. Namun, tetap harus diwaspadai dengan adanya gelombang serangan Covid-19 varian baru tersebut.</p>



<p>“Di Kota Malang, hingga saat ini tidak ada Covid-19 varian baru itu,” tegas Husnul.</p>



<p>Dijelaskannya, jika gejala pada varian baru tersebut hampir sama seperti Omicron. Beberapa gejala ringan yang sering ditemukan terhadap pasien, diantaranya seperti demam, pilek, dan batuk. Untuk mendeteksi, harus dilakukan Rapid Test-PCR. Karena sampel yang dihasilkan, lebih akurat dibandingkan dengan pengujian Antigen.</p>



<p>“Tes Antigen itu kan skrining awal. Hasilnya bisa positif dan juga bisa negatif. Untuk memastikan harus lewat PCR tetap,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177845</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
