<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dosen Cabul Unej &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dosen-cabul-unej/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 May 2021 15:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dosen Cabul Unej &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dosen Cabul Universitas Jember Ditahan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/dosen-cabul-universitas-jember-ditahan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 15:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Ditahan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Cabul Unej]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Polisi Resort Jember resmi menahan RH pelaku pencabulan yang berprofesi sebagai dosen. Polisi menetapkan RH karena cukup alat bukti. Hal itu diungkapkan Wakapolres Jember, Kompol Kadek Ary Mahardika, saat rilis pada media di Mapolres Jember, Kamis (06/05) siang. Baca Juga: Dosen di Universitas Jember (Unej) itu resmi mendekam di jeruji besi. Proses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Polisi Resort Jember resmi menahan RH pelaku pencabulan yang berprofesi sebagai dosen. Polisi menetapkan RH karena cukup alat bukti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu diungkapkan Wakapolres Jember, Kompol Kadek Ary Mahardika, saat rilis pada media di Mapolres Jember, Kamis (06/05) siang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-lumbung-pangan-jatim-sektor-pertanian-kabupaten-jember-semakin-produktif">Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-serahkan-23-truk-dan-25-pickup-untuk-dukung-operasional-kdkmp">Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-sektor-pertanian-bupati-jember-dorong-pelaksanaan-program-oplah-irpom-dan-modernisasi-alsintan">Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Jember Dorong Pelaksanaan Program Oplah, Irpom dan Modernisasi Alsintan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-hlun-2026-kabupaten-jember-wujud-apresiasi-nyata-untuk-lansia">Peringatan HLUN 2026 Kabupaten Jember, Wujud Apresiasi Nyata untuk Lansia</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">Dosen di Universitas Jember (Unej) itu resmi mendekam di jeruji besi. Proses hukum akan berlanjut untuk melengkapi berkas dan dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Korban adalah gadis berumur 16 tahun, yang tempat kejadian perkaranya dilakukan tersangka di rumahnya sendiri. Sementara Korban adalah keponakannya sendiri. Sejak kemarin sudah kami tahan. Berkasnya sudah kami lengkapi, dan kami kirimkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) ke Kejaksaan Negeri Jember, &#8221; kata Kadek saat menyampaikan rilisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di depan penyidik tersangka mengakui berpura-pura akan melakukan pengobatan padahal hanya untuk memuaskan nafsu bejatnya.&#8221;Yakni dengan berpura-pura melakukan pengobatan terhadap korban,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendukung pembuktian, polisi mengamankan baju tidur bergambar Doraemon milik korban, dan ponsel berisi rekaman suara percakapan antara korban dengan tersangka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari bukti-bukti tersebut, oknum dosen di salah satu perguruan tinggi di Jember itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum berikutnya,&#8221; kata mantan Kasatlantas Polresta Banyuwangi itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kadek menyebutkan RH, mengaku mencabuli ponakannya sendiri sebanyak dua kali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang keduanya sama-sama dilakukan di rumah tersangka sendiri. Kemudian untuk bukti rekaman percakapan, didapatkan dari aksi pencabulan kedua, yakni korban menaruh HPnya (ponsel) yang disembunyikan di bawah bantal. Dari bukti tersebut menguatkan perbuatan tindak pencabulan tersangka,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 82 ayat (2) Jo Pasal 76E. Pelaku yang kandidat profesor ini terpaksa harus menghadapi ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari ancaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun penjara dan maksimal 15 Tahun penjara. Ancaman hukuman terhadap RH ini ditambah 1/3 dari ancaman (hukum yang ditetapkan), karena korban merupakan anak asuhnya sendiri,&#8221; terang Wakapolres Jember, Kompol Kadek Ary Mahardika. <strong>(rio/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dosen Cabul Unej Diperiksa UPPA Polres Jember</title>
		<link>https://memontum.com/dosen-cabul-unej-diperiksa-uppa-polres-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2021 15:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diperiksa UPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Cabul Unej]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jember Fasilitasi Perdamaian Angkutan Online dan Konvensional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=139462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; RH, seorang dosen di salah satu fakultas di Universitas Negeri Jember (Unej), yang diduga melakukan aksi pencabulan terhadap keponakannya sendiri, akhirnya diperiksa UPPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jember, Kamis (08/04) tadi. Pria yang teridentifikasi menjadi dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) itu, diperiksa petugas kurang lebih sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; RH, seorang dosen di salah satu fakultas di Universitas Negeri Jember (Unej), yang diduga melakukan aksi pencabulan terhadap keponakannya sendiri, akhirnya diperiksa UPPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jember, Kamis (08/04) tadi. Pria yang teridentifikasi menjadi dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) itu, diperiksa petugas kurang lebih sekitar 4,5 jam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kanit UPPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Vitasari, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus tersebut. &#8220;Benar kami sudah terima laporan ada kasus pencabulan yang diduga dilakukan oknum dosen,&#8221; kata Ipda Vita saat dikonfirmasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, tambahnya, terduga pelaku sudah memenuhi panggilan polisi (Kamis, red) sejak pukul 10.00. Dosen RH selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.30.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga : </strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/3-200-driver-ojol-di-kota-malang-dapat-perlindungan-bpjs-ketenagakerjaan-dari-pemkot">3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-lahan-54-hektare-di-arjowinangun-untuk-sekolah-rakyat-permanen">Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/srmp-16-kota-malang-belum-buka-siswa-baru-fokus-lanjutkan-pembelajaran-92-siswa">SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-kelancaran-distribusi-bbm-pemkab-lumajang-siapkan-langkah-antisipatif">Jaga Kelancaran Distribusi BBM, Pemkab Lumajang Siapkan Langkah Antisipatif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-srmp-16-kota-malang-kepala-ksp-dudung-dorong-pembangunan-gedung-permanen-sr">Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">Selain memeriksa RH, polisi juga telah mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi lainnya. &#8220;Sudah kami lakukan pemeriksaaan saksi-saksi. Ada sekitar lima orang, yang kami periksa. Diantaranya, saksi pelapor, saksi terlapor dan saksi-saksi lain,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Vita, usai melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan RH, polisi akan melakukan gelar perkara. Hanya saja, saat disinggung bagaimana hasil pemeriksaan sementara terhadap RH, enggan menyebutkan secara rinci.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selanjutnya, akan kami lakukan gelar perkara untuk kasus tersebut. Adanya pengembangan kasus, akan kami kabari lagi. Termasuk, hasil gelar perkara (hari ini). Gelar perkara (akan dilakukan, red) dalam minggu-minggu ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditanya bagaimana pendampingan dan perlindungan terhadap korban, yang diketahui masih di bawah umur, Kanit menjelaskan, posisi korban didampingi oleh PPT PPA (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) di bawah DP3AKB dan sudah mendapatkan pendampingan serta perlindungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari informasi memontum.com, terduga pelaku selain sebagai dosen di Fakultas Fisip, juga bergelar Phd. Yang bersangkutan ini, juga dosen berprestasi berusia relatif muda dan telah menjadi kandidat profesor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagaimana diberitakan, RH dilaporkan ke polisi oleh ibu korban, setelah mendengar rekaman suara dugaan pemaksaan pelaku. RH berdalih, melakukan dugaan pencabulan karena tes kanker pada payudara korban, yang tidak lain masih keponakannya. <strong>(rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139462</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
