<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dugaan pembunuhan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dugaan-pembunuhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Sep 2021 15:18:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dugaan pembunuhan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seorang Wanita Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi, Diduga Korban Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-wanita-ditemukan-tewas-di-kamar-mandi-diduga-korban-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 15:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan berantai]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan Karyawan AC]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tewasnya Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan Sukun, Kecamatan  Sukun, Kota Malang,  diduga menjadi korban pembunuhan. Bahkan kasus dugaan pembunuhan ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Minggu (19/9) sore. Ratna ditemukan tewas di kamar mandi rumah dengan kondisi ada luka berdarah di kepala Pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>M<strong>emontum, Kota Malang</strong> &#8211; Tewasnya Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan Sukun, Kecamatan  Sukun, Kota Malang,  diduga menjadi korban pembunuhan. Bahkan kasus dugaan pembunuhan ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Minggu (19/9) sore.</p>



<p>Ratna ditemukan tewas di kamar mandi rumah dengan kondisi ada luka berdarah di kepala Pada Sabtu (18/9) dini hari. Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh anaknya. Awalnya Ratna diduga meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.</p>



<p>Namun setelah dibawa ke Gotong Royong, banyak teman-temannya yang merasa curiga. Kecurigaan itu mengarah ke Sf (56). Belum diketahui secara jelas, siapakah sosok Sf ini. Namun informasi yang berdar bahwa Sf adalah suami sambung korban.</p>



<p>Atas kecurigaan itu, anak korban melapor ke Polresta Malang Kota. Atas laporan itu, petugas segera melakukan penyelidikan. Bakan informasinya Tim Polda Jatim dan Polresta Malang Kota, juga sudah bergerak mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (21/9).</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com bahwa membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut.</p>



<p>&#8221; Memang ada laporan yang masuk pada Minggu kemarin. Pelapornya adalah anaknya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Menunggu alat bukti dan fakta,&#8221; ujar Kompol Tinton pada Selasa (21/9) malam.</p>



<p>Namun informasi di lapangan,  bahwa Sf saat ini sudah diamankan  dan masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian. &#8221; Infonya Sf sudah dibawa ke Polresta,&#8221; ujar salah seorang warga. Sementara itu, jenazah Ratna masih berada di rumah persemayaman Gotong Royong Kota Malang. <strong>(gie)</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tidak Cukup Bukti, Iis Nuriwati Terduga Pelaku Pembunuhan Bakal Bebas</title>
		<link>https://memontum.com/tidak-cukup-bukti-iis-nuriwati-terduga-pelaku-pembunuhan-bakal-bebas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 11:23:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sempu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117708</guid>

					<description><![CDATA[Banyuwangi Memontum &#8211; Desakan kuasa hukum dugaan pembunuhan yang dilakukan Iis Nuriwati (43) terhadap suaminya Safari (63) warga Dusun Karangrejo, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Bomba Sugiarto agar kliennya dibebaskan bakal terwujud. Bahkan Bomba Sugiarto yakin 1000% jika kliennya tidak melakukan pembunuhan seperti yang diberitakan di berbagai media, baik cetak, online ataupun elektronik. &#8220;Saya yakin kalau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banyuwangi Memontum</strong> &#8211; Desakan kuasa hukum dugaan pembunuhan yang dilakukan Iis Nuriwati (43) terhadap suaminya Safari (63) warga Dusun Karangrejo, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Bomba Sugiarto agar kliennya dibebaskan bakal terwujud.</p>
<p>Bahkan Bomba Sugiarto yakin 1000% jika kliennya tidak melakukan pembunuhan seperti yang diberitakan di berbagai media, baik cetak, online ataupun elektronik.</p>
<p>&#8220;Saya yakin kalau korban itu meninggal dunia bukan karena dibunuh. Tapi karena penyakit yang dideritanya, korban itu punya riwayat penyakit jantung,&#8221; ujar Bomba saat dikonfirmasi Memontum.com, Sabtu (27/6/2020) siang.</p>
<p>&#8220;Karena kasus ini bukan tindak pidana ya harus dilepaskan dong. Dan Polisi harus menutup kasus ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Keinginan agar kliennya dibebaskan dari segala tuntutan hukum, dimungkinkan keinginan tersebut bakal terkabul. Pasalnya hasil dari otopsi dan visum korban tim medis RSUD Blambangan tidak ditemukan adanya kekerasan di tubuh korban.</p>
<p>&#8220;Hasil visum dan otopsi ditemukan adanya tindakan kekerasan di tubuh korban. Kami masih menyelidiki penyebab kematian korban. Diduga korban meninggal dunia disebabkan penyakit jantung,&#8221; ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.</p>
<p>Seperti diketahui, pada Rabu (23/6/2020) pagi hari warga Dusun Karangrejo, Desa Temuasri dihebohkan dugaan pembunuhan dengan cara &#8220;diganco&#8221; istri korban.</p>
<p>Bahkan untuk membawa Iis Nuriwati ke Mapolsek Sempu yang diduga sebagai pelaku pembunuhan, aparat harus mengikat tangan dan kakinya. Dalam kasus ini aparat kepolisian memeriksa 3 orang saksi untuk dimintai keterangan.</p>
<p>Selain mengamankan terduga pelaku pembunuhan, aparat juga mengamankan Ganco untuk dijadikan barang bukti.</p>
<p>&#8220;Kita sudah melaksanakan penyelidikan dan mengarah pada calon tersangka,&#8221; ujar Kapolresta Banyuwangi.</p>
<p>&#8220;Diduga, korban meninggal dunia akibat berebut Ganco saat cecok masalah ekonomi,&#8221; terang Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.<strong> (ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wanita Hangus Terbakar Mirip Rosidah Warga Papring Kalipuro</title>
		<link>https://memontum.com/wanita-hangus-terbakar-mirip-rosidah-warga-papring-kalipuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 14:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Mrs X]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104885-wanita-hangus-terbakar-mirip-rosidah-warga-papring-kalipuro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Polresta Banyuwangi bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran Mrs X yang ditemukan warga di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Sabtu (25/01/2020) siang. Bahkan, untuk mengungkap siapa Mrs X tersebut, Reskrim Polresta Banyuwangi terus menggali informasi, dari berbagai masyarakat. Kabar yang beredar, Mrs X yang ditemukan warga dalam keadaan menggemparkan dengan tubuh gosong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Polresta Banyuwangi bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran Mrs X yang ditemukan warga di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Sabtu (25/01/2020) siang.</p>
<p>Bahkan, untuk mengungkap siapa Mrs X tersebut, Reskrim Polresta Banyuwangi terus menggali informasi, dari berbagai masyarakat.</p>
<p>Kabar yang beredar, Mrs X yang ditemukan warga dalam keadaan menggemparkan dengan tubuh gosong diduga akibat dibakar, sedikit mulai terkuak.</p>
<p>Ada kemiripan korban dengan Rosidah warga Lingkungan Papring, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, dikabarkan sudah dua hari meninggalkan rumah.</p>
<p>Bahkan sepatu sandal yang dipakai Rosidah saat foto di Jembatan ada kemiripan dengan sepatu sandal yang ditemukan dilokasi kejadian.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Memontum.com atas informasi ini, Satreskrim Polresta Banyuwangi langsung bergerak menuju Papring, untuk mengungkap Mrs X tersebut.</p>
<p>Sementara Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasatreskrim AKP Moh Solikin Fery mengatakan, untuk saat ini pihaknya untuk mengungkap kasus ini masih mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Kami mengumpulkan barang bukti yang ada di TKP, seperti sepasang sandal korban, jam tangan rusak, kancing, dan helm INK warna Pink,&#8221; kata AKP Moh Solikin Fery.</p>
<p>Terkait ada kemiripan sandal yang dipakai Rosidah, AKP. Moh. Solikin Fery mengatakan pihaknya masih mendalami petunjuk foto yang saat ini beredar.</p>
<p>&#8220;Kami masih mendalami petunjuk foto itu,&#8221; ujar Kasatreskrim Polresta Banyuwangi.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://banyuwangi.memontum.com/1257-banyuwangi-gempar-gadis-hangus-terbakar-diduga-korban-pembunuhan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Banyuwangi Gempar! Wanita Hangus Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan</a></p>
<p>Menurut Fikri, warga Papring, Kalipuro mengatakan, barang bukti berupa helm dan sandal warna coklat, ada kemiripan dengan sandal milik Rosidah.</p>
<p>&#8220;Sandal yang ditemukan dilokasi ditemukan mayat itu, mirip dengan sandal yang dipakai Rosidah. Ada kabar, kalau Rosidah itu tidak pulang selama dua hari,&#8221; ujar Fikri.<strong> (ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat di Cangar-Pacet, Polres Batu Ungkap Identitas, Tangan Terikat, Diduga Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-di-cangar-pacet-polres-batu-ungkap-identitas-tangan-terikat-diduga-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 08:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Cangar]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98078-mayat-di-cangar-pacet-polres-batu-ungkap-identitas-tangan-terikat-diduga-pembunuhan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kurang dari 24 jam, Polres Batu berhasil mengungkap identitas mayat laki-laki yang kemarin (Rabu,16/10/2019) ditemukan di kawasan Sungai Watu Ondo, Dusun Jurangkwali, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Korban diketahui bernama Bangkit Maknutu Dunirat, kelahiran 4 Agustus 1987, beralamat di Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura. Korban berdomisili [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kurang dari 24 jam, Polres Batu berhasil mengungkap identitas mayat laki-laki yang kemarin (Rabu,16/10/2019) ditemukan di kawasan Sungai Watu Ondo, Dusun Jurangkwali, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.</p>
<p>Korban diketahui bernama Bangkit Maknutu Dunirat, kelahiran 4 Agustus 1987, beralamat di Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura. Korban berdomisili di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan bekerja di UMC Suzuki, Sengkaling.</p>
<p>Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan identitas korban berhasil diketahui berkat pemberitaan beberapa media sosial serta imbauan ke masyarakat. Setelah berkoordinasi, ternyata ada laporan kehilangan dari warga di Polrestabes Surabaya pada tanggal 15 Oktober 2019 kemarin, atau satu hari sebelum mayat ditemukan.</p>
<p>&#8220;Ketika dievakuasi, kondisi tubuh korban nampak ada robek di dahi kiri, kedua mata lebam dan tangan dalam keadaan terikat di depan badannya. Setelah koordinasi dengan Polrestabes, tim kami menemui ibu dan istri korban malam hari itu juga. Berdasarkan ciri-ciri fisik memang ada kemiripan, akhirnya petugas kami mengajak mereka ke RS Hasta Brata untuk melihat jenazah,&#8221; jelas Harviadi, Kamis (17/10/2019).</p>
<p>Setelah mengetahui jenazah, kemudian bukti sidik jari, istri korban (pelapor) membenarkan jika memang itu jenazah suaminya.</p>
<p>&#8220;Setelah diotopsi sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari tadi, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga dan langsung dibawa ke Sumenep untuk dimakamkan,&#8221; tambah kapolres.</p>
<p>Hasil otopsi membenarkan jika ada indikasi tindakan kekerasan pada korban. Seperti luka lebam di kepala dan mata. Dugaan penyebab kematian, karena adanya pendarahan diselaput otak korban.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini belum ada konfirmasi barang hilang dari keluarga korban. Menurut keluarga, terakhir dia mengabari ke istrinya akan ada kegiatan kantor di Kota Surabaya. Lalu tidak ada kabar lagi hingga ditemukan itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Hasil koordinasi Polres Batu dengan Polrestabes, sekarang masih melakukan upaya pengungkapan kasus dan mengungkap para pelaku. Polres Batu hanya menyampaikan identitas korban, Polrestabes yang memiliki domain mencari pelaku dan motif dugaan pembunuhan.</p>
<p><em><a href="https://kotabatu.memontum.com/900-mayat-di-sungai-cangar-pacet-gegerkan-warga" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>BACA : </strong>Mayat di Sungai Cangar – Pacet Gegerkan Warga</a></em></p>
<p>&#8220;Dugaan awal ada kekerasan fisik hingga korban meninggal dan mayat dibuang, tapi motifnya seperti apa dan pengungkapan pelaku kita tetap menunggu hasil dari Polrestabes,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Perlu diketahui, kemarin ditemukannya mayat laki-laki penuh luka di wajah. Warga Dusun Cangar pun sempat geger hingga melapor ke Polsek Bumiaji. Usai adanya laporan, tim dari Polsek Bumiaji serta Polres Batu pun langsung turun tangan, selanjutnya pihak Polres menghubungi BPBD Kota Batu guna dilakukan evakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Hastabrata.Ketika ditemukan mayat tidak dilengkapi identitas apapun. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98078</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembacokan Pasangan Selingkuh di Kedungrejo Waru</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-tangkap-satu-pelaku-pembacokan-pasangan-selingkuh-di-kedungrejo-waru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 14:36:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89379-polisi-tangkap-satu-pelaku-pembacokan-pasangan-selingkuh-di-kedungrejo-waru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo memastikan sudah menangkap salah satu pelaku pembacokan di rumah Nur Aeni (25) warga warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang lalu. Namun polisi belum bisa menyampaikan nama salah satu tersangka dari 3 orang yang diduga dalam kasus penganiayan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo memastikan sudah menangkap salah satu pelaku pembacokan di rumah Nur Aeni (25) warga warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang lalu. Namun polisi belum bisa menyampaikan nama salah satu tersangka dari 3 orang yang diduga dalam kasus penganiayan dan pemberatan itu.</p>
<p>&#8220;Satu pelaku sudah ditangkap di Surabaya. Sekarang dia menjalani proses pemeriksaaan,&#8221; terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu (31/07/2019).</p>
<p>Zain mengungkapkan lantaran polisi sudah menangkap salah seorang pelaku, maka pihaknya menyarankan agar pelaku lainnya segera menyerahkan diri. Namun kalau tidak menyerahkan diri bakal dikejar dimana pun lokasi pelarian pelaku lainnya itu.</p>
<p>&#8220;Lebih baik menyerahkan diri baik-baik. Kalau tidak akan kami tindak tegas. Karena perbuatannya sangat sadis menjadi perhatian masyarakat karena tidak berperi kemanusiaan. Kami pastikan pelakunya lebih dari satu orang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, kata mantan Sekpri Kapolri ini pihaknya bakal mendalami kasus penganiayaan dan pemberatan itu. Termasuk soal latar belakang kasus tindak pidana yang menghebohkan masyarakat itu.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan kedua korban baik Nur Aeni maupun M Rofi&#8217;i masih hidup. Keduanya mengalami pendarahan hebat tapi sudah ditangani tim medis. Sekarang korban perempuan sudah dirawat di kamar biasa dan yang laki-laki masih di ICU,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pembunuhan menggegerkan warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang. Ini menyusul, warga setempat bersimbah darah usai dibacok dua pria yang berhasil kabur dan melarikan diri usai menganiaya kedua korbannya itu.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28231-dibacok-pria-dan-perempuan-bukan-pasutri-di-sidoarjo-terkapar-bersimbah-darah-di-kamar" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Dibacok, Pria dan Perempuan Bukan Pasutri di Sidoarjo Terkapar Bersimbah Darah di Kamar</a></p>
<p>Kedua korban itu adalah Nur Aeni (25) dan M Rofi’i (28). Keduanya ditemukan warga sekitar bersimbah darah di lantai dua rumah Nur Aini yang berada di Jalan Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru.</p>
<p>Kasus percobaan pembunuhan ini, kali pertama diketahui Ny Su. Pembantu di rumah Aeni ini langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar ketika melihat majikannya dan seorang laki-laki bersimbah darah di rumah lantai dua itu. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89379</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dibacok, Pria dan Perempuan Bukan Pasutri di Sidoarjo Terkapar Bersimbah Darah di Kamar</title>
		<link>https://memontum.com/dibacok-pria-dan-perempuan-bukan-pasutri-di-sidoarjo-terkapar-bersimbah-darah-di-kamar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 04:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89283-dibacok-pria-dan-perempuan-bukan-pasutri-di-sidoarjo-terkapar-bersimbah-darah-di-kamar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kasus dugaan pembunuhan menggegerkan warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang. Ini menyusul, warga setempat bersimbah darah usai dibacok dua pria yang berhasil kabur dan melarikan diri usai menganiaya kedua korbannya itu. Kedua korban itu adalah Nur Aeni (25) dan M Rofi’i (28). Keduanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Kasus dugaan pembunuhan menggegerkan warga JL Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (29/07/2019) petang. Ini menyusul, warga setempat bersimbah darah usai dibacok dua pria yang berhasil kabur dan melarikan diri usai menganiaya kedua korbannya itu.</p>
<p>Kedua korban itu adalah Nur Aeni (25) dan M Rofi’i (28). Keduanya ditemukan warga sekitar bersimbah darah di lantai dua rumah Nur Aini yang berada di Jalan Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-89284" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190730-WA0026-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kasus percobaan pembunuhan ini, kali pertama diketahui Ny Su. Pembantu di rumah Aeni ini langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar ketika melihat majikannya dan seorang laki-laki bersimbah darah di rumah lantai dua itu.</p>
<p>&#8220;Awalnya pembantu korban berteriak minta tolong. Seketika warga langsung masuk semua. Karena kejadian itu dianggap pembunuhan, warga tidak berani menyentuhnya. Meski awalnya mau diangkut menggunakan mobil box,&#8221; terang Ketua RT 26, RW 06 Desa setemlat, Pawi di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh, Pawi menceritakan saat kejadian suami korban Nur Aeni yang akrab dipanggil Eni sedang tidak berada di rumah. Suami korban sedang luar kota sejak siang hari.</p>
<p>&#8220;Suami Nur Aeni (Pak Lukman) pergi ke Madura sejak sekitar jam 11.00 WIB tadi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Usai mengetahui dua korban tergeletak bersimbah darah, pihaknya langsung melapor ke Polsek Waru. Tak berselang lama berselang, petugas kepolisian yang tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi kedua korban yang mengalami kritis itu ke rumah sakit. &#8220;Kondisinya sudah tidak bergerak. Tapi korban perempuan dievakuasi dahulu karena masih bernafas,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, pembantu korban dan warga lainnya juga sempat mengetahui dua pelaku percobaan pembunuhan itu. Namun saat dikejar warga, pelaku berhasil kabur.</p>
<p>&#8220;Pelakunya kalau nggak salah dua orang. Keduanya berhasil melarikan diri saat warga ramai berusaha menolong korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, petugas dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru, langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa percobaan pembunuhan itu.</p>
<p>&#8220;Sekarang kami masih olah TKP dan mencari keterangan saksi-saksi. Kasus masih dalam penyelidikan. Semoga pelaku cepat tertangkap&#8221; ucap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat di lokasi kejadian.</p>
<p>Selain itu, mantan Sekpri Kapolri ini masih enggan menyebutkan kondisi kdua korban baik lelaki maupun perempuan yang bersimbah darah itu sudah meninggal duni atau belum. &#8220;Masih dipastikan lagi,&#8221; urainya.</p>
<p>Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, tubuh M Rofii yang ditemukan bersimbah darah itu sudah diangkut menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan Nue Aeni masih sempat bernafas saat dilarikan terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Polda Jatim. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pembunuhan Tirtoyudo</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-pembunuhan-tirtoyudo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2019 11:03:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tirtoyudo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87098-dugaan-pembunuhan-tirtoyudo</guid>

					<description><![CDATA[Tidak Ada Tanda Kekerasan &#160; Memontum Malang &#8211; Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban Darmaji (53), korban yang ditemukan di Tirtoyudo dalam kondisi tergantung dan tangan terikat. Pihak kepolisian masih menelusuri lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi. Melalui wawancara ponsel, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, menyatakan bahwa pihaknya menunggu hasil lengkap otopsi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Tidak Ada Tanda Kekerasan</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban Darmaji (53), korban yang ditemukan di Tirtoyudo dalam kondisi tergantung dan tangan terikat. Pihak kepolisian masih menelusuri lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.</p>
<p>Melalui wawancara ponsel, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, menyatakan bahwa pihaknya menunggu hasil lengkap otopsi. Pastinya, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87100" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0093-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/27592-pasca-pilkades-tergantung-tangan-terikat" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pasca Pilkades, Tergantung, Tangan Terikat</a></p>
<p>&#8220;Tidak ada tanda kekerasan. Kalau kata dokter, karena kurangnya asupan oksigen. Belum bisa disimpulkan, matinya karena bunuh diri atau dibunuh,&#8221; ungkap Adrian dalam rekaman wawancara.</p>
<p>Sekitar pukul 16.30, jenazah Darmaji selesai diotopsi tim forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang bersama tim Inafis Polres Malang. Jenazah kemudian diangkut ambulan menuju Desa Sukorejo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_87099" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87099" decoding="async" class="size-full wp-image-87099" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PULANG : Korban dibawa balik ke Tirtoyudo selesai otopsi. (ist) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/Pic_2019_07_02_16_32_20-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87099" class="wp-caption-text"><strong>PULANG : Korban dibawa balik ke Tirtoyudo selesai otopsi. (ist) </strong></p></div></p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/27605-misteri-pembunuhan-tirtoyudo" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Misteri Pembunuhan Tirtoyudo</a></p>
<p>Turut kembali ke rumah duka, Mulyono, Kasun Sukosari dan Sumariyanto, sepupu korban. Tim Inafis Polres Malang juga selesai melaksanakan tugas. Kaos dan celana korban dikumpulkan dalam sebuah plastik menjadi barang bukti.</p>
<p>Bersamaan pelaksanaan otopsi, anggota Reskrim Polsek Tirtoyudo dan Sat Reskrim Polres Malang terus menelusuri lokasi kejadian atau TKP. Sejumlah orang dimintai keterangan saksi.</p>
<p>&#8220;Kami masih telusuri dan dalami di lokasi bersama Kasat Reskrim,&#8221; ungkap Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto kepada Memontum.com, Selasa (2/7/2019) sore.<strong> (oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87098</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Misteri Pembunuhan Tirtoyudo</title>
		<link>https://memontum.com/misteri-pembunuhan-tirtoyudo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2019 06:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tirtoyudo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87086-misteri-pembunuhan-tirtoyudo</guid>

					<description><![CDATA[Motor Menyala, Masalah Keluarga ataukah &#8220;Lainnya&#8221; &#160; Memontum Malang &#8211; Jenazah Darmaji (53) tiba di halaman ruang forensik Dr Saiful Anwar Malang, diangkut ambulan PMI Kabupaten Malang, Selasa (2/7/2019) pukul 12.30. Hadir pula, anggota Inafis Sat Reskrim Polres Malang dan kerabat korban. Darmaji, dikenal memiliki seorang istri dan 3 anak. Kata Sumariyanto (49) sepupunya, korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Motor Menyala, Masalah Keluarga ataukah &#8220;Lainnya&#8221;</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Jenazah Darmaji (53) tiba di halaman ruang forensik Dr Saiful Anwar Malang, diangkut ambulan PMI Kabupaten Malang, Selasa (2/7/2019) pukul 12.30. Hadir pula, anggota Inafis Sat Reskrim Polres Malang dan kerabat korban.</p>
<p>Darmaji, dikenal memiliki seorang istri dan 3 anak. Kata Sumariyanto (49) sepupunya, korban bekerja sebagai tukang listrik di desanya. Kondisi korban baru diketahui Selasa pagi dalam kondisi tidak bernyawa.</p>
<p>Kaseno, sendiri selaku saksi penemu merupakan tetangga korban. &#8220;Tidak ada yang tahu waktu keluar rumah Mas. Dia tak pernah mengeluh soal apa-apa. Ndak pernah cek cok rumah tangga, &#8221; cerita Sumariyanto kepada Memontum.com, Selasa siang.</p>
<p>Darmaji ditemukan di kebun almarhum Sio, masuk Dusun Sukosari, Desa Sukorejo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Jaraknya 1/2 Km dari rumah korban.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/27597-pembunuhan-tirtoyudo-belum-tentu-terkait-pilkades-didalami-polisi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pembunuhan Tirtoyudo Belum Tentu Terkait Pilkades, Didalami Polisi</a></p>
<p>Saat ditemukan, topi dekat korban, sepeda motor berjarak 3 meteran. Lokasi korban ditemukan, dengan kampung berjarak 200 meteran. Sandal korban tidak rapi atau berjarak satu dengan lainnya.</p>
<p>&#8220;Sepeda motornya nyala, kunci kontak masih terpasang saat ditemukan,&#8221; ungkap Sumariyanto yang mendengar korban sempat bertamu Sabtu lalu ke rumahnya.</p>
<p>Sumariyanto kemudian menyatakan keraguan. &#8220;Entah karena masalah keluarga ayau yang lainnya. Belum jelas. Kami keluarga berharap, kejadian ini terungkap,&#8221; urai Sumariyanto. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87086</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan Tirtoyudo Belum Tentu Terkait Pilkades, Didalami Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuhan-tirtoyudo-belum-tentu-terkait-pilkades-didalami-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2019 05:46:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tirtoyudo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87073-pembunuhan-tirtoyudo-belum-tentu-terkait-pilkades-didalami-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kematian Darmaji (53) Darmaji (53), menjadi fokus penyelidikan dan penyidikan pihak Satuan Reskrim Polres Malang serta Polsek Tirtoyudo. Banyak rumor beredar di sejumlah Kecamatan terkait dugaan pembunuhan itu. Ditengarai terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi. &#8220;Masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Kematian Darmaji (53) Darmaji (53), menjadi fokus penyelidikan dan penyidikan pihak Satuan Reskrim Polres Malang serta Polsek Tirtoyudo. Banyak rumor beredar di sejumlah Kecamatan terkait dugaan pembunuhan itu.</p>
<p>Ditengarai terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.</p>
<p><div id="attachment_87075" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87075" decoding="async" class="size-full wp-image-87075" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0018-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="MOTOR : Sepeda motor di lokasi kejadian. (ist)" width="650" height="450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0018-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87075" class="wp-caption-text"><strong>MOTOR : Sepeda motor di lokasi kejadian. (ist)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Masih kami dalami dan selidiki,&#8221; ungkap Yade dalam konfirmasi Whatsapp, Selasa (2/7/2019) siang.</p>
<p>Sementara itu, seorang narasumber Memontum.com di Turen dan Tirtoyudo, menyampaikan jika tengah berkembang isu keterlibatan korban dalam pilkades.</p>
<p>&#8220;Ia diberi kepercayaan mencari suara,&#8221; ungkap seorang warga Turen. &#8220;Harusnya sekian&#8230; Tapi&#8230;..,&#8221; ujar warga Ampelgading. &#8220;Saya dengar sempat ada cek cok malam hari, tapi bukan dia (korban&#8211;red). Semoga terungkap Mas. Masih didalami polisi,&#8221; ungkap warga Tirtoyudo.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87074" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190702-WA0019-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sebatas diketahui, terkait Pilkades di Desa Sukorejo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/27592-pasca-pilkades-tergantung-tangan-terikat" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pasca Pilkades, Tergantung, Tangan Terikat</a></p>
<p>Desa Sukorejo memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) 3.092 orang. Hadir ke lokasi pemilihan sebanyak 2.349 orang. Tidak hadir atau tidak memakai hak pilihnya sebanyak 743 orang. Suara sah sebanyak 2.319 dan tidak sah sejumlah 30 suara.</p>
<p>Adapun hasilnya, pilkades dimenangkan Munakip. Selisih hanya 28 dengan perolehan suara nomor urut 5. Berikut rinciannya : nomor urut 1 (SUGENG) mendapat 394 suara, nomor urut 2 (SUNARTO) 155 suara, nomor urut 3 (MUNAKIP) 695 suara, nomor urut 4 (SUPATLI) 408 suara selaku Petahana dan nomor urut 5 (USMAN) mendapat 667 suara.<strong> (sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87073</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
