<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gagasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gagasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jan 2025 12:30:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gagasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Trenggalek Launching Festival Gagasan Lan Aksi Tahun 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-launching-festival-gagasan-lan-aksi-tahun-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melaunching Festival Gagasan Lan Aksi (Galaksi) tahun 2025. Festival Galaksi ini, merupakan cara dan upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak partisipasi masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Trenggalek. Berbeda dengan festival gagasan yang digelar Pemkab sebelumnya, Festival Galaksi ini dipastikan lebih kontributif karena disiapkan hadiah bagi pemenang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melaunching Festival Gagasan Lan Aksi (Galaksi) tahun 2025. Festival Galaksi ini, merupakan cara dan upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak partisipasi masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Berbeda dengan festival gagasan yang digelar Pemkab sebelumnya, Festival Galaksi ini dipastikan lebih kontributif karena disiapkan hadiah bagi pemenang untuk mengeksekusi gagasannya. &#8220;Terkait Festival Galaksi, sekarang kita sama-sama tahu harus mendukung program strategis pemerintah nasional. Akan perlu banyak penyesuaian, maka itu kita harus memanfaatkan sumberdaya,&#8221; kata Bupati Arifin, Jumat (24/01/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, dalam festival ini hal yang paling besar adalah partisipasi masyarakat. &#8220;Makanya hal-hal yang sifatnya mendukung ekonomi, kemudian mendukung cita-cita Net Zero Carbon melibatkan partisipasi masyarakat. Bedanya adalah, kalau dulu sifatnya seperti Musrenbang nya anak muda. Jadi anak muda yang tidak sempat ke balai desa, tidak sempat ke kantor kecamatan dan tidak sempat usul, kita sediakan festival gagasan waktu itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tetapi kemudian, sambungnya, tidak semua gagasan bisa dieksekusi dan tidak semua gagasan yang mereka berikan, mereka bisa ikut memonitor. Bedanya untuk Festival Galaksi ini akan dipastikan ownership nya nanti yang menjadi pemilik gagasan. Jadi, apabila nanti OPD atau desa mau mengeksekusi, ketua project nya adalah si pemilik gagasan itu sendiri sehingga betul-betul akan diapresiasi kerja keras dari masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Termasuk juga bagi pemilik komunitas yang bergerak di bidang-bidang sesuai tema. Kalau dulu gagasannya adalah gagasan-gagasan yang berdasarkan pengetahuan, namun sekarang gagasannya berdasarkan pengalaman dan sudah melakukan inisiasi itu.</p>



<p>&#8220;Seperti mengelola sampah, mengelola wisata atau apa. Itu akan lebih kita apresiasi. Jadi hadiahnya kita anggarkan total Rp 1,5 miliar. Tapi hadiahnya bukan diberikan kepada si pemilik gagasan dalam arti untuk dinikmati. Tetapi kita berikan kepada pemilik gagasan untuk dieksekusi sesuai apa gagasannya,&#8221; jelas Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Suami Novita Hardiny ini mencontohkan, gagasan kawasan seperti Urban Forest World. Bagaimana menggagas ekonomi kehutanan akan tetapi tidak menebang hutannya, justru menambah tutupan lahan dengan Urban Forest World. Ini nantinya akan dieksekusi disana dengan menggunakan dana itu.</p>



<p>&#8220;Sedangkan uang yang bisa dinikmati pemenang mungkin hanya uang pembinaan, sekitar Rp 2,5 atau 5 juta untuk mengapresiasi mereka yang sudah berpartisipasi. Tetapi yang lebih besar nilainya mungkin Rp 200 juta atau 150 juta itu digunakan untuk mengeksekusi gagasannya,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Khawatir Masyarakat Buang Sampah di Sungai, Komunitas Sabers Pungli Batu Sodorkan Gagasan di TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/khawatir-masyarakat-buang-sampah-di-sungai-komunitas-sabers-pungli-batu-sodorkan-gagasan-di-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 12:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[sabers]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sodorkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Komunitas Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu, ikut merasa was-was terkait munculnya permasalahan pengolahan sampah di TPA Tlekung. Karena, salah satu efek yang bisa muncul, yakni masyarakat akan membuang sampah di sungai di wilayah Kota Batu. Aktivis Sabers Pungli, Doddy Eko W, menyampaikan dalam menyelesaikan penanganan sampah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Komunitas Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu, ikut merasa was-was terkait munculnya permasalahan pengolahan sampah di TPA Tlekung.</p>



<p>Karena, salah satu efek yang bisa muncul, yakni masyarakat akan membuang sampah di sungai di wilayah Kota Batu.</p>



<p>Aktivis Sabers Pungli, Doddy Eko W, menyampaikan dalam menyelesaikan penanganan sampah di Kota Batu, pihaknya juga wajib memberikan kontribusi.</p>



<p>&#8220;Kami khawatir, nantinya masyarakat membuang sampah di sungai. Makanya, kami turut memberikan perhatian,&#8221; terangnya di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (04/08/2023) tadi.</p>



<p>Untuk itu, jelas Dody, Sabers Pungli juga menyampaikan gagasan ke Pemerintah Kota Batu, dalam penyelesaian masalah sampah terutama di TPA Tlekung. &#8220;Kepentingan kita jelas, yaitu sungai bersih. Jadi, jangan sampai dari permasalahan TPA Tlekung ini membuat orang akhirnya membuang sampah di sungai lagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai gagasan itu, tambahnya, Sabers Pungli merangkum beberapa usulan mulai dari usulan jangka pendek, menengah dan panjang untuk disampaikan ke Pemkot Batu. Untuk usulan jangka pendek ada beberapa poin. Diantaranya, mewajibkan pilah sampah dari rumah dan membuat komposter/juglangan. Kedua pilah sampah organic (basah), an organic (daur ulang), residu (B3). Ketiga, pengambilan sampah maksimal 2 hari sekali (sampah organik lebih 2 hari rusak). Keempat, mengirimkan personel DLH masuk tiap desa/TPS lima orang untuk membantu pemilahan dan pengawasan. Kelima, membuat komposter menggunakan tong satu kubik. Antara lain, satu TPS 10 tong meliputi Ngaglik, Temas, Sisir dan Songgokerto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Keenam, tambahnya, membuat lubang sampah organic (juglangan) untuk daerah yang mempunyai lahan. Ketujuh, sampah daur ulang/an organic dikelola oleh Bank Sampah secara cepat sampah residu dikirimkan ke TPA. Kedelapan, dunia usaha dan pasar diterapkan aturan serupa di setiap area masing-masing.</p>



<p>&#8220;Untuk jangka menengah iuran sampah/RKL yang sesuai dengan proses pengolahan. Setiap pelaku usaha melakukan pengolahan sampah. Kemudian, membuat TPST 3R di Balai Kota Among Tani sebagai percontohan TPS lain. Gerakan pengurangan sampah secara massif dan sistematis di Balai Kota Among Tani sebagai percontohan untuk masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Sedangkan untuk jangka panjang, lanjutnya, pertama, pengurangan barang sekali pakai (kresek, tas plastic, botol, dll). Kedua, pengolahan sampah sisa dapur/organic dengan komposter, losida (lobang sisa dapur). Ketiga, setiap pelaku usaha melakukan pengolahan sampah. Keempat, gerakan belanja tanpa plastic pembungkus. Kelima, pembuatan TPA gabungan dari beberapa desa.</p>



<p>&#8220;Saat ini kami sedang menyiapkan materi bersama Pemkot Batu untuk selanjutnya disosialisasikan di semua lini seperti PKK, sekolah hingga organisasi masa,” imbuhnya.</p>



<p>Agar permasalahan pengelolaan sampah bisa segera ditangani maksimal, tegasnya, butuh pemikiran dan ide dari para pegiat lingkungan, akademisi, tokoh masyarakat dan semua masyarakat. &#8220;Yang jelas, kami berharap pemerintah melalui DLH bisa mendukung, memfasilitasi gagasan ini agar pengelolaan sampah benar-benar maksimal. Dan, tentunya masyarakat agar memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah di sungai,&#8221; urainya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194936</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
