<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gumitir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gumitir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Sep 2025 14:15:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gumitir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalur Gumitir Dibuka Kembali, Bupati Ipuk Ingatkan Pengendara Tetap Berhati-hati</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-gumitir-dibuka-kembali-bupati-ipuk-ingatkan-pengendara-tetap-berhati-hati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berhati-hati]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gumitir]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jalur Gumitir (Jember-Banyuwangi) yang sempat ditutup total karena perbaikan hingga lebih sebulan, atau sejak 24 Juli, akhirnya sudah bisa dilintasi kembali kendaraan, mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Normalisasi ini, pun mendapat respon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Dalam kesempatan itu, dirinya menyambut dibukanya kembali jalur utama dan satu-satunya penghubung Banyuwangi-Jember itu. Menurutnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jalur Gumitir (Jember-Banyuwangi) yang sempat ditutup total karena perbaikan hingga lebih sebulan, atau sejak 24 Juli, akhirnya sudah bisa dilintasi kembali kendaraan, mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Normalisasi ini, pun mendapat respon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyambut dibukanya kembali jalur utama dan satu-satunya penghubung Banyuwangi-Jember itu. Menurutnya, jalur tersebut sangat vital bagi kelancaran transportasi masyarakat. Bahkan, selama jalan nasional ini ditutup, arus ekonomi dan logistik terhambat karena kendaraan harus memutar cukup jauh melewati Situbondo.</p>



<p>“Alhamdulilah, kita bersyukur karena Jalur Gumitir sudah bisa dilewati. Mudah-mudahan transportasi masyarakat, ekonomi, logistik dan sebagainya, bisa lebih cepat dan lancar kembali,” kata Bupati Ipuk, Kamis (04/09/2025) tadi.</p>



<p>Seiring telah difungsikannya kembali, Bupati Ipuk mengingatkan kepada pengendara, agar selalu berhati-hati. Sebab, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi infrastruktur, tetapi juga faktor kelalaian manusia.</p>



<p>“Walaupun jalur sudah diperbaiki, saya pesan tetap waspada. Apalagi saat malam hari atau kondisi hujan, mohon selalu hati-hati,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan bahwa pembukaan jalur pada 4 September ini, masih bersifat fungsional. Kendaraan bisa melintas, tetapi pekerjaan lanjutan terus dilakukan sampai masa kontrak habis hingga 31 Desember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Prinsipnya, yang kemarin kita tutup kini kita buka kembali. Meski begitu, ada pekerjaan minor yang tetap harus diselesaikan sesuai kontrak kerja hingga 31 Desember,” ujar Javid.</p>



<p>Javid menegaskan, titik longsoran di KM 233+500 dan KM 235+650 jalur Gumitir sudah aman dilalui. Pekerjaan penguatan badan jalan dengan bore pile telah rampung lebih cepat pada 17 Agustus. Termasuk pengaspalan di titik longsoran sudah rampung.</p>



<p>Semula, jalur Gumitir dijadwalkan kembali dibuka pada 24 September. Namun percepatan pekerjaan di lapangan memungkinkan jalur vital tersebut bisa difungsikan lebih awal atau sekitar 20 hari dari rencana.</p>



<p>“Kenapa kemarin ditutup, karena alat berat untuk pekerjaan bore pile menutup penuh badan jalan. Jadi kendaraan tidak bisa melintas,” paparnya.</p>



<p>Alat berat sudah dipindahkan setelah pekerjaan bore pile rampung, sehingga badan jalan bisa terbuka kembali. Mobilitas dari Banyuwangi menuju Jember dan sebaliknya bisa kembali lancar seiring berfungsinya jalur strategis tersebut.</p>



<p>Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati. Petugas akan berjaga di lapangan untuk mengatur lalu lintas selama masa open traffic fungsional.</p>



<p>“Karena operasional penuh kami target Desember. Selama itu kami harap pengendara hati-hati dan mengikuti arahan petugas,” ungkapnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Selesai Lebih Cepat, Jalur Gumitir Banyuwangi Dibuka Awal September</title>
		<link>https://memontum.com/perbaikan-selesai-lebih-cepat-jalur-gumitir-banyuwangi-dibuka-awal-september</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gumitir]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[selesai]]></category>
		<category><![CDATA[september]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225381</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Perbaikan Jalur Gumitir yang menjadi penghubung jalur utama Banyuwangi dan Jember, akan selesai lebih cepat. Bahkan pasca perbaikan, direncanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, akan membuka jalur itu pada awal September 2025. Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan bahwa semula perbaikan Jalur Gumitir diperkirakan membutuhkan waktu dua bulan atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Perbaikan Jalur Gumitir yang menjadi penghubung jalur utama Banyuwangi dan Jember, akan selesai lebih cepat. Bahkan pasca perbaikan, direncanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, akan membuka jalur itu pada awal September 2025.</p>



<p>Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan bahwa semula perbaikan Jalur Gumitir diperkirakan membutuhkan waktu dua bulan atau mulai 24 Juli hingga 24 September 2025. Namun setelah dilakukan percepatan, jalur ini bisa dibuka lebih cepat pada minggu pertama September.</p>



<p>Percepatan ini dilakukan, tambahnya, karena permintaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Gubernur Jatim dan pemerintah daerah. “Di lapangan, kami sudah melakukan percepatan. Sehingga target kami nanti, maksimal di minggu pertama September, itu sudah bisa kami buka open traffic,” kata Javid, Senin (25/08/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menyebut, meski nantinya dibuka, namun untuk pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Karena secara kontraktual, pekerjaan konstruksi yang dilakukan BBPJN Jatim-Bali, ini batas waktunya hingga 31 Desember. “Walaupun nanti di minggu pertama September kami buka, teman-teman kami masih bekerja di lapangan untuk menyelesaikan konstruksi,” ujar Javid.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karenanya, ujarnya, bagi pengguna jalan juga diminta berhati-hati saat open traffic diberlakukan. “Masyarakat harus mematuhi rambu dan arahan petugas. Keselamatan tetap yang utama, jangan sampai terjadi hal tidak diinginkan,” tegasnya.</p>



<p>Javid menambahkan, progres pekerjaan di Jalur Gumitir saat ini mencapai 56 persen. Pihaknya telah merampungkan bore pile dan kini sedang pengerjaan capping beam, serta pondasi agregat badan jalan. Setelah semua rampung, akan dilanjut persiapan pengaspalan. Bahkan minggu ini, Tim Audit Keselamatan Jalan (AKJ) dijadwalkan turun. Survei lapangan akan dilakukan untuk memastikan semua aspek aman sebelum jalur difungsikan.</p>



<p>“Kita akan lakukan survei bersama dan apa-apa yang perlu kita siapkan untuk mendukung pembukaan fungsional open traffic di lokasi pekerjaan,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bersyukur dengan rencana pembukaan lebih awal Jalur Gumitir. Mengingat, jalur ini sangat dinanti masyarakat, karena menjadi urat nadi pergerakan ekonomi kedua wilayah.</p>



<p>Bahkan, Pemkab terus menjalin komunikasi dengan BBPJN Jatim-Bali. Dengan harapan, pengerjaan Jalur Gumitir bisa dipercepat agar segera difungsikan untuk kepentingan masyarakat. “Semoga dengan dibukanya Jalur Gumitir lebih awal, mobilitas warga di dua wilayah kembali lancar,” kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Besar Timpa Mobil di Jalur Gumitir Banyuwangi &#8211; Jember</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-besar-timpa-mobil-di-jalur-gumitir-banyuwangi-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2021 14:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gumitir]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Beringin]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Peneduh Timpa Avanza Parkir di Depan Disperindag Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pohon tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pohon Kokap besar berdiameter 80 cm dengan lingkar pohon 230 cm, tiba-tiba tumbang di kilometer 33 Jalur Gumitir, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember atau Jalur Jember &#8211; Banyuwangi, Minggu (19/09/2021). Selain melintang di badan jalan, akibat kejadian itu, satu unit mobil tertimpa pohon. Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Meski pun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>M<strong>emontum Jember<em> </em></strong>&#8211; Pohon Kokap besar berdiameter 80 cm dengan lingkar pohon 230 cm, tiba-tiba tumbang di kilometer 33 Jalur Gumitir, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember atau Jalur Jember &#8211; Banyuwangi, Minggu (19/09/2021). Selain melintang di badan jalan, akibat kejadian itu, satu unit mobil tertimpa pohon.</p>



<p>Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Meski pun, akibat kejadian itu mengakibatkan arus lalu lintas di jalur Gumitir dari dua arah Jember &#8211; Banyuwangi, kontan macet total.</p>



<p>Adalah mobil Suzuki Ertiga berwarna putih P 1668 XC yang melaju dari arah Banyuwangi menuju Jember, yang bernasib apes karena tertimpa batang pohon raksasa itu. Semua penumpang di dalam mobil, berhasil selamat karena pohon yang tumbang hanya menimpa bagian kap depan mobil.</p>



<p>Pengemudi mobil, Alif Maulana (38) warga Kabupaten Banyuwangi, dilaporkan mengalami shok dan sempat mendapat pertolongan dari petugas TRC BPBD Jember. &#8220;Kejadian pohon tumbang itu terjadi sekitar pukul 10.00, yang lokasinya di Kilometer 33 Jalur Gumitir. Saat kejadian itu, ada satu mobil yang tertimpa pohon. Beruntung, hanya mengenai kap mobil dan tidak ada korban,&#8221; kata Kapolsek Silo, AKP Suhartanto, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.</p>



<p>Menurut Tanto-sapaan akrab Kapolsek, kejadian pohon tumbang itu diduga karena akar pohon yang sudah rapuh dan tua. &#8220;Kondisi saat itu juga diperparah dengan kondisi cuaca di lokasi Jalur Gumitir, sering terjadi angin kencang. Sehingga, menyebabkan pohon raksasa itu tumbang,&#8221; tambahnya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Pohon Besar Timpa Mobil di Jalur Gumitir Banyuwangi - Jember" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/6a0exI1hgR8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Lebih lanjut Tanto mengurai, kejadian pohon tumbang itu menyebabkan Jalur Gumitir, pun macet dari dua arah. &#8220;Karena posisi pohon saat tumbang, itu melintang di badan jalan. Sehingga, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Baik dari arah Jember, ataupun sebaliknya (Banyuwangi). Kurang lebih kemacetan itu, terjadi sepanjang 6 kilometer. Dari makam Habib Ali sampai Patung Gandrung (Banyuwangi),&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk mengurai kemacetan, tambah Tanto, pihaknya bersama relawan dan dibantu petugas TRC BPBD Jember, melakukan pemotongan batang pohon yang tumbang menjadi bagian-bagian kecil. Tujuannya, agar bisa dipindahkan. &#8220;Setelah itu, mobil yang tertimpa pohon juga dipinggirkan,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk membantu proses kelancaran arus lalu lintas, ujar Kapolsek, pihaknya juga dibantu Satlantas dan Satsabhara Polres Jember. <strong>(rio/sit)</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153801</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
