<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hari pancasila &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-pancasila/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jun 2022 09:43:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hari pancasila &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tanamkan Ideologi Pancasila, Desa Balun Lamongan Gelar Sarasehan Nasional Hari Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-ideologi-pancasila-desa-balun-lamongan-gelar-sarasehan-nasional-hari-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2022 09:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, atau yang juga dikenal sebagai Desa Pancasila, menggelar sarasehan nasional untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, Rabu (08/06/2022) tadi. Sarasehan ini dilaksanakan, dengan maksud untuk menanamkan, mengajarkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila pada masyarakat Desa Balun. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, atau yang juga dikenal sebagai Desa Pancasila, menggelar sarasehan nasional untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, Rabu (08/06/2022) tadi. Sarasehan ini dilaksanakan, dengan maksud untuk menanamkan, mengajarkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila pada masyarakat Desa Balun.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir mengatakan bahwa kebhinekaan di Lamongan, ini tidak terlepas dari masa-masa kejayaan Kabupaten Lamongan. Mulai pada masa Raja Airlangga, yang dilantik oleh para tokoh agama, masa penyebaran ajaran agama Islam yang menggunakan pendekatan akulturasi budaya, juga Gapura Paduraksa yang merupakan hasil akulturasi yang merupakan gerbang kejayaan.</p>



<p>“Sebenarnya, yang ingin saya ceritakan adalah bagaimana akulturasi budaya kebhinekaan terjadi di masa lalu, untuk itu yang biasa kite sebut di Lamongan untuk merekontruksi kejayaan di Kabupaten Lamongan, yang saya lihat ini dibangun dari keberagaman kebhinekaan,” terangnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dth-tahap-ii-untuk-84-kk-terdampak-gunung">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan DTH Tahap II untuk 84 KK Terdampak Gunung</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkan Bupati Yuhronur, Desa Balun merupakan desa yang mampu dan berhasil secara alamiah melestarikan nila-nilai keberagaman dan bisa menjadikannya harmonisasi sosial. &#8220;Desa Balun ini adalah salah satu desa yang mampu berhasil secara alamiah bisa melestarikan nilai-nilai keberagaman. Itu bisa menjadikan harmonisasi sosial yang sangat luar biasa, dan dilaksanakan dalam keseharian tanpa rekayasa apapun. Inilah sesungguhnya Desa Pancasila, yang mampu merajut kebhinekaan dari berbagai perbedaan,” tambahnya.</p>



<p>Dirinya juga mengajak untuk bersama merangkul perbedaan dengan melaksanakan kolaborasi. &#8220;Tepat sekali Hari Lahir Pancasila diperingati dengan cara seperti ini, di Desa Balun ini. Hal ini agar kita punya spirit merangkul keberagaman. Perbedaan keragaman ini kita kumpulkan dengan adanya kolaborasi yang akan menjadi energy besar untuk mewujudkan Lamongan yang inklusif,” ujarnya.</p>



<p>Sebelum hadir dalam sarasehan, Bupati Yuhronur juga meresmikan menara Masjid NU Miftahul Huda di Desa Balun. Sebagaimana diketahui, di Desa Balun tempat ibadah antar umat Islam, Kristen, Budha saling berdekatan, namun hal tersebut tidak lantas menimbulkan perpecahan. Warga Balun senantiasa saling tolong-menolong dan membantu menciptakan keamanan saat salah satu agama memperingati hari besarnya. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Budaya dan Kirab Gunungan Lima Ramaikan Grebek Pancasila di Kota Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-budaya-dan-kirab-gunungan-lima-ramaikan-grebek-pancasila-di-kota-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2022 10:10:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[hari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kota Blitar menggelar rangkaian kegiatan Grebek Pancasila, untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Acara puncak Grebeg Pancasila sendiri, dimulai dengan Upacara Budaya di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (01/06/2022) tadi. Upacara budaya tersebut, di mulai pukul 08.00, dengan diawali pagelaran tari bertema &#8216;Kekuatan Pancasila Membangun Peradaban Bangsa&#8217;. Dalam kesempatan itu, peserta upacara nampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kota Blitar menggelar rangkaian kegiatan Grebek Pancasila, untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Acara puncak Grebeg Pancasila sendiri, dimulai dengan Upacara Budaya di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (01/06/2022) tadi.</p>



<p>Upacara budaya tersebut, di mulai pukul 08.00, dengan diawali pagelaran tari bertema &#8216;Kekuatan Pancasila Membangun Peradaban Bangsa&#8217;. Dalam kesempatan itu, peserta upacara nampak menggenakan pakaian adat yang melambangkan kebhinekaan Indonesia.</p>



<p>Usai upacara budaya, dilanjutkan dengan kirab lambang negara Pancasila dan teks Pancasila. Kemudian, disusul dengan kirab Gunungan Lima dari Alun-alun menuju area Makam Bung Karno.</p>



<p>Wali Kota Blitar, Santoso, dalam sambutannya mengatakan bahwa semangat persatuan dan kesatuan yang tertuang dalam Pancasila, penting dijadikan acuan untuk bangkit dari keterpurukan, setelah bangsa Indonesia diterpa pandemi Covid-19. &#8220;Kita harus senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Karena ini menjadi semangat bagi kita semua untuk bangkit bersama dari pandemi Covid-19. Hal ini juga sejalan dengan Sila ketiga dari Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia,&#8221; kata Santoso.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dth-tahap-ii-untuk-84-kk-terdampak-gunung">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan DTH Tahap II untuk 84 KK Terdampak Gunung</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Santoso menambahkan, bahwa nilai-nilai luhur Pancasila, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila harus terus menjadi nilai-nilai yang hidup dalam kebijakan dan keputusan pemerintah kota Blitar,” paparnya.</p>



<p>Rangkaian kegiatan Grebeg Pancasila, ditutup dengan kenduri Pancasila di area Makam Bung Karno. Bahkan masyarakat Kota Blitar, dapat bersama-sama menikmati gunungan tumpeng yang menjadi sibul sebagai rasa bersyukur kepada Allah SWT.<strong> (jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tangkal Paham Radikal, Ketua DPRD Kota Malang Ingatkan Makna Nilai-nilai Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/tangkal-paham-radikal-ketua-dprd-kota-malang-ingatkan-makna-nilai-nilai-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2022 09:59:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, berharap generasi muda paham dengan isi kandungan nilai-nilai Pancasila. Hal itu disampaikannya di sela rangkaian upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Rabu (01/06/2022) tadi, dengan harapan agar pemuda tidak memiliki sifat radikal. Menurut Made, generasi muda saat ini lebih nasionalis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, berharap generasi muda paham dengan isi kandungan nilai-nilai Pancasila. Hal itu disampaikannya di sela rangkaian upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Rabu (01/06/2022) tadi, dengan harapan agar pemuda tidak memiliki sifat radikal.</p>



<p>Menurut Made, generasi muda saat ini lebih nasionalis dan itu tidak perlu untuk diragukan. Namun, ada beberapa cara yang berbeda untuk pemahamannya. Hal tersebut, tidak akan menyalah artikan pemahaman agama dengan pemahaman yang berlebihan. Sehingga, mempunyai sudut pandang yang berbeda.</p>



<p>“Hal-hal ini, tinggal bagaimana yang secara umum, generasi muda sekarang itu generasi nasionalis. Cuma mereka generasi yang memakai logika dan kita berikan pemahaman Pancasila dengan cara kekinian, bukan dengan cara lama yang berbeda pandangan,” jelas Made, Rabu (01/06/2022).</p>



<p>baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dth-tahap-ii-untuk-84-kk-terdampak-gunung">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan DTH Tahap II untuk 84 KK Terdampak Gunung</a></li>
</ul>


<p>Pihaknya yakin, bahwa dari puluhan ribu mahasiswa yang terindikasi radikalisme, itu hanya beberapa dan hal itu tidak perlu untuk dibesar-besarkan. Jangan sampai memberikan penilaian berlebihan terhadap hal-hal yang seperti itu.</p>



<p>“Yang kita takutkan orang yang merasa sudah dituduh seperti itu, nanti semua mahasiswa jadi tidak respect lagi terhadap pemerintah. Jadi bagaimana kita memberikan pembinaan-pembinaan khusus kepada mereka,” lanjutnya.</p>



<p>Dikatakan Made, untuk mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak ada lagi mengenai asal usul, tidak ada lagi pembicaraan mengenai suku, ras, dan agama. Karena menurutnya, itulah nilai-nilai Pancasila yang menginginkan adanya kesetaraan.</p>



<p>“Itu karena kita diikat dengan sila ketiga, Persatuan Indonesia yang dilandasi dengan permusyawaratan perwakilan, kemudian tujuan akhirnya sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unik, Seorang Warga di Kota Batu Peringati Hari Lahir Pancasila dengan &#8216;Mandikan&#8217; Patung Burung Garuda</title>
		<link>https://memontum.com/unik-seorang-warga-di-kota-batu-peringati-hari-lahir-pancasila-dengan-mandikan-patung-burung-garuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2022 09:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; 1 Juni diperingati sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila. Beragam cara atau aksi yang dilakukan warga negara Indonesia, untuk memperingati momen kelahiran Pancasila. Salah satunya, seperti kebiasaan unik layaknya tradisi yang dilakukan seorang warga asal Kota Batu. Adalah R T Soedarno Hadipuro, yang melakukan cara unik dengan membersihkan Burung Garuda yang notabene [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>M<strong>emontum Kota Batu </strong>&#8211; 1 Juni diperingati sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila. Beragam cara atau aksi yang dilakukan warga negara Indonesia, untuk memperingati momen kelahiran Pancasila.</p>



<p>Salah satunya, seperti kebiasaan unik layaknya tradisi yang dilakukan seorang warga asal Kota Batu. Adalah R T Soedarno Hadipuro, yang melakukan cara unik dengan membersihkan Burung Garuda yang notabene merupakan lambang negara NKRI.</p>



<p>Menurutnya, Burung Garuda merupakan pusaka Bangsa Indonesia. Soedarno melakukan pembersihan terhadap Burung Garuda, bermula ketika bangsa Indonesia dilanda Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 silam. Jadi, setiap 1 Juni sebagai peringatan kelahiran Pancasila, Soedarno berinisiatif mengajak keluarganya untuk membersihkan Burung Garuda dan ini sudah menjadi tahun ketiga bagi Soedarno melakukan kebiasaan ini.</p>



<p>&#8220;Prosesnya, sebelum tanggal 1 Juni, sorenya saya membeli kembang setaman dan pagi tanggal 1 Juni, saya bersama anak-anak membersihkan Burung Garuda dengan air yang sudah di campur dengan kembang setaman. Kembang yang dipilih, pun sangat beragam dan diharapkan dengan keberagaman yang ada di Indonesia, itu bisa disatukan dengan adanya Burung Garuda. Proses ini juga sekaligus mendoakan agar Bangsa Indonesia terhindar dari bahaya sebagai bukti bakti saya terhadap bangsa ini,&#8221; ungkapnya</p>



<p>baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dth-tahap-ii-untuk-84-kk-terdampak-gunung">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan DTH Tahap II untuk 84 KK Terdampak Gunung</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya melakukan pembersihan pada Burung Garuda saat peringatan kelahiran Pancasila, Soedarno sekaligus memperkenalkan budaya yang ada di Indonesia, kepada anak-anaknya agar terbiasa dengan keberagam yang ada di Indonesia. &#8220;Melihat kondisi sekarang, anak muda yang SMP ada yang tidak kenal Pancasila. Bahkan, tidak kenal Burung Garuda dan itu rasanya sedih sekali. Lebih parahnya, para pejabat negara ada yang tidak tahu apa itu Pancasila. Karena itu, saya melakukan pendidikan dini kepada anak-anak saya untuk memperkenalkan budaya yang ada di Indonesia, agar mereka terbiasa dengan keberagam yang ada di Indonesia&#8221; tambah Soedarno.</p>



<p>Soedarno menyebut, penyebab nilai Pancasila sudah mulai melemah dalam kehidupan masyarakat pada umumnya, karena rasa hidup berbangsa dan bernegara yang belum kokoh untuk ditanamkan sebagai pandangan hidup. Karena itu, Soedarno menekankan pentingnya pendidikan dini dalam keluarga kepada generasi penerus untuk memperkenalkan nilai Pancasila.</p>



<p>&#8220;Percuma kalau anak-anak diperkenalkan nilai Pancasila di sekolah, tetapi di dalam rumah sendiri tidak diterapkan. Karena di sekolahan, anak-anak hanya tinggal beberapa jam saja, sedangkan di rumah seumur hidup. Jadi, itulah perlunya pengamalan nilai Pancasila di mulai dari keluarga. Jika nilai Pancasila sudah tertanam dalam diri kita, maka kita tidak akan canggung dengan perbedaan yang ada di Republik ini&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam penerapan nilai Pancasila, Soedarno mengatakan bahwa untuk Kota Batu, sudah cukup bagus. Dirinya melihat dari sudut pandang, dimana setiap agama yang ada di Kota Batu, memiliki tempat ibadah yang layak.</p>



<p>&#8220;Karena Kota Batu ini, kecil ya. Jadi, ini bagus menurut saya, tetapi perlu dibenahi lebih bagus lagi adalah keluarga, lembaga pendidikan baik itu formal dan non formal dan meningkatkan rasa toleransi&#8221; ujarnya.</p>



<p>Soedarno pun mengaku, bahwa dirinya merupakan Gusdurian. Bahkan, dirinya sangat mengagumi salah satu tokoh bangsa ini, yaitu Gusdur (KH Abdurrahman Waduh). Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan oleh Gusdur, semua terkandung dalam Pancasila.</p>



<p>Tidak hanya itu, Soedarno juga sangat mencintai budaya yang ada di Indonesia. Hal ini terlihat, seperti di tempat kediaman Soedarno, terdapat banyak koleksi Keris yang merupakan salah satu senjata tradisional yang dijadikan ikon budaya di Indonesia. <strong>(mg3/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Ikuti Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-ikuti-pelaksanaan-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2022 08:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, serta jajaran Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2022, secara virtual atau daring di Mini Block [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, serta jajaran Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2022, secara virtual atau daring di Mini Block Office Malang, Rabu (01/06/2022) tadi. Pelaksanaan sendiri, digelar secara terpusat di Lapangan Pancasila Ende, Kotaraja, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan bertema &#8216;Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia&#8217;.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menjelaskan bahwa dari tema peringatan tersebut bisa mengambil esensi, bagaimana merefleksikan Pancasila serta memperkuat persatuan dan kesatuan. &#8220;Pancasila itu agar tidak hanya diangan, diasa atau diucap saja. Melainkan, harus diimplementasikan dalam segala perilaku kehidupan bersama. Dengan bertata kebangsaan, bernegara, terus dalam mengelola pemerintahan,” jelas Sutiaji, Rabu (01/06/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dth-tahap-ii-untuk-84-kk-terdampak-gunung">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan DTH Tahap II untuk 84 KK Terdampak Gunung</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menjelaskan mengenai alasan upacara dilakukan terpusat di Ende, NTT. Yakni, karena lahirnya Pancasila erat kaitannya dengan daerah tersebut. Menurutnya, tujuan besar dalam peringatan kali ini adalah Sila ke-lima, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>



<p>“Inspirasinya, karena Bung Karno merenungnya di sana. Kedua, Indonesia tidak hanya Pulau Jawa saja, sehingga di mana-mana. Jadi tidak terpusat di Jakarta saja, kesan bahwa Indonesia milik Jawa itu (mulai) hilang,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang,&nbsp; I Made Rian Diana Kartika, menjelaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara, tidak hanya sekedar diucapkan saja. Melainkan, sebagai pandangan hidup, bisa dipraktekkan di lapangan dan menjadi landasan berpikir.</p>



<p>“Kita harapkan paling tidak sebagai pengingat generasi penerus selanjutnya bahwa dasar negara Pancasila ini sudah harga mati. Pancasila sebagai pandangan hidup dan menjadi landasan berpikir kita,” ujar Made.</p>



<p>Pihaknya berpesan, untuk generasi muda agar memahami lima Sila yang ada di Pancasila. Sebab sila-sila tersebut bukan hanya hafalan, tetapi resapan untuk betul-betul dipahami.</p>



<p>“Setelah dipahami, tinggal implementasinya menyesuaikan. Bagaimana Indonesia sebagai negara yang beragam suku, bangsa, ras, agama tanpa Pancasila tidak akan bisa menjadi satu,” katanya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169981</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
