<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>HIV &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hiv/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Feb 2023 09:19:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>HIV &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Penularan HIV, Puskesmas Batu Lakukan Pengambilan Sampel Darah Pemandu Lagu di Tempat Karaoke</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-penularan-hiv-puskesmas-batu-lakukan-pengambilan-sampel-darah-pemandu-lagu-di-tempat-karaoke</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 08:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Upaya pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyebabkan terjadinya Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), dilakukan Puskesmas Batu. Adalah dengan menyasar langsung tempat-tempat karaoke dengan melakukan sampel pengambilan darah, yang dilakukan tim tenaga kesehatan. Penanggungjawab Program HIV-AIDS Puskesmas Batu, Nurhayati, mengatakan bahwa jika nantinya ditemukan diagnosa virus yang membahayakan itu, maka akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Upaya pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyebabkan terjadinya</p>



<p>Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), dilakukan Puskesmas Batu. Adalah dengan menyasar langsung tempat-tempat karaoke dengan melakukan sampel pengambilan darah, yang dilakukan tim tenaga kesehatan.</p>



<p>Penanggungjawab Program HIV-AIDS Puskesmas Batu, Nurhayati, mengatakan bahwa jika nantinya ditemukan diagnosa virus yang membahayakan itu, maka akan disampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Karena, pemeriksaan ini sifatnya rahasia.</p>



<p>&#8220;Kegiatan pemeriksaan ini ditujukan untuk mencegah penularan HIV, terutama kepada masyarakat yang beresiko,&#8221; terang Nurhayati, saat berada di Zamrud Karaoke, Jalan Abdul Gani Atas, Kota Batu, Selasa (21/02/2023) siang.</p>



<p>Untuk tahun 2023 ini, tambahnya, kegiatan yang dilakukan itu merupakan yang pertama di awal tahun. Sedangkan, untuk tujuan pertama dilakukan di Zamrud Karaoke. Dimana, selain yang disebutkan itu, untuk wilayah kerja Puskesmas Batu, masih ada beberapa tempat karaoke lain.</p>



<p>&#8220;Untuk di wilayah kerja kami, itu ada tempat karaoke yang diantaranya Zamrud, yang sekarang ini. Terus, Berlian hingga Karaoke Samba serta 15 orang perempuan binaan yang berada di daerah Songgoriti,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Untuk proses pemeriksaan, dijelaskan Nurhayati, yaitu dengan mengambil sampel darah dari pasien. Tidak kurang dari dua jam, hasilnya akan diketahui. Selain itu, hasil yang didapat adalah terdiagnosa HIV. Jadi, pasien juga akan mengetahui hasil pemeriksaan kesehatan yang lain, seperti asam urat dan kolesterol serta Sipilis.</p>



<p>&#8220;Nanti, kalau ada yang hasilnya menunjukkan terdiagnosa HIV, maka hasil itu akan saya berikan ke yang bersangkutan. Karena ini rahasia dan manajemen tidak boleh tahu. Dan, selanjutnya kita rujuk ke puskesmas kita untuk dilakukan konsultasi dan pengobatan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk wilayah kerja Puskesmas Batu, Nurhayati menyebutkan, bahwa saat ini ada 30 orang yang terjangkit virus HIV. Sedangkan, yang terserang penyakit Sipilis, jumlahnya silih berganti dalam setiap bulan.</p>



<p>&#8220;Saat ini ada 30 orang yang terjangkit virus HIV dan untuk usianya mulai dari usia remaja hingga Lansia. Untuk Sipilis, jumlahnya silih berganti,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Manajer Zamrud Karaoke, Manda, menjelaskan bahwa hari ini yang diperiksa kesehatannya antara lain 14 pemandu lagu, 2 koordinator serta 19 karyawan. &#8220;Kegiatan pemerintah ini wajib kita apresiasi. Karena, bagus buat kami dan bisa menjadi jaminan customer, bahwa di sini sehat. Termasuk, menghilangkan konotasi miring terhadap pemandu lagu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bila ditemukan virus setelah dilakukan pemeriksaan, maka terhadap yang bersangkutan akan dirumahkan untuk menghindari penularan. &#8220;Jadi, sejak 2012 hingga sekarang, itu tidak ada virus yang menular di tubuh anak-anak kami (pemandu lagu, red). Saya berharap, semua rekan pekerja malam, pemandu lagu supaya menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya virus HIV terlebih AIDS,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia, Dinkes Situbondo Bagikan Ribuan Leaflet</title>
		<link>https://memontum.com/memperingati-hari-hiv-aids-sedunia-dinkes-situbondo-bagikan-ribuan-leaflet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2022 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Hari HIV/AIDS Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179248</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati hari HIV/AIDS Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, melakukan aksi turun ke jalan, Kamis (01/12/2022) kemarin. Para petugas Dinkes Situbondo ini, terlihat membagikan ribuan leaflet atau selebaran kepada para pengguna jalan di sepanjang simpang empat di jalur Pantura Situbondo. Mereka juga memberikan edukasi tentang bahaya penyakit HIV/AIDS kepada para pengguna jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati hari HIV/AIDS Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, melakukan aksi turun ke jalan, Kamis (01/12/2022) kemarin. Para petugas Dinkes Situbondo ini, terlihat membagikan ribuan leaflet atau selebaran kepada para pengguna jalan di sepanjang simpang empat di jalur Pantura Situbondo.</p>



<p>Mereka juga memberikan edukasi tentang bahaya penyakit HIV/AIDS kepada para pengguna jalan yang sedang melintas. Bahkan, kegiatan penyebaran ribuan leaflet itu, dilakukan serentak sebanyak 20 Puskesmas di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Selain itu, untuk mencegah penyebaran dan pengendalian penyakit HIV/AIDS, Dinkes Kabupaten Situbondo juga melibatkan sejumlah rumah sakit, agar menyebar leaflet dan melakukan&nbsp; edukasi tentang bahaya HIV/AIDS kepada para pengunjung di rumah sakitnya.</p>



<p>&#8220;Bahkan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo, Dinkes dan sejumlah Puskesmas juga melakukan talk show&nbsp; interaktive via youtube, dalam momen peringatan hari HIV/AIDS,&#8221; ujar Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Kantor Dinkes Situbondo, Hari Santoso, Jumat (02/12/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, dalam momen peringatan hari HIV/AIDS sedunia tahun 2022, pihaknya sengaja menyebar ribuan selebaran dan memberikan edukasi tentang bahaya&nbsp; penyakit HIV/AIDS, mengingat seiring bertambahnya waktu, penderita HIV/AIDS juga makin meningkat di Kabupaten Situbondo. &#8220;Bahkan, hingga Oktober 2022, tercatat sebanyak 400 penderita HIV/AIDS di Situbondo, mereka telah mendapatkan obat ARV ( Anti Retro Viral ),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Berdasarkan data kumulatif yang diperoleh tahun  2022, diketahui tidak semua orang dengan HIV (ODHA ) mau menerima ARV. Terdapat 772 orang yang pernah memulai ARV, sejumlah 328 (42 oersen) ODHA masih rutin menjalani pengobatan ARV,  jumlah penderita yang meninggal 168 (22 persen) orang, stop pengobatan 17 (2 persen) orang dan ODHA yang berhenti berobat lebih dari 3 bulan atau disebut LFU sebanyak 190 (25 persen).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Oleh karena itu, dibutuhkan upaya strategis untuk meningkatkan cakupan pelayanan HIV di Kabupaten Situbondo,&nbsp; salah satunya Dinkes&nbsp; harus melibatkan semua lintas sektor agar terlibat dalam pencegahan HIV/AIDS,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bahkan, dengan menggandeng lintas sektor Yayasan Pemerhati HIV (Laskar, KKBS, Mahameru) untuk meningkatkan cakupan pelayanan HIV. Sebab, selama ini telah banyak memberikan kontribusi dalam pelaksanaan program HIV di Kabupaten Situbondo. &#8220;Beberapa kegiatan diantaranya melaksanakan skrining dan edukasi pada kelompok kunci, pendampingan ODHIV, serta melakukan koordinasi dengan stakekholder,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Hari ini menegaskan, untuk mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS, Dinkes Situbondo dan Puskesmas terus melakukan inovasi melalui Skrining Mobile Klinik VCT, dengan&nbsp; turun langsung ke spot- spot yang dipetakan terdapat populasi kunci, seperti tempat tempat Karaoke, warung remang remang dan spot spot lain. Biasanya langsung melaksanakn Konseling, edukasi dan testing HIV di lokasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Petugas&nbsp; juga melakukan peningkatan kompetensi pelaksana Program HIV Puskesmas untuk melakukan konseling dan edukasi&nbsp; HIV, dengan mendatangkan narasumber konselor HIV Nasional, serta melakukan peningkatan dan perluasan fasilitas kesehatan yang menjadi layanan pengobatan dan dukungan perawatan pada orang dengan HIV ( ODHA ) untuk mempermudah dan mendekatkan akses test dan layanan pengobatan HIV,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Hari menjelaskan, sesuai amanat Permenkes Nomor 23 tahun 2022,  penanggulangan HIV dilakukan dengan langkah promotif, yaitu dengan komunikasi informasi dan edukasi kepada seluruh pihak. &#8220;Termasuk di dalamnya melalui media cetak dan elektronik tentang resiko dan dampak HIV, termasuk penyampaian jumlah orang dengan terdampak atau terinfeksi HIV,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komunitas Jati Kota Malang Minta Masyarakat Hapuskan Stigma Negatif dan Diskriminasi ORDHIV</title>
		<link>https://memontum.com/komunitas-jati-kota-malang-minta-masyarakat-hapuskan-stigma-negatif-dan-diskriminasi-ordhiv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Orang dengan HIV/AIDS (ORDHIV) masih mendapatkan stigma negatif atau diskriminasi dari beberapa masyarakat. Itu terjadi, karena mereka masih keliru dalam menilai penularan virus HIV/AIDS yang terjadi. Hal itu, disampaikan oleh Perwakilan Komunitas Jaringan Lintas Isu (Jati) Kota Malang, Rika Wanda, Kamis (01/12/2022) tadi. Menurutnya, hal tersebut juga pernah terjadi pada siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Orang dengan HIV/AIDS (ORDHIV) masih mendapatkan stigma negatif atau diskriminasi dari beberapa masyarakat. Itu terjadi, karena mereka masih keliru dalam menilai penularan virus HIV/AIDS yang terjadi. Hal itu, disampaikan oleh Perwakilan Komunitas Jaringan Lintas Isu (Jati) Kota Malang, Rika Wanda, Kamis (01/12/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, hal tersebut juga pernah terjadi pada siswa di salah satu sekolah di Kota Malang. Hal itu, tentu merubah mental anak menjadi down (turun). Karena itu, diperlukan edukasi pada para siswa-siswi terkait dengan HIV/AIDS.</p>



<p>&#8220;Di Kota Malang ini masih ada beberapa orang yang menyalahartikan penularan virus HIV/AIDS. Seperti salah satunya ada siswa di sekolah, yang diketahui bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS. Itu menyebar ke guru dan teman-temannya, bahkan tidak diperbolehkan untuk mengambil air wudhu. Sehingga ini diperlukan edukasi,” jelas Rika.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan Rika, bahwa komunitas Jati bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) memberikan advokasi dan juga edukasi kepada para siswa dan guru. Agar, mereka tidak menjauhi para penderita ORDHIV. “Sebetulnya penderita HIV/AIDS itu sama saja, seperti mereka penderita penyakit jantung. Cuma butuh minum obat seumur hidup, dan itu nggak ada bedanya,” tegasnya.</p>



<p>Dijelaskannya, jika penularan penyakit HIV/AIDS, itu disebabkan karena perilaku seks yang tidak aman (bebas), penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah atau bentuk kontak lainnya yang melibatkan cairan tubuh. Bahkan, ORDHIV juga masih bisa mendapatkan vaksinasi.</p>



<p>“ORDHIV ini bisa divaksin, sampai booster tiga masih bisa mendapatkan. Jika melakukan pengobatan, mereka bisa beraktivitas normal, bisa punya anak dengan status HIV negatif. Mereka juga hidup sehat tidak ada masalah. Tidak ada bedanya dengan orang-orang yang sehat,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KSP Moeldoko Ajak Masyarakat Berani Melakukan Tes HIV</title>
		<link>https://memontum.com/ksp-moeldoko-ajak-masyarakat-berani-melakukan-tes-hiv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 09:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KSP]]></category>
		<category><![CDATA[moeldoko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengajak masyarakat untuk berani melakukan tes HIV. Terlebih, saat ini skrining HIV bisa dilakukan secara mandiri dengan Oral Fluid Tes (OFT). Hal itu disampaikan Moeldoko, saat mengecek ketersediaan obat dan layanan untuk HIV di Puskesmas Jatinegara, Kamis (01/12/2022) tadi. Sebagai informasi, cara kerja skrining HIV mandiri dengan OFT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengajak masyarakat untuk berani melakukan tes HIV. Terlebih, saat ini skrining HIV bisa dilakukan secara mandiri dengan Oral Fluid Tes (OFT). Hal itu disampaikan Moeldoko, saat mengecek ketersediaan obat dan layanan untuk HIV di Puskesmas Jatinegara, Kamis (01/12/2022) tadi.</p>



<p>Sebagai informasi, cara kerja skrining HIV mandiri dengan OFT dilakukan dengan metode swab atau usap, yakni dengan memasukkan alat ke bagian dalam mulut dan mengusapkannya pada gusi. Tes cepat HIV ini mampu mendiagnosis infeksi HIV dengan tingkat akurasi 99,3 persen menggunakan cairan mukosa pada gusi (air liur gusi). Hasil tes bisa diketahui dalam waktu 20 hingga 40 menit. “Dengan alat ini, masyarakat bisa melakukan tes HIV dengan mudah, murah, dan sangat terjaga kerahasiaannya,” kata Moeldoko.</p>



<p>Moeldoko mengungkapkan, selama ini salah satu hambatan untuk meningkatkan cakupan tes dan pengobatan adalah ketersedian dan keterjangkauan layanan tes HIV. Belum lagi soal kekhawatiran kurangnya kerahasiaan dan privasi, serta biaya yang harus dikeluarkan oleh pasien.</p>



<p>Hal itu, lanjut dia, menyebabkan penanganan HIV di Indonesia belum bisa dilakukan dengan cepat karena jumlah orang yang mengetahui status HIV-nya masih rendah. “Ini penting, karena setelah mengetahui statusnya maka mereka diharapkan akan segera datang ke layanan untuk mendapatkan pengobatan ARV (Antiretroviral),” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Masih kata Moeldoko, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk mengeliminasi HIV pada 2030 melalui strategi “Triple 95”. Yaitu, 95 persen ODHIV mengetahui statusnya, 95 persen mendapatkan obat ARV, dan 95 persen yang diobati mengalami supresi virus. Selain itu, imbuh dia, Kemenkes juga telah mencantumkan strategi pengendalian HIV-AIDS dalam bagian Standar Pelayanan Minimum di Fasilitas Layanan Kesehatan. “Saya mengapresiasi kesiapan Puskesmas Jatinegara dalam memberikan layanan HIV. Saya harap layanan ini harus semakin ditingkatkan,” pesan Moeldoko di hadapan petugas Puskesmas.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Moeldoko juga mengimbau masyarakat berhenti memberikan stigma negatif dan diskriminasi terhadap ODHIV. Menurutnya, lingkungan yang suportif dan inklusif akan memberikan keamanan dan kenyamanan pada ODHIV, sehingga mereka bisa menjalani terapi tanpa ada tekanan.</p>



<p>Seperti diketahui, 1 Desember diperingati sebagai hari AIDS Sedunia. Tahun ini mengusung tema &#8216;Equalize&#8217; yang menyerukan kesetaraan bagi semua, khususnya perempuan, anak dan remaja.&nbsp;</p>



<p>Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga Juni 2022, orang dengan HIV/AIDS-ODHIVA di seluruh provinsi mencapai 519.158 orang. Dari jumlah itu, sekitar 85 persen berada pada usia produktif antara usia 20 hingga 49 tahun. <strong>(hms/ksp/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Ribu Kasus HIV Kota Malang Didominasi Usia Produktif 15 hingga 50 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-ribu-kasus-hiv-kota-malang-didominasi-usia-produktif-15-hingga-50-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 11:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175620</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, mencatat bahwa penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Malang, hingga saat ini mencapai sekitar tiga ribu kasus. Total jumlah tersebut, didominasi oleh usia produktif, yakni 15 tahun hingga 50 tahun. Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan jika penemuan kasus baru HIV perbulan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, mencatat bahwa penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Malang, hingga saat ini mencapai sekitar tiga ribu kasus. Total jumlah tersebut, didominasi oleh usia produktif, yakni 15 tahun hingga 50 tahun.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan jika penemuan kasus baru HIV perbulan di angka 10 hingga 15 kasus. Untuk indikasi mengenai positif HIV, tentu akan dilihat dari prevalensi (faktor tertentu, red).</p>



<p>“Kalau HIV itu berapa prevalensinya, kemudian berapa yang periksa dan setelah terindikasi positif. Kemudian, mereka mengikuti visity (voluntery consultant and testing). Lalu, melakukan pengobatan dan bertahan untuk pengobatan itu,” jelas Husnul saat dikonfirmasi, Rabu (21/09/2022) tadi.</p>



<p>Terkait dengan penemuan kasus penyakit HIV sendiri, tambahnya, itu bermacam-macam. Bisa saja, pemeriksaan dilakukan atas kesadaran diri sendiri, kemudian juga bisa dari inisiatif para tenaga kesehatan (Nakes).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Kalau sudah ada pemeriksaan dari Nakes, itu kita lihat dahulu dia masuk resiko atau tidak. Kalau masuk populasi resiko, maka dia akan ditawari untuk menjalankan visity tadi,” katanya.</p>



<p>Beberapa faktor, urainya, bisa memunculkan penyakit HIV tersebut. Karena, yang utama yakni Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) atau perubahan gaya hidup. Kemudian, heteroseksual, dan karena penggunaan jarum suntik.</p>



<p>“Tapi untuk jarum suntik, itu di nomor sekian. Peringkat pertama, karena LSL itu, kemudian heteroseksual,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk penanganan HIV di Kota Malang, saat ini yakni dengan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP). Itu sudah ada di enam Puskesmas yang ada di Kota Malang. Seperti di Puskesmas Dinoyo, Puskesmas Arjuno, Puskesmas Ciptomulyo, Puskesmas Kendal Kerep, Puskesmas Mulyorejo, dan Puskesmas Cisade.</p>



<p>“Kita sudah sediakan PDP di enam Puskesmas, kemudian 10 Puskesmas sudah kita sediakan untuk layanan tesnya,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk kasus HIV tersebut, di Puskesmas Dinoyo hingga saat ini mencapai 800 kasus. Sedangkan, di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful Anwar Malang, kini mencapai 900 kasus. Itu, hampir sama besarnya. Untuk di Rumah Sakit lainnya, catatan penyakit HIV sendiri hanya berkisar 100 hingga 200 kasus saja. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175620</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penderita HIV-AIDS di Kota Malang Didominasi Usia Produktif, Wali Kota Tekankan Investarisir, Edukasi dan Literasi</title>
		<link>https://memontum.com/penderita-hiv-aids-di-kota-malang-didominasi-usia-produktif-wali-kota-tekankan-investarisir-edukasi-dan-literasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2021 05:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159343</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk menumbuhkan kesadaran terhadap antisipasi AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV, per 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Di Kota Malang sendiri, tercatat pengidap AIDS didominasi oleh usia produktif, 15 sampai 59 tahun. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk menumbuhkan kesadaran terhadap antisipasi AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV, per 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Di Kota Malang sendiri, tercatat pengidap AIDS didominasi oleh usia produktif, 15 sampai 59 tahun. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya dalam menginventarisir penyebaran yang menurutnya tergolong masif.</p>



<p>&#8220;Peran Pemerintah Kota (Pemkot) tentunya menginventarisir, karena justru HIV penyebarannya yang masif. Jadi suaminya yang terkena, tidak terasa yang menjadi pasif anak dan ibunya,&#8221; terang Wali Kota Sutiaji, Rabu (01/12/2021).</p>



<p>Oleh sebab itu, dirinya meminta kerjasama juga dari pihak masyarakat untuk memiliki kesadaran melaporkan penyakit AIDS agar segera tertangani.</p>



<p>Selain itu, perlunya edukasi dan literasi bagi masyarakat tentang bahaya AIDS.</p>



<p>&#8220;Untuk mitigasi, peran kita menyadarkan, memberikan edukasi serta literasi kepada masyarakat. Tapi kalau mengatasi, menjadi tusi Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB). Diman kita sudah ada kerjasama dengan klinik rehabilitasi, untuk penguatan saudara-saudara kita yang terinveksi virus HIV, sehingga punya motivasi hidup,&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menjelaskan bahwa hampir 560 penderita HIV-AIDS yang berobat di Kota Malang. &#8220;Artinya on treatment di Kota Malang, angkanya segitu. Nah yang ber-KTP Kota Malang hanya sekitar 10 persennya, dengan rata-rata usia produktif 15 sampai 59 tahun,&#8221; terang dr Husnul.</p>



<p>Dirinya menerangkan bahwa banyak faktor yang menyebabkan terjangkitnya seseorang ke dalam virus HIV. Namun berdasarkan data yang diperolehnya, selama pandemi Covid-19 tak ada peningkatan kasus HIV yang signifikan. Stagnannya, dijelaskan dr Husnul, dipicu lantaran perubahan perilaku masyarakat yang peduli terhadap protokol kesehatan (Prokes).</p>



<p>&#8220;Kan sudah banyak juga di media informasi tentang Covid-19, jadi masyarakat mulai ada perubahan perilaku pola hidup sehat. Selain memang, ada beberapa faktor lain yang memicu dari pada penularan virus HIV. Seperti seks bebas, maupun penggunaan narkoba dari suntikan,&#8221; bebernya.</p>



<p>Saat ini, pun pihak Dinkes juga terus berusaha untuk mewujudkan three-zero. &#8220;Artinya 3 yang kosong, kosong untuk penderita HIV baru, kemudian juga kosong untuk stigma serta diskriminasi, dan yang ketiga adalah zero untuk meninggal karena HIV. Sehingga untuk mengupayakan itu, kami ada kegiatan evaluasi di dalam pencegahan dan penanganan HIV-AIDS. Yaitu dengan melibatkan 1 Faskes, 16 Puskesmas, dan 10 Rumah Sakit di Kota Malang. Kemudian kita juga melibatkan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang mengampu beberapa kelompok yang rentan terhadap virus HIV,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dalam hal treatment, Dinkes Kota Malang disupport oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk pasokan obat-obatan. &#8220;Obat kita disupport penuh oleh Kemenkes, sehingga jumlahnya memang berdasarkan banyaknya penderita HIV yang diobati on treatment di Kota Malang. Nah itu biasanya diberi space 3 bulan kedepan,&#8221; terangnya. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Riwayat Sakit HIV, Warga Tlogomas Meninggal di Ruang Ganti Lapangan Bola</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-riwayat-sakit-hiv-warga-tlogomas-meninggal-di-ruang-ganti-lapangan-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 11:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[CAH]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[Kompol Fatkur]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas di Ruang ganti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang laki-laki berinisial CAH (53) warga Jl Kanjuruhan, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (21/1/2021) pukul 10.00, ditemukan tewas di dalam ruang ganti lapangan bola Tlogomas I Jl Joyo Agung RT 04 RW 03 Kelurahan Tlogomas. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru dan PMI Kota Malang. Petugas segera melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang laki-laki berinisial CAH (53) warga Jl Kanjuruhan, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (21/1/2021) pukul 10.00, ditemukan tewas di dalam ruang ganti lapangan bola Tlogomas I Jl Joyo Agung RT 04 RW 03 Kelurahan Tlogomas.</p>



<p>Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru dan PMI Kota Malang. Petugas segera melakukan evakuasi membawa jenazah CAH ke kamar mayat RSSA Malang. Diduga korban meninggal karena sakit HIV.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa CAH hidup seorang diri dan mengidap HIV. Sekitar dua bulan lalu pihak Kelurahan Tlogomas mengantarnya berobat ke RS. Karena merasa kasihan, CAH kemudian dibiarkan untuk tinggal di ruang ganti lapangan Tlogomas.</p>



<p>Pihak kelurahan juga sudah koordinasi dengan Dinsos untuk memberikan pelayanan makanan setiap harinya dan pemeriksaan kesehatan rutin setiap bulan. Pada Kamis (21/1/2021) pukul 10.00, saat warga hendak memberikan makan, sama sekali tidak ada respon dari CAH.</p>



<p>Beberapa kali pintu diketuk, namun CAH tidak membukakan pintu. Saat pintu dibuka, terlihat CAH sudah dalam kondisi terlentang. Saat nama nya dipanggil CAH sama sekali tidak merespon.</p>



<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke pihak Kelurahan Tlogomas dan Babhinkamtibmas Tlogomas. Diduga korban meninggal karen sakit. Sebab dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rokhman membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. &#8220;Diduga korban meninggal karena sakit. Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke kamar mayat RSSA Malang,&#8221; ujar Kompol Fatkur. <strong>(gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tercatat 4614 Pengidap HIV di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/tercatat-4614-pengidap-hiv-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 15:22:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74529-tercatat-4614-pengidap-hiv-di-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 4614 pengidap HIV AIDS di Kota Malang. Data tersebut tercatat di Dinas Kesehatan Kota Malang hiingga Tahun 2018. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr.dr Asih Trirachmi NMN pada Senin (21/1/2019) siang saat di Balaikota Malang. Penderita HIV ini baik dari Kota Malang mapun pendatang di Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 4614 pengidap HIV AIDS di Kota Malang. Data tersebut tercatat di Dinas Kesehatan Kota Malang hiingga Tahun 2018. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr.dr Asih Trirachmi NMN pada Senin (21/1/2019) siang saat di Balaikota Malang. Penderita HIV ini baik dari Kota Malang mapun pendatang di Kota Malang.</p>
<p>Bahkan saat ini sudah banyak ibu-ibu rumah tangga yang juga menghidap HIV. Jumlah itu terdata dari temuan masyarakat yang sadar memeriksakan diri secara sukareka di Puskesmas-Puskesmas dan rumah sakit. &#8221; Ini adalah temuan dari tahun ke tahun masyarakat yang sadar untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit,&#8221; ujar dr Asih.</p>
<p>Dijelaskan bahwa penyumbang HIV diantaranya pemakai narkoba (jarum suntik) sek bebas, LGBT dan juga LSL (Laki Suka Laki) dan bebrapa penyebaran lainnya.</p>
<p>&#8221; Di Puskesmas Dinoyo kalau sore menerima mereka untuk pemeriksaan dan penyuluhan. Penderita HIV bisa tidak menular jika rutin minum ARV (Antiretroviral). ARV bukan untuk penyembuhan melainkan untuk mengendalikan agar tidak menular. Misalkan ibu rumah tangga yang mengidap HIV masih bisa hamil dan tidak menular ke bayinya kalau rutin minum ARV. Misalkan juga pasangan suami istri yang salah satunya mengidap HIV kalaunrutin minum ARV tidak tidak menularkan ke pasangannya. Namun harua tetap melindungi dengan pakai kondom dan sebagainya,&#8221; ujar Asih.</p>
<p>Saat ditanya terkait banyaknya inu rumah tangga yang mengidap HIV, dijelaskan bahwa ibu yang terkena HIV menjadi korban dari suami yang malu bercerita kalau mengidap HIV.</p>
<p>&#8221; Ijinlah kendalanya saat sang suami menderita HIV takut ketahuan istrinya. Ibu-ibu yang menderita HIV bukan karena nakal namun karena pihak sumber nya malu tidak mau mwmeriksakan diri secara sukarela,&#8221; ujar Asih.</p>
<p>Perlu diketahui dari jumlah 4614 penderita HIV hanya 1136 yang rutin berobat ke Puskesmas atau rumah sakit. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumlah Penderita HIV di Lamongan Bertambah 96 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-penderita-hiv-di-lamongan-bertambah-96-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2018 14:47:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58048-jumlah-penderita-hiv-di-lamongan-bertambah-96-orang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Angka penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Lamongan, terus mengalami peningkatan. Bahkan, selama kurun waktu 8 bulan ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan menemukan sebanyak 96 penderita baru HIV. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, Bambang Susilo. &#8220;Kasus HIV tetap meningkat, kalau tahun kemarin 1292 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Angka penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Lamongan, terus mengalami peningkatan. Bahkan, selama kurun waktu 8 bulan ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan menemukan sebanyak 96 penderita baru HIV. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, Bambang Susilo.</p>
<p>&#8220;Kasus HIV tetap meningkat, kalau tahun kemarin 1292 penderita, sekarang ini sudah menemukan 96 sampai bulan Agustus,&#8221; katanya, Minggu (30/9/2018).</p>
<p>Dari jumlah penderita HIV di Lamongan ini, dikatakan Bambang ditemukan lima diantaranya masih anak-anak. </p>
<p>&#8220;Tiga anak-anak ditemukan pada tahun sebelumnya dan dua anak baru ditemukan tahun ini,&#8221; ungkapnya. </p>
<p>Kelima anak-anak tersebut, menurutnya menderita HIV karena tertular dari orang tuanya yang juga menderita HIV. </p>
<p>&#8220;Kebanyakan tertular dari ibunya,  jadi dari orang tua baik bapak maupun ibunya dulu yang menderita baru kalau punya anak dilakukan tes,&#8221; terangnya.</p>
<p>Bambang pun menuturkan kalau kelima anak yang menderita HIV ini sudah mendapatkan pengobatan. </p>
<p>&#8220;Mereka sudah diobatin di Rumah Sakit,  kami juga terus melakukan pemantauan melalui teman-teman puskesmas,&#8221; tutur Bambang.</p>
<p>Lebih lanjut, Bambang menyebut pencarian penderita HIV ini akan terus dilakukan oleh Dinkes Lamongan. </p>
<p>&#8220;Pencarian HIV ini terus kita lancarkan untuk memotong rantai penyebaran HiV di Lamongan,&#8221; pungkasnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58048</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
