<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Identifikasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/identifikasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Aug 2024 08:47:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Identifikasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lestarikan Naskah Kuno, Dispussipda Kota Malang Identifikasi Koleksi di Museum Karmel Padmawiyata</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-naskah-kuno-dispussipda-kota-malang-identifikasi-koleksi-di-museum-karmel-padmawiyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dispussipda]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[karmel]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[naskah]]></category>
		<category><![CDATA[padmawiyata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang terus berkomitmen melestarikan warisan budaya berupa naskah kuno. Seperti salah satunya yang ada di Museum Karmel Padmawiyata, di Jalan Talang, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kepala Dispussipda Kota Malang, Yayuk Hermiati, menyampaikan bahwa program pelestarian naskah kuno telah berlangsung sejak tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang terus berkomitmen melestarikan warisan budaya berupa naskah kuno. Seperti salah satunya yang ada di Museum Karmel Padmawiyata, di Jalan Talang, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dispussipda Kota Malang, Yayuk Hermiati, menyampaikan bahwa program pelestarian naskah kuno telah berlangsung sejak tahun 2022. Program tersebut mencakup pendataan naskah kuno di gereja-gereja Kota Malang dan sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk budayawan, sejarawan, peneliti dan kolektor naskah kuno.</p>



<p>“Tahun ini, tim penelusuran naskah kuno Dispussipda Kota Malang bekerja sama dengan filolog untuk melakukan alih aksara dan alih bahasa pada naskah kuno Serat Yusuf dan Babad Mambangul Ngulum serta identifikasi awal naskah kuno di Museum Karmel Padmawiyata,” jelas Yayuk, Rabu (14/08/2024).</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa naskah kuno Serat Yusuf, berbahan lontar dan terdiri dari 105 lempir yang menceritakan kehidupan Nabi Yusuf dalam bentuk puisi naratif. Sementara, Babad Mambangul Ngulum merupakan naskah kuno berbentuk buku yang ditulis tangan dengan tinta alami di atas kertas Eropa.</p>



<p>“Kedua naskah ini merupakan sumbangan masyarakat dan telah didaftarkan ke Perpustakaan Nasional RI,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain mengelola naskah yang telah dimiliki, Dispussipda Kota Malang juga melakukan identifikasi terhadap koleksi naskah kuno di Museum Karmel Padmawiyata. Berdasarkan informasi dari buku Mengenal Koleksi Museum Mpu Purwa dan Situs-situs di Kota Malang tahyn 2015 dan Sebaran Benda Cagar Budaya (BCB) Kota Malang tahun 2020, ada 23 naskah kuno yang tersebar di Kota Malang.</p>



<p>“Setelah dilakukan kegiatan observasi dan pendataan, dari 23 tersebut didapatkan hanya 15 naskah kuno tersimpan dengan baik, salah satunya di Museum Karmel Padmawiyata ini,” ujarnya</p>



<p>Sementara itu, Penanggung Jawab Museum Karmel Padmawiyata, Romo Ignasius Budiono, menyambut baik upaya pelestarian tersebut. Menurutnya, kedatangan tim Dispussipda bersama filolog membantu mempublikasikan koleksi naskah kuno yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik.</p>



<p>&#8220;Kami berharap melalui upaya ini, koleksi naskah kuno yang kami miliki dapat dikenal oleh khalayak luas dan dilestarikan dengan baik,” imbuh Romo Ignasius Budiono.</p>



<p>Kegiatan pelestarian tersebut dilakukan berdasarkan Undang-Undang No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2014, yang menekankan pentingnya penyimpanan, perawatan, dan pelestarian naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Kota Malang Identifikasi Satu TPS Rawan Risiko Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-kota-malang-identifikasi-satu-tps-rawan-risiko-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[risiko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang teridentifikasi rawan mengalami risiko banjir saat hujan deras tiba. TPS itu, yakni TPS 17 di Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Sementara hal ini, diungkapkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, Selasa (13/02/2024) tadi. “Sampai tadi malam, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang teridentifikasi rawan mengalami risiko banjir saat hujan deras tiba. TPS itu, yakni TPS 17 di Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Sementara hal ini, diungkapkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, Selasa (13/02/2024) tadi.</p>



<p>“Sampai tadi malam, kami terus memonitor dan laporan dari kelurahan tangguh ada satu TPS yang rawan kebanjiran. Tetap kami melakukan koordinasi dengan Pak Lurah untuk mengecek kesiapannya dan melakukan mitigasi,” kata Prayitno.</p>



<p>Dalam hal ini, dirinya menyampaikan bahwa tim BPBD Kota Malang akan melakukan asesmen atas kondisi TPS tersebut. Apabila nantinya dimungkinkan untuk dilakukan pergeseran titik, maka akan dilakukan. Namun, apabila bencana itu bisa diantisipasi, maka akan dilakukan antisipasi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>“Yang rawan banjir itu fisiknya belum kami cek secara langsung. Tadi kami dapat laporan pukul 03.00 dini hari dan hari ini saya sudah meminta tim saya untuk melakukan asesmen nanti bagaimana,” ucapnya.</p>



<p>Prayitno berharap, agar dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, 14 Februari besok, bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. &#8220;Jadi memang BPBD di seluruh Indonesia, hanya memetakan TPS yang rawan bencana dan tidak sampai intervensi terkait keharusan penyelenggaraan di gedung atau apa. Tentu kami berharap, agar jangan sampai saat pelaksanaan pemungutan suara ada kejadian yang tidak diinginkan dan menghambat,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan Prayitno, jika BPBD Kota Malang juga akan terus mengupdate mengenai prakiraan cuaca per tiga jam sekali. Disamping, mengikuti update laporan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.</p>



<p>“Perkiraan cuaca akan kami update terus setiap hari dan per tiga jam akan selalu update. Untuk besok tentu akan kami beri update lagi di media sosial kami,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Identifikasi Besaran Jumlah Sampah, DLH Kota Malang Bakal Lakukan Penimbangan</title>
		<link>https://memontum.com/identifikasi-besaran-jumlah-sampah-dlh-kota-malang-bakal-lakukan-penimbangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[besaran]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205701</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Guna memastikan besaran sampah yang masuk untuk dibuang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang akan melakukan penimbangan sampah terlebih dahulu di Jembatan Timbang TPA Supit Urang. Hal itu dilakukan, untuk mengidentifikasi jumlah sampah perharinya yang masuk di TPA. Sementara, usia TPA diyakini hanya tinggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Guna memastikan besaran sampah yang masuk untuk dibuang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang akan melakukan penimbangan sampah terlebih dahulu di Jembatan Timbang TPA Supit Urang. Hal itu dilakukan, untuk mengidentifikasi jumlah sampah perharinya yang masuk di TPA. Sementara, usia TPA diyakini hanya tinggal enam tahun lagi dan sampah-sampah di Kota Malang juga cukup banyak.</p>



<p>“Umur TPA seringkali saya bilang, tinggal enam tahun lagi dengan perharinya sampah yang masuk itu bisa mencapai 600 ton. Nah, sekarang bisa mencapai 700 ton dan bayangkan kalau terus seperti itu. Ini juga akan kita pastikan dengan dilakukan penimbangan,” kata Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, Sabtu (03/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Apalagi, menurut Rahman, salah satu penyumbang sampah itu berasal dari pasar-pasar yang ada di Kota Malang. Bahkan, perharinya sampah itu bisa mencapai 20 ton dan sejauh ini hanya dibuang begitu saja.</p>



<p>“Sampah dari pasar sampai 20 ton perhari. Itu pun, cuma dibuang begitu saja dan tidak ada retribusi. Makanya, sekarang saya ingin semua betul-betul dihitung. Tentu langkah ini juga untuk memitigasi persoalan sampah yang ada di Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, dikatakan Rahman, jika banyaknya jumlah sampah tersebut juga akan mempengaruhi jumlah retribusi yang masuk. Terlebih, di tahun 2024 ini target retribusi dari sampah yakni sebesar Rp 18 miliar.</p>



<p>“Di tahun 2023 lalu targetnya Rp 17 miliar dan realisisanya lebih dari itu. Kita harapkan di tahun 2025 mendatang, nantinya target tersebut bisa mencapai Rp 20 miliar,” imbuh Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205701</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Identifikasi Temuan Belulang di Hutan Jati Banyuanyar Probolinggo, Petugas Terima Laporan Perempuan Hilang</title>
		<link>https://memontum.com/identifikasi-temuan-belulang-di-hutan-jati-banyuanyar-probolinggo-petugas-terima-laporan-perempuan-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuanyar]]></category>
		<category><![CDATA[belulang]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Temuan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Teka-teki siapa identitas mayat belulang yang ditemukan di Hutan Jati di kawasan Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, masih terus diidentifikasi petugas hingga Minggu (20/08/2023) sore. Hanya saja, seiring tersiarnya kabar temuan mayat tanpa identitas di kawasan hutan, informasi baru pun masuk kepada petugas. Yakni, adanya laporan dari keluarga korban atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Teka-teki siapa identitas mayat belulang yang ditemukan di Hutan Jati di kawasan Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, masih terus diidentifikasi petugas hingga Minggu (20/08/2023) sore. Hanya saja, seiring tersiarnya kabar temuan mayat tanpa identitas di kawasan hutan, informasi baru pun masuk kepada petugas.</p>



<p>Yakni, adanya laporan dari keluarga korban atas nama Holima (43), warga Desa Liprak Kulon, mengaku telah kehilangan korban. Kabar itu, pun sudah disiarkan melalui akun sosial media milik keluarga korban, pada Minggu (14/08/2023) lalu.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andri Okta, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jenazah yang berhasil ditemukan tersebut masih dilakukan pemeriksaan. Tidak menutup kemungkinan, memang diduga perempuan, sebagaimana adanya laporan terkait orang hilang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami belum bisa memastikan korban, karena di sekitar lokasi tidak ada petunjuk identitas korban. Namun, kami juga mendapatkan laporan adanya perempuan hilang seminggu yang lalu. Apakah jasad ini adalah mayat wanita tersebut, masih diperiksa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, menegaskan bahwa atas penemuan mayat ini pihaknya akan melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pigak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyojati.</p>



<p>&#8220;Untuk penemuan mayat, kami akan lidik untuk memastikan penyebab kematiannya karena apa, dengan berkoordinasi Pihak rumah sakit dan saksi-saksi. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; sampainya.</p>



<p>Sebagaiaman diberitakan sebelumnya, warga Desa Liprak Kidul geger lantaran adanya mayat manusia yang sudah membusuk dan menyisakan belulang di Hutan Pohon Jati. Warga setempat kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyojati Kraksaan. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belasan Jenazah Korban Insiden Stadion Kanjuruhan Dalam Tahap Identifikasi di RSSA Malang</title>
		<link>https://memontum.com/belasan-jenazah-korban-insiden-stadion-kanjuruhan-dalam-tahap-identifikasi-di-rssa-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA Malang]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 17 jenazah akibat peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruan Malang, saat ini masih dalam proses tahap identifikasi di RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang. Hal tersebut diungkap oleh Plt Direktur RSSA Malang, Kohar, Minggu (02/10/2022) tadi. “Total di RSSA ada 17 jenazah yang dikirim ke sini. Sekarang kami agendakan identifikasi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 17 jenazah akibat peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruan Malang, saat ini masih dalam proses tahap identifikasi di RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang. Hal tersebut diungkap oleh Plt Direktur RSSA Malang, Kohar, Minggu (02/10/2022) tadi.</p>



<p>“Total di RSSA ada 17 jenazah yang dikirim ke sini. Sekarang kami agendakan identifikasi. Jadi, keluarga yang merasa kehilangan, KTP, pakaiannya bisa disampaikan nanti dicocokkan,” ujar Kohar.</p>



<p>Menurut Kohar, dari hasil identifikasi sementara terhadap jenazah yang ada di RSSA Malang, disebabkan karena trauma di kepala hingga dada. Sehingga, menyebabkan luka berat hingga meninggal. “Rata-rata karena berdesakan. Sehingga, ada trauma di kepala, sama dada, terinjak dan segala macam. Itu karena berdesak-desakan, sehingga jatuh dan terinjak,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA juga ada beberapa korban yang masih dirawat dengan luka berat dan luka ringan. Namun, sudah mendapatkan penanganan. “Yang dirawat di IGD sebanyak delapan orang dengan luka berat, kemudan empat luka ringan. Saat ini sudah mendapatkan penanganan, tim juga melakukan identifikasi kepada 17 jenazah,” katanya.</p>



<p>Dari total jenazah yang berhasil dihimpun, menurutnya akan terus bertambah. Sehingga, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti armada ambulance hingga petugas medis yang disiagakan. &#8220;Sampai sejauh ini kapasitas kami masih cukup dari segi personel maupun logistik medis. Kami juga ada fasilitas cadangan kalau nanti jumlahnya lebih besar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Korban APG Semeru Teridentifikasi sebagai Warga Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/satu-korban-apg-semeru-teridentifikasi-sebagai-warga-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2021 08:39:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[APG]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak APG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160925</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim DVI Polda Jatim kembali berhasil mengungkap identitas korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Dari lima jenazah korban APG Semeru yang telah teridentifikasi, salah satu jenazah atau B-022, diketahui atas nama Sofyan Fauzi (31) warga Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang teridentifikasi melalui DNA. Hal itu, disampaikan Kabid Dokkes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim DVI Polda Jatim kembali berhasil mengungkap identitas korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Dari lima jenazah korban APG Semeru yang telah teridentifikasi, salah satu jenazah atau B-022, diketahui atas nama Sofyan Fauzi (31) warga Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang teridentifikasi melalui DNA.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Erwin Zainul Hakim, kepada awak media, Rabu (29/12/2021) tadi. &#8220;Tim DVI telah menerima 38 jenazah dan 9 body pack. Dari jenazah itu, 35 diantaranya telah teridentifikasi. Dan hari ini yang kita serahkan ada lima jenazah,” kata Erwin.</p>



<p>Dijelaskan, dari lima jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. &#8220;Satu diantaranya warga Kota Batu dan sementara yang lainnya warga Lumajang. B-007 atas nama Agus Sriwanto (31) warga Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang teridentifikasi melalui DNA, jenazah B-008 atas nama Giman (87) warga Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang teridentifikasi melalui DNA, B-012 atas nama Mistono (45) warga Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, yang teridentifikasi melalui sekunder dan B-018 atas nama Mulyanto (28) warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang teridentifikasi melalui DNA,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pihaknya, kata Erwin masih mendalami tiga jenazah yang saat ini masih memasuki tahap identifikasi oleh pihak DVI Polda Jatim. Ciri-ciri dari tiga jenazah yang belum teridentifikasi, pihaknya mengimbau bagi warga terdampak Semeru yang merasa kehilangan keluarganya, untuk segera melaporkan kepada Posko DVI di RSUD dr. Haryoto Lumajang.</p>



<p>“Jenazah yang belum teridentifikasi dengan ciri-ciri diantaranya, Label B/023, jenis kelamin laki-laki, tinggi badan antara 170-180 cm, umur di atas 25 tahun, botak, ditemukan di wilayah Sumbewuluh. Label B/031, jenis kelamin wanita, tinggi badan antara 160 sampai 170 cm, usia di atas 40 tahun dan ditemukan di Kampung Renteng. Label B/043, jenis kelamin laki-laki, tinggi badan antara 145 sampai 155 cm, ditemukan di Kamar Kajang,” jelasnya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Satu Korban APG Semeru Teridentifikasi sebagai Warga Kota Batu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/0NBdu8smEL0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, mengungkapkan bahwa posko DVI bakal dibuka hingga 3 Januari tahun depan. Kapolres juga memastikan, jika pihaknya bakal memberikan pelayanan penuh terhadap masyarakat yang kehilangan pihak keluarga.</p>



<p>“Ini sangat kami perlukan. Keluarga dekat, adalah orang yang sangat membantu untuk data antemortem atau identifikasi,” kata Kapolres.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr Ig Bayu Wibowo, menyampaikan terima kasih kepada Tim DVI Polda Jatim. “Kami mewakili Pemkab Lumajang, mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim DVI Polda Jatim, yang terus membantu kami. Sehingga, dapat mengungkap identitas korban APG Gunung Semeru,” kata Bayu.</p>



<p>Ditambahkan Kepala RSUD Haryoto dr Halimi, bahwa masih terdapat empat korban erupsi yang saat ini menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Halimi menuturkan, satu diantara empat korban tersebut tengah dirawat di ICU. “Korban rata-rata mengalami luka bakar akibat Semeru,” paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160925</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SAR Identifikasi Sembilan Orang Meninggal dan 92 Terevakuasi Selamat dalam Musibah Awan Panas Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/sar-identifikasi-sembilan-orang-meninggal-dan-92-terevakuasi-selamat-dalam-musibah-awan-panas-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2021 09:29:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[musibah awan]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159587</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Upaya pencarian, penyelamatan serta evakuasi terus dilakukan tim gabungan dalam musibah awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Hingga hari ini atau Minggu (05/12/2021) pagi, teridentifikasi sebanyak sembilan orang ditemukan meninggal dan 92 orang lainnya, berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna, menjelaskan upaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Upaya pencarian, penyelamatan serta evakuasi terus dilakukan tim gabungan dalam musibah awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Hingga hari ini atau Minggu (05/12/2021) pagi, teridentifikasi sebanyak sembilan orang ditemukan meninggal dan 92 orang lainnya, berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka.</p>



<p>Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna, menjelaskan upaya pencarian terus dikonsentrasikan di lokasi pemukiman yang terdampak abu awan guguran.</p>



<p>&#8220;Pencarian di lokasi yang tertimbun. Dari kemarin (Sabtu, red) sampai sekarang (Minggu, red), ditemukan sembilan orang meninggal dunia dan 92 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski pun, mereka luka-luka, baik ringan atau berat,&#8221; kata I Wayan, Minggu (05/12/2021).</p>



<p>Sejumlah korban tersebut, terangnya, dievakuasi dari dua lokasi berbeda. Yakni di lokasi Supiturang (Desa, red), Kecamatan Pronojiwo dan Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.</p>



<p>&#8220;Sementara dari Supiturang dan Kajang atau lokasi tertimbun,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, Tim SAR gabungan juga mengerahkan 3 SRU (Search and Rescue Unit). Salah satunya, untuk mencari Poniyem (50), pada Minggu (05/12/2021). Poniyem merupakan warga Rt05 Rw07, Desa Supiturang, yang dilaporkan hilang paska bencana Gunung Semeru.</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Usai apel yang dipimpin Bupati Lumajang, tim langsung bergerak. SRU 1 melaksanakan pencarian di Desa Kajar Kuning dan Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang. SRU 2 dan SRU 3 melaksanakan pencarian di area Kebondeli,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Wayan menambahkan, sebanyak 1 SRU juga disiagakan di posko induk, yang nantinya dapat dikerahkan sewaktu-waktu jika diperlukan.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="SAR Identifikasi Sembilan Orang Meninggal dan 92 Terevakuasi Selamat dalam Musibah Awan Panas Semeru" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/tao2Zd6GYrU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&nbsp;Adapun pihak-pihak yang ikut terlibat dalam upaya pencarian korban ini, diantaranya tim Kantor SAR Surabaya, KODIM 0821 Lumajang, Polres Lumajang, BPBD provinsi Jawa Timur, BPBD kabupaten Lumajang, Satpol PP, Dishub, Potensi SAR Jember dan Lumajang, RAPI dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.</p>



<p>&#8220;Dalam proses pencarian ini, para personel tim SAR gabungan dilengkapi dengan sejumlah APD (Alat Pelindung Diri). Diantaranya kacamata safety, masker, sepatu safety dan lain-lain.</p>



<p>&nbsp;(<strong>hms/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159587</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laboratorium di Kota Malang Belum Mampu Identifikasi Varian Baru Virus Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/laboratorium-di-kota-malang-belum-mampu-identifikasi-varian-baru-virus-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2021 14:33:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Varian baru covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145923</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Munculnya klaster di Jalan Raya Bandulan, Rw 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, cukup membuat masyarakat was-was. Pasalnya, kluster tersebut muncul karena kunjungan keluarga ke Bangkalan, dimana wilayah tersebut terindikasi adanya virus Covid-19 varian baru. Terlebih Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengungkapkan bahwa laboratorium di Kota Malang belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Munculnya klaster di Jalan Raya Bandulan, Rw 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, cukup membuat masyarakat was-was. Pasalnya, kluster tersebut muncul karena kunjungan keluarga ke Bangkalan, dimana wilayah tersebut terindikasi adanya virus Covid-19 varian baru. Terlebih Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengungkapkan bahwa laboratorium di Kota Malang belum mampu mengidentifikasi varian baru virus Covid-19.</p>



<p>&#8220;Laboratorium di Kota Malang tidak bisa mengidentifikasi varian baru dari Covid-19. Yang baru bisa di Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair),&#8221; ujarnya, Selasa (22/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Oleh sebab itu, sampel dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang harus dikirim ke ITD Unair. Jika ingin mengetahui apakah varian virus baru tersebut sudah masuk di Kota Malang atau belum.</p>



<p>&#8220;Sampel ada di tim ahli tiap rumah sakit rujukan Covid-19. Jadi mereka yang akan mengevaluasi secara klinis dan secara laboratorium,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Namun ditegaskan dr Husnul, varian baru belum terdeteksi di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Jangan khawatir. Kalau teridentifikasi pasti akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengetahui adanya varian atau tidak,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 itu mengatakan, bahwa munculnya klaster baru membuat Kota Malang masuk zona orange regional.</p>



<p>&#8220;Kota Malang masuk zona orange regional. Tapi kalau zona per wilayah Rt, dari 4.273 sebanyak 97 persen diantaranya masih zona hijau,&#8221; kata dr Husnul.</p>



<p>Meski banyak penambahan kasus terkonfirmasi positif, dr Husnul menekankan bahwa yang terpenting adalah perihal antisipasi. &#8220;Seperti yang sering disampaikan Pak Wali, bagaimana kita bisa mengantisipasi dan bisa meminimalisir potensi penyebarannya. Jangan terfokus pada angka penambahan kasusnya,&#8221; ujar dr Husnul. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145923</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
