<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kabupaten trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kabupaten-trenggalek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jun 2023 13:38:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kabupaten trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kolam Renang Tirta Jwalita Telan Tiga Nyawa, Komisi II DPRD Trenggalek Minta Inspektorat Audit Kinerja Disparbud</title>
		<link>https://memontum.com/kolam-renang-tirta-jwalita-telan-tiga-nyawa-komisi-ii-dprd-trenggalek-minta-inspektorat-audit-kinerja-disparbud</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 14:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPRD Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Buntut dari kejadian tiga bocah tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita hingga meninggal dunia, Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek memanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan juga Inspektorat. Dalam kesempatan itu, Komisi II meminta Inspektorat untuk melakukan evaluasi kinerja daripada Disparbud. Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, mengatakan bahwa kejadian tiga bocah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Buntut dari kejadian tiga bocah tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita hingga meninggal dunia, Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek memanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan juga Inspektorat. Dalam kesempatan itu, Komisi II meminta Inspektorat untuk melakukan evaluasi kinerja daripada Disparbud.</p>



<p>Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, mengatakan bahwa kejadian tiga bocah meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita, diharapkan tidak akan terulang lagi kedepannya. Oleh karenanya, pihaknya meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja ke Disparbud Trenggalek.</p>



<p>“Hari ini kami memanggil dari Inspektorat dan juga Disparbud untuk membahas kejadian yang terjadi pada Minggu (04/06/2023) lalu. Intinya, kami tidak ingin kejadian itu kembali terjadi. Maka, kami dari DPRD meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja di seluruh OPD tidak hanya di Disparbud yang berkaitan dengan pengelolaan pariwisata,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (08/06/2023) siang.</p>



<p>Dari keterangan yang disampaikan Disparbud, Obeng-sapaan akrabnya, menilai ada indikasi kelalaian pihak petugas pengelola hingga mengakibatkan meninggalnya tiga bocah yang berenang di kolam renang tersebut. &#8220;Dalam hal ini, kami meminta Pemerintah Daerah untuk lebih serius dan profesional dalam mengelola semua aset Pemda yang didistribusikan tidak setengah-setengah. Karena keselamatan dan perlindungan konsumen, harus menjadi skala prioritas,” papar Obeng.</p>



<p>Menurutnya, kolam renang Tirta Jwalita dikenal berkelas yang jika dilihat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana kolam renang Tirta Jwalita menyumbang PAD Sebesar Rp 100 juta pertahun. Namun, jika melihat fasilitas serta pelayanan yang diberikan tentu tidak berbanding lurus.</p>



<p>“Disparbud khususnya dalam memberikan fasilitas dari segi apapun tidak maksimal, pelayanan, peralatan termasuk keselamatan,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui jika Kabupaten Trenggalek ini memiliki banyak sektor pariwisata. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan kepada dinas terkait jangan hanya memburu hasil yang besar namun juga harus melihat sisi keamanan dan kenyamanan.</p>



<p>“Lebih baik kehilangan Rp 100 juta, dari pada kehilangan nyawa, jangan hanya memburu profit tapi justru membawa korban,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menyampaikan bahwa dirinya akan menerima semua saran dan masukan dari para wakil rakyat. &#8220;Untuk itu, soal penerapan Standar Operasional yang layak akan kami tingkatkan,” tuturnya.</p>



<p>Dengan adanya audit di segala aspek oleh inspektorat sesuai permintaan DPRD, tentu akan menjadi bahan untuk melakukan perbaikan-perbaikan di segala sektor pariwisata yang ada di Trenggalek. Sementara terkait kejadian tenggelam, disampaikan bahwa itu karena faktor pengawasan. Mengingat, ada keterbatasan personil yang bertugas di kolam renang tersebut.</p>



<p>&#8220;Ke depan pariwisata, akan lebih mengutamakan keselamatan dari pada mengejar pendapatan,&#8221; ujar Sunyoto. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Raker dengan OPD, Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Tinjau Ulang Kesiapan dan Sarpras RSUD Panggul</title>
		<link>https://memontum.com/raker-dengan-opd-komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-tinjau-ulang-kesiapan-dan-sarpras-rsud-panggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 10:55:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[raker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190428</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi IV DPRD menggelar rapat kerja dan evaluasi kinerja di tahun 2023, dengan melibatkan OPD mitra, Kamis (08/06/2023) tadi. Dalam rapat itu, Komisi IV juga memberikan sejumlah catatan terkait akan dibukanya RSUD di Kecamatan Panggul. &#8220;Hari ini kita memanggil pihak Rumah Sakit Panggul, dalam kaitannya dengan akan dibukanya pelayanan di sana. Sebelumnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi IV DPRD menggelar rapat kerja dan evaluasi kinerja di tahun 2023, dengan melibatkan OPD mitra, Kamis (08/06/2023) tadi. Dalam rapat itu, Komisi IV juga memberikan sejumlah catatan terkait akan dibukanya RSUD di Kecamatan Panggul.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita memanggil pihak Rumah Sakit Panggul, dalam kaitannya dengan akan dibukanya pelayanan di sana. Sebelumnya, Komisi IV sudah melakukan sidak dan ternyata gedung yang dibangun masih perlu adanya pembenahan. Contohnya, Ruang Poli Umum yang menurut pandangan kita tidak layak,&#8221; ungkap Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarudin.</p>



<p>Tidak hanya itu, Komisi IV juga meminta adanya pembenahan untuk ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RS Panggul. Diharapkan, beberapa ruangan-ruangan tersebut dibenahi agar dalam memberikan pelayanan kesehatan, nanti akan lebih maksimal dari segi sarana prasarana.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, terkait Sumber Daya Manusia (SDM), dari laporan Direktur rumah sakit mengatakan masih sangat kurang. Meski demikian, dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, menyampaikan jika dirasa cukup untuk dua dokter spesialis.</p>



<p>&#8220;Dua dokter spesialis ini adalah spesialis anak dan spesialis dalam. Dan keinginan kita (Komisi IV), sedikitnya ada empat dokter spesialis di rumah sakit itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Harapannya, dengan adanya SDM yang mumpuni dalam fasilitas kesehatan, tentu akan memberikan kesan baik bagi masyarakat yang datang. Namun, jika tidak dibarengi dengan SDM yang mumpuni, dibukanya rumah sakit Panggul ini akan terkesan dipaksakan.</p>



<p>&#8220;Tadi kita meminta kepada Dinas Kesehatan, Bakeuda dan OPD lain untuk melihat langsung di sana. Apakah rumah sakit Panggul ini benar-benar bisa dibuka pada Agustus mendatang. Pada prinsipnya, kita ingin sebelum dibuka, rumah sakit itu sudah cukup memadai dari segi apapun. Kalaupun membutuhkan biaya, bisa dianggarkan pada perubahan anggaran tahun ini,&#8221; tambah Sukarudin.</p>



<p>Sebenarnya, tambahnya, untuk progres anggaran yang direncanakan sudah terpenuhi 100 persen. Tetapi, tidak untuk sarana prasarananya. Maka untuk anggaran di tahun 2023, masih berproses.</p>



<p>&#8220;Intinya, jika rumah sakit Panggul siap dibuka, Komisi IV meminta agar bekerjasama dengan BPJS. Mengingat 70 persen pasien itu dipastikan menggunakan BPJS,&#8221; tegas politisi PKB ini.</p>



<p>Terkait tercukupinya kebutuhan dokter spesialis, Sukarudin meminta sedikitnya harus ada empat dokter. Banyak tidaknya dokter spesialis, itu juga tergantung pada anggaran yang ada. Jika memang dibutuhkan, rumah sakit Panggul bisa menggunakan pinjaman BLUD. Hanya saja, apakah itu dirasa perlu akan ada jawabannya usai sidak bersama eksekutif dalam waktu dekat.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti akan kita ketahui, apakah rumah sakit ini bisa dibuka hanya dengan dua dokter spesialis saja atau tidak,&#8221; ujarnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Takziah ke Rumah Keluarga Korban Tenggelam, Bupati Trenggalek Pastikan Tutup Kolam Renang Tirta Jwalita</title>
		<link>https://memontum.com/takziah-ke-rumah-keluarga-korban-tenggelam-bupati-trenggalek-pastikan-tutup-kolam-renang-tirta-jwalita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Takziah]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. Ketiganya, diduga meninggal setelah tidak bisa berenang di kolam untuk orang dewasa.</p>



<p>Dikonfirmasi usai takziah ke rumah keluarga tiga korban tenggelam, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi Minggu (04/06/2023) kemarin. &#8220;Saya turut berbela sungkawa, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban. Terlebih, kejadian kemarin itu terjadi di kolam renang milik Pemerintah Daerah (Pemda),&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (07/06/2023) siang.</p>



<p>Meski pihak keluarga korban tidak menuntut secara hukum atas kejadian kemarin, ujar Bupati, namun dirinya akan melakukan evaluasi secara total pada manajemen pengelolaan Kolam Renang Tirta Jwalita, yang berlokasi di area Stadion Minak Sopal Trenggalek itu. &#8220;Yang jelas, kami akan mengevaluasi pada jajaran, serta memerintahkan agar Kolam Renang Tirta Jwalita, ditutup hingga ada perubahan dan pembenahan baik aset maupun manajemen,&#8221; kata Bupati Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Suami Novita Hardiny ini menyampaikan, jika proses penyelidikan dari kepolisian tetap berjalan. Meski pun, pihak keluarga korban tidak melaporkan hal tersebut ke Polres Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Proses penyelidikan tetap berjalan. Sejauh ini, polisi mulai mengusut kasus ini dari rekaman CCTV dan menggali informasi dari saksi-saksi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Berkaca dari kejadian tersebut, Bupati Arifin akan lebih fokus pada SOP pengamanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kedepannya. &#8220;Sebenarnya, di sana sudah terpasang CCTV. Mungkin ke depannya, kita akan lebih fokuskan untuk pengawasannya. Jadi, tidak hanya melalui CCTV melainkan secara langsung agar lebih terjamin. Dan, kami siap juga terbuka menerima semua masukan, saran atau kritik baik dari keluarga korban maupun masyarakat luas terkait pembenahan ke depannya,&#8221; tutur Bupati Arifin.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja. Mengingat, setiap tiket masuk wisata yang dikelola Pemerintah Daerah, terdapat asuransi.</p>



<p>&#8220;Selain mendapatkan asuransi Jasa Raharja, para keluarga korban juga mendapat tali asih. Ini juga sebagai wujud kemanusiaan atas insiden yang terjadi. Harapannya, kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak akan ada lagi kejadian-kejadian serupa ke depannya,&#8221; tegasnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mening Deh di Kecamatan Watulimo, Bupati Arifin Ingatkan Pemdes Agar Tidak Manfaatkan Data Kemiskinan</title>
		<link>https://memontum.com/mening-deh-di-kecamatan-watulimo-bupati-arifin-ingatkan-pemdes-agar-tidak-manfaatkan-data-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Data Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pendekatan layanan masyarakat melalui program kerja Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh), dirasa cukup efisien dan memudahkan masyarakat di Kota Keripik Tempe. Dalam kegiatan yang rutin digelar setiap Rabu itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berpesan apabila ada permintaan data kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk tidak berlomba-lomba memasukkan data semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pendekatan layanan masyarakat melalui program kerja Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh), dirasa cukup efisien dan memudahkan masyarakat di Kota Keripik Tempe. Dalam kegiatan yang rutin digelar setiap Rabu itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berpesan apabila ada permintaan data kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk tidak berlomba-lomba memasukkan data semua warganya.</p>



<p>Karena, kebiasaan memasukkan semua warga dalam data kemiskinan, maka akan berhubungan erat dengan intervensi pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. &#8220;Jadi, mana yang riil masyarakat miskin dan yang sepantasnya dimasukkan. Apalagi, penanganan kemiskinan ini perlu mempertimbangkan skala prioritas. Mana-mana yang perlu diprioritaskan untuk didahulukan,&#8221; kata Bupati Arifin, saat Makaryo Ning Deso Desa Hebat di Kecamatan Watulimo, Rabu (07/06/2023) siang.</p>



<p>Dirinya mengingatkan, bahwa di Trenggalek ada sebuah gerakan yang dinamakan Gerakan Tengok Bawah Kemiskinan dan Kerentanan (Gertak), yang diinisiasi pertama kali olehnya. Saat itu, dirinya masih menjabat sebagai Wakil Bupati. Dimana, gerakan itu berguna untuk menyadarkan masyarakat di Trenggalek, agar mau menengok sekitar.</p>



<p>&#8220;Artinya, jika mendapatkan bantuan dari pemerintah, diharapkan mau menengok ke sekitarnya. Apakah memang layak mendapatkan bantuan, atau masih ada saudara atau tetangga yang mungkin lebih layak untuk mendapatkan bantuan tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari data, paparnya, tentunya diharapkan bisa mendapatkan bantuan. Padahal, kemampuan atau jumlah bantuannya terbatas. Apalagi, pemerintah pusat dan Kabupaten Trenggalek menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem 0 persen di tahun 2024.</p>



<p>&#8220;Maka, saya minta tolong semua kalau dimintai data kemiskinan, itu yang benar riil miskin. Ditanya benar-benar yang miskin, jangan berlomba-lomba mendaftarkan semua. Karena ada pikiran kalau didaftar miskin, itu pasti dapat bantuan,&#8221; ujar Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut suami Novita Hardiny ini menambahkan, kenapa di Trenggalek itu ada gerakan namanya Gertak. Jadi, yang merasa miskin mau melihat disekitarnya. Katakanlah ada 10 bantuan dan kemudian orang itu masuk daftar orang ke 15.</p>



<p>&#8220;Kita minta kesadarannya melihat disekitar kita, apakah ada yang jauh lebih miskin dari kita dan mereka belum dapat bantuan. Karena, merekalah yang sepatutnya lebih pantas mendapatkan bantuan itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kemiskinan ekstrem di Trenggalek tahun 2024 mendatang, diminta Bupati Trenggalek bisa nol persen. Sedangkan dari data kemiskinan, itu pastinya 40 persennya orang-orang yang sudah tidak produktif.</p>



<p>&#8220;Intervensinya, bagaimana caranya kita menanggung hajat hidup yang paling dasar dari orang ini sehingga mereka bisa melanjutkan kehidupannya lebih baik,&#8221; ujar Bupati Arifin.</p>



<p>Pihaknya juga meminta kepada OPD teknis, untuk serius mengawal ini. Karena, kadang masyarakat ketika ditanya apakah sudah mendapatkan bantuan, maka mereka mengatakan belum. Karena kadang-kadang, bantuan itu datang tidak bersamaan dengan survei.</p>



<p>Kalau seperti itu, berapapun anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Daerah, pasti tidak terpantau di Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai program pemerintah yang kemudian bisa mencukupi kebutuhan mereka (masyarakat, red).</p>



<p>&#8220;Bila perlu, penerima bantuan maupun penerima program pemerintah seperti pelatihan wirausaha perempuan hebat women&#8217;s entrepreneur, program pelatihan pertanian dan yang lainnya, diberikan tulisan dirumahnya. Bila penerima program itu masih terdata miskin, kita perlu mengevaluasi lagi apakah ada yang salah dengan program yang kita berikan,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setubuhi Mantan Pacar di Bawah Umur, Remaja Asal Trenggalek Dijebloskan ke Tahanan</title>
		<link>https://memontum.com/setubuhi-mantan-pacar-di-bawah-umur-remaja-asal-trenggalek-dijebloskan-ke-tahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dilaporkan setubuhi mantan pacarnya yang masih di bawah umur, seorang pemuda berinisial Y (19), asal Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, dijebloskan ke tahanan Polres Trenggalek. Tersangka dilaporkan telah menyetubuhi Y (16), yang juga warga Kecamatan Panggul. Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, mengatakan bahwa antara pelaku dan korban sempat menjalin asmara. Namun, hubungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Dilaporkan setubuhi mantan pacarnya yang masih di bawah umur, seorang pemuda berinisial Y (19), asal Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, dijebloskan ke tahanan Polres Trenggalek. Tersangka dilaporkan telah menyetubuhi Y (16), yang juga warga Kecamatan Panggul.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, mengatakan bahwa antara pelaku dan korban sempat menjalin asmara. Namun, hubungan tersebut tidak berjalan lama.</p>



<p>&#8220;Pelaku ini adalah mantan pacar korban. Saat melakukan persetubuhan, statusnya sudah putus,&#8221; katanya, Selasa (30/05/2023) siang.</p>



<p>Dikatakan Iptu Agus Salim, pelaku menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Pertama, di sebuah hotel yang ada di Kecamatan Panggul dan yang kedua di rumah korban. Bahkan, pelaku juga pernah mencabuli korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Awal pertemuan keduanya, imbuhnya, itu berlangsung di sekolah. Karena, pelaku merupakan kakak kelas korban. &#8220;Meski sudah putus, tapi mereka itu masih tetap berhubungan dan sering bertemu. Kejadian ini berhasil diungkap, setelah ada salah dari seorang warga yang mencurigai mereka, berduaan di rumah korban yang saat itu sepi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Saat warga menggerebek keduanya di dalam rumah, diketahui dan diduga pelaku tengah tidak melakukan apa-apa dan hanya melakukan perbuatan cabul. Hingga berita ini ditulis, pelaku dan sejumlah barang bukti sudah diamankan pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Untuk tersangka dijerat dengan UU Perlindungan Anak Pasal 76 e jo Pasal 82 Ayat 1, Pasal 76 d jo Pasal 81 Ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,&#8221; tegasnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komplotan Pelaku Pencurian Susu Anak di Trenggalek Dibekuk Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/komplotan-pelaku-pencurian-susu-anak-di-trenggalek-dibekuk-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pelaku dugaan pencurian berinisial MN (48) warga Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, berhasil diringkus petugas Polres Trenggalek. MN ditangkap, karena diduga mencuri susu anak dari berbagai merek di salah satu toko swalayan di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengatakan bahwa tersangka ditangkap karena diduga terlibat pencurian dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Pelaku dugaan pencurian berinisial MN (48) warga Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, berhasil diringkus petugas Polres Trenggalek. MN ditangkap, karena diduga mencuri susu anak dari berbagai merek di salah satu toko swalayan di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengatakan bahwa tersangka ditangkap karena diduga terlibat pencurian dengan pemberatan yang menyasar salah satu toko di Kota Keripik Tempe. </p>



<p>&#8220;Jajaran Satreskrim Polres Trenggalek berhasil menangkap satu dari tiga pelaku pencurian dengan pemberatan yang menyasar salah satu toko swalayan di Kecamatan Panggul. Untuk dua pelaku lain berinisial IW alias Mbok Kendit (52) dan K alias Mbok Kus (55), ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena menjadi bagian aksi itu,&#8221; kata Kapolres, Senin (29/05/2023) siang.</p>



<p>Diuraikan, bahwa kejadian tersebut berawal pada Senin (15/05/2023) lalu, saat seorang pegawai mengecek stok barang di Toko Andika Swalayan. Saat itu, diketahui stok barang berupa susu anak dari berbagai merek dan ukuran, tidak ada ditempatnya. Selanjutnya, pegawai itu melakukan pengecekan stok barang di kasir dan hasilnya beberapa box susu anak berbagai merek dan ukuran, tidak terdaftar dalam data penjualan di kasir.</p>



<p>&#8220;Karena ada ketidaksesuaian antara stok barang dan pengeluaran, akhirnya pegawai tersebut melihat CCTV toko. Di dalam CCTV itu, terlihat seorang laki-laki dan perempuan membeli beberapa susu dalam jumlah banyak. Dan akhirnya, kejadian itu dilaporkan kepada pemilik toko,&#8221; terang Kapolres Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk memastikan bahwa kedua orang tersebut pelaku pencurian (laki-laki dan perempuan), ujarnya, akhirnya di hari berikutnya pemilik toko mendapati orang yang sama kembali dengan mengambil stok susu anak sebanyak tiga kotak. Tidak tinggal diam, pemilik toko langsung menghentikan pelaku MN dan membawanya ke Polsek Panggul, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p>



<p>&#8220;Dari hasil penyelidikan, diketahui jika otak dari pencurian itu adalah IW alias Mbok Kendit. Dia yang diduga merencanakan dan membagi tugas saat menjalankan aksinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Saat melancarkan aksinya, masih terang Kapolres Trenggalek, pelaku MN berpura-pura mau membeli susu di toko. Saat pelaku MN memasukkan susu ke dalam keranjang, kemudian diserahkan kepada pelaku IW alias Mbok Kendit dan K alias Mbok Kus dengan cara dimasukkan ke dalam baju. &#8220;Setelah susu diserahkan ke pelaku IW dan K, keduanya berjalan ke mobil dan menyimpan susu-susu itu di dalam mobil,&#8221; kata Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Selain mengamankan pelaku MN, petugas juga menyita barang bukti diantaranya beberapa kardus susu anak berbagai merek, 1 unit handphone, uang tunai Rp 450 ribu dan pakaian milik pelaku MN serta 1 unit mobil berwarna hitam.</p>



<p>Menurut pengakuan pelaku, dirinya baru melancarkan aksinya ini di Trenggalek. Untuk hasil curian (susu anak, red) itu rencananya akan dijual dengan harga Rp 100 hingga Rp 200 ribu perbox. Akan tetapi, bukan dirinya yang akan menjual hasil curiannya tersebut, melainkan pelaku IW. Dirinya melakukan aksinya, karena tidak punya pekerjaan tetap. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189696</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trenggalek Jadi Tuan Rumah Festival Mangrove Jatim Ke-4, Sedekah Oksigen dari Jatim untuk Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/trenggalek-jadi-tuan-rumah-festival-mangrove-jatim-ke-4-sedekah-oksigen-dari-jatim-untuk-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Festival Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur Ke-4. Festival ini, terpusat kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan beberapa jajaran, yang melakukan serangkaian kegiatan mulai dari tebar benih ikan, lepas burung dan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur Ke-4. Festival ini, terpusat kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan beberapa jajaran, yang melakukan serangkaian kegiatan mulai dari tebar benih ikan, lepas burung dan juga menanam Mangrove.</p>



<p>Festival ini sendiri, digelar dari kebiasaan Gubernur Jatim yang rutin melakukan penanaman Mangrove dengan berbagai komunitas. Merasakan dampak positifnya dari aksi peduli itu, Gubernur Jatim mencoba memaksimalkan dengan menggelar festival Mangrove.</p>



<p>&#8220;Kita memang secara rutin melakukan penanaman Mangrove. Rasanya, hampir di semua titik dimana Hutan Mangrove kita sudah sempat menanam bersama banyak komunitas. Akhirnya, kita putuskan untuk maksimalkan hilirisasi dari apa yang bisa kita bangun ketika ekosistem Mangrove itu sudah terbentuk,&#8221; kata Gubernur Khofifah, Minggu (28/05/2023) siang.</p>



<p>Dikatakan mantan Menteri Sosial RI, bahwa habitat pertama yang terbangun ketika ekosistem Mangrove terbentuk adalah ikan. Oleh karenanya, selalu setiap ada penanaman Mangrove selalu diiringi tabur ikan dan pelepasliaran burung.</p>



<p>&#8220;Itu SoP di setiap kami menanam Mangrove. Lalu kemudian hilirisasinya, sisi ekonominya ternyata luar biasa. Maka kita kemudian melaksanakan festival Mangrove,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam Festival Mangrove Ke-4, selain melakukan penanaman Mangrove juga dilakukan kegiatan tabur benih ikan dan pelepasliaran burung. Nantinya, akan bisa dilihat ekologi, eduwisata dan ekonomi terbangun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, itu semua akan menjadi bagian dari kontribusi Jawa Timur untuk oksigen Indonesia dan oksigen dunia. &#8220;Maka di setiap proses penanaman Mangrove selalu saya menyampaikan ayo sedekah oksigen. Karena sangat banyak telaah secara saintifik bahwa Mangrove ini mampu menyerap karbon sampai lima kali lebih besar dari pada tanaman yang ada di daratan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ketika memiliki efektivitas yang tinggi, tentu ini adalah bagian yang dibutuhkan oleh dunia dari ekologi yang sudah dibangun semaksimal mungkin dari kontribusi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kegigihan Gubernur Jatim, inipun mendapatkan pujian dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. &#8220;Setiap kunjungan Ibu Gubernur di Trenggalek, beliau selalu konsen terhadap lingkungan hidup. Tidak hanya lingkungan hidup, tetapi juga ekonominya. Ingat, Ibu Gubernur pertama kali datang ke sini, di Desa Sukorejo menanam pohon di Desa Sukorejo. Sampai sekarang, pada festival Mangrove Ke-4 ini menekankan ekosistem Mangrove ini menjadi salah satu ekosistem penting,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Bukan hanya di sisi ekologi, tetapi juga di sisi ekonomi, karena ini juga di display beberapa produk hilirisasi. Termasuk potensi blue ekonomi, tanpa harus mengekstraksi apapun dengan potensi wisata.</p>



<p>&#8220;Ini sudah jalan dan beliau tadi merasakan bagaimana rasanya di dermaga, keindahan di jembatan JLS dan sebagainya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Terakhir, Bupati Trenggalek berpantun, &#8216;Burung bukan sembarang burung, burung indah burung kenari. Gubernur bukan sembarang Gubernur, Gubernur Khofifah bervisi lestari&#8217;.</p>



<p>&#8220;Intinya, kunjungan Ibu Gubernur Khofifah ke Trenggalek ini meneguhkan statement visi beliau terhadap bagaimana ekonomi dan ekologi harus tumbuh beriringan. Mari bersama-sama kita teruskan niat baik Ibu Gubernur dengan menjaga dan melestarikan lingkungan kita dengan baik,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189590</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi dan Lagi, Pemkab Trenggalek Kembali Raih Opini WTP</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-dan-lagi-pemkab-trenggalek-kembali-raih-opini-wtp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 May 2023 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[opini WTP]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[WTP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Untuk tujuh kalinya secara berturut-turut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kembali dapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2022. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut, diserahkan secara langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur kepada Bupati Trenggalek, Mochamad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Untuk tujuh kalinya secara berturut-turut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kembali dapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2022. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut, diserahkan secara langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.</p>



<p>Atas capaian tersebut, Bupati Arifin mengaku bersyukur dan berharap ke depan semakin minim adanya temuan dalam pelaporan. Untuk tindak lanjut dari temuan sendiri, menurutnya sudah mencapai sekitar 96 persen.</p>



<p>&#8220;Bersyukur kita bisa mencapai WTP untuk yang ketujuh kalinya. Alhamdulillah dan semoga ke depan semakin minim temuan. Sehingga, kita secara tata kelola lebih baik,&#8221; kata Bupati Arifin Sabtu (27/05/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Mas Ipin menambahkan, jika fokusnya saat ini adalah soal tindak lanjut temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). &#8220;Sekarang fokusnya kepada tindak lanjut, tindak lanjut dari temuan LHP kita sudah 96 persen. Sehingga semoga nanti bisa 100 persen terselesaikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menyebut, bahwa capaian itu menjadi buah kerja keras dari semua pihak. Torehan yang diraih Trenggalek itu menunjukkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran dalam pembangunan di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Kami berharap predikat Opini WTP ke 7 ini bisa terus dipertahankan. Artinya, kita secara tata kelola lebih baik. Semoga ini membawa dampak positif untuk Trenggalek ke depan. Ini harus dijadikan salah satu semangat kita untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi ke depannya,&#8221; kata suami Novita Hardiny ini.</p>



<p>Dengan status WTP, pihaknya berharap segala sesuatu dapat berjalan transparansi. Jika seluruhnya transparansi, maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat.</p>



<p>Tidak lupa, Bupati muda ini turut mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan dan mitra kerja pemerintah. Opini WTP merupakan wujud kepatuhan pemerintah daerah terhadap prinsip akuntansi pengelolaan keuangan. Dengan begitu, penghargaan atas laporan keuangan daerah (LKPD) yang diraih Pemkab Trenggalek tersebut menandakan bahwa kepala daerah hingga organisasi perangkat daerah (OPD) setempat memiliki pengelolaan keuangan yang baik dan tidak melanggar prinsip akuntansi.</p>



<p>&#8220;Sekali lagi, saya tidak henti-hentinya memberikan dorongan spirit dan motivasi kepada OPD agar lebih konsisten dalam memberikan laporan keuangan instansinya masing-masing sesuai aturan dan ketentuan berlaku,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Ketua TP PKK Trenggalek Mening Deh dengan Gelar Bimtek bersama Kepsek</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-pendidikan-berkualitas-ketua-tp-pkk-trenggalek-mening-deh-dengan-gelar-bimtek-bersama-kepsek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 May 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua TP PKK Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menghadiri Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu. Dalam Mening Deh kali ini, istri Bupati Trenggalek itu memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada para Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak menjadi generasi yang hebat dan lebih berkualitas. &#8220;Di Mening Deh kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menghadiri Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu. Dalam Mening Deh kali ini, istri Bupati Trenggalek itu memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada para Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak menjadi generasi yang hebat dan lebih berkualitas.</p>



<p>&#8220;Di Mening Deh kali ini, saya sedikit memberikan bimbingan kepada para Kepala Sekolah yang mana bertujuan meningkatkan profesionalisme untuk terus berkarya dan berinovasi menghasilkan praktik baik dalam pembelajaran serta meningkatkan kompetensi kepala sekolah itu sendiri,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi Rabu (23/05/2023) tadi.</p>



<p>Ibu tiga anak ini menerangkan, pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, dapat dicapai dengan salah satunya melalui perbaikan pembelanjaan anggaran yang efektif dan akuntabel. Merdeka belajar merupakan upaya mewujudkan pendidikan berkualitas, bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dilakukan mulai dari keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia usaha atau industri serta masyarakat.</p>



<p>“Pendidikan berkualitas dapat dicapai melalui perbaikan pada infrastruktur dan teknologi, kebijakan, prosedur dan pendanaan, kepemimpinan, masyarakat dan budaya serta kurikulum,&#8221; terangnya.</p>



<p>Perlunya mendorong anak berkualitas, menurut Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, itu kalau anak tidak berkualitas kapan keluarga itu bisa sejahtera. Oleh karenanya, hal itu bisa dimulai dengan memberikan bimbingan kepada orang tua yang ada di lingkup sekolah. Dalam hal ini guru, utamanya Kepala Sekolah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Melalui bimbingan ini, tadi saya sedikit menyampaikan informasi yang tuntas mengenai perjuangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Menanggapi fenomena masih adanya kasus anak putus sekolah, Novita menambahkan ada banyak faktor yang melandasi. &#8220;Masalahnya banyak mulai dari ekonomi, sosial budaya dan faktor lainnya. Di Trenggalek ini masih ada anggapan bisa makan sudah cukup, meskipun tidak sekolah. Kita berupaya memerangi ini karena kalau anaknya tidak berkualitas makan kapan keluarga itu akan berdaya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jika ingin mengentaskan kemiskinan, tentu harus dimulai dari memperhatikan anak-anak terlebih dahulu. &#8220;Kalau kita mau mengentaskan kemiskinan ekstrem dan ingin mensejahterakan masyarakat, maka harus perhatikan anak-anaknya,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menanggapi masih adanya kerusakan sarana prasarana sekolah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, akan mendorong pemerintah daerah untuk bisa merespon. Sehingga, tidak menganggu jalannya proses belajar mengajar.</p>



<p>Pihaknya juga mencatat, ada sekitar 150 anak untuk disekolahkan, sebagai upaya mencegah angka anak putus sekolah dan mendorong anak bisa tumbuh berkualitas. Anak yang disekolahkan itu mulai dari tingkat SMA hingga tingkat Sekolah Dasar.</p>



<p>&#8220;Meskipun masih terbatas, saya berharap dengan perjuangan dan kolaborasi bersama kedepannya, upaya ini bisa berjalan maksimal,&#8221; inbuhnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189276</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
