<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kalipare &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kalipare/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Feb 2025 11:27:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kalipare &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hanyut di Sungai Brantas Malang, Warga Kalipare Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/hanyut-di-sungai-brantas-malang-warga-kalipare-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipare]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah tiga hari dilakukan proses pencarian, Darmaji (48), warga Dusun Duren, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan di Sungai Brantas, Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Sabtu (22/02/2025) siang. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, selaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah tiga hari dilakukan proses pencarian, Darmaji (48), warga Dusun Duren, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan di Sungai Brantas, Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Sabtu (22/02/2025) siang. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coorsinator (SMC), mengatakan bahwa dalam operasi SAR kali ini jenazah korban ditemukan Tim SAR gabungan sekitar pukul 13.45. Yakni di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian tenggelam.</p>



<p>&#8220;Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Nanang, Tim SAR gabungan telah mengerahkan satu Search and Rescue (SRU) air untuk menyisir Sungai Brantas dengan menggunakan sarana berupa tiga perahu rafting. Dalam penyisiran ini, jarak yang ditempuh oleh SRU air sejauh sekitar 9 kilometer.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penggunaan perahu rafting dalam proses pencarian kali ini dikarenakan kondisi Sungai Brantas yang mengalir di Kecamatan Kalipare ini berarus deras dan memiliki jeram di beberapa titik. &#8220;Sehingga, tidak memungkinkan bagi Tim SAR gabungan untuk menggunakan perahu karet bermesin Motor Tempel (Mopel),&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran Sungai Brantas. &#8220;Tim juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar. Dengan harapan agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik dari sejumlah pihak. Diantaranya Tim Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, Polsek Kalipare, Koramil Kalipare, SAR Kanjuruhan, Gimbal Alas, Bima Sakti, IOF Rescue, Lintamal Rescue, SAR Elang Merdeka, JKJT, SDI, SIR, PSR, RAPI, PMI, RESOB dan sejumlah potensi SAR lainnya.</p>



<p>Diketahui kejadian yang dialami korban ini berawal saat mencari ikan di Sungai Brantas, pada Kamis (20/02/2015) sekitar pukul 10.00. Ada saksi yang melihat korban melewati Pos Perhutani Musun, Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, untuk mencari ikan lagi di sungai.</p>



<p>Sore harinya di lokasi dekat sungai, ditemukan sepeda motor matic dan ikan-ikan hasil tangkapan korban. Diduga korban terpeleset hingga terjatuh ke sungai dan kemudian terbawa arus. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Hadiri Upacara Penutupan TMMD Ke-118 di Sumberpetung Kalipare</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-hadiri-upacara-penutupan-tmmd-ke-118-di-sumberpetung-kalipare</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipare]]></category>
		<category><![CDATA[ke-118]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[sumberpetung]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri acara upacara penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118 tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Kodim 0818 Malang/Batu, Kamis (19/10/2023) tadi. Upacara penutupan TMMD ini, dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di Lapangan Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Turut hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri acara upacara penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118 tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Kodim 0818 Malang/Batu, Kamis (19/10/2023) tadi. Upacara penutupan TMMD ini, dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di Lapangan Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.</p>



<p>Turut hadir pada acara ini, Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-118, Letjen TNI Alfred Deny Tuejeh, Panglima Kostrad, Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Pangdam V Brawijaya, Mayjen Farid Makruf, Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, jajaran Dandim serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang. TMMD tahun 2023 di Kabupaten Malang, ini telah dimulai sejak 20 September 2023 lalu. Kegiatan ini, tentunya sangat membantu Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Kodim 0818 Malang-Batu bersama Pemerintah Kabupaten Malang beserta masyarakat Desa Sumberpetung, telah menyelesaikan Program TMMD Ke-118 dengan lancar. Program TMMD ini merupakan bagian dari program bakti TNI yang dilaksanakan Kodim 0818 dengan memperhatikan kondisi wilayah, kondisi masyarakat serta pemilihan obyek yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, tentunya mendukung potensi pertahanan dan juga diharapkan semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa TMMD adalah wujud sinergi positif yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bangsa. Program TMMD ini bukanlah hal yang baru, sebab telah dimulai sejak tahun 1980, atau ketika dikenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMB).</p>



<p>“Peran serta aktif TNI dalam program ini masih sangat dibutuhkan. Terutama, dalam mendukung agenda pemerintah untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi bukti TMMD merupakan sinergitas positif dalam menyelesaikan permasalahan bangsa,&#8221; tegas Jenderal TNI Dudung.</p>



<p>Penutupan resmi TMMD Ke-118 2023 di Desa Sumber Petung, mencerminkan pentingnya kerja sama erat antara TNI dan masyarakat, dalam upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup di seluruh negeri. KSAD mengingatkan, bahwa dalam dunia yang terus berubah, sehingga TMMD menjadi alat efektif untuk menyelesaikan berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat.</p>



<p>Sinergi antara TNI dan rakyat dalam TMMD, ujarnya, adalah cerminan dari semangat gotong royong dan persatuan yang menguatkan bangsa. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Subuh Keliling di Kalipare, Bupati Malang Berikan Sejumlah Layanan Masyarakat seperti Kesehatan dari Dinkes</title>
		<link>https://memontum.com/subuh-keliling-di-kalipare-bupati-malang-berikan-sejumlah-layanan-masyarakat-seperti-kesehatan-dari-dinkes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipare]]></category>
		<category><![CDATA[keliling,]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[seperti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196722</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Forkopimda, Kepala OPD dan Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida melakukan pelaksanaan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Roudlotus Syifa, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Jumat (25/08/2023) pagi. Dalam kesempatan itu, untuk kesekian kalinya kembali bupati mengajak warga masyarakat Kalipare, khususnya para muslim untuk memakmurkan masjid [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Forkopimda, Kepala OPD dan Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida melakukan pelaksanaan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Roudlotus Syifa, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Jumat (25/08/2023) pagi. Dalam kesempatan itu, untuk kesekian kalinya kembali bupati mengajak warga masyarakat Kalipare, khususnya para muslim untuk memakmurkan masjid atau mushola di sekitar tempat tinggal.</p>



<p>&#8221;Kegiatan salat berjamaah, Subuh Keliling ini bentuk aktualisasi dari salah satu Visi Misi Malang MAKMUR, Pemkab Malang, yakni Agamis, dalam bentuk sholat Shubuh berjamaah. Alhamdulillah barokahnya, Kabupaten Malang semakin hari semakin baik. Angka kemiskinan di tahun 2022 sudah turun lagi. Dari awal saya menjabat di angka 10,7 persen, kemudian turun 9,7 persen dan hari ini turun ke 9,55 persen,&#8221; ujar Bupati Sanusi.</p>



<p>Dari tahun ke tahun, paparnya, angka kemiskinan Kabupaten Malang, akan terus diupayakan turun. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Malang kini terus berjuang melawan kemiskinan dan menjadi program Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menjelaskan, di setiap gelaran Suling, Pemkab Malang juga menghadirkan pelayanan kepada masyarakat. Mulai pelayanan kesehatan, seperti cek kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Lalu, dari Disdukcapil, perizinan, keluarga berencana, pasar murah, bakti sosial hingga sunat massal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-rsud-blambangan-banyuwangi-buka-poli-eksekutif">Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Poli Eksekutif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>Bupati Malang juga berterima kasih kepada kepala desa atas pelaksanaan kegiatan Suling di Kalipare. Kegiatan rutin tiap hari Jumat pagi ini, juga didukung sejumlah pengusaha seperti bagi-bagi minyak goreng gratis kepada ibu-ibu yang ikut Suling dan sejumlah kegiatan lain.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Bupati Malang juga secara simbolis menyerahkan bantuan paket Sembako kepada lima dari 25 paket Sembako untuk kaum dhuafa. Selain itu, juga menyerahkan Sertifikat Wakaf untuk TK Muslimat NU Dewi Masitoh 1 Kalipare dan Sertifikat Halal Usaha Bakery atas nama Lulut Jatmiko Desa Arjowilangun.</p>



<p>Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, menambahkan bahwa Dinkes akan selalu berkolaborasi dalam setiap program yang dijalankan Pemkab Malang. Termasuk dalam Suling ini, pihaknya melalui puskesmas akan senantiasa menghadirkan layanan cek kesehatan untuk masyarakat.</p>



<p>&#8220;Layanan kesehatan ini, dinas bekerjasama dengan puskesmas di seluruh kabupaten. Masyarakat bisa periksa kesehatan dan akan sekaligus diberikan obat, untuk penanganan awal,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196722</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Komitmen Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Kalipare, Wabup Malang Apresiasi Kekompakan Stakeholder</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-komitmen-bersama-percepatan-penurunan-stunting-kecamatan-kalipare-wabup-malang-apresiasi-kekompakan-stakeholder</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipare]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175803</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, menghadiri acara &#8216;Komitmen bersama Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Kalipare&#8217;, yang bertempat di Gedung KP-RI Sadar Kecamatan Kalipare, Senin (26/09/2022) pagi. Mewakili Bupati Malang, HM Sanusi, Wabup juga menyaksikan pembacaan Ikrar Kesiapan Kader PPKBD dan Sub BPKBD Kabupaten Malang, yang menjadi agen perubahan keluarga bekerja dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, menghadiri acara &#8216;Komitmen bersama Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Kalipare&#8217;, yang bertempat di Gedung KP-RI Sadar Kecamatan Kalipare, Senin (26/09/2022) pagi. Mewakili Bupati Malang, HM Sanusi, Wabup juga menyaksikan pembacaan Ikrar Kesiapan Kader PPKBD dan Sub BPKBD Kabupaten Malang, yang menjadi agen perubahan keluarga bekerja dengan semangat berkomitmen dalam pengabdian melayani keluarga dan masyarakat guna suksesnya program bangga Kencana dan penurunan stunting menuju Malang Makmur.</p>



<p>Wakil Bupati Malang, dalam kesempatan itu mengapresiasi kekompakkan para stakeholder yang ada di Kecamatan Kalipare, mulai dari camat dan Muspika, Ketua TP PKK tingkat kecamatan serta Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan, Kepala Desa dan Ketua TP PKK tingkat Desa, hingga para kader PPKBD dan BPKBD di masing-masing desa. Terlebih, kesemuanya siap melakukan dan melaksanakan enam peran bakti institusi masyarakat pedesaan.</p>



<p>Mulai dari mendampingi calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mendampingi semua ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan secara berkala asupan gizi seimbang dan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, mendampingi ibu pasca persalinan untuk menggunakan kontrasepsi, mendampingi dan memastikan bayi mendapatkan ASI eksklusif serta ASI lanjutan sesuai dengan anjuran kesehatan, mendampingi ibu dan balita untuk mendapatkan pelayanan Posyandu dan pengasuhan orang tua melalui kelompok PKB guna mendapatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini secara holistik dan terintegrasi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-rsud-blambangan-banyuwangi-buka-poli-eksekutif">Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Poli Eksekutif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ketemu-pengurus-dan-anggota-kppuk-mas-dhito-gagas-pendirian-kawasan-budidaya">Ketemu Pengurus dan Anggota KPPUK, Mas Dhito Gagas Pendirian Kawasan Budidaya</a></li>
</ul>


<p>&#8221;Komitmen bersama percepatan penurunan stunting Kecamatan Kalipare, ini merupakan pernyataan komitmen pemerintah daerah yang ditandai penandatanganan komitmen dalam upaya pelaksanaan percepatan penurunan stunting dengan melakukan konvergensi. Seperti yang menjadi harapan Bapak Bupati Malang, bahwa Kabupaten Malang harus mampu bebas stunting pada 2023 mendatang. Berbicara stunting, ini bukan menjadi tugas perseorangan atau pribadi, melainkan sebuah kolektifitas bersama-sama,&#8221; tegas Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Dirinya berharap, Kecamatan Kalipare bisa menurunkan angka stunting. Tercatat, sebanyak 26 anak masih masuk kategori stunting, yang itu berdomisili atau terbagi di sebagian desa yang ada di Kecamatan Kalipare. Karenanya, secara bersinambung mari semakin serius melakukan pendampingan.</p>



<p>&#8220;Berbicara di tingkat kecamatan, ada Pak Camat, Kapolsek, Danramil, demikian juga Bu Camat selaku Ketua TP PKK tingkat kecamatan bersama Ketua TP PKK Tingkat Desa/Kelurahan, untuk bertemu tatap muka dengan kader kesehatan di wilayahnya. Untuk bersama-sama melakukan percepatan penurunan stunting Kecamatan Kalipare. Kalau kita bersama-sama, insyaallah tidak ada ledakkan. Caranya memang tidak mudah, melainkan bisa kita atasi bersama-sama. Salah satunya, pernikahan usia dini, diet yang berlebihan, suka makanan siap saji, pola hidup keseharian, pendidikan dan pengetahuan terkait stunting juga perlu diberikan kepada calon suami atau suami. Para kaum Adam harus punya kewajiban turut mengarahkan dan pendampingan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Wakil Bupati Malang juga menjelaskan, apa yang menjadi kekurangan kaum Hawa, agar bisa ditutupi oleh kaum Adam. Jika dilakukan bersama-sama di dalam sebuah keluarga, maka bisa menjadi kebiasaan yang benar. Misalnya, dalam memberikan asupan kepada bayi mulai dari 0-2 tahun, termasuk apa saja yang harus dilakukan sejak dari pra nikah hingga setelah 3 tahun bisa berkesempatan hamil kembali.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya itu, peran KUA, tokoh agama, tokoh masyarakat juga ikut memberikan bimbingan dan edukasi karena usia pernikahan disarankan di atas 19 tahun,&#8221; urai Wabup Didik. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Menghilang, Bocah Kalipare Ditemukan Hampir Membusuk</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-menghilang-bocah-kalipare-ditemukan-hampir-membusuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2020 11:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipare]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang bocah laki-laki ditemukan hampir membusuk di tengah ladang singkong, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Senin (30/11) tadi. Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, membenarkan tentang adanya penemuan tersebut. Korban sendiri, dari hasil identifikasi mengarah pada bocah berinisial A dengan kira-kira usia 13 tahun. &#8220;Bocah tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang bocah laki-laki ditemukan hampir membusuk di tengah ladang singkong, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Senin (30/11) tadi.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, membenarkan tentang adanya penemuan tersebut. Korban sendiri, dari hasil identifikasi mengarah pada bocah berinisial A dengan kira-kira usia 13 tahun.</p>
<p>&#8220;Bocah tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah langsung kami bawa ke Kamar Mayat (KM) RSSA Kota Malang, untuk dilakukan autopsi,&#8221; kata Kasatreskrim saat dihubungi via telephone, Senin (30/11) tadi.</p>
<p>Terkait dengan kejadian itu, Kasatreskrim menjelaskan, dirinya saat ini masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Apakah akibat kekerasan ataukah kematiannya murni.</p>
<p>&#8220;Kita masih menunggu hasil autopsi dan menyelidiki dengan meminta keterangan beberapa saksi. Termasuk, keterangan dari keluarga korban,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Paman korban, Wakilan, saat ditemui menjelaskan bahwa korban sempat berpamitan untuk pergi ngopi pada Kamis (26/11) sekitar pukul 22.00 di sekitar Pasar Peteng.</p>
<p>&#8220;Dia pamitan ngopi sekitar jam 10.00 an malam. Pakai celana jeans dan hoodie (Jaket Bertopi) warna hitam. Saya dengar, juga dari beberapa orang yang ada dilokasi ngopi, dia ngopi bersama dua temannya,&#8221; jelas Wakilan.</p>
<p>Dirinya menambahkan, tahu jika ponakannya terbujur kaku di ladang singkong, dari laporan warga sekitar. Yakni, dua orang wanita yang sedang mencari ruput disekitarnya.</p>
<p>&#8220;Saya sempat curiga, ketika ada orang yang lagi ngarit (mencari ruput) di sekitar situ, teriak-teriak ada orang mati ditutup daun singkong. Jadi, saya langsung mengecek ke sana. Ternyata benar, itu ponakan saya yang sudah beberapa hari ini hilang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ditambahkan paman korban, bahwa ponakannya itu, sudah putus sekolah sejak kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dan sekarang sudah tidak bersekolah lagi.</p>
<p>&#8220;Dia ini sudah putus sekolah sejak SD dan tidak mau bekerja. Kesehariannya, ya cuma nongkrong dan sering nongkrong di malam hari untuk mencari Wifi gratis,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128642</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
