<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kapolsek trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kapolsek-trenggalek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Mar 2023 11:39:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kapolsek trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bayi Usia Lima Bulan Meninggal Usai Imunisasi Tetanus Teksoid, Reskrim Polsek Trenggalek Lakukan Penyelidikan</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-usia-lima-bulan-meninggal-usai-imunisasi-tetanus-teksoid-reskrim-polsek-trenggalek-lakukan-penyelidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kapolsek trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Usai mendapatkan Imunisasi Tetanus Teksoid (TT), seorang bayi berusia lima bulan di Kabupaten Trenggalek, meninggal dunia. Menurut informasi yang diterima, pasca menerima suntikan imunisasi, bayi tersebut sempat demam tinggi hingga kejang-kejang. Bahkan saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bayi sudah dalam keadaan koma. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini berinisial MA, seorang anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Usai mendapatkan Imunisasi Tetanus Teksoid (TT), seorang bayi berusia lima bulan di Kabupaten Trenggalek, meninggal dunia. Menurut informasi yang diterima, pasca menerima suntikan imunisasi, bayi tersebut sempat demam tinggi hingga kejang-kejang. Bahkan saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bayi sudah dalam keadaan koma.</p>



<p>Bayi berjenis kelamin laki-laki ini berinisial MA, seorang anak dari pasangan suami istri Mukono (47) dan Adelia (17), warga Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Karena orang tua bayi merasa ada yang janggal, keduanya mendatangi Polres Trenggalek untuk melaporkan kejadian tersebut.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya berawal saat anak saya diimunisasi TT oleh Bidan Desa, pada Selasa (21/03/2023) lalu. Namun usai imunisasi anak itu, badan panas tinggi dan kejang-kejang. Padahal sebelum diimunisasi, anak itu sehat dan tidak terlihat sakit,&#8221; ucap Mukono, Rabu (29/03/2023) tadi.</p>



<p>Mengetahui demam sang buah hati semakin tinggi, orang tua korban segera membawanya ke Bidan Desa. Bidan tersebut menyampaikan jika panas yang dialami sangat lumrah terjadi usai mendapat imunisasi. Sampai akhirnya, bidan tersebut memberikan obat penurun panas untuk kepada sang bayi.</p>



<p>Sayangnya, dua kali obat tersebut diberikan, tidak memberikan efek terhadap bayi.</p>



<p>&#8220;Karena sudah minum obat dari bidan dan tidak turun panasnya, akhirnya dibawa ke Puskesmas Pogalan. Di situ, korban sempat diinfus dan diberi obat, karena sudah sangat kritis kondisinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Karena tidak ingin sesuatu hal terjadi, akhirnya bayi tersebut dilarikan ke rumah sakit. Hanya sekitar 1,5 hari menjalani perawatan di rumah sakit, bayi tersebut meninggal dunia.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Kematian anaknya yang tergolong singkat itu, dirasa Mukono seperti ada kejanggalan. Tidak ingin kejadian serupa terjadi pada bayi dan anak-anak yang lain, Mukono dan keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Kemarin saya dan istri sudah mendatangi Polres Trenggalek untuk melaporkan kejadian ini. Mudah-mudahan kejadian ini tidak terjadi atau menimpa anak-anak yang lain&#8221; kata Mukono.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, mengatakan usai Laporan Polisi (LP) diterbitkan, pihaknya mulai melalukan penyelidikan terkait kasus itu. &#8220;Laporan resmi itu dilakukan oleh kakek korban pada Senin (27/03/2023) lalu. Kami juga langsung membentuk tim khusus yang terdiri dari Unit Pidana Khusus (Pidsus) dan Unit Perempuan Perlindungan Anak (PPA),&#8221; terangnya.</p>



<p>Dikatakan Iptu Agus, terkait perkembangan kasusnya, meski sudah terbit LP, namun untuk terlapor masih lidik atau belum ada namanya. Sehingga pihaknya masih terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Nantinya kita akan lihat, apakah kejadian ini ada unsur pidananya atau tidak. Jika memang ditemukan unsur pidana, maka kasus ini akan dinaikkan ke penyidikan. Tapi jika tidak ditemukan unsur pidana, maka akan dilakukan penghentian penyelidikan,&#8221; jelas Agus.</p>



<p>Pihaknya juga akan melakukan klarifikasi terhadap instansi atau pihak terkait yang terlibat dalam imunisasi hingga meninggalnya bayi 5 bulan ini. &#8220;Jika diperlukan nanti, untuk memastikan penyebab kematian korban. Rencananya kita akan melakukan autopsi terhadap jenazah korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, terkait persangkaan pasal dalam kasus ini yakni Pasal 359 KUHPidana yang menyebut barang siapa karena kesalahannya menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara maksimal lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Trenggalek Pimpin Pemakaman Anggota yang Jadi Korban Insiden Stadion Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-trenggalek-pimpin-pemakaman-anggota-yang-jadi-korban-insiden-stadion-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kapolsek trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, memimpin langsung prosesi upacara pemakaman Briptu Fajar Yoyok Pujiono, yang dilaksanakan di rumah duka, tepatnya di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek dan dilanjutkan ke pemakaman umum setempat, Minggu (02/10/2022) sore. Tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir, pun turut mengiringi prosesi pemakaman almarhum. Sebagaimana diberitakan, dalam insiden Stadion Kanjuruhan, Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, memimpin langsung prosesi upacara pemakaman Briptu Fajar Yoyok Pujiono, yang dilaksanakan di rumah duka, tepatnya di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek dan dilanjutkan ke pemakaman umum setempat, Minggu (02/10/2022) sore. Tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir, pun turut mengiringi prosesi pemakaman almarhum.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, dalam insiden Stadion Kanjuruhan, Sabtu (01/10/2022) malam, sedikitnya 125 orang meninggal. Dua diantaranya, adalah anggota dari kepolisian, yang salah satunya adalah almarhum. Briptu Fajar Yoyok Pujiono sendiri, merupakan Bintara polisi yang merupakan anggota Polsek Dongko yang bertugas sebagai personel BKO dalam pengamanan pertandingan Arema melawan Persebaya.</p>



<p>“Keluarga besar Polres Trenggalek berduka atas gugurnya satu personel, pada saat pengamanan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang. Dan hari ini, kita laksanakan prosesi upacara pemakaman secara dinas,&#8221; tegas Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Ratusan personel yang merupakan anggota Polres Trenggalek dan rekan kerja almarhum, pun turut hadir dan mengikuti rangkaian prosesi pemakaman tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang terlihat tak kuasa menahan kesedihan dan menitikkan air mata.</p>



<p>“Selaku pribadi dan pimpinan, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya dan bagi keluarga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Semasa hidup, Briptu Fajar Yoyok Pujiono dikenal sebagai sosok yang berintegritas. Semua tugas maupun pekerjaan yang diembannya, selalu diselesaikan dengan baik. Almarhum mengawali karirnya sebagai Bintara Polri pada tahun 2014 yang lalu.</p>



<p>Sebelum menjadi anggota organik Polres Trenggalek, Briptu Fajar Yoyok Pujiono, pernah berdinas di Ditsabhara Polda Jatim tahun 2016. Kemudian, dipercaya sebagai anggota unit Turjawali Satsamapta Polres Trenggalek dan terakhir sebagai Bintara Polsek Dongko dan Bhabinkamtibmas Desa Watuagung Kecamatan Dongko.</p>



<p>Sementara itu, Suwarno, mertua korban mengaku menerima kabar kematian Briptu Fajar Yoyok Pujiono, dari kerabatnya yang tidak lain adalah anggota kepolisian juga. Dirinya juga tidak memiliki firasat apapun, sebelum Briptu Fajar Yoyok Pujiono, meninggal dunia. &#8220;Dia adalah sosok menantu yang baik dengan istri dan keluarganya. Tidak ada firasat apapun saat dia akan pergi bertugas. Semua berjalan seperti biasanya,&#8221; kata Suwarno.</p>



<p>Sepekan sebelumnya, Briptu Fajar Yoyok Pujiono sempat berbincang-bincang dengan mertuanya soal mobil dan kompor listrik. Momen itulah yang menjadi kenangan terakhir dirasakan Suwarno dengan menantunya Briptu Fajar Yoyok Pujiono.<strong> (mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176095</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
