<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kerajinan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kerajinan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Dec 2024 13:04:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kerajinan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kenalkan Beragam Produk Mamin hingga Kerajinan, Pemkot Malang Gelar Gebyar UMKM Naik Kelas</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-beragam-produk-mamin-hingga-kerajinan-pemkot-malang-gelar-gebyar-umkm-naik-kelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[beragam]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar kegiatan Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Naik Kelas tahun 2024, di Gedung Malang Creative Center (MCC), selama empat hari, yakni mulai Jumat (27/12/2024) hingga Selasa (31/12/2024) mendatang. Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar kegiatan Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Naik Kelas tahun 2024, di Gedung Malang Creative Center (MCC), selama empat hari, yakni mulai Jumat (27/12/2024) hingga Selasa (31/12/2024) mendatang.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu dari 11 program prioritas yang harus direalisasikan. Dari total 21.270 UMKM di Kota Malang, sebanyak 100 UMKM terpilih melalui proses kurasi ketat oleh Bappeda dan Diskopindag untuk didorong naik kelas.</p>



<p>“Dari jumlah UMKM yang cukup besar, kami mengambil 100 UMKM sebagai percontohan. Mereka akan menjadi motivasi bagi UMKM lain untuk meningkatkan kapasitasnya. Melalui event seperti ini, pemerintah mengenalkan produk mereka kepada masyarakat luas,” kata Pj Wali Kota Iwan, seusai membuka acara, Jumat (27/12/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, ujarnya, juga menjadi salah satu strategi untuk mendukung UMKM. Selain itu, Sekda Kota Malang menurutnya juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk hadir dan berbelanja di stand UMKM selama acara berlangsung.</p>



<p>“Kami ingin memberikan daya ungkit bagi UMKM lainnya dan meningkatkan komitmen serta semangat UMKM yang naik kelas ini. Beberapa produk bahkan sudah diekspor dan mengikuti pameran di Jakarta, Jawa, hingga Bali,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil peninjauan, produk UMKM yang dipamerkan sangat beragam. Mulai dari makanan ringan, minuman hingga kerajinan. Kemasan produk juga dinilai semakin profesional berkat bimbingan dari Diskopindag.</p>



<p>“Kami melihat tren pendapatan UMKM yang naik signifikan. Ini menunjukkan bahwa mereka layak untuk naik kelas. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami harap mereka dapat menjadi pilot project bagi UMKM lainnya,” ujarnya.</p>



<p>Di akhir, Pj Wali Kota Iwan juga menegaskan bahwa UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Malang. Dari berbagai sektor seperti makanan, minuman (Mamin) dan kerajinan, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi dengan total 21.270 pelaku usaha.</p>



<p>“Gebyar UMKM Naik Kelas ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekonomi lokal. Kami optimis 100 UMKM ini akan menjadi inspirasi bagi ribuan pelaku usaha lainnya,” imbuhnya.</p>



<p>Acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba seni, hiburan musik dan gebyar pajak akhir tahun, yang menambah semarak suasana sekaligus menarik perhatian masyarakat. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi UMKM Berbahan Kayu di Rejoso, Pj Wali Kota Batu Dorong Jadi Sentra Kerajinan dan Desa Tematik</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-umkm-berbahan-kayu-di-rejoso-pj-wali-kota-batu-dorong-jadi-sentra-kerajinan-dan-desa-tematik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[rejoso,]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tahun 2024 mendatang, Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bakal disiapkan menjadi sentra UMKM kerajinan tangan dan desa tematik. Pernyataan ini, diungkapkan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat berada lokasi UMKM yang memproduksi kerajinan tangan berbahan kayu. Aries menyampaikan, visinya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batu melalui pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tahun 2024 mendatang, Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bakal disiapkan menjadi sentra UMKM kerajinan tangan dan desa tematik. Pernyataan ini, diungkapkan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat berada lokasi UMKM yang memproduksi kerajinan tangan berbahan kayu.</p>



<p>Aries menyampaikan, visinya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batu melalui pengembangan sektor UMKM. Sementara, Dusun Rejoso jika dilihat memiliki kekayaan budaya dan keahlian berbagai kerajinan tangan, yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan serta mendukung perekonomian lokal.</p>



<p>&#8220;Kami akan berusaha mengangkat potensi Dusun Rejoso, Desa Junrejo, sebagai pusat produksi UMKM di bidang kerajinan tangan dan desa tematik pada tahun 2024,&#8221; terangnya, Rabu (06/12/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, dibutuhkan langkah-langkah konkret termasuk pembentukan kelompok kerja bersama komunitas setempat. Lalu, penyediaan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerajinan dan promosi potensi wisata desa.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kami menargetkan di tahun 2024, Dusun Rejoso, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, ini akan menjadi sentra wisata kerajinan tangan dan UMKM yang akan menarik wisatawan untuk belajar tentang bagaimana cara produksi dan pemasaran produk ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk itu, Aries menambahkan bahwa sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi lokal. Dan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan.</p>



<p>Lebih dari itu, dalam pengembangan desa tematik, dirinya juga berharap dapat menciptakan identitas unik Desa Junrejo yang menarik minat wisatawan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan ekonomi lokal di wilayah-wilayah sekitarnya, membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Sentra Kerajinan Kulit di Magetan, Novita Berharap The Craft Man Trenggalek Miliki Outlet</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-sentra-kerajinan-kulit-di-magetan-novita-berharap-the-craft-man-trenggalek-miliki-outlet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Nov 2023 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[magetan,]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[outlet]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200988</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengkunjungi sentra kerajinan kulit yang ada di Kabupaten Magetan. Seperti diketahui, industri dan kerajinan kulit menjadi hal penting bagi Kabupaten Magetan, sebab produksi kulit menyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) di kabupaten tersebut secara signifikan. Keberadaan industri kecil menengah (IKM) di lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengkunjungi sentra kerajinan kulit yang ada di Kabupaten Magetan.</p>



<p>Seperti diketahui, industri dan kerajinan kulit menjadi hal penting bagi Kabupaten Magetan, sebab produksi kulit menyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) di kabupaten tersebut secara signifikan. Keberadaan industri kecil menengah (IKM) di lingkungan industri kulit (LIK) juga UMKM produk kerajinan kulit, itu telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya. Sehingga, sangat membantu dalam mengurangi jumlah pengangguran.</p>



<p>Menurut Novita, salah satu pengerajin kulit di Trenggalek The Craft Man, itu mampu dan berpotensi didorong untuk punya outlet seperti sentra kerajinan kulit di Kabupaten Magetan. Optimis akan hal ini karena karya-karya The Craft Man sendiri selain kekinian, juga diyakini Novita mampu bersaing di pasaran.</p>



<p>&#8220;Ternyata, PR saya masih banyak sebagai Ketua Dekranasda. Ingin sebenarnya bisa mendorong The Craft Man, menjadi salah satu pengerajin kulit yang bisa mempunyai outlet seperti Karya Pahala di Magetan ini,&#8221; ungkapnya, saat dikonfirmasi, Minggu (05/11/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena potensinya ada, sambungnya, The Craft Man di Trenggalek harus di support agar bisa seperti itu. Karena seperti sentra kerajinan kulit Magetan ini, telah memproduksi berbagai jenis produk kerajinan. Diantaranya sepatu kulit, dompet kulit, tas kulit, sandal kulit, jaket kulit dan lain sebagainya.</p>



<p>Namun, paoarnya, yang paling populer adalah sepatu kulit asli Magetan. Sepatu Kulit Magetan sudah terkenal dengan kualitasnya yang sangat baik, karena awet dan tahan lama. Yang membuat produk Sepatu Kulit Asli Magetan berkualitas baik, adalah dari proses produksinya yang dilakukan secara Hand Made oleh para pengrajin.</p>



<p>Dalam kunjungannya ke Magetan, istri Bupati Trenggalek ini juga mencoba berkaca dengan industri kulit yang dimiliki kabupaten yang berada di Kaki Gunung Lawu. Tidak hanya berkaca, Novita juga mencoba menjalin kerja sama agar Trenggalek bisa melakukan hal yang sama.</p>



<p>&#8220;Saya berharap seluruh sektor ekonomi di masyarakat dapat kembali bergerak dan tumbuh. Dan yang paling penting, kedepannya kita akan coba menjalin kerjasama agar Trenggalek bisa melakukan hal serupa,&#8221; harap Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200988</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gudang Kerajinan Kayu di Panarukan Situbondo Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/gudang-kerajinan-kayu-di-panarukan-situbondo-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[Panarukan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198481</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebuah gudang kerajinan kayu milik Edi Triasmulyanto (50), yang berada di Dusun Bantungan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, terbakar, Senin (18/09/2023) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan seluas 4 meter x 10 meter tersebut, ludes tidak tersisa. Informasi Memontum.com, bahwa saat kejadian berlangsung, gudang dalam kondisi tutup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Sebuah gudang kerajinan kayu milik Edi Triasmulyanto (50), yang berada di Dusun Bantungan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, terbakar, Senin (18/09/2023) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan seluas 4 meter x 10 meter tersebut, ludes tidak tersisa.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa saat kejadian berlangsung, gudang dalam kondisi tutup dan ditinggal oleh pemiliknya pulang ke rumahnya yang lain di Perumahan Griya Panji Mulya (GPM) Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Sementara kobaran api, pertama kali diketahui oleh salah seorang warga sekitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tahu api tiba-tiba membesar, warga pun panik. Karena takut api merembet ke bangunan lain, warga segera memadamkan dengan air seadanya. Sementara karena api tak juga padam, kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke petugas Damkar Pemkab Situbondo.</p>



<p>“Saat kejadian, angin bertiup sangat kencang. Sehingga, warga kesulitan memadamkan kobaran api. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Pemkab Situbondo,” ujar Purnomo, salah seorang warga setempat, Selasa (19/09/2023) tadi.</p>



<p>Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan bahwa akibat kebakaran ini, gudang beserta isinya yang berupa kerajinan kayu dan kayu jati, hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp17 juta lebih. “ Untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas,” katanya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198481</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kerajinan Kayu Mahoni dan Sonokeling Kota Batu Tembus Pasar Nusantara, Limbahnya pun Jadi Cuan</title>
		<link>https://memontum.com/kerajinan-kayu-mahoni-dan-sonokeling-kota-batu-tembus-pasar-nusantara-limbahnya-pun-jadi-cuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[cuan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[limbahnya]]></category>
		<category><![CDATA[mahoni]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pun]]></category>
		<category><![CDATA[sonokeling]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Di tangan orang yang tepat, barang apapun akan mampu menjadi berkah. Gambaran itulah, yang menjadikan kerajinan berbahan baku kayu jenis Mahoni dan Sonokeling di Kota Batu, mampu diolah menjadi barang bermanfaat seperti alat dapur hingga alat pijat. Ya, tepat di Dusun Rejoso, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bisa didapati kerajinan yang ternyata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu </strong>&#8211; Di tangan orang yang tepat, barang apapun akan mampu menjadi berkah. Gambaran itulah, yang menjadikan kerajinan berbahan baku kayu jenis Mahoni dan Sonokeling di <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a>, mampu diolah menjadi barang bermanfaat seperti alat dapur hingga alat pijat.</p>



<p>Ya, tepat di Dusun Rejoso, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bisa didapati kerajinan yang ternyata mampu menghasilkan pundi yang hingga Rp 100 juta lebih pertahunnya. Bahkan, hingga limbah dari bahan baku itu, pun masih mampu dikembangkan hingga dijual lagi.</p>



<p>Pengrajin Mahoni dan Sonokeling, Agus Tritanto (52), mengatakan bahwa untuk saat ini barang-barang tersebut yang mendominasi pemesanan atau minat, adalah permintaan untuk alat dapur seperti cobek. Dan, yang paling banyak diminati, mulai cobek diameter 8 sampai 25 centimeter ,yang jumlah pesanannya 2 ribu biji perbulannya.</p>



<p>Sementara, untuk item lain seperti alat pengaduk di wajan (Sutil), entong (sendok nasi, red), rol kue, alat pijat, garukan dan lainnya pesanan di bawah 1 ribu biji. Sedangkan, untuk pemasarannya sendiri dilakukan secara langsung dengan didatangi oleh pembeli dan tidak pernah dijual lewat online.</p>



<p>&#8220;Permintaan cobek kayu, setiap bulan permintaannya dikirim ke Surabaya sebanyak 2 ribu biji. Lalu, ke Banjarmasin dan Nusa Tenggara Timur. Selebihnya, baru melayani pasar lokal di Kota Batu. Diantaranya, seperti Jatim Park, Selecta, Songgoriti, Coban Rondo juga Sengkaling,&#8221; terangnya saat ditemui di Dusun Rejoso, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (18/06/2023) tadi.</p>



<p>Kalau dihitung nilai rupiah, ungkapnya, untuk pemesanan ke Banjarmasin, dimana orderan campur setiap bulan seperti cobek, sutil, sendok nasi, alat garuk, alat pijat bila diuangkan bisa sebesar Rp 40 juta. Sedangkan, di Nusa Tenggara Timur sekali order Rp 30 juta. Dengan catatan, bila barang habis dan belum lagi dari pesanan lokal.</p>



<p>&#8220;Ya, penghasilan kalau dihitung perbulan tidak tentu. Tetapi, kalau pertahun ya rata-rata Rp 100 juta lebih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk harga yang dibandrol, imbuh Agus, sebenarnya tidak terlalu mahal. Misalnya, dalam harga jumlah besar (Kulakan) cobek diameter 15 centimeter harganya Rp 6 ribu, lalu diameter 17 centimeter harganya Rp 7 ribu kemudian diameter 20 centimeter harganya Rp 8 ribu.</p>



<p>Untuk alat ulegnya dari bahan kayu Mahoni, dibandrol harga Rp 2 ribu. Kalau, dari bahan kayu pohon kelapa, dihargai Rp 3 ribu. Sutil dan sendok nasi dibandrol harga Rp 2.400 dan lainnya juga dibandrol dengan harga yang terjangkau.</p>



<p>&#8220;Jadi, selama dua tahun saya geluti kerajinan kayu, ini untuk keuntungan tidak terlalu banyak. Yang penting, orderan jalan terus,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Bahan kayu baik Mahoni maupun Sonokeling yang dibutuhkan, imbuhnya, secara teknis untuk sendok nasi dan sutil dibutuhkan ketebalan kayu 1,2 centimeter. Lalu, cobek kayu dibutuhkan ketebalan 3 centimeter serta telenan 1,6 centimeter.</p>



<p>&#8220;Untuk limbah memang juga banyak yang butuh. Kayu potongan biasanya diambil pengrajin tahu satu pikap Rp 300 ribu. Terus, serbuk kayunya satu sak Rp 5 ribu. Alhamdulillah, kami disini berpenghasilan dalam setahun Rp 100 juta lebih dan ini merata di kampung pengrajin ini,&#8221; paparnya.</p>



<p>Perlu diketahui, beberapa item alat dapur berbahan kayu yang diproduksi di Dusun Rejoso, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, diantaranya cobek dan ulegnya, lumpang dan penumbuknya, sendok nasi, sutel, gelas kayu, tempat telor, telenan, kemudian alat pijat serta alat garuk juga alat kerajinan lain.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Kerajinan Tangan Gelang, Kalung hingga Bros Kota Batu Tembus Pasar Amerika hingga Jepang</title>
		<link>https://memontum.com/hasil-kerajinan-tangan-gelang-kalung-hingga-bros-kota-batu-tembus-pasar-amerika-hingga-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 May 2023 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kerajinan tangan berupa gelang dan kalung serta bros dengan teknik rajut hasil karya warga Kota Batu, tembus hingga pasaran luar negeri. Bahkan, Amerika, Jepang dan Taiwan, menjadi salah satu sasaran pangsa pasarnya. Pengrajin asal Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, Desy Pratiwi Putri, mengatakan bahwa kerajinan tangan yang digelutinya hingga mampu menembus luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kerajinan tangan berupa gelang dan kalung serta bros dengan teknik rajut hasil karya warga Kota Batu, tembus hingga pasaran luar negeri. Bahkan, Amerika, Jepang dan Taiwan, menjadi salah satu sasaran pangsa pasarnya.</p>



<p>Pengrajin asal Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, Desy Pratiwi Putri, mengatakan bahwa kerajinan tangan yang digelutinya hingga mampu menembus luar negeri itu, berlangsung sejak tahun 2019 lalu. Hingga kemudian, seiring berjalannya waktu dipatenkan di Diskumdag Kota Batu.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa orang luar negeri, memang lebih berminat dengan hasil kerajinan tangan dibandingkan hasil produksi industri pabrik. Dimana, dari hasil karya tersebut bisa diketahui sejarahnya dan siapa yang membuatnya.</p>



<p>&#8220;Kalau di Indonesia, itu hampir seluruh kota kerajinan tangan kami ada. Karena, pemasaran lewat jalur online. Dan, saya bersyukur pemasaran di luar negeri yang selalu order di Amerika, Jepang dan Taiwan,&#8221; terang Desy, saat ditemui di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jumat (05/05/2023) tadi.</p>



<p>Untuk bahan baku kerajinan tangan berupa kalung, gelang serta bros, terangnya, jenis bahan baku benang rajut, benang sutra, kayu, kulit, goni, serta ramai atau serat buah adalah yang sering diminati. &#8220;Kalau kiriman di Amerika, Jepang dan Taiwan, itu pasti 100 biji dari berbagai item. Khusus Amerika, ordernya saat musim panas. Dan, Jepang atau Taiwan sewaktu-waktu order dan untuk harga kami bandrol dari Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta untuk dikirim ke luar negeri. Sementara kalau untuk fashion show, ini kadang Amerika order. Tetapi, memang produk saya sendiri tidak banyak dan dibandrol harga Rp 750 ribu sampai Rp 1 juta, tergantung pilihan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Masih menurut Desy, produknya mampu tembus luar negeri, salah satunya adalah dari kegiatan pameran Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 di kedutaan Amerika untuk Indonesia. Dirinya membawa hasil kerajinan tangan untuk ditampilkan. Hal yang tidak diduga, yakni ketika salah satu warga negara Amerika, itu berminat membelinya dan dibawa pulang ke negaranya. Inilah, yang membuat sampai sekarang pasaran tembus hingga Amerika.</p>



<p>&#8220;Kebetulan saya punya saudara di Jepang. Lalu, membawa barang kerajinan tangan ini ke sana. Terus, kalau kok sampai Taiwan, itu awalnya saya kenal dengan TKI perempuan dan saya beri barang kerajinan tangan. Ternyata, di sana banyak yang minat. Inilah, sampai sekarang barang kerajinan tangan peminatnya sampai luar negeri,&#8221; bebernya.</p>



<p>Untuk barang produksi yang dibuat, tegasnya, itu selain sudah dipatenkan, juga dalam orderan jumlah besar. Secara teknik, untuk bagian yang merajut adalah ibu-ibu di sekitar lingkungan rumah.</p>



<p>&#8220;Ini hasil karya kerajinan tangan ibu-ibu di empat daerah di Kota Batu. Ini yang salah satunya di lingkungan rumah bagian merajut gelang. Yang jelas, saya berharap semua jenis kerajinan tangan yang sifatnya ramah lingkungan, bisa tembus ke luar negeri pemasarannya. Karena, saya buktikan orang luar negeri sangat senang dengan kerajinan tangan asal Indonesia yang ramah lingkungan,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pendapatan Petani Tembakau Situbondo, Pemkab bersama PKK Gelar Pelatihan Kerajinan Rotan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pendapatan-petani-tembakau-situbondo-pemkab-bersama-pkk-gelar-pelatihan-kerajinan-rotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2022 12:18:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan TP PKK Situbondo, menggelar pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar limbah rotan sintetis. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 25 petani tembakau dan mayoritas ibu-ibu, itu melibatkan petani di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Jangkar, Asembagus dan Kecamatan Banyuputih. Dalam sambutannya, Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan TP PKK Situbondo, menggelar pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar limbah rotan sintetis. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 25 petani tembakau dan mayoritas ibu-ibu, itu melibatkan petani di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Jangkar, Asembagus dan Kecamatan Banyuputih.</p>



<p>Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Situbondo, Hj Juma&#8217;ati Karna Suswandi, mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kreativitas peserta. Sehingga, bisa dikembangkan untuk kemudian ditingkatkan sebagai penambah perekonomian pendapatan keluarga.</p>



<p>&#8220;Saya optimis bahwa ibu-ibu ini bisa menjadi pengusaha pemula yang produktif dan beretos kerja tinggi. Karena, ketika pelatihan ini bisa dikembangkan secara serius, maka bisa menciptakan lapangan kerja baru dan menambah perekonomian,&#8221; tegas Ketua TP PKK Situbondo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut istri Bupati Situbondo ini berharap kepada para peserta pelatihan, agar nantinya juga bisa menularkan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat. Dengan begitu, akan berkembang dan bermanfaat untuk semua.</p>



<p>&#8220;Pelatihan ini sangat bermanfaat. Karenanya, peserta agar bisa meneruskan pelatihan ini kepada yang lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kadisnakertrans Situbondo, Didik Sulistiyono, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini berlangsung hingga 23 Agustus 2022. Karena waktu pelatihan cukup lama, diharapkan peserta juga bisa memaksimalkan dengan baik. Sehingga, benar-benar memberikan manfaat.</p>



<p>&#8220;Untuk sumber anggaran acara ini, itu dialokasikan dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022,&#8221; terangnya. <strong>(her/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tetap Produktif di Tengah Pandemi, Mahasiswi ini Rajut Benang Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis</title>
		<link>https://memontum.com/tetap-produktif-di-tengah-pandemi-mahasiswi-ini-rajut-benang-menjadi-kerajinan-bernilai-ekonomis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2021 07:38:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung dan membuat perekonomian masyarakat menurun, namun tidak membuat Kirana patah semangat. Mahasiswa UMM ini tetap berkreasi membuat produk yang bernilai ekonomis. Yakni membuat berbagai macam kerajinan tangan yang terbuat dari rajutan benang. Mulai dari boneka karakter, strap masker, tas, gantungan kunci dan berbagai macam kerajinan lainnya sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung dan membuat perekonomian masyarakat menurun, namun tidak membuat Kirana patah semangat. Mahasiswa UMM ini tetap berkreasi membuat produk yang bernilai ekonomis.</p>



<p>Yakni membuat berbagai macam kerajinan tangan yang terbuat dari rajutan benang. Mulai dari boneka karakter, strap masker, tas, gantungan kunci dan berbagai macam kerajinan lainnya sesuai permintaan pelanggan.&nbsp;</p>



<p>Kirana memulai menekuni kerajinan tangan ini sejak awal pandemi Covid-19. Yakni sekitar Apriil 2020.&nbsp; Karena perkuliahan daring dan juga mengurangi mobilitas di luar rumah karena pandemi, Kirana belajar dari Youtube bagaimana cara merajut benang dan dikembangkan sendiri sehingga menjadi produk yang bernilai ekonomis.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Awalnya karena kuliah daring jadi banyak menghabiskan waktu di rumah. Selain itu, juga karena mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya untuk menghindari kerumunan dan mengulangi mobilitas. Untuk menghindari kebosanan di rumah&nbsp; terus, jadi saya mulai coba-coba membuat kreasi rajutan benang,&#8221; ujar mahasiswi yang tinggal di kawasan Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
</ul>


<p>Berawal dari mencoba membuat boneka gantungan kunci, ternyata teman-temannya banyak yang merespon positif. Dari sinilah Kirana mulai mendapat pesanan untuk membuat gantungan kunci karakter.&nbsp; Dalam seminggu, Kirana bisa menghasilkan tiga hingga lima boneka. Saat banyak pesanan, pelanggan harus antri karena keterbatasan tenaga.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Teman-teman saya mulai memesan rajutan dari gantungan kunci hingga boneka. Bahkan kini juga ada yang memesan untuk membuat tas rajutan. Boneka hadiah wisuda dan lain-lainnya,&#8221; ujar Kirana.&nbsp;</p>



<p>&nbsp;Untuk hasil rajutannya dibandrol dengan harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 120 ribu. &#8220;Untuk menambah penghasilan sehari-hari, Alhamdulillah.&nbsp; Saat ini memang serba sulit karena pandemi, tapi harus tetap semangat,&#8221; ujar Kirana.&nbsp;</p>



<p>Karena kreasinya ini, tak jarang teman-temannya datang ke rumah untuk belajar bersama membuat ide-ide baru tentang rajutan. &#8220;Terkadang ada juga teman-teman yang datang untuk meminta diajarkan cara membuat boneka rajutan,&#8221; ujar mahasiswi yang bercita-cita menjadi guru ini.&nbsp;</p>



<p>Sosok Kirana juga sangat peduli dengan protokol kesehatan. Dia seringkali mengimbau teman-teman nya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.</p>



<p>&#8220;Saya sering memberikan starp dan konektor masker secara geratis. Pesan saya untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan semoga pandemi segera berakhir. Tetap semangat dan terus berkreasi,&#8221; ujar Kirana, Minggu (24/10/2021) siang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156590</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Dorong Penguatan Desa Pariwisata Melalui Storynomic Tourism</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-dorong-penguatan-desa-pariwisata-melalui-storynomic-tourism</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 15:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Melek Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Magelang &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, terus mendorong penguatan desa-desa wisata sebagai salah satu kekuatan pariwisata nasional sehingga dapat membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism) sehingga dapat menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Magelang</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, terus mendorong penguatan desa-desa wisata sebagai salah satu kekuatan pariwisata nasional sehingga dapat membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism) sehingga dapat menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.</p>



<p>Menparekraf Sandiaga dalam kunjungan kerjanya ke Yogyakarta, pada Jumat (12/03), mengunjungi Desa Wisata Karangrejo. Desa Wisata yang terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini merupakan salah satu desa wisata yang telah tersertifikasi, sebagai desa wisata berkelanjutan. Konsep keberlanjutan sendiri menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki desa wisata untuk menjadi desa wisata mandiri.</p>



<p>&#8220;Saya merasa bahagia karena desa wisata Karangrejo pada 1 Maret lalu sudah tersertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan. Dan sekarang kami kunjungi, dan di sini ada salah satu homestay terbaik yang pernah saya lihat dengan standar kelas dunia,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga Uno di Balkondes Karangrejo.</p>



<p>Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, Kepala Desa Karangrejo, Muhammad Heli Rofiqun serta Koordinator Satgas Jamban Provinsi Jateng-DIY, Pujo Priyono.</p>



<p>Menparekraf menilai, desa wisata Karangrejo memiliki kekuatan yang kuat sebagai destinasi. Selain homestay, desa wisata ini juga menawarkan atraksi lain yang sudah dikenal wisatawan, seperti kerajinan pahat batu, spot sunrise Punthuk Setumbu, dan Gereja Ayam, kebun buah, VW Safari Tour, dan lainnya.</p>



<p>Tercatat, sebelum pandemi, desa wisata ini dikunjungi lebih dari 20 ribu wisatawan mancanegara dan 50 ribu wisatawan nusantara.</p>



<p>Sandiaga mendorong agar desa wisata Karangrejo, terus meningkatkan kualitas keberlanjutan dan daya tarik, salah satunya mengedepankan orisinalitas yang dimiliki, dengan pendekatan atraksi berbasis narasi.</p>



<p>&#8220;Biasanya wisatawan datang ke Borobudur hanya foto-foto dan posting di media sosial, ke depan kita ingin tingkatkan dengan narasi seperti bagaimana desa ini dulu merupakan bagian dari pembangunan Candi Borobudur. Bagaimana desa ini berperan pada tahapan renovasi, tokoh-tokoh di sini dapat menceritakan tempat-tempat situs, yang berkaitan dengan Borobudur. Sehingga ada storytelling,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Kemudian desa wisata Karangrejo dan desa wisata lainnya, juga harus menjadi bagian dari travel plan wisatawan. Desa wisata harus dapat merancang paket perjalanan 3 &#8211; 4 hari yang disandingkan dengan konsep ecotourism atau sport tourism.</p>



<p>&#8220;Saya juga melihat dimana produk ekonomi kreatif di sini sudah mulai mengadopsi teknologi, sehingga banyak pelaku ekonomi kreatif di sini, sudah melek digital, sehingga dapat memperluas peluang usaha,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Menparekraf Sandiaga Uno, dalam kesempatan itu juga mengapresiasi kehadiran peran serta komunitas, dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air. Salah satunya Satgas Jamban Jateng-DIY, yang telah aktif bersama-sama masyarakat, melakukan revitalisasi toilet di destinasi. Komunitas yang diketuai, Pujo Priyono itu, sebelumnya, telah melakukan kegiatan revitalisasi toilet di kawasan wisata Dieng.</p>



<p>&#8220;Toilet memiliki peran penting sebagai indikator pariwisata. Bukan cuma indah, tapi juga kelayakan toiletnya, mulai dari air bersihnya lancar, kelengkapan toilet sampai dengan higienitasnya,” kata Sandiaga.</p>



<p>Dirinya pun mendorong gerakan ini dapat diikuti komunitas di daerah lain, sehingga dapat mengubah pariwisata nasional yang bersih, indah dan nyaman.</p>



<p>&#8220;Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha parekraf untuk sama-sama ikut membentuk Satgas Toilet di destinasi wisatanya masing-masing,” kata Sandiaga. Di kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga berdialog dengan sejumlah komunitas yang menggerakkan pariwisata di desa wisata Karangrejo. Diantaranya komunitas VW Safari, komunitas kopi serta komunitas pelaku ekonomi kreatif.&nbsp; <strong>(hms/kpe/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136794</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
