<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kovablik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kovablik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 15:30:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kovablik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Inovasi Saber ATS Pemkab Malang Raih Penghargaan Kovablik Jawa Timur 2025</title>
		<link>https://memontum.com/inovasi-saber-ats-pemkab-malang-raih-penghargaan-kovablik-jawa-timur-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228697</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menerima penghargaan langsung dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, dalam ajang bergengsi Penganugerahan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur 2025, Jumat (12/12/2025) tadi. Penghargaan itu diberikan, setelah inovasi daerah Pemerintah Kabupaten Malang, berhasil masuk jajaran Top 45 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menerima penghargaan langsung dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, dalam ajang bergengsi Penganugerahan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur 2025, Jumat (12/12/2025) tadi. Penghargaan itu diberikan, setelah inovasi daerah Pemerintah Kabupaten Malang, berhasil masuk jajaran Top 45 Kovablik se-Jawa Timur 2025.</p>



<p>Pencapaian ini, menjadi bukti meningkatnya kualitas pelaksanaan pelayanan publik di Kabupaten Malang, serta komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>



<p>Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci untuk menjawab tantangan pembangunan daerah. &#8220;Inovasi bukan hanya soal gagasan baru, tetapi tentang bagaimana pemerintah mampu menghadirkan solusi yang nyata, terukur dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kabupaten Malang melalui Saber ATS (Sapu Bersih Anak Tidak Sekolah) telah menunjukkan bahwa inovasi sosial dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup warga,” kata Wabup Emil Dardak.</p>



<p>Salah satu inovasi unggulan yang mendapat apresiasi tinggi adalah Saber ATS, sebuah program kolaboratif lintas sektor yang dirancang untuk mengatasi berbagai persoalan sosial yang saling berkaitan. Program ini, hadir sebagai solusi atas permasalahan kompleks yang meliputi kondisi ekonomi keluarga, keterbatasan infrastruktur pendidikan, minimnya akses layanan dasar, hingga tingginya angka pernikahan dini di beberapa wilayah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui pendekatan terpadu, Saber ATS menghadirkan mekanisme identifikasi masalah, pendampingan keluarga, fasilitasi pendidikan, hingga intervensi sosial ekonomi secara menyeluruh. Inovasi ini, terbukti membantu banyak anak kembali memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.</p>



<p>Sekda Budiar dalam momen itu menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dirinya menegaskan, bahwa inovasi tersebut tidak hanya berhenti pada penghargaan, tetapi terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak sasaran.</p>



<p>“Penghargaan Kovablik ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk terus berinovasi. Saber ATS adalah bentuk komitmen kami dalam menangani persoalan pendidikan dan sosial secara terpadu. Kami berharap program ini semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat,” katanya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan perluasan cakupan Program Saber ATS di tahun 2026, termasuk integrasi data lintas sektor, peningkatan pendampingan lapangan, hingga penambahan sasaran bagi anak rentan putus sekolah. Selain itu, Pemkab Malang juga tengah menyiapkan inovasi lain di bidang pendidikan, sosial, kesehatan dan administrasi publik agar dapat mengikuti kompetisi inovasi di tingkat provinsi maupun nasional.</p>



<p>Dengan diraihnya penghargaan Top 45 Kovablik Jawa Timur 2025, Kabupaten Malang semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang aktif menghadirkan inovasi pelayanan publik untuk kepentingan masyarakat luas. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Serahkan Top 10 Kovablik dan Terus Dorong Lakukan Inovasi</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-serahkan-top-10-kovablik-dan-terus-dorong-lakukan-inovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[terus]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192834</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menyerahkan penghargaan bagi Top 10 Pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) tahun 2023 di Halaman Balai Kota Malang, Senin (10/07/2023) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa inovasi tersebut merupakan salah satu kunci pembaharuan dan peningkatan intelektual. Sehingga, pihaknya mendorong guna mencapai kemajuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menyerahkan penghargaan bagi Top 10 Pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) tahun 2023 di Halaman Balai Kota Malang, Senin (10/07/2023) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa inovasi tersebut merupakan salah satu kunci pembaharuan dan peningkatan intelektual. Sehingga, pihaknya mendorong guna mencapai kemajuan yang lebih baik di Kota Malang.</p>



<p>“Inovasi itu selalu hadir ketika kita merasa tidak puas dengan kondisi saat ini. Jadi dengan cara itulah, saya kira kita bisa jadi lebih maju dan lebih baik,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya, jika inovasi-inovasi tersebut sudah sejak lama didorong. Seperti satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), satu inovasi. Kemudian, juga satu sekolah, satu inovasi. one innovation (one schooll, one innovation).</p>



<p>“Saya kira tidak banyak, tapi malah banyak. Kami juga bersyukur, kemarin itu hanya beberapa kota saja yang lolos, termasuk Kota Malang ini. Inovasi Jarik Ma&#8217;siti dari 400 sekian menjadi 99, masuk dan alhamdulillah kemarin sudah kami presentasikan dan semoga nanti masuk ke 45 besar,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Kota Malang dari berbagai instansi, seperti Dinas Kebudayaan dan Pendidikan (Dikbud) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Salah satunya, seperti Persada, yang telah menjadi pilot project daerah lain.</p>



<p>“Insyaallah di Kota Malang pun, besok Korsupgah KPK itu meminta Kota Malang untuk menjadi piloting juga dari pelaksanaan optimalisasi pendapatan asli daerah dan sertifikasi hasil,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Meskipun Kota Malang telah menunjukkan kemajuan dalam bidang inovasi, namun Wali Kota Sutiaji menilai, bahwa masih banyak hal yang perlu terus diinovasikan. Pihaknya menekankan bahwa penerimaan terhadap kondisi yang ada saat ini dan ketidakmampuan untuk berpikir lebih jauh, akan menghambat kemajuan. Sehingga, inovasi-inovasi terus dibutuhkan.</p>



<p>Sebagai informasi, Top 3 terbaik Kovablik meliputi, SMPN 5 Kota Malang dengan judul inovasi Pondasi untuk Solusi Cerdas Membentuk Remaja Berkarakter dan Berwawasan Kependudukan (Si Kawan Duduk). Kemudian, SMPN 10 Kota Malang dengan inovasi berjudul Mas Kadin Bersinar atau Mencegah Anak Sekolah Menikah Dini Bersama Inovasi Anak Remaja. Lalu, inovasi pelayanan publik dari Bappeda Kota Malang yakni Laskar Perencana.</p>



<p>Sedangkan, untuk Top 10 Kovablik Kota Malang tahun 2023, meliputi SMPN 5, SMPN 10, Bappeda, Bapenda dengan judul Aplikasi Persada atau Aplikasi Online Pajak Restoran dan Subjek Pajak Daerah Lainnya. Peringkat ke 5, yakni SMPN 14 Kota Malang dengan judul inovasi Internal Dream Intervention to Grow Obsession (Indigo), disusul dengan Dispendukcapil Kota Malang dengan inovasinya yakni Sistem Aplikasi Pelayanan Elektronik (SIAPEL).</p>



<p>Kemudian, ada SMPN 22 Kota Malang dengan inovasi Validasi Data Kesejahteraan Sosial, SDN Kotalama dengan inovasi Inovasi Bulu Kotoran Ayam (IBUKOTA) dan Puskesmas Kedungkandang dengan inovasi Kopi Tubruk (Konsultasi dan Investigasi Online Tuberkulosis). Selanjutnya, Inovasi Aplikasi Persada milik Bapenda Kota Malang juga berhasil meraih Juara Favorit Kovablik Kota Malang tahun 2023 ini. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inovasi Gentho Si Tama Trenggalek Raih Penghargaan Top 30 Kovablik Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/inovasi-gentho-si-tama-trenggalek-raih-penghargaan-top-30-kovablik-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2022 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Raih Penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179623</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Inovasikan isi perut (Rumen) kambing dengan limbah sekitar untuk pupuk dan pestisida organik, Inovasi Gentong Organik Aktualisasi Petani Maju (Gentho Si Tama) Kabupaten Trenggalek Raih Top 30 Kompetesi Inovasi Publik (Kovablik) Jawa Timur. Penghargaan untuk Kabupaten Trenggalek, itu diberikan langsung oleh Menteri PAN RB, M Azwar Anas, kepada Wakil Bupati Trenggalek, Syah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Inovasikan isi perut (Rumen) kambing dengan limbah sekitar untuk pupuk dan pestisida organik, Inovasi Gentong Organik Aktualisasi Petani Maju (Gentho Si Tama) Kabupaten Trenggalek Raih Top 30 Kompetesi Inovasi Publik (Kovablik) Jawa Timur. Penghargaan untuk Kabupaten Trenggalek, itu diberikan langsung oleh Menteri PAN RB, M Azwar Anas, kepada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, di Alun-alun Kireksogati, Kabupaten Madiun. Turut mendampingi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.</p>



<p>Meraih Top 30 karena Gentho Si Tama, ini dianggap menjawab permasalahan petani selama ini (pupuk dan pestisida semakin mahal). Dengan produksi sendiri, maka sarana produksi petani menjadi murah. Selain itu, karena organik diyakini kesuburan tanah membaik dan hasil produksi menjadi lebih sehat.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, atas penghargaan ini. Kita ucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan, atas inovasi yang dibuat. Sehingga, ini berhasil mendapatkan penghargaan Top 30 Kompetesi Inovasi Publik (Kovablik) Jawa Timur,&#8221; ujar Wabup Syah, Kamis (08/12/2022) siang.</p>



<p>Atas raihan inovasi ini, dirinya juga berharap, agar inovasi-inovasi ini bisa diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek. &#8220;Semoga, ini bisa dipertahankan dan diikuti oleh OPD yang lain. Inovasi-inovasi yang dilakukan agar bisa diakui dan membawa manfaat khususnya untuk masyarakat Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu Kepala Bidang di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, menerangkan Gentho Si Tama ini merupakan inovasi fermentasi rumen kambing yang tujuannya menjawab harapan petani terhadap asa petani atas pupuk dan pestisida yang semakin mahal. Selain itu juga bertujuan mengembalikan kesuburan tanah.</p>



<p>&#8220;Kita memanfaatkan rumen kambing (isi perut kambing) yang kita tempatkan dalam wadah gentong untuk kita fermentasi dengan limbah di sekitar kita utamanya limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC),&#8221; terang Imam.</p>



<p>Menurutnya, pada prinsipnya penggunaan POC dari rumen kambing, ini ditujukan untuk memenuhi mikro organisme tanah. &#8220;Arahnya, kita berbenah pada tanah dulu. Karena kondisi tanah saat ini akibat banyaknya pestisida yang masuk, kemudian juga pupuk non organik, mengakibatkan mikroorganisme tanah berkurang sehingga sifat biologi tanah menjadi kurang bagus,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sifat biologi tanah, sambungnya, akan berpengaruh pada tingkat kesuburan. Dengan inovasi Gentho Si Tama ini mikroorganisme menjadi baik dan sifat fisika tanah menjadi meningkat. Istilahnya fisik biologi tanah diperbaiki, sehingga tanah menjadi subur.</p>



<p>Tahun 2021 inovasi ini telah diterapkan di 40 titik (kelompok) yang tersebar dan hasilnya dapat dirasakan oleh petani. Perkembangan yang baik di tahun 2021, tahun ini jangkauan inovasi ini diperluas. Selain itu, juga mulai menyasar pada pupuk organik padat.</p>



<p>&#8220;Ending (akhir) dari Gentho Si Tama ini sebenarnya petani bisa membuat pupuk dan pestisida organik sendiri di rumah masing-masing. Sedangkan sementara ini, masih di tingkat kelompok tani dan Gapoktan,&#8221; kata Imam.</p>



<p>Cara mudah ini, tambahnya, hanya dengan menggunakan potensi di sekitar. Terutama, limbah dari perutnya kambing yang biasa dinamakan rumen, yang kemudian diolah menjadi dekomposer. Setelah menjadi dekomposer produk turunannya bermacam-macam, bisa untuk POC dan juga bisa pestisida nabati sebagai pengendali penyakit.</p>



<p>&#8220;Biasanya, petani membeli sarana produksi, biasanya 1 liter dengan harga Rp 60 ribu. Ini terbalik dengan Gentho Si Tama itu, uang Rp 60 ribu bisa membuat sarana produksi sebanyak 100 liter. Kemudian dengan produksi sendiri harapannya keberadaan pupuk organik di petani sangat melimpah. Dengan begitu kesuburan tanah dapat meningkat, ketahanan pangan terjaga serta dapat menuju pada tataran pangan sehat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Masih terang Imam, ada perubahan yang dirasakan petani setelah menerapkan inovasi ini. Yang pertama bisa menekan biaya produksi karena produksi pupuk dan pestisida sendiri dengan biaya murah.</p>



<p>Selanjutnya harga hasil produksi juga meningkat, nilai tawarnya lebih tinggi karena dianggap lebih sehat. &#8220;Harga gabah yang biasanya di bawah Rp 5 ribu perkilogram dengan hasil yang dianggap lebih sehat petani tidak mau melepas bila harga kurang dari Rp 5 ribu,&#8221; ujarnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelayanan &#8216;Nastar&#8217; RSUD dr Soedomo Trenggalek Raih Penghargaan</title>
		<link>https://memontum.com/pelayanan-nastar-rsud-dr-soedomo-trenggalek-raih-penghargaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 04:29:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[Nastar]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD dr Soedomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kabupaten Trenggalek kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini kabupaten di ujung selatan itu menerima dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui inovasi pelayanan publik. Pertama adalah pelayanan di RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek dengan inovasi &#8216;Nastar&#8217; yang merupakan akronim dari Nunggu Asyik Nambah Ilmu dan Tidak Stres. Inovasi &#8216;Nastar&#8217; Kaya Manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kabupaten Trenggalek kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini kabupaten di ujung selatan itu menerima dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui inovasi pelayanan publik.</p>
<p>Pertama adalah pelayanan di RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek dengan inovasi &#8216;Nastar&#8217; yang merupakan akronim dari Nunggu Asyik Nambah Ilmu dan Tidak Stres.</p>
<p>Inovasi &#8216;Nastar&#8217; Kaya Manfaat RSUD dr Soedomo ini masuk dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Pemprov Jatim. Inovasi ini merupakan salah satu layanan penunjang di RSUD setempat bagi para pasien dan keluarganya agar bisa mengisi waktu saat antre di rumah sakit.</p>
<p>Penghargaan yang kedua, kabupaten yang terletak pesisir selatan Jawa Timur itu juga menjadi harapan 1 Kompetisi Kelompok Budaya Kerja (KBK) Kategori Pelayanan Administrasi. Penghargaan ini diberikan kepada Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Pjs Bupati Benny Sampirwanto, usai menerima penghargaan, mengucapkan terima kasih kepada para pegawai dan pejabat di lingkungan Pemkab Trenggalek. &#8220;Terima kasih atas dedikasinya yang bisa memberikan nama baik bagi Kabupaten Trenggalek,&#8221; ucap Pjs Bupati Trenggalek, Benny Sampirwanto Senin (16/11/2020) pagi.</p>
<p>Menurut Pjs Benny dengan diraihnya dua penghargaan ini tentu menjadikan Kabupaten Trenggalek menjadi spesial, sebab tak seluruh kabupaten/kota di Jatim memperolehnya. Ia berharap, penghargaan ini bisa menjadi pelecut para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus berinovasi dalam bekerja.</p>
<p>&#8220;Penghargaan memang bukan tujuan. Kita bekerja tidak untuk mendapatkan ini. Tetapi, ini penghargaan sebagai hadiah dari kerja keras kita,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pria yang juga menjabat sebagai Kadis Kominfo Provinsi Jawa Timur ini juga mengajak para ASN untuk terus memberi layanan terbaik kepada masyarakat. &#8220;Peningkatan pelayanan adalah cara menjawab tantangan di zaman birokrasi,&#8221; kata Pjs Benny.</p>
<p>Sementara itu Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, dr Sunarto mengungkapkan tujuan dari inovasi &#8216;Nastar&#8217; ini agar bisa mengurai kejenuhan pasien maupun penunggu pasien.</p>
<p>&#8220;Saat pasien maupun pengantar pasien menunggu di ruang tunggu, kami dari pihak RSUD akan memberikan edukasi baru dan menarik terkait kesehatan. Agar mereka tidak merasa jenuh menunggu,&#8221; jelas dr Sunarto.</p>
<p>Pihaknya berharap inovasi Nastar yang ada di RSUD dr Soedomo Trenggalek ini bisa semakin kaya manfaat, meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga serta memelihara kesehatan pasien. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inovasi Pemkab Malang Tembus Top 45 Kovablik Pemprov Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/inovasi-pemkab-malang-tembus-top-45-kovablik-pemprov-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2020 14:13:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Pemkab Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Top 45 Kovablik Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127553</guid>

					<description><![CDATA[Program SmartHealth Sijaritung Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang meraih penghargaan spesial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim), menyusul SmartHealth Sijaritung mampu menembus Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Bidang Kesehatan. Penghargaan itu, diterimakan langsung kepada Pjs. Bupati Malang, Drs. Sjaichul Ghulam, M.M dari Gubernur Jatim, dalam acara penyerahan penghargaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Program SmartHealth Sijaritung Dinas Kesehatan Kabupaten Malang</h3>
<p><span id="more-127553"></span></p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang meraih penghargaan spesial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim), menyusul SmartHealth Sijaritung mampu menembus Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Bidang Kesehatan. Penghargaan itu, diterimakan langsung kepada Pjs. Bupati Malang, Drs. Sjaichul Ghulam, M.M dari Gubernur Jatim, dalam acara penyerahan penghargaan Kovablik yang berlangsung di salah satu Hotel Di Kota Batu, Jumat (13/11) sore.</p>
<p>Penghargaan itu diberikan, karena Pemkab Malang dinilai mampu mewujudkan Kampung Cerdik Sehat Jantung melalui program SmartHealth Sijaritung di Kabupaten Malang. Inovasi ini disusun, lantaran masih tingginya kasus maupun angka kematian akibat penyakit jantung di Kabupaten Malang. Sehingga, kemudian memberi perhatian khusus terhadap penyakit ini.</p>
<p>&#8221;Penghargaan ini bentuk apresiasi Gubernur Jawa Timur, atas hasil dedikasi dan kerja keras seluruhnya yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Malang. Tentunya, dalam upaya menciptakan inovasi yang bertujuan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,&#8221; jelas Pjs Bupati Malang seusai acara bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang serta Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_127555" style="width: 1210px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-127555" decoding="async" class="wp-image-127555" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Pjs Bupati Malang (kiri nomor dua), bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang (kiri), seusai menerima penghargaan dari Gubernur Jatim" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=1024%2C683&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Pjs-Bupati-Malang-kiri-nomor-dua-bersama-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Malang-kiri-seusai-menerima-penghargaan-dari-Gubernur-Jatim.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-127555" class="wp-caption-text">Pjs Bupati Malang (kiri nomor dua), bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang (kiri), seusai menerima penghargaan dari Gubernur Jatim</p></div></p>
<p>Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan, tambahnya, menciptakan aplikasi SmartHealth ini mampu menyuguhkan daftar pertanyaan yang dibuat berdasarkan pengalaman para dokter saat meng-anamnesis (teknik pemeriksaan awal melalui percakapan) penyakit jantung kepada pasien. Beberapa pertanyaan yang ada, misalnya &#8216;Apakah di keluarga anda tidak ada yang perokok ?,  Apakah dalam sekian tahun terakhir pernah mengalami jantung berdebar ?, Makanan apa saja yang sering dikonsumsi ?, hingga pertanyaan yang menanyakan seberapa sering berolahraga dalam setiap harinya&#8217;. Pertanyaan yang ada dalam aplikasi itu juga dilontarkan oleh kader SmartHealth, dan dijawab oleh orang yang beresiko sakit jantung.</p>
<p>&#8221;Jawaban dari pertanyaan itu kemudian akan secara otomatis terkoneksi dengan aplikasi e-Puskesmas dan Public Safety Center (PSC) 119, tentang program kegawat daruratan yang sebelumnya sudah dilaunching akhir tahun 2019 lalu. Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan tadi akan dianalisa oleh tenaga kesehatan. Masyarakat yang 40 tahun ke atas tadi kemudian dikelompokkan kepada masyarakat yang tidak beresiko penyakit jantung, resiko jantung rendah, resiko jantung sedang dan resiko jantung tinggi,” ujar Pjs Bupati Malang.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, menambahkan bahwa Program SmartHealth ini adalah program pengembangan aplikasi untuk deteksi dini bagi kelompok usia resiko penyakit jantung. Khususnya, ditujukan kepada kelompok usia 40 tahun ke atas. Aplikasi dibuat dengan melibatkan beberapa dokter spesialis jantung dengan memiliki tingkat keakuratan mendeteksi penyakit jantung hingga mendekati 100 persen.</p>
<p>&#8220;Dalam aplikasi yang ter-instal tersebut, menyediakan beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada masyarakat atau warga yang berusia 40 tahun ke atas,&#8221; ringkasnya. <strong>(hum/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127553</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kovablik &#8216;Santri Jogo Kali&#8217; dan &#8216;KBK Oryza Sativa&#8217; Jombang Raih Penghargaan Gubernur Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/kovablik-santri-jogo-kali-dan-kbk-oryza-sativa-jombang-raih-penghargaan-gubernur-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2020 13:26:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[KBK Oryza Sativa]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Jogo Kali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127550</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, mewakili Bupati Jombang menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa atas Inovasi Dinas Lingkungan Hidup dengan Santri Jogo Kali, penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( Kovablik ) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Serta, Dinas Pertanian dengan Kelompok Budaya Kerja ( KBK ) Oryza [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, mewakili Bupati Jombang menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa atas Inovasi Dinas Lingkungan Hidup dengan Santri Jogo Kali, penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( Kovablik ) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Serta, Dinas Pertanian dengan Kelompok Budaya Kerja ( KBK ) Oryza Sativa, yang berhasil meraih Juara III dalam Kompetisi Budaya Kerja (KBK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 di Singhasari Hotel Batu, Jum&#8217;at ( 13/11) siang.</p>
<p>Dalam penyerahan tersebut, Gubernur Jatim, tampak didampingi Deputi Pelayanan Publik dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), Diah Natalisa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.</p>
<p>Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, mengucap syukur atas inovasi yang diberikan kepada Pemkab Jombang. &#8220;Alhamdulillah, dua Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Jombang, mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Terima kasih atas kerja kolektif semua pihak bersama seluruh masyarakat, sehingga inovasi Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Jombang membentuk Santri Jogo Kali masuk dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Serta Kelompok Budaya Kerja (KBK) Oryza Sativa dari UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Jombang,  berhasil menjadi Terbaik III dalam Kompetisi Kelompok Budaya Kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur Kategori Pelayanan Jasa Non Medis,&#8221; ujar Wakil Bupati seraya menambahkan, semoga apresiasi dan penghargaan ini semakin memotivasi.</p>
<p>Ditambahkan Wakil Bupati Jombang, KBK Oryza Sativa dalam ajang Kompetisi Kelompok Budaya Kerja (KBK) Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jawa Timur tahun 2020, dengan motonya TATAG TANGGUH TRENGGINAS mengangkat tema &#8216;Menurunkan keluhan petani terhadap intensitas serangan hama tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.</p>
<p>Dengan mengangkat judul &#8216;Menurunkan keluhan petani terhadap intensitas serangan hama tikus dengan pelestarian Burung Hantu di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, sebesar 84 persen periode Bulan Januari s.d Juni tahun 2020.</p>
<p>Masih lanjut Sumrambah, adapun standart prosesnya, SOP pengendalian hama tikus dengan burung hantu, yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan perbaikan sistem pengendalian serangan hama tikus. Burung hantu merupakan musuh alami yang dapat mengendalikan hama tikus dengan efektif. Hal ini dikarenakan burung hantu mampu membunuh sekitar 10 ekor tikus dalam semalam. Sehingga, pemanfaatan burung hantu dapat mengurangi penggunaan racun dan aman bagi lingkungan.</p>
<p>&#8220;Standart hasilnya, waktu pengendalian hama tikus oleh burung hantu, lebih optimal. Karena, dilakukan sepanjang malam hari. Output pengendalian dengan pelestarian burung hantu adalah berkurangnya tingkat serangan hama tikus di lahan petani. Output laporan bulanan, menurunnya tingkat keluhan petani terhadap serangan hama tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh,&#8221; terang Sumrambah.</p>
<p>Sedangkan atas capaian Inovasi Dinas Lingkungan Hidup dengan Santri Jogo Kali, yang berhasil mendapatkan penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( Kovablik ) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, tidak lepas dari sinergitas semua pihak. Dengan adanya Santri Jogo Kali, diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan berdasarkan kapada kebersihan dan kesehatan lingkungan.</p>
<p>&#8220;Melindungi kerusakan ekosistem lingkungan sungai akibat penumpukan sampah. Meningkatkan kesadaran masyarakat atas kebersihan Sungai dan Lingkungan. Dan Kali Gude Ploso sebagai model pengelolaan sungai dengan berbasis komunitas akan menyatukan masyarakat dengan lingkungan untuk keberlanjutan program,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127550</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gadis Ayu Lumajang Masuk Top 45, Gubernur Serahkan Penghargaan ke  Wabup</title>
		<link>https://memontum.com/gadis-ayu-lumajang-masuk-top-45-gubernur-serahkan-penghargaan-ke-wabup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2019 03:55:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101130-gadis-ayu-lumajang-masuk-top-45-gubernur-serahkan-penghargaan-ke-wabup</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mendapatkan penghargaan di bidang inovasi pelayanan publik, dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019. Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., kepada Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (03/12/2019), atas pencapaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mendapatkan penghargaan di bidang inovasi pelayanan publik, dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019.</p>
<p>Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., kepada Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (03/12/2019), atas pencapaian Pemkab. Lumajang yang telah membuat gebrakan inovasi Gadis Ayu (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk ke Posyandu), yang dinobatkan sebagai Top 45 Kovablik Prov. Jatim Tahun 2019.</p>
<p>Inovasi Gadis Ayu merupakan upaya dari Pemkab. Lumajang untuk meningkatkan pelayanan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurusan administrasi kependudukan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan pesan dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo, agar seluruh inovasi yang dibuat oleh masing-masing kabupaten/kota, diselaraskan dengan program prioritas pemerintah pusat, yakni pembangunan SDM, pembangunan infrastruktrur, penyederhanaan regulasi dan birokrasi, serta transportasi ekonomi. Selain itu, tiap kabupaten/kota diharapkan terus berbenah, untuk mendukung pemerintah pusat dalam bersaing dengan negara lain.</p>
<p>&#8220;Mudah-an pola yang kita lakukan akan terus bisa mendorong bagaimana seluruh inovasi pelayaan itu seiring dengan kinerja kita, dan tentu manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat,&#8221; tuturnya.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101130</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkat Inovasi MTS Pasbaper, Pemkab Lamongan Sukses Raih Top 25 Kovablik se-Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/berkat-inovasi-mts-pasbaper-pemkab-lamongan-sukses-raih-top-25-kovablik-se-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2019 14:26:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kovablik]]></category>
		<category><![CDATA[MTS Pasbaper]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101107-berkat-inovasi-mts-pasbaper-pemkab-lamongan-sukses-raih-top-25-kovablik-se-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Manajemen Tanaman Sehat Padi Sehat Beras Super (MTS Pasbaper) yang merupakan hasil inovasi dari Pemkab Lamongan sukses meraih penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) 2019 se-Jawa Timur dan Evaluasi SAKIP OPD 2019. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Lamongan, H. Fadeli, SH, MM, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Manajemen Tanaman Sehat Padi Sehat Beras Super (MTS Pasbaper) yang merupakan hasil inovasi dari Pemkab Lamongan sukses meraih penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) 2019 se-Jawa Timur dan Evaluasi SAKIP OPD 2019.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Lamongan, H. Fadeli, SH, MM, di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (3/12/2019).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101108" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191203_181431-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191203_181431-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191203_181431-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191203_181431-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191203_181431-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Fadeli menyebut, beberapa tahun belakangan ini Pemkab Lamongan memang gencar mengembangkan berbagai inovasi, termasuk MTS Pasbaper yang sukses meningkatkan kesejahteraan petani.</p>
<p>&#8220;Reformasi Birokrasi itu perubahan, menuju arah yang lebih baik. Melalui berbagai inovasi demi pelayanan prima,&#8221; Ujar Bupati Fadeli usai meraih Penghargaan tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, Menurut Fadeli, inovasi-inovasi baru memang harus terus dimunculkan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengimbangi perkembangan zaman.</p>
<p>&#8220;Sekarang sudah tidak jamannya lagi pola pikir lama yang hanya kerja rutinitas. Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah memulai, untuk menjadi pemerintahan yang lebih malayani, menyederhanakan birokrasi dan terus berinovasi,&#8221; Katanya menegaskan.</p>
<p>Selain itu, Fadeli berharap, penghargaan yang diraih MTS Pasbaper memacu perangkat daerah lainnya untuk tidak berhenti membuat langkah-langkah terobosan, memunculkan berbagai inovasi demi efektifitas dan efisiensi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Terlebih beberapa waktu lalu juga sudah ada dua perangkat daerah yang mendapat predikat pelayanan publik dengan kategori sangat baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yakni Dinas Penanaman Modal dan RSUD dr Soegiri Lamongan berkat Inovasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu,&#8221; pungkasnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101107</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
