<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Langkah Emil Dardak Atasi Bencana di Trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/langkah-emil-dardak-atasi-bencana-di-trenggalek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2021 11:47:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Langkah Emil Dardak Atasi Bencana di Trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PPKM Darurat Diperpanjang Hingga 25 Juli, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/ppkm-darurat-diperpanjang-hingga-25-juli-ini-langkah-yang-dilakukan-bupati-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 11:47:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah Emil Dardak Atasi Bencana di Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, resmi diperpanjang sampai 25 Juli 2021. Hal ini dilakukan pemerintah, mengingat peningkatan kasus Covid-19 di tanah air masih tinggi. Menyikapi realita itu, Bupati Trenggalek bersama jajaran Forkopimda Trenggalek, mengambil beberapa langkah lanjutan. &#8220;Kami menghimbau dengan tegas, optimalisasi Pelaksanaan PPKM Darurat di sisa 5 hari ini. Diantaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, resmi diperpanjang sampai 25 Juli 2021. Hal ini dilakukan pemerintah, mengingat peningkatan kasus Covid-19 di tanah air masih tinggi.</p>



<p>Menyikapi realita itu, Bupati Trenggalek bersama jajaran Forkopimda Trenggalek, mengambil beberapa langkah lanjutan. &#8220;Kami menghimbau dengan tegas, optimalisasi Pelaksanaan PPKM Darurat di sisa 5 hari ini. Diantaranya yang utama, penerapan mikro lockdown di lingkungan yang warganya terpapar Covid-19,&#8221; ungkap Bupati saat dikonfirmasi, Kamis (22/07) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pansus-iii-dprd-trenggalek-matangkan-raperda-fasilitasi-penyelenggaraan-ponpes-dan-madrasah">Pansus III DPRD Trenggalek Matangkan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Bupati menegaskan, penertiban kegiatan sosial masyarakat yang mengakibatkan kerumunan, juga perlu ditertibkan. Hal ini, disampaikan karena bupati masih melihat ada kelonggaran di beberapa wilayah.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, saya tadi koordinasi dengan seluruh desa untuk jangan mengendurkan seluruh aktivitas yang sudah kita lakukan selama 2 minggu terakhir ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, pertumbuhan kasus setiap hari juga masih bertambah. Penertiban sejumlah kegiatan masyarakat memang menjadi perhatian pemerintah.</p>



<p>&#8220;Meskipun kita masuk ke Level 3, sesuai i-Mendagri 22, tetapi kita sangat berhati-hati untuk menentukan relaksasi apa yang bisa diberikan kepada masyarakat,&#8221; kata Suami Novita Hardiny ini.</p>



<p>Bupati Arifin mengatakan, seperti pemberlakuan jam malam, atau sudah memperbolehkan warung untuk makan ditempat dan segala macam. Meskipun itu dimungkinkan di daerah yang level 3, tetapi pihaknya sangat berhati hati untuk menerapkan hal itu.</p>



<p>&#8220;Jadi, kita lihat nanti tanggal 25 Juli bagaimana pertambahan kasus harian. Kemudian di desa-desa kita menginginkan mikro lockdown dikawal ketat. Terus pembatasan di desa desa kami masih menemukan, beberapa desa yang jauh dari pantauan kami yang ada di kabupaten, masih menggelar hajatan yang menyebabkan kerumunan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Mas Ipin-sapaan akrabnya menegaskan, jika pihaknya menekankan ke desa desa, untuk jangan sampai terulang. Karena fasilitas kesehatan pemerintah saat ini sangat terbatas.</p>



<p>&#8220;Kita menyiapkan rumah sakit darurat Covid juga masih butuh waktu. Membangun rumah sakit juga masih membutuhkan waktu,&#8221; papar Bupati Arifin.</p>



<p>Masih menurut Bupati muda ini, setidaknya untuk hal hal semacam itu bisa dieksekusi. Dan masih ada waktu 1 atau 3 bulan lagi untuk bisa termanfaatkan. &#8220;Ya kalau tidak bisa menahan laju di hulu, maka nanti bisa terjadi lonjakan yang kita tidak berharap terjadi di Kabupaten Trenggalek,&#8221; tuturnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Langkah Emil Dardak Atasi Bencana di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/langkah-emil-dardak-atasi-bencana-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 01:15:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah Emil Dardak Atasi Bencana di Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=66507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8211;Pasca terjadi bencana banjir maupun tanah longsor kemarin, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak mengambil langkah untuk mengatasi genangan air di Prigi Kecamatan Watulimo. Langkah yang diambil Bupati ini mulai dari pengerukan sungai hingga melakukan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional. Perlu diketahui, akses jalan utama masuk ke kawasan wisata Pantai Prigi tepatnya di depan SPBU [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8211;</strong>Pasca terjadi bencana banjir maupun tanah longsor kemarin, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak mengambil langkah untuk mengatasi genangan air di Prigi Kecamatan Watulimo. Langkah yang diambil Bupati ini mulai dari pengerukan sungai hingga melakukan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional.</p>
<p>Perlu diketahui, akses jalan utama masuk ke kawasan wisata Pantai Prigi tepatnya di depan SPBU Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo menjadi langganan genangan air ketika hujan lebat tiba. Hal ini diakibatkan karena kondisi jalan yang cekung dan adanya pendangkalan sungai di beberapa tempat.</p>
<p>Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, meninjau langsung genangan air dan beberapa lokasi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Trenggalek.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181201-WA0156-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66478" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181201-WA0156-copy.jpg?resize=500%2C310&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="310" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181201-WA0156-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181201-WA0156-copy.jpg?resize=300%2C186&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Memang kondisi ini terjadi sering, makanya kita memprogramkan pengerukan kali Ngemplak, Bendo dan beberapa tempat yang lainnya. Salah satunya kemarin yang sudah berhasil di mulut pantai dari dinas Perikanan, &#8221; ungkap Emil, Sabtu (01/12/2018).</p>
<p>Emil mengatakan bahwa genangan air di depan SPBU Watulimo ini terjadi lantaran kondisi jalan cekung dan lebih rendah. Hal ini menyebabkan air terjerembab.</p>
<p>&#8220;Kondisi ini akan segera kita bahas dengan Balai Jalan Nasional, solusinya seperti apa, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ditambahkan suami Arumi Bachsin ini, air yang masuk ke rumah warga itu karena banyak juga enceng gondok yang menumpuk di bibir pantai.&#8221; Alat berat yang baru saja menangani permasalahan ini di bibir pantai, kita jaga supaya tetap di Watulimo dan menangani juga permasalahan di sini, &#8221; tutur Emil.</p>
<p>Selain itu, dilaporkan pula oleh Camat Watulimo, perlu adanya penguatan tanggul yang jebol. Segera hal tersebut akan dikoordinasikan dengan BPBD untuk pemasangan bronjong dilokasi tanggul yang jebol.</p>
<p>Seperti yang terlihat dilokasi, Emil turun langsung di lokasi genangan guna menyapa warga dan mendiskusikan bersama penanganan genangan air ini. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66507</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
