<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lebih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lebih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Aug 2023 12:37:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lebih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Masuki Minggu Ke-7, Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang Lebih dari 28 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-minggu-ke-7-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang-lebih-dari-28-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 12:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[ke-7,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi. Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. Terlebih, dengan telah membangun bunker, pedestrian dan persiapan penanaman.</p>



<p>“Sampai Senin kemarin, itu sudah masuk minggu ke tujuh dan sudah mencapai 28,125 persen. Target minggu ke enam itu 22,523 persen, tapi itu sudah mencapai 24,441 persen per 26 juli kemarin. Secara fisik, pembangunannya sudah melebihi target,” kata Laode.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, jika deviasi positif atau percepatan pada minggu ke enam telah mencapai 1,918 persen. Pihaknya menargetkan, per Kamis (03/08/2023) besok, sudah mencapai 30 persen dan bahkan bisa lebih dari yang ditargetkan.</p>



<p>“Targetnya dalam minggu ke tujuh ini 30 persen. Hari ini sudah 28 sekian persen dan dipastikan di hari Kamis besok ini targetnya akan terlampaui, akan melebihi 30 persen. Ada peningkatan deviasi dua sampai tiga persen,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, mengapresiasi kinerja tim dalam menjalankan proyek revitalisasi tersebut. Menurutnya dengan adanya deviasi tersebut, menunjukkan komitmen dan profesionalisme penanggungjawab proyek, dalam melaksanakan kewajibannya.</p>



<p>“Progres fisiknya juga sudah bagus. Ada perbedaan yang positif antara timeline yang diajukan dalam rancangan pembangunan. Terhadap hasil di lapangan. Ada deviasi. Artinya, yang terjadi di lapangan itu sudah melampaui target yang ada,” tegas Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>50 Lebih Pengembang Perumahan di Kota Batu Tak Miliki Izin, DPKPP Minta Calon Pembeli Teliti</title>
		<link>https://memontum.com/50-lebih-pengembang-perumahan-di-kota-batu-tak-miliki-izin-dpkpp-minta-calon-pembeli-teliti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[calon]]></category>
		<category><![CDATA[DPKPP]]></category>
		<category><![CDATA[izin]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembang]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[teliti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194725</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sekitar 50 lebih pengembang perumahan di Kota Batu, tidak memiliki izin. Kepastian ini diketahui, setelah Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, membentuk tim khusus yang beranggotakan sembilan orang untuk memantau kawasan perumahan di wilayah Kota Batu. Kepala DPKPP Kota Batu, Bangun Yulianto, mengatakan dengan adanya temuan itu, agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sekitar 50 lebih pengembang perumahan di Kota Batu, tidak memiliki izin. Kepastian ini diketahui, setelah Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, membentuk tim khusus yang beranggotakan sembilan orang untuk memantau kawasan perumahan di wilayah Kota Batu.</p>



<p>Kepala DPKPP Kota Batu, Bangun Yulianto, mengatakan dengan adanya temuan itu, agar bagi calon pembeli yang berminat untuk membeli perumahan, wajib meneliti dahulu statusnya. Yakni, calon pembeli wajib tahu kelengkapan izin dari masing-masing pengembang.</p>



<p>&#8220;Ada 50 lebih pengembang perumahan di Kota Batu, yang tidak mempunyai izin dan belum lengkap izinnya. Ini harus dipahami calon pembeli,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa (01/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Sedangkan, tambahnya, tercatat dari 50 lebih perumahan yang tidak miliki izin ini, muncul ketika dinasnya membentuk tim khusus yang memantau kawasan yang dibangun atau berencana dibangun perumahan. &#8220;Jadi, di Kota Batu ini sering dijumpai para developer membangun unit dahulu. Baru kemudian, mengurus izinnya belakangan. Padahal, tidak semua izin akan dikeluarkan, ketika kawasan yang akan dibangun adalah lahan terlarang. Contohnya, seperti lahan hijau dan sebagainya. Bisa-bisa nanti malah berpotensi dijerat pidana,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk itu, tegas Bangun, pihaknya juga sudah melayangkan surat teguran kepada para pengembang. Harapannya, mereka segera mengurus perizinan sesuai aturan. Bila nanti surat teguran itu tidak direspon, maka izin operasional perumahan bisa dicabut secara permanen.</p>



<p>&#8220;Selain dengan Satpol PP, kami juga sudah koordinasi dengan pihak desa untuk melakukan monitoring agar bisa mengurus izin segera di tingkat desa. Saran saya untuk segera diurus dan bila tidak, bisa-bisa nanti malah IMB dan PBG-nya tidak keluar,&#8221; paparnya.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194725</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Monev Transisi PAUD ke SD, Novita Hardini Berharap Pendidikan Bisa Lebih Fun</title>
		<link>https://memontum.com/monev-transisi-paud-ke-sd-novita-hardini-berharap-pendidikan-bisa-lebih-fun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 13:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Monev]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal. &#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal.</p>



<p>&#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil belajar di bangku pendidikan usia dini, diharapkan tidak serta merta dipaksakan dengan pengetahuan baca, tulis dan hitung (Calistung) di bangku sekolah dasar. Namun, saya menghimbau lembaga SD untuk bisa mematuhi peraturan dari Kementrian Pendidikan,&#8221; kata Novita, Rabu (26/07/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan istri Bupati Trenggalek ini, awal masuk SD, anak-anak diminta lebih menekankan pada penanaman karakter, ketrampilan sehari hari maupun kemandirian. Dengan begitu, harapannya pendidikan kedepan bisa lebih menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Makanya, hari ini saya melakukan monev evaluasi transisi PAUD ke SD. Rencananya ke beberapa sekolah sampai seminggu kedepan untuk benar-benar memastikan setiap sekolah SD mematuhi atau menerapkan peraturan dari Kementerian Pendidikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Intinya, lanjut Novita, anak-anak bisa happy (senang, red). Jangan terlalu ditekankan Calistung dan lebih menekankan kepada penanaman karakter, keterampilan sehari-hari, kemandirian, enam pondasi penting bagi tumbuh kembang anak yang harus ditekankan.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah kemandirian character building sehingga anak-anak bertumbuh dengan bahagia,&#8221; kata ibu tiga anak ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Novita melakukan monitoring tiga sekolah sekaligus. Bahkan, dirinya merasa tidak canggung berinteraksi dengan anak-anak dan juga tidak canggung untuk menggali kehidupan keseharian mereka, sekaligus menitipkan pesan pesan baik kepada mereka. Naluri keibuan dan kasih sayangnya dicurahkan kepada generasi penerus bangsa.</p>



<p>Dengan dilakukan monitoring dan evaluasi transisi Pendidikan PAUD ke Sekolah Dasar, dirinya berharap pendidikan ke depan menjadi lebih fun (menyenangkan, red). &#8220;Anak-anak tidak menjadi tertekan. Bisa tumbuh, mencintai dan haus akan pelajaran tanpa dipaksa oleh pihak sekolah maupun orang tua,&#8221; pesannya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bunda PAUD Trenggalek itu. Merasa punya tanggung jawab sebagai Perangkat Daerah pengampu, Agus sepakat dengan petuah yang disampaikan oleh Bunda PAUD Trenggalek. Masa transisi atau awal pembelajaran diharapkannya murid tidak dipaksa untuk lebih kepada pelajaran Calistung.</p>



<p>&#8220;Untuk mengisi masa transisi ini, upaya untuk pengenalan suasana baru, lingkungan baru, teman baru dan guru baru dapat berjalan baik. Supaya keadaan yang baru itu tidak membuat siswa jenuh, enggan atau takut. Tetapi justru terasa nyaman dan menyenangkan sehingga membuat semangat belajarnya tinggi,&#8221; tutur Agus.</p>



<p>Masih terang mantan Kadis Komindag ini, terkait konsep fun learning pada dasarnya hal itu memang bertujuan untuk melatih agar anak mencintai belajar. Oleh karena itu, konsep ini memang perlu dikenalkan sejak dini. Di usia TK sampai SD itu belajar memang mesti bermain, jadi anak lebih atentif dan mau terlibat dalam proses belajar.</p>



<p>&#8220;Ketika anak-anak sudah belajar sesuatu, lama kelamaan akan berkembang kebutuhan untuk belajar. Karena fun learning itu tujuannya agar anak mencintai belajar dan belajar itu hal yang menyenangkan,&#8221; papsrnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelantikan Pengurus Kadin Jember, Bupati Hendy Ajak Bangun Ekosistem Perekonomian Lebih Baik</title>
		<link>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-kadin-jember-bupati-hendy-ajak-bangun-ekosistem-perekonomian-lebih-baik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[baik,]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[hendy]]></category>
		<category><![CDATA[kadin]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jember untuk membangun ekosistem perekonomian lokal lebih baik. Hal itu, disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Kadin Jember yang di gelar di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (25/07/2023) tadi. “Wes Wayahe Kadin Jember membangun perekonomian Jember lebih baik. Kadin adalah partnership dari pemerintah. Karenanya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jember untuk membangun ekosistem perekonomian lokal lebih baik. Hal itu, disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Kadin Jember yang di gelar di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (25/07/2023) tadi.</p>



<p>“Wes Wayahe Kadin Jember membangun perekonomian Jember lebih baik. Kadin adalah partnership dari pemerintah. Karenanya, mari bergerak cepat untuk terus melakukan kolaborasi dan kerja sama. Pemkab Jember siap mengawal,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa pengusaha mempunyai ruang gerak yang lebih luwes dan lebih fleksibel dibanding pemerintah. Maka, hal itulah kelebihan pengusaha dalam menyejahterakan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Beda sama kami. Kalau Pemkab Jember, masih ada regulasi ketat. Kalau Kadin, kan anggarannya punya sendiri. Jadi, lebih luas kerjanya. Bisa langsung bergerak gitu aja,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya juga berharap, Kadin dapat membantu mewujudkan percepatan pembangunan di Jember. Tentunya, dengan mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di Jember.</p>



<p>&#8220;Agar percepatan itu bisa diwujudkan, maka pemerintah perlu dukungan dunia usaha untuk pengembangan ekonomi di daerah. Kami berharap, Kadin bisa hadir bersama pemerintah di sana,” paparnya.</p>



<p>Bupati Hendy juga mengaku mendukung penuh adanya kolaborasi program antara Pemkab Jember dengan Kadin Jember. Karenanya, ke depan akan dilakukan MoU untuk menjadi dasar bagi pihak-pihak swasta untuk ikut andil dalam pembangunan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPDB SMAN di Kota Batu Lebih Diperketat</title>
		<link>https://memontum.com/ppdb-sman-di-kota-batu-lebih-diperketat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[diperketat]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<category><![CDATA[sman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN di Kota Batu, untuk tahun ini sangat ketat. Dimana, jika peserta didik tidak melakukan daftar ulang dan tidak adanya laporan, maka namanya akan langsung dicoret dari data penerimaan. Ketua PPDB SMAN 3 Kota Batu, Abdul Mutolib, mengatakan bahwa untuk daftar ulang PPDB jalur zonasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN di Kota Batu, untuk tahun ini sangat ketat. Dimana, jika peserta didik tidak melakukan daftar ulang dan tidak adanya laporan, maka namanya akan langsung dicoret dari data penerimaan.</p>



<p>Ketua PPDB SMAN 3 Kota Batu, Abdul Mutolib, mengatakan bahwa untuk daftar ulang PPDB jalur zonasi dilaksanakan selama dua hari yaitu mulai Senin (03/07/2023) dan Selasa (04/07/2023) ini. &#8220;Hari ini adalah daftar ulang terakhir untuk PPDB SMAN jalur zonasi. Untuk peraturan sekarang, itu sangat ketat. Jika hari ini peserta didik yang diterima tidak melakukan daftar ulang, maka nama yang bersangkutan dicoret dari data penerimaan,&#8221; terangnya di SMAN 3 Kota Batu, Selasa (04/072023) tadi.</p>



<p>PPDB tahun ini, tambahnya, memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu, dikarenkan di tahun ini ada penambahan kelas. &#8220;Tahun sebelumnya, kami menerima empat kelas atau sekitar 130 siswa. Namun, tahun pelajaran 2023/2024 ini menjadi lima kelas atau 170 siswa),&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelum jalur zonasi, jelas Abdul Mutolib, SMAN 3 Kota Batu telah menerima siswa dari jalur non zonasi. Yaitu, 44 orang diterima melalui jalur afirmasi dan 41 siswa dari prestasi nilai akademik. Sehingga, total peserta didik baru yang diterima di SMAN 3 Kota Batu sebanyak 170 siswa.</p>



<p>&#8220;Karena aturan PPDB sangat ketat, maka semoga saja daftar ulang PPDB jalur zonasi bisa terpenuhi semua. Sebab, pada penerimaan jalur nilai akademik, ada satu siswa yang mengundurkan diri dengan alasan jarak rumahnya terlalu jauh,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PPDB SMAN 1 Kota Batu, Sugiardi, menjelaskan untuk menghindari penumpukan saat daftar ulang, maka sekolah telah membuat jadwal. Yaitu, Senin kemarin ada 100 siswa dan Selasa sebanyak 104 siswa.</p>



<p>&#8220;Untuk siswa yang mengundurkan diri, kami masih belum bisa memastikan. Tetapi, sudah ada siswa yang konfirmasi belum bisa hadir untuk daftar ulang karena masih masih di luar kota. Ya, kalau tidak ada laporan dari yang bersangkutan otomatis akan dicoret,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192399</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
