<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lingkungan Tercemar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lingkungan-tercemar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2023 13:00:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lingkungan Tercemar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Limbah Greenfields Diduga Cemari Sumber Air di Dua Dusun Desa Tegalasri Blitar, Warga Tuntut Ketegasan Pemkab</title>
		<link>https://memontum.com/limbah-greenfields-diduga-cemari-sumber-air-di-dua-dusun-desa-tegalasri-blitar-warga-tuntut-ketegasan-pemkab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 12:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Greenfields]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Tercemar]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Sumber mata air di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, diduga tercemar limbah dari peternakan sapi milik PT Greenfields. Limbah yang diduga kuat dibuang ke lokasi perkebunan Sengon di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, mencemari sehingga mengakibatkan puluhan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Modong dan Bonsinyo, Desa Tegalasri, menjadi kesulitan air bersih untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Sumber mata air di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, diduga tercemar limbah dari peternakan sapi milik PT Greenfields. Limbah yang diduga kuat dibuang ke lokasi perkebunan Sengon di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, mencemari sehingga mengakibatkan puluhan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Modong dan Bonsinyo, Desa Tegalasri, menjadi kesulitan air bersih untuk konsumsi sehari-hari.</p>



<p>Penggiat lingkungan hidup yang juga warga desa setempat, Kinan, mengatakan bahwa kejadian ini sudah sekitar seminggu terakhir. Sumber mata air warga untuk di Dusun Modong dan Bonsinyo, yang berada di kawasan Perkebunan Sengon, kondisinya keruh berwarna kecoklatan dan berbau tletong (kotoran sapi, red).</p>



<p>&#8220;Ini karena adanya resapan limbah PT Greenfields, yang dibuang ke Perkebunan Sengon. Warga pun mengeluhkan kondisi air yang biasanya bersih dan bisa digunakan sebagai air minum, justru berubah. Kini kondisinya berwarna kecoklatan dan berbau,&#8221; kata Kinan, Kamis (12/01/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Kinan menyampaikan, perubahan kondisi air yang demikian, menunjukkan adanya resapan limbah yang mencemari tiga sumber mata air bersih yang selama ini digunakan puluhan KK di dua dusun tersebut. &#8220;Sumber mata air ini dialirkan melalui tiga pipa ke penampungan air bersih yang berada di dua dusun. Karena kondisinya keruh kecoklatan dan berbau tletong, maka warga menghentikan pemakaiannya. Hingga kini, warga kesulitan air bersih untuk konsumsi sehari-hari,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Limbah Greenfields Diduga Cemari Sumber Air di Dua Dusun Desa Tegalasri Blitar" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hQNdLJ8Gno0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Untuk menunjukkan adanya dugaan kuat pencemaran sumber mata air tersebut, Kinan merekam dengan video berdurasi 38 detik. Selain itu, video berdurasi 36 detik, yang menunjukkan air dari penampungan yang berwarna kecoklatan dan berbau kotoran sapi.</p>



<p>Kinan mengungkapkan, bahwa kondisi seperti ini tidak terus menerus terjadi. Namun, insidentil ketika Greenfields mengalirkan limbahkan ke Perkebunan Sengon dan terjadi turun hujan. Kemudian, terjadi resapan hingga mencemari sumber mata air warga.</p>



<p>&#8220;Meskipun terlihat bersih, tidak berwarna dan berbau, siapa yang bisa menjamin tidak mengandung bakteri berbahaya bagi kesehatan warga yang mengkonsumsinya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait kejadian ini, Kinan mendesak agar Pemkab Blitar dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bertindak sesuai dengan hasil keputusan pengadilan dan sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). &#8220;Kalau Greenfields terus mengabaikan sanksinya dan tetap membuang limbah, sementara Pemkab tidak segera bertindak, jangan salahkan warga yang akan bertindak sendiri,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, pihak PT Greenfields melalui Humas, Miftahudin, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait dugaan tercemarnya sumber air warga Desa Tegalasri, mengatakan bahwa kondisinya sudah normal. &#8220;Kemarin ada pipa lepas yang dikelola oleh Perkebunan Sengon. Mungkin, bisa konfirmasi juga ke pihak Perkebunan Sengon,&#8221; tulisnya.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, ketika dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya dugaan pencemaran sumber air di Perkebunan Sengon Desa Ngadirenggo. &#8220;Yang pernah ke lokasi, melaporkan penyebabnya karena Perkebunan Sengon memanfaatkan limbah PT Greenfields. Sehingga, mempengaruhi sumber air yang dimanfaatkan warga Dusun Modong,&#8221; kata Achmad Cholik.</p>



<p>Achmad Cholik menegaskan, jika pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Blitar. Serta, melaporkan juga kepada DLH Provinsi Jatim dan Kemen LHK melalui dirjen Gakkum. &#8220;Cara pengolahan limbah dengan mengalirkan ke Perkebunan Sengon semacam ini, itu sudah tidak diperbolehkan. Intinya, sampai sekarang PT Greenfields belum final melaksanakan pemenuhan sanksi dari pemerintah,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, persoalan pencemaran limbah Greenfields dan warga, sudah berlangsung lama. Bahkan pada 2021, telah dilakukan gugatan Class Action perwakilan warga yang terdampak pencemaran limbah peternakan sapi perah tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Blitar. Dimana, selama hampir setahun proses persidangan, memutuskan Greenfields bersalah dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur. Hasilnya, Greenfields kembali kalah, namun tidak ada tindakan kongkrit untuk menghentikan pencemaran lingkungan tersebut sampai saat ini. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga  Magersari  Keluhkan  Pembangunan Suncity  Apartemen, Rumah Retak, Lingkungan Tercemar</title>
		<link>https://memontum.com/warga-magersari-keluhkan-pembangunan-suncity-apartemen-rumah-retak-lingkungan-tercemar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2019 03:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Tercemar]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Retak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=84727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo– Puluhan warga RT 12, RW 04, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan rumahnya yang mengalami kerusakan akibat pembangunan pembangunan Suncity Residence Apartemen. Kerusakan itu diduga karena getaran alat berat yang memasang tiang pancang apartemen. Selain dinding rumah warga retak-retak, juga sebagian bangunannya bergeser dan atapnya menjadi miring. Selama ini warga  hanya menerima kompensasi  berupa beras [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo–</strong> Puluhan warga RT 12, RW 04, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan rumahnya yang mengalami kerusakan akibat pembangunan pembangunan Suncity Residence Apartemen. Kerusakan itu diduga karena getaran alat berat yang memasang tiang pancang apartemen.</p>
<p>Selain dinding rumah warga retak-retak, juga sebagian bangunannya bergeser dan atapnya menjadi miring. Selama ini warga  hanya menerima kompensasi  berupa beras 5 kilogram, gula 5 kilogram dan minyak goreng 5 liter.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190521-WA0043-e1558494196261.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-84719" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190521-WA0043-e1558494196261.jpg?resize=400%2C533&#038;ssl=1" alt="" width="400" height="533" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Margo Purnomosari warga RT 12/RW 04 Kelurahan Magersari menyatakan selama ini warga sangat terganggu dan menderita kerugian akibat aktifitas pembanguna Suncity Apartemen.  Gangguan berupa kebisingan dari suara alat berat uang memasang tiang pancang Suncity Apartemen.</p>
<p>Selain itu warga juga menderita kerugian akibat rumahnya retak-retak karena dampak getaran alat berat yang dioperasikan tak jauh dar pemukiman warga RW 04 Kelurahan Magesari. Namun kondisi yang diderita warga ini diacuhkan manajemen Suncity Aparteman.</p>
<p>Padahal sebelumnya warga sudah mengirimkan surat keberatan dan penolakan atas berdirinya Suncity Apartemen di Jalan Pahlawan Sidoarjo.  Untuk itu warga berencana menyampaikan  keluhan ini ke DPRD dan Pemkab  Sidoarjo agar.</p>
<p>Hal itu dilakukan karena jika Suncity  Apartemen berdiri dan dioperasikan dampak terhadap masyarakat akan semakin parah. “ Kalau sekarang  warga Magersaru   mendapatkan adampak akibat pembangunan Apartemen, “ katanya .</p>
<p>Tetapi  jika dioperasikan akan terkena dampak  lingkungan akibat limbah yang diproduksi oleh Suncity Apartemen. “ Jika sudah dioperasikan  warga akan mendapatkan limbah lingkungan. Salah satunya adalah pencemaran air sumur dan dampak sosial lainya,” tuturnya. (sul/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84727</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
