<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>makanan khas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/makanan-khas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Aug 2022 10:54:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>makanan khas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Nasi Sabur, Kuliner Lawas Khas Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/nasi-sabur-kuliner-lawas-khas-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 10:54:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[produk makanan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174466</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kabupaten Situbondo tidak hanya dikenal dengan keindahan wisata pantai. Namun, berbagai kuliner yang kaya akan rempah-rempah, pun juga dimiliki oleh Situbondo. Seperti salah satunya, Nasi Sabur, yang merupakan kuliner khas Situbondo. Mengunjungi Situbondo, kurang pas rasanya bila tidak mencicipi Nasi Sabur. Konon, menu legendaris ini sudah ada sejak zaman lampau dan sajiannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kabupaten Situbondo tidak hanya dikenal dengan keindahan wisata pantai. Namun, berbagai kuliner yang kaya akan rempah-rempah, pun juga dimiliki oleh Situbondo. Seperti salah satunya, Nasi Sabur, yang merupakan kuliner khas Situbondo.</p>



<p>Mengunjungi Situbondo, kurang pas rasanya bila tidak mencicipi Nasi Sabur. Konon, menu legendaris ini sudah ada sejak zaman lampau dan sajiannya pun tidak pernah berubah.</p>



<p>Nasi Sabur adalah nasi putih biasa yang ditaburi beberapa makanan pelengkap seerti serundeng plus lauk daging sapi&nbsp; dan tahu yang dimasak menggunakan bumbu opor. Selain itu, Nasi Sabur yang juga dikenal dengan nama Nasi Ringgit, ini juga dalam penyajiannya disuguhkan dengan menggunakan sambel garam.</p>



<p>Meski menu dari Nasi Sabur tergolong sangat sederhana, namun makanan khas ini tetap menjadi bagian masyarakat Situbondo. Bahkan, begitu menyebut makanan ini, pasti masyarakat, khususnya Situbondo belahan Timur, di Kecamatan Asembagus, Banyuputih dan Kecamatan Kota Situbondo, sangat melekat.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Selain rasanya yang lezat dan nikmat, Nasi Sabur juga ramah di dompet. Karena, untuk persatu porsi biasa dijual dengan harga sekitar Rp13 ribu,&#8221; kata Mahrus (29), salah seorang sopir travel asal Banyuwangi, yang biasa menikmati sajian ini, Senin (29/08/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya yang merupakan salah satu penyuka Nasi Sabur, hampir tidak pernah melewatkan kesempatan saat melintas di Situbondo. Bahkan, tidak jarang beberapa penumpangnya, pun turut diperkenalkan dengan makanan khas Situbondo ini.</p>



<p>&#8220;Karena ingin merasakan, terkadang penumpang juga ikut makan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seorang penjual Nasi Sabur di Jalan Raya Kelurahan Patokan, Ririk (40), mengatakan bahwa dirinya menjual nasi khas ini, karena memang sudah turun temurun. Selain makanan yang disajikan adalah memang makanan khas, juga karena harganya yang murah meriah. Sehingga, banyak diminati dan mendapat tempat di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saya menjual Nasi Sabur ini, karena memang usaha orang tua. Jadi, saya sebagai generasi lanjutan. Sementara masyarakat, juga sangat meminati makanan ini,&#8221; ungkapnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sompil, Makanan yang Wajib Dicicipi saat Berkunjung ke Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/sompil-makanan-yang-wajib-dicicipi-saat-berkunjung-ke-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 07:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170288</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Siapa yang tidak kenal dengan Sompil. Makanan khas asal Jawa Timur, yang terkenal dengan isian lontong juga sayur lodeh. Makanan ini pula, jika datang ke Kabupaten Trenggalek, tak lengkap rasanya kalau tak mencicipi makanan khas tersebut. Selain memiliki cita rasa yang khas dengan gurih, pedas dan creamy dari kuah santan, sompil yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Siapa yang tidak kenal dengan Sompil. Makanan khas asal Jawa Timur, yang terkenal dengan isian lontong juga sayur lodeh.</p>



<p>Makanan ini pula, jika datang ke Kabupaten Trenggalek, tak lengkap rasanya kalau tak mencicipi makanan khas tersebut. Selain memiliki cita rasa yang khas dengan gurih, pedas dan creamy dari kuah santan, sompil yang ada di warung Mak Tun di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, ini juga cukup ramah dikantong.</p>



<p>&#8220;Untuk pembuatan lontongnya sendiri harus memakai daun pisang ya, tidak memakai plastik. Dikarenakan, daun pisang bisa memberi cita rasa yang khas. Bahkan, memasaknya juga masih di dalam tungku (pawonan, red) yang masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakarnya,&#8221; ungkap Mak Tun, saat ditemui di warungnya, Selasa (07/06/2022) pagi.</p>



<p>Metode itu, diterapkan sejak awal dirinya membuka usaha. Hal itu,dirasa sangat berpengaruh terhadap hasil atau rasa sompil nantinya. Berbeda dengan memasaknya menggunakan kompor gas. &#8220;Rasanya akan jauh berbeda, lebih nikmat jika dimasak tradisional,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Proses pembuatan lontong ini, pertama-tama beras dicuci sampai bersih kemudian ditiriskan. Selanjutnya beras yang sudah bersih dimasukkan kedalam cetakan berbentuk lonjong yang terbuat dari daun pisang.</p>



<p>Isiannya pun juga tidak terlalu penuh, karena nantinya beras akan mengembang. Jadi, hanya diisi sebagian saja.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Setelah selesai dimasukkan ke dalam cetakan daun pisang, baru bisa dimasak didalam panci berukuran besar dengan air didalamnya sampai matang atau menjadi lontong. &#8220;Kalau untuk sayur lodehnya macam-macam. Kadang tewel (nangka muda, red) sama kacang panjang, atau rebung (bambu muda, red). Yang sering, ketiga jenis itu untuk saur lodehnya,&#8221; kata Mak Tun.</p>



<p>Tidak perlu khawatir, penyajian sompil ini juga sudah lengkap dengan lauknya. Yang tersedia di warung Mak Tun, ini adalah tempe, tahu, bakwan sayur, rempeyek, kerupuk dan telor asin.</p>



<p>Disinggung berapa lama dirinya menekuni pekerjaannya, Mak Tun mengaku sudah menjalani pekerjaan itu, yakni ejak tahun 2000an. Tidak heran, jika banyak pelanggan setia yang selalu datang ke warungnya untuk menikmati sajian kuliner khas Trenggalek yakni sompil.</p>



<p>Tidak sedikit pula, pembeli dari luar kota seperti Tulungagung, Blitar dan Ponorogo, yang mampir ke warungnya. &#8220;Untuk seporsi sompil, harganya Rp 4 ribu. Tergantung pembeli mau lauknya dobel atau tidak. Bisa dimakan ditempat atau dibawa pulang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Warung Sompil Mak Tun, ini buka setiap hari mulai dari jam 16.00 sampai malam. Selain menyediakan sompil, di warung ini juga menyediakan aneka minuman panas maupun dingin.</p>



<p>Satu porsi sompil dengan sayur dengan lauk yang masih hangat ini tentu bisa memanjakan lidah para pecinta kuliner. Makanan inipun seolah tak tergerus zaman karena di Trenggalek sendiri masih banyak di jumpai, salah satunya di pasar tradisional saat pagi hari.</p>



<p>Meski demikian, jika ingin menikmati sajian ini namun kehabisan. Anda bisa datang ke warung-warung yang terbilang cukup banyak di Trenggalek yang menyediakan sompil dengan treatment atau pelayanannya masing-masing. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nasi Tiwul, Olahan Makanan Khas Trenggalek yang Tetap Mengidola</title>
		<link>https://memontum.com/nasi-tiwul-olahan-makanan-khas-trenggalek-yang-tetap-mengidola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 May 2022 06:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Siapa pun pasti kenal dengan Singkong. Ya, Singkong adalah salah satu makanan pokok, utamanya bagi masyarakat yang berpenduduk di daerah tropis. Selain bisa dikonsumsi, Singkong juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Karena di dalam Singkong, terkandung aneka nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, mineral. Karena, mengkonsumsi Singkong bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Singkong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Siapa pun pasti kenal dengan Singkong. Ya, Singkong adalah salah satu makanan pokok, utamanya bagi masyarakat yang berpenduduk di daerah tropis.</p>



<p>Selain bisa dikonsumsi, Singkong juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Karena di dalam Singkong, terkandung aneka nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, mineral. Karena, mengkonsumsi Singkong bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.</p>



<p>Singkong sendiri, juga dapat diolah menjadi berbagai makanan yang lezat yang bisa diminati banyak masyarakat. Utamanya, seperti Nasi Tiwul.</p>



<p>Nasi Tiwul atau biasa orang Jawa menyebut Sego Tiwul, identik dengan berasal dari Kabupaten Trenggalek. Bahkan, sejak dahulu sampai sekarang, Nasi Tiwul masih eksis dan bisa dijumpai di pasar-pasar maupun warung makan pinggir jalan.</p>



<p>Salah satu penjual Nasi Tiwul, Ayu (31), mengatakan pada dasarnya Tiwul berasal dari gaplek. &#8220;Karena di Trenggalek ini banyak sekali gaplek, maka masih banyak warga pedesaan yang memanfaatkan gaplek menjadi pengganti nasi atau sering disebutnya Tiwul,&#8221; ucap Ayu, saat ditemui di warungnya, Jumat (20/05/2022) siang.</p>



<p>Dirinya juga menceritakan, proses pembuatan Tiwul kepada memontum.com. Mulanya, gaplek Singkong yang sudah dikupas, kemudian dicuci dan dikeringkan sampai benar-benar terlihat seperti bongkahan kayu.</p>



<p>Proses pembuatan tiwul, ini membutuhkan waktu yang cukup lama, jika menggunakan bahan dari gaplek. Gaplek yang telah kering, akan dihaluskan dengan ditumbuk di lumbung atau menggunakan alat penggiling khusus. Sebelumnya, gaplek dipotong-potong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah saat ditumbuk.</p>



<p>Gaplek yang sudah berbentuk butiran, ini disebut tepung gaplek, yang nantinya siap diolah menjadi tiwul. Tepung gaplek ditempatkan dalam suatu wadah, lalu diberikan percikan air sedikit demi sedikit sampai berbentuk buliran-buliran kasar.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Setelah tepung gaplek berbentuk buliran kasar, selanjutnya ditambahkan irisan gula merah dan sejumput garam ke dalamnya dan diaduk rata. Penambahan gula merah, ini dilakukan untuk penambahan warna coklat. Selanjutnya, buliran-buliran tiwul dijemur dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering.</p>



<p>&#8220;Sebelum dikonsumsi, tiwul harus dikukus kurang lebih 1 jam atau sampai bertekstur seperti nasi. Biasanya, orang makan tiwul ini bisa dicampur dengan nasi putih atau sekedar tiwul saja. Itu tergantung selera,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Saat ini, Nasi Tiwul bisa dikonsumsi dengan Ikan Laut pedas juga lalapan. Perpaduan kuah santan pada ikan menambahkan citarasa gurih ke nasi tiwul. Ditambah lalapan sayur atau serat dalam makanan ini, menjadi pelengkap yang pas.</p>



<p>&#8220;Bisa ditambahkan juga tambahan lauk seperti kerupuk, rempeyek atau keripik tempe untuk memberi tekstur cruncy (renyah). Nasi Tiwul lengkap ini bisa dinikmati kapan pun, baik untuk sarapan, makan siang ataupun makan malam,&#8221; kata ibu dua anak ini.</p>



<p>Untuk harga Nasi Tiwul lengkap, Ayu membandrol seharga Rp 10 ribu per porsi. Harga tersebut, cukup terjangkau dan ramah di kantong untuk makanan selengkap itu.</p>



<p>Dalam sehari, dirinya bisa menjual sekitar 50 porsi nasi tiwul. Selain nasi tiwul, Ayu juga menyediakan berbagai macam sayur dan lauk di warungnya. Diantaranya, sayur terong, lodeh tahu tempe, botok, sayur bening, ayam geprek, bakwan jagung, perkedel dan lain sebagainya.</p>



<p>&#8220;Semua makanan yang ada disini adalah makanan rumahan, jadi bisa dinikmati semua kalangan. Dan harganya juga sangat terjangkau, sangat pas untuk ibu rumah tangga yang mungkin tidak ada waktu memasak bisa beli disini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Nasi Tiwul memang sangat unik dan memiliki cita rasa yang khas. Hal ini, dikarenakan bahan dasar yang digunakan berbeda dengan nasi pada umumnya yakni menggunakan singkong kering.</p>



<p>Meski terbuat dari Singkong, sajian ini tetap mengenyangkan. Bahkan, rasa kenyang setelah makan Nasi Tiwul, ini cukup awet ketimbang makan nasi putih biasa. Makanya, olahan Nasi Tiwul juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengintip Buah Tangan Desa Ujung Utara Trenggalek, Tape Gador</title>
		<link>https://memontum.com/mengintip-buah-tangan-desa-ujung-utara-trenggalek-tape-gador</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 09:03:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[Tape Gador]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169281</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Tape singkong. Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang identik dengan teknik fermentasi. Ya, tape atau tapai menjadi makanan tradisional, yang sangat populer di Jawa. Tidak terkecuali di Kabupaten Trenggalek. Makanan fermentasi yang terbuat dari singkong dengan rasa manis asam serta legit, ini cukup populer di semua kalangan masyarakat. Selain singkong, ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Tape singkong. Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang identik dengan teknik fermentasi. Ya, tape atau tapai menjadi makanan tradisional, yang sangat populer di Jawa. Tidak terkecuali di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Makanan fermentasi yang terbuat dari singkong dengan rasa manis asam serta legit, ini cukup populer di semua kalangan masyarakat. Selain singkong, ada juga tape berbahan baku ketan hingga ubi. Namun yang sering dijumpai, adalah tape jenis singkong dan ketan.</p>



<p>Salah satu pengusaha tape singkong yang ada di Desa Gador Kecamatan Durenan, Siti Fatonah, mengatakan bahwa membuat tape singkong tidak membutuhkan teknik yang sulit. &#8220;Kuncinya ada pada proses fermentasi. Untuk fermentasi tape ini, saya menggunakan ragi pada umumnya,&#8221; ucapnya saat ditemui di rumah produksi, Kamis (19/05/2022) siang.</p>



<p>Untuk cara pembuatan, wanita 55 tahun ini menjelaskan, pertama-tama sediakan bahan baku yakni singkong. Selanjutnya, singkong dikupas dan kemudian dipotong-potong menjadi lebih kecil atau sesuai selera dan dicuci sampai bersih.</p>



<p>Selesai di cuci bersih, rebus singkong hingga 3/4 matang lalu didinginkan. Setelah dipastikan telah dingin, baru masuk ke tahapan berikutnya. &#8220;Kalau singkong dalam keadaan panas terus difermentasi, maka raginya tidak akan bekerja. Makanya, harus ditunggu sampai singkongnya betul-betul dingin. Selanjutnya, tinggal menyiapkan tempat atau wadah bersih. Kalau saya, biasa pakai besek yang dilapisi daun pisang. Masukkan singkong ke wadah, lalu diberi ragi,&#8221; jelas Tonah-sapaan akrabnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Setelah proses fermentasi, tambahnya, tape harus didiamkan selama kurang lebih 2-3 hari untuk bisa dikonsumsi. Sejak 3 tahun terakhir, Tonah menggeluti usaha tape singkong ini. Nama produk tape singkongnya sendiri adalah &#8216;Tape Gador&#8217;. Pemilihan nama produk Tape Gador, ini bukan tanpa alasan, Gador merupakan salah satu desa di ujung Utara Trenggalek, yang hampir sebagian penduduknya mayoritas memiliki ladang atau kebun singkong.</p>



<p>&#8220;Kebetulan, warga di sini banyak yang menanam singkong. Dan rasa dari singkong Desa Gador, ini juga sangat khas. Selain tekstur yang empuk,, rasanya juga lebih manis. Tidak sedikit pula, singkong khas Desa Gador ini juga diolah menjadi gethuk,&#8221; kata Tonah.</p>



<p>Terkait harga jual tape singkong miliknya, dirinya membandrol dengan harga Rp 6 ribu per besek. Harga itu, tentu tidak terlalu murah, juga tidak terlalu mahal. Jadi, harga tape singkong buatan Bu Tonah ini sangat ramah di kantong.</p>



<p>Meski di daerahnya banyak yang menjalani usaha tape singkong, hal ini tidak menyurutkan semangat ibu 3 anak, ini untuk terus berkompetisi dan berinovasi dalam menjalankan bisnisnya. &#8220;Ya, saya lebih meningkatkan mutu, kualitas dan menjaga rasa. Agar pembeli mau balik lagi, untuk membeli tape di sini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain bisa dikonsumsi langsung, tape singkong ini bisa diolah menjadi kue atau cake. Bisa juga dicampur kedalam minuman, seperti es campur.</p>



<p>&#8220;Tape Gador ini juga sangat cocok untuk oleh-oleh. Jika disimpan di dalam lemari pendingin (kulkas), tape ini bisa bertahan kurang lebih seminggu. Namun jika dibiarkan di luar kulkas, tape ini cuma bisa bertahan hingga dua hari,&#8221; terang Tonah. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169281</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kanigaran Probolinggo Tampilkan Hasil Produk Makanan Khas Nigeren di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://memontum.com/kanigaran-probolinggo-tampilkan-hasil-produk-makanan-khas-nigeren-di-tengah-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 15:11:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Kanigaran]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Tengah Pandemi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146670</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kelurahan Kanigaran menggelar kegiatan sosialisasi makanan khas Nigeren di Wisata Mangrove Beejay Bakau Resort (BJBR), Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat bisnis UMKM kuliner di wilayah Kecamatan Kanigaran dalam mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi daerah di masa pandemi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 53 UMKM dari kelompok masyarakat Kelurahan Kanigaran. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kelurahan Kanigaran menggelar kegiatan sosialisasi makanan khas Nigeren di Wisata Mangrove Beejay Bakau Resort (BJBR), Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat bisnis UMKM kuliner di wilayah Kecamatan Kanigaran dalam mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi daerah di masa pandemi.</p>



<p>Kegiatan tersebut diikuti oleh 53 UMKM dari kelompok masyarakat Kelurahan Kanigaran. Beberapa produk yang dipamerkan diantaranya produk minuman, aneka camilan, jamu dan sejenisnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
</ul>


<p>Lurah Kanigaran, Dwi Arianto, berharap melalui sosialisasi ini UMKM Kelurahan Kanigaran mampu menjadi usaha yang tangguh di era digital.</p>



<p>&#8220;Menciptakan pelaku UMKM bidang kuliner yang tangguh, mandiri, inovatif dalam memasarkan produknya di era digital kemudian menjadi cikal bakal menjadi sentra tunggal dan terbesar di wilayah Kanigaran, harapan kami ke depan seperti itu,&#8221; terang Lurah Dwi, Selasa (29/06).</p>



<p>Dwi juga menyampaikan aspirasi dan keinginan warganya kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setiorini Sayekti, yang saat itu hadir mewakili Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Warga Kelurahan Kanigaran berharap Pemerintah Kota Probolinggo mengizinkan pemanfaatan RTH Taman Maramis sebagai sentra UMKM di wilayah Kanigaran.</p>



<p>&#8220;Bahwasanya rata-rata rekan-rekan pelaku UMKM di Kanigaran sangat berharap bahwa Taman Maramis di Kelurahan Kanigaran itu menjadi pusat kegiatan kuliner UMKM khas Kanigaran,&#8221; pintanya</p>



<p>Dwi juga menyadari selain kendala pemasaran, tantangan lain UMKM di Kelurahan Kanigaran menurutnya adalah sulitnya permodalan. Untuk itu pihaknya telah menggandeng Kantor Badan Pertanahan Nasional/BPN Kota Probolinggo untuk menguatkan sertifikat aset tanah bangunan yang nantinya layak untuk diagunkan di bank.</p>



<p>&#8220;Sertifikat saya jadikan kepada BPN, saya membantu mempercepat proses, saya serahkan sekarang diurus oleh BPN, dengan harapan pulang dari sini punya wacana usaha, sudah punya persiapan modal,” jelasnya.</p>



<p>Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setiorini Sayekti, menyampaikan apresiasi Wali Kota Probolinggo terhadap agenda yang digagas oleh Kelurahan Kanigaran ini. Wali Kota Probolinggo sangat menyambut baik acara ini karena dapat meningkatkan kemampuan dan wawasan dari para pelaku UMKM di Kelurahan Kanigaran untuk membantu pemulihan ekonomi daerah.</p>



<p>“Dengan geliat UMKM yang makin bergairah ini, perekonomian di Kota Probolinggo bisa terus bertahan di tengah pandemi. &#8220;Jadi memang di masa pandemi ini luar biasa kontraksi terhadap pertumbuhan ekonomi kita dan diharapkan bahwa Kota Probolinggo ini akan tetap bertahan dengan kekuatan teman-teman dari UMKM Kota Probolinggo yang luar biasa,” jelas Wali Kota Probolinggo.</p>



<p>Untuk mendukung percepatan pemasaran produk UMKM, Pemerintah Kota Probolinggo juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada UMKM melalui dinas terkait. &#8220;Jadi ini adalah sebagai awal, nantinya dari dinas yang terkait juga akan mendampingi baik dari DKUPP, dari kecamatan dan juga dari PKK untuk tetap mendampingi para pelaku UMKM ini untuk bisa menembus pasar nasional maupun pasar internasional,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu Hasyim, salah satu Ketua Pokmas di Kelurahan Kanigaran yang turut serta mengikuti sosialisasi ini menyampaikan harapannya agar UMKM bisa terfasilitasi dalam memasarkan produknya. &#8220;Setelah ikut acara ini harapan kita semoga ada penyambung atau media untuk para UMKM ini bisa memfasilitasi, kalau ada pekerjaan atau pesanan itu saling mengisi, biar berjalan lancar,&#8221; terang Hasyim. Turut hadir serta sebagai undangan yakni Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Aminah Hadi Zainal Abidin. Sore itu Aminah Hadi, menyempatkan keliling ke seluruh stand UMKM untuk melihat produk yang dipromosikannya sebagai wujud apresiasi dan dukungan terhadap kemajuan UMKM di Kota Probilinggo. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146670</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nasi Empok Pecel Mak Panin Pasar Besar Kota Batu Banyak Digemari Warga Luar Kota</title>
		<link>https://memontum.com/nasi-empok-pecel-mak-panin-pasar-besar-kota-batu-diburu-warga-luar-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2019 09:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Besar Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101390-nasi-empok-pecel-mak-panin-pasar-besar-kota-batu-diburu-warga-luar-kota</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menekuni sebuah usaha tidak harus di awali dengan modal yang besar, hal ini di tuturkan oleh Mak Panin begitu ia biasa di sapa. Wanita yang setiap hari berdagang nasi empok pecel ini mengaku memulai usahanya sekitar lebih dari 35 tahun. Berdagang di lapak kecil berukuran 2 X 2 m, tempatnya tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Menekuni sebuah usaha tidak harus di awali dengan modal yang besar, hal ini di tuturkan oleh Mak Panin begitu ia biasa di sapa. Wanita yang setiap hari berdagang nasi empok pecel ini mengaku memulai usahanya sekitar lebih dari 35 tahun. Berdagang di lapak kecil berukuran 2 X 2 m, tempatnya tidak sulit untuk di cari, tepatnya berada di unit 1 blok c berhadapan dengan toko bahan Pokok (Bunder ) di pasar besar Kota Batu.</p>
<p>Ia menuturkan pada awal memulai usahanya berdagang makanan khas kota Batu, adalah untuk memenuhi kebutuhan warga pedagang pasar besar Batu.</p>
<p>&#8221; Dulu saat mengawali usaha jualan nasi empok pecel ini, ya hanya berharap warga pasar (pedagang)  yang menjadi pelanggannya, namun sekarang banyak warga yang sedang berbelanja menjadi pelanggannya, &#8221;</p>
<p>Dari hal kecil tersebut kini usahanya bisa dikatakan sangat maju, bahkan dari pantauan memontum. Com tidak sedikit warga yang rela antri hanya untuk menikmati hidangan nasi empok yang di padu dengan pecel dan sayur lodeh buah nangka muda (tewel).</p>
<p>Menurut Panin yang asli warga kampung baru Kelurahan Sisir ini, bahwa setiap hari buka warung sejak pukul 06.00 sampai 09.30 dengan rata-rata kami melayani 300 bungkus. &#8220;Setiap hari kami buka jam 06.00 s/d 09.30 dan kebanyakan konsumen tidak makan di tempat melainkan di bungkus, karena memang tempatnya yang tidak memadai,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Sementara itu salah satu pelanggan Elly dari Surabaya saat di wawancarai memontum.com menuturkan bahwa dirinya sudah lebih dari 5 tahun ini jadi pelanggannya.</p>
<p>&#8220;Kami sudah 5 tahun ini jadi pelanggannya, memang tidak setiap hari sih, hanya pas berlibur saja tapi bisa dikatakan sering sebab hampir setiap weekend kami bersama keluarga ke Batu, kami dapat referensi dari teman dan setelah mencoba kami sangat cocok, harga juga sangat terjangkau, perbungkus rp. 8000 dengan citarasa yang luar biasa, &#8221; pungkasnya.  <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101390</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
