<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>minggu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/minggu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 14:36:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>minggu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dukung Pedagang Pasar, Pemkab Banyuwangi Bebaskan Pungutan Retribusi Sabtu dan Minggu</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-pedagang-pasar-pemkab-banyuwangi-bebaskan-pungutan-retribusi-sabtu-dan-minggu</link>
					<comments>https://memontum.com/dukung-pedagang-pasar-pemkab-banyuwangi-bebaskan-pungutan-retribusi-sabtu-dan-minggu#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bebaskan]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pungutan]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus memberikan dukungan bagi pedagang pasar tradisional. Salah satu yang dilakukan, dengan membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar rakyat yang tersebar di seluruh pasar se-Banyuwangi setiap akhir pekan. &#8220;Pemkab mengeluarkan kebijakan, semua pedagang pasar dibebaskan dari retribusi setiap Sabtu dan Minggu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus memberikan dukungan bagi pedagang pasar tradisional. Salah satu yang dilakukan, dengan membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar rakyat yang tersebar di seluruh pasar se-Banyuwangi setiap akhir pekan.</p>



<p>&#8220;Pemkab mengeluarkan kebijakan, semua pedagang pasar dibebaskan dari retribusi setiap Sabtu dan Minggu. Ini untuk mengurangi beban pedagang pasar rakyat,&#8221; kata Bupati Ipuk, saat sosialisasi program ke pedagang di Pasar Srono Banyuwangi, Minggu (03/05/2026) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, pembebasan retribusi pedagang atau sewa los dan kios, berlaku bagi 6.500 lebih pedagang yang tersebar di 20 pasar daerah. Pemkab juga telah menerbitkan aturan tersebut, yang tertuang dalam Peraturan Bupati tentang Pembebasan Retribusi Pelayanan Pasar Daerah di Kabupaten Banyuwangi tahun 2026.</p>



<p>&#8220;Semoga dengan adanya relaksasi bagi pedagang, kegiatan ekonomi di pasar rakyat terus bergeliat. Sehingga, nantinya juga akan menggerakkan perekonomian daerah,&#8221; tambah Bupati Banyuwangi.</p>



<p>Mengenai kabar tersebut, sejumlah pedagang pasar menyambut baik kebijakan relaksasi itu. Salah satunya, pedagang sayur, Suwarso (60), yang mengaku sangat senang dengan kebijakan pembebasan retribusi di hari Sabtu dan Minggu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bagi Suwarso, kebijakan ini meringankan beban pengeluarannya sehari-hari. Mengingat, selama sehari keuntungan jualan berkisar antara Rp 70 ribu hingga 100 ribu perhari.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, bisa mengurangi pengeluaran. Apalagi, sekarang harga kresek (plastik) juga naik dan saya juga masih harus beli bensin buat motor. Ini meringankan sekali,&#8221; ujar Suwarso.</p>



<p>Ditambahkan Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso, mengatakan bahwa estimasi nilai relaksasi ini mencapai sekitar Rp 3,2 miliar pertahun dari total potensi retribusi pasar daerah yang sebelumnya berkisar Rp 9 miliar. Pemkab juga memastikan, tidak ada kenaikan tarif retribusi bagi pedagang, sebagaimana diatur oleh Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, tarif retribusi terbagi dalam tiga kelas, yakni kelas 1, 2 dan 3. Untuk fasilitas toko, kios dan los daging atau ikan, tarif harian kelas 1 sebesar Rp 900 permeter persegi, kelas 2 Rp 700 permeter persegi dan kelas 3 Rp 500 permeter persegi.</p>



<p>Untuk penggunaan los, dikenakan Rp 700 permeter persegi untuk kelas 1, Rp 500 permeter persegi kelas 2 dan Rp 400 permeter persegi kelas 3. Sedangkan pelataran,&nbsp; Rp 600 permeter persegi, Rp 400 permeter persegi dan Rp 300 permeter persegi.</p>



<p>Adapun tarif toko menghadap keluar, Rp 1.200 permeter persegi kelas 1, Rp 900 permeter persegi kelas 2, Rp 700 permeter persegu kelas 3 dan menghadap ke dalam Rp1.100 permeter persegi, Rp 800 permeter persegi, Rp 700 permeter persegi. Sementara retribusi pasar hewan, sebesar Rp 7 ribu untuk ternak besar seperti sapi, kerbau dan kuda, serta Rp 3.500 untuk ternak kecil. <strong>(bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dukung-pedagang-pasar-pemkab-banyuwangi-bebaskan-pungutan-retribusi-sabtu-dan-minggu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Situbondo Lakukan Penyerahan Insentif Guru Ngaji dan Guru Minggu Rp 14 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-situbondo-lakukan-penyerahan-insentif-guru-ngaji-dan-guru-minggu-rp-14-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerahan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231109</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melaksanakan penyerahan insentif guru ngaji dan guru sekolah minggu, di Pondok Pesantren Manba&#8217;ul Hikam, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Selasa (17/03/2026) tadi. Dalam momen itu, Bupati Rio mengatakan bahwa tahun ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo menaikkan insentif bagi guru ngaji dan guru sekolah minggu, untuk tahun 2026. Adapun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melaksanakan penyerahan insentif guru ngaji dan guru sekolah minggu, di Pondok Pesantren Manba&#8217;ul Hikam, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Selasa (17/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Rio mengatakan bahwa tahun ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo menaikkan insentif bagi guru ngaji dan guru sekolah minggu, untuk tahun 2026. Adapun alokasi anggarannya, hampir Rp 14 miliar.</p>



<p>Kenaikan insentif tersebut, merupakan bentuk apresiasi Pemkab Situbondo terhadap peran para guru ngaji dan guru minggu, dalam membentuk sikap dan akhlak generasi muda. “Tahun ini insentif guru ngaji dan guru minggu sudah naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 3 juta,” kata Bupati Rio.</p>



<p>Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo juga menegaskan, bahwa para guru ngaji dan guru minggu memiliki kontribusi penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada anak-anak di lingkungan masing-masing. Dirinya juga menitipkan anak-anak yang mengaji, agar diajari tentang keikhlasan, tentang ketawaduan dan nilai-nilai kebaikan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pendidikan karakter yang diajarkan para guru ngaji tidak hanya sebatas kemampuan membaca kitab suci Al-Qur&#8217;an, tetapi juga menyangkut pembentukan sikap hidup anak-anak sebagai penerus generasi bangsa,&#8221; ujar Bupati Rio.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, menjelaskan bahwa total penerima insentif guru ngaji dan guru minggu tahun 2026 ini mencapai 4.538 orang, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo. “Jumlah penerima insentif tahun 2026 ada sebanyak 4.538 guru, dengan rincian 4.427 guru ngaji dan 111 guru minggu. Besaran insentif sebesar Rp 3 juta, itu sudah termasuk perlindungan jaminan sosial melalui BPJS, dengan alokasi sekitar Rp 69.600 perorang,&#8221; jelas Sopan.</p>



<p>Dirinya menambahkan, kenaikan nilai insentif telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta mempertimbangkan kebutuhan para penerima. “Kita pastikan, penyaluran insentif dilakukan tepat sasaran melalui mekanisme yang telah ditetapkan,&#8221; tambah Sopan.</p>



<p>Dengan adanya kenaikan insentif guru ngaji dan guru minggu dari Rp 2 juta menjadi Rp 3 juta, ujarnya, Pemkab Situbondo berharap para guru ngaji dan guru minggu semakin termotivasi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan pendidikan karakter anak-anak di arus bawah. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231109</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Guru Sekolah Minggu di Kota Malang Dukung Paslon Abadi Menang Pilkada 2024</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-guru-sekolah-minggu-di-kota-malang-dukung-paslon-abadi-menang-pilkada-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menang]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216597</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan guru yang tergabung dalam Guru Sekolah Minggu di Kota Malang, turut memberikan dukungannya kepada pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh. Dukungan itu, digelorakan dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan Guru Sekolah Minggu, Sabtu (16/11/2024) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan guru yang tergabung dalam Guru Sekolah Minggu di Kota Malang, turut memberikan dukungannya kepada pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh. Dukungan itu, digelorakan dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan Guru Sekolah Minggu, Sabtu (16/11/2024) tadi.</p>



<p>Koordinator Guru Sekolah Minggu Kota Malang, Siti Suli, menegaskan bahwa Komunitas Guru Sekolah Minggu siap memilih Abah Anton sebagai Wali Kota Malang. &#8220;Perlu kami sampaikan, bahwa tujuan hari ini adalah bahwa kami dari Guru Sekolah Minggu, akan memilih Abah Anton sebagai Wali Kota Malang,&#8221; kata Siti Suli, di sela-sela acara.</p>



<p>Sementara itu, salah satu Guru Sekolah Minggu, Asmaji, menyatakan bahwa sosok Abah Anton adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat. Oleh karena itu, dirinya mendukung Abah Anton untuk menjadi Wali Kota Malang 2024.</p>



<p>&#8220;Saya lebih sreg kalau Abah Anton yang menjadi Wali Kota Malang. Beliau pernah jadi Ketua RT, sering blusukan dan tahu kondisi kampung dengan nyata. Kami tidak menuntut tinggi, yang penting pemimpin seperti Abah Anton itu benar-benar mengerti kebutuhan warga,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dukungan sendiri juga datang dari Guru Sekolah Minggu lainnya, yakni Yudi, yang menyoroti program kesehatan dan pendidikan pasangan ini. &#8220;Masalah kesehatan, BPJS harus digratiskan. Untuk pendidikan, terutama SMA dan kuliah, bagaimana caranya agar warga bisa mendapatkan akses yang lebih terjangkau,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Melihat antusias dukungan ini, calon Wakil Wali Kota Malang, Dimyati Ayatulloh, merespons aspirasi tersebut dengan memaparkan visi dan misi mereka. &#8220;Sebetulnya, warga Kota Malang sudah mendapatkan fasilitas kesehatan gratis melalui program pemerintah. Namun, kami ingin memanfaatkan CSR perusahaan untuk menambah fasilitas, termasuk menyediakan ambulans. Untuk pendidikan, kami juga sedang menyiapkan Program Kuliah Gratis bagi warga. Pemkot hanya perlu membayar biaya registrasi, selebihnya kampus yang menanggung,&#8221; jelas Dimyati.</p>



<p>Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru swasta di Kota Malang. &#8220;Kami ingin menaikkan gaji guru-guru swasta, karena mereka juga adalah tulang punggung pendidikan di Kota Malang,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Salah satu tokoh agama di Kota Malang, Pendeta Andre, pun dalam kesempatan itu turut memberikan dukungan moral kepada pasangan Paslon Abadi. &#8220;Kami sebagai warga Malang merindukan sosok pemimpin seperti Abah Anton dan Mas Dimyati, yang mampu mengayomi rakyat dan membawa kedamaian serta kesejahteraan bagi warga kota,&#8221; urainya.</p>



<p>Dukungan dari para Guru Sekolah Minggu ini, pun menambah panjang daftar komunitas yang mendukung pasangan Abadi, dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Malang 2024. Pasangan ini, diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan di bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216597</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang Targetkan Pembentukan AKD Rampung Minggu Ini</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-targetkan-pembentukan-akd-rampung-minggu-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pembentukan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Malang, hingga saat ini masih belum terbentuk. Meski demikian, Ketua DPRD Kota Malang sementara, I Made Riandiana Kartika, memastikan bahwa sejak hari ini atau Senin (09/09/2024), menjadi batas terakhir untuk memberikan nama-nama usulan, seperti pimpinan fraksi. Dari sembilan Partai Politik (Parpol) yang ada di DPRD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Malang, hingga saat ini masih belum terbentuk. Meski demikian, Ketua DPRD Kota Malang sementara, I Made Riandiana Kartika, memastikan bahwa sejak hari ini atau Senin (09/09/2024), menjadi batas terakhir untuk memberikan nama-nama usulan, seperti pimpinan fraksi.</p>



<p>Dari sembilan Partai Politik (Parpol) yang ada di DPRD Kota Malang, ujar Made, ada perbedaan perlakuan untuk empat Parpol. Diantaranya, PDI-Perjuangan, PKB, PKS dan Gerindra. Sebab, selain diminta menyerahkan usulan nama pimpinan fraksi, keempatnya juga harus menunggu rekomendasi dari DPP masing-masing untuk menentukan nama pimpinan definitif untuk DPRD Kota Malang.</p>



<p>“Setelah nama pimpinan fraksi masuk hari ini semua, kami akan langsung menjadwalkan paripurna untuk pengesahan fraksi. Mungkin, minggu ini bisa selesai. Setelah paripurna pengesahan fraksi selanjutnya fraksi akan mengusulkan AKD yang lain. Seperti untuk empat komisi, empat badan dan termasuk pimpinan,” jelas Made, saat ditemui di DPRD Kota Malang.</p>



<p>Sampai dengan saat ini pun, Made juga masih belum mengetahui, apakah dirinya masih akan menjadi pimpinan definitif atau tidak. Sebab, juga masih menunggu keputusan dari DPP PDI-Perjuangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Harapannya minggu ini selesai. Rabu atau Kamis, kami harapkan bisa turun sehingga pada Jumat kita bisa minta jadwal Kepala Pengadilan Negeri (PN) untuk melakukan pelantikan. Karena tetap untuk pelantikan pimpinan harus dilantik kepala PN Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p>Apabila kelengkapan AKD dalam minggu ini dapat dirampungkan, tambahnya, maka di minggu ke empat September 2024 ini, dapat membahas mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, pimpinan sementara juga akan mengadakan rapat koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Malang untuk mensosialisasikan kebijakan umum APBD murni 2025.</p>



<p>“Besok, pimpinan sementara mengagendakan untuk rapat koordinasi 45 anggota dewan dengan TAPD Kota Malang, untuk mensosialisasikan kebijakan umum APBD murni 2025,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, mengenai pergantian nama ketua fraksi juga akan diketahui setelah dilakukan paripurna pengesahan fraksi. Apabila terjadi pergantian nama, menurutnya sepenuhnya merupakan domain dari masing-masing Parpol.</p>



<p>“Kami akan mengesahkan usulan dari parpol. Kalau ada perubahan setelah paripurna, maka harus melalui paripurna lagi untuk merubahnya,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Minggu Ke-7, Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang Lebih dari 28 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-minggu-ke-7-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang-lebih-dari-28-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 12:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[ke-7,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi. Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. Terlebih, dengan telah membangun bunker, pedestrian dan persiapan penanaman.</p>



<p>“Sampai Senin kemarin, itu sudah masuk minggu ke tujuh dan sudah mencapai 28,125 persen. Target minggu ke enam itu 22,523 persen, tapi itu sudah mencapai 24,441 persen per 26 juli kemarin. Secara fisik, pembangunannya sudah melebihi target,” kata Laode.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dwp-lumajang-dorong-istri-asn-partisipasi-dalam-penyebaran-program-pembangunan-dan-informasi-positif">DWP Lumajang Dorong Istri ASN Partisipasi dalam Penyebaran Program Pembangunan dan Informasi Positif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang">Gelar Sambang Kelurahan, Warga Madyopuro Sambut Antusias Bayar Pajak di Bapenda Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/waspada-hantavirus-dinkes-kota-malang-gencarkan-edukasi-di-16-puskesmas">Waspada Hantavirus, Dinkes Kota Malang Gencarkan Edukasi di 16 Puskesmas</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wabup-malang-tegaskan-pentingnya-kolaborasi-penanganan-gangguan-tumbuh-kembang-anak-dan-disabilitas">Wabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kejari-kota-malang-musnahkan-narkoba-hingga-kerangka-satwa-liar-dilindungi">Kejari Kota Malang Musnahkan Narkoba hingga Kerangka Satwa Liar Dilindungi</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, jika deviasi positif atau percepatan pada minggu ke enam telah mencapai 1,918 persen. Pihaknya menargetkan, per Kamis (03/08/2023) besok, sudah mencapai 30 persen dan bahkan bisa lebih dari yang ditargetkan.</p>



<p>“Targetnya dalam minggu ke tujuh ini 30 persen. Hari ini sudah 28 sekian persen dan dipastikan di hari Kamis besok ini targetnya akan terlampaui, akan melebihi 30 persen. Ada peningkatan deviasi dua sampai tiga persen,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, mengapresiasi kinerja tim dalam menjalankan proyek revitalisasi tersebut. Menurutnya dengan adanya deviasi tersebut, menunjukkan komitmen dan profesionalisme penanggungjawab proyek, dalam melaksanakan kewajibannya.</p>



<p>“Progres fisiknya juga sudah bagus. Ada perbedaan yang positif antara timeline yang diajukan dalam rancangan pembangunan. Terhadap hasil di lapangan. Ada deviasi. Artinya, yang terjadi di lapangan itu sudah melampaui target yang ada,” tegas Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Taman Balai Kota Batu Jadi Favorit Baru Wisatawan saat Minggu Pagi</title>
		<link>https://memontum.com/taman-balai-kota-batu-jadi-favorit-baru-wisatawan-saat-minggu-pagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pagi]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, selalu menjadi favorit wisatawan. Taman yang dibangun dengan anggaran Rp 10,2 miliar, di kala Wali Kota Batu, Edy Rumpuko, tetap menarik wisatawan atau warga di saat libur akhir pekan atau Minggu pagi. Sebagai taman rekreasi gratis, taman tersebut juga memiliki beberapa titik spot foto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, selalu menjadi favorit wisatawan. Taman yang dibangun dengan anggaran Rp 10,2 miliar, di kala Wali Kota Batu, Edy Rumpuko, tetap menarik wisatawan atau warga di saat libur akhir pekan atau Minggu pagi. Sebagai taman rekreasi gratis, taman tersebut juga memiliki beberapa titik spot foto yang menarik.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa eksistensi Taman Balai Kota Batu, sebenarnya tidak kalah dengan Alun-alun Kota Batu. Ini terbukti, kedua tempat ini juga menjadi jujukan wisatawan.</p>



<p>&#8220;Taman Balai Kota Batu ini, sejak mulai dibangun hingga saat ini menjadi jujukan wisatawan. Ini terjadi, hampir setiap hari tidak pernah sepi. Apalagi, saat hari libur atau Minggu seperti ini,&#8221; terangnya, saat berada di Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, Minggu (16/07/2023) tadi.</p>



<p>Berkunjung ke sini, wisatawan dapat menikmati musical dancing fountain, patung tokoh pahlawan, patung Soekarno serta air mancur. &#8220;Semua yang dibangun di sini, itu bisa dijadikan area spot foto. Dan, air mancur menjadi favorit juga bagi pengunjung. Di samping, udaranya yang sejuk, area lorong taman dan trotoar juga dinikmati oleh wisatawan untuk jalan-jalan olahraga serta duduk santai,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Kendati demikian, tegasnya, seluruh area Taman Balai Kota Among Tani, bisa dinikmati oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Di sini, semua orang yang mengunjungi diwajibkan tetap menjaga kebersihan.</p>



<p>&#8220;Jangan lupa kalau berkunjung di sini (taman), tetap jaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan. Jadi, ayo jaga kota kita agar bersih dan indah,” imbaunya.</p>



<p>Sementara itu, wisatawan asal Surabaya, Mario (37), mengaku senang ketika mendatangi Taman Balai Kota Among Tani. Dirinya, selain bisa berkeliling dan menikmati taman, juga bisa lanjut ke wilayah sekitar yang sejuk dan dingin.</p>



<p>&#8220;Kami menginap di villa dekat Songgoriti. Sejak pagi kami jalan-jalan bersama anak dan jstri. Di Kota Batu ini cuacanya enak untuk keluarga. Dingin dan bersih. Apalagi, taman ini juga bisa dinikmati semua orang,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193416</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
