<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>musim hujan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/musim-hujan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Feb 2023 10:32:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>musim hujan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>BPBD Pamekasan Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrim saat Puncak Musim Penghujan</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-pamekasan-minta-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-saat-puncak-musim-penghujan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 10:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184006</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrim saat puncak musim penghujan 2023. Karena, intensitas hujan deras bisa berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi. PLT Pelaksana BPBD Pamekasan, Yusuf Wibisono, mengatakan bahwa puncak musim penghujan menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2023 diperkirakan pada Maret nanti. &#8220;Warga Pamekasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrim saat puncak musim penghujan 2023. Karena, intensitas hujan deras bisa berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi.</p>



<p>PLT Pelaksana BPBD Pamekasan, Yusuf Wibisono, mengatakan bahwa puncak musim penghujan menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2023 diperkirakan pada Maret nanti. &#8220;Warga Pamekasan diharapkan tetap waspada darurat hidrometeorologi di puncak musim penghujan 2023 pada Maret,&#8221; katanya, Senin (27/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Menurut Yusuf, saat ini BPBD Pamekasan lebih waspada dan lebih cepat pada penanganan. Hal itu, karena update informasi cuaca ekstrim dari BMKG, lebih cepat. &#8220;BMKG itu sudah memastikan masa hidrometeorologi terjadi sejak bulan November 2022 sampai Maret 2023,&#8221; imbuhnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184006</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berharap Hujan dan Dijauhkan dari Musibah, Warga Desa Bogeman Situbondo Gelar Ojhung</title>
		<link>https://memontum.com/berharap-hujan-dan-dijauhkan-dari-musibah-warga-desa-bogeman-situbondo-gelar-ojhung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 14:08:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177464</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tradisi Ojhung atau adu cambuk menggunakan rotan, kembali dilaksanakan warga di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, Selasa (25/10/2022) tadi. Tradisi yang memiliki nuansa berharap datangnya turun hujan atau untuk menurunkan hujan dan tolak balak itu, juga bertujuan agar desa terhindar dari sejumlah musibah, seperti bencana banjir dan perkelahian antar warga.  Dalam Tradisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Tradisi Ojhung atau adu cambuk menggunakan rotan, kembali dilaksanakan warga di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, Selasa (25/10/2022) tadi. Tradisi yang memiliki nuansa berharap datangnya turun hujan atau untuk menurunkan hujan dan tolak balak itu, juga bertujuan agar desa terhindar dari sejumlah musibah, seperti bencana banjir dan perkelahian antar warga. </p>



<p>Dalam Tradisi Ojhung tersebut, para petarung unjuk kebolehan memainkan senjata rotan, guna mencambuk badan lawan bermain. Setiap petarung, diberi kesempatan tiga kali mencambuk badan lawan, yang dilakukan secara bergantian. Petarung yang kena cambuk rotan atau membekas, pun langsung ditandai dengan spidol oleh juri.</p>



<p>Saat bertarung, para pemain Ojhung ini harus pintar menangkis cambukan rotan lawannya. Petarung yang kena cambuk rotan paling banyak di badannya, maka dinyatakan kalah oleh juri. Tradisi Ojhung ini, dilaksanakan di Desa Bugeman, secara turun menurun.</p>



<p>Kepala Desa Bugeman, Udit Yuliasto, mengatakan bahwa Tradisi Ojhung ini menjadi salah satu tradisi Desa Bogeman, yang setiap tahunnya digelar. “Dalam lokasi pelaksanaan, juga sudah ditentukan tempatnya. Yakni, di Dusun Belengguen, Desa Bugeman. Lokasi atau arena Odjung, tidak boleh dilaksanakan di dusun lain di Desa Bugeman,” jelas Udid Yuliasto.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskannya, tradisi Ojhung menjadi kewajiban selamatan desa, atas petuah para pembabat desa, pada abad sekitar ke 13 silam. Sehingga, Odjung menjadi tradisi turun temurun. Bahkan, hingga kini, Tradisi Ojhung tersebut masih dipertahankan.</p>



<p>&#8220;Selain memiliki makna ritual untuk meminta hujan, Ojhung di Desa Bugeman, ini menjadi penangkal atau tolak balak bagi masyarakat desa setempat. Sebab, jika tidak dilaksanakan Odjung, dipercaya desa ini diyakini oleh masyarakatnya akan terjadi perkelahian antar warga dan bencana,” jelas Udit.</p>



<p>Sehingga, tambahnya, setiap selamatan desa, Tradisi Ojhung harus dilaksanakan di Desa Bugeman. “Makanya, setiap selamatan desa, Odjung dilaksanakan agar tidak ada bencana dan perkelahian antar masyarakat Desa Bugeman,” jelasnya.</p>



<p>Menariknya tradisi ini, pun sontak mendapat apresiasi Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Dirinya yabg datang dan melihat tradisi itu mengatakan bahwa Tradisi Ojhung ini perlu dilestarikan. Oleh karena itu, lomba Ojhung perlu dikembangkan, agar bisa menarik para wisatawan. Sebab, Ojhung ini merupakan tradisi peninggalan nenek moyang warga Desa Bugeman.</p>



<p>“Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Bugeman, yang masih mempertahankan tradisi atau Kebudayaan Ojhung ini hingga tiga generasi. Karena, jika Tradisi Ojhung ini tidak dilestarikan, maka bisa dipastikan hilang,” kata Bupati Karna Suswandi. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177464</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadapi Musim Penghujan, Pemkab Kediri Terus Kebut Normalisasi Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-musim-penghujan-pemkab-kediri-terus-kebut-normalisasi-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 03:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kepala dpupr]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Kediri terus melakukan percepatan pengerjaan normalisasi sungai. Normalisasi sungai itu dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya luapan air yang bisa mengakibatkan banjir. Normalisasi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Kediri tersebut, menyasar sungai-sungai yang berpotensi terjadinya banjir di daerah barat sungai. Seperti di Wilayah Kolokoso, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Kediri terus melakukan percepatan pengerjaan normalisasi sungai. Normalisasi sungai itu dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya luapan air yang bisa mengakibatkan banjir.</p>



<p>Normalisasi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Kediri tersebut, menyasar sungai-sungai yang berpotensi terjadinya banjir di daerah barat sungai. Seperti di Wilayah Kolokoso, Hadisingat hingga Bakung.</p>



<p>Plt Kepala DPUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra, mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai yang terjadi pendangkalan akibat adanya sendimentasi. &#8220;Normalisasi ini dalam rangka mengembalikan fungsi sungai secara optimal, akibat terjadinya proses pendangkalan yang dikarenakan sedimentasi. Serta, perbaikan tanggul-tanggul yang kritis,” katanya pada Jumat (14/10/2022) pagi.</p>



<p>Dengan pengembalian fungsi sungai tersebut, lanjut Irwan, luapan pada sungai dapat diminimalisir. Sehingga, bisa mencegah terjadinya banjir yang sering terjadi. Utamanya, seperti di desa yang dilewati oleh Sungai Bakung.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Sungai dengan panjang kurang lebih 4,1 kilometer itu, melewati lima desa di Kecamatan Tarokan. Yakni Desa Jati, Cengkok, Sumberduren, Kedungsari, serta Desa Kaliboto.</p>



<p>Irwan juga menambahkan, normalisasi tersebut menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Yang mana, pihaknya juga melakukan inventarisir titik yang mengalami sedimentasi hingga daerah rawan banjir.</p>



<p>“Normalisasi ini program tahunan dari Dinas PUPR, sesuai dengan arahan Mas Dhito. Dimana, kami juga mengidentifikasi daerah yang berpotensi banjir untuk dilakukan normalisasi,” tuturnya.&nbsp;</p>



<p>Selain sungai, normalisasi juga dilakukan terhadap jaringan irigasi dan sumber mata air yang lama tidak dinormalisasi. &#8220;Kami juga koordinasi dengan PUPR wilayah Nganjuk yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri untuk dilakukan juga normalisasi di wilayahnya,” paparnya.</p>



<p>Secara terpisah, Bupati Hanindhito mengatakan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada DPUPR untuk terus memantau kondisi sungai yang ada di Kabupaten Kediri. Sungai yang terjadi pendangkalan dan rawan terjadinya luapan, untuk bisa dilakukan normalisasi.</p>



<p>“Berkaca dari tahun sebelumnya, banjir terjadi karena luapan air dari sungai. Dari hasil inventarisir, saya perintahkan untuk dinormalisasi. Jangan menunggu banjir, baru dinormalisasi,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito.</p>



<p>Memasuki musim penghujan, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kediri, untuk mengenali potensi bencana yang ada di lingkungan sekitarnya. Untuk mencegah banjir, selain upaya normalisasi yang dilakukan pemerintah, masyarakat juga dihimbau untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.</p>



<p>“Selain pendangkalan, luapan air bisa juga karena saluran yang tersumbat sampah. Saya menghimbau masyarakat untuk mengecek saluran air di lingkungan sekitarnya,” paparnya.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pergantian Musim, Kadinkes Kabupaten Malang Ingatkan Warga untuk Antisipasi Batuk dan Pilek</title>
		<link>https://memontum.com/pergantian-musim-kadinkes-kabupaten-malang-ingatkan-warga-untuk-antisipasi-batuk-dan-pilek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2022 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Penghujan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Musim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Memasuki musim penghujan atau pergantian musim dari panas ke penghujan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengingatkan warga kabupaten agar mewaspadai gejala batuk dan pilek. Kedua penyakit ini, biasa akan diderita masyarakat, ketika tidak mampu menjaga keseimbangan badan atau kesehatan. &#8220;Iya, sekarang sudah memasuki pergantian musim. Karena musim yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Memasuki musim penghujan atau pergantian musim dari panas ke penghujan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengingatkan warga kabupaten agar mewaspadai gejala batuk dan pilek. Kedua penyakit ini, biasa akan diderita masyarakat, ketika tidak mampu menjaga keseimbangan badan atau kesehatan.</p>



<p>&#8220;Iya, sekarang sudah memasuki pergantian musim. Karena musim yang akan dihadapi adalah penghujan, maka biasa penyakit yang datang adalah batuk dan pilek. Inilah, yang harus diwaspadai,&#8221; ujar Kadinkes Kabupaten Malang Sabtu (08/10/2022) petang.</p>



<p>Untuk mengantisipasi batuk dan pilek, Wiyanto mengatakan, tentunya setiap warga harus menjaga keseimbangan tubuhnya masing-masing. Salah satunya, biasanya multi vitamin.</p>



<p>&#8220;Yang paham kondisi atau ketahanan tubuhnya seperti apa, tentunya masing-masing orang atau warga. Inilah, yang harus diantisipasi, agar tidak sampai sakit,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Selain mengantisipasi datangnya penyakit batuk dan pilek, Kadinkes Wiyanto juga meminta, agar masyarakat turut mengantisipasi datangnya nyamuk demam berdarah. Caranya, tentunya dengan menerapkan 3M. Dengan langkah ini, diharapkan tidak ada warga kabupaten yang terserang penyakit demam berdarah.</p>



<p>&#8220;Karena masa peralihan, pastinya juga harus mengantisipasi datangnya nyamuk demam berdarah. Jadi, antisipasi dengan melakukan 3M, harus dilakukan. Ini juga, yang perlu dilakukan oleh warga,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seiring dengan datangnya musim peralihan, Kadinkes Wiyanto juga berharap, agar wilayah-wilayah yang biasa terjadi banjir, pun juga melakukan antisipasi. Selain banjir yang bisa dialami warga, tentunya langkah preventif mencegah datangnya penyakit.</p>



<p>&#8220;Ketika banjir, pasti air akan menggenang. Inilah yang harus dilakukan, ketika air menggenang. Sehingga, jangan sampai ada penyakit yang muncul,&#8221; terangnya seraya berharap agar musibah banjir yang sampai masuk ke pemukiman warga tidak terjadi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musim Penghujan, Perawatan Perumdam Jombang Terus Dioptimalkan</title>
		<link>https://memontum.com/musim-penghujan-perawatan-perumdam-jombang-terus-dioptimalkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2022 08:34:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[air minum]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165897</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kencana Kabupaten Jombang, mengutamakan pelayanan masyarakat dengan adanya penggunaan air bersih layak minum. Hal ini, disampaikan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Kabupaten Jombang, Khoiriul Hasyim, ketika diwawancarai oleh sejumlah media melalui akun WhatsApp, Jumat (18/03/2022). Hasyim menyampaikan, guna pelayanan prima kepada pelanggan Perumdam, perawatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kencana Kabupaten Jombang, mengutamakan pelayanan masyarakat dengan adanya penggunaan air bersih layak minum. Hal ini, disampaikan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Kabupaten Jombang, Khoiriul Hasyim, ketika diwawancarai oleh sejumlah media melalui akun WhatsApp, Jumat (18/03/2022).</p>



<p>Hasyim menyampaikan, guna pelayanan prima kepada pelanggan Perumdam, perawatan jaringan distribusi agar air bersih layak minum kepada pelanggan baru maupun lama, tetap terjaga kualitasnya. Perawatan jaringan, dilakukan dengan prosedur kerja yang semestinya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, saat ini pengerjaan perawatan jaringan di Perumahan Sambong Permai, berbarengan dengan musim penghujan. Namun, prosedur pekerjaan dilakukan sesuai dengan standarisasi yang ada. Sebagaimana pada pekerjaan tersebut dilakukan penggalian, setelah itu dilakukan penempatan pipa sebagaimana biasanya dilakukan oleh pekerja.</p>



<p>&#8220;Penempatan pipa dilakukan setelah melakukan penggalian. Setelahnya, adalah pengerukan dan pemadatan tanah, serta pemasangan paving kembali,&#8221; ungkapnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165897</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musim Hujan di Surabaya Diprediksi November sampai Desember dengan Kecepatan Angin Sampai 40 km/jam</title>
		<link>https://memontum.com/musim-hujan-di-surabaya-diprediksi-november-sampai-desember-dengan-kecepatan-angin-sampai-40-km-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2021 08:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Diprediksi November sampai Desember]]></category>
		<category><![CDATA[Kecepatan Angin Sampai 40 km/jam]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, mengatakan bahwa saat ini Kota Surabaya masih berada di akhir masa kemarau dan akan memasuki masa peralihan. Teguh menjelaskan, pertumbuhan awan mengarah kepada tanda-tanda dimulainya musim hujan sudah terlihat sejak Jumat (22/10/2021) kemarin. &#8220;Kita bisa melihat awan cumulus yang cukup tinggi, meski [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Me<strong>montum Surabaya</strong> &#8211; Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, mengatakan bahwa saat ini Kota Surabaya masih berada di akhir masa kemarau dan akan memasuki masa peralihan.</p>



<p>Teguh menjelaskan, pertumbuhan awan mengarah kepada tanda-tanda dimulainya musim hujan sudah terlihat sejak Jumat (22/10/2021) kemarin.</p>



<p>&#8220;Kita bisa melihat awan cumulus yang cukup tinggi, meski belum terjadi musim penghujan,&#8221; kata Teguh, Sabtu (23/10/2021).</p>



<p>Lebih lanjut Teguh menyampaikan, bahwa musim penghujan di Kota Surabaya kemungkinan diprediksi akan terjadi di rentan November-Desember.</p>



<p>&#8220;Untuk puncak musim penghujannya pada Januari hingga Februari,&#8221; tambahnya. Selain itu, dirinya juga menjelaskan, untuk peningkatan intensitasnya diperkirakan muncul pada rentan akhir 2021 dan awal tahun 2022 mendatang.</p>



<p>&#8220;Karena kemarin sesuai di BMKG pusat, kami akan mengalami anomali La Nina yang bisa menambah curah hujan atau potensi curah hujan di Indonesia,&#8221; jelasnya.<br>Namun, Teguh juga masih belum memastikan apakah fenomena itu akan masuk ke wilayah Jawa Timur.</p>



<p>Meski begitu, dirinya sudah meminta Pemkot Surabaya untuk melakukan persiapan dan langkah antisipasi sedini mungkin. Terutama saat musim hujan yang disertai cuaca ekstrem dengan kecepatan angin bisa di atas 40 km/jam.</p>



<p>&#8220;Terkait pompa air di beberapa pintu air, lalu penggalian sungai kalau bisa dikeruk lagi. Paling penting adalah pohon-pohon yang sudah lapuk mulai dipangkas sedikit-sedikit,&#8221; jelasnya.<br>Sementara itu, Pemkot Surabaya juga terus mempersiapkan langkah penanganan banjir dan pohon tumbang saat musim penghujan.</p>



<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengaku telah rutin melakukan pengerukan gorong-gorong. Sedangkan pada wilayah pemukiman, warga diminta untuk meningkatkan kegiatan kerja bakti.</p>



<p>&#8220;Kami juga (melakukan) perantingan pohon-pohon yang tinggi, karena kan khawatir sama angin yang kencang seng iso (yang bisa) ngerubuhno tanduran (merobohkan pohon), ini yang kita lakukan,&#8221; kata Eri.</p>



<p>Eri juga menjelaskan, soal potensi banjir tak bisa dilihat pada satu wilayah. Mengingat seluruh saluran air saling terhubung .Kemungkinan banjir bisa muncul berawal dari luapan di lokasi lain.</p>



<p>&#8220;Lek iki buntu, yo kabeh melu katut. (Kalau ini tersumbat, ya semua akan ikut). Karena itu jalurnya dilewati air,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan, bawah tim dari Dinas PU Bina Marga dan Pematusan serta Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) diterjunkan mencari saluran yang tersumbat maupun yang belum terkoneksi.</p>



<p>&#8220;Petugas di tingkat kecamatan hingga kelurahan, saya diminta untuk memetakan lokasi-lokasi rawan banjir. Saya harap ada komunikasi dan diskusi dengan masyarakat. Di Tandes itu baru dibikinin bozem juga,&#8221; terangnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Musim Hujan, Wawali Surabaya Tinjau Normalisasi Sungai Kalimas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-musim-hujan-wawali-surabaya-tinjau-normalisasi-sungai-kalimas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 13:10:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wawali surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150511</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya&#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan normalisasi Sungai Kalimas untuk mengantisipasi musim hujan. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang langsung meninjau pelaksanaan normalisasi mengatakan, memang hasil kerukan berupa gundukan sediman sengaja ditumpuk di bantaran Kalimas. Baca Juga: Sebab untuk memudahkan petugas melakukan pemindahan atau pengangkutan ke dump truk. &#8220;Sampai saat ini sudah ada sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong>&#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan normalisasi Sungai Kalimas untuk mengantisipasi musim hujan.</p>



<p>Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang langsung meninjau pelaksanaan normalisasi mengatakan, memang hasil kerukan berupa gundukan sediman sengaja ditumpuk di bantaran Kalimas.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Sebab untuk memudahkan petugas melakukan pemindahan atau pengangkutan ke dump truk.</p>



<p>&#8220;Sampai saat ini sudah ada sekitar 10 ribu meter kubik yang sudah diambil, dan ini terus dilakukan,&#8221; kata Armuji, Kamis (12/08) tadi.</p>



<p>Normalisasi ini, kata dia, adalah langkah yang harus dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas air, termasuk mencegah potensi munculnya genangan saat musim hujan tiba.</p>



<p>&#8220;Apalagi ini sungai satu-satunya yang ada di tengah kota, jadi harus dinormalisasi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta masyarakat bisa lebih menyadari soal kebersihan lingkungan, dengan tak membuang sampah sembarangan.</p>



<p>&#8220;Tolong jangan membuang sampah ke sungai, supaya tidak kebiasaan dan supaya lalu lintas air bisa lancar, tidak tersendat oleh sampah,&#8221; harap Armuji. Sementara itu, berdasarkan prediksi dari BMKG, musim kemarau akan berakhir di bulan Oktober mendatang. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150511</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puting Beliung Rusak 53 Rumah di Kecamatan Pandemawu dan Kecamatan Tlanakan Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/puting-beliung-rusak-53-rumah-di-kecamatan-pandemawu-dan-kecamatan-tlanakan-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2021 15:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[dinas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[ganti rugi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[penanggulangan bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan – Hujan dan angin puting beliung yang terjadi pada, Sabtu (13/02) lalu, membuat warga di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, terus bersikap was-was. Maklum, akibat bencana itu, menyebabkan 53 rumah mengalami rusak. Selain merusak rumah, satu bangunan masjid dan empat gedung atau gudang, di delapan desa di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> – Hujan dan angin puting beliung yang terjadi pada, Sabtu (13/02) lalu, membuat warga di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, terus bersikap was-was. Maklum, akibat bencana itu, menyebabkan 53 rumah mengalami rusak.</p>



<p>Selain merusak rumah, satu bangunan masjid dan empat gedung atau gudang, di delapan desa di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan, juga turut terdampak.</p>



<p>Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Ibnu Hajar, mengatakan bahwa puluhan rumah di dua kecamatan di beberapa desa mengalami kerusakan. Desa yang terdampak, diantaranya seperti Desa Majungan, Desa Majungan, Pademawu Timur, Desa Jarin, Desa Larangan Tokol, dan Desa Padelegan, Desa Tanjung, Desa Pegagan dan Desa Baddurih.</p>



<p>“Ada 18 rumah di Desa Jarin, 10 rumah di Desa Padelegan, Desa Larangan Tokol 2 rumah, Desa Majungan 1 rumah, Desa Pademawu Timur 2 rumah, Desa Tanjung 20 rumah dan 1 masjid, Desa Pegagan 3 gedung, Desa Baddurih 1 tempat garam&#8221;, ujarnya saat dikonfirmasi Memontum.com, Senin (15/02) tadi.</p>



<p>Ibnu Hajar menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian. Namun, masyarakat yang rumahnya rusak mengalami kerugian materiil. Sementara pihaknya, akan menindaklanjuti terhadap kerugian yang disebabkan bencana tersebut.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134311-dugaan-korupsi-mobil-sigap-jaka-jatim-lurug-kejari-dan-minta-tidak-main-mata-dengan-bupati#ixzz6mX3xfdes" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Dugaan Korupsi Mobil Sigap, Jaka Jatim Lurug Kejari dan Minta Tidak Main Mata dengan Bupati</a></strong></p>



<p>&#8220;Untuk ganti rugi kami masih menunggu informasi resmi dari kepala desa, yang dikeluarkan oleh camat dan nanti dilaporkan ke bupati tembusan seluruh OPD teknis untuk menerima bantuan, karena bantuan untuk fisik (perbaikan rumah) memang disahkan Dinas Sosial,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ibnu Hajar menambahkan, sejak 2017, bantuan dampak bencana yang awalnya ditangani oleh BPBD, sekarang menjadi satu pintu langsung dihandle Dinas Sosial. Tujuannya, untuk menjamin kepastian dan kebenaran korban terdampak bencana.</p>



<p>&#8220;Di desa dan kecamatan ini memang sering terjadi angin kencang. Tanda-tanda terjadinya angin kencang ini di masa transisi, antara musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya,&#8221; terangnya. <strong>(fid/adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Lebat Angkat Atap Galvalum Perumahan</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-lebat-angkat-atap-galvalum-perumahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 15:48:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102077-hujan-lebat-angkat-atap-galvalum-perumahan</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Kembali, Hujan deras disertai angin puting beliung selama sekitar 1 jam pada Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 15.15, memporak &#8211; porandakan perumahan Bumi tegal besar (BTB) blok BV, yang terletak di Kelurahan Tegal Besar kecamatan Kaliwates kabupaten Jember. Atap rumah berlantai 2 yang diketahui milik Edi anggota Kodim Bondowoso, atap yang terbuat dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Kembali, Hujan deras disertai angin puting beliung selama sekitar 1 jam pada Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 15.15, memporak &#8211; porandakan perumahan Bumi tegal besar (BTB) blok BV, yang terletak di Kelurahan Tegal Besar kecamatan Kaliwates kabupaten Jember.</p>
<p>Atap rumah berlantai 2 yang diketahui milik Edi anggota Kodim Bondowoso, atap yang terbuat dari bahan Galfalum terbang sejauh 5 meter, nyaris mengenai rumah di depannya, beruntung atap masih menyangkut di kabel jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU).</p>
<p>Iwan yang tak seberapa jauh dari rumah Edi menerangkan, sebelum jatuh kebawah atap tersebut menyangkut di kabel PJU hingga menyebabkan putusnya kabel lampu penerangan jalan perumahan.</p>
<p>&#8220;Kebetulan saya ada di dalam rumah karena waktu itu hujan lebat disertai angin dan tak lama kemudian saya melihat ada atap rumah dari Galfalum terbang dan menyangkut di kabel penerangan jalan, tak berapa lama kemudian atap tersebut jatuh ke bawah bersama putusnya kabel,&#8221; kata Iwan.</p>
<p>Iwan mengatakan rumah tersebut baru selesai di bangun sekitar seminggu yang lalu dan belum di tempat, bukan hanya rumah Edi, atap rumah bagian belakang (dapur) milk Beni juga terbang serta beberapa pohon disekitar Perumahan tumbang.</p>
<p>Diketahui, setelah hujan reda terlihat warga bergotong royong memindahkan atap yang roboh ketempat yang lebih aman agar arus keluar masuknya warga bisa berjalan dengan lancar dan untuk rumah Beni langsung diperbaiki oleh warga secara bergotong royong, untuk menghindari kerusakan yang lebih parah dengan menganti sementara dengan asbes.</p>
<p>Sementara, untuk kabel PJU yang putus warga menghubungi Dinas Ciptakarya Kabupaten Jember untuk memperbaiki kabel PJU bisa tersambung kembali, tak lama kemudian petugas PJU dari dinas Cipta karya mendatangi lokasi dan membenahi jaringan kabel yang putus, hingga Listrik nyala kembali. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102077</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
