<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pantai selatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pantai-selatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Apr 2023 11:21:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pantai selatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usung Zero Insiden, Forkopimda Lumajang Pantau Pengamanan Pantai Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/usung-zero-insiden-forkopimda-lumajang-pantau-pengamanan-pantai-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pantai selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Forkopimda Lumajang melakukan pemantauan ke sejumlah kawasan wisata Pantai Selatan di Kabupaten Lumajang, Kamis (28/04/2023) tadi. Pemantauan itu dilakukan, untuk terus memastikan kesiapan pengamanan di sejumlah tempat wisata pada momen hingga H+7 Lebaran atau yang biasa disebut Hari Raya Ketupat. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan tempat wisata seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Forkopimda Lumajang melakukan pemantauan ke sejumlah kawasan wisata Pantai Selatan di Kabupaten Lumajang, Kamis (28/04/2023) tadi. Pemantauan itu dilakukan, untuk terus memastikan kesiapan pengamanan di sejumlah tempat wisata pada momen hingga H+7 Lebaran atau yang biasa disebut Hari Raya Ketupat.</p>



<p>Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan tempat wisata seperti di sepanjang pantai aman. Karenanya, kami datang dan melihat langsung kesiapan petugas atau tim yang terus siaga, dalam mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.</p>



<p>&#8220;Seharian ini, saya bersama Kapolres dan Dandim 0821, BPBD serta dinas terkait memastikan hingga H+7, untuk terus memberikan antisipasi yang terbaik. Kami tidak ingin ada korban,&#8221; ujar Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Karenanya, tambah Cak Thoriq, dalam pemantauan itu dirinya meminta kepada petugas yang berjaga, untuk selalu memberikan sosialisasi atau peringatan sedini mungkin kepada pengunjung. Terutama, agar tidak mandi di laut. Pengunjung boleh berkegiatan, akan tetapi pada lokasi-lokasi yang dilarang sangat tidak perkenankan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tidak apa-apa kita capek memberikan imbauan, agar pengunjung yang berenang di tepian tidak terlalu ke tengah. Berikan peringatan sedini mungkin, karena itu wujud pelayanan kita untuk masyarakat. Sehingga, agar tidak ada korban tenggelam. Saya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,&#8221; papar Cak Thoriq.</p>



<p>Senada dengan hal itu, Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang, menekankan agar petugas terus melakukan upaya pengamanan dan pengawasan. Mengingat, target pada momentum liburan Hari Raya Idul Fitri saat ini adalah zero insiden. &#8220;Ini adalah kerja tim, kerja kolaborasi dan sinergi. Kita tekankan zero insiden. Kita (Polres Lumajang) siap melakukan pengamanan bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kita tegaskan, petugas harus siaga melakukan pengamanan. Kita sudah melakukan briefing pada personel kita, dari Kodim, BPBD maupun Tim SAR,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra Yitno, menyampaikan bahwa pihaknya juga turut menyiagakan personel TNI yang berkolaborasi dengan Polri dan dinas terkait di jajaran Pemkab Lumajang, sebagai bentuk antisipasi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. &#8220;Kita ke depankan sisi pengamanan. Kolaborasi kita kuatkan. Tim siaga kita maksimalkan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Ombak Pantai Laut Selatan, Pemancing Asal Blitar Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-ombak-pantai-laut-selatan-pemancing-asal-blitar-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2023 11:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[kota blitar]]></category>
		<category><![CDATA[pantai selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pantai laut Selatan di wilayah Kabupaten Blitar, kembali memakan korban. Adalah Mustakim (50), warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, setelah sebelumnya sempat terseret ombak. Peristiwa naas itu, berlangsung di Pantai Pasur Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Korban, teridentifikasi sebagai seorang pemancing. Kasi Humas Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pantai laut Selatan di wilayah Kabupaten Blitar, kembali memakan korban. Adalah Mustakim (50), warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, setelah sebelumnya sempat terseret ombak.</p>



<p>Peristiwa naas itu, berlangsung di Pantai Pasur Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Korban, teridentifikasi sebagai seorang pemancing.</p>



<p>Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal ketika korban beserta dua rekannya, berangkat ke lokasi Patok Geger Sapi. Tepatnya, sebelah Barat Pantai Pasur Desa Bululawang Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Sabtu (07/01/2023) kemarin. Namun, setelah sekitar 10 menit melempar pancing ke laut, Mustakim tiba-tiba berteriak minta tolong.</p>



<p>“Karena kondisi ombak besar dan medan yang sulit, kedua temannya tidak bisa menolong. Dan setelah dilihat, ternyata Mustakim sudah berada di air dan sudah tidak terlihat lagi,” kata Udiyono, Minggu (08/01/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Udiyono menambahkan, selanjutnya saksi meninggalkan lokasi dan meminta bantuan warga sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bakung. Menindaklanjuti kejadian ini, anggota Polsek Bakung bersama dengan anggota Koramil, BPBD dan warga melakukan pencarian.</p>



<p>“Sekitar jam 14.00 WIB, korban berhasil ditemukan di sebelah Timur dari tempat jatuh yang berjarak sekitar 1 kilometer,” imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Udiyono menyampaikan, tubuh Mustakim baru ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga sekitar Pantai Pasur. &#8220;Saat ditemukan, tubuh Mustakim sudah mengambang dan telah meninggal dunia,” jelasnya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pihak keluarga ikhlas menerima sebagai musibah dan tidak memhendaki dilakukan otopsi. Kemudian korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181185</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sulit Peroleh Solar, Nelayan Pantai Selatan Tulunggung Usulkan SPBN</title>
		<link>https://memontum.com/sulit-peroleh-solar-nelayan-pantai-selatan-tulunggung-usulkan-spbn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2022 11:48:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kesulitan Solar]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[pantai selatan]]></category>
		<category><![CDATA[solar]]></category>
		<category><![CDATA[SPBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Nelayan Pantai Selatan Kabupaten Tulungagung, mengusulkan adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Usulan itu disampaikan, karena nelayan merasa kesulitan dengan jarak tempuh untuk mendapatkan solar. Termasuk, pembatasan kuota pembelian solar. Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tulungagung, Jaiman, menuturkan bahwa untuk mendapatkan solar harus menempuh sejauh 17 km. Hal itu, tentu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Nelayan Pantai Selatan Kabupaten Tulungagung, mengusulkan adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Usulan itu disampaikan, karena nelayan merasa kesulitan dengan jarak tempuh untuk mendapatkan solar. Termasuk, pembatasan kuota pembelian solar.</p>



<p>Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tulungagung, Jaiman, menuturkan bahwa untuk mendapatkan solar harus menempuh sejauh 17 km. Hal itu, tentu membuat nelayan harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, akses menuju ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), harus menyewa kendaraan.</p>



<p>&#8220;Nelayan lebih banyak (transport) yang dikeluarkan. Setiap pembelian ke sana, kita harus sewa atau nyarter 10 hingga 15 orang. Kalau kapalnya besar ya cuma 3 hingga 4 orang,&#8221; ungkap Jaiman saat dihubungi, Senin (06/06/2022).</p>



<p>Pihaknya berharap, ada satu SPBN. Karena, selama ini jika ada kelangkaan, maka akan membuat bingung. Para nelayan sudah membawa surat rekomendasi dari UPT Pelabuhan, tetapi di SPBU tidak mau. Sehingga mau tidak mau harus mengikuti aturan SPBU. Dengan adanya SPBN, nantinya kebutuhan nelayan bisa tercukupi tanpa ada prasyarat yang berbelit. Secara tidak langsung akan menambah pendapatan karena coast yang dikeluarkan lebih rendah. &#8220;Harapannya nelayan nanti ini jika sudah ada SPBN, kita akan belanja kesana,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Pria yang juga menjadi Ketua Pelaksana Labuh Laut Pantai Sine, ini mengaku kendala lain selama ini adalah diombang-ambingkan dengan kuota BBM. Sementara ini nelayan mengambil yang terdekat dengan jarak 17 km, dibatasi kuota. &#8220;Setiap pembelian, nelayan hanya dibatasi maksimal pembelian 200 liter,&#8221; paparnya.</p>



<p>Jaiman melanjutkan, bagi nelayan yang kapalnya di atas 70 gros ton tidak cukup dengan kuota tersebut. Kapal tersebut memerlukan 400 hingga 500 liter. Akhirnya para nelayan mensiasati kekurangan jatah BBM dengan menggunakan data nelayan lainnya. &#8220;Kebutuhan kita di SPBU Kalidawir masih bisa, tapi nanti kalau sudah bisa mengadu ke Bapak Bupati,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengungkapkan apa yang menjadi persoalan soal SPBN, khususnya nelayan menjadi atensi Pemkab. Karena itu, menjadi sumber pendapatan masyarakat pesisir selatan. &#8220;Saya berulangkali mengusulkan (SPBN). Berulangkali termasuk juga subsidi untuk nelayan,&#8221; ungkap Maryoto.</p>



<p>Menurutnya, ada SPBN itupun berada di Kabupaten Trenggalek tepatnya di Pelabuhan Prigi. Jarak tempuh menuju ke lokasi, bisa kurang lebih 1,5 jam. Potensi yang besar harus didukung oleh Pemkab Tulungagung, sehingga apa yang dibutuhkan nelayan pemerintah ikut mengambil peran. Diketahui penduduk Tulungagung di pantai selatan lebih kurang 5.000 orang yang tersebar dari Pantai Sine, Popoh, Sidem, Gemah hingga Klatak. &#8220;Panjang pantai kita 65 km dari perbatasan Blitar sampai Trenggalek,&#8221; urainya. <strong>(jaz/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelombang Tinggi, Air Laut Meluber di Wilayah Pesisir Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gelombang-tinggi-air-laut-meluber-di-wilayah-pesisir-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 15:36:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[pantai selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115230-gelombang-tinggi-air-laut-meluber-di-wilayah-pesisir-kabupaten-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Naiknya permukaan air laut di jajaran pantai selatan wilayah Jawa Timur membuat masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai harus waspada. Pasalnya, sejak Rabu (27/5/2020) naiknya permukaan air laut yang dikarenakan tingginya gelombang tersebut mengakibatkan banjir rob di wilayah sekitar pesisir Kabupaten Malang. Dari informasi yang dihimpun, ketinggian gelombang yang terjadi mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Naiknya permukaan air laut di jajaran pantai selatan wilayah Jawa Timur membuat masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai harus waspada. Pasalnya, sejak Rabu (27/5/2020) naiknya permukaan air laut yang dikarenakan tingginya gelombang tersebut mengakibatkan banjir rob di wilayah sekitar pesisir Kabupaten Malang.</p>
<p>Dari informasi yang dihimpun, ketinggian gelombang yang terjadi mencapai sekitar 2-3 meter. Dan hal itu berakibat pada melubernya air laut di beberapa titik wisata pantai yang ada sekitar jalur lintas selatan (JLS) Kabupaten Malang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, saat ini berdasarkan informasi yang ia himpun, Kamis (28/5/2020) air sudah berangsur turun.</p>
<p>&#8220;Itu banjir rob, jadi permukaan air laut naik. Itu menyebabkan luberan air laut di wilayah pesisir. Dan hampir terjadi di seluruh pantai yang ada di JLS,&#8221; ujar Bambang saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (28/5/2020).</p>
<p>Lebih lanjut ia menjelaskan, dari informasi yang ia himpun, kejadian tersebut akan berlangsung hingga Kamis (28/5/2020). Namun begitu, ia menyebut, hingga saat ini kondisi masih aman terkendali.</p>
<p>&#8220;Kalau informasi yang kami dapat sampai tanggal 28 hari ini, informasi selanjutnya masih belum ada,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Sementara itu, salah satu titik wisata pantai yang terdampak adalah pantai Balekambang. Bahkan, melubernya air laut di pantai balekambang, menyebabkan kerusakan di beberapa titik. Hal itu disampaikan oleh Direktur Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan. Namun begitu, hingga Kamis (28/5/2020) siang, Wildan menyebut, kondisi di Pantai Balekambang sudah aman terkendali.</p>
<p>“Situasi siang ini Alhamdulillah cukup aman terkendali. Kerusakan tidak seberapa. Hanya spot selfie dan pembatas jembatan menuju pura ismoyo saja yang perlu pembenahan lagi, mohon doanya ya mas,” ujar Wildan.</p>
<p>Berdasarkan keterangan resmi dari BMKG, banjir rob disebabkan akibat aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi, dan curah hujan tinggi. Faktor-faktor dapat mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah Indonesia dan wilayah pesisir selatan Jawa Timur berupa banjir rob pesisir. Banjir pesisir di Jawa Timur terjadi di wilayah pesisir Pacitan, Malang selatan, pesisir Blitar, Jember selatan, Banyuwangi selatan dan sebagainya. <strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115230</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
