<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasar Online &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-online/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2021 11:54:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasar Online &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasar Online Lamongan Terus Memberikan Solusi Berbelanja di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-online-lamongan-terus-memberikan-solusi-berbelanja-di-tengah-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 11:54:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Online]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sesuai dengan Instruksi Presiden Joko Widodo, PPKM Level 4 diperpanjang hingga 25 Juli dan akan dilakukan pelonggaran secara bertahap apabila terjadi tren penurunan angka penularan Covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan tetap menghimbau masyarakat agar tetap stay at home. Bupati Lamongan, Yuhronur menyerukan masyarakat Lamongan untuk dapat aktif menggunakan platform kebanggaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Sesuai dengan Instruksi Presiden Joko Widodo, PPKM Level 4 diperpanjang hingga 25 Juli dan akan dilakukan pelonggaran secara bertahap apabila terjadi tren penurunan angka penularan Covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan tetap menghimbau masyarakat agar tetap stay at home.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur menyerukan masyarakat Lamongan untuk dapat aktif menggunakan platform kebanggaan Lamongan yaitu aplikasi POL (Pasar Online Lamongan) yang telah dikenalkan sejak tahun 2020 lalu.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-penggelapan-uang-penjualan-emas-rp-33-miliar-divonis-3-tahun-6-bulan-penjara">Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saya melihat dan mengevaluasi kembali POL. Ini memang menjadi salah satu solusi di tengah pandemi, masyarakat dengan mudah belanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah agar himbauan pemerintah untuk stay at home ini bisa dipatuhi,” seru Bupati Yuhronur ketika meninjau di kantor PD Pasar Lamongan, Rabu (21/07) tadi.</p>



<p>Kehadiran aplikasi POL di tengah masyarakat Lamongan akan terus disempurnakan, evaluasi dan perbaikan dilakukan oleh PD Pasar secara berkala selaku developer aplikasi POL. &#8220;Kita akan terus perbaiki supaya POL nantinya menjadi instrument layanan pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan layanan belanja. Akses terus POL, pasar online lamongan,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk penjual pasar tradisonal yang tetap buka selama masa PPKM Darurat, Bupati Yuhronur mengapresiasi dan menghimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan mematuhi pembatasan-pembatasannya.</p>



<p>“Untuk penjual offline, pemerintah sampai saat ini masih akan mengevaluasi sampai pada tangal 26 Juli. Sementara kita jalankan keadaan yang sudah baik ini. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik. Upaya kita mengurangi mobilitas, sosialisasi, penyaluran bantuan juga. Akan terus kita pertahankan. Masyarakat sudah banyak yang patuh walaupun masih ada saja yang belum tahu. Tapi kita tidak akan pernah lelah untuk terus mengingatkan. Masker! Masker! Masker!,” tegas Bupati.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama Direktur PD Pasar, Hartono, juga menghimbau kepada msyarakat Lamongan yang masih berbelanja langsung ke pasar tradisional terutama di Pasar Rakyat Sidomulyo agar tidak berkerumun dan beralih menggunakan aplikasi POL.</p>



<p>“Alhamdulillah POL membantu masyarakat di tengah kondisi pandemi seperti ini, masyarakat sebaiknya di rumah saja dengan pesan online, belanjaan bisa sampai di rumah. Kami berharap, yang menumpuk di Pasar Rakyat Sidumulyo tidak semuanya belanja di sana. Bisa melalui POL. Kami berharap masyarakat paham dengan aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah ini. Hanya dengan menambah Rp 5.000 saja belanjaan sudah sampai di rumah,” ujar Hartono. <strong>(zud/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Kluster Baru, Kabupaten Resmikan Pasar Online</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-kluster-baru-kabupaten-resmikan-pasar-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 12:44:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Online]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan program Pasar Online. Gagasan yang muncul dari program kerja-sama dengan Bank Republik Indonesia (BRI), bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalisir kluster baru yang timbul dari peredaran uang cash khususnya di wilayah pasar. Dalam program pasar online ini, sedikitnya sudah memiliki 12 jaringan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan program Pasar Online. Gagasan yang muncul dari program kerja-sama dengan Bank Republik Indonesia (BRI), bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalisir kluster baru yang timbul dari peredaran uang cash khususnya di wilayah pasar.</p>
<p>Dalam program pasar online ini, sedikitnya sudah memiliki 12 jaringan pasar. Serta, kurang lebih 300 pedagang yang tergabung dalam program pasar online di Kabupaten Malang.</p>
<p>Bupati Malang mengatakan, sistem pasar online dengan menggunakan aplikasi pasar.id. Dari aplikasi ini, pembeli bisa bertransaksi kebutuhan pasar tanpa harus ke pasar atau bertatap muka dengan pembeli. &#8220;Untuk pembayarannya, itu bisa dilakukan dengan aplikasi ini,&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Pimpinan Wilayah BRI Malang, Prasetya Sayekti, yang pada kesempatan itu juga hadir, menambahkan bahwa pasar online ini tidak hanya diperuntukkan bagi pasar milik pemerintah daerah. Namun, juga ditujukan untuk pasar desa, pasar tradisional, maupun pasar komunitas.</p>
<p>&#8220;Ini ditujukan untuk semua pasar. Jadi, tidak hanya pasar milik Pemda,&#8221; ujarnya saat di Pendopo Agung, Minggu (20/9) tadi.</p>
<p>Dengan aplikasi ini, tambahnya, ke depan untuk seluruh pasar bisa tercover. Termasuk, penyebaran kluster baru bisa terantisipasi. &#8220;Biar transmisi penularan covid-19, bisa berkurang jika masyarakat beralih tidak menggunakan uang cash,&#8221; tambahnya. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Covid-19, Diluncurkan Aplikasi Berbasis Android &#8220;Pasar Online Lamongan&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-covid-19-diluncurkan-aplikasi-berbasis-android-pasar-online-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 12:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117534</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Covid-19 memaksa seluruh dunia untuk melakukan berbagai inovasi untuk menyelamatkan berbagai aspek, baik aspek kesehatan maupun perekonomian. Karena pandemi Covid-19 ini belum bisa dipastikan kapan akan mereda. Salah satu yang harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru ini adalah pasar. Karena di pasar, lebih-lebih pasar tradisional, masih menjadi jujugan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Covid-19 memaksa seluruh dunia untuk melakukan berbagai inovasi untuk menyelamatkan berbagai aspek, baik aspek kesehatan maupun perekonomian. Karena pandemi Covid-19 ini belum bisa dipastikan kapan akan mereda. Salah satu yang harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru ini adalah pasar.</p>
<p>Karena di pasar, lebih-lebih pasar tradisional, masih menjadi jujugan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Lamongan bersama Perumda Pasar baru-baru ini telah meluncurkan aplikasi berbasis android, POL (Pasar Online Lamongan).</p>
<p>Juru bicara GTPPC Lamongan Taufik Hidayat mengungkapkan, dengan POL ini masyarakat tidak perlu lagi pergi ke pasar secara langsung dan mengantri.</p>
<p>&#8220;Sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, bisa tanpa bertemu langsung dengan penjual. Pembayarannya juga bisa dengan uang virtual melalui LA Pay,&#8221; ujarnya. Kamis, (25/6/2020).</p>
<p>Selainnitu, Dijelaskan olehnya, setelah memasang aplikasi POL, masyarakat dapat melakukan pemesanan mulai jam 07.00-20.00 WIB.</p>
<p>Dia memastikan harga yang tertera di aplikasi sama dengan harga yang ada di pasar, dan terus diperbarui.</p>
<p>&#8220;Saat ini, aplikasi ini baru berlaku untuk area Kota Lamongan. Sementara pemenuhan barangnya diambilkan dari pedagang di Pasar Rakyat Sidomulyo. Untuk setiap transaksi, pemesan hanya perlu menanambah jasa pengiriman sebesar Rp 5.000,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara Direktur Perumda Pasar Hartono menambahkan, Pasar Rakyat Sidomulyo selama ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pengelola pasar, pedagang pasar, maupun pengunjung pasar. Mulai dari penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun di bawah air yang mengalir, pemerikasaan suhu badan dan physical distancing.</p>
<p>&#8220;Kami juga selalu melakukan penyemprotan disinfektan setelah operasional pasar tutup,” ungkapnya. <strong>(Fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolresta Malang Resmikan Kampung Tangguh dan Pasar Online Villa Bukit Tidar</title>
		<link>https://memontum.com/kapolresta-malang-resmikan-kampung-tangguh-dan-pasar-online-villa-bukit-tidar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2020 12:47:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolresta Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Online]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116511</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di Kota Malang terus bermunculan kampung tangguh. Bahkan salah satunya juga menerapkan pasar online. Seperti halnya kampung Villa Bukit Tidar (VBT) RW 11 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kampung tangguh dan launching pasar online VBT diresmikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di Kota Malang terus bermunculan kampung tangguh. Bahkan salah satunya juga menerapkan pasar online. Seperti halnya kampung Villa Bukit Tidar (VBT) RW 11 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kampung tangguh dan launching pasar online VBT diresmikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH pada Minggu (14/6/2020) pukul 10.00.</p>
<p>Kombes Pol Dr Leonardus sangat mengapresiai terbentuknya kampung tangguh ini. Melihat dalam kekompakan dan kegotong royongan warga untuk memutus mata rantai Covid-19. Terkait juga inovasi kampung ini yakni menanamkan gerakan berbelanja antar tetangga yakni pasar online.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116513" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200614-WA0161-copy.jpg?resize=740%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200614-WA0161-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200614-WA0161-copy.jpg?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200614-WA0161-copy.jpg?resize=600%2C270&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200614-WA0161-copy.jpg?resize=200%2C90&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8221; Ada inovasi gerakan berbelanja antar tetangga, pasar online. Diharapkan supaya yang sudah dikembangkan agar dijaga dan dirawat karena tidak tau masa pandemi akan berakhir maka perlu simpan energi dan disini ada 900 KK maka akan jadi suatu hal penting kampung tangguh ini,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Pihaknya juga berharap masyarakat juga tetap giat bersinergi menjaga lingkungan salah satunya dengan terua meningkatkan patroli.</p>
<p>&#8221; Diharapkan dijaga tangguh keamanan. Kami ucapan terima kasih adanya patroli oleh warga. Juga pentingnya tangguh informasi karena banyaknya informasi yang tidak benar beredar sehingga agar bijak penggunaan media sosial, pada tangguh kesehatan diharapkan tidak hanya latihan pemulasaran jenazah dan kami siap melatihkan pemulasaran,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Kedepannya, Kompes Pol Leonardus segera menyarankan Pemkot Malang untuk menyediakan repid test bagi warga kampungbtangguh.</p>
<p>&#8221; Kedepan akan kami sarankan ke Pemkot bahwasanya perlu disiapkan atau dilengkapi alat rapid tes sehingga apabila ada keluhan gejala covid prioritaskan rapid tes sehingga cukup melalui kampung tangguh dengan berkoordinasi puskesmas,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Satgas Covid 19 kampung tangguh VBT RW 11 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Ahmad Muafiq Soleh mengatakan bahwa gerakan ini dilakukan agar masyarakat dapat bangkit dan mandiri perekonomiannya selama masa pendemi Covid -19.</p>
<p>&#8221; Kami lakukan identifikasi kepada warga kampung tangguh, apa saja jenis usaha yang dimilikinya. Setelah itu kami bangun kesadaran kepada warga untuk saling berbelanja antar tetangga. Gerakan ini sudah berjalan dan warga sudah nyaman untuk berbelanja dan mari kita berbelanja di warungnya tetangga ,&#8221; ujar Muafiq.</p>
<p>Diceritakan bahwa gerakan ini awalnya dari grup WhatsApp. Nampaknya program ini sangat baik hingga ada bank yang tertarik membuatkan aplikasi dan web di internet kemudian dibagiakan kepada warga. Webnya bernama <a href="https://sites.google.com/view/pasarvbt/home" target="_blank" rel="noopener noreferrer">s.id/pasarvbt </a>dan di dalam web tersebut, semuanya khusus pedagang dari warga kampung tangguh VBT saja.</p>
<p>Ada 125 pedagang yang tercatat di Web Meteka saling memenuhi kebutuhan. Perekonomian warga mulai naik. Masyarakat luar kampung tangguh juga bisa bisa memesan karena sistemnya melalui online,&#8221; ujarnya lagi. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116511</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
