<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasar Sayur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-sayur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Nov 2021 17:52:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasar Sayur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pedagang Pasar Buah Batu mulai Boyongan ke Lahan Relokasi Pasar Sayur</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-pasar-buah-batu-mulai-boyongan-ke-lahan-relokasi-pasar-sayur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2021 11:19:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Buah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158129</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Relokasi pedagang Pasar Batu, untuk tahap dua berjalan lancar dan tanpa hambatan. Seperti saat pedagang pasar pagi melaksanakan relokasi, Sabtu (13/11/2021) ini pedagang pasar buah melaksanakan relokasi di pasar sayur Kota Batu. Dalam relokasi tersebut, Wali Mota Batu Hj Dewanti Rumpoko, hadir dan bertemu langsung dengan para pedagang pasar buah. Tampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Relokasi pedagang Pasar Batu, untuk tahap dua berjalan lancar dan tanpa hambatan. Seperti saat pedagang pasar pagi melaksanakan relokasi, Sabtu (13/11/2021) ini pedagang pasar buah melaksanakan relokasi di pasar sayur Kota Batu.</p>



<p>Dalam relokasi tersebut, Wali Mota Batu Hj Dewanti Rumpoko, hadir dan bertemu langsung dengan para pedagang pasar buah. Tampak pula dalam kesempatan itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, H Hari Danah Wahyono beserta anggota Komisi B, M. Ilyas, Kepala Diskoumdag, Eko Suhartono.</p>



<p>Dalam sambutannya, Dewanti menyampaikan bahwa Pemkot memastikan para pedagang buah mendapatkan tempat yang layak dan diterima dengan baik oleh pasar sayur. Dirinya bersyukur, bahwa pedagang pasar sayur dan pasar buah, guyub rukun dan menerima relokasi tersebut.</p>



<p>“Ini berkat hubungan baik antara pedagang sayur dan pedagang buah. Pak Eko (Kadis Diskoumdag, red) terbantu dengan kios yang dipinjamkan untuk relokasi pasar buah,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Kepala Diskoumdag, Eko Suhartono, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa dari pasar buah direlokasi sebanyak 52 pedagang buah. Jumlah ini, merupakan pedagang buah yang masih buka dan aktif. Sementara itu, pedagang buah yang merasa memiliki SK, bisa langsung verifikasi ke Diskoumdag, untuk segera diurus dan dipenuhi kewajiban pedagang tersebut.</p>



<p>Pada minggu ketiga November, rencana akan dilakukan pembongkaran. Setelah itu, dilakukan pembangunan pasar besar.</p>



<p>“Tidak perlu khawatir legalitas dan hak-hak yang akan diberikan pedagang. Pasar Besar ini didanai oleh Pemerintah Pusat. Bu Wali sudah menekankan bagaimana memberi kenyamanan, memberi kepastian bagi pedagang yang direlokasi dan masuk pasar,” kata Eko.</p>



<p>Anggota Komisi B sekaligus Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Buah, M Ilyas, menambahkan bahwa seluruh anggota pasar yang masih aktif sangat antusias. &#8220;Benar, hari ini kita boyongan ke pasar sayur, sesuai arahan dari Diskoumdag. Bersyukur rekan pedagang pasar sayur bisa menerima kami. Selanjutnya, kami berharap kita bisa berdampingan, bersinergi, berkolaborasi untuk sama-sama berupaya menjadikan pasar sayur dan buah ramai kembali, bergeliat dan banyak dikunjungi pembeli,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, Diskoumdag atau Pemkot Batu, tidak hanya memindahkan. Tetapi juga, membuat hidup kondisi pasar dengan mengundang wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158129</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Pasar Sayur Kota Batu Memprihatinkan, Baru 3 Bulan Diresmikan, Banyak Bocor dan Jebol</title>
		<link>https://memontum.com/kondisi-pasar-sayur-kota-batu-memprihatinkan-baru-3-bulan-diresmikan-banyak-bocor-dan-jebol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 10:40:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pasar sayur yang belum genap tiga bulan ditempati kondisinya banyak bocor dan genangan air di banyak sudutnya. Bahkan atap plastik warna hijau terlihat jebol. Padahal bangunan yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah ini masih dalam masa perawatan. Menurut salah satu pedagang sayur, Monidi hal ini terjadi sejak kemarin, padahal intensitas hujan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pasar sayur yang belum genap tiga bulan ditempati kondisinya banyak bocor dan genangan air di banyak sudutnya. Bahkan atap plastik warna hijau terlihat jebol. Padahal bangunan yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah ini masih dalam masa perawatan.</p>
<p>Menurut salah satu pedagang sayur, Monidi hal ini terjadi sejak kemarin, padahal intensitas hujan juga gak begitu deras.</p>
<p>&#8220;Kejadiannya sejak kemarin yang sebelah utara lalu sekarang yang di selatan. Tapi kalau yang di tengah (posisi diberi tanda) itu sejak awal memang bocor. Jadi kami biasanya sedia terpal untuk menutup sayuran supaya tidak terkena air hujan. Karena kalau kena air hujan takut sayurnya cepat busuk,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ditambahkan pula oleh pedagang yang lain, bahwa sejak awal difungsikan belum ada dari pihak pengembang untuk memperbaiki gorong-gorong seperti yang di rekomendasikan banyak pihak. Sementara itu, koordinator Forum Rembug Warga Kota Batu (FRWKB), Sudarno menyayangkan.</p>
<p>&#8220;Sejak peralihan dari Kotatif menjadi Kota Batu, pembangunan Pasar Sayur di Kota Batu ini sangat ironis. Belum pernah terjadi seperti ini. Sejak Senin tanggal 17 Februari 2020 diresmikan hanya bertahan 51 hari. Pada Rabu tanggal 8 April 2020 saat hujan, atap pasar di beberapa titik jebol. Memang ada perawatan dari pihak ketiga yang mengerjakan pasar sayur tersebut. Selama 6 bulan kedepan. Akan tetapi setelah diperbaiki, apakah di kemudian hari tidak akan terjadi masalah serupa? Yang perlu diperbaiki adalah akar masalah dari kebocoran tersebut. Sehingga dalam jangka panjang, tidak akan terjadi kembali,&#8221; ujar Sudarno.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111481" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0087-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0087-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0087-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0087-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0087-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>OPD yang berwenang dalam pengadaan barang dan jasa, juga harus menjelaskan kepada publik. Apa yang salah dalam pengerjaan pasar sayur tersebut. Ini sebagai bentuk akuntabilitas Pemerintah Kota Batu dalam melaksanakan pelayanan publik. Penerima manfaat juga jangan sampai dirugikan dengan kondisi ini, karena bisa merusak kualitas dagangan yang terkena air hujan, tambah Sudarno.</p>
<p>DPRD Kota Batu sudah sangat perlu untuk mempergunakan hak-hak yang dimiliki. Semisal hak angket untuk mempertanyakan kebijakan yang telah diambil. Apalagi juga OPD di Pemerintah Kota Batu mengabaikan masukan yang telah diberikan oleh DPRD hingga terjadi &#8220;boikot&#8221; saat peresmian pasar sayur.</p>
<p>Kondisi ini sekaligus sebagai referensi dimana pasar Kota Batu yang akan dibangun dengan mempergunakan dana dari APBN sebesar kurang lebih Rp 200 M, jangan sampai nasibnya sama dengan pasar sayur ini. Ketika terjadinya pelambatan atas respon pembangunan yang dilakukan oleh Kabupaten Malang, dimana dengan pembangunan pasar mantung dan pasar karangploso, lambat laun, pasar batu tergerus pergerakannya.</p>
<p>&#8220;Maka perlu adanya kelapangan dada oleh pemimpin Kota Batu, untuk menerima masukan-masukan membangun dari para pihak. Agar mampu menerapkan kebijakan yang tepat serta penerima manfaat (pedagang dan pengunjung) nyaman dalam memanfaatkan fasilitas pasar yang ada di Kota Batu,&#8221; tutup Sudarno. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota Dewan Kota Batu Tak Hadiri Peresmian Pasar Sayur, Ada Apa?</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-dewan-kota-batu-tak-hadiri-peresmian-pasar-sayur-ada-apa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 16:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106658-anggota-dewan-kota-batu-tak-hadiri-peresmian-pasar-sayur-ada-apa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tidak adanya balasan surat yang dikirim oleh DPRD Kota Batu kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, menjadi alasan seluruh anggota dewan tidak hadir dalam peresmian Pasar Sayur Kota Batu 2020, Senin (17/2/2022) kemarin. Meski Ketua DPRD Kota Batu Asmadi, mengaku sudah ada undangan dari Pemkot Batu, anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tidak adanya balasan surat yang dikirim oleh DPRD Kota Batu kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, menjadi alasan seluruh anggota dewan tidak hadir dalam peresmian Pasar Sayur Kota Batu 2020, Senin (17/2/2022) kemarin. Meski Ketua DPRD Kota Batu Asmadi, mengaku sudah ada undangan dari Pemkot Batu, anggota dewan enggan datang. Pasalnya hal itu disebabkan DPKPP tidak membalas surat dari Komisi C DPRD Kota Batu yang berisi beberapa catatan/temuan saat inspeksi mendadak (sidak).</p>
<p>&#8220;Jadi sebelum adanya penyerahan pembangunan pasar tahap II, kami ingin ada jawaban secara resmi surat yang kami kirimkan bagaimana tindaklanjut beberapa catatan Komisi C seperti pembangunan drainase dan jalan masuk. Tapi surat itu baru dijawab hari Seninnya pas peresmian oleh DPKPP. Kan saya gak bisa mendorong teman-teman dewan untuk hadir, lha temuan dewan belum ditanggapi,&#8221; ungkap politisi Partai PDI Perjuangan ini, Rabu (19/2/2022).</p>
<p>Asmadi pun khawatir jika datang dalam peresmian, sama saja dewan selaku wakil masyarakat setuju atas hasil pembangunan. Asmadi khawatir masyarakat yang akan dirugikan.</p>
<p>Intinya, tambah Asmadi, dewan tidak menolak adanya pembangunan pasar karena untuk kepentingan masyarakat. Pasalnya, Kota Batu sebagai destinasi wisata jangan sampai pasar terkesan kumuh dan tidak layak. Tapi ada catatan yang tidak direspon baik oleh DPKPP.</p>
<p>&#8220;Harapan saya segera ada tindak lanjut dari catatan dewan, dinas bisa menekan rekanan segera membangun drainase. Sesuai spesifikasilah, jangan dikurangi nanti masyarakat yang dirugikan. Jangan sampai setelah diresmikan Pasar Sayur terkena banjir. Kan dampaknya ke pedagang dan masyarakat,&#8221; ujarnya kembali.</p>
<p>Bahkan dewan segera memanggil DPKPP untuk mendengar jawaban dalam hiring. Agenda tersebut bakal dilakukan dalam waktu dekat.</p>
<p>&#8220;Kita tunggu jawaban dan tindaklanjut dinas secara langsung. Sudah kita agendakan memanggil dinas setelah teman-teman dewan selesai membahas perda yang masih digodok,&#8221; tegas Asmadi.</p>
<p>Sebelumnya, ada pemandangan yang menarik saat Pemkot Batu meresmikan Pasar Sayur Kota Batu 2020. Dari seluruh Forkompinda yang diundang nampak tidak ada satu pun anggota dewan yang hadir.</p>
<p>Memang tensi pembangunan pasar sempat memanas saat Komisi B dan C melakukan sidak beberapa waktu lalu dan mendapati beberapa pembangunan yang kurang. Hal itu menjadi catatan dewan agar DPKPP bersama rekanan menindaklanjuti sebelum adanya penyerahan dan peresmian.<strong> (bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106658</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Batu, Dewanti Rumpoko Resmikan Pasar Sayur dan Serahkan Sertifikat Proda</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-batu-dewanti-rumpoko-resmikan-pasar-sayur-dan-serahkan-sertifikat-proda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 11:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[walikota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106448-walikota-batu-dewanti-rumpoko-resmikan-pasar-sayur-dan-serahkan-sertifikat-proda</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Untuk menggairahkan kembali ekonomi kerakyatan di pasar tradisional, Pemkot Batu akhirnya meresmikan Pasar Sayur Kota Batu, Senin (17/2/2020), hal itu dilaksanakan setelah tuntasnya pembangunan Pasar Sayur Tahap II. Pemkot Batu menilai, revitalisasi pasar tradisional yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Batu ini merupakan langkah tepat untuk menggeliatkan kembali transaksi jual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Untuk menggairahkan kembali ekonomi kerakyatan di pasar tradisional, Pemkot Batu akhirnya meresmikan Pasar Sayur Kota Batu, Senin (17/2/2020), hal itu dilaksanakan setelah tuntasnya pembangunan Pasar Sayur Tahap II.</p>
<p>Pemkot Batu menilai, revitalisasi pasar tradisional yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Batu ini merupakan langkah tepat untuk menggeliatkan kembali transaksi jual beli dengan memberikan fasilitas yang memadai untuk menunjang pedagang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106449" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0108-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0108-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0108-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200217-WA0108-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;kami berharap dengan selesainya pembangunan ini, pasar menjadi bergeliat dan pengunjung mau singgah dan berbelanja kebutuhan, agar masa keemasan pasar sayur dapat diperoleh kembali,&#8221; tandas Dewanti Rumpoko usai meresmikan pasar.</p>
<p>Disamping itu, sekarang masyarakat cenderung menyukai berbelanja di tempat yang nyaman. Oleh karenanya, tambah Dewanti, perbaikan fasilitas pasar tradisional diperlukan agar pasar rakyat tidak sepi pembeli dan kegiatan ekonomi makin berkembang.</p>
<p>&#8220;Tolong ya pasar dijaga dengan baik, jika ada kerusakan kecil cepat diperbaiki agar kerusakan tidak semakin parah. Tidak saling menunggu antara pedagang dengan pemerintah,&#8221; pesan Bude sapaan akrabnya.</p>
<p>Pedagang wajib menjaga kebersihan di lingkungan pasar agar nampak rapi dan nyaman. &#8220;Misal setiap lapak ada tempat sampah, pemkot pasti nanti menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang representatif di sekitaran pasar sayur. Untuk menjaga kebersihan juga butuh kesadaran pedagang demi memajukan pasar,&#8221; harap Dewanti.</p>
<p>Lahan pasar merupakan aset Pemkot Batu, pedagang nanti harus patuh membayar sewa dan retribusi yang nantinya kembali untuk kepentingan merawat pasar dan memberikan fasilitas tambahan bagi pedagang.</p>
<p>&#8220;Peran aktif warga pasar sangat dibutuhkan agar aktifitas jual beli berjalan aman, nyaman, tentram dan semakin laris, serta barokah untuk semua,&#8221; beber Dewanti.</p>
<p>Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Batu, Arief Setiawan mengatakan, pasar dengan lahan 3000 meter persegi ini sebelum adanya pembangunan kondisinya sangat memperihatinkan, kesan kumuh, kurang rapi dan tidak tertib sangat nampak.</p>
<p>&#8220;Saat ini kondisi pasar sudah sangat layak. Semoga pembangunan menjadi berkah untuk semuanya, baik itu pedagang, pembeli dan terpenting kebaikan seluruh masyarakat Batu,&#8221; harap Arief.</p>
<p>Meski agak terkendala pada awalnya, pembangunan tahap II akhirnya bisa teralisasi. Dari nilai kontrak Rp 5,040 miliar, pembangunan meliputi pengadaan konstruksi atap baja, pembangunan kios di dalam pasar sejumlah 136 terdiri atas 96 unit kios berukuran 3&#215;3 meter dan 40 kios berukuran 3&#215;5 meter. Kemudian pembongkaran beberapa kios untuk mempermudah manuver keluar masuk kendaraan, pekerjaan lantai, dan pembangunan paving yang dikerjakan oleh PT Bintang Wahana Tata (BWT).</p>
<p>&#8220;Jadi sekarang kios yang ada di pasar sayur berjumlah 274 kios. Kedepan pihaknya berkomitmen akan memperbaiki beberapa catatan yang disampaikan oleh Komisi B dan C DPRD Kota Batu serta tim ahli gedung,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Seperti memperbaiki drainase, pemasangan kisi-kisi samping agar air hujan tidak masuk ke dalam pasar. Lalu pemasangan kanopi kios yang menghadap keluar serta melebarkan gerbang masuk dan pembebasan satu kavling demi melancarkan kendaraan keluar masuk.<strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106448</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Batu Anggap Proyek Pembangunan Pasar Sayur Cukup Bagus, Beda dengan Hasil Sidak Dewan</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-batu-anggap-proyek-pembangunan-pasar-sayur-cukup-bagus-beda-dengan-hasil-sidak-dewan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2020 13:07:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[walikota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104791-walikota-batu-anggap-proyek-pembangunan-pasar-sayur-cukup-bagus-beda-dengan-hasil-sidak-dewan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu – Batas waktu pembangunan pasar sayur tahap dua tinggal beberapa hari kedepan untuk segera dilakukan penyerahan. Tepatnya nanti pada tanggal 28/1/20. Sebelum itu dilakukan Walikota Dewanti Rumpoko melakukan inspeksi mendadak bersama OPD terkait, Rabu 22/1/2020. Dewanti menginspeksi realisasi pembangunan. Ia melihat bagian dalam dan luar pasar. Setelah melakukan pemantauan, di hadapan para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> – Batas waktu pembangunan pasar sayur tahap dua tinggal beberapa hari kedepan untuk segera dilakukan penyerahan. Tepatnya nanti pada tanggal 28/1/20. Sebelum itu dilakukan Walikota Dewanti Rumpoko melakukan inspeksi mendadak bersama OPD terkait, Rabu 22/1/2020.</p>
<p>Dewanti menginspeksi realisasi pembangunan. Ia melihat bagian dalam dan luar pasar. Setelah melakukan pemantauan, di hadapan para jurnalis Dewanti mengaku senang dengan progres pembangunan pasar sayur tersebut.</p>
<p>“Saya penasaran karena katanya sudah selesai 90 persen lebih. Saya lihat sudah hampir selesai. Yang paling menggembirakan bagi saya ventilasinya sangat bagus. Siang tadi, jam 12 tidak terasa panas karena sirkulasi bagus,” ujar Dewanti, Rabu (22/1/2020).</p>
<p>Dewanti juga bersyukur karena pasar sayur yang baru dapat menampung semua pedagang. Hal itu, kata Dewanti, dapat membantu pedagang berjualan. Terkait hal-hal yang belum sempurna, akan diperbaiki dengan waktu yang berjalan.</p>
<p>“Tentang pengaturan biar Pak Eko (Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Red),” kata Dewanti.</p>
<p>Ditanya terkait drainase yang dikeluhkan anggota DPRD Batu, Dewanti justru mengatakan kalau drainase tidak ada masalah. Namun ia mengakui kondisi drainase belum sempurna.</p>
<p>“Terkait drainase tidak masalah, sekalipun belum sempurna. Pemborongnya bilang memang ingin hujan deras supaya melihat aliran airnya bagaimana,” terangnya.</p>
<p>Dewanti juga menyampaikan apresiasi terhadap anggota dewan yang telah melakukan inspeksi ke proyek pasar sayur tahap kedua beberapa waktu lalu. Kata Dewanti, itu memang menjadi tugas dewan untuk mengawasi dan mengevaluasi.</p>
<p>“Oh iya, dewan itu fungsinya mengawasi dan mengevaluasi. Kami sangat berterima kasih. Tapi saya berdoa tanggal 28 selesai. Insha Allah 28 Januari selesai,” paparnya.</p>
<p>Di sisi lain, Dewanti juga mempertimbangkan permintaan pedagang agar dapat mengelola sampah secara mandiri. Hal itu akan dipertimbangkan oleh Dewanti. Permintaan itu keluar karena pedagang merasa petugas kebersihan kurang efektif bekerja.</p>
<p>“Selama ini sampah kan ada pada kami di Dinas Lingkungan Hidup. Katakan seharusnya sampah diambil pukul 7.00, tapi petugas baru datang pukul 9.00. Itu kendala teknis saja. Tapi ya boleh saja kalau pedagang mau mengelola sendiri,” terang Dewanti.</p>
<p>Dewanti berharap pasar sayur segera beroperasi dan memberikan dampak positif terhadap pedagang serta perekonomian kota. Setelah pasar sayur bisa beroperasi dengan baik, Dewanti pun ingin memperbaiki pasar besar yang berada di sebelahnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Batu Meradang, Rekomendasi SidakTidak Dilaksanakan dengan Benar</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-batu-meradang-rekomendasi-sidaktidak-dilaksanakan-dengan-benar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2020 04:27:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104547-dprd-kota-batu-meradang-rekomendasi-sidaktidak-dilaksanakan-dengan-benar</guid>

					<description><![CDATA[MEMONTUM KOTA BATU &#8211; DPRD Kota Batu sangat geram atas hasil sidak komisi C siang tadi, Senin (20/1/2020), saat meninjau lokasi proyek pembangunan pasar sayur tahap dua. Hal ini karena pelaksana proyek belum melakukan perbaikan drainase sesuai rekomendasi dari sidak sebelumnya. Perlu diketahui bahwa pada sidak terdahulu, komisi C telah menyampaikan beberapa poin diantaranya perbaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMONTUM KOTA BATU</strong> &#8211; DPRD Kota Batu sangat geram atas hasil sidak komisi C siang tadi, Senin (20/1/2020), saat meninjau lokasi proyek pembangunan pasar sayur tahap dua. Hal ini karena pelaksana proyek belum melakukan perbaikan drainase sesuai rekomendasi dari sidak sebelumnya. Perlu diketahui bahwa pada sidak terdahulu, komisi C telah menyampaikan beberapa poin diantaranya perbaikan saluran pembuangan yang dianggap harus dibenahi.</p>
<p>Sesuai janjinya sidak dewan kali ini komisi C juga membawa dua tangki air guna mencoba seberapa berfungsinya saluran drainase dari dalam pasar menuju keluar. Namun saat ujicoba dilakukan ternyata masih saja genangan air terjadi dan aliran tidak lancar bahkan terpantau bahwa air hanya berputar di saluran dalam pasar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104548" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200120105912-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200120105912-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200120105912-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200120105912-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG20200120105912-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>H DidiK Subiyanto salah satu anggota komisi C tampak menunjukkan raut kekecewaanya dan meminta kepada perwakilan dinas Perumahan agar saat penyerahan nanti selalu berkoordinasi dulu dengan Dewan.</p>
<p>&#8220;Sungguh ironis sekali, rekomendasi kami belum sepenuhnya dilaksanakan. Artinya permasalahan drainase masih terjadi dan tidak ada perubahan yang lebih baik, air masih menggenang bahkan hanya berputar di saluran dalam karena keluarnya sangat lambat. Untuk itu kami juga meminta kepada dinas agar saat penyerahan nanti di akhir bulan ada koordinasi antara eksekutif dan legislatif,&#8221; tambah Kaji sapaan akrabnya.</p>
<p>Selain itu Ketua komisi C, H Khamim Tohari senada dengan yang disampaikan oleh Kaji bahwa komisi C akan menyampaikan keberatannya pada dinas atas hasil sidak hari ini.</p>
<p>&#8220;Kami komisi C akan meminta perbaikan drainase sebelum penyerahan serta diharapkan dinas juga memberi tahu saat proses penyerahan nanti,&#8221; kata Khamim.</p>
<p>Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Bintang Wahana Wahyu Prasetiawan mengatakan, apapun yang jadi temuan dewan akan dibenahi dan disempurnakan sebelum penyerahan. Fokus saat ini, menyelesaikan pekerjaan sesuai perjanjian.</p>
<p>&#8220;Dengan waktu yang mepet kami yakin dan optimis, mulai pembenahan dan penyempurnaan bisa terselesaikan,&#8221; kata Wawan.</p>
<p>Hasil sidak, keluhan utama dewan yaitu drainase. Secara teori ia mengaku kesulitan apakah nanti air bakal meluber, pihaknya bisa memastikan ketika hujan turun.</p>
<p>&#8220;Intinya tetap kita benahi sampai sempurna. Kita bisa melihat saat hujan, apakah air meluber. Menurut kami dua tangki yang berada di gorong-gorong sedalam 50 centimeter sudah bisa menyalurkan air karena menggunakan sistem trap,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pasalnya ketinggian tanah di luar terlalu tinggi, jadi tersambung ke posisi luar (pembangunan tahap I). Kemudian kita simulasikan ke bagian dalam agar air nanti bisa langsung ke luar.</p>
<p>&#8220;Jadi semua ini tidak murni pekerjaan kita yang tahap II. Kalau pembuangan air di unit sayur langsung tersalurkan ke drainase induk di belakang. Apalagi lingkup pengerjaan kita hanya bagian dalam, bagian luar hanya menyambungkan ke drainase luar sesuai desain pembangunan, dan yang kita kerjakan ini sudah sesuai dari perencanaan,&#8221; tutupnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104547</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dewan Kota Batu Kecewa saat Sidak Pembangunan Pasar Sayur Tahap Dua</title>
		<link>https://memontum.com/dewan-kota-batu-kecewa-saat-sidak-pembangunan-pasar-sayur-tahap-dua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2020 12:10:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103730-dewan-kota-batu-kecewa-saat-sidak-pembangunan-pasar-sayur-tahap-dua</guid>

					<description><![CDATA[MEMONTUM KOTA BATU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu pesimis jika proyek pasar sayur tahap dua selesai pada 28 Januari 2020. Saat melakukan inspeksi ke proyek pasar sayur tahap dua, anggota dewan tampak kecewa mendapati sejumlah pekerjaan yang tidak baik. Di antaranya elevasi lantai, sistem drainase yang buruk serta kondisi jalan yang dinilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMONTUM KOTA BATU</strong> – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu pesimis jika proyek pasar sayur tahap dua selesai pada 28 Januari 2020. Saat melakukan inspeksi ke proyek pasar sayur tahap dua, anggota dewan tampak kecewa mendapati sejumlah pekerjaan yang tidak baik. Di antaranya elevasi lantai, sistem drainase yang buruk serta kondisi jalan yang dinilai kurang keras.</p>
<p>Wakil Ketua Koisi C DPRD Batu, Didik Machmud mengatakan, perlu ada penyempurnaan pekerjaan. Ia juga menyarankan agar pengembang menambah tenaga kerja supaya bisa mengejar waktu penyelesaian. DPRD Batu melalui Komisi C dan B berencana akan melakukan inspeksi lagi pada 20 Januari 2020.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103732" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0025-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0025-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0025-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0025-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0025-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kami sebagai DPR pesimis. Makannya kami jadwalkan kembali untuk inspeksi ke sini lagi pada 20 Januari. Kedatangan kami untuk melihat progresnya sejauh mana,” kata Didik, Rabu (8/1/2020).</p>
<p>Didik juga meminta agar elevasi lantai diperbaiki. Saat meninjau langsung kondisi pasar, Didik mendapati adanya genangan air di lantai pasar. Hal itu terjadi karena elevasi lantai tidak rata.</p>
<p>“Jangan sampai ada air yang menggenang. Tadi itu ada yang menggenang,” ujarnya.</p>
<p>Didik juga menyoroti jalan di dalam pasar yang dinilainya belum keras. Hal itu sangat riskan jika kondisi kering nanti, karena bisa amblas. Didik pun mengecek langsung dengan menancapkan besi pada jalan dan bawah los /stan. Hasilnya, terdapat tekstur yang belum padat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103731" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0012-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0012-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0012-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0012-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200108-WA0012-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pelaksana Lapangan pembanguan pasar sayur tahap dua, Febri Artanto mengatakan kalau proyek pasar sayur tahap kedua sudah selesai 90 persen. Saat ini ada 34 pekerja yang menyelesaikan proyek. Berdasarkan usulan dari dewan, pengembang akan menambah sekitar 8 hingga 10 pekerja lagi.</p>
<p>Dengan penambahan pekerja itu, PT Bintang Wahana Tata, selaku yang mengerjakan proyek optimis bisa menyelesaikan pasar sesuai tenggat waktu. Kata Febri, bahan-bahan untuk menyelesaikan proyek sudah ada, tinggal pemasangan saja. Nantinya penambahan pekerja akan mempercepat pemasangan alat.</p>
<p>“Kami perbaiki secepatnya sesuai catatan yang disampaikan dewan. Kami kerjakan sesuai catatan yang sudah disampaikan. Kami maksimalkan penyelesaiannya sebelum tanggal 28 Januari 2020,” kata Febri.</p>
<p>Febri juga menjelaskan kondisi jalan yang belum keras. Katanya, jalanan yang dibangun merupakan bekas pondasi dan sudah dipadatkan. Namun kemudian harus digali kembali karena memasang saluran air yang mengarah ke belakang.</p>
<p>“Itu penyebabnya,” urainya.</p>
<p>Pihak pengembang mengaku telah menerima pembayaran termin ketiga dari Pemkot Batu. Febri mengaku mendapatkan pembayaran dari Pemkot Batu sebanyak Rp 173 juta pada akhir Desember lalu. Ia menambahkan persentase keseluruhan pembayaran proyek itu telah mencapai 80 persen.</p>
<p>Terkait nilai pembayaran termin ini, ada perbedaan antara Pemkot Batu dengan pengembang. Jika pengembang mengatakan mendapatkan dana kucuran Rp 173 juta, Pemkot Batu melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Batu mengatakan telah menggelontorkan Rp 1.2 M, bukan Rp 173 juta.</p>
<p>Kabid Cipta Karya Bangun Yulianto menegaskan kalau pihaknya telah mengucurkan dana sebanyak Rp 1.2 M pada termin ketiga akhir Desember 2019. Ia menegaskan tidak mengucurkan dana senilai Rp 173 juta.</p>
<p>“Kami sudah salurkanRp 1.2 M per Desember 2019. Begitu selesai, nanti ada lagi. Sisa 20 persen,” ujarnya.</p>
<p>Bangun berharap pekerjaan pembangunan pasar sayur tahap kedua bisa selesai secepatnya. Dengan segera selesainya proyek, akan berdampak besar bagi pedagang dan masyarakat.</p>
<p>“Percepatan kerja ini semua tergantung kontraktor,” paparnya.</p>
<p>Pembangunan pasar sayur tahap dua mulai digarap sejak 21 Juni 2019 dengan biaya Rp 5 miliar dari APBD Kota Batu. Proyek itu ditarget rampung akhir 2019. Namun target awal itu tidak sesuai harapan sehingga menambah waktu hingga 28 Januari 2020. Target 28 Januari pun diprediksi DPRD Batu meleset. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103730</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
