<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasar Wilis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-wilis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 May 2023 08:52:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasar Wilis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diskopindag Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 1,5 Miliar untuk Poles Atap Pasar Wilis dengan Gaya Kolonial</title>
		<link>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-siapkan-anggaran-rp-15-miliar-untuk-poles-atap-pasar-wilis-dengan-gaya-kolonial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 May 2023 08:52:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Wilis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189048</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, akan melakukan revitalisasi Pasar Buku yang terletak di Jalan Wilis, Kota Malang. Itu dilakukan, karena permasalahan atap yang sering mengalami kebocoran. Kepala Diskoperindag, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan untuk melakukan revitalisasi pasar tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Itu akan, anggaran akan digunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, akan melakukan revitalisasi Pasar Buku yang terletak di Jalan Wilis, Kota Malang. Itu dilakukan, karena permasalahan atap yang sering mengalami kebocoran.</p>



<p>Kepala Diskoperindag, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan untuk melakukan revitalisasi pasar tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Itu akan, anggaran akan digunakan untuk memoles atap dengan merubah menjadi gaya kolonial atau tempo dulu. Termasuk, penambahan beberapa fasilitas di Pasar Buku.</p>



<p>“Nantinya kita perbaiki atap dengan stylenya kita buat seperti kolonial. Jadi, ala-ala tempo dulu (heritage) dan juga menambah fasilitas lain. Karena, di pasar itukan jualannya buku hingga kertas. Jadi, itu menjadi priotitas. Nanti tidak kita ubah semuanya,” ujar Eko, saat ditemui Sabtu (20/05/2023) tadi.</p>



<p>Dalam revitalisasi tersebut, ujarnya, juga tidak ada penambahan maupun pengurangan jumlah tenant. Fasilitas yang diberikan, pun nantinya juga bermacam-macam dan tentu akan menambah kenyamanan bagi para pengunjung serta pedagang di Pasar Buku.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Di sana itu ada sekitar 150 tenant. Fasilitasnya pasti ada toilet, musala, tempat parkir dan kalau bisa nanti juga ada warung kopi. Tidak menutup kemungkinan, juga ada pojok baca. Tentu dalam revitalisasi ini kita harus meningkatkan kenyamanan para pedagang dan juga pembeli,” katanya.</p>



<p>Kemudian, tambahkannya, jika pada awal Juni mendatang, sudah mulai dilakukan pembangunan tempat relokasi Pasar Buku. Itu akan berlangsung hingga enam bulan ke depan. Tempatnya pun juga tidak jauh, yaitu di halaman parkir depan Pasar Buku Wilis.</p>



<p>“Kita pindahkan ke parkiran depan, supaya tidak jauh. Karena kita tau pedagang ini kalau di relokasi jangan terlalu jauh, dekat-dekat saja. Nanti relokasinya kita gunakan triplek dan butuh waktu selama enam bulan, kalau bisa kita percepat,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk mengenai revitalisasi Pasar Buku tersebut menurutnya juga sudah disosialisasikan kepada para pedagang pasar. Pihaknya meyakini jika mereka (pedagang), mau dan setuju dengan revitalisasi yang akan dilakukan.</p>



<p>“Saya kira kita memperbaiki dari yang rusak menjadi baik, saya kira semua pedagang kan mesti mau. Dari pada rusak dan bocor, ya memang harus mau,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189048</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
