<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PAUD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paud/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Jul 2023 08:33:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PAUD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Respon Besaran Insentif Guru PAUD, Pemkot Malang Berencana Usulkan Senilai Rp 1 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/respon-besaran-insentif-guru-paud-pemkot-malang-berencana-usulkan-senilai-rp-1-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berencana]]></category>
		<category><![CDATA[besaran]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[juta]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Malang, Widayati Sutiaji, memberikan perhatian terhadap kecilnya gaji insentif guru PAUD yang masih jauh dari Upah Minimum Regional (UMR) Kota Malang. Padahal menurutnya, guru memiliki peran dalam mendidik para siswa menuju generasi emas. Perempuan yang kerap disapa Widayati, itu mengatakan bahwa ke depan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Malang, Widayati Sutiaji, memberikan perhatian terhadap kecilnya gaji insentif guru PAUD yang masih jauh dari Upah Minimum Regional (UMR) Kota Malang. Padahal menurutnya, guru memiliki peran dalam mendidik para siswa menuju generasi emas.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Widayati, itu mengatakan bahwa ke depan di tahun 2024, gaji insentif untuk guru PAUD akan diproyeksikan mengalami kenaikan. Jika semula sebesar Rp 600 ribu, maka akan menjadi Rp 1 juta, atau dengan penambahan Rp 400 ribu di tiap bulannya.</p>



<p>“Mudah-mudahan tahun 2024, gaji para guru PAUD bisa naik menjadi Rp 1 juta. Pak Wali sudah menyetujui dan tinggal selanjutnya. Mudah-mudahan bisa berhasil,” kata Widayati, seusai mengikuti gebyar Hari Anak Nasional (HAN) di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Perhatian itu diberikan, paparnya, karena pendidikan siswa siswi PAUD menjadi kekuatan untuk menjadi generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga, peran serta guru dalam mendidik siswa perlu diberikan apresiasi.</p>



<p>Senada dengan rencana itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa pihaknya yakin jika anggaran untuk gaji insentif guru PAUD nantinya dapat diakomodasi. Karena menurutnya, pendidikan dianggap sebagai prioritas utama dalam alokasi anggaran.</p>



<p>“Saya yakin bisa dianggarkan. Karena kalau untuk pendidikan, saya yakin anggarannya pasti ada dan akan kami usahakan,” kata Suwarjana.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika di Kota Malang sendiri memiliki 2.700 guru PAUD dan akan mendapatkan manfaat dari peningkatan gaji insentif. Namun, hal tersebut akan dilakukan pendataan ulang agar valid dan tepat sasaran.</p>



<p>“Di kita ada 2.700 guru PAUD. Sehingga, kemungkinan nantinya akan ada anggaran alokasi dari Pemkot Malang sekitar Rp 27 miliar. Namun nantinya, akan kami lakukan pendataan ulang agar data yang digunakan nanti valid dan tepat sasaran,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HAN Ke-39, Disdikbud Kota Malang Gelar Gebyar PAUD dan Kreativitas 10 Ribu Peserta</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-han-ke-39-disdikbud-kota-malang-gelar-gebyar-paud-dan-kreativitas-10-ribu-peserta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[ke-39,]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-39 Tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, menggelar Gebyar Paud dan Kreativitas Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/07/2023) pagi. Hadir langsung di acara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Bunda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-39 Tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, menggelar Gebyar Paud dan Kreativitas Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/07/2023) pagi. Hadir langsung di acara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Bunda PAUD Kota Malang, Widayati Sutiaji, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, Kepala Perangkat Daerah lainnya serta 10 ribu peserta gebyar.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com, antusiasme peserta yang sangat tinggi, membuat pelaksanaan pun berlangsung meriah. Bahkan, terlihat beberapa tribun penonton yang dipenuhi oleh para wali murid siswa PAUD Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam pelaksanaan itupun menyampaikan apresiasinya. Bahwa, kemeriahan gelaran tersebut tidak lepas dari peran serta para guru PAUD, wali murid dan dinas terkait yakni Disdikbud Kota Malang. Sehingga, dengan adanya keterlibatan semua pihak membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Malang unggul.</p>



<p>“Dengan keterlibatan ini, tentu menyadarkan semua akan pentingnya pendidikan anak, itu luar biasa. Ini perlu diberikan apresiasi terhadap para orang tua dan wali murid, karena anak tidak mungkin bisa seperti ini kalau tidak ada komunikasi yang bagus antara guru dan wali murid, tentu dewan guru ini juga difasilitasi oleh Disdikbud Kota Malang,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan bahwa anak itu merupakan amanah, anugerah dan sebuah investasi. Karena itu, untuk menjadikan anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, dibutuhkan kontribusi nyata.</p>



<p>“Ketika sudah diberikan amanah, maka anak ini didesain menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Selain itu, mendidik anak dengan cara memperhatikan anak, bagaimana mempunyai tanggung jawab untuk anak. Insyaallah kelak investasi menjadi amal kebajikan dan mendapat pahala,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>




<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="418" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/07/foto-2.jpeg?resize=600%2C418&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-194493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/07/foto-2.jpeg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/07/foto-2.jpeg?resize=300%2C209&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">FOTO: Wali Kota Malang, Sutiaji, Bunda Paud Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, saat foto bersama dengan para siswa siswi Paud Kota Malang. (memontum.com/rsy)</figcaption></figure></div>


<p>Selain itu, momentum Hari Anak Nasional Ke-39 juga berkaitan dengan kualitas anak, untuk menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia emas tahun 2045-2050. Diharapkan, komitmen upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah terus bergerak.</p>



<p>&#8220;Sehingga, ini diharapkan menjadi generasi penerus yang luar biasa dan bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia ke depan tidak menjadi beban, tapi sebuah kekuatan menuju Indonesia yang akan menjadi barometer dunia,” lanjut Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan rasa syukurnya dan apresiasi atas kerja sama yang baik antara wali murid, guru dan juga Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) yang berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. &#8220;Kurang lebih dalam waktu dua bulan kemarin, sudah kami rencanakan dan alhamdulillah berkat kerja sama yang apik kegiatan ini bisa terselenggara. Kami selalu untuk bersinergi dan selalu berkomunikasi,” kata Suwarjana.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, dalam mengumpulkan para peserta kegiatan menurutnya juga begitu mudah tidak ada kesulitan yang dialami. Sebab, para guru mempunyai kedisiplinan yang luar biasa. Sehingga, bisa membawa para siswa-siswinya dengan tepat waktu.</p>



<p>“Alhamdulillah, kalau kita sudah bicara pendidikan, guru dan siswa, pasti akan diberikan kemudahan. Karena guru itukan kedisiplinannya sangat luar biasa. Acaranya dimulai pukul 07.00 WIB, tetapi pukul 06.00 WIB sudah di sini dan macet. Ini menandakan bahwa teman-teman sudah datang mulai pagi. Kalau murid, kan otomatis manut gurunya. Alhamdulillah, selama ini tidak ada kesulitan,” kata Suwarjana.</p>



<p>Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Informal Disdikbud Kota Malang, Andayun Sri Afriana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tiap tahunnya selalu digelar dan diharapkan masyarakat (wali murid) bisa melihat secara langsung apa yang dilakukan peserta didik dan para guru. Sehingga, hal itu menjadi suatu pertimbangan untuk menyekolahkan anak di sekolah PAUD.</p>



<p>“Kita tadi mungkin bisa melihat bagaimana kreativitas anak-anak dan para pendidik paud. Dimana selama ini kami lihat semakin ada peningkatan atau kualitas pendidikan anak usia dini, yaitu dengan tarian-tarian yang diciptakan oleh teman-teman dari para guru Paud,” imbuh Andayun.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam gelaran tersebut juga ditampilkan berbagai macam tarian massal. Yaitu, tarian Ayo Bergembira Bersekolah oleh para siswa siswi PAUD se Kota Malang, kemudian tarian Malang Satset Watwet oleh para tenaga pendidik PAUD se-Kota Malang dan dilanjutkan dengan games. Selain itu, juga melibatkan berbagai UMKM yang ada di Kota Malang. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito Janjikan Kenaikan Insentif Guru Honorer PAUD hingga 50 Persen di 2024</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-janjikan-kenaikan-insentif-guru-honorer-paud-hingga-50-persen-di-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Honorer]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194421</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berencana akan menaikkan insentif guru honorer PAUD hingga 50 persen pada 2024 mendatang. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan akrabnya, saat membuka penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (27//7/2023) tadi. Disampaikan Mas Dhito, pihaknya telah memperhitungkan alokasi anggaran pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berencana akan menaikkan insentif guru honorer PAUD hingga 50 persen pada 2024 mendatang. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan akrabnya, saat membuka penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (27//7/2023) tadi.</p>



<p>Disampaikan Mas Dhito, pihaknya telah memperhitungkan alokasi anggaran pemerintah daerah untuk menambah insentif bagi ribuan guru honorer tersebut. Penambahan alokasi itu, cukup untuk meningkatkan insentif dari Rp 100 ribu menjadi Rp150 ribu.</p>



<p>“Sudah kita hitung dengan kemampuan anggaran yang ada. Maka di tahun 2024, kita naikkan sedikit lebih baik menjadi Rp 150 ribu,” terangnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga berpesan kepada 1525 pendidik PAUD, agar memperhatikan kebiasaan anak sejak dini. Pihaknya menilai,.terjadi fenomena penggunaan gadget yang tidak terkontrol.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Alasannya, ditemukan anak sekolah yang lebih mementingkan penggunaan gadget ketimbang harus membeli kebutuhan sekolah seperti sepatu. Padahal, sepatu yang seharusnya menjadi kebutuhan primer, justru bergeser menjadi sekunder. Sebaliknya, gadget akhir-akhir ini dianggap menjadi kebutuhan primer.</p>



<p>“Jadi, tolong diingatkan orang tuanya. Supaya, tahu apa yang dibutuhkan dan bukan apa yang diinginkan,” terang Mas Dhito.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menambahkan bahwa nantinya insentif tersebut akan diberikan kepada guru TK, PAUD, serta Tapos non ASN dengan masa bhakti minimal 3 tahun. &#8220;Kita cut off di guru-guru yang sudah mengajar dari tahun 2021,” terangnya.</p>



<p>Adapun alokasi anggaran yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk peningkatan insentif, yaitu sebesar Rp1,5 miliar. Sementara untuk sasaran penerimanya, ada sebanyak 2156 Guru PAUD. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Monev Transisi PAUD ke SD, Novita Hardini Berharap Pendidikan Bisa Lebih Fun</title>
		<link>https://memontum.com/monev-transisi-paud-ke-sd-novita-hardini-berharap-pendidikan-bisa-lebih-fun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 13:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Monev]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal. &#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal.</p>



<p>&#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil belajar di bangku pendidikan usia dini, diharapkan tidak serta merta dipaksakan dengan pengetahuan baca, tulis dan hitung (Calistung) di bangku sekolah dasar. Namun, saya menghimbau lembaga SD untuk bisa mematuhi peraturan dari Kementrian Pendidikan,&#8221; kata Novita, Rabu (26/07/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan istri Bupati Trenggalek ini, awal masuk SD, anak-anak diminta lebih menekankan pada penanaman karakter, ketrampilan sehari hari maupun kemandirian. Dengan begitu, harapannya pendidikan kedepan bisa lebih menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Makanya, hari ini saya melakukan monev evaluasi transisi PAUD ke SD. Rencananya ke beberapa sekolah sampai seminggu kedepan untuk benar-benar memastikan setiap sekolah SD mematuhi atau menerapkan peraturan dari Kementerian Pendidikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Intinya, lanjut Novita, anak-anak bisa happy (senang, red). Jangan terlalu ditekankan Calistung dan lebih menekankan kepada penanaman karakter, keterampilan sehari-hari, kemandirian, enam pondasi penting bagi tumbuh kembang anak yang harus ditekankan.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah kemandirian character building sehingga anak-anak bertumbuh dengan bahagia,&#8221; kata ibu tiga anak ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Novita melakukan monitoring tiga sekolah sekaligus. Bahkan, dirinya merasa tidak canggung berinteraksi dengan anak-anak dan juga tidak canggung untuk menggali kehidupan keseharian mereka, sekaligus menitipkan pesan pesan baik kepada mereka. Naluri keibuan dan kasih sayangnya dicurahkan kepada generasi penerus bangsa.</p>



<p>Dengan dilakukan monitoring dan evaluasi transisi Pendidikan PAUD ke Sekolah Dasar, dirinya berharap pendidikan ke depan menjadi lebih fun (menyenangkan, red). &#8220;Anak-anak tidak menjadi tertekan. Bisa tumbuh, mencintai dan haus akan pelajaran tanpa dipaksa oleh pihak sekolah maupun orang tua,&#8221; pesannya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bunda PAUD Trenggalek itu. Merasa punya tanggung jawab sebagai Perangkat Daerah pengampu, Agus sepakat dengan petuah yang disampaikan oleh Bunda PAUD Trenggalek. Masa transisi atau awal pembelajaran diharapkannya murid tidak dipaksa untuk lebih kepada pelajaran Calistung.</p>



<p>&#8220;Untuk mengisi masa transisi ini, upaya untuk pengenalan suasana baru, lingkungan baru, teman baru dan guru baru dapat berjalan baik. Supaya keadaan yang baru itu tidak membuat siswa jenuh, enggan atau takut. Tetapi justru terasa nyaman dan menyenangkan sehingga membuat semangat belajarnya tinggi,&#8221; tutur Agus.</p>



<p>Masih terang mantan Kadis Komindag ini, terkait konsep fun learning pada dasarnya hal itu memang bertujuan untuk melatih agar anak mencintai belajar. Oleh karena itu, konsep ini memang perlu dikenalkan sejak dini. Di usia TK sampai SD itu belajar memang mesti bermain, jadi anak lebih atentif dan mau terlibat dalam proses belajar.</p>



<p>&#8220;Ketika anak-anak sudah belajar sesuatu, lama kelamaan akan berkembang kebutuhan untuk belajar. Karena fun learning itu tujuannya agar anak mencintai belajar dan belajar itu hal yang menyenangkan,&#8221; papsrnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri MPLS serentak di Lamongan, Bupati Yuhronur Sebut Transisi PAUD ke SD adalah Masa Menyenangkan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-mpls-serentak-di-lamongan-bupati-yuhronur-sebut-transisi-paud-ke-sd-adalah-masa-menyenangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 13:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adalah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa]]></category>
		<category><![CDATA[menyenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[sebut]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<category><![CDATA[yuhronur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193606</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD sederajat tahun ajaran 2023/2024 diselenggarakan serentak di Kabupaten Lamongan, Selasa (18/07/2023) tadi. Bahkan, sejumlah pejabat setempat turun langsung memberikan motivasi kepada anak-anak di seluruh sekolah dasar di wilayah kerjanya masing-masing. Hal ini dilakukan, sebagai wujud transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bagi peserta didik di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD sederajat tahun ajaran 2023/2024 diselenggarakan serentak di Kabupaten Lamongan, Selasa (18/07/2023) tadi. Bahkan, sejumlah pejabat setempat turun langsung memberikan motivasi kepada anak-anak di seluruh sekolah dasar di wilayah kerjanya masing-masing. Hal ini dilakukan, sebagai wujud transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bagi peserta didik di Lamongan.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartika Yuhronur serta Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, tampak nengunjungi MPLS di SD Negeri 1 Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongam. Mereka, mendapat sambutan meriah dari peserta didik yang mengikuti MPLS.</p>



<p>Di hadapan peserta MPLS, Bunda Anis memotivasi anak-anak untuk tidak takut masuk SD. Karena di lingkungan SD, juga akan diajari berbagai ilmu dengan cara yang menyenangkan. Selain memberi motivasi kepada peserta MPLS, Bunda juga berinteraksi langsung dengan anak-anak.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>&#8220;Pada pagi ini, Bapak Bupati Lamongan dan Ibu ingin memberikan semangat kepada anak-anak yang mulai masuk SD. Anak-anak tidak usah takut, karena di SD juga akan diajari berbagai ilmu dengan cara yang menyenangkan,&#8221; ujar Bunda PAUD.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa melalui MPLS ini, siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman sebagai taman pembelajaran yang menyenangkan. Lebih-lebih, kegiatan ini dalam rangka tindak lanjut mendukung penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kehadiran saya di sini bisa mendukung dan mensukseskan program penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Lamongan. Melalui MPLS ini, harus menyenangkan secara fisik dan emosional untuk tahapan kejiwaan anak-anak ke depannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bupati Yuhronur juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Forum PAUD SD. &#8220;Ini forum yang luar biasa, karena terjadi interaksi antara guru PAUD dan SD. Sehingga dari forum ini tumbuh ide-ide dan gagasan dalam mendidik anak-anak. Ini akan menciptakan generasi berkualitas bagi anak-anak agar tumbuh dengan optimal,&#8221; ujarnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Holistik Integratif, Bupati Jember Janjikan Insentif Guru PAUD Naik 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-holistik-integratif-bupati-jember-janjikan-insentif-guru-paud-naik-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[holistik]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[integratif,]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, bakal menaikkan insentif Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai Agustus 2023 mendatang. Kabar baik ini, disampaikannya saat menghadiri Workshop PAUD Holistik Integratif yang digelar di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Kamis (15/06/2023) siang. Workshop tersebut, dihadiri sekitar 500 tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Jember. &#8220;Saya tadi izin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, bakal menaikkan insentif Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai Agustus 2023 mendatang. Kabar baik ini, disampaikannya saat menghadiri Workshop PAUD Holistik Integratif yang digelar di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Kamis (15/06/2023) siang.</p>



<p>Workshop tersebut, dihadiri sekitar 500 tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Jember. &#8220;Saya tadi izin ke Gus Firjaun (Wakil Bupati Jember), untuk umumkan insentif Guru PAUD yang akan kami naikkan 50 persen. Kami ajukan ke dewan dahulu dan kami harapkan Agustus 2023 mendatang sudah terealisasi,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Bupati Hendy menyampaikan, bahwa tenaga pendidik PAUD berperan penting bagi kemajuan Indonesia ke depannya. Sebab, mereka mendidik para generasi bangsa pada masa emasnya.</p>



<p>Oleh karenanya, ujar Bupati, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik PAUD harus terus dilakukan. “Beliau-beliaulah yang berperan penting bagi kemajuan Indonesia,” lanjutnya.</p>



<p>Dirinya meminta, agar para Guru PAUD untuk bisa menemukan bakat dan minat anak sejak dini. Sehingga, ke depannya potensi tersebut dapat dimaksimalkan secara bersama-sama antara guru, orang tua dan pemerintah.</p>



<p>Untuk diketahui, workshop PAUD Holistik Integratif adalah program Peningkatan Kapasitas Pendidik PAUD formal dan non formal yang diselenggarakan melalui aplikasi Guru Belajar. Dengan materi pembelajaran PAUD HI meliputi kesehatan, gizi, pendidikan, perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Beasiswa S1 untuk Guru PAUD Kediri, Mas Dhito Minta Agar Guru Tidak Pilih Kasih dalam Mendidik</title>
		<link>https://memontum.com/beri-beasiswa-s1-untuk-guru-paud-kediri-mas-dhito-minta-agar-guru-tidak-pilih-kasih-dalam-mendidik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada seluruh guru PAUD se-Kabupaten Kediri untuk tidak pilih kasih dalam mendidik anak. Selain itu, pihaknya melalui Pemkab juga memberikan beasiswa Strata Satu (S1) bagi guru-guru tersebut. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat menyapa ribuan guru PAUD dan TK, yang sedang menjalani pelatihan sekolah ramah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com/"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada seluruh guru PAUD se-Kabupaten Kediri untuk tidak pilih kasih dalam mendidik anak. Selain itu, pihaknya melalui Pemkab juga memberikan beasiswa Strata Satu (S1) bagi guru-guru tersebut.</p>



<p>Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat menyapa ribuan guru PAUD dan TK, yang sedang menjalani pelatihan sekolah ramah anak di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Kediri, juga mengaku sering memperhatikan pendidikan setingkat PAUD. Itu karena, anak pertamanya, Shanaya, juga sedang bersekolah di salah satu PAUD yang ada di Kecamatan Ngasem.</p>



<p>“Ini yang harus diperhatikan ya, Ibu. Bahwa mendidik itu tidak boleh pilih kasih,” ujar Mas Dhito.</p>



<p>Dikatakan Bupati Kediri, bahwa sumber daya manusia gurunya harus diupgrade, sehingga kompetensi guru dapat meningkat. Dalam pelatihan tersebut, Mas Dhito meminta apa yang didapatkan guru PAUD, agar dapat disampaikan kepada para siswa secara maksimal untuk menghasilkan anak didik yang berkarakter.</p>



<p>“Harus ada outcomenya. Hasilnya apa bagi murid, jangan hanya pelatihan ini bisa menghasilkan kompetensi bagi guru, tetapi tidak bisa dibagikan kepada murid-murid,” kata bupati muda berusia 30 tahun itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memberi program pelatihan dan diklat, bupati yang gemar bervespa tersebut juga memberikan beasiswa S1 bagi guru PAUD yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun.</p>



<p>Hasilnya, ada lima guru yang mendapatkan beasiswa tersebut. “Yang mau (melanjutkan, red) sekolah, yang sudah belasan tahun (menjadi guru PAUD),” kata Mas Dhito.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, mensyaratkan kualifikasi izasah guru Strata Satu (S1) PAUD atau Psikologi Anak. Untuk yang belum S1, dapat menjalani diklat dasar, mahir, maupun lanjut. “kita adakan pelatihan berjenjang,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Muhsin menjelaskan, program beasiswa S1 dari Mas Dhito, itu diperuntukkan bagi guru yang telah menempuh minimal semester 5 di S1-nya. &#8220;Mas Bup (Mas Dhito) ada program beasiswa guru PAUD setelah semester lima. Setiap guru mendapatkan Rp 5 juta pertahun,” terangnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Gebyar PAUD Holistik Integratif, Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Penanganan Anak Usia Dini secara Utuh</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-gebyar-paud-holistik-integratif-bupati-malang-tegaskan-pentingnya-penanganan-anak-usia-dini-secara-utuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Mar 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, menghadiri Gebyar PAUD Holistik Integratif (HI) dengan tema &#8216;Penguatan Profil Pelajar Pancasila Menuju Malang Makmur&#8217; di Lapangan Ahmad Yani Asmil Yon Armed 1/Roket, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (11/03/2023) tadi. Turut hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan Danyon Armed 1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, menghadiri Gebyar PAUD Holistik Integratif (HI) dengan tema &#8216;Penguatan Profil Pelajar Pancasila Menuju Malang Makmur&#8217; di Lapangan Ahmad Yani Asmil Yon Armed 1/Roket, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (11/03/2023) tadi. Turut hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan Danyon Armed 1 beserta ibu, Pengurus dan Anggota Himpaudi Kecamatan Singosari dan Panitia Penyelenggara Gebyar Paud HI Kreasi Senam Pelajar Pancasila.</p>



<p>Bunda PAUD Hj Anis Zaidah Sanusi dalam sambutannya mengucapkan apresiasi atas terselengaranya acara ini. Terlebih, PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara utuh (menyeluruh) yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, pengasuhan dan perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak. Hal ini dilakukan, secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah dan pusat.</p>



<p>&#8220;Jadi, tolong kepada Bunda PAUD Kecamatan sampaikan kepada Bunda PAUD Desa, juga ayah, ibu, bapak guru pengelola untuk mewujudkan PAUD Holistik Integratif. Supaya ikut mengontrol dan memberikan fasilitas bekerja sama dengan Bidan Desa untuk cek kesehatan anak didiknya, seperti tinggi badan dan berat badan anak secara berkala. Untuk yang sudah, lebih dikuatkan lagi holistiknya,” kata Bunda PAUD Kabupaten Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dalam kesempatan ini, Bupati Malang, HM Sanusi, menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan ini, serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Singosari, beserta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan Kreasi Senam Pelajar Pancasila ini. &#8220;Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan terhadap pembentukan mental dan fisik para generasi penerus yang unggul, berkualitas dan berdaya saing tinggi. Di sinilah peran dari pengembangan PAUD HI sangat diperlukan. Melalui berbagai langkah pendekatan simultan, sistematis dan terintegrasi, kita semua berharap akan menyentuh segala aspek yang terdapat dalam pengembangan dasar anak,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Ke depan, Bupati Malang berharap agar Himpaudi Kecamatan Singosari maupun Kabupaten Malang pada umumnya, untuk dapat menangkap kekurangan dan keterbatasan tersebut sebagai bahan evaluasi. Hal itu, sejalan dengan tugas PAUD HI yang berperan sebagai panutan, pembimbing, pengasuh sekaligus fasilitator bagi anak usia dini. Dalam kesempatan itu Bupati Malang juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada siswa PAUD. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, TP PKK Lamongan Dampingi Anak Tumbuh Berkarakter</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-guru-paud-tp-pkk-lamongan-dampingi-anak-tumbuh-berkarakter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 11:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183679</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan, menggelar workshop untuk Guru PAUD di bawah naungan TP PKK Lamongan di Ruang Pertemuan Cajah Mada Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Selasa (21/02/2023) tadi. Mengambil tema ‘Komunikasi Asyik dalam Pengasuhan Anak Usia Dini yang Terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka’, kegiatan ini merupakan serangkaian peringatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan, menggelar workshop untuk Guru PAUD di bawah naungan TP PKK Lamongan di Ruang Pertemuan Cajah Mada Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan, Selasa (21/02/2023) tadi. Mengambil tema ‘Komunikasi Asyik dalam Pengasuhan Anak Usia Dini yang Terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka’, kegiatan ini merupakan serangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang ke 51 Tahun.</p>



<p>Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan yang juga merupakan Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartika Yuhronur, mengungkapkan bahwa workshop yang diikuti oleh 353 peserta yang merupakan guru-guru TK/PAUD naungan PKK se Kabupaten Lamongan, ini diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lamongan. &#8220;Adanya workshop ini, diharapkan akan mampu membantu mewujudkan pendidikan anak usia dini di naungan PKK Lamongan, yang memiliki kelayakan, kreativitas, inovasi dan daya saing yang mumpuni. Itu karena, pada anak usia dini inilah masa perkembangan emas yang tidak dapat terulang kembali. Untuk itu proses pembelajarannya harus benar-benar kita perhatikan agar perkembangan otaknya bisa optimal, guna mempersiapkan generasi-generasi hebat di masa mendatang,” terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang berubah dari cara pendekatan dan komunikasi dalam mendidik anak. Dimana, tentunya saat ini hal tersebut dipengaruhi oleh lingkungan luar. Meski demikian, ada hal yang tidak boleh berubah, yakni orang tua dan guru harus menjadi pendamping untuk anak agar memiliki watak dan karakter yang lebih baik. Selain itu, juga orang tua dan guru adalah teladan bagi anak.</p>



<p>“Ada banyak yang berubah, makanan, hiburan dan permainan anak. Namun, yang tidak boleh berubah adalah pola komunikasi dan kita mendampingi anak-anak untuk menjadi anak yang baik berkarakter dan orang tua serta guru ini adalah menjadi teladan. Inilah pentingnya kita aterus me-refresh, menambah pengetahuan, agar kualitas anak-anak kita nanti menjadi lebih baik karena didampingi oleh guru dan lembaga yang baik,” katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa tidak hanya cukup dengan memperhatikan fasilitas sarana pra sarana. Namun, perlu diimbangi dengan kualitas pendidik. &#8220;Kita terus memperhatikan fasilitas untuk kegiatan belajar mengajar TK, tapi kalau tidak diimbangi dengan tambahan kualitas guru maka itu tidak seimbang. Selalu saya katakanpembangunan Lamongan dimulai dari kandungan sampai dimakamkan, nah ini yang terus kita berusaha bangun agar SDM, kualitas pembangunan manusia di Lamongan semakin baik, semakin berkarakter,” imbuhnya. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183679</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
