<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pelemparan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pelemparan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 May 2025 13:09:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pelemparan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Pelaku Pelemparan Paving di Kota Malang Diringkus</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pelaku-pelemparan-paving-di-kota-malang-diringkus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diringkus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paving]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua pelaku pelemparan paving ke pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satreskrim Polresta Malang Kota. Dua pelaku itu, yakni berinisial AK (18) dan AR (18), keduanya warga Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, mengatakan bahwa para pelaku beraksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua pelaku pelemparan paving ke pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satreskrim Polresta Malang Kota. Dua pelaku itu, yakni berinisial AK (18) dan AR (18), keduanya warga Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, mengatakan bahwa para pelaku beraksi pada Minggu (18/05/2025) sekira pukul 01.00. Dua pelaku ini, melemparkan batu paving ke seorang pengendara motor yang diketahui berinisial DNA (16), warga Dau, Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Pelaku melempar paving ke pengguna motor di Jalan Veteran,&#8221; ujar AKBP Oscar, saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Jumat (23/05/2025) tadi.</p>



<p>Lemparan paving itu, tambahnya, mengenai korban yang saat itu melintas mengendarai motor Yamaha R-15 hingga membuatnya terjatuh. Selanjutnya, pelaku lari mengejar dan melempar sabuk beserta gespernya ke arah korban, yang saat itu sudah luka-luka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibatnya, korban DNA mengalami luka-luka di bagian tangan dan punggung sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. &#8220;Saat ini korbannya masih dalam perawatan di rumah sakit,&#8221; jelas AKBP Oscar.</p>



<p>Peristiwa ini sempat dilaporkan ke Polresta Malang Kota hingga polisi mendatangi lokasi kejadian. &#8220;Saat pelaporan, dugaannya itu kecelakaan lalu lintas. Namun setelah dicek di TKP dan ada video viral di media sosial terkait pelemparan batu tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari para pelakunya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Atas penyelidikan itu, petugas akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku di rumahnya masing-masing. Saat ditangkap, kedua pelaku mengaku bahwa pelemparan itu berawal dari rasa jengkel akibat suara bising knalpot beberapa pengendara motor yang bergerombol di Jalan Veteran.</p>



<p>&#8220;Untuk motifnya, pelaku ini merasa terganggu dengan kebisingan suara knalpot kendaraan yang melintas di Jalan Veteran,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pelaku Pelemparan Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dibekuk, Motif Aksi Balas Dendam</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-pelaku-pelemparan-rumah-ketua-kpps-di-pamekasan-dibekuk-motif-aksi-balas-dendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dendam]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pelaku pelemparan bondet ke rumah Ketua KPPS Desa Nyalabu Daya, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Kusyairi (53), akhirnya berhasil diringkus petugas Polres Pamekasan. Sedikitnya, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka atau pelaku dari kejadian itu. Ketiganya, yakni berinisial A (30), S (38) dan AR (30), kesemuanya adalah warga Pamekasan. Wakapolres Pamekasan, Kompol Andy Purnomo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pelaku pelemparan bondet ke rumah Ketua KPPS Desa Nyalabu Daya, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Kusyairi (53), akhirnya berhasil diringkus petugas Polres Pamekasan. Sedikitnya, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka atau pelaku dari kejadian itu. Ketiganya, yakni berinisial A (30), S (38) dan AR (30), kesemuanya adalah warga Pamekasan.</p>



<p>Wakapolres Pamekasan, Kompol Andy Purnomo, menjelaskan bahwa ada tiga terduga pelaku pelemparan bondet yang sudah ditangkap oleh anggota. Dari mereka yang ditangkap, memiliki peran yang berbeda-beda.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tiga orang yang diduga kuat sebagai pelaku itu, mempunyai peran yang berbeda,” kata Kompol Andy Purnomo, saat konferensi Pers di Mapolres Pamekasan, Jumat (23/02/2024) sore.</p>



<p>Diuraikannya, untuk tersangka A, diduga berperan sebagai otak peledakan. Kemudian, untuk tersangka S, berperan sebagai eksekutor dan tersangka AR, sebagai penjual dan pembuat bahan peledak jenis mercon.</p>



<p>“Hasil penyidikan, motif dari tersangka ini adalah balas dendam. Karena, tersangka menduga anak Kusyairi yang bernama Feri, adalah mata-mata polisi dalam kasus Narkoba,” ungkapnya.</p>



<p>Masih menurut Wakapolres Pamekasan, bahwa pada tahun 2019, tersangka A yang merupakan otak peledakan bondet, itu pernah ditangkap polisi terkait kasus Narkoba di Polres Pamekasan. “Jadi, ini tidak ada kaitannya dengan politik. Tetapi, yang bersangkutan (tersangka, red) mencurigai bahwa anak korban ini pernah menginformasikan kepada Polres Pamekasan, terkait keterlibatan tersangka A dengan Narkoba,&#8221; terangnya.</p>



<p>Tersangka A, kata Kompol Andy, membeli empat bondet dengan harga Rp 150 ribu dari tersangka AR. Kemudian, eksekutor pelemparan yakni tersangka S, mendapat upah Rp 500 ribu dalam melakukan aksi pelemparan.</p>



<p>Terhadap dua tersangka A dan S, Polres Pamekasan memberikan ancaman Pasal 1 Ayat 1, Undang-undang No 12 tahun 1951 dan atau Pasal 170 KUHP. “Sedangkan tersangka AR, kita kenakan Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang 12 tahun 1951, berkaitan dengan undang-undang darurat ancaman pidana 20 tahun,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petugas Lapas Kelas 1 Malang Gagalkan Pelemparan Ganja dari Luar Tembok</title>
		<link>https://memontum.com/petugas-lapas-kelas-1-malang-gagalkan-pelemparan-ganja-dari-luar-tembok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gagalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[tembok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya penyelundupan ganja ke dalam Lapas Kelas 1 Malang, kembali berhasil digagalkan. Kali ini, pelaku melemparkan bungkusan ganja dari balik tembok luar ke area lengkong atau lahan pertanian di sisi Utara Lapas, pada Minggu (17/09/2023) pagi. Beruntungnya, petugas Lapas Kelas 1 Malang, Kanwil Kemenkumham Jatim, sangat jeli dalam bertugas. Sehingga, berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Upaya penyelundupan ganja ke dalam Lapas Kelas 1 Malang, kembali berhasil digagalkan. Kali ini, pelaku melemparkan bungkusan ganja dari balik tembok luar ke area lengkong atau lahan pertanian di sisi Utara Lapas, pada Minggu (17/09/2023) pagi.</p>



<p>Beruntungnya, petugas Lapas Kelas 1 Malang, Kanwil Kemenkumham Jatim, sangat jeli dalam bertugas. Sehingga, berhasil menemukan ganja kering tersebut dan langsung berkoordinasi dengan petugas Satresbarkoba Polresta Malang Kota.</p>



<p>Informasi Memontum.com, penemuan ini bermula saat petugas menggelar patroli keliling sekitar pukul 06.30. Saat melakukan penyisiran di lengkong area utara, berhasil menemukan benda berwarna coklat yang mencurigakan dan diduga Narkoba.</p>



<p>Temuan itupun kemudian dilaporkan untuk selanjutnya dilakukan pengecekan. Saat bungkusan dibuka, diketahui isinya dua buah baterai ukuran AAA dan ganja. Saat ditimbang, memiliki berat kotor 151 gram.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Malang, Heri Azhari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. &#8220;Kami sudah menyerahkan barang bukti ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. Penggagalan upaya penyelundupan Narkoba ini, tidak lepas dari ketelitian dan kecermatan petugas. Saya juga meminta kepada seluruh petugas, untuk tetap selalu waspada serta meningkatkan integritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban Lapas Kelas I Malang ini,&#8221; terangnya.</p>



<p>Heri Azhari juga menambahkan, bahwa pihak Lapas Kelas I Malang telah melakukan langkah antisipasi untuk menghalau modus pelemparan barang terlarang dari luar tembok lapas. Mengingat, lokasi Lapas yang dekat dengan jalan umum sangat rawan akan pelemparan-pelemparan benda terlarang.</p>



<p>&#8220;Salah satu upaya yang kami lakukan adalah, pemasangan jaring pengaman. Sehingga, barang terlarang yang dilempar akan tersangkut dan tidak sampai masuk ke area blok Lapas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Perlu diketahui upaya penyelundupan seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Namun, selalu berhasil diketahui oleh petugas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buntut Kasus Pelemparan Batu, Ratusan GP Ansor Tulungagung Kembali Datangi Polres Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/buntut-kasus-pelemparan-batu-ratusan-gp-ansor-tulungagung-kembali-datangi-polres-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Mar 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[GP Ansor]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185248</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Buntut kasus pelemparan batu terhadap rombongan peziarah asal Kabupaten Tulungagung, yang terjadi di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek dan menyeret 12 orang ditetapkan sebagai tersangka, masih terus bergulir. Untuk kedua kalinya, ratusan pimpinan cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tulungagung kembali mendatangi Mapolres Trenggalek, guna melakukan audiensi. Ketua GP Ansor Tulungagung, Muhammad Sukur, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Buntut kasus pelemparan batu terhadap rombongan peziarah asal Kabupaten Tulungagung, yang terjadi di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek dan menyeret 12 orang ditetapkan sebagai tersangka, masih terus bergulir. Untuk kedua kalinya, ratusan pimpinan cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tulungagung kembali mendatangi Mapolres Trenggalek, guna melakukan audiensi.</p>



<p>Ketua GP Ansor Tulungagung, Muhammad Sukur, mengatakan bahwa kedatangannya di Mapolres Trenggalek kali ini ditemui oleh Wakapolres Trenggalek, Kompol Sunardi dan Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim. &#8220;Ini kali kedua kami mendatangi Polres Trenggalek untuk melakukan audiensi,&#8221; ujarnya Sabtu (18/03/2023) tadi.</p>



<p>Sukur menegaskan, jika kedatangannya ini sekaligus mengkonfirmasi sejauh mana penanganan kasus pelemparan batu yang terjadi awal Maret kemarin. Dari hasil audiensi, dijelaskan bahwa penyidikan kasus tersebut sudah hampir rampung.</p>



<p>&#8220;Proses penyidikan sudah selesai dan sekarang tinggal menunggu pemberkasan saja. Untuk nantinya, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri,&#8221; kata Sukur.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, mengenai tuntutan utamanya kepada pihak berwajib. Diantaranya, mengutuk keras aksi dan perbuatan yang tidak bertanggung jawab tersebut, mendorong pihak berwajib (Polres Trenggalek) untuk menindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pelaku harus membiayai pengobatan para korban serta mengganti kerugian materiil yang disebabkan oleh pelaku.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, sudah ada 12 pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, kami masih menunggu proses hukum yang tengah berjalan ini. Dan kita tunggu saja nanti hasil dipersidangan seperti apa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Disinggung terkait proses ganti rugi, Sukur menjelaskan, jika sampai batas waktu yang telah disepakati, keluarga pelaku penyerangan rombongan peziarah asal Tulungagung belum melunasi ganti ruginya. &#8220;Kami masih menunggu itikad baik dari keluarga pelaku. Sebelumnya, kami (Ansor) sudah beberapa kali memfasilitasi mediasi antara keluarga Korban dan keluarga pelaku. Sedangkan dari hasil mediasinya, telah disepakati jika keluarga pelaku siap memberikan ganti rugi kerusakan 2 unit mobil elf dan biaya pengobatan korban sebesar Rp 218 juta,&#8221; terang Sukur.</p>



<p>Dari nominal ganti turu tersebut, sambungnya, pihak keluarga pelaku baru memberi uang ganti rugi sebesar Rp 70 juta dengan batas waktu terakhir pada 17 Maret 2023. Artinya, pihak keluarga pelaku masih belum melunasi sisa ganti rugi sesuai kesepakatan. Jika memang ganti rugi sudah dipenuhi, maka pihak korban akan memaafkan dan siap membuat surat pernyataan perdamaian.</p>



<p>&#8220;Surat pernyataan perdamaian ini nantinya bisa digunakan saat proses persidangan di Pengadilan Negeri. Dengan begitu, itu (surat pernyataan perdamaian) bisa menjadi pertimbangan hakim saat menentukan putusan atau vonis kepada para pelaku,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, menambahkan jika kedatangan Ansor Tulungagung ke Polres Trenggalek, tidak lain untuk memberikan dukungan terhadap jajaran kepolisian guna mengusut tuntas kasus pelemparan batu tersebut. &#8220;Untuk perkembangan kasus penyerangan rombongan peziarah asal Kabupaten Tulungagung di Kecamatan Tugu awal Maret kemarin, sudah masuk proses pemberkasan terhadap 12 tersangka. Nantinya berkas ini akan dipecah menjadi tiga dan baru akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri minggu depan,&#8221; tutur Agus.</p>



<p>Sedangkan terkait proses ganti rugi, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada kedua belah pihak. Baik keluarga korban maupun pelaku.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sepulang ziarah dari makam KH Hasan Besari Ponorogo. Rombongan Ansor asal Kabupaten Tulungagung diserang (dilempar) batu oleh sekelompok pemuda di Jalan Raya Trenggalek &#8211; Ponorogo kilometer 9 tepatnya di Dusun Krajan, Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek pada Minggu (05/03/2023) dini hari.</p>



<p>Akibatnya kejadian itu, dua mobil elf mengalami kerusakan. Sementara itu, 14 orang mengalami luka-luka. Parahnya, 1 orang sempat mengalami koma hingga harus menjalani operasi di RSUD dr Iskak Tulungagung. Atas perbuatannya ini, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Trenggalek Tetapkan 11 Orang Pelaku Pelemparan Batu yang Mengakibatkan Isuzu Elf Nyungsep</title>
		<link>https://memontum.com/polres-trenggalek-tetapkan-11-orang-pelaku-pelemparan-batu-yang-mengakibatkan-isuzu-elf-nyungsep</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Polres Trenggalek akhirnya menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus pelemparan batu kepada rombongan minibus Isuzu elf yang membawa peziarah asal Kabupaten Tulungagung. Perlu diketahui, bahwa minibus elf yang membawa peziarah asal Kabupaten Tulungagung mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Trenggalek &#8211; Ponorogo, kilometer 9 tepatnya di Kecamatan Tugu, Minggu (05/03/2023) dini hari. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Polres Trenggalek akhirnya menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus pelemparan batu kepada rombongan minibus Isuzu elf yang membawa peziarah asal Kabupaten Tulungagung. Perlu diketahui, bahwa minibus elf yang membawa peziarah asal Kabupaten Tulungagung mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Trenggalek &#8211; Ponorogo, kilometer 9 tepatnya di Kecamatan Tugu, Minggu (05/03/2023) dini hari.</p>



<p>Kecelakaan tersebut, dalam penyelidikan diduga bukan kecelakaan tunggal. Namun, akibat kesengajaan oknum yang melempari rombongan peziarah itu menggunakan batu, sehingga nyungsep ke parit dan mengakibatkan sopir dan penumpang mengalami luka-luka.</p>



<p>Dikonfirmasi terkait perkembangan kejadian itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, menjelaskan hasil penyidikan bersama Gakkum Satlantas menyimpulkan kejadian tersebut bukan merupakan Laka lantas tunggal. &#8220;Hasil perkembangan penanganan dugaan Laka lantas, Satreskrim bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek menyimpulkan jika itu bukan merupakan Laka lantas tunggal. Namun, peristiwa ini terjadi karena kesengajaan dari oknum yang melakukan pelemparan kendaraan dengan menggunakan batu. Hingga mengakibatkan, kendaraan tersebut terperosok ke dalam parit dan 1 kendaraan lainnya mengalami pecah kaca dibagian samping kanan belakang,&#8221; ungkapnya, Senin (06/03/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Kasatreskrim Agus, kejadian tersebut berawal saat rombongan usai berziarah ke makam KH Hasan Besari di Ponorogo hendak pulang ke Ngunut Tulungagung menggunakan 4 minibus elf secara iring-iringan. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan ketiga dan keempat diserang oleh terduga pelaku yang merupakan anggota perguruan silat dengan menggunakan batu.</p>



<p>&#8220;Seketika dilempar batu, sopir kendaraan ketiga terkejut hingga akhirnya terperosok masuk ke dasar sungai. Dan mengakibatkan sopir dan 1 penumpang di dalam mobil ketiga ini harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Sedangkan di mobil keempat, hanya ada 1 penumpang yang masih menjalani perawatan medis. Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan beberapa barang bukti diantaranya rekaman cctv di lokasi kejadian, pecahan kaca dan batu yang digunakan terduga pelaku.</p>



<p>&#8220;Terkait terduga pelaku adalah, awalnya petugas hanya mengamankan 7 orang saja. Namun setelah dilakukan penyidikan dan penyelidikan, akhirnya mengembang menjadi 21 orang. Dari 21 orang ini, kami menetapkan 11 orang sebagai tersangka,&#8221; terang Agus.</p>



<p>Sebanyak 11 orang yang ditetapkan tersangka ini, empat diantaranya berstatus anak-anak. Dengan rincian tiga orang masih duduk di bangku kelas 1 SMK dan satu lainnya kelas 2 SMK. Disinggung terkait motif pelaku, AKP Agus menegaskan jika salah sasaran. Para pelaku menduga rombongan peziarah itu adalah rombongan dari perguruan silat lainnya.</p>



<p>&#8220;Motifnya, para pelaku merupakan anggota perguruan silat yang memang berniat mengganggu rombongan perguruan silat yang punya hajat di Madiun. Jadi bisa dikatakan ini salah sasaran saja,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, para pelaku masih akan menjalani penyelidikan dan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut. &#8220;Untuk pelaku nantinya akan dikenakan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,&#8221; jelas AKP Agus. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Datangi Polres Trenggalek, GP Ansor Tulungagung Minta Usut Tuntas Kasus Pelemparan Batu</title>
		<link>https://memontum.com/datangi-polres-trenggalek-gp-ansor-tulungagung-minta-usut-tuntas-kasus-pelemparan-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[GP Ansor]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Usut Tuntas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184505</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tulungagung mendatangi Polres Trenggalek, Senin (06/03/2023) tadi. Kedatangan mereka, untuk meminta aparat kepolisian usut tuntas kejadian pelemparan batu terhadap kendaraan rombongan peziarah di jalan Trenggalek &#8211; Ponorogo kilometer 9, tepatnya di Kecamatan Tugu, Minggu (05/03/2023) dini hari. Ketua PC GP Ansor Tulungagung, Mohammad Sukur, sangat menyayangkan adanya kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tulungagung mendatangi Polres Trenggalek, Senin (06/03/2023) tadi. Kedatangan mereka, untuk meminta aparat kepolisian usut tuntas kejadian pelemparan batu terhadap kendaraan rombongan peziarah di jalan Trenggalek &#8211; Ponorogo kilometer 9, tepatnya di Kecamatan Tugu, Minggu (05/03/2023) dini hari.</p>



<p>Ketua PC GP Ansor Tulungagung, Mohammad Sukur, sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Hal ini sangat kami sayangkan dan kami mengutuk keras para pelaku ini agar menerima hukuman sesuai apa yang diperbuat,&#8221; ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (06/03/2023) siang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, pihaknya juga ingin mengklarifikasi terkait dengan perkembangan kasusnya. Dengan harapan, kasus ini bisa diselesaikan setuntas-tuntasnya. Usai bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Sukur yang juga didampingi Ketua PC GP Ansor Trenggalek, Muhammad Izuddin Zakki atau Gus Zakki menerangkan ada beberapa pelaku yang masih anak-anak.</p>



<p>&#8220;Keterangan dari Kasatreskrim tadi, memang ada beberapa pelaku yang masih anak-anak dan ini sangat disayangkan. Tentunya ini menjadi tugas kita bersama untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak sehingga ke depan tidak terjadi lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Sukur menambahkan, untuk total korban dari insiden tersebut adalah 16 orang di antaranya 14 orang luka ringan lalu 2 orang luka berat. &#8220;Satu orang sudah operasi di RSUD Trenggalek dan yang satu orang lagi dirujuk ke RSUD dr Iskak karena agak parah, sempat koma tapi sekarang semakin membaik,&#8221; terang Sukur.</p>



<p>Terkait langkah selanjutnya, PC GP Ansor Tulungagung sendiri akan mengawal kasus ini dengan menerjunkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang akan berkoordinasi dengan LBH Ansor Trenggalek. &#8220;Kita ingin mengawal kasus ini sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi dan selesai dengan tuntas, itu yang kami harapkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih terang Sukur, kejadian tersebut dinilai telah menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan antar masyarakat serta hak-hak asasi manusia dalam menjalankan aktifitas sosial.</p>



<p>Untuk itu, agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, pihaknya berharap aparat kepolisian bisa menindak tegas aksi tercela yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab itu kepada kader pemuda Ansor Tulungagung. Mengusut tuntas kasus itu sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184505</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Jadi Korban Pelemparan Batu saat Melintas di Jalan Antar Provinsi, Isuzu Elf di Trenggalek Nyungsep ke Selokan</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-jadi-korban-pelemparan-batu-saat-melintas-di-jalan-antar-provinsi-isuzu-elf-di-trenggalek-nyungsep-ke-selokan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Mar 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[satlantas polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Nasib naas dialami minibus Isuzu Elf saat melintas di Jalan Raya Trenggalek &#8211; Ponorogo atau tepatnya di Jalan Raya Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Minggu (05/03/2023) tadi. Kendaraan tersebut, nyungsep ke tepi jalan setelah mengalami kecelakaan tunggal dan diduga menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal. Kanit Gakumdu, Satlantas Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Nasib naas dialami minibus Isuzu Elf saat melintas di Jalan Raya Trenggalek &#8211; Ponorogo atau tepatnya di Jalan Raya Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Minggu (05/03/2023) tadi. Kendaraan tersebut, nyungsep ke tepi jalan setelah mengalami kecelakaan tunggal dan diduga menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal.</p>



<p>Kanit Gakumdu, Satlantas Polres Trenggalek, Iptu Singgih Marsudi, mengatakan bahwa ada sembilan orang yang menjadi korban Laka Lantas tunggal tersebut. Sejumlah korban, terdiri dari seorang sopir dan delapan penumpang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kejadiannya pada dini hari. Informasi sementara dari saksi-saksi, ada yang melempar batu ke arah kendaraan,&#8221; kata Kanit Gakumdu Singgih.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa rombongan tersebut dalam perjalanan pulang ke Tulungagung, setelah dari ziarah. &#8220;Setelah terkena lemparan batu, kendaraan itu hilang kendali dan oleng ke kanan masuk ke selokan sebelah Barat jalan,&#8221; ujar Singgih. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinilai Tak Mampu Awasi Penyaluran Pupuk, DPRD Pamekasan jadi Sasaran Pelemparan Telur Busuk</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-tak-mampu-awasi-penyaluran-pupuk-dprd-pamekasan-jadi-sasaran-pelemparan-telur-busuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Telur Busuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158584</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Pamekasan, Kamis (18/11/2021). Dalam aksinya, massa menunjukkan kekecewaannya dengan melempari Gedung DPRD, dengan telur busuk. Dalam aksi tersebut, mereka menjelaskan bahwa aksi lembar telur busuk ini melambangkan kekecewaan mereka terhadap kinerja DPRD. &#8220;Aksi lempar telur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Pamekasan, Kamis (18/11/2021). Dalam aksinya, massa menunjukkan kekecewaannya dengan melempari Gedung DPRD, dengan telur busuk.</p>



<p>Dalam aksi tersebut, mereka menjelaskan bahwa aksi lembar telur busuk ini melambangkan kekecewaan mereka terhadap kinerja DPRD. &#8220;Aksi lempar telur busuk ini merupakan kekecewaan, karena telur busuk ini merupakan lemahnya dan jijiknya kami. Karena, mereka tidak bisa menjalankan tugasnya sesuai sumpah jabatan yang mereka sampaikan waktu dilantik,&#8221; kata Korlap DPC GMNI, Taufikurrahman, saat dikonfirmasi.</p>



<p>Korlap aksi tersebut menambahkan,  bahwa DPRD Pamekasan tidak menjalankan fungsinya dalam mengawasi penyebaran pupuk. Sehingga, banyak petani yang kekurangan, bahkan tidak mendapatkan pupuk dari pemerintah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami sudah datang yang ke tiga kalinya. Dalam aksi yang sama dan tuntutan yang sama, terkait kasus kelangkaan pupuk di Pamekasan. Namun, sampai hari ini ternyata perealisasian pupuk masih bermasalah dan itu murni keluar dari pada tuntutan dan janji yang di sepakati oleh dewan-dewan dan eksekutif terutama Pak Ajib selaku ketua DKPP,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Taufik menuturkan, bahwa aksinya datang dengan membawa tuntutan. Dalam tuntutannya, Taufik berharap untuk segera membentuk tim dan mencari oknum yang bermain di dalam pendistribusian pupuk tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya berharap untuk segera membentuk simpansus untuk bagaimana memeriksa dan mengintrogasi setiap kios dan distributor, mengevaluasi, banyaknya kios yang tidak berizin&nbsp; tapi tetap beroperasi dan kios yang mendatangkan pupuk tapi tidak di jual, &#8221; ujarnya.</p>



<p>Jadi, bagaimana Pansus ini bisa di berjalan bisa di bentuk DPRD kemudian bisa menghukum dan bahkan menjerat siapa yang bermain di pendistribusian pupuk. <strong>(udi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158584</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sopir Perusahaan Jadi Korban Aksi Lempar Batu di Jalan Raya Taman</title>
		<link>https://memontum.com/sopir-perusahaan-jadi-korban-aksi-lempar-batu-di-jalan-raya-taman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 04:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek taman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116596</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Aksi teror lempar batu ke kaca mobil yang melintas di Jalan Raya Taman kembali terjadi. Sejumlah pengemudi bahkan terluka akibat aksi pelemparan batu yang dilakukan orang tak bertanggung jawab itu. Akibatnya korban pun harus menanggung rugi setelah sebuah batu yang dilempar orang tak dikenal ini berhasil merusak kaca depan kendaraan. Bahkan pengemudinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Aksi teror lempar batu ke kaca mobil yang melintas di Jalan Raya Taman kembali terjadi. Sejumlah pengemudi bahkan terluka akibat aksi pelemparan batu yang dilakukan orang tak bertanggung jawab itu.</p>
<p>Akibatnya korban pun harus menanggung rugi setelah sebuah batu yang dilempar orang tak dikenal ini berhasil merusak kaca depan kendaraan. Bahkan pengemudinya pun sempat mengalami luka-luka di bagian matanya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, salah satu lokasi yang kerap menjadi sasaran aksi pelemparan batu itu berada di JL Raya Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo.</p>
<p>Akibat aksi pelemparan batu itu, salah satu korban, Ogi Bachtiar harus mengalami luka di bagian mata kanannya. Hal itu akibat terkena lemparan batu dan serpihan kaca kendaraannya yang pecah.</p>
<p>&#8220;Tidak jelas apa maksud dari aksi pelemparan batu ini. Tapi kami meminta agar para sopir (driver) untuk lebih berhati-hati saat melintas di JL Raya Kletek,&#8221; ujar Ogi Bachtiar, Minggu (14/06/2020).</p>
<p>Salah satu warga sekitar, Tri Agus mengaku jika aksi pelemparan batu itu kerap terjadi dan meresahkan warga. Bahkan saat dirinya melintas di Jalan Raya Taman, sebuah mobil yang sedang melintas juga menjadi korban aksi lempar kaca mobil itu.</p>
<p>Akibatnya kaca depan mobil pecah. Agus menuturkan, peristiwa itu terjadi Sabtu (13/06/2020) malam itu tidak sampai melukai pengemudi.</p>
<p>&#8220;Saat kejadian, kondisi jalan cukup gelap. Karena lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di lokasi tidak menyala. Waktu itu saya meminta agar korban melapor ke polisi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara secara terpisah Kapolsek Taman, Kompol Hery Setyo Susanto menegaskan jika sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan korban aksi pelemparan yang membuat sejumlah mobil mengalami kerusakan itu. Hanya saja pihaknya berjanji untuk menindaklanjuti adanya informasi itu.</p>
<p>&#8220;Kami akan tindak lanjuti informasi ini, anggota kami akan terus menggelar patroli di lokasinya,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116596</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
