<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penundaan pelayaran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penundaan-pelayaran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2022 12:14:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penundaan pelayaran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cuaca Laut Tak Menentu, Nelayan Situbondo harus Gadaikan Perabot hingga Penundaan Pelayaran</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-laut-tak-menentu-nelayan-situbondo-harus-gadaikan-perabot-hingga-penundaan-pelayaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 12:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[penundaan pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dalam waktu sepekan terakhir ini, hujan deras disertai angin kencang serta gelombang laut tinggi, terus melanda perairan di Kabupaten Situbondo. Kondisi ini, sontak membuat ratusan nelayan tidak berani untuk melaut. Dampaknya, untuk kebutuhan makan sehari-hari, tidak sedikit sejumlah nelayan terpaksa menggadaikan perabotan rumah tangga. Selain harus menerima realita itu, ratusan nelayan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dalam waktu sepekan terakhir ini, hujan deras disertai angin kencang serta gelombang laut tinggi, terus melanda perairan di Kabupaten Situbondo. Kondisi ini, sontak membuat ratusan nelayan tidak berani untuk melaut. Dampaknya, untuk kebutuhan makan sehari-hari, tidak sedikit sejumlah nelayan terpaksa menggadaikan perabotan rumah tangga.</p>



<p>Selain harus menerima realita itu, ratusan nelayan di Pesisir Situbondo, juga memilih diam seraya memperbaiki jaring dan memperbaiki perahunya yang rusak. “Sambil menunggu cuaca kembali normal, kami memperbaiki jaring-jaring ikan yang rusak serta perahu,” jelas nelayan Pesisir Panarukan Situbondo, Nurul, Senin (17/01/2022).</p>



<p>Baca juga </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Nurul menjelaskan, bahwa cuaca ekstrim di laut, datangnya sangat tiba-tiba. Sehingga, nelayan memilih menambatkan perahunya hingga cuaca kembali normal.</p>



<p>“Untuk kebutuhan makan sehari-hari, kami dan teman-teman terpaksa harus menggadaikan perabotan rumah tangga,” tuturnya.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan nelayan di Pesisir Besuki Situbondo. Mereka enggan melaut, karena memang takut dengan cuaca ekstrim yang datangnya tiba-tiba. “Kami memilih menambatkan perahu dari pada melaut. Sebab, saat ini cuaca sulit di prediksi. Tiba-tiba saja angin dan gelombang laut tiba-tiba datang. Padahal, cuaca bisa jadi awalnya cerah,” jelas nelayan asal Jawa Tengah yang mencari ikan di Perairan Besuki, Karudin.</p>



<p>Tidak hanya para nelayan saja yang tidak berani melaut, namun kapal-kapal penumpang pun yang melayani pelayaran penyebrangan ke Madura, harus ditunda untuk berlayar oleh otoritas pelabuhan Kesahbandaran Kelas IV Panarukan Situbondo. Aktivitas pelayaran angkutan penumpang dan barang di Pelabuhan Besuki, Panarukan, Kalbut, Jangkar dan Mimbo tujuan Kepulauan Madura, ditunda hingga cuaca kembali normal. (her/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161914</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
