<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Penyintas Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyintas-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Aug 2021 10:57:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Penyintas Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Total 9 Ribu Penyintas Covid-19 Diwisuda RSLI Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/total-9-ribu-penyintas-covid-19-diwisuda-rsli-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2021 10:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150068</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, kembali menyelenggarakan wisuda bagi penyintas Covid-19. Pelaksanaan wisuda ke 404 itu, menyembuhkan sebanyak 31 pasien, yang prosesi pelaksanaan wisudanya berlangsung di Jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (07/08) tadi. Pelaksanaan itu, menjadi hal yang istimewa. Karena, jumlah pasien sembuh di RSLI Surabaya, mampu tembus di total angka 9 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, kembali menyelenggarakan wisuda bagi penyintas Covid-19. Pelaksanaan wisuda ke 404 itu, menyembuhkan sebanyak 31 pasien, yang prosesi pelaksanaan wisudanya berlangsung di Jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (07/08) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan itu, menjadi hal yang istimewa. Karena, jumlah pasien sembuh di RSLI Surabaya, mampu tembus di total angka 9 ribu orang. Meski demikian, keberhasilan penyembuhan pasien Covid-19 di RSLI ini, juga diperingati sebagai upaya mengingatkan kembali belum selesainya pandemi Covid-19.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Pihak RSLI yang diwakili oleh dr Dennis Aditya, menyampaikan selamat kepada para penyintas Covid-19 di RSLI. Karena semua telah menyelesaikan masa isolasi dan penyembuhan di RSLI. Mereka sudah dinyatakan sembuh oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP).</p>



<p>&#8220;Baik yang swabnya masih positif maupun yang sudah negatif, tidak usah khawatir. Karena secara medis, sudah melewati masa penyembuhan dan 90 persen virus sudah mati. Sehingga, potensi menularkan sudah sangat minim,&#8221; kata dr Dennis, Sabtu (07/08) tadi.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Total 9 Ribu Penyintas Covid 19 Diwisuda RSLI Surabaya" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/7ahGWyWz7ug?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Selain itu, tambahnya, selama setahun lebih, 9 ribu lebih pasien sudah sembuh. Namun angka itu, bukan suatu kebanggaan bagi RSLI. Tapi, hanyalah peringatan kecil karena sudah mewisuda ribuan orang dan tetap menjadi pengingat, bahwa pandemi belum berakhir dan kita semua harus tetap berhati-hati.</p>



<p>&#8220;Untuk itu, saya minta tolong untuk saling mengingatkan dan mengedukasi, melakukan protokol kesehatan. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam hal tersebut. Para medis atau Nakes saja, tidak akan cukup untuk mengedukasi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Salah satu penyintas Covid-19 yang menjadi peserta wisuda, Moesrini Kurniawati (41), mengaku merasakan rasa syukurnya telah dirawat dengan baik di RSLI dan bisa sembuh dari Covid-19. Wanita yang tinggal di kawasan Surabaya Utara ini, mengatakan bahwa dirinya telah dirawat sejak tanggal 29 Juli lalu. Selama sepuluh hari, dirinya mendapatkan penangan dan pelayanan dengan baik.</p>



<p>&#8220;Saya benar-benar diperhatikan. Selama di dalam RSLI, kami selalu mendapatkan bimbingan dan semangat untuk sembuh. Di sana ditekankan tentang hal penting untuk tetap semangat, tidak stress supaya imum tidak turun,&#8221;ujar Moesrini.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga berterima kasih kepada Nakes yang bertugas di RSLI. &#8220;Untuk semua yang bertugas di rumah sakit, saya ucapkan terima kasih. Semoga sehat selalu,” kata Moesrini.</p>



<p>Ditempat yang sama, Penanggungjawab RSLI Surabaya, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan wisuda penyintas yang sudah melewati angka 9 ribu. &#8220;Ini merupakan bukti kesungguhan RSLI dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat khususnya di Jawa Timur,&#8221; kata Nalendra</p>



<p>Nalendra juga berharap, untuk tidak banyak lagi pasien yang masuk RSLI. Yang berarti, Covid-19 segera diatasi dan tidak adalagi penderita Covid-19 yang harus masuk rumah sakit.</p>



<p>“Semua ini semata-mata untuk kepentingan bangsa dalam mengatasi pandemi Covid-19,” pesan Nalendra.</p>



<p>Sementara itu, dari informasi data Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC)-RSLI, Radia Jadid, mengatakan bahwa pasien yang masih dirawat setelah wisuda menyisakan sekitar 246 pasien. Sedangkan kapasitasnya, ada 410 bed. Itu berarti, kata Jadid, BOR RSLI sudah turun dan melandai di angka 60 persen. Jumlah tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan pertengahan Juli yang sempat mencapai angka 98 persen.</p>



<p>&#8220;Jumlah yang inden sudah tidak ada lagi. Ini sangat kontras dengan tiga minggu sebelumnya, yang sempat mencapai angka 233 orang inden atau mengantre untuk masuk RSLI,&#8221; terang Jadid. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Tingginya Permintaan Konvalesen , RSLI Surabaya Gelar Sceening untuk Penyintas Covid</title>
		<link>https://memontum.com/respon-tingginya-permintaan-konvalesen-rsli-surabaya-gelar-sceening-untuk-penyintas-covid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 10:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSLI Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146498</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) menggelar screening bagi penyintas Covid-19. Lantaran meningkatnya jumlah kasus Covid-19, yang berdampak pada tingginya permintaan plasma konvelesen. Tercatat sebanyak 200-300 Plasma dibutuhkan setiap hari. Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien (PPKPC) Covid-19, RSLI Surabaya, Radian Jadid, mengatakan bahwa tingginya permintaan tersebut tidak diimbangi dengan jumlah pendonor yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) menggelar screening bagi penyintas Covid-19. Lantaran meningkatnya jumlah kasus Covid-19, yang berdampak pada tingginya permintaan plasma konvelesen. Tercatat sebanyak 200-300 Plasma dibutuhkan setiap hari.</p>



<p>Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien (PPKPC) Covid-19, RSLI Surabaya, Radian Jadid, mengatakan bahwa tingginya permintaan tersebut tidak diimbangi dengan jumlah pendonor yang masih terbatas. Mereka yang datang ke Palang Merah Indonesia (PMI) direspon oleh Fakultas Kedokteran Unair melalui Pengabdian pada Masyarakat (Pengmas FK Unair), menggandeng Relawan Pendamping.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Beberapa hari yang lalu saya ke PMI untuk donor, dan juga mengecek berapa permintaan untuk hari ini mencapai 200-300 bag per hari,&#8221; ujarnya, Senin (28/06).</p>



<p>Karena itu, diadakan menyelenggarakan kegiatan Pengorganisasian Penyintas Covid-19 RSLI setiap hari Sabtu, berupa aktivitas screening donor plasma konvalesen dan Edukasi bagi Penyintas. Acara ini diselenggarakan di RSLI Surabaya, Aula kantor Kogabwilhan II RSLI, Gedung Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Indrapura, Surabaya.</p>



<p>Selain itu,&nbsp; Kata dia,&nbsp; bahwa Plasma Konvalesen adalah bagian dari darah putih yang mengandung antibodi&nbsp; di dalam darah penyintas Covid 19. Antibodi ini nanti akan diambil pada saat donor darah yang diproses masuk ke mesin, dipisah dan diambil plasmanya.</p>



<p>&#8220;Ini yang digunakan untuk membantu para pasien bergejala sedang atau berat mendapatkan tambahan pasukan untuk melawan virus. Pola ini merujuk pada penangan ebola dulu, plasma daripada mantan penderita didonor pada mereka yang membutuhkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu,&nbsp; untuk syarat menjadi pendonor Plasma Konvalesen, lanjut Jadid, adalah&nbsp; penyintas yang pernah terkena Covid-19, umur diatas 17 sampai 60 tahun, dan wanita yang belum punya anak. Bagi ibu yang pernah hamil atau melahirkan tidak bisa karena kandungan dalam darahnya berbeda.</p>



<p>&#8220;kondisi kesehatan nanti di screening, diambil sampelnya dulu, lalu diuji kadar titer antibodi apakah masih mencukupi, mengandung virus atau tidak, kalau hasilnya bagus, mereka bisa mendonorkan plasma. Proses uji 1 sampai 2 hari di Lab PMI. Jadi screening hari ini besok atau lusa dikabari PMI terus dilakukan di Unit Transfusi Darah PMI,&#8221; paparnya.</p>



<p>Radian membeberkan, satu pendonor bisa menghasilkan 3 kantong Plasma Konvalesen. PMI sendiri mempunyai 3 sampai 5 alat untuk memproses. Satu mesin bisa menangani 10 pendonor dengan membutuhkan waktu penanganan selama 1,5 jam.&nbsp; Seandainya 5 mesin itu difungsikan semua, maka satu hari bisa mencapai 150 bag. &#8220;Kami dari relawan kemanusiaan menyarankan pemerintah bisa menambahkan unit agar memasok, menyumbangkan ke PMI di Kabupaten Kota untuk dikelola. Selama ini hanya ada 6 UTD yang menangani. Apalagi daerah lain juga beralih ke Surabaya. Pemerintah bisa pengadaan alat itu lalu disumbangkan ke PMI kabupaten/kota yang belum ada. Ini merupakan terobosan yang perlu dijalankan,&#8221; pungkas Jadid. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyintas Covid-19, Belasan Personil Polres Probolinggo Kota Donorkan Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/penyintas-covid-19-belasan-personil-polres-probolinggo-kota-donorkan-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:30:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134532</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Belasan personel Polres Probolinggo Kota, yang menjadi penyintas Covid-19, melakukan donor plasma konvalesen. Anggota yang menjadi pendonor plasma konvalesen ini, adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak dua bulan terakhir. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan jika ada anggota polres Probolinggo Kota, yang mengajukan diri untuk donor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Belasan personel Polres Probolinggo Kota, yang menjadi penyintas Covid-19, melakukan donor plasma konvalesen. Anggota yang menjadi pendonor plasma konvalesen ini, adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak dua bulan terakhir.</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan jika ada anggota polres Probolinggo Kota, yang mengajukan diri untuk donor plasma konvalesen. &#8220;Memang benar, anggota Polres sudah mengikuti screening guna melakukan donor plasma. Anggota yang mengikuti donor plasma tersebut adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak 2 bulan terakhir,&#8221; jelas AKBP R.M Jauhari, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Tentunya, lanjut Kapolres, proses sebelum mengikuti donor plasma harus dilakukan proses screening terlebih dahulu. Proses screening ini, banyak sekali yang harus diikuti dan tim kesehatan yang mengerti bisa memutuskan apakah pendonor bisa atau tidak. Donor plasma konvalesen ini, menurutnya, sangat diharapkan dan bisa menjadi harapan bagi pasien Covid-19.</p>



<p>&#8220;Program dari bapak Kapolri, Kapolda agar anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 melakukan donor plasma untuk membantu saudara kita yang terpapar COVID-19,&#8221; kata R.M Jauhari.</p>



<p>Kapolres mengungkapkan, puluhan anggota ini menjalani screening untuk mengetahui sejauh mana mereka memenuhi syarat sebagai pendonor plasma konvalesen. Hingga saat ini, Kapolres, baru ada 1 anggota yang sudah dinyatakan lolos screening dan bisa menjadi pendonor plasma konvalesen.</p>



<p>&#8220;Kalau yang sudah lolos, sampai saat ini sudah 1 anggota yang bisa mendonorkan plasmanya di RSUD Dr. Saleh,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134510-awas-libur-imlek-keluar-daerah-bagi-asn-dan-non-asn-diberlakukan-sanksi-disiplin-pegawai#ixzz6mE24ToMZ" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Awas… Libur Imlek Keluar Daerah Bagi ASN dan Non ASN Diberlakukan Sanksi Disiplin Pegawai</a></strong></p>



<p>Sementara itu, salah seorang anggota Polres Probolinggo Kota yang juga ikut dalam donor plasma konvalesen ini Bripka Fauzan mengakui kalau sudah bisa ikut berperan sebagai pendonor plasma konvalesen. Bripka Fauzan menyebut, ia sudah dinyatakan lolos screening dan bisa menjadi pendonor plasma.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, saya dinyatakan lolos untuk menjadi pendonor plasma konvalesen,&#8221; katanya.</p>



<p>dr. Boby Mulyadi Sp.PK selaku Dokter Penanggung Jawab penanganan donor plasma konvalesen (Ruang Aferesis) mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Polres Probolinggo Kota yang telah melakukan Donor Plasma.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan plasma donor konvalesen ini membantu penanganan pasien covid lainnya yang ada di Kota Probolinggo,&#8221; jelasnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134532</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Kebugaran Penyintas Covid-19 Dengan Cara Ini</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-kebugaran-penyintas-covid-19-dengan-cara-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2021 09:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (<em>yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19</em>) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen, Sabtu (06/02).</p>
<p>&#8220;Sangat umum bagi orang yang sembuh dari Covid-19 berat, terutama yang membutuhkan alat bantu pernafasan di rumah sakit. Mereka pasti alami gangguan atau kesulitan dalam perhatian, mengingat sesuatu, dan berpikir jernih. Nah, kesulitan ini dapat hilang dalam beberapa minggu atau bulan, tetapi bagi sebagian orang bisa berlangsung lebih lama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karena itu, dr. Shinta membeberkan ada beberapa strategi mengatasi gangguan tersebut bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>Antara lain latihan fisik, latihan otak, membuat catatan pengingat, dan membagi aktivitas.</p>
<p>&#8220;Latihan fisik bisa dengan berolahraga di level yang tepat. Sedangkan latihan otak bisa berupa menggeluti hobi atau aktivitas baru, memainkan permainan kata, angka, dan memori, serta membaca,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lanjut dr. Shinta, selepas seseorang alami sakit parah, energi yang dimiliki mungkin akan berkurang dari sebelumnya. Sehingga penting untuk menjadi aktif kembali setelah pulih dari Covid-19, walau dirasa cukup sulit untuk mengelola aktifitas sehari-hari selepas terpapar.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan mengelola aktivitas sehari-hari. Antara lain menyesuaikan ekspektasi, hemat energi, atur kecepatan diri, biarkan orang lain membantu, dan mulai aktifitas yang mudah serta ringan,&#8221; bebernya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/134070-ppkm-jilid-2-kota-malang-berikan-hasil-signifikan#ixzz6lgKlZHcn"><strong>Baca Juga : PPKM Jilid 2 Kota Malang Berikan Hasil Signifikan</strong></a></p>
<p>Penyesuaian dengan ekspektasi diharuskan agar penyintas tidak perlu muluk-muluk dalam sehari ingin mengerjakan berbagai macam aktivitas.</p>
<p>Disamping itu, dr Shinta juga memaparkan beberapa strategi untuk hadapi kesulitan mengelola stres, kecemasan, atau depresi bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>&#8220;Teman-teman penyintas harus menjaga kebutuhan dasarnya, meliputi tidur dan makan yang cukup, serta tetap aktif secara fisik. Disisi lain juga penting untuk lakukan perawatan diri dengan tetap terhubung secara sosial, melakukan aktivitas santai, dan meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas atau hobi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Seperti diketahui WHO (<em>World Health Organization</em>) juga telah memberikan beberapa pedoman agar penyintas Covid-19 dapat tetap bugar. Arahan itu antara lain melakukan olahraga, mengelola masalah memori dan perhatian, kembali dalam aktivitas sehari-hari, serta mengelola stres, kecemasan, atau depresi. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Inilah yang Diterima Penyintas Covid-19 Usai Donor Plasma</title>
		<link>https://memontum.com/manfaat-inilah-yang-diterima-penyintas-covid-19-usai-donor-plasma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 09:01:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi. Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum<a href="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Kota Malang</a></strong> &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi.</p>



<p>Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma yaitu antibodi, faktor-faktor pembekuan baik faktor yang pro koagulan maupun antikoagulan. Ada albumin, protein C dan S, cytokines anti inflamasi dan faktor-faktor lain,&#8221; terangnya, Sabtu (23/01) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dr. Siti mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan pendonor plasma sebelum berdonasi.</p>



<p>&#8220;Sebelum donasi, pendonor banyak makan nasi dan minum air putih sekitar 2 sampai 3 liter per hari. Makannya, harus makanan protein tinggi. Kenapa, karena nanti itu kan otomatis banyak protein yang keluar ya. Sehingga protein albumin akan turun,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Berdasarkan penuturan dr. Siti, volume plasma darah yang diambil hanya sekitar 13 persen. Sehingga pendonor tidak perlu takut kekurangan cairan karena tidak akan langsung diambil sebanyak itu. Bahkan dalam 1 tahun maksimal donor 12 liter.</p>



<p>&#8220;Usai donor, ini yang penting. Konsumsi minuman elektrolit karena banyak air yang diambil. Kemudian makan makanan tinggi protein, seperti ikan, putih telur, dada ayam,&#8221; urainya.</p>



<p>Bagi penyintas yang sudah mendonorkan plasma darahnya, bisa berdonor lagi setelah 14 hari kemudian.</p>



<p>dr. Siti berharap akan makin banyak penyintas yang mau mendonorkan plasma darahnya. &#8220;Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama dalam membantu pasien Covid-19. Tidak hanya penerima donor yang mendapat manfaat, melainkan pendonor juga,&#8221; jelasnya. Manfaat yang didapat para pendonor antara lain dapat mengetahui kondisi antibodi, cek-up darah lengkap, protein total, albumin, dan kolesterol. Selain itu bisa menerima <a href="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19">screening Swab</a> RT-PCR, pemeriksaan IMLTD (Hepatitis B, C, HIV, dan Sifilis), serta mengetahui adanya antibodi terhadap golongan darah. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prakarsai Donor Plasma Konvalesen, Sutiaji Koordinasi Dengan Tim Peneliti</title>
		<link>https://memontum.com/prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 05:58:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai penyintas atau orang yang berhasil sembuh dari Covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji, dikabarkan akan mendonorkan plasma darahnya. Karena seperti yang diketahui, plasma darah dari penyintas digadang-gadang mampu membantu proses penyembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melalui terapi plasma konvalesen. Rencana donor plasma konvalesen itu langsung dibenarkan oleh Sutiaji Sabtu (23/1) pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/132916-tekan-penyebaran-covid-buat-program-masjid-tangguh">Kota Malang</a> </strong>&#8211; Sebagai penyintas atau orang yang berhasil sembuh dari Covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji, dikabarkan akan mendonorkan plasma darahnya.</p>



<p>Karena seperti yang diketahui, plasma darah dari penyintas digadang-gadang mampu membantu proses penyembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melalui terapi plasma konvalesen.</p>



<p>Rencana donor plasma konvalesen itu langsung dibenarkan oleh Sutiaji Sabtu (23/1) pagi ini. &#8220;Minggu depan saya akan mendeklarasikan. Saya sudah koordinasi dengan dr. Putu dan dr. Kohar tentang ini,&#8221; ungkap Sutiaji.</p>



<p>Dirinya akan memprakarsai donor plasma konvalesen dan sudah berkomunikasi dengan dr. Putu Moda Arsana. Seperti diketahui, dr. Putu adalah ketua Tim Peneliti Terapi Plasma Konvalesen.</p>



<p>&#8220;Beliau adalah orang Malang yang menginisiasi dan sudah meneliti tentang plasma konvalesen untuk penyembuhan Covid-19. Saat ini beliau di Jakarta, karena memang menjadi ketua Tim Peneliti Terapi Plasma Konvalesen,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lanjut Sutiaji, mestinya donor plasma dilakukan minggu ini. Namun sayang, dikarenakan jadwal Sutiaji dan dr. Putu yang masih cukup padat, rencana akan dilaksanakan dalam pekan depan.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132909-wali-kota-malang-siap-donor-plasma-konvalesen">Baca Juga: Wali Kota Malang Siap Donor Plasma Konvalesen</a></strong></p>



<p>&#8220;Kemarin saya waktunya belum sempat, tapi dokter sempat. Saya longgar, namun dokter tidak, masih belum ketemu jadwal yang sama-sama kosong. Tapi Insyaallah dalam bulan ini akan kami deklarasikan dan saya akan prakarsai untuk donor plasma,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sutiaji pun berharap dirinya bisa berdonor. &#8220;Saya saat terpapar Covid-19 itu bergejala, semoga bisa, karena katanya penyintas tanpa gejala yang tidak bisa. Selain itu usia juga mudah-mudahan masih bolehlah,&#8221; tutupnya<strong>. (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132920</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
