<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pinjol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pinjol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Aug 2024 12:48:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pinjol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rakor Kerawanan Sosial, Bupati Banyuwangi Ingatkan Bahaya Pinjol dan Judol</title>
		<link>https://memontum.com/rakor-kerawanan-sosial-bupati-banyuwangi-ingatkan-bahaya-pinjol-dan-judol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerawanan]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak segenap unsur tiga pilar memperkuat kolaborasi dalam menangani kerawanan sosial, seperti tentang pinjaman online (Pinjol) dan judi online (Judol). Hal ini, ditegaskan Bupati Ipuk dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar di Lapangan Tennis Indoor GOR Tawang Alun, Rabu (07/08/2024) tadi. Pelaksanaan Rakor Tiga Pilar itu, dihadiri ratusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak segenap unsur tiga pilar memperkuat kolaborasi dalam menangani kerawanan sosial, seperti tentang pinjaman online (Pinjol) dan judi online (Judol). Hal ini, ditegaskan Bupati Ipuk dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar di Lapangan Tennis Indoor GOR Tawang Alun, Rabu (07/08/2024) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan Rakor Tiga Pilar itu, dihadiri ratusan unsur yang berasal dari kepala desa atau lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Turut hadir pula, Kepala Pengadilan Negeri, Gede Yuliartha, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Banyuwangi, Kombes Pol Faisol Wahyudi, perwakilan Forpimda dari Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi dan Kejaksaan Negeri Banyuwangi.</p>



<p>“Mengawali pertemuan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, khususnya kepala desa, Babinsa dan Bahabinkamtibmas yang gotong royong menjaga dan membangun Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Di kesempatan itu, Bupati Ipuk menyampaikan fenomena kerawanan sosial yang menjadi permasalahan secara nasional. Diantaranya, tentang Pinjol dan Judol.</p>



<p>Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai Pinjol di Indonesia mencapai Rp 22,76 triliun per Maret 2024, meroket sekitar 15,35 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara dari laporan Menkopolhukam, ada sekitar 4 juta orang yang terdeteksi melakukan judi online di Indonesia. Mulai dari anak-anak sampai orang tua. “Ini harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai orang-orang terdekat yang ada di lingkungan kita terjerat permasalahan ini. Butuh kepedulian dan kesungguhan kita untuk mencegahnya dengan mengedukasi warga agar terhindar dari Pinjol dan Judol,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya mengaku, juga telah bekerja sama dengan OJK dan perbankan untuk memberikan literasi keuangan kepada warga. &#8220;Termasuk juga ke ASN, kami libatkan OJK secara rutin untuk memberikan materi bahaya Pinjol dan Judol,&#8221; tambah Bupati Ipuk.&nbsp;</p>



<p>Dirinya juga mengingatkan kembali, terkait tujuh permasalahan yang harus selesai di tingkat desa. Diantaranya, tidak ada anak miskin yang tidak sekolah, tidak ada Bumil, bayi dan Balita miskin yang kurang gizi, tidak ada orang miskin yang tidak bisa berobat, tidak ada Lansia miskin sebatang kara yang tidak bisa makan, tidak ada orang miskin yang rumahnya tidak layak huni, permasalahan sampah, serta persoalan dan pengendalian tata ruang.</p>



<p>Bupati Ipuk juga menyampaikan progress pembangunan daerah. Diantaranya, angka kemiskinan yang turun signifikan. “Angka kemiskinan terus turun dalam 4 tahun terakhir. Dari 7,34 persen di tahun 2023, kini 6,54 persen tahun 2024. Alhamdulillah, semua gotong royong menunjukkan kinerja positif, Banyuwangi berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 0,8 persen,” paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Banyuwangi juga terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Pada tahun 2024, telah dialokasikan anggaran sebesar lebih dari Rp 277 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di 1.626 titik. Juga anggaran sebesar lebih dari Rp 86 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pada 492 titik. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Bersih Desa Ngogri Jombang, Kemenkominfo Gelar Diskusi Luring Waspadai Pinjol Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-bersih-desa-ngogri-jombang-kemenkominfo-gelar-diskusi-luring-waspadai-pinjol-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[ngogri]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Remaja Karang Taruna Ngogri Jombang, akan menggelar diskusi &#8216;literasi digital masuk desa&#8217; di Balai Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/06/2023) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal&#8217; yang digelar secara chip in dalam rangkaian kegiatan bersih Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Remaja Karang Taruna Ngogri Jombang, akan menggelar diskusi &#8216;literasi digital masuk desa&#8217; di Balai Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/06/2023) siang sekitar pukul 13.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal&#8217; yang digelar secara chip in dalam rangkaian kegiatan bersih Desa Ngogri itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Kaprodi Ekonomi Syariah STAI Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi, Business Enthusiast, Sandra Sabellina, dosen STIKOSA-AWS, Riesta Ayu Oktarina dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Jadi, bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabJombang2406. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo mengatakan, bahwa pinjaman online ilegal kini tidak hanya menyasar masyarakat yang tinggal di perkotaan. Mereka yang tinggal di pedesaan, pun kini tidak luput dari incaran lembaga pemberi pinjaman tak berizin (ilegal) itu.</p>



<p>”Kemudahan dalam mengakses internet telah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan. Berkedok sebagai lembaga pemberi pinjaman, mereka menawarkan iming-iming pinjaman tanpa agunan dengan proses cepat,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menegaskan, masyarakat hendaknya tidak mudah tergoda dengan tawaran tak masuk akal dari iklan pinjaman online (pinjol). Janji manis memberikan bunga yang rendah, sering kali justru akan merugikan peminjam dana. Apalagi, bila penyedia jasa pinjaman online itu meminta izin untuk mengakses data pribadi.</p>



<p>”Sebab, janji-janji itu tak akan dilakukan layanan pembiayaan pinjaman online legal. Pinjaman online legal tak akan meminta untuk mengakses data kontak calon peminjam dan tidak mengakses kontak pribadi,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, hingga Februari 2023, Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menemukan 85 pinjol ilegal tanpa izin. Dengan tambahan tersebut, sejak 2018 hingga Februari 2023 ini, jumlah platform pinjol ilegal yang telah ditutup menjadi sebanyak 4.567.</p>



<p>Selain diskusi, acara bersih desa Ngogri juga diisi dengan acara khataman Al Qur’an, tahlil, tumpengan, arakan jaranan, dan hiburan lainnya. ”Melalui acara bersih desa, Kemenkominfo ingin berbagi informasi terkait bahaya pinjol ilegal,” pungkas Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nonton Wayang Plus Terhindar Jadi Korban Pinjol Ilegal, Gabung dalam Diskusi Literasi Satu Ini</title>
		<link>https://memontum.com/nonton-wayang-plus-terhindar-jadi-korban-pinjol-ilegal-gabung-dalam-diskusi-literasi-satu-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 May 2023 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjol Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Dunia digital makin menggoda, lantaran memudahkan hidup yang menjadi serba cepat. Tidak terkecuali, cepat dan mudah mendapatkan pinjaman online (Pinjol), yang harus diakui telah membuat banyak warga masyarakat tergoda. Tidak hanya warga di kota besar, tetapi sudah menyebar hingga ke pelosok desa. Bahkan, berdasarkan databoks Katadata.id mencatat, perDesember 2022, jumlah penyaluran Pinjol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Dunia digital makin menggoda, lantaran memudahkan hidup yang menjadi serba cepat. Tidak terkecuali, cepat dan mudah mendapatkan pinjaman online (Pinjol), yang harus diakui telah membuat banyak warga masyarakat tergoda. Tidak hanya warga di kota besar, tetapi sudah menyebar hingga ke pelosok desa.</p>



<p>Bahkan, berdasarkan databoks Katadata.id mencatat, perDesember 2022, jumlah penyaluran Pinjol di wilayah Pulau Jawa telah mencapai Rp 15,68 triliun. Atau, naik 2,61 persen dari bulan sebelumnya yang sudah tembus Rp 15,28 triliun.</p>



<p>Menyadari pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya Pinjol, utamanya yang ilegal, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memandang perlu menggelar diskusi literasi digital di tingkat desa secara luring (offline).</p>



<p>Salah satunya, diskusi #MakinCakapDigital yang dijadwalkan berlangsung secara &#8216;chip in&#8217; di acara Panggung Rakyat Bersih Desa di Balai Desa Dukuh, Kecamatan Godang, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (27/05/2023) besok malam. Selain diskusi, hajatan ini nantinya juga akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang, tari-tarian dan kesenian tradisional lainnya.</p>



<p>&#8220;Rangkaian acara tersebut dapat diikuti secara gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar di link registrasi https://s.id/DaftarTulungagung2705. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (26/05/2023) tadi.</p>



<p>Diskusi yang mengupas topik &#8216;Waspada terhadap Pinjaman Online Ilegal&#8217;, itu menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungangung, Muhamad Subaweh, Wakil Ketua RTIK Tulungangung, Mochamad Ismanu Roziqi, Direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam serta Ari utami sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Jadi, sembari menikmati hiburan pertunjukan wayang, peserta akan mendapat bonus ilmu. Yakni, bagaimana menghindar dari godaan Pinjol ilegal yang bisa mengancam setiap waktu,” pesan Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menambahkan, mudah dan cepatnya syarat peminjaman, bukan berarti kita lengah untuk ambil Pinjol. Teliti dan cek keakurasian perusahaan pemberi Pinjol, karena tidak sedikit yang menipu. ”Jangan mau terulang, menjadi konyol karena pemberi Pinjol ternyata penipu,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Lantas, apa saja ilmu yang akan dibagikan di diskusi nanti? Menurut Kemenkominfo, sering kita menerima kiriman pesan melalui WA atau SMS di ponsel. Isinya menggiurkan dan menarik dicoba. Padahal, bisa jadi, tawaran yang diajukan itu jebakan penipuan.</p>



<p>&#8220;Bagaimana cara menghindarinya? Dalam diskusi akan dibagikan tip dan trik, agar masyarakat tidak lagi ceroboh dan jadi korban,&#8221; ujar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Angkat Tema Waspada Pinjol dalam Diskusi Literasi Digital di Lapangan Sudimoro Nganjuk</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-angkat-tema-waspada-pinjol-dalam-diskusi-literasi-digital-di-lapangan-sudimoro-nganjuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 May 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188600</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; hadir secara &#8216;Chip in&#8217; dalam acara Pertandingan Persahabatan Bola Voli di lapangan Bola Voli Desa Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (13/05/2023) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada Terhadap Pinjaman Online&#8217; gelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Karang Taruna Pemuda Harapan Kabupaten Nganjuk, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; hadir secara &#8216;Chip in&#8217; dalam acara Pertandingan Persahabatan Bola Voli di lapangan Bola Voli Desa Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (13/05/2023) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada Terhadap Pinjaman Online&#8217; gelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Karang Taruna Pemuda Harapan Kabupaten Nganjuk, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Diantaranya, Ketua Relawan TIK Kabupaten Tulungagung, Mohammad Subaweh, Sekretaris Kecamatan Sukomoro, Wisnu Anang Prabowo, Wakil Ketua Relawan TIK Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, dan Mohammad Noviyanto sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi ini digelar gratis. Serta, dapat diikuti dengan cara gratis dengan mendaftar ke link registrasi peserta di https://s.id/DaftarNganjuk1305. Nantinya, selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo, Jumat (12/05/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo mengatakan bahwa tidak hanya penduduk perkotaan yang kini disasar pinjaman online (Pinjol). Namun, juga menyasar warga yang tinggal di pedesaan. Pelaku Pinjol ilegal selalu memanfaatkan kebutuhan masyarakat yang mendesak dengan menawarkan pinjaman berbunga tinggi.</p>



<p>”Selain itu, ciri-ciri pinjol ilegal adalah tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), promosi via SMS, jangka waktu pinjaman singkat, lokasi kantor tidak jelas, pencurian data pribadi peminjam dan penagihan tanpa etika,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Agar tidak terjebak Pinjol, lanjut Kemenkominfo, masyarakat hendaknya lebih berhati-hati dan waspada terhadap iming-iming kemudahan proses yang ditawarkan oleh pinjol ilegal. “Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id,” terang Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Kemenkominfo juga menambahkan, bahwa berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan instansinya bersama Katadata Insight Center pada 2021, didapatkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masuk dalam kategori &#8216;sedang&#8217;.</p>



<p>”Secara keseluruhan, Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 mencapai 3.49 dari skala 1-5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46,” tulis Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital di lingkungan komunitas merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia #MakinCakapDigital. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program IMCD urgen dilakukan, karena berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 sudah mencapai 220 juta orang. ”Padahal, pada 2019, jumlah itu tidak lebih dari 175 juta orang,” jelasnya.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188600</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada Pinjaman Online Ilegal Jadi Diskusi Literasi Digital Kemenkominfo di Pesta Rakyat Talang Rejoso Nganjuk</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-pinjaman-online-ilegal-jadi-diskusi-literasi-digital-kemenkominfo-di-pesta-rakyat-talang-rejoso-nganjuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 May 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjol Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188088</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; kembali bakal digelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di wilayah Kabupaten Nganjuk. Kali ini, pelaksanaan akan dihadirkan di tengah acara &#8216;Pesta Rakyat Desa Talang Rejoso&#8217;, persisnya di Lapangan Desa Talang Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (07/05/2023) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; kembali bakal digelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di wilayah Kabupaten Nganjuk. Kali ini, pelaksanaan akan dihadirkan di tengah acara &#8216;Pesta Rakyat Desa Talang Rejoso&#8217;, persisnya di Lapangan Desa Talang Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (07/05/2023) sore sekitar pukul 15.00 WIB.</p>



<p>Dalam diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal&#8217; itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Chief Operating Regional ACSB East Java, Muhajir Sulthonul Aziz, Wakil Ketua RTIK Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, dosen dan Praktisi Komunikasi, Rizky Wulandari dan Ari Utami sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi ini gratis untuk masyarakat. Bahkan, dapat diikuti dengan mendaftar ke link registrasi peserta di https://s.id/DaftarNganjuk0705. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Sabtu (06/05/2023) tadi.</p>



<p>Selain diskusi, pesta rakyat yang digagas Karang Taruna Desa Talang Rejoso itu, juga akan dimeriahkan beberapa acara. Diantaranya, Bazar UMKM, Senam massal ibu-ibu, Pertunjukan kesenian jaranan Pegon, Reog, Kucingan, Hiburan musik Campursari dan live music Cak Yudho.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Satgas Waspada Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kepolisian Republik Indonesia telah mengambil langkah cepat dan tegas menindak pinjaman online ilegal atau rentenir online yang berpotensi melanggar hukum. Tindakan tegas dilakukan melalui cyber patrol dan sejak 2018 telah memblokir 3.193 aplikasi atau website pinjaman online (pinjol) ilegal.</p>



<p>&#8220;Masyarakat agar waspada terhadap pinjaman online melalui SMS atau WhatsApp. Gunakan pinjaman online yang resmi terdaftar (berizin) di OJK,&#8221; tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Adapun ciri-ciri pinjol ilegal, menurut Kemenkominfo, diantaranya adalah tidak terdaftar di OJK, penawaran menggunakan SMS atau WhatsApp, bunga dan denda tinggi (1 hingga 4 persen perhari), biaya tambahan bisa mencapai 40 persen dari nilai pinjaman, jangka waktu pelunasan singkat tidak sesuai kesepakatan. &#8220;Selebihnya, meminta akses data pribadi dan sejumlah data pribadi lainnya yang digunakan untuk meneror peminjam yang gagal bayar, penagihan tidak beretika, berupa teror, intimidasi dan pelecehan, serta tidak memiliki layanan pengaduan dan identitas kantor yang jelas,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan instansinya bersama Katadata Insight Center pada 2021, didapatkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masuk dalam kategori &#8216;sedang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Secara keseluruhan, Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 mencapai 3.49 dari skala 1-5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46,&#8221; tulis Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital di lingkungan komunitas merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia #MakinCakapDigital. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta. Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program IMCD urgen dilakukan, karena berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 sudah mencapai 220 juta orang. ”Padahal, pada 2019, jumlah itu tidak lebih dari 175 juta orang,” jelasnya.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188088</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bermasalah dengan Pinjol? Ayo Ikuti Ulasan di Diskusi Literasi Digital Kemenkominfo di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/bermasalah-dengan-pinjol-ayo-ikuti-ulasan-di-diskusi-literasi-digital-kemenkominfo-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman online]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186386</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Maraknya kasus peminjaman online (Pinjol), mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital Kabupaten Kediri di Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Sabtu (08/04/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Diskusi luring (offline) dengan tema &#8216;Bijaksana Melakukan Pinjaman Online&#8217; itu, rencananya menghadirkan nara sumber diantaranya, Ketua Relawan TIK Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Maraknya kasus peminjaman online (Pinjol), mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital Kabupaten Kediri di Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Sabtu (08/04/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Diskusi luring (offline) dengan tema &#8216;Bijaksana Melakukan Pinjaman Online&#8217; itu, rencananya menghadirkan nara sumber diantaranya, Ketua Relawan TIK Kabupaten Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam, Ketua Relawan TIK Surabaya, Muhajir Sulthonul Aziz dan Ari Utami sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi gratis ini bisa diikuti dengan cara mendaftar ke link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabKediri0804. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (07/04/2023) tadi.</p>



<p>Kemenkominfo menjelaskan, berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada 2021, didapatkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masuk dalam kategori &#8216;Sedang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Secara keseluruhan, Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 mencapai 3.49 dari skala 1 hingga 5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46,&#8221; tulis Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital di lingkungan komunitas ini, merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia #MakinCakapDigital. &#8220;Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,&#8221; tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan, pinjaman online alias Pinjol begitu diminati masyarakat. Selain karena mekanismenya yang mudah, proses persetujuannya pun sangat singkat. Sayangnya, banyak warga masyarakat menggunakan Pinjol tanpa memiliki pemahaman yang baik sebelumnya mengenai produk itu. Sehingga, tidak sedikit yang tersandung berbagai kasus.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Padahal, jika menggunakan Pinjol dengan baik dan benar akan memberi manfaat yang begitu besar bagi calon konsumen. Selain itu, pikirkan dengan baik tujuan menggunakan Pinjol. Usahakan Pinjol digunakan untuk hal-hal produktif, bukan konsumtif,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring, ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program IMCD selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama. Yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital. Skor tertinggi indeks literasi digital Indonesia diraih pilar budaya digital (digital culture) dengan skor 3.90.</p>



<p>&#8220;Diikuti etika digital (digital ethics) dengan skor sebesar 3.53 dan kecakapan digital (digital skill) sebesar 3.44. Keamanan digital (digital safety) mendapat skor terendah, 3.10 atau sedikit di atas sedang,&#8221; ujar Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting karena, menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 telah mencapai 220 juta orang. &#8220;Padahal, pada 2019, jumlah itu tak lebih dari 175 juta orang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.&nbsp;<strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186386</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jauhkan Masyarakat Situbondo dari Pinjol Ilegal, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Gelar Sosialisasi bersama OJK</title>
		<link>https://memontum.com/jauhkan-masyarakat-situbondo-dari-pinjol-ilegal-anggota-dpr-ri-fraksi-golkar-gelar-sosialisasi-bersama-ojk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman online]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjol Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185876</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar atau Dapil Jatim III, Zulfikar Arse Sadikin, menggelar Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di aula Graha Cendekia PGRI Kabupaten Situbondo, Rabu (29/03/2023) tadi. Dengan mengangkat tema &#8216;Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Situbondo&#8217;, diharapkan peserta yang terlibat bisa mempertimbangkan untung ruginya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar atau Dapil Jatim III, Zulfikar Arse Sadikin, menggelar Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di aula Graha Cendekia PGRI Kabupaten Situbondo, Rabu (29/03/2023) tadi. Dengan mengangkat tema &#8216;Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Situbondo&#8217;, diharapkan peserta yang terlibat bisa mempertimbangkan untung ruginya sebelum melakukan proses pinjaman.</p>



<p>Disampaikan Zulfikarr Arse Sadikin atau yang akrab di sapa Bang Zul, mengatakan bahwa masyarakat Situbondo harus mampu beradaptasi dengan tata kelola keuangan di tengah masyarakat. Jangan terlalu mudah melakukan pinjaman online (Pinjol) tanpa mengetahui legalitasnya.</p>



<p>&#8220;Sebab bila masyarakat sudah terjerumus ke pinjaman online, yang tentunya tidak jelas legalitasnya, maka masyarakat bisa menjadi korban dan akan terbelit hutang,&#8221; ujar Bang Zul.</p>



<p>Untuk itu, tambahnya, dirinya mengajak OJK hadir secara intens ke tengah masyarakat Situbondo, guna memberikan sosialisasi. &#8220;Tujuannya, tentu agar masyarakat tidak menjadi korban Pinjol Ilegal,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Situbondo, Rahmad, yang turut hadir juga berharap pada ratusan masyarakat dan peserta yang hadir khususnya, agar betul-betul memanfaatkan acara tersebut. Sehingga, bisa menjadi bekal dalam keseharian dan tepat menentukan pilihan pinjaman andai mendesak.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan banyak terima kasih pada Bang Zul yang telah bersedia hadir kembali di tengah-tengah masyarakat Situbondo, dengan menghadirkan sosialisasi yang sangat bermanfaat. Sehingga, masyarakat tidak bisa paham dan tahu, dalam menentukan baik dan buruknya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Acara sosialisasi yang berlangsung sore ini, juga diakhiri dengan acara buka puasa bersama dengan seluruh peserta. Turut hadir di acara tersebut, anggota DPRD Situbondo dari Fraksi Partai Golkar, anggota pengurus DPD Golkar dari 17 kecamatan, AMPG, AMPI dan seluruh anggota sayap Golkar Kabupaten Situbondo. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Stres Diteror Pinjol, Pemuda di Pakis Malang Nekat Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-stres-diteror-pinjol-pemuda-di-pakis-malang-nekat-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2021 23:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156572</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kabupaten Malang &#8211; Seorang pemuda berinisial MEM (20), warga Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Pemuda tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya, karena tidak tahan diteror penagih hutang dari pinjaman online (Pinjol). Kapolsek Pakis, AKP M Lutfi, mengatakan bahwa korban kali pertama ditemukan tewas dengan cara gantung diri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kabupaten Malang</strong> &#8211; Seorang pemuda berinisial MEM (20), warga Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Pemuda tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya, karena tidak tahan diteror penagih hutang dari pinjaman online (Pinjol).</p>



<p>Kapolsek Pakis, AKP M Lutfi, mengatakan bahwa korban kali pertama ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumahnya, Jumat (22/10/2021) sekira jam 17.00. &#8220;Diduga korban tidak tahan dengan teror dari penagih hutang Pinjol sehingga korban memlih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,&#8221; ujar AKP Lutfi.</p>



<p>Sosok korban yang tergantung dengan seutas tali tersebut pertama kali ditemukan oleh Yoga, tetangganya. Bersamaan dengan ditemukannya korban, didapatkan keterangan dari Yoga bahwa sehari sebelumnya, Kamis (21/10/2021) korban mengeluh butuh uang untuk membayar tagihan pinjaman online.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Pada hari Kamis kemarin sekitar pukul 21.00, korban sempat berbincang dengan saudara Yoga yang merupakan teman dan juga masih tetangga korban. Bahwa korban membutuhkan uang untuk mebayar tagihan pinjaman online,&#8221; terang AKP Lutfi.</p>



<p>Kata Lutfi, MEM tidak pernah bercerita kepada keluarganya akan masalah yang membelitnya ini. Menurut keterangan keluarga korban, bahwa korban merupakan orang yang jarang berkomunikasi dengan keluarga. &#8220;Jadi korban tidak pernah menceritakan tanggungannya terhadap Pinjol ini kepada keluarganya,&#8221; ujar AKP Lutfi.</p>



<p>Jenazahnya sesaat setelah ditemukan langsung dievakuasi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. Sehingga disimpulkan MEM meninggal karena murni bunuh diri. </p>



<p>&#8220;Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan keluarga menolak untuk dilakukan outopsi. Keluarga menerima kenyataan bahwa ini sebagai takdir,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Lutfi menambahkan, saat ini pihaknya telah mengamankan serangkaian barang bukti terkait kasus ini. Antara lain, tali yang dipakai korban untuk mengakhiri hidupnya serta dua buah kursi yang digunakan untuk pijakan korban.</p>



<p>&#8220;Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, jangan mudah tergiur bujuk rayu Pinjol apalagi yang ilegal. Karena kalau tidak bisa bayar akan diteror dan bunga akan membengkak beberapa kali lipat,&#8221; ujarnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156572</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
