<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Plasma Konvalesen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/plasma-konvalesen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jul 2021 12:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Plasma Konvalesen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Respon Tingginya Permintaan Plasma Convalen, RSLI Kembali Buka Donor Plasma</title>
		<link>https://memontum.com/respon-tingginya-permintaan-plasma-convalen-rsli-kembali-buka-donor-plasma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2021 12:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya – Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, menerima ratusan permintaan plasma convalen Covid-19. Permintaan tersebut, makin meningkat hingga mencapai angka lebih 300 permintaan setiap hari. Merespon kondisi itu, relawan PPKPC-RSLI Surabaya, pun kembali mengadakan skrining donor plasma convalen. Baca juga: &#8220;Kegiatan skrining dan dilanjutkan donor plasma convalescent ini perlu dilanjutkan, karena saat ini banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> – Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, menerima ratusan permintaan plasma convalen Covid-19. Permintaan tersebut, makin meningkat hingga mencapai angka lebih 300 permintaan setiap hari.</p>



<p>Merespon kondisi itu, relawan PPKPC-RSLI Surabaya, pun kembali mengadakan skrining donor plasma convalen.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kegiatan skrining dan dilanjutkan donor plasma convalescent ini perlu dilanjutkan, karena saat ini banyak sekali pasien Covid-19 pada kondisi sedang dan berat yang membutuhkan.” ujar Penanggung jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Minggu (04/07).</p>



<p>Selain itu, Ketua Panitia Kegiatan Skrining Donor Plasma Convalescent PPKPC-RSLI, Sita Pramesthi, menjelaskan bahwa potensi alumni RSLI dalam menyumbangkan plasma convalescent ini sangat besar dan perlu terus diorganisir dan difasilitasi keberadaannya.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, kata Sita, mereka bisa sejenak menengok tempat mereka dulu dirawat, sekaligus reuni dengan teman-temannya sekaligus menjalankan aktifitas kemanusiaannya.</p>



<p>“Kegiatan semacam ini bisa dilakukan oleh berbagai organisasi sosial mana saja, sebagai salah satu upaya dan kontribusi dalam mengatasi pandemi Covid-19,” ujarnya</p>



<p>Sementara itu, salah satu penyintas yang ikut kegiatan ini seperti Esak, yang juga mengajak istrinya untuk menjalani skrining donor plasma convalescent. Ia juga pendonor aktif yang baru kali ini menjadi pendonor plasma convalescent, setelah bulan lalu dia dan istrinya terkena Covid 19.</p>



<p>Ia bersama istrinya antusias untuk berdonor dan baru tahu kalau donor plasma bisa dilakukan tiap14 hari sekali.</p>



<p>“Agak berbeda dengan donor darah biasa yang baru bisa dilakukan ulang setelah dua setengah bulan kemudian. Saya berharap bisa lolos skrining dan melanjutkan derma sosialnya berdonor plasma,” pungkas Esak.</p>



<p>Skrining kali ini jua diikuti oleh Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19, Radian Jadid, menggenapi skrining donor plasma convalescentnya untuk kesepuluh kalinya. Hampir tiap dua atau tiga minggu sekali, Jadid rajin mendonorkan plasma convalescent, termasuk dua kali saat bulan puasa kemarin.</p>



<p>“Alhamdulillah, setelah Desember tahun lalu saya terkena Covid-19 dan bisa sembuh, hari ini bisa menjalani skrining untuk donplas ke 10. Semoga bisa memberikan contoh, semangat dan inspirasi bagi teman-teman penyintas. Doakan lolos ya, sehingga bisa terus menyumbangkan plasma konvalesen bagi yang membutuhkannya,” harap Jadid. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan 1000 Labu Plasma Ditargetkan Berlangsung Bulan Ini</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-1000-labu-plasma-ditargetkan-berlangsung-bulan-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 06:08:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[donor darah]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Palang Merah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Plasmahero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gerakan 1000 Labu Plasma yang dicanangkan oleh Komunitas Plasmahero ditargetkan akan berlangsung dalam bulan ini. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris II Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Malang sekaligus sebagai salah satu penggerak kegiatan tersebut, Puryadi, Rabu (10/03). Dirinya menyampaikan bahwa sejauh ini progres pelaksanaan masih menunggu pihak Rumah Sakit Umum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gerakan 1000 Labu Plasma yang dicanangkan oleh Komunitas Plasmahero ditargetkan akan berlangsung dalam bulan ini. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris II Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Malang sekaligus sebagai salah satu penggerak kegiatan tersebut, Puryadi, Rabu (10/03).</p>



<p>Dirinya menyampaikan bahwa sejauh ini progres pelaksanaan masih menunggu pihak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Syaiful Anwar (RSSA). &#8220;Kita masih konfirmasi dengan RSSA, karena nantinya diharapkan dari pihak RSSA yang akan melakukan skinning awal para pendonor penyintas Covid-19. Kita menunggu, karena kegiatan itu nanti secara teknisnya, RSSA yang melaksanakan. Apalagi RSSA punya 2 mesin apheresis untuk pengambilan plasma konvalesen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sedangkan PDDI, seperti yang disampaikan Puryadi, akan mensupport kegiatan tersebut secara pelaksanaan.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136460-mantan-pemain-timnas-putri-u-16-asal-malang-jadi-korban-kekerasan#ixzz6ogckoDJx" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Asal Malang Jadi Korban Kekerasan</a></strong></p>



<p>&#8220;Diusahakan, target kami dalam bulan ini berlangsung. Karena plasma konvalesen sendiri masih dibutuhkan oleh pasien Covid-19 khususnya di Malang Raya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Komunitas Plasmahero pertengahan Februari 2021 lalu telah lakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Dari pertemuan tersebut Plasmahero menyampaikan bahwa akan mengadakan Gerakan 1000 Labu Plasma. Untuk para penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasmanya selain saat Gerakan 1000 Labu Plasma, juga bisa mendatangi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang maupun RSSA. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Kebugaran Penyintas Covid-19 Dengan Cara Ini</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-kebugaran-penyintas-covid-19-dengan-cara-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2021 09:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (<em>yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19</em>) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen, Sabtu (06/02).</p>
<p>&#8220;Sangat umum bagi orang yang sembuh dari Covid-19 berat, terutama yang membutuhkan alat bantu pernafasan di rumah sakit. Mereka pasti alami gangguan atau kesulitan dalam perhatian, mengingat sesuatu, dan berpikir jernih. Nah, kesulitan ini dapat hilang dalam beberapa minggu atau bulan, tetapi bagi sebagian orang bisa berlangsung lebih lama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karena itu, dr. Shinta membeberkan ada beberapa strategi mengatasi gangguan tersebut bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>Antara lain latihan fisik, latihan otak, membuat catatan pengingat, dan membagi aktivitas.</p>
<p>&#8220;Latihan fisik bisa dengan berolahraga di level yang tepat. Sedangkan latihan otak bisa berupa menggeluti hobi atau aktivitas baru, memainkan permainan kata, angka, dan memori, serta membaca,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lanjut dr. Shinta, selepas seseorang alami sakit parah, energi yang dimiliki mungkin akan berkurang dari sebelumnya. Sehingga penting untuk menjadi aktif kembali setelah pulih dari Covid-19, walau dirasa cukup sulit untuk mengelola aktifitas sehari-hari selepas terpapar.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan mengelola aktivitas sehari-hari. Antara lain menyesuaikan ekspektasi, hemat energi, atur kecepatan diri, biarkan orang lain membantu, dan mulai aktifitas yang mudah serta ringan,&#8221; bebernya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/134070-ppkm-jilid-2-kota-malang-berikan-hasil-signifikan#ixzz6lgKlZHcn"><strong>Baca Juga : PPKM Jilid 2 Kota Malang Berikan Hasil Signifikan</strong></a></p>
<p>Penyesuaian dengan ekspektasi diharuskan agar penyintas tidak perlu muluk-muluk dalam sehari ingin mengerjakan berbagai macam aktivitas.</p>
<p>Disamping itu, dr Shinta juga memaparkan beberapa strategi untuk hadapi kesulitan mengelola stres, kecemasan, atau depresi bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>&#8220;Teman-teman penyintas harus menjaga kebutuhan dasarnya, meliputi tidur dan makan yang cukup, serta tetap aktif secara fisik. Disisi lain juga penting untuk lakukan perawatan diri dengan tetap terhubung secara sosial, melakukan aktivitas santai, dan meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas atau hobi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Seperti diketahui WHO (<em>World Health Organization</em>) juga telah memberikan beberapa pedoman agar penyintas Covid-19 dapat tetap bugar. Arahan itu antara lain melakukan olahraga, mengelola masalah memori dan perhatian, kembali dalam aktivitas sehari-hari, serta mengelola stres, kecemasan, atau depresi. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Inilah yang Diterima Penyintas Covid-19 Usai Donor Plasma</title>
		<link>https://memontum.com/manfaat-inilah-yang-diterima-penyintas-covid-19-usai-donor-plasma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 09:01:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi. Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum<a href="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Kota Malang</a></strong> &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi.</p>



<p>Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma yaitu antibodi, faktor-faktor pembekuan baik faktor yang pro koagulan maupun antikoagulan. Ada albumin, protein C dan S, cytokines anti inflamasi dan faktor-faktor lain,&#8221; terangnya, Sabtu (23/01) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dr. Siti mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan pendonor plasma sebelum berdonasi.</p>



<p>&#8220;Sebelum donasi, pendonor banyak makan nasi dan minum air putih sekitar 2 sampai 3 liter per hari. Makannya, harus makanan protein tinggi. Kenapa, karena nanti itu kan otomatis banyak protein yang keluar ya. Sehingga protein albumin akan turun,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Berdasarkan penuturan dr. Siti, volume plasma darah yang diambil hanya sekitar 13 persen. Sehingga pendonor tidak perlu takut kekurangan cairan karena tidak akan langsung diambil sebanyak itu. Bahkan dalam 1 tahun maksimal donor 12 liter.</p>



<p>&#8220;Usai donor, ini yang penting. Konsumsi minuman elektrolit karena banyak air yang diambil. Kemudian makan makanan tinggi protein, seperti ikan, putih telur, dada ayam,&#8221; urainya.</p>



<p>Bagi penyintas yang sudah mendonorkan plasma darahnya, bisa berdonor lagi setelah 14 hari kemudian.</p>



<p>dr. Siti berharap akan makin banyak penyintas yang mau mendonorkan plasma darahnya. &#8220;Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama dalam membantu pasien Covid-19. Tidak hanya penerima donor yang mendapat manfaat, melainkan pendonor juga,&#8221; jelasnya. Manfaat yang didapat para pendonor antara lain dapat mengetahui kondisi antibodi, cek-up darah lengkap, protein total, albumin, dan kolesterol. Selain itu bisa menerima <a href="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19">screening Swab</a> RT-PCR, pemeriksaan IMLTD (Hepatitis B, C, HIV, dan Sifilis), serta mengetahui adanya antibodi terhadap golongan darah. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Penyebaran Covid-19, Lakukan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-penyebaran-covid-19-lakukan-gerakan-nasional-pendonor-plasma-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 18:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Kovalesen]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Beragam cara dilakukan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen melalui virtual, bertempat di Kantor PMI Kabupaten Lumajang, Senin (18/01) tadi. Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen sendiri, diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen melalui virtual, bertempat di Kantor PMI Kabupaten Lumajang, Senin (18/01) tadi.</p>



<p>Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen sendiri, diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma&#8217;aruf Amin. Pada kesempatan itu, Wakil Presiden (Wapres) RI, menyampaikan bahwa transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19, dengan gejala berat dan kritis.</p>



<p>&#8220;Plasma darah yang mengandung antibodi pasien Covid-19 yang sudah sembuh, nantinya akan didonasikan kepada pasien yang masih menjalani perawatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Wakil Presiden berharap, dengan gerakan plasma konvalesen, nantinya akan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19. “Dalam kondisi seperti sekarang ini, solidaritas yang tinggi sangat diperlukan di masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selanjutnya, Wapres mengatakan, plasma konvalesen tidak selamanya ada di tubuh penyintas Covid-19. Tetapi hanya sekitar tiga bulan, pasca kesembuhan. Priode donor plasma adalah 14 hari, maka diperlukan strategi yang tepat untuk pelaksanaan donor plasma konvalesen. Untuk itu, dirinya mengimbau seluruh pihak agar dapat mendukung pelaksanaan donasi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19.</p>



<p>&#8220;Para gubernur, bupati dan walikota, untuk ikut berperan aktif dalam sosialisasi kepada kabupaten atau kota. Sehingga, penggalangan gerakan nasional ini dapat sesuai tujuan. Hari ini, saya membuka secara resmi pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen, sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, dalam kesempatan itu mengatakan, kondisi darurat pelayananan kesehatan saat ini sudah sangat membutuhkan peranan masyarakat dalam meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian yang terjangkit Covid-19. Diharapkan, masyarakat tergerak hatinya untuk mendonorkan plasmanya bagi kesembuhan pasien positif Covid-19.</p>



<p>&#8220;Penggunaan plasma konvalesen untuk kepentingan penyembuhan penderita Covid-19, sangat bermakna. Maka dari ini, Pemerintah Republik Indonesia bersama PMI mencanangkan sebuah gerakan nasional untuk mendonorkan plasma konvalesen,&#8221; ujarnya.<strong> (kom/ryk/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132417</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
