<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Poktan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/poktan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Sep 2025 06:16:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Poktan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Lumajang Dorong Poktan Optimalkan Penggunaan Mesin dan Alat Pertanian Modern</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-dorong-poktan-optimalkan-penggunaan-mesin-dan-alat-pertanian-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal, Kelompok Tani (Poktan) Melati di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menegaskan bahwa pemanfaatan alat dan mesin pertanian di Poktan ini berjalan sesuai rencana. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal, Kelompok Tani (Poktan) Melati di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern.</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menegaskan bahwa pemanfaatan alat dan mesin pertanian di Poktan ini berjalan sesuai rencana. Dijelaskannya, bahwa Poktan Melati memiliki berbagai inventarisasi alat pertanian canggih, antara lain Rice Transplanter, Combine Harvester, Mini Combine Harvester dan Traktor Roda Empat.</p>



<p>Rice Transplanter dan Combine Harvester sendiri, terbukti efektif mendukung proses tanam dan panen. Sehingga, mempermudah petani dalam mengelola lahan mereka.</p>



<p>“Kami memastikan setiap alat yang diterima petani dapat digunakan secara optimal. Combine Harvester besar tetap menjadi andalan dalam proses panen, sementara Rice Transplanter melayani kebutuhan penanaman dengan baik,” jelas Retno, Kamis (25/09/2025) tadi.</p>



<p>Beberapa alat, seperti Mini Combine Harvester yang diterima pada 2013, memang belum dimanfaatkan karena efisiensi bahan bakar yang rendah dan hasil pengolahan gabah yang kurang optimal. Namun, hal ini tidak mengurangi produktivitas kelompok, karena petani tetap mengandalkan mesin yang berfungsi baik untuk menjamin kualitas panen.</p>



<p>Bantuan Traktor Roda Empat dari APBN tahun 2025, yang diterima pada 26 Maret, segera dimanfaatkan setelah musim tanam mundur akibat serangan hama tikus. Poktan Melati bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian dan Petugas Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) melaksanakan gerakan pengendalian hama secara swadaya pada 18 September.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selang dua hari kemudian, traktor tersebut sudah digunakan untuk olah tanah di lahan pertanian dekat Jalur Lintas Selatan (JLS), guna memastikan kesiapan musim tanam yang optimal. Poktan Melati sendiri, juga menerapkan mekanisme solutif jika terjadi kerusakan alat.</p>



<p>Sementara setiap kerusakan, dilaporkan kepada penyuluh dan dinas terkait, untuk mendapatkan pendampingan teknis. Mesin yang masih bisa diperbaiki, ditangani oleh teknisi dari dinas atau tenaga lokal yang terlatih, sedangkan alat yang memerlukan penggantian suku cadang difasilitasi sesuai prosedur bantuan pemerintah.</p>



<p>Setiap pemakaian dan kondisi alat, dicatat secara rutin. Sehingga, tindakan perbaikan dapat dilakukan tepat waktu tanpa mengganggu produktivitas.</p>



<p>Peran aktif kelompok tani dalam merawat dan memanfaatkan mesin pertanian, sesuai pakta integritas dan surat pernyataan menjadi kunci keberhasilan. “Kami mendorong setiap Poktan untuk memelihara alat agar tetap optimal, memanfaatkan mesin di lahan sendiri maupun sekitar lokasi dan melaporkan penggunaannya secara rutin,” tambah Retno.</p>



<p>Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang terus melakukan monitoring agar setiap bantuan benar-benar dimanfaatkan. Hal ini menegaskan, bahwa modernisasi pertanian bukan hanya tentang kepemilikan alat, tetapi juga tentang pemanfaatan yang cermat, perawatan, dan keterlibatan aktif petani.</p>



<p>Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh dan petani, inovasi pertanian modern di Desa Jarit membuktikan bahwa produktivitas dan efisiensi bisa dicapai melalui kerja sama yang terencana dan berkelanjutan. Poktan Melati menjadi contoh nyata bagaimana teknologi pertanian dapat membawa manfaat langsung bagi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kemajuan pertanian Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimalkan DBHCHT Bidang Kesmas, DTPHP Kabupaten Malang Gelontor Alsintan untuk Poktan Tembakau</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-dbhcht-bidang-kesmas-dtphp-kabupaten-malang-gelontor-alsintan-untuk-poktan-tembakau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bidang]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[gelontor]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kesmas,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mengoptimalkan dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) bidang kesejahteraan masyarakat (Kesmas), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, menggelontorkan puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk 47 kelompok tani (Poktan) tembakau, Kamis (25/09/2025) tadi. Melalui bantuan alokasi dana di tahun 2025 itu, diharapkan kualitas dan hasil produksi tembakau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Mengoptimalkan dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) bidang kesejahteraan masyarakat (Kesmas), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, menggelontorkan puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk 47 kelompok tani (Poktan) tembakau, Kamis (25/09/2025) tadi. Melalui bantuan alokasi dana di tahun 2025 itu, diharapkan kualitas dan hasil produksi tembakau di Kabupaten Malang akan terus meningkat.</p>



<p>Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna M Saniputera, mengatakan bahwa hingga saat ini setidaknya petani di 32 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang, sudah menanam tembakau. Secara keseluruhan, sejumlah petani tergabung dalam 132 kelompok tani (Poktan). Sementara dalam penyaluran bantuan Alsintan DBHCHT tahun 2025, yang mendapatkan bantuan ada sebanyak 47 poktan.</p>



<p>“Secara keseluruhan, total anggaran yang diterima DTPHP Kabupaten Malang tahun 2025, sekitar Rp 19,794 miliar. Adapun bantuan Alsintan yang diberikan, seperti cultivator sebanyak 21 unit, alat perajang tembakau 15 unit dan kendaraan angkut roda tiga ada 11 unit,” kata mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Alam (DPUSDA) Kabupaten Malang.</p>



<p>Ditambahkan Avi-sapaan akrab Kepala DTPHP, dari total anggaran tersebut, ada sekitar Rp 1,3 miliar, yang dialokasikan untuk pengadaan Alsintan. Adapun penyaluran yang diberikan, yakni secara berkala kepada petani tembakau yang ada di Kabupaten Malang.</p>



<p>“Penyaluran ini diberikan secara berkala. Sehingga, tidak setiap tahun semuanya dapat. Jadi di samping infrastruktur, mereka juga ada mitra di budidaya kawasan tembakau. Karena budidaya tembakau, ini juga ada mitra. Sehingga, nanti apa yang diminta pasar, maka komoditas akan ditanam,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="432" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Optimalkan-DBHCHT-Bidang-Kesmas-DTPHP-Kabupaten-Malang-Gelontor-Alsintan-untuk-Poktan-Tembakau-2.jpg?resize=600%2C432&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-226241" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Optimalkan-DBHCHT-Bidang-Kesmas-DTPHP-Kabupaten-Malang-Gelontor-Alsintan-untuk-Poktan-Tembakau-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Optimalkan-DBHCHT-Bidang-Kesmas-DTPHP-Kabupaten-Malang-Gelontor-Alsintan-untuk-Poktan-Tembakau-2.jpg?resize=300%2C216&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SEREMONI: Prosesi seremoni penyerahan bantuan dari DBHCHT tahun 2025. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Avi juga menambahkan, Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pasar tembakau yang luar bisa. Mengingat, usaha produksi rokok yang cukup banyak, baik dari industri kecil hingga skala sesar.</p>



<p>“Malang ini cukup menjanjikan. Karena industri rokok kecil, menengah, sampai besar, itu cukup banyak di Kabupaten Malang,” papar Avi.</p>



<p>Melalui penyaluran Alsintan ini, Avi berharap agar kedepannya hasil tembakau produksi petani Kabupaten Malang, kian berkualitas. Sehingga, bisa diterima oleh pengusaha rokok yang ada di Kabupaten Malang.</p>



<p>“Salah satu harapannya, nanti perhektar itu bisa menghasilkan 10 ton daun basah. Dengan rendemen, kalau ini nanti tanamannya bagus, cuacanya mendukung, insyaallah 10 persen. Jadi, kurang lebih 1 ton perhektar tembakau kering,” terangnya.</p>



<p>Ketua Kelompok Tani Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kusnan, dalam kesempatan itu mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya pemberian bantuan Alsintan. Terlebih, dalam penerimaan bantuan tahun ini, pihaknya menerima bantuan berupa kendaraan roda tiga. Sehingga, dapat mempermudah dalam proses pengangkutan, pupuk hingga hasil panen tembakau.</p>



<p>“Bantuan ini tentunya sangat memberikan dampak positif bagi kami. Selain membawa hasil panen, tentunya juga seperti pupuk,&#8221; ujarnya. <strong>(sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Pegawai DKPP Pamekasan Diduga Pungut Biaya Bantuan Alsintan ke Poktan Rp 15 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-pegawai-dkpp-pamekasan-diduga-pungut-biaya-bantuan-alsintan-ke-poktan-rp-15-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<category><![CDATA[pungut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215952</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kabar tidak sedap menerpa Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan. Adalah oknum pegawai di DKPP, yang diduga memungut biaya bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) roda tiga kepada kelompok tani (Poktan) senilai Rp 15 juta. Kejadian itu terungkap, setelah salah satu Poktan di Kabupaten Pamekasan, mengeluh usai mendapat bantuan Alsintan roda tiga, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kabar tidak sedap menerpa Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan. Adalah oknum pegawai di DKPP, yang diduga memungut biaya bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) roda tiga kepada kelompok tani (Poktan) senilai Rp 15 juta.</p>



<p>Kejadian itu terungkap, setelah salah satu Poktan di Kabupaten Pamekasan, mengeluh usai mendapat bantuan Alsintan roda tiga, namun harus membayar uang sebesar Rp 15 juta. &#8220;Sudah dibagikan (bantuan, red) beberapa Minggu kemarin, namun harus bayar uang sebesar Rp 15 juta,&#8221; kata salah satu Poktan berinisial MH, Selasa (29/10/2024) tadi.</p>



<p>Disampaikan MH, bahwa tidak hanya pihaknya saja yang mendapatkan bantuan kendaraan Alsintan. Tetapi, beberapa Poktan yang lain di Kabupaten Pamekasan, juga turut memperoleh bantuan serupa dan juga sama harus membayar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Nominal itu saya bayar ke penerima pertama. Tetapi kata orang penerima pertama tersebut, (uang, red) diserahkan ke oknum pegawai DKPP,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pamekasan, Nolo Gartijo, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan realisasi semua Alsintan kepada Poktan. Sementara terkait dugaan adanya jual beli Alsintan kepada Poktan, itu tidak benar. Pasalnya, setiap Poktan yang memperoleh dibuatkan surat pernyataan bermaterai</p>



<p>&#8220;Sudah selesai proses realisasinya. Rinciannya, hand traktor ada 50 unit, mesin perajang tembakau 17 unit dan kendaraan roda tiga 50 unit. Saya tidak pernah meminta (uang, red), semua gratis. Poktan dikasih surat persyaratan bermaterai. Kalau bayar, bayarnya sama siapa dan kalau ke saya, itu tidak pernah mengintruksikan untuk bayar atau ada tebusan. Kalau ketahuan ada oknum yang seperti itu, akan kami tindak,&#8221; tegasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215952</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Pupuk Subsidi, Dinas Pertanian Jombang Minta Poktan Buat RDKK dengan Benar</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-pupuk-subsidi-dinas-pertanian-jombang-minta-poktan-buat-rdkk-dengan-benar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 12:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[benar]]></category>
		<category><![CDATA[buat]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[RDKK]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2024, Kamis (03/08/2023) tadi. Kegiatan itu, dibuka Kepala Dinas Pertanian, Much Rony dan dihadiri Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hartono, Perwakilan Kejaksaan Negeri Jombang, Supriyadi, anggota DPRD Kabupaten Jombang, Muhamad Subaidi serta Ketua Poktan se-Kabupaten Jombang. Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2024, Kamis (03/08/2023) tadi. Kegiatan itu, dibuka Kepala Dinas Pertanian, Much Rony dan dihadiri Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hartono, Perwakilan Kejaksaan Negeri Jombang, Supriyadi, anggota DPRD Kabupaten Jombang, Muhamad Subaidi serta Ketua Poktan se-Kabupaten Jombang.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini terkait penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Dimana sesuai amanat, kelompok tani (Poktan) diwajibkan bisa membuat usulan RDKK dengan benar.</p>



<p>&#8220;Untuk penyusunan RDKK pupuk bersubsidi tahun 2024, itu ketentuannya harus dilakukan oleh petani secara musyawarah dan dipimpin ketua Poktan dan didampingi PPL,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Rony menambahkan, syarat pendaftaran RDKK secara terlampir diantaranya yaitu formulir pendaftaran, fotokopi KTP terbaru, fotocopy KK terbaru, fotokopi bukti kepemilikan atau SPPT PBB baru serta mencantumkan titik koordinat lahan garapan perpetani dengan format desimal degree. &#8220;Petani yang berhak menerima pupuk subsidi adalah petani dengan luas lahan paling luas 2 ha setiap musim tanam dan diutamakan petani kecil dengan lahan paling luas 0,5 ha,&#8221; tuturnya</p>



<p>Sesuai Permentan Nomor 10 tahun 2022, paparnya, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang mengusahakan sembilan komoditas. Yaitu, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi dan kakao. Jadi, petani mendaftar pada ketua Poktan sesuai dengan lokasi lahan garapan berada, paling lambat 31 Agustus 2023.</p>



<p>&#8220;Harapan saya, dengan adanya sosialisasi ini petani bisa menerima aturan yang telah dibuat dan bisa memanfaatkan dengan baik dan benar,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produksi Beras Lamongan, Pemkab bersama BSIP Jatim Serahkan Bantuan untuk Lima Poktan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-produksi-beras-lamongan-pemkab-bersama-bsip-jatim-serahkan-bantuan-untuk-lima-poktan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Benih Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<category><![CDATA[stok beras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184097</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan secara langsung 1 ton bantuan benih padi dari BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) Jatim, kepada lima Kelompok Tani (Poktan) Lamongan di Ruang Kerja Pendopo Lamongan. Benih padi dengan varietas Cakrabiana dan Inpari 32, ini diserahkan kepada lima Poktan di tiga kecamatan (Karanggeneng, Kalitengah, dan Laren) yang terdampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan secara langsung 1 ton bantuan benih padi dari BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) Jatim, kepada lima Kelompok Tani (Poktan) Lamongan di Ruang Kerja Pendopo Lamongan. Benih padi dengan varietas Cakrabiana dan Inpari 32, ini diserahkan kepada lima Poktan di tiga kecamatan (Karanggeneng, Kalitengah, dan Laren) yang terdampak banjir.</p>



<p>Sejumlah bantuan itu, terdiri dari 800 kg benih padi Inpari 32 untuk Poktan Upoyo Bogo II Desa Tracal, Poktan Rame Gawe IV Desa Prijekngablak, Poktan Pangulir Budi Desa Durikulon dan Poktan Sidodadi Desa Pelangwot. Termasuk, juga 200 kg benih padi Cakra Buana kepada Poktan Sumber Bahagia Desa Butungan.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan tindak lanjut dari audiensi kami kemarin, dengan BSIP Jatim juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan. BSIP Jatim ini memberikan bantuan berupa 1 ton benih beras varietas Cakra Buana dan Inpari 32 untuk dapat dikembangkan dan berkontribusi dalam peningkatan produksi beras di Kabupaten Lamongan. Oleh Pemkab Lamongan, dipilih mana yang sekirannya sangat membutuhkan untuk diprioritaskan dan akhirnya kami serahkan hari ini untuk 5 kelompok tani di 3 kecamatan yang terdampak banjir,&#8221; terangnya, Selasa (28/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga mengungkapkan, mengenai harapannya untuk dapat bekerjasama terkait pendampingan untuk petani Lamongan. Mulai budidaya untuk peningkatan produksi pertanian, sampai dengan pasca panen.</p>



<p>&#8220;Sudah kami sampaikan juga terkait berbagai program seperti Tersapu Jagat (Ternak Sapi Usaha Jagung Meningkatkan) dan hal-hal yang diharapkan untuk dapat dikerjasamakan dengan BSIP Jatim. Alhamdulillah, kemarin direncanakan akan ditempatkan program LKP (Layanan Konsultasi Padi) di Lamongan, yang nantinya difokuskan pada pengujian pupuk,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait penyaluran benih padi, Bupati Yuhronur berharap, ini akan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi kelompok-kelompok tani di Kabupaten Lamongan. &#8220;Harapannya nanti, ini dapat membantu mendorong peningkatan dan menjaga eksistensi Lamongan sebagai penyumbang terbesar produksi padi di Jawa Timur,&#8221; paparnya.</p>



<p>Turut hadir pula untuk menyerahkan bantuan benih padi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Moch Wahyudi. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184097</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Kelompok Tani Terima Bantuan Knapsack Sprayer Elektrik</title>
		<link>https://memontum.com/12-kelompok-tani-terima-bantuan-knapsack-sprayer-elektrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 May 2021 07:26:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak 12 kelompok tani (poktan) tembakau di Kabupaten Probolinggo menerima bantuan berupa knapsack sprayer elektrik dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo. Anggaran pengadaan bantuan tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 program peningkatan kualitas bahan baku dengan kegiatan dukungan sarana dan prasarana usaha tani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Sebanyak 12 kelompok tani (poktan) tembakau di Kabupaten Probolinggo menerima bantuan berupa knapsack sprayer elektrik dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Anggaran pengadaan bantuan tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 program peningkatan kualitas bahan baku dengan kegiatan dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau. Dimana masing-masing poktan mendapatkan 16 unit, sehingga total bantuan knapsack sprayer elektrik untuk 12 poktan mencapai 192 unit, Sabtu (29/05).</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>Ke-12 poktan tersebut diantaranya Poktan Timur Subur, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Poktan Pagar Bata Makmur, Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Poktan Usaha Tani, Desa Wringin Anom, Kecamatan Kuripan, Poktan Sri Rejeki Lima Resongo, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Poktan Suka Maju III, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto dan Poktan Sumber Tani III, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto.</p>



<p>Selanjutnya, Poktan Bumi Indah, Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Poktan Sumber Pangan Opo-Opo, Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan, Poktan Sinar Pelita, Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Poktan Tani Jaya Bimo, Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran, Poktan Dirgajaya Tani Kecik, Desa Kecik, Kecamatan Besuk serta Poktan Harapan Tani II, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan.</p>



<p>“Fungsi dari knapsack sprayer elektrik ini adalah untuk menyemprot tanaman tembakau. Ketika masih pembibitan, digunakan untuk Trichoderma dan pupuk daun. Setelah ditanam untuk menyemprotkan obat-obat pestisida alami, untuk membasmi hama dan penyakit,” kata Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo, Mahbub Zunaidi, melalui Kasi Tanaman Perkebunan Semusim, Evi Rosellawati.</p>



<p>Selain menyerahkan bantuan, DKPP juga mendatangkan teknisi yang direkomendasikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Sebab untuk pengadaan knapsack sprayer elektrik melalui e-katalog tersebut juga direkomendasikan oleh Kementan RI.</p>



<p>“Setelah menerima bantuan ini, para anggota kelompok tani tahu cara penggunaannya. Mereka juga diajari tentang penggantian spare part dan daya baterai. Kami juga mengundang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dengan harapan nantinya ketua kelompok tani dan PPL memberikan sosialisasi kepada anggotanya agar alat tersebut difungsikan dengan baik,” jelas Evi Rosellawati.</p>



<p>Menurut Evi, pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahan baku supaya bisa lebih efisien dalam penggunaan tenaga kerja sehingga petani bisa lebih semangat mengaplikasikannya ke tanaman tembakau.</p>



<p>“Dengan adanya pemberian bantuan ini diharapkan petani tembakau bisa melek teknologi dan tidak hanya kepada sistem pertanian tradisional. Disamping itu yang paling penting lagi, petani bisa merawat dengan baik bantuan tersebut agar bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama,” kata Evi Rosellawati. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjualan Biji Kopi Menurun Akibat Pandemi Covid- 19</title>
		<link>https://memontum.com/penjualan-biji-kopi-menurun-akibat-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 10:36:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130759</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Petani kopi saat ini ikut merasakan dampak dari Covid-19. Dampak yang dirasakan petani kopi yaitu menurunnya harga jual biji kopi. Kendati demikian, Kelompok Tani Makmur di Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap semangat memaksimalkan hasil pertanian. Ketua Kelompok Tani Makmur, Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Lumajang, Umar mengatakan, biji kopi yang dihasilkan oleh para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Petani kopi saat ini ikut merasakan dampak dari Covid-19. Dampak yang dirasakan petani kopi yaitu menurunnya harga jual biji kopi.</p>
<p>Kendati demikian, Kelompok Tani Makmur di Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap semangat memaksimalkan hasil pertanian.</p>
<p>Ketua Kelompok Tani Makmur, Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Lumajang, Umar mengatakan, biji kopi yang dihasilkan oleh para kelompok tani, baik campuran maupun petik merah, untuk tahun ini mengalami penurunan harga.</p>
<p>Hal ini diakuinya lantaran permintaan konsumen yang menurun akibat pengaruh pandemi Covid-19, sehingga omset yang diperoleh oleh para petani kopi juga menurun.</p>
<p>Dibanding tahun sebelumnya, harga biji kopi campuran jenis robusta mencapai harga Rp 22 ribu per-kilogram, sementara untuk petik merah mencapai harga Rp 30 ribu.</p>
<p>&#8220;Kalau sekarang penjualannya agak murah karena benturan sama pandemi Covid-19,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati demikian, turunnya harga tidak menyurutkan semangat para kelompok tani dalam  memaksimalkan hasil pertanian biji kopi yang berkualitas. Saat musim panen raya, biji kopi yang berhasil dipanen oleh para kelompok tani, kira-kira mencapai 10 ton per-hektar atau lebih.</p>
<p>&#8220;Pertahun, ini kira-kira 10 ton per-hektare,&#8221; jelasnya. Selain kopi, Kelompok Tani Makmur juga mengelola merica sebagai nilai tambah untuk meningkatkan perekonomian. <strong>(adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LIPI Serahkan Bantuan 3000 Bibit Unggul ke Poktan Sendangrejo</title>
		<link>https://memontum.com/lipi-serahkan-bantuan-3000-bibit-unggul-ke-poktan-sendangrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2018 13:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Unggul]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50823-lipi-serahkan-bantuan-3000-bibit-unggul-ke-poktan-sendangrejo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan, 3000 bibit unggulan ke kelompok tani di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. 3000 bibit tersebut terdiri dari 1000 bibit jati tetraploid, 1000 bibit durian montong, 1000 bibit mangga arum manis, manalagi, dan kunci. Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Ir. Witcaksono, mengatakan pemberian 3000 bibit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan, 3000 bibit unggulan ke kelompok tani di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. 3000 bibit tersebut terdiri dari 1000 bibit jati tetraploid, 1000 bibit durian montong, 1000 bibit mangga arum manis, manalagi, dan kunci.</p>
<p>Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Ir. Witcaksono, mengatakan pemberian 3000 bibit unggulan yang dibawa oleh LIPI tersebut, merupakan hasil kerjasama dengan Anggota Komisi VII DPR- RI H. Nasyirul Falah Amru. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/IMG-20180808-WA0004-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-11116" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ini untuk deseminasi IPTEK di daerah, dengan memperkenalkan IPTEK dari LIPI, supaya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing bangsa,” katanya.</p>
<p>Menurut Witcaksono, jati tetraploid yang dibawa LIPI tersebut memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dibandingkan jenis jati lain. Satu di antaranya, lebih tahan kering dari pada jati normal pada umumnya. </p>
<p>“Jati tetraploid ini menginduksi ploidi-ploidi dengan cara kimia dengan teknik kultur jaringan dan hasilnya sudah diteliti di tingkat bibit,” terangnya.</p>
<p>Tak hanya itu, sambung Witcaksono, jati ini juga lebih tumbuh dan lurus dan memiliki ranting yang lebih kecil. </p>
<p>“Dalam waktu 7 -10 tahun sudah bisa sampai diameter 25 centimeter,” ucapnya. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50823</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Poktan Karya Tani Gebangmalang Terima Bantuan Bibit Padi Ciherang</title>
		<link>https://memontum.com/poktan-karya-tani-gebangmalang-terima-bantuan-bibit-padi-ciherang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 15:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Padi Ciherang]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46286-poktan-karya-tani-gebangmalang-terima-bantuan-bibit-padi-ciherang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Poktan Karya Tani Desa Gebangmalang Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang mengelola areal pertanian seluas 193,5 hektar menerima bantuan benih padi subsidi varietas Ciherang dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Rabu (04/07/2018). Pendistribusian benih padi subsidi varietas Ciherang sejumlah 3,4 ton tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa setempat Sertu M. Ansor, Koordinator BPP Mojoanyar Sutrisno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Poktan Karya Tani Desa Gebangmalang Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang mengelola areal pertanian seluas 193,5 hektar menerima bantuan benih padi subsidi varietas Ciherang dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Rabu (04/07/2018). </p>
<p>Pendistribusian benih padi subsidi varietas Ciherang sejumlah 3,4 ton tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa setempat Sertu M. Ansor,  Koordinator BPP Mojoanyar Sutrisno SP dan PPL Desa Gebang Malang Dony.</p>
<p><div id="attachment_46287" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-46287" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180705-WA0041-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Penerimaan bantuan benih padi subsidi di Poktan Karya Tani I Desa Gebangmalang" width="650" height="333" class="size-full wp-image-46287" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180705-WA0041-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180705-WA0041-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-46287" class="wp-caption-text"><em><strong>Penerimaan bantuan benih padi subsidi di Poktan Karya Tani I Desa Gebangmalang</strong></em></p></div></p>
<p>Penerimaan benih padi varietas Ciherang tersebut diwakili oleh Ketua Poktan Karya Tani Desa Gebangmalang yang terdiri dari Tiga Poktan antara lain Karya Tani 1 Wawan Aris, Karya Tani-2 Bambang dan Ketua Poktan Karya Tani-3  Masud.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Serda M. Ansor di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa, &#8220;benih padi unggul varietas Ciherang ini lebih tahan terhadap hama wereng coklat dan benih ini baik ditanam di sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian 500 meter dpl,&#8221; terangnya. </p>
<p>Lebih lanjut Serda M. Ansor juga menuturkan, &#8220;Namun untuk mencapai hasil yang maksimal, tidak cukup dari jenis benih varietasnya saja akan tetapi harus didukung dengan sistem pola  tanam yang baik cara pengelolaan lahan, pemupukan yang tepat dan berimbang serta irigasi yang cukup,&#8221; pungkasnya di akhir pembicaraan. <strong>(den/gan/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46286</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
