<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kedungkandang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Aug 2021 13:17:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berenang di Aliran Sungai Amprong, Bocah Cemorokandang Tewas Hanyut</title>
		<link>https://memontum.com/berenang-di-aliran-sungai-amprong-bocah-cemorokandang-tewas-hanyut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2021 13:17:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Irfan Fauzi (16) warga Jl Santoso, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (14/8), hanyut di aliaran Sungai Amprong Jl Ki Ageng Gribik Gang I, Kecamatan Kedungkandang atau tepatnya di bawah tiang pancang jembatan Exit Tol Madyopuro. Tubuh Irfan terseret ke pusaran palung sungai dengan kedalaman 3 hingga 4 meter. Setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Irfan Fauzi (16) warga Jl Santoso, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (14/8), hanyut di aliaran Sungai Amprong Jl Ki Ageng Gribik Gang I, Kecamatan Kedungkandang atau tepatnya di bawah tiang pancang jembatan Exit Tol Madyopuro.</p>



<p>Tubuh Irfan terseret ke pusaran palung sungai dengan kedalaman 3 hingga 4 meter. Setelah pencarian hampir empat jam, tubuhnya ditemukan sekitar pukul 15.45. Namun saat itu, Irfan, sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazahnya kemudian dibawa ke.kamar mayat RSSA Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com bahwa sekitar pukul 13.00, Irfan dan dua temannya yakni Rz (16) dan Ma (16), ketiganya warga Jl.Santoso, mendatangi lokasi kejadian untuk mandi di sungai. Ketiganya kemudian melompat ke sungai di bawah tiang pancang jembatan exit tol Madyopuro.</p>



<p>Setelah sempat berenang-renang di sungai Rz dan Ma beristirahat ke pinggir sungai. Namun diduga saat itu, Irfan sudah terseret pusaran palung sungai. &#8220;Teman saya hanyut ke arah selatan. Saat itu tangannya masih terlihat hingga saya kejar. Sempat tangannya terpegang, namun pegangannya terlepas,&#8221; ujar Ma. Karena temannya tenggelam, Rz dan Ma segera meminta tolong warga sekitar.</p>



<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi dan anggotanya segera menuju ke lokasi kejadian. Tim SAR gabungan juga datangi lokasi kejadian melakukan pencarian.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan bahwa dari keterangan saksi bahwa korban tidak bisa berenang. &#8220;Korban tidak seberapa bisa berenang. Saat mandi bersama temannya, korban terseret di pusaran palung sungai sedalam 3 sampai 4 meter,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Setelah melakukan pencarian, tim SAR akhirnya berhasil menemukan tubuh Erfan sekitar pukul 15.45. Namun saat itu Irfan sudah dalam kondisi meninggal dunia. &#8220;Jenazahnya kemudian dibawa ke RSSA Malang. Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak di lakukan otopsi.,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kompol Yusuf Sosok Humanis dalam Sosialisasi 5M, Pernah Nikahkan Calon Mempelai di Kamar Jenazah</title>
		<link>https://memontum.com/kompol-yusuf-sosok-humanis-dalam-sosialisasi-5m-pernah-nikahkan-calon-mempelai-di-kamar-jenazah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146677</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pandemi belum berakhir, sosialisasi protokol kesehatan M5 (Memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas keluar rumah) di Kota Malang, terus digaungkan. Memberikan pemahaman terhadap bahaya Covid-19 dan pentingnya protokol kesehatan terus disuarakan semua pihak. Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi. Selain menjaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pandemi belum berakhir, sosialisasi protokol kesehatan M5 (Memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas keluar rumah) di Kota Malang, terus digaungkan. Memberikan pemahaman terhadap bahaya Covid-19 dan pentingnya protokol kesehatan terus disuarakan semua pihak.</p>



<p>Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi. Selain menjaga keamanan di wilayah Kedungkandang, dia juga gigih dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahkan disetiap kesempatan, baik dalam pertemuan dengan baik, Kompol Yusuf selalu sampaikan protokol kesehatan secara humanis.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami tak akan pernah lelah untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan 5M. Karena kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa Covid 19 itu ada, dan hingga saat ini pandemi tersebut belum berakhir. Menyadarkan masyarakat betapa bahayanya Covid-19. Sebab masih ada saja yang tidak percaya dengan adanya Covid. Tugas kami menyadarkannya dengan humanis memberikan pengertian yang baik agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Dirinya mengaku sebagai salah satu anggota relawan Covid 19, dia pun telah merasakan berbagai suka dan duka. &#8220;Sukanya, ini adalah bagian dari profesi sebagai anggota Polri dalam menangani dan memerangi Covid 19. Kami selalu berkoordinasi dengan pihak puskesmas serta tokoh masyarakat, terkait penanganan Covid 19 di wilayah Kedungkandan. Apalagi saat melihat masyarakat sudah disiplin dalam protokol kesehatan,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Bapak dua anak kelahiran Malang, 8 Juli 1965 ini mengaku prihatin. Karena masih ditemukan ada masyarakat yang tak percaya Covid 19. &#8220;Misalkan ada pihak keluarga yang hendak mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan sendiri, sudah beberapa kali terjadi dan bisa kami berikan penjelasan dengan rasa kasih sayang dan humanis. Mereka akhirnya bersedia kalau pihak keluarga yang meninggal karena Covid, untuk dilakukan pemakaman sesuai protokol,&#8221; ujar Yusuf.</p>



<p>Bahkan pada Senin (29/06) dini hari, Kompol Yusuf berhasil menggagalkan permintaan pulang paksa jenazah pasien Covid di RSUD Kota Malang. &#8220;Salah satu contoh Senin dini hari kemarin, saya mendapat laporan dari pawas di RSUD Kota Malang. Kami datangi RSUD, kami berikan penjelasan. Kasih sayang kami kepada masyarakat memberikan pengertian agar jenazah tidak dibawa pulang. Mereka ingin membawa pulang jenazah, karena anaknya hendak menikah pada Senin pagi,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Dengan penjelasan yang baik, pihak keluarga jenazah pasien Covid bersedia tidak membawa pulang paksa. &#8220;Nikah tetap dilaksanakan, namun jenazah jangan dibawa pulang. Setelah dari RSUD, jenazah dibawa ke pemulasaran kamar jenazah RSSA Malang. Setelah dibersihkan (disucikan) dan dimasukan ke dalam peti, baru pada Senin pagi pihak keluarga menghubungi saya, menghubungi penghulu untuk menikah di area kamar jenazah,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Karena sayangnya dengan warga, Kompol Yusuf menghadiri dan mengatur pernikahan di kamar jenazah tersebut. Tentunya pernikahan itu dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Bisa jadi Kompol Yusuf adalab satu satunya kapolsek yang menikahkan warganya di area kamar jenazah. &#8220;Saya ikhlas demi kemanusiaan. Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Mari bersama-sama memutus mata rantai Covid-19,&#8221; ujar Kompol Yusuf.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146677</post-id>	</item>
		<item>
		<title>300 Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Polsek Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/300-warga-antusias-ikuti-vaksinasi-massal-di-polsek-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2021 09:49:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antusias warga dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, terlihat saat mengikuti vaksinasi di Polsek Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (22/06) pagi. Sebanyak 300 warga mengikuti vaksinasi massal ini. Awalnya pelaksanaan akan dilakukan di Polsek Kedungkandang. Namun melihat animo masyarakat cukup tinggi dan demi menjaga protokol kesehatan dalam hal jaga jarak dan menghindari kerumunan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antusias warga dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, terlihat saat mengikuti vaksinasi di Polsek Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (22/06) pagi. Sebanyak 300 warga mengikuti vaksinasi massal ini.</p>



<p>Awalnya pelaksanaan akan dilakukan di Polsek Kedungkandang. Namun melihat animo masyarakat cukup tinggi dan demi menjaga protokol kesehatan dalam hal jaga jarak dan menghindari kerumunan, pihak Polsek Kedungkandang memindahkan kegiatan pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-penggelapan-uang-penjualan-emas-rp-33-miliar-divonis-3-tahun-6-bulan-penjara">Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
</ul>


<p>Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan bahwa untuk menjaga protokol kesehatan kegiatan vaksinasi ini dipindahkan ke kantor kecamatan.</p>



<p>&#8220;Karena di Polsek Kedungkandang cukup sempit, sehingga kami bekerjasama dengan Pak Camat. Pak Camat mendukung kegiatan ini hingga vaksinasi massal ini dipindahkan ke kantor kecamatan,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa vaksinasi massal itu bukanlah kegiatan yang digelar oleh Polsek Kedungkandang. Melainkan, diselenggarakan oleh Polda Jawa Timur bersama dengan Polresta Malang Kota. </p>



<p>&#8220;Kota Malang kuota peserta vaksinasi sebanyak 1500 orang di lima Polsek. Jadi ini bukan kegiatan Polsek Kedungkandang. Tapi, dedikasi bapak Kapolda Jatim bersama dengan bapak Kapolresta Malang Kota. Sehingga tiap polsek, melayani 300 peserta vaksinasi. Polsek Kedungkandang, mendapatkan kesempatan pertama untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi massal tersebut,&#8221; bebernya.</p>



<p>Kuota di Polsek Kedungkandang hanya 300 orang saja, namun antusias masyarakat cukup besar. &#8220;Kami kerjasama dengan Kepala Urkes Polresta Malang Kota. untuk menyiapkan 300 vaksin di Klinik Polresta Malang. Jadi, bagi masyarakat yang tidak sempat mendaftar, silahkan mendaftar di Klinik Polresta,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam protokol kesehatan. &#8220;Selalu patuhi protokol kesehatan teritama dalam 5M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Muji Lestari, (65), salah seorang peserta vaksinasi Covid-19, mengaku senang dengan adanya pelaksanaan vaksinasi massal ini. &#8220;Saya senang dengan adanya vaksinasi ini. Tadi saat divaksin tidak terasa apa-apa malahan badan saya setelahnya terasa bugar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepala Urkes Polresta Malang Kota, drg. Akhmadi Prabowo mengatakan bahwa vaksinasi di Polsek Kedungkandangn ini berlangsung lancar.</p>



<p>&#8220;Pelaksanaan vaksinasi berlangsung dengan lancar. Selain itu, hingga saat ini kami tidak menemukan adanya peserta vaksinasi yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI). Namun apabila ditemukan peserta vaksinasi yang mengalami KIPI, kami tangani di tempat. Bila keluhan KIPI meningkat dan diperlukan perawatan, maka kami rujuk ke rumah sakit,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui sebagai rangkaian HUT Bhayangkara ke 75 sekaligus dalam rangka program percepatan vaksinasi, Polresta Malang Kota menggelar kegiatan vaksinasi massal.</p>



<p>Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai tanggal 22 Juni 2021 hingga 25 Juni 2021. Kegiatan itu digelar di setiap Polsek jajaran, kecuali Polsek Klojen. Karena jarak antara Polsek Klojen dan Klinik Polresta Malang Kota tidak terlalu jauh, maka pelaksanaan vaksinasi Polsek Klojen dialihkan ke Klinik Polresta Malang Kota.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal itu, mulai berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Dan program vaksinasi massal ini, menggunakan vaksin jenis Sinovac.<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Malang Kota Gencarkan Sosialisasi Prokes dan Bagi Masker, Antisipasi Penyebaran Mutasi Baru Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-malang-kota-gencarkan-sosialisasi-prokes-dan-bagi-masker-antisipasi-penyebaran-mutasi-baru-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2021 12:56:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antisipasi penyebaran varian baru Covid-19, masuk ke Kota Malang, petugas Polsek Kedungkandang dan Muspika Kedungkandang semakin gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam protokol kesehatan. Seperti halnya pada Kamis (17/06), petugas gabungan yang tediri dari Polsek Kedungkandang, Koramil Kedungkandang, pihak kecamatan Kedungkandang dan Satpol PP Kota Malang terus bahu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antisipasi penyebaran varian baru Covid-19, masuk ke Kota Malang, petugas Polsek Kedungkandang dan Muspika Kedungkandang semakin gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam protokol kesehatan.</p>



<p>Seperti halnya pada Kamis (17/06), petugas gabungan yang tediri dari Polsek Kedungkandang, Koramil Kedungkandang, pihak kecamatan Kedungkandang dan Satpol PP Kota Malang terus bahu membahu menyadarkan masyarakat tentang bahaya penyebaran Covid-19. Mereka mengajak masyarakat juga berperan aktif membrantas penyebaran Covid-19.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-jelang-lebaran-wali-kota-malang-pastikan-stok-bbm-dan-bahan-pokok-aman">Sidak Jelang Lebaran, Wali Kota Malang Pastikan Stok BBM dan Bahan Pokok Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sekda-budiar-dan-kadisparbud-malang-terima-kunjungan-pengecekan-sambut-libur-lebaran-wamenpar-ri">Sekda Budiar dan Kadisparbud Malang Terima Kunjungan Pengecekan Sambut Libur Lebaran Wamenpar RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
</ul>


<p>Petugas gabungan terlihat di Jl Ki Ageng Gribik. &#8220;Kita memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam protokol kesehatan. Terutama dalam 5 M. Yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi.</p>



<p>Bagi yang kedapatan tidak memakai masker tentunya akan mendapat teguran dari petugas. &#8220;Warga sudah semakin mentaati protokol kesehan. Mereka sudah terbiasa memakai masker saat keluar rumah. Mereka sudah semakin sadar dengan bahaya Covid-19. Jika ada yang tidak membawa masker, kami berikan teguran namun tetap humanis,&#8221; ujar Kompol Yusuf.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, petugas juga membagikan puluhan masker kepada pengguna jalan. Tentunya petugas tidak berada di satu titik saja melainkan ke beberapa lokasi di tempat-tempat keramaian dan pertokoan.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus mengingatkan masyarakat agar semakin disiplin lagi dalam prokes. Saat ini di wilayah Jawa Timur, sudah  muncul mutasi baru Covid-19. Ayo tetap patuhi protokol kesehatan,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Datangi Kafe-Kafe, Polsek Kedungkandang Kembali Ingatkan Masyarakat Patuhi Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/datangi-kafe-kafe-polsek-kedungkandang-kembali-ingatkan-masyarakat-patuhi-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2021 22:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi dan Muspika Kedungkandang, kembali mengingatkan masyarakat pentingnya terus mematuhi protokol kesehatan, Selasa (15/06). Kali ini dengan sasaran kafe-kafe dan beberapa lokasi lainnya di kawasan Jl Ki Ageng Gribik, Jl Danau Toba, Jl Danau Kerinci dan Jl Danau Ranau, Kecamatan Kedungkandang. Petugas mengingatkan masyarakat tentang petingnya prokes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi dan Muspika Kedungkandang, kembali mengingatkan masyarakat pentingnya terus mematuhi protokol kesehatan, Selasa (15/06). Kali ini dengan sasaran kafe-kafe dan beberapa lokasi lainnya di kawasan Jl Ki Ageng Gribik, Jl Danau Toba, Jl Danau Kerinci dan Jl Danau Ranau, Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>Petugas mengingatkan masyarakat tentang petingnya prokes terutama dalam 5M. Yakni sering mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Bagi yang kedapatan bergerombol petugas langsung menegur supaya tetap menjaga jarak. Begitu juga yang kedapatan tidak memakai masker, petugas langsung membagikan masker untuk segera dipakai.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Bahwa kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 20.00 hingga pukul 21.30. Pelaksanaan Patroli dan Operasi Gabungan Penertiban protokol kesehatan dan PPKM Mikro di Wilayah Polsek Kedungkandang. Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, serta mengoptimalkan tingkat kesadaran, kedisiplinan masyarakat tentang kewajiban penggunaan masker pada saat beraktivitas diluar rumah.</p>



<p>Hadir dalam kehiatan ini Kapolsek Kesungkandang Kompol Yusuf Suryadi, Camat Kedungkandang, Drs. Prayitno, M.Si, Danramil 0833/02, Kapten CBA M Solekhan, Kanit Intelkam Polsek Kedungkandanh Iptu Adi Fajar Alamsyaj, anggota Polsek Kedungkandang, Satpol PP Kota Malqng dan BPBD Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kami memberikan imbauan kepada masyarakat untuk terua mematuhi protokol kesehatan. Kepada warga yang berkerumun, kami minta supaya tetap menjaga jarak. Dalam kegiatan ini, kami juga membagikan masker. Kami imbau kepada masyarakat selalu disiplin protokol kesehata terutama dalam 5 M. Semoga masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Antar Istri Berangkat Kerja, Pak RT Tewas Ditabrak KA</title>
		<link>https://memontum.com/usai-antar-istri-berangkat-kerja-pak-rt-tewas-ditabrak-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2021 09:24:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ditabrak kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengendara motor Honda Supra Fit Nopol N 2155 AT, Ernestyo (60), warga Jalan Zaenal Zakse Gang I B, RT 09 RW 01, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (13/06) tertabrak Kereta Api (KA) Matarmaja. Hal itu terjadi saat pria yanb sehari-harinya menjabat sebagai ketua RT 09/RW 01 ini melintas di perlintasan kereta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pengendara motor Honda Supra Fit Nopol N 2155 AT, Ernestyo (60), warga Jalan Zaenal Zakse Gang I B, RT 09 RW 01, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (13/06) tertabrak Kereta Api (KA) Matarmaja.</p>



<p>Hal itu terjadi saat pria yanb sehari-harinya menjabat sebagai ketua RT 09/RW 01 ini melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jl Zaenal Zakse Gang I C, RT 06 RW 01, Kelurahan Kota Lama.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka">Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Akibat dari kejadian itu, Ernestyo terlempar hingga sekitar 10 meter dan tewas di lokasi kejadian. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga jenazah Ernestyo dievakuasi di bawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini semitar pukul 09.30 setelah Ernestyo mengantarkan Lila, istrinya berangkat kerja di sebuah PO Bus di Kota Malang.</p>



<p>Sebelum kejadian, korban mengendarai motornya dari barat ke timur. &#8220;Saat melintas di perlintasan kereta api di lokasi kejadian, saya sudah meneriakinya supaya tidak milintas karena kereta api akan lewat dari utara. Namun saat itu korban tetap tidak melihat kanan kiri dan langsung melintas,&#8221; ujar Sinta (51) warga sekitar.</p>



<p>Karena jaraknya cukup dekat, motor yang dikendarai korban tertabrak KA Matarmaja jurusan Malang Jakarta. &#8220;Kereta api melintas dari utara ke selatan menabrak korban dan motornya. tadi terpentalnya sangat jauh sekitar 10 meteran,&#8221; ujar Sinta.</p>



<p>Saat warga berdatangan untuk menolong, Ernestyo sudah dalam kondisi tak bernyawa. Warga pun berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung peristiwa tersebut.</p>



<p>Petugas Polsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi dan anggotanya juga sudah tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. Begitu juga dengan tim RJT yang segera tiba di lokasi.</p>



<p>&#8220;Saat itu korban sudah diteriaki oleh warga kalau saat itu ada kereta api yang hendak melintas dan sudah sudah sangat dekat. Korban terus saja mengendarai motornya hingga tertabrak. Korban meninggal dunia di lokasi dengan luka parah dibagian kepala. Saat ini jenazahnya sudah dievakuasi ke RSSA Malang,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Buang Sampah, Seorang Wanita Diduga Menjatuhkan Diri ke Sungai Brantas Mergosono</title>
		<link>https://memontum.com/usai-buang-sampah-seorang-wanita-diduga-menjatuhkan-diri-ke-sungai-brantas-mergosono</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 13:58:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[ODGJ]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Brantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144577</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang wanita diketahui bernama Rina alias Yuyun (38) warga Jl Kolonel Sugiono Gang IA, RT 08/RW 06, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, jatuh dari Jembatan penghubung Mergosono &#8211; Bumiayu, yang terletak tak jauh dari rumahnya, Selasa (08/06) pukul 14.30. Meskipun terjatuh dari ketinggian sekitar 9 meter dan hanyut ke Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang wanita diketahui bernama Rina alias Yuyun (38) warga Jl Kolonel Sugiono Gang IA, RT 08/RW 06, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, jatuh dari Jembatan penghubung Mergosono &#8211; Bumiayu, yang terletak tak jauh dari rumahnya, Selasa (08/06) pukul 14.30.</p>



<p>Meskipun terjatuh dari ketinggian sekitar 9 meter dan hanyut ke Sungai Brantas hingga terseret arus sekitar 12 meter, namun Yuyun berhasil selamat. Wanita dengan status Orang&nbsp;Dengan&nbsp;Gangguan&nbsp;Jiwa (ODGJ) ini hanya mengalami lecet dan memar di lengan, betis dan kaki.</p>



<p>Baca juga:  </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com bahwa ada dua versi terkait jatuhnya Yuyun ke Sungai Brantas. Ada yang menyebut bahwa dia ikut terjatuh saat membuang sampah, namun ada pula yang menyebut bahwa Yuyun sengaja menjatuhkan diri.</p>



<p>Suci Nawati (40) istri ketua RT setempat mengatakan, kejadiannya terjadi sekitar pukul 14.30. &#8220;Tadi informasinya bahwa korban membuang sampah di jembatan. Memang dia rutin membuang sampah di sungai. Biasanya tiap pagi dan sore. Setahu kami bahwa korban ODGJ sudah cukup lama. Saya tidak tahu pasti bagaimana peristiwa pastinya hingga korban jatuh ke sungai. Sebab ada yang mengatakan setelah buang sampah korban langsung terjatuh ke sungai. Tetapi ada juga yang bilang setelah buang sampah, korban sengaja melompat ke sungai. Setelah kejadian, korban berhasil diselamatkan oleh warga,&#8221; ujar Suci.</p>



<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas mendatangi lokasi kejadian. Petugas medis dari PMI Kota Malang juga tiba di lokasi kejadian. Usai dapat penanganan medis dari PMI Kota Malang, korban dibawa ke IGD RSSA Malang untuk memdapatkan perawatan medis.</p>



<p>Asmayar (50), Ketua RW 06 Mergosono, menduga Yuyun sengaja menjatuhkan diri ke sungai. &#8220;Diduga korban sengaja melompat dari jembatan. Koddisi kejiwaan korban terganggu dan pernah di rawat di rumah sakit jiwa,&#8221; ujar Asmayar. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komplotan Curanmor Bersenjata Samurai Satroni Cemorokandang, Mobil Boks Raib Dicuri</title>
		<link>https://memontum.com/komplotan-curanmor-bersenjata-samurai-satroni-cemorokandang-mobil-boks-raib-dicuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2021 13:34:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil boks]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144353</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebuah mobil Boks Mitsubishi L300 Nopol N 8304 AB milik Yulius Victor (20) warga Jl Iswahyudi III, RT 6/RW 09, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (4/6/2021) dini hari, dicuri maling. Dari rekaman CCTV yang tak jauh dari lokasi, saat beraksi pelaku membawa senjata tajam. Terlihat dari kejauhan, senjata tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebuah mobil Boks Mitsubishi L300 Nopol N 8304 AB milik Yulius Victor (20) warga Jl Iswahyudi III, RT 6/RW 09, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (4/6/2021) dini hari, dicuri maling. Dari rekaman CCTV yang tak jauh dari lokasi, saat beraksi pelaku membawa senjata tajam.</p>



<p>Terlihat dari kejauhan, senjata tersebut menyerupai samurai. Yulius mengetahui kalau mobilnya hilang sekitar pukul 06.00 hingga kejadian ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Kasus pencurian mobil ini hingga Minggu (6/6/2021) sore, masih dalam penyelidikan petugas Polsek Kedungkandang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong> </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka">Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa mobil boks tersebut diparkir di depan rumah korban. Pelaku berjumlah dua orang melakukan aksinya sekitar pukul 01.54. Nampaknya pelaku sudah cukup profesional dan berhati-hati.</p>



<p>Mula-mula mereka mengambil tampar jemuran untuk digunakan mengikat pintu pagar rumah korban. Tentunya dengan harapan, jika korban terbangun tidak bisa langsung membuka pintu pagar dan ada kesempatan pelaku untuk kabur.</p>



<p>Usai mengikat pintu pagar, pelaku baru melakukan aksinya. Kejadian ini baru diketahui keesokan paginya. &#8220;Saat saya mau keluar. Gembok pintu pagar saya buka. Namun pagar tetap tidak bisa terbuka. Setelah saya cek, ternyata terikat tali tampar warna biru. Setelah pintu pagar berhasil dibuka, akhirnya diketahui kalau mobil boks tersebut telah hilang,&#8221; ujar Yulius, Minggu (6/6/2021) siang.</p>



<p>Karena mobilnya telah hilang, Yulius kemudian melakukan pengecekam CCTV. Pelakunya beraksi sekitar pukul 01.45. Pelaku berjumlah dua orang. Salah satunya membawa senjata samurai.</p>



<p>&#8220;Mobil boks diparkir menghadap ke arah timur, dan seluruh pintunya dikunci. Namun dari rekaman CCTV, pelaku berhasil masuk ke dalam mobil. Kemudian mobilnya itu didorong ke belakang hingga mesin menyala. Kejadian ini sudah kami laporkan ke Polsek Kedungkandang. Semoga mobil saya bisa ditemukan kembali,&#8221; ujar Yulius.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SPBU Bumiayu Terbakar, Sedikitnya Satu Unit Kendaraan Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/spbu-bumiayu-terbakar-sedikitnya-satu-unit-kendaraan-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2021 16:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[PMK Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebakaran hebat terjadi di SPBU Buring-Bumiayu atau Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (18/03) malam. Akibat kejadian itu, sedikitnya satu unit kendaraan roda empat jenis mikrolet, ludes terbakar. Bahkan, pompa pengisian nomor 2 SPBU, pun turut mengobarkan api. Akibat kejadian itu, kontan membuat petugas SPBU, kalang kabut. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebakaran hebat terjadi di SPBU Buring-Bumiayu atau Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (18/03) malam.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sedikitnya satu unit kendaraan roda empat jenis mikrolet, ludes terbakar. Bahkan, pompa pengisian nomor 2 SPBU, pun turut mengobarkan api.</p>



<p>Akibat kejadian itu, kontan membuat petugas SPBU, kalang kabut. Bahkan, besarnya api membuat warga yang melintas turut takut serta mengabadikan kejadian. Api sendiri, baru berhasil dipadamkan, setelah petugas PMK, turut mengamankan lokasi bersama petugas.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136678-ditinggal-pergi-saat-memasak-air-rumah-kos-terbakar">Ditinggal Pergi Saat Memasak Air, Rumah Kos Terbakar</a></strong></p>



<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan identifikasi.</p>



<p>&#8220;Informasi awal yang kami terima, kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00. Penyebabnya, diinformasikan dari mobil mikrolet. Namun, untuk kepastiannya kami masih identifikasi dan melakukan pendataan,&#8221; ujar Teguh saat dikonfirmasi Memontum.com.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2021/03/spbu.mp4"></video></figure>



<p>Dugaan mengarah pada mikrolet, tambahnya, karena di pompa nomor 2, ada kendaraan itu. Hanya saja, dirinya masih belum berani memastikan. &#8220;Tahu-tahu api langsung membakar di pompa nomor 2. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian belakang sebuah mobil pikup,&#8221; tambah Teguh.</p>



<p>Total ada enam unit mobil pemadam dengan 35 personil yang datang melakukan pemadaman. Besarnya kobaran api, juga nyaris merembet ke pompa pengisian di nomor 3.</p>



<p>&#8220;Tadi sebelum api merembet ke pompa nomor 3, api sudah berhasil dipadamkan. Di bagian pompa nomor 3, hanya bagian atapnya saja yang terbakar. Saat ini kami masih stanby di lokasi untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan. Saat ini kami masih melakukan pendataan,&#8221; tambah Teguh.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2021/03/spbu-2.mp4"></video></figure>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kebakaran diduga kuat berasal dari mobil mikrolet.</p>



<p>&#8220;Mikrolet awalnya mengisi di pompa nomor 4. Mikrolet mengisi pertalite senilai Rp 300 ribu. Selanjutnya, saat akan keluar SPBU, tiba-tiba api langsung membesar. Akibatnya, sopir berlari keluar.<br>Sementara mobilnya, berjalan sendiri dan berhenti di pompa nomor 2. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengenai kejadian ini,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137200</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
