<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Kota Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kota-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Dec 2021 14:16:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Kota Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disperindag Lamongan Siapkan Sanksi untuk PKL Andansari Jika Mangkir Berjualan Selama 6 Bulan</title>
		<link>https://memontum.com/disperindag-lamongan-siapkan-sanksi-untuk-pkl-andansari-jika-mangkir-berjualan-selama-6-bulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Dec 2021 14:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Andansari Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kota Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan menegaskan akan mengangkut dan membersihkan alat dagang bagi pedagang kaki lima (PKL) Andansari, yang tidak melakukan aktivitas jualan di lokasi Andansari selama enam Bulan. Tindakan tersebut dilakukan, sebagai bentuk penerapan aturan dalam Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP). Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag, Pasito, mengatakan ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan menegaskan akan mengangkut dan membersihkan alat dagang bagi pedagang kaki lima (PKL) Andansari, yang tidak melakukan aktivitas jualan di lokasi Andansari selama enam Bulan. Tindakan tersebut dilakukan, sebagai bentuk penerapan aturan dalam Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP).</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag, Pasito, mengatakan ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh PKL Andansari, jika ingin berjualan di lokasi lapak Andansari dan aturan tersebut telah tercantum dalam TDUP. &#8220;Aturan yang berada di TDUP menyebutkan, apabila selama enam bulan PKL tidak melakukan aktivitas berjualan di lokasi itu, maka usahanya akan ditutup,&#8221; ungkap Pasito, Kamis (02/12/2021).</p>



<p>Baca juga </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Namun, Pasito menambahkan, walaupun ada aturan seperti itu, Disperindag tidak akan melakukannya dengan semena-mena untuk menutupnya. Tetapi, akan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada pedagang, dalam jangka waktu selama satu minggu. Apabila tidak ada respon, pihak Disperindag baru akan mengambil langkah untuk membawah&nbsp; alat dagangnya ke gudang.</p>



<p>&#8220;Apabila barang yang telah di bawah ke gudang tidak diambil dalam jangka waktu yang telah di tentukan, yaitu tujuh hari, maka Disperindag tidak bertanggung jawab apabila ada kerusakan atas barang tersebut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pasito menjelaskan, untuk aturan pedagang yang ingin berjualan di tempat lokasi PKL Andansari, terkait ada biaya atau tidaknya, pihak Disperindag tidak tahu. &#8220;Sebab, hal itu sudah diserahkan kepada ketua paguyupan masing-masing dan juga sudah ada AD-ART di setiap paguyuban. Sementara ke dinas, sifatnya hanya melakukan perizinan,&#8221; ujarnya. <strong>(zud/zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159451</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semalam, 4 Rumah di Perumahan di Lamongan Disatroni Maling</title>
		<link>https://memontum.com/semalam-4-rumah-di-perumahan-di-lamongan-disatroni-maling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2019 19:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kota Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/81042-semalam-4-rumah-di-perumahan-di-lamongan-disatroni-maling</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Salah satu perumahan di Lamongan kembali diobok-obok maling. Tak tanggung-tanggung, dalam semalam maling beraksi di empat rumah. Menurut Informasi yang dihimpun menyebutkan, perumahan yang disatroni pencuri adalah Perumnas Sukomulyo Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan. Pelaku berhasil menggondol uang, barang elektronik dan benda pusaka di tiga rumah. Kapolsek Kota Lamongan, AKP Budi Santoso mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Salah satu perumahan di Lamongan kembali diobok-obok maling. Tak tanggung-tanggung, dalam semalam maling beraksi di empat rumah. Menurut Informasi yang dihimpun menyebutkan, perumahan yang disatroni pencuri adalah Perumnas Sukomulyo Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan. Pelaku berhasil menggondol uang, barang elektronik dan benda pusaka di tiga rumah.</p>
<p>Kapolsek Kota Lamongan, AKP Budi Santoso mengatakan, empat rumah yang jadi sasaran maling itu di antaranya rumah Sugeng di Jalan Bandeng 9. Dia merelakan uang celengan anaknya dan benda pusaka berupa keris dicuri.</p>
<p>Rumah lainnya, kata kapolsek, milik Jamil yang berhasil menggondol uang tunai Rp 6 juta, 2 buah HP dan tas milik Jamil. Dua rumah lainnya adalah rumah Mugito, seorang PNS di lingkungkan Pemkab Lamongan dan membawa kabur laptop dan lainya rumah Khusnul.</p>
<p>&#8220;Di rumah Khusnul ini pelaku tidak sampai berhasil membawa barang apapun. Karena terpergok anak pemilik rumah,&#8221; jelas Budi.</p>
<p>Salah satu korban, Jamil mengaku, uang sebesar Rp 6 juta yang digondol pencuri sebenarnya uang sekolah yang sedianya akan disetorkan ke sekolah hari ini. Pencuri, kata Jamil, mengacak-acak tas istrinya dan hanya menyisakan amplop dan rincian keuangan sekolah istrinya yang berceceran di lantai rumah bersama sejumlah surat-surat lainnya.</p>
<p>&#8220;Pelaku kelihatannya masuk melalui jendela depan setelah berhasil memanjat pagar rumah saya,&#8221; ungkap Jamil.</p>
<p>Sementara itu usai menerima laporan warga, polisi langsung mendatangi rumah korban dan melakukan olah TKP di 4 rumah yang menjadi sasaran pelaku. Polisi mengamankan alat bukti berupa sepasang sandal di rumah Jamil.</p>
<p>&#8220;Kami menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi korban,&#8221; pungkasnya. <strong>(Lai/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Ditusuk, Ratusan Anggota PSHT Luruk Polsek Kota Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-ditusuk-ratusan-anggota-psht-luruk-polsek-kota-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2018 12:44:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kota Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[PSHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45866-diduga-ditusuk-ratusan-anggota-psht-luruk-polsek-kota-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Arif Setiawan (23) warga Dusun Sempu, Desa Kebet, RT 01/RW 01 Kecamatan Kota/Kabupaten Lamongan, yang merupakan siswa pesilat dari perguruan Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) rating Kecamatan Lamongan Kota menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh 2 orang yang tidak dikenal pada, Sabtu (30/6/2018). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penganiayaan terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Arif Setiawan (23) warga  Dusun Sempu, Desa Kebet, RT 01/RW 01 Kecamatan Kota/Kabupaten Lamongan, yang merupakan siswa pesilat dari perguruan Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) rating Kecamatan Lamongan Kota menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh 2 orang yang tidak dikenal pada, Sabtu (30/6/2018).</p>
<p>Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penganiayaan terjadi saat korban hendak berangkat latihan rutin bela diri SH (Setia Hati) di Desa Tanjung, Lamongan. Saat korban perjalanan menuju tempat  latihan silat melintasi Jl. Telaga Kidul tepatnya di pertigaan jalan depan warung kopi Desa Made, RT 01/RW 02 Kec./Kab. Lamongan  tepatnya pukul 19.00 WIB. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/PSHT-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-45868" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/PSHT-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/PSHT-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Na&#8217;asnya, ketika korban berjalan kaki tiba-tiba  dihampiri oleh 2 orang tidak dikenal menaiki sepeda motor dengan ciri-ciri keduanya memakai topi hitam dengan satu memakai kaos hitam dan satunya lagi memakai kaos warna putih strip biru. Sontak pelaku penganiayaan tersebut berteriak dengan kata-kata kotor kepada korban, bersamaan dengan ucapan kotor tersebut korban langsung di pukul oleh salah satu pelaku yang memakai kaos warna hitam dengan mengunakan senjata tajam, senjata tajam tersebut diduga pisau hingga melukai korban pada lengan kanan atas sehingga merobek serta menembus jaket yang dipakai korban.</p>
<p>Kendati tak terima mendapatkan perlakuan tersebut, akhirnya korban mengejar kedua pelaku ke arah timur. Sayangnya, korban tidak dapat mengejar kedua pelaku tersebut lantaran pelaku mengendarai kendaraanya dengan laju.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45866</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
