<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PTN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ptn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jun 2023 10:45:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PTN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Tanah Gerak di Dusun Brau, BPBD Kota Batu Gandeng PTN dan Gunakan Ampas Tebu</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-tanah-gerak-di-dusun-brau-bpbd-kota-batu-gandeng-ptn-dan-gunakan-ampas-tebu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 09:31:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[PTN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211;  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mulai melakukan penelitian untuk mencari solusi pencegahan tanah gerak di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Pelaksanaan penelitian tersebut, dilakukan dengan melibatkan akademisi perguruan tinggi negeri (PTN) Malang dan Jakarta Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kota Batu, Sudarwito, mengatakan sejak terjadinya tanah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a></strong> &#8211;  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mulai melakukan penelitian untuk mencari solusi pencegahan tanah gerak di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Pelaksanaan penelitian tersebut, dilakukan dengan melibatkan akademisi perguruan tinggi negeri (PTN) Malang dan Jakarta</p>



<p>Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kota Batu, Sudarwito, mengatakan sejak terjadinya tanah gerak pada awal Desember 2022 yang lalu, hingga menyebabkan keretakan dinding sekolah dasar satu atap, memang sebelumnya sudah dibangun dua sumur pelega. Tujuannya, untuk berfungsi mengurangi tekanan dalam tanah dengan cara mengeluarkan air bawah tanah.</p>



<p>&#8220;Kami sedang melakukan penelitian untuk mencegah terjadinya bencana tanah gerak di Dusun Brau. Dan, ini kami lakukan bersama dua akademisi politeknik negeri dari Jakarta dan Malang,&#8221; terangnya di Kantor BPBD Kota Batu, Kamis (08/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Penyebab tanah gerak itu, ujarnya, setelah diamati dikarenakan volume air yang berlebihan di titik bencana. Dalam kondisi tersebut, ketika ada bencana longsor jarak 400 sampai 500 meter, maka titik bencana tanah gerak itu bereaksi. Sehingga, menyebabkan ketinggian tanah turun dan bangunan menjadi retak.</p>



<p>&#8220;Secara alami, kami sudah membuat sumur pelega untuk mengurangi kandungan air dalam tanah yang yang terlalu besar hingga menjadi titik gerak. Kalau air tanah ini juga banyak berkurang, yang dikhawatirkan juga menimbulkan rongga. Sehingga, akan menyebabkan tanah ambles. Jadi, lewat penelitian ini meski sudah ada sumur pelega juga dibuat cara lain,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bagaimana teknik dari penelitian itu, Sudarwito mengurai, pertama kali dilihat dari radius tanah gerak ini antara 100 sampai 150 centimeter. Apabila terjadi penurunan yang disebabkan gerakan tanah bisa sampai 1 meter, maka setelah dipelajari diperlukan ampas tebu dan geotekstil.</p>



<p>Mengapa ada ampas tebu, tambahnya, karena ampas tebu mengandung silika yang tinggi. Sehingga, saat bercampur dengan tanah bisa terikat padat. Dan, gemburnya tanah akibat banyaknya kandungan air, bisa memadat. Yang kemudian, peran geotekstil dihamparkan di bawah tanah dengan tujuan untuk mengurangi reaksi gerakan tanah yang ditimbulkan oleh titik lain yang terjadi bencana longsor.</p>



<p>&#8220;Tanah gerak itu, bisa juga terjadi ketika tanah itu ambles serta tanah itu mengalami longsor. Nah, di Dusun Brau ada semua. Untuk itu, kita lakukan penelitian dan kajian bagaimana cara pencegahannya. Saat ini, penelitian tadi sedang diuji di laboratorium,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Isi Kuliah Tamu di PTN Malang, Menhan Prabowo Tegur Pengawal</title>
		<link>https://memontum.com/usai-isi-kuliah-tamu-di-ptn-malang-menhan-prabowo-tegur-pengawal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jul 2022 11:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Tamu]]></category>
		<category><![CDATA[menhan]]></category>
		<category><![CDATA[Menhan Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PTN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hal tidak biasa terjadi seusai Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, mengisi kuliah tamu dengan para Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (Fordekiis) Perguruan Tinggi se-Indonesia, di salah satu Perguruan Tinggi Negeri, Minggu (03/07/2022) tadi. Menhan Prabowo Subianto, secara tiba-tiba memberikan teguran pada salah satu pengawal yang hendak membatasi gerak media untuk meminta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hal tidak biasa terjadi seusai Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, mengisi kuliah tamu dengan para Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (Fordekiis) Perguruan Tinggi se-Indonesia, di salah satu Perguruan Tinggi Negeri, Minggu (03/07/2022) tadi. Menhan Prabowo Subianto, secara tiba-tiba memberikan teguran pada salah satu pengawal yang hendak membatasi gerak media untuk meminta wawancara.</p>



<p>Tak ayal, hal ini pun membuat sedikit lega. Masalahnya, hampir semua wartawan telah menunggu selama berjam-jam di dalam loby gedung, untuk bisa konfirmasi dengan Menhan Prabowo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dukung-penuh-pembangunan-spbn-untuk-aktivasi-melaut-nelayan">Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Pembangunan SPBN untuk Aktivasi Melaut Nelayan</a></li>
</ul>


<p>Sementara seusai mendapat intruksi, sang pengawal pun memberikan ruang awak media untuk konfirmasi. &#8220;Nggak apa-apa, kenapa dihalangi (awak media, red). Biar, nggak usah dihalangi,” ujar Prabowo, kepada seorang pengawal berkemeja hitam.</p>



<p>Dengan sambil berjalan, Menhan Prabowo pun menjawab sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media. Bahkan, tangan kirinya yang sempat menahan gerak pengawal saat mencoba menahan proses wawancara, akhirnya dilepas dan meminta agar tidak bersikap demikian kepada awak media.</p>



<p>“Tidak usah dilakukan, biar saja. Kasihan teman-teman media. Terkadang, pengawal memang bersikap seperti itu,” ucap Prabowo menjelaskan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SNMPTN Akan Segera Dimulai, Beberapa PTN Kota Malang Tetapkan Kuota</title>
		<link>https://memontum.com/snmptn-akan-segera-dimulai-beberapa-ptn-kota-malang-tetapkan-kuota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2021 13:52:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristek Dikti]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PTN]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134356</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Kota Malang sudah menyiapkan kuota mahasiwa baru (maba) yang akan mereka terima tahun ini. Hal itu seiring dengan pembukaan pendaftaran maba Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang kian dekat. Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Kota Malang sudah menyiapkan kuota mahasiwa baru (maba) yang akan mereka terima tahun ini. Hal itu seiring dengan pembukaan pendaftaran maba Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang kian dekat.</p>
<p>Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd MSi, menyampaikan tahun ini pihaknya menyiapkan kuota 6.543. ”Secara umum kami tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Hanya sistemnya saja ada sedikit perubahan, karena disesuaikan dengan aturan Kemenristek Dikti,” ujarnya dalam dialog interaktif, Selasa (09/02) siang.</p>
<p>Prof Budi, begitu sapaan akrabnya, menjelaskan dari total kuota tersebut, dibagi menjadi masing-masing 1.965 maba pada jalur SNMPTN, 2.952 pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 1.627 maba yang akan diterima pada jalur Mandiri.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133976-ini-alasan-komisi-7-dpr-pilih-umm-sebagai-partner-diskusi#ixzz6lyqZEICK">Ini Alasan Komisi 7 DPR Pilih UMM Sebagai Partner Diskusi</a></strong></p>
<p>Disamping itu, melanjutkan apa yang disampaikan Prof Budi, Ketua Satuan Penjamin Mutu UM, Dr Imam Agus Basuki M. Pd, menyebutkan ada beberapa hal yang berbeda pada penerimaan mahasiswa baru di tahun 2021. &#8220;Peringkat siswa yang boleh mendaftar melalui jalur SNMPTN tak lagi ditentukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), melainkan sekolah masing-masing. Kini mahasiswa yang telah lulus SNMPTN pada tahun 2019, 2020 hingga 2021 ini nantinya tidak boleh mengikuti SBMPTN. Sehingga kesempatan akan diberikan pada siswa yang tidak bisa mendaftar melalui SNMPTN,” terangnya.</p>
<p>Kuota sama dari tahun sebelumnya juga diberlakukan oleh Universitas Brawijaya (UB). Kabag Akademik UB, Hery Prawoto, menyebutkan kuota minimum maba UB yang diterima di jalur SNMPTN sebesar 30 persen. Sementara untuk SBMPTN, UB menetapkan kuota minimum sebesar 40 persen. Kemudian untuk jalur mandiri alokasinya sebesar 30 persen. ”Untuk tahun ini kemungkinan tak jauh berbeda. Karena dari kuota sama dan peminat kita juga masih banyak,” tukasnya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/134034-gandeng-tim-dosen-polinema-gelar-penelitian-tentang-3d-printing#ixzz6lyrRv1Ft">Gandeng Tim Dosen Polinema, Gelar Penelitian Tentang 3D Printing</a></strong></p>
<p>Data Universitas Brawijaya mencatat, jumlah peminat seleksi SNMPTN pada tahun 2020 mencapai 30.932 pendaftar dengan kuota 4.303 yang diterima. Sementara dari jalur SBMPTN, dengan total peminat sebanyak 61.743 hanya 6.007 diantaranya yang berhasil lolos. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.</p>
<p>”Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih mahasiswa yang terbaik. Walau kuota banyak dan peminatnya juga banyak, persaingan masuk kampus kami sangat tinggi,” terangnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134356</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UM Raih Rangking 3 PTN BLU</title>
		<link>https://memontum.com/um-raih-rangking-3-ptn-blu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2018 16:06:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[PTN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21259-um-raih-rangking-3-ptn-blu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Universitas Negeri Malang (UM) mendapatkan penghargaan kinerja terbaik ketiga sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU) tahun anggaran 2017, pada Penutupan Rapat Kerja Nasional Kemenristekdikti di Gedung Pancasila Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu, (17/1/2018). Pada kategori PTN BLU, selain UM meraih predikat terbaik ketiga, ada pula Universitas Halu Oleo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Universitas Negeri Malang (UM) mendapatkan penghargaan kinerja terbaik ketiga sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU) tahun anggaran 2017, pada Penutupan Rapat Kerja Nasional Kemenristekdikti di Gedung Pancasila Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu, (17/1/2018).</p>
<p>Pada kategori PTN BLU, selain UM meraih predikat terbaik ketiga, ada pula Universitas Halu Oleo, dan Universitas Negeri Semarang yang menempati posisi pertama dan kedua. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menristekdikti RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, dan diterima oleh Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi&#8217;uddin, M.Pd. </p>
<p>Dalam penilaian prestasi kinerja Tahun Anggaran 2017 ini, unit-unit kerja dikelompokan dalam 4 kategori, diantaranya PTN Satuan Kerja (Satker), PTN Badan Layanan Umum (BLU), PTN Badan Hukum (PTN-BH), dan Kopertis</p>
<p>UM menjadi BLU sejak tahun 2008. Dalam perkembangannya, UM telah mampu mengoptimalkan pengelolaan aset, guna meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pengelolaan aset di lingkungan UM di bawah koordinasi Pusat Bisnis UM.</p>
<p>Kepala Biro Umum dan Keuangan UM, Drs. Amin Sidiq, M.Pd menyampaikan, melalui penghargaan ini, diharapkan mampu memacu kinerja yang lebih baik lagi, dan dapat mempertahankan sistem kinerja yang sudah dikelola secara baik selama ini. </p>
<p>&#8220;Penghargaan ini tentunya sebagai motivasi kami untuk lebih memacu kinerja di lingkungan Universitas Negeri Malang. Selama ini yang terkait dengan sistem pengelolaan keuangan, dan laporan pertanggungjawaban sudah berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kami bisa meningkatkan prestasi lebih baik lagi di waktu mendatang,&#8221; jelas Drs. Amin Sidiq, M.Pd. <strong>(rhd/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21259</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
