<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pupuk Urea &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pupuk-urea/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jun 2023 10:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pupuk Urea &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Petik Kopi di Lereng Argopuro, Bupati Situbondo Ajak Petani Kurangi Ketergantungan Pupuk Urea</title>
		<link>https://memontum.com/petik-kopi-di-lereng-argopuro-bupati-situbondo-ajak-petani-kurangi-ketergantungan-pupuk-urea</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petik Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Urea]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Petik Kopi di Lereng Gunung Argopuro, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Minggu (04/06/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, bupati yang akrab disapa Bung Karna, mengajak para petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur untuk mengurangi ketergantungan kepada Pupuk Urea. Sebab, penggunaan pupuk urea dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Petik Kopi di Lereng Gunung Argopuro, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Minggu (04/06/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, bupati yang akrab disapa Bung Karna, mengajak para petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur untuk mengurangi ketergantungan kepada Pupuk Urea. Sebab, penggunaan pupuk urea dengan intensitas yang rutin, bisa mempengaruhi kualitas kopi.</p>



<p>&#8220;Kalau menggunakan pupuk urea, maka kualitas dan harganya bisa kurang bagus. Karena, pupuk urea itu hanya menghijaukan daun. Gunakan pupuk organik saja dan NPK, insyaallah buahnya semakin lebat dengan kualitas yang unggul,” kata Bupati Karna.</p>



<p>Sebagai tindak lanjut tersebut, Bupati Situbondo juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Situbondo, agar segera memberikan pelatihan pembuatan Pupuk Bokashi melalui PPL yang ada di Kecamatan Sumbermalang. “Bahannya mudah dicari, diantaranya kotoran sapi yang biasa banyak di rumah-rumah. Insyaallah, ini akan segera kita realisasikan,” tambahnya.</p>



<p>Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini juga meminta kepada para petani kopi di Kecamatan Sumbermalang, untuk fokus menanam satu jenis kopi. Dengan begitu, hasil yang diperoleh bisa maksimal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya lihat tadi, kopi yang ditanam ada jenis Arabika dan Robusta. Sehingga, itu nantinya bisa kurang bagus. Fokus saja kepada salah satu jenis kopi, kalau Arabika ya Arabika semua dan kalau Robusta ya Robusta semua. Pohon kopi, itu juga jangan terlalu tinggi, karena buahnya tidak akan maksimal. Ranting-ranting yang tidak produktif itu juga harus dipotong,” tegasnya.</p>



<p>Ketua Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur, Joko Santoso, menyampaikan bahwa dalam satu hektare lahan kopi mampu menghasilkan 20 hingga 25 ton kopi basah. “Rendemen kopi kita ini sudah tidak kalah dengan daerah lain. Dengan daerah Kayumas, ini sudah tidak kalah,” ucapnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Founder Argopuro Walida, Ahmad Muhlisin, menerangkan bahwa di Kecamatan Sumbermalang ada sekitar 460 petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur. “Rata-rata kepemilikan lahan perorang itu satu hingga satu setengah hektare,” bebernya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Situbondo, ini mengungkapkan harga kopi Arabika di Kecamatan Sumbermalang mencapai Rp 15 ribu per kilogram untuk kopi basah. “Kalau untuk Robusta, itu Rp 8 ribu perkilogram kopi basah. Alhamdulillah, itu sudah naik semua,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kelangkaan Pupuk Urea, Bupati Situbondo Minta Petani Gunakan Pupuk secara Berimbang</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kelangkaan-pupuk-urea-bupati-situbondo-minta-petani-gunakan-pupuk-secara-berimbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Dec 2021 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Urea]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengajak petani di Kota Santri Pancasila untuk menggunakan pupuk secara berimbang. Tujuannya, untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Situbondo. Hal itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Bung Karna, saat memimpin pembagian pupuk urea gratis kepada para petani di lima desa yang ada di Kecamatan Sumbermalang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengajak petani di Kota Santri Pancasila untuk menggunakan pupuk secara berimbang. Tujuannya, untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Hal itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Bung Karna, saat memimpin pembagian pupuk urea gratis kepada para petani di lima desa yang ada di Kecamatan Sumbermalang, Sabtu (04/12/2021) sore. Lima desa itu, yakni Desa Alas Tengah, Taman, Baderan, Tlogosari dan Desa Plalangan.</p>



<p>Bung Karna mengatakan, penggunaan pupuk secara berimbang akan meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman pertanian menjadi bagus. Sehingga, para petani tidak bergantung dengan pupuk urea subsidi saja.</p>



<p>&#8220;Fungsi pupuk urea itu menghijaukan daun. Jadi, bapak-ibu juga harus memakai pupuk NPK agar akar tanaman menjadi kuat. Pupuk ZA agar tanaman tahan terhadap hama dan penyakit, TSP supaya bulir padi atau butiran jagung menjadi banyak. Kemudian Petroganik untuk memperbaiki unsur hara tanah,&#8221; katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Bung Karna mengungkapkan, hingga tanggal 19 November 2021, stok pupuk bersubsidi jenis ZA, SP 36, Phonska dan Petroganik masih aman. &#8220;ZA masih tersisa sekitar 2366 Ton, SP 36 tersisa sekitar 746 Ton, Phonska ada sekitar 2526 Ton dan Petroganik tersedia sekitar 333 Ton. Semua ada di Gudang Penyangga Pupuk (GPP) Kalibagor dan Arjasa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, ini menyampaikan bahwa akibat penggunaan pupuk urea secara terus-menerus, akan berdampak pada kesuburan tanah menjadi berkurang. Sehingga, pemakaian pupuk urea untuk lahan pertanian bisa naik signifikan.</p>



<p>&#8220;Sekarang untuk 1 Hektar lahan pertanian rata-rata bisa menghabiskan pupuk urea sekitar 5,5 hingga 7 Kuintal. Sementara itu, jatah dari pemerintah pusat 1 Hektar itu hanya 1,25 Kuintal. Jadi ini yang mengakibatkan kelangkaan pupuk urea di Situbondo,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Haryadi Tejo Laksono, melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holticultura,  Basmalah, menerangkan jika stok pupuk urea bersubsidi untuk masa taman pertama masih tersisa sekitar 2000 ton. &#8220;1751 ton ada di Gudang Penyangga Pupuk (GPP) Kalibagor,&#8221; ujarnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Situbondo Bakal Digelontor Pupuk Urea Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/petani-situbondo-bakal-digelontor-pupuk-urea-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2021 16:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Urea]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158829</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemkab Situbondo, dalam waktu dekat akan mendistribusikan Pupuk Urea gratis bagi para petani yang memiliki luas lahan pertanian di bawah 2000 desiare. Rencana itu, disampaikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi, saat memberi arahan kepada petugas penyuluh lapangan (PPL), Senin (22/11/2021). Menurut Bupati Situbondo, pupuk gratis ini merupakan program pemerintah daerah yang bertujuan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemkab Situbondo, dalam waktu dekat akan mendistribusikan Pupuk Urea gratis bagi para petani yang memiliki luas lahan pertanian di bawah 2000 desiare. Rencana itu, disampaikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi, saat memberi arahan kepada petugas penyuluh lapangan (PPL), Senin (22/11/2021).</p>



<p>Menurut Bupati Situbondo, pupuk gratis ini merupakan program pemerintah daerah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat petani. Terlebih, di tengah harga Pupuk Urea yang melambung tinggi.</p>



<p>&#8220;Harga Pupuk Urea non subsidi saat ini sangat tinggi. Berada pada angka Rp 9.475 per kilogram atau satu kwintalnya hampir menyentuh Rp 1 juta,&#8221; ujar Bung Karna-sapaan akrabnya.</p>



<p>Kondisi ini, tambahnya, tentunya sangat memberatkan masyarakat petani di Situbondo, khususnya mereka yang berada di ekonomi lemah. Oleh karena itu, bantuan Pupuk Urea gratis bagi petani sangat tepat.</p>



<p>&#8220;Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap rakyatnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bung Karna mengaku, ada 1.228 ton Pupuk Urea yang dibeli pemerintah untuk didistribusikan kepada masyarakat petani di Situbondo. Jumlah ini berkurang, seiring dengan kenaikan harga Pupuk Urea yang menyentuh angka Rp 9.475 per kilogram.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Awalnya, kita menyasar petani yang memiliki lahan 4000 desiare ke bawah. Tapi karena berkurang tonasenya akibat kenaikan harga pupuk, maka bantuan akan diberikan pada petani yang hanya memiliki lahan 2000 desiare ke bawah,” ungkap Bung Karna.</p>



<p>Anggaran yang digelontorkan Pemkab untuk pembelian Pupuk Urea non subsidi ini, tambahnya, mencapai Rp 13 miliar. Seandainya harga pupuk tidak naik, maka yang akan didistribusikan kepada petani dua kali lipat dari semestinya.</p>



<p>“Total yang akan kita gelontorkan sesuai harga baru, mencapai 1.228 ton Pupuk Urea,” tegas Bung Karna.</p>



<p>Bung Karna bersyukur, karena di tengah harga pupuk urea yang semakin melambung, pemerintah bisa hadir memberikan bantuan Pupuk Urea gratis kepada ribuan petani. &#8220;Bagi petani yang belum masuk persyaratan, harap bersabar. Karena tahun depan akan kita anggarkan lahgi,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pupuk jenis urea beberapa hari yang lalu sudah mulai datang dan tersimpan di Gudang Distributor di Desa Alasmalang Kecamatan Panarukan. Bahkan, Bung Karna mengecek langsung Pupuk Urea tersebut dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Haryadi Tejo Laksono.</p>



<p>&#8220;Untuk mekanisme pendistribusian kepada para petani, hari ini kami rapatkan dengan teman PPL. Yang pasti, pendistribusian akan dilakukan awal Desember 2021,&#8221; imbuh Bung Karna. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158829</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
