<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sajam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sajam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2023 15:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sajam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Viral.. Seorang Pemuda di Lumajang Kebal Bacok Saat Dikeroyok di Salah Satu Tempat Kost dan Terekam CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/viral-seorang-pemuda-di-lumajang-kebal-bacok-saat-dikeroyok-di-salah-satu-tempat-kost-dan-terekam-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 13:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beredar di media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebal bacok]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Video aksi dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda di sebuah tempat kost di wilayah Toga Kota Lumajang, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat pemuda yang hanya mengenakan sarung tanpa memakai baju tiba-tiba dikeroyok beberapa orang. Bahkan, salah satunya menggunakan sebilah senjata tajam jenis celurit. Namun, pemuda tersebut melakukan perlawanan meski menggunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Video aksi dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda di sebuah tempat kost di wilayah Toga Kota Lumajang, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat pemuda yang hanya mengenakan sarung tanpa memakai baju tiba-tiba dikeroyok beberapa orang.</p>



<p>Bahkan, salah satunya menggunakan sebilah senjata tajam jenis celurit. Namun, pemuda tersebut melakukan perlawanan meski menggunakan tangan kosong. Anehnya, saat celurit itu menghantam lengan pemuda tersebut, tidak membuatnya luka bacok alias kebal.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Seorang Pemuda di Lumajang Kebal Bacok Saat Dikeroyok di Salah Satu Tempat Kost dan Terekam CCTV" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dxJhZpTkN8E?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dari penelusuran Memontum.com, ternyata peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/12/2022) dini hari lalu dan kasusnya, kini sudah dalam penanganan Polres Lumajang.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Heri Siswanto, ketika dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, membenarkan. Saat ini kasus dugaan pengeroyokan itu masih dalam proses penyelidikan &#8220;Proses, mas,&#8221; terang AKP Heri, Jumat (13/01/2023) tadi.</p>



<p>Ketika ditanya terkait motif terjadinya dugaan pengeroyokan itu, Kasatreskrim mengaatakan jika pihaknya masih melakukan pendalaman. &#8220;Motif kami perdalam, karena masih keterangan pihak korban,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Begal di Jombang Ditembak Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-begal-di-jombang-ditembak-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[polres jombang]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181063</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Tersangka kasus begal berinisial AS (35), warga Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Kamis (05/01/2023) tadi, dirilis di Polres Jombang. Terduga pelaku, adalah tersangka yang diduga melakukan aksi begal Jalan Raya Dusun Gading, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang, pada 1 November 2022. Dalam aksinya itu, pelaku sempat melukai korbannya berinisial AH [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Tersangka kasus begal berinisial AS (35), warga Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Kamis (05/01/2023) tadi, dirilis di Polres Jombang. Terduga pelaku, adalah tersangka yang diduga melakukan aksi begal Jalan Raya Dusun Gading, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang, pada 1 November 2022.</p>



<p>Dalam aksinya itu, pelaku sempat melukai korbannya berinisial AH (21), seorang laki-laki warga Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Akibat kejadian itu, korban selain kehilangan motor dan ponsel, AH juga mengalami luka berat di bagian pergelangan tangan dan punggung akibat bacokan senjata tajam.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha, mengatakan bahwa kejadian itu dialami korban saat baru pulang dari rumah orang tuanya di kawasan Jogoroto. &#8220;Kronologi kejadian, korban pulang dari rumah orang tuanya di daerah Jogoroto menuju rumah istrinya di daerah Kesamben,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Namun sesampainya di kawasan Peterongan, korban dipepet oleh 2 orang mengendarai motor matic. &#8220;Pelaku langsung melukai korban menggunakan senjata tajam. Mengakibatkan korban terjatuh dan mengalami luka berat di bagian tangan serta punggung. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku langsung mengambil barang berharga milik korban yaitu sepeda motor dan handphone &#8220;, ujarnya</p>



<p>Dari hasil penyelidikan, pihaknya mendapatkan beberapa informasi. &#8220;Kami langsung tindak lanjuti dengan laksanakan pengungkap dan penangkapan AS. Tersangka sempat ingin melarikan diri sehingga kami laksanakan tindakan tegas terukur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Satu orang ditetapkan sebagai DPO dengan inisial Z warga Gresik dan masih dilakukan pengejaran. &#8220;Tersangka di jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Berdasarkan pengakuan tersangka AS, hanya 1 TKP, kami masih lakukan pengembangan. Ketika tersangka komplit akan dilaksanakan pengembangan lebih lanjut lagi,&#8221; tuturnya</p>



<p>Adapun Total kerugian materi yang dialami oleh korban AH sebesar Rp 20 juta. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sebilah senjata tajam jenis parang berukuran kurang lebih 60 sentimeter, 1 unit handphone merk Oppo type F11 warna biru serta sepeda motor merk Honda Scopy warna hitam. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penggeledahan di Lapas Klas 1 Malang, Petugas Amankan 12 Sajam</title>
		<link>https://memontum.com/penggeledahan-di-lapas-klas-1-malang-petugas-amankan-12-sajam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 16:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) Korwil Malang dan Petugas Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (11/2/2021) pukul 19.00 hingga pukul 21.30, melakukan pengeledahan di Lapas Klas 1 Malang. Bahkan dihadiri pula oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Krismono. Petugas melakukan pengeledahan di setiap ruang. Hasil nya cukup mengejutkan. Petugas menemukan 11 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang </strong>&#8211; Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) Korwil Malang dan Petugas Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (11/2/2021) pukul 19.00 hingga pukul 21.30, melakukan pengeledahan di Lapas Klas 1 Malang.</p>



<p>Bahkan dihadiri pula oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Krismono. Petugas melakukan pengeledahan di setiap ruang. Hasil nya cukup mengejutkan.</p>



<p>Petugas menemukan 11 ponsel dan 12 senjata tajam serta beberapa barang lainnya. Barang-barang terlarang untuk dimiliki warga binaan tersebut dilakukan penyitaan.</p>



<p>&#8220;Jadi malam ini kami melakukan kegiatan razia dan penggeledahan, di setiap blok &#8211; blok hunian warga binaan Lapas Kelas I Malang. Dan pada kegiatan malam ini, kami melibatkan sebanyak 150 personil dari 12 Satuan Kerja (Satker), yaitu 11 Satker dari Korwil Malang ditambah dari Kantor Wilayah. Kami menemukan barang terlarang diantaranya HP sebanyak 11 buah, senjata tajam 12 buah, sendok 8 buah, gunting 2 buah, korek api 26 buah, kabel dan stop kontak 5 buah, gas portable 6 buah, music box 1 buah, charger 4 buah, dan obeng 1 buah,&#8221; ujar Krismono.</p>



<p>Selain itu juga dilakukan tes urin kepada pegawai dan warga binaan Lapas Kelas I Malang. Tentunya untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.</p>



<p>&#8220;Ada 50 orang, yang terdiri dari 25 warga binaan dan 25 pegawai Lapas Kelas I Malang yang kami lakukan tes urin. Semua hasilnya dinyatakan negatif,&#8221; ujar Krismono.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134441-curi-kamera-dslr-gadis-cantik-diciduk-polisi">Curi Kamera DSLR, Gadis Cantik Diciduk Polisi</a></strong></p>



<p>Dijelaskan pula bahwa barang-barang terlarang dimiliki warga binaan tersebut bisa masuk ke Lapas Klas 1 Malang dengan cara diselendupkan.</p>



<p>&#8220;Barang terlarang itu diselundupkan melalui pengunjung atau dengan cara lainnya. Memang banyak modus yang digunakan untuk menyelundupkan barang &#8211; barang terlarang. Tetapi alhamdulillah teman &#8211;&nbsp; teman saat melaksanakan penggeledahan di P2U sangat teliti sekali, sehingga usaha menyelundupkan barang terlarang ke dalam lapas dapat terus digagalkan. Kami imbau kepada masyarakat jangan coba-coba menyelundupkan barang terlarang ke dalam Lapas. Kalau sampai ketahuan akan ada sanksi berat,&#8221; ujar Krismono.</p>



<p>Kasatgas Satops Patnal Korwil Malang selaku Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna mengungkapkan, bahwa para pemilik barang terlarang tersebut akan mendapat sanksi.</p>



<p>&#8220;Barang hasil razia dan penggeledahan ini akan kami data dulu. Setelah kami data, maka akan langsung kami musnahkan. Dan untuk warga binaan yang terbukti memiliki barang terlarang ini, maka akan kami berikan sanksi,&#8221; ujar Agung.</p>



<p>Agar tidak ada barang terlarang masuk ke dalam Lapas, pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan meninggikan tembok Lapas dan juga terdapat jaring pengaman.</p>



<p>Perlu diketahui bahwa salah satu mofus penyelunduoan adalah denganvcara melemparkan barang dari luar tembok. Tentunya ini juga untuk mengantisipasi adanya penyelundupan narkoba.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus melakuka razia dan pengeledahan seperti ini. Sesuai dengan perintah dan arahan dari bapak Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Irjen Pol Reynhard Silitonga dan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono yang menginginkan dan mewujudkan lapas dan rutan bersih dari barang &#8211; barang terlarang,&#8221; ujar Agung.<strong> (gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ada Kecelakaan, Malah Acungkan Golok di Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/ada-kecelakaan-malah-acungkan-golok-di-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 13:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112897-ada-kecelakaan-malah-acungkan-golok-di-suhat</guid>

					<description><![CDATA[Tanpa Surat Keterangan Gila, 2 X Ditangkap Polisi Lowokwaru Memontum, Kota Malang &#8211; Syamsul Anwar alias Timen (33) warga Jl Kembang Kertas, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (23/4/2020) pukul 19.15, diamankan petugas Polsekta Lowokwaru. Pasalnya dia telah mengacung-acungkan sebilah parang di pinggir Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Jatimulyo, atau tepatnya depan Ruko Dunkin Donut. Informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Tanpa Surat Keterangan Gila, 2 X Ditangkap Polisi Lowokwaru</h2>
<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Syamsul Anwar alias Timen (33) warga Jl Kembang Kertas, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (23/4/2020) pukul 19.15, diamankan petugas Polsekta Lowokwaru. Pasalnya dia telah mengacung-acungkan sebilah parang di pinggir Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Jatimulyo, atau tepatnya depan Ruko Dunkin Donut.</p>
<p>Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa Erfan (31) warga Jl Raya Simpang Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengalami kecelakaan di Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru. Saat Erfan sedang membicarakan permasalahan pertanggungjawaban dengan lawan laka nya, tiba-tiba muncul Timen marah-marah mengaku sebagai preman wilayah.</p>
<p><div id="attachment_112899" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112899" decoding="async" class="size-full wp-image-112899" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0086-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Timen saat diamankan. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0086-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112899" class="wp-caption-text">Timen saat diamankan. (ist)</p></div></p>
<p>Karena tak ada sangkut pautnya dengan Timen, dia pun diminta untuk mundur. Namun Timen semakin marah mengeluarkan pisau dari balik celananya. Beruntung saat itu dapat dilerai warga. Namun Timen menjadi sangat marah, dia masuk ke dalam pos jaga dan mengambil sebilah pedang/ parang sepanjang 40 cm.</p>
<p>Saat itu dia terlihat mengacung-acungkan parangnya hingga membuat warga takut khususnya yang hendak membeli di Dunkin Donut. Beruntung tak lama kemudian datang petugas Sabhara Polresta Malang Kota dan Polsekta Lowokwaru tiba di lokasi kejadian. Timen berhasil diamankan dan segera dibawa ke Mapolsekta Lowokwaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112898" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0087-copy.jpg?resize=740%2C351&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="351" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0087-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0087-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0087-copy.jpg?resize=600%2C285&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200424-WA0087-copy.jpg?resize=200%2C95&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Atas perbuatannya itu, Timen terancam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12/1951 yang berbunyi : barang siapa yg sengaja mengeluarkan suatu senjata pemukul, senjata penikam, senjata penusuk (Sajam) atas dugaam tersebut dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun.</p>
<p>Kapolsek Lowokwaru Kompol Rizky Tri Putra SIK SH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Dua kali keluarganya datang menyatakan yang bersangkutan gangguan jiwa. Saat diminta menunjukan surat keterangan gangguan jiwa, sampai saat ini tidak keterangan. Dia masih kami tahan. Dia sudah 2 kali diamankan di Polsekta Lowokwaru,&#8221; ujar Kompol Rizky. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112897</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngluyur Bawa Sajam Malam Hari Bisa Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/ngluyur-bawa-sajam-malam-hari-bisa-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2020 06:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112563-ngluyur-bawa-sajam-malam-hari-bisa-masuk-bui</guid>

					<description><![CDATA[Rawan Kriminal, Polsek Tajinan Fokus Patroli Memontum Malang &#8211; Dua pembawa senjata tajam yang pernah ngluyur malam hari diringkus anggota Polsek Tajinan (Polres Malang) beberapa saat lalu. Dua tersangka tampak masih meringkuk di sel tahanan Polsek Tajinan, Selasa (21/4/2020) siang. Tersangka bernama Moh Efendi (37) warga Desa Gunungsari RT01/RW01, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang dan Subhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Rawan Kriminal, Polsek Tajinan Fokus Patroli</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Dua pembawa senjata tajam yang pernah ngluyur malam hari diringkus anggota Polsek Tajinan (Polres Malang) beberapa saat lalu. Dua tersangka tampak masih meringkuk di sel tahanan Polsek Tajinan, Selasa (21/4/2020) siang.</p>
<p>Tersangka bernama Moh Efendi (37) warga Desa Gunungsari RT01/RW01, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang dan Subhan Nuhuda (19) warga Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112565" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113144-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113144-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113144-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113144-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113144-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Keduanya diringkus awal Maret lalu saat melintasi Jalan Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Lokasi tersebut dikenal rawan kejahatan dan sering dipakai melintas pelaku kejahatan.</p>
<p>Jadi alasan jaga diri, kedua tersangka membawa senjata tajam. Subhan membawa pisau, sedangkan Efendi menyengkelit clurit di pinggangnya. Beda titik penangkapan dan waktunya, kedua diringkus petugas.</p>
<p>Meski berdalih jaga diri, membawa senjata tajam tanpa ijin melanggar Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951. Ancamannya lebih dari 12 tahun kurungan penjara sehingga pihak kepolisian berwenang melakukan penahanan.</p>
<p>&#8220;Polsek patroli kedua tersangka naik sepeda motor. Lintasan pelaku disitu biasanya. Alasannya untuk berjaga-jaga, namun hal ini tidak dibenarkan UU Darurat,&#8221; ungkap Kapolsek Tajinan, AKP Octa Panjaitan kepada Memontum.com.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112564" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113148-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113148-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113148-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113148-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200421_113148-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Di hadapan Octa Panjaitan, tersangka mengaku tujuannya pada malam kejadian.&#8221;Pukul 04.00 mau ke kandang ayam, buat jaga-jaga juga,&#8221; aku tersangka Efendi. &#8220;Kalau saya, pukul 01.00 mau ke rumah teman, sendirian,&#8221; sebut Subhan.</p>
<p>&#8220;Saya mau lihat jaranan, kalau saya dipukul jaranan, jaga jaga saya, tadinya mau saya tinggal di rumah,&#8221; aku tersangka Subhan yang pertama kali ditangkap polisi. Keduanya, dipastikan bukan mantan napi karena baru pertama kali masuk bui. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPO Pelaku Teror Sajam Serahkan Diri ke Polsek</title>
		<link>https://memontum.com/dpo-pelaku-teror-sajam-serahkan-diri-ke-polsek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 10:59:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Rogojampi]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107184-dpo-pelaku-teror-sajam-serahkan-diri-ke-polsek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Yahya alias Yahyo diduga pelaku teror senjata tajam (Sajam) terhadap mantan sekretaris Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, kemudian menghilang dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Rogojampi, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Rogojampi. &#8220;Tersangka berinisal Y menyerahkan diri ke penyidik Polsek Rogajampi pada 25 Februari 2020 didampingi pengacaranya. Sebelum menyerahkan diri, Y sempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Yahya alias Yahyo diduga pelaku teror senjata tajam (Sajam) terhadap mantan sekretaris Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, kemudian menghilang dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Rogojampi, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Rogojampi.</p>
<p>&#8220;Tersangka berinisal Y menyerahkan diri ke penyidik Polsek Rogajampi pada 25 Februari 2020 didampingi pengacaranya. Sebelum menyerahkan diri, Y sempat masuk dalam daftar DPO,&#8221; kata Kapolsek Rogojampi Kompol Agung Setyo Budi, Kamis (27/2/2020) siang.</p>
<p>Menurut Kompol Agung Setyabudi, hasil pemeriksaan, c bermula ketika tersangka yang diduga dalam kondisi mabuk mendatangi rumah mantan sekretaris desa Gintangan, Nasta&#8217;in, bersama salah seorang temannya untuk menawarkan sarang lebah dan meminta uang sebesar Rp 50 ribu kepada Nasta&#8217;in untuk transport mengambil sarang lebah di Rajegwesi.</p>
<p>&#8220;Saat itu Nastain (korban) menjawab tidak punya uang. kemudian tersangka berdiri mengeluarkan uang Rp.100 ribu diberikan kepada korban, namun korban menolak,&#8221; paparnya.</p>
<p>Saat datang kerumah korban kata Kompol Agung, tersangka berkata sopan, namun tiba-tiba tersangka marah-marah kepada korban membahas pergantian kepala desa. Korban, kata Agung, hanya diam sehingga menyulut emosi tersangka yang kemudian tersangka melempar asbak dan menantang korban berkelahi.</p>
<p>&#8220;Tersangka menantang korban berkelahi dan berkata &#8216;ayo pukul saya jika berani, saya bunuh kamu&#8217;. Namun korban hanya diam saja melihat apa yang dilakukan tersangka,&#8221; ujar Kapolsek.</p>
<p>Setelah memarahi korban, tersangka diusir warga setempat, namun tak lama kemudian tersangka kembali lagi ke rumah korban dengan marah-marah.</p>
<p>&#8220;Tersangka datang kembali ke rumah korban dengan marah-marah karena tawon yang ditawarkan kepada korban seharga Rp. 50 ribu ditawar seharga Rp. 5 ribu. Lalu korban membantah karena korban tidak merasa pernah menawar seharga Rp. 5 ribu,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dari situlah, terjadi cekcok antara keduanya. Dan tiba-tiba tersangka mengeluarkan sajam dari dalam bajunya dan mengacungkan pisau tersebut ke arah badan korban. Korban ketakutan dan keluar ke teras rumah.</p>
<p>&#8220;Saat itu tersangka juga mendorong badan korban, lalu sebilah pisau tersebut ditusukkan ke badan korban, namun korban berhasil menghindar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Cekcok antar keduanya berakhir ketika warga setempat melerai keduanya. Kemudian tersangka pergi bersama rekannya mengendarai sepeda Motor Honda Vario warna putih tanpa plat nomor.</p>
<p>Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Rogojampi. Setelah menerima laporan tersebut, kala itu kepolisian langsung melakukan pencarian namun tersangka tidak kunjung ditemukan.</p>
<p>Sekedar diketahui, cekcok tersebut sempat diabadikan menggunakan ponsel milik anak korban dengan durasi 50 detik. <strong>(ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Amankan Satu Suporter Bonek Bawa Sajam di Dekat Stadion Soepriadi</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-amankan-satu-suporter-bonek-bawa-sajam-di-dekat-stadion-soepriadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 14:32:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bonek]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar kota]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106569-polisi-amankan-satu-suporter-bonek-bawa-sajam-di-dekat-stadion-soepriadi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Blitar &#8211; Menjelang laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, seorang oknum suporter diduga dari Bonek di dekat Stadion Soepriadi Kota Blitar diamankan petugas. Pasalnya pria bertubuh kecil itu kedapatan membawa senjata tajam berbentuk pisau kecil. Sebelumnya, oknum suporter itu terlihat sedang berkumpul bersama massa suporter Bonek lainnya di perempatan Jalan Kelud sebelum akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Blitar</strong> &#8211; Menjelang laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, seorang oknum suporter diduga dari Bonek di dekat Stadion Soepriadi Kota Blitar diamankan petugas. Pasalnya pria bertubuh kecil itu kedapatan membawa senjata tajam berbentuk pisau kecil. Sebelumnya, oknum suporter itu terlihat sedang berkumpul bersama massa suporter Bonek lainnya di perempatan Jalan Kelud sebelum akhirnya diamankan petugas.</p>
<p>Wakapolres Blitar Kota, Kompol Nur Halim mengatakan, saat diinterogasi oknum suporter itu mengaku sebagai warga Kota Blitar. Namun dia tidak bisa menunjukkan kartu identitas saat diminta oleh petugas.</p>
<p>&#8220;Hasil interogasi sementara alasannya untuk mengamankan diri. Sedangkan senjata tajam yang dibawa disembunyikan di dalam tas,&#8221; kata Wakapolres Blitar Kota, Kompol Nur Halim.</p>
<p>Lebih lanjut Nur Halim menyampaikan, polisi memastikan jika yang diamankan adalah oknum Bonek, kelompok pendukung Persebaya Surabaya.</p>
<p>&#8220;Saat ini yang bersangkutan kami amankan di Mapolres Blitar Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; tandasnya.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://blitar.memontum.com/661-tak-boleh-dekati-stadion-massa-bonek-bakar-motor-di-jalan-kalibrantas-kota-blitar" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Tak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar</a></p>
<p>Sebenarnya pertandingan semifinal Piala Gubernur 2020 ini, mempertemukan derbi Jatim antara Persebaya dan Arema FC. Pertandingan yang semula digelar di Stadion Kanjuruhan Malang digeser ke Stadion Soepriadi Kota Blitar.</p>
<p>Pemindahan lokasi pertandingan ke Kota Blitar ini, karena pertimbangan keamanan dan kondusifitas wilayah, sesuai keputusan Polda Jatim. Selain pemindahan, untuk memastikan keamanan, jalannya pertandingan ini, juga bakal digelar tanpa penonton. <strong>(fjr/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pemuda Bawa Sajam, Diringkus Tim Delta Squad Polresta Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-pemuda-bawa-sajam-diringkus-tim-delta-squad-polresta-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 13:43:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105979-tiga-pemuda-bawa-sajam-diringkus-tim-delta-squad-polresta-sidoarjo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sedikitnya 3 orang pemuda diamankan tim Delta Squad Polresta Sidoarjo, Minggu (9/2/2020) dini hari. Ketiganya diamankan lantaran membawa Senjata Tajam (Sajam). Penangkapan ketiga pembawa sajam itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Sidoarjo. Pengamanan itu bersamaan saat tim Delta Squad Polresta menggelar patroli untuk mengantisipasi 3C (Curas, Curat dan Curanmor). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sedikitnya 3 orang pemuda diamankan tim Delta Squad Polresta Sidoarjo, Minggu (9/2/2020) dini hari. Ketiganya diamankan lantaran membawa Senjata Tajam (Sajam).</p>
<p>Penangkapan ketiga pembawa sajam itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Sidoarjo. Pengamanan itu bersamaan saat tim Delta Squad Polresta menggelar patroli untuk mengantisipasi 3C (Curas, Curat dan Curanmor).</p>
<p><div id="attachment_105981" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-105981" decoding="async" class="size-full wp-image-105981" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="AMANKAN - Sebanyak 3 orang pemuda pembawa saja diamankan tim Delta Squad Polresta Sidoarjo dengan dibawa ke Polsek Sidoarjo Kota, Minggu (09/02/2020) dini hari" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0097-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-105981" class="wp-caption-text">AMANKAN &#8211; Sebanyak 3 orang pemuda pembawa saja diamankan tim Delta Squad Polresta Sidoarjo dengan dibawa ke Polsek Sidoarjo Kota, Minggu (09/02/2020) dini hari</p></div></p>
<p>&#8220;Ketiga orang pemuda itu langsung diamankan di Polsek Sidoarjo Kota,&#8221; kata Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Supiyan, Minggu (9/2/2020) dini hari. Lebih jauh, Supiyan menceritakan awalnya tim Delta Squad menggunakan kendaraan roda dua menyusuri berbagai wilayah Kota Sidoarjo dan beberapa titik rawan 3C itu, Sabtu (8/2/2020) malam.</p>
<p>Hingga Minggu (9/2/2020) dini hari, petugas mendapati 2 pria dan 1 wanita di kawasan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Sidoarjo. Mereka membawa senjata tajam. Kemudian, ketiganya beserta sajam diamankan tim Delta Squad itu.</p>
<p>&#8220;Tim Delta Squad mengamankan tiga orang pembawa saja itu beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Sidoarjo. Kasus ini bakal ditindaklanjuti dengan pemeriksaan ketiganya di Polsek Sidoarjo Kota,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara saat tim Delta Squad Polres Sidoarjo berpatroli juga mendapatkan beberapa sepeda motor dalam kondisi protolan (tidak sesuai standar).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105980" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200209-WA0092-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Karena tidak sesuai peraturan tertib lalu lintas, maka terhadap para pengendara ditindak,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105979</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kubam Bawa Pisau, ABG Jodipan Nginap &#8220;Hotel Prodeo&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/kubam-bawa-pisau-abg-jodipan-nginap-hotel-prodeo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2020 11:56:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104329-kubam-bawa-pisau-abg-jodipan-nginap-hotel-prodeo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Anak Baru Gede (ABG) berinisial MRA (20) warga Jalan Jodipan Wetan, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (15/1/2020) pukul 01.00, dibekuk petugas Sabhara Polresta Malang Kota. Saat ditangkap, MRA sedang nongkrong usai mabuk-mabukan di utara Stadion Gajayana Jl Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Dia ditangkap bukan karena mabuk, melainkan membawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Anak Baru Gede (ABG) berinisial MRA (20) warga Jalan Jodipan Wetan, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (15/1/2020) pukul 01.00, dibekuk petugas Sabhara Polresta Malang Kota. Saat ditangkap, MRA sedang nongkrong usai mabuk-mabukan di utara Stadion Gajayana Jl Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Dia ditangkap bukan karena mabuk, melainkan membawa pisau dalam jok motor. Karena membawa Sajam di tempat umum, MRA pun ditangkap dan dikenakan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951.</p>
<p><div id="attachment_104330" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104330" decoding="async" class="size-full wp-image-104330" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200117-WA0094-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="PISAU : Tersangka MRA. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200117-WA0094-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200117-WA0094-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200117-WA0094-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200117-WA0094-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104330" class="wp-caption-text">PISAU : Tersangka MRA. (gie)</p></div></p>
<p>Informasi Memontum, bahwa kejadian ini berawal saat MRA usai menenggak Miras. Dia kemudian nongkrong di utara Stadion Gajayana bersama 2 perempuan. Karena terlihat mabuk-mabukan, petugas Patroli Sabhara mendatangi tempat MRA nongkrong.</p>
<p>Saat tahu ada polisi, 1 anak perempuan berhasil lari. Sedangkan MRA dan 1 anak perempuan lainnya berhasil diamankan. Karena curiga dengan gelagat MRA Cs, petugas melakukan penggeledahan hingga mendapati pisau panjang di jok motor milik MRA. Atas barang bukti pisau itu, MRA segera saja dibekuk petugas.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, mengatakan bahwa tersangka MRA ditangkap karena kasus Sajam.</p>
<p>&#8220;Tersangka mengaku membawa pisau untuk berjaga-jaga. Karena dalam kondisi mabuk sambil membawa sajam, tersangka MRA kami kenakan UU Darurat No 12 Tahun 1951,&#8221; ujar Kombes Pol Dr Leonardus. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104329</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
